cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 1,697 Documents
Peran Nazhir Dalam Pengelolaan Tanah Wakaf Masyarakat Seberang Ulu I Amalia; Mahmud Alfan Jamil; M Rasyid Redho Pratama
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nazhir dalam pengelolaan tanah wakaf serta kendala yang dihadapi di Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nazhir memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan tanah wakaf agar bermanfaat bagi masyarakat. Namun, pengelolaan masih bersifat tradisional dan belum optimal karena keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman hukum wakaf, dan minimnya pelatihan. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan dan dukungan dari pihak terkait untuk meningkatkan profesionalisme nazhir.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laba Perusahaan Putri Rahmayanti, Nida; Nur Putra Rakhmadani; Imawati Yousida; Linda Rusmini
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan dan biaya operasional terhadap laba bersih. Laba bersih merupakan indikator utama kinerja keuangan perusahaan yang mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola pendapatan serta mengendalikan biaya operasional secara efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data time series yang diperoleh dari laporan keuangan CV. Mulia periode tahun 2022–2024 dengan total 31 data laporan. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, yang berarti semakin tinggi pendapatan yang diperoleh perusahaan, maka semakin besar pula laba yang dihasilkan. Sementara itu, biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih, yang menunjukkan bahwa peningkatan biaya operasional tanpa diimbangi peningkatan pendapatan akan menurunkan laba perusahaan. Secara simultan, pendapatan dan biaya operasional terbukti berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Temuan ini menunjukkan bahwa laba perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan pendapatan, tetapi juga oleh efektivitas pengendalian biaya operasional. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi yang terintegrasi dalam meningkatkan pendapatan.
Meningkatkan Konsistensi Pengerjaan Tugas Akademik Mahasiswa melalui Program Modifikasi Perilaku Berbasis Self-Monitoring (Desain A-B-A) Wazna Layalia Alyan; Elsya Ardiva; Linda Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program modifikasi perilaku menggunakan teknik self-monitoring dan positive reinforcement dalam meningkatkan konsistensi pengerjaan tugas akademik. Program diterapkan dengan desain A–B–A pada satu subjek. Hasil menunjukkan adanya peningkatan durasi belajar, penurunan gangguan non-akademik, serta kemampuan mempertahankan perilaku belajar meskipun penguatan eksternal dihentikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa permasalahan akademik subjek lebih berkaitan dengan regulasi perilaku dibandingkan dengan kemampuan akademik. Self-monitoring terbukti meningkatkan kesadaran diri terhadap perilaku belajar, sedangkan positive reinforcement memperkuat perilaku adaptif. Meskipun distraksi smartphone belum sepenuhnya tereliminasi, program ini berhasil membentuk pola belajar yang lebih terstruktur. Dengan demikian, program modifikasi perilaku berbasis data dan bertahap efektif sebagai dasar pengembangan intervensi lanjutan dalam meningkatkan regulasi perilaku belajar.
Optimalisasi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Transformasi Sosial dan Pembangunan Sosio-Ekonomi dalam Mendukung Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Rufaidah Kamalia Ahsani; Winda Dwihadiyanti Suhada; Khansa Meisoora Raisa Dentri Putri; Shalu Tannya Yanwar; Naila Khairunnisa; Muhamad Parhan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15175

Abstract

Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS, 2024), tingkat kemiskinan nasional mencapai 9,03% atau sekitar 25,22 juta jiwa, meskipun menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam konteks ini, zakat dan wakaf memiliki posisi strategis sebagai instrumen keuangan sosial Islam yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan sebagai katalis transformasi sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat dan wakaf dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur ilmiah, buku, laporan lembaga resmi, serta publikasi akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat berperan sebagai mekanisme redistribusi kekayaan jangka pendek (redistributive mechanism), sedangkan wakaf berfungsi sebagai mekanisme keberlanjutan sosial-ekonomi jangka panjang (sustainibility mechanism). Sinergi keduanya memperkuat ekosistem keuangan sosial Islam yang inklusif dan berkeadilan, serta berkontribusi signifikan terhadap tujuan SDG 1 (no poverty), SDG 8 (decent work and economic growth), dan SDG 10 (reduced inequalities). Oleh karena itu, optimalisasi tata kelola zakat dan wakaf yang profesional, transparan, dan berbasis digital menjadi kunci strategis dalam mendorong transformasi sosial-ekonomi menuju masyarakat sejahtera dan berkelanjutan.
Penerimaan Sistem E-Filing dalam Pelaporan Pajak: Hambatan Wajib Pajak dan Peran Relawan Pajak Luh Putu Lia Agustini; Made Aristia Prayudi; Ni Luh Asri Savitri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15181

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penghambat dominan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam pelaporan SPT Tahunan secara online (e-filing/e-form) serta mengevaluasi peran relawan pajak sebagai mekanisme penghubung (bridging) literasi digital perpajakan di KPP Pratama Singaraja. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara terhadap 50 Wajib Pajak Orang Pribadi yang datang ke KPP Pratama Singaraja untuk asistensi pelaporan, serta triangulasi informasi dari relawan pajak dan petugas KPP. Hambatan utama mencakup rendahnya literasi teknologi (khususnya kelompok lanjut usia/pensiunan), kesulitan memahami istilah/bahasa pajak pada aplikasi, kekhawatiran salah input dan konsekuensi denda, serta terbatasnya sosialisasi pada sebagian pekerja sektor swasta. Relawan pajak membantu mempercepat proses pelaporan dan meningkatkan rasa mampu (perceived control) dalam penggunaan sistem. DJP perlu memperkuat penyederhanaan bahasa pada antarmuka pelaporan, memperluas sosialisasi berbasis tempat kerja, dan mengoptimalkan program relawan pajak sebagai strategi literasi digital perpajakan.
Kepastian Hukum Penggunaan Sepeda Listrik di Jalan Raya Berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Putu Yogi Satya Eka Vinaya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15264

Abstract

Perkembangan teknologi transportasi modern telah menghadirkan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda listrik (electric bicycle), yang menawarkan mobilitas efisien, hemat energi, dan rendah emisi karbon. Kehadiran sepeda listrik di jalan raya menimbulkan tantangan hukum signifikan, terutama terkait kepastian hukum dan keselamatan berlalu lintas. Secara normatif, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) belum mengatur sepeda listrik secara spesifik, sedangkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020 hanya membatasi penggunaannya pada jalur sepeda, kawasan perumahan, area wisata, dan ruang publik tertentu, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pengguna dan aparat penegak hukum.Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk menelaah pengaturan hukum sepeda listrik di Indonesia dan mengevaluasi upaya hukum yang diperlukan untuk memperkuat kepastian dan efektivitas implementasinya. Analisis menunjukkan perlunya harmonisasi antara UU LLAJ, Permenhub No. 45 Tahun 2020, dan regulasi daerah, termasuk revisi undang-undang untuk memasukkan kategori kendaraan listrik ringan secara eksplisit, pengaturan teknis terkait kapasitas motor, kecepatan, dan keselamatan, serta penetapan wilayah operasional yang adaptif. Hasil kajian menegaskan bahwa kepastian hukum tidak hanya berkaitan dengan keberadaan norma tertulis, tetapi juga kemampuan norma tersebut diterapkan secara nyata di lapangan. Penyempurnaan regulasi ini diharapkan memberikan kepastian hukum bagi pengguna sepeda listrik, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah, sekaligus mendukung integrasi sepeda listrik dalam sistem transportasi berkelanjutan yang aman, tertib, dan berkeadilan.
Designing Contextual Mathematics Tasks to Enhance Numeracy Skills of Grade 5 Primary School Students at SD Negeri Mijen 2 Aulia Zulfa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15330

Abstract

This study aims to develop and evaluate contextual mathematics tasks to enhance the numeracy skills of Grade 5 primary school students at SD Negeri Mijen 2. The research employed a Research and Development (R&D) approach combined with a quasi-experimental one-group pretest–posttest design. The development process followed the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Participants consisted of 19 fifth-grade students from SD Negeri Mijen 2. Data were collected using a numeracy test instrument, classroom observation sheets, and student response questionnaires. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, percentage gain, normalized gain (N-gain), and a paired-sample t-test. The results indicate a statistically significant improvement in students’ numeracy skills, with the mean score increasing from 63.16 on the pretest to 82.11 on the posttest, representing an improvement of 18.95 points (30.00%). The N-gain score was 0.52 (moderate category), and the paired-sample t-test revealed a significant difference (t(18) = 9.87, p < 0.001). These findings suggest that contextual mathematics tasks are effective in improving numeracy skills among primary school students.