cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,228 Documents
Analisis Gaya Komunikasi Youtuber Jerome Polin Pada Kanal Youtube “Nihongo Mantappu” Edisi Aku Jadi Guru Di Pedalaman Lombok Syifa Fauziah Saputri; Amin Aminudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16664

Abstract

Komunikasi merupakan kegiatan pertukaran gagasan secara verbal maupun nonverbal antar manusia. Suatu kegiatan komunikasi memerlukan cara penyampaian dan gaya bahasa yang baik. Oleh karena itu dalam berkomunikasi manusia tidak akan bisa lepas dari gaya komunikasi. Fenomena YouTube sebagai platform media baru telah melahirkan banyak content creator dengan gaya komunikasi yang khas. Salah satu di antaranya adalah Jerome Polin, seorang YouTuber asal Indonesia yang dikenal dengan konten edukatif sekaligus menghibur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi baru yang ditampilkan oleh Jerome Polin melalui kanal YouTube Nihongo Mantappu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan analisis isi video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi Jerome Polin menekankan pada storytelling edukatif, penggunaan bahasa campuran (Indonesia–Inggris–Jepang), serta humor ringan yang mampu membangun kedekatan emosional dengan audiens. Kombinasi gaya komunikasi tersebut tidak hanya memperkuat citra personal Jerome sebagai content creator edukatif, tetapi juga meningkatkan daya tarik dan loyalitas penonton.
Pengaruh Frekuensi Komite Audit dan Sustainability Report Assurance terhadap Nilai Perusahaan Evita Nirmala; Mila Susanti; Marthinus Ismail
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16670

Abstract

Bagi investor, nilai perusahaan menjadi salah satu ukuran yang digunakan untuk mengambil keputusan investasi. Nilai perusahaan yang terlalu tinggi atau overvalued mengandung risiko, walaupun yang undervalued menjadi incaran investor, namun keputusan inipun harus disertakan dengan analisis fundamental lainnya. Beberapa hal yang menyebabkan munculnya variasi nilai perusahaan, diantaranya kendali dari komite audit dan maraknya kebutuhan jaminan keberlanjutan perusahaan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi komite audit dan sustainability report assurance terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder pada perusahaan yang terindeks IDX30 periode 2022-2024 menggunakan metode deskriptif asosiatif dengan analisis deskriptif dan analisis regresi. Populasi penelitian terdiri dari 30 perusahaan yang terindeks IDX30, namun diberlakukan purposive sampling yaitu konsistensi berada pada indeks pada periode penelitian dan menyampaikan sustainability report assurance, sehingga didapati 23 perusahaan sampel. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa frekuensi komite audit tidak memiliki kontribusi dalam menentukan nilai perusahaan, demikian juga dengan sustainability repot assurance baik secara parsial dan simultan. Hal ini menggambarkan bahwa banyaknya frekuensi komite audit tidak menjamin terwujudnya optimalisasi nilai perusahaan. Demikian juga dengan sustainability report assurance yang tidak mampu berkontribusi langsung kepada nilai perusahaan, tapi lebih berkontribusi kepada peningkatan kualitas lingkungan.
Hubungan Work-Life Integration dan Kepuasan Kerja pada Karyawan Bagian Perkantoran dan Lapangan di PT Z Muhammad Bintang Pamungkas; Mentari Clara Dewanti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16684

Abstract

Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir menuntut perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja, tetapi juga memperhatikan bagaimana karyawan mengelola tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadinya. Kondisi tersebut menjadi semakin relevan pada perusahaan geoteknik yang memiliki karakteristik pekerjaan berbeda antara sektor perkantoran dan sektor lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara work-life integration dan kepuasan kerja karyawan di PT Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Responden penelitian berasal dari sektor perkantoran dan sektor lapangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin yang terdiri dari 16 item pernyataan, meliputi 8 item work-life integration dan 8 item kepuasan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson dengan bantuan perangkat lunak SPSS, setelah terlebih dahulu dilakukan uji reliabilitas dan uji normalitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara work-life integration dan kepuasan kerja, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,660 dan tingkat signifikansi p < 0,05. Nilai tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori kuat dan bersifat positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kemampuan karyawan dalam mengintegrasikan peran pekerjaan dan kehidupan pribadi, maka semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan.
Upaya Pelestarian Tradisi Aggalara’ Pada Acara Pasunna’ Di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Henri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16702

Abstract

Tradisi Aggalara’ pada acara Pasunna’ di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, merupakan warisan budaya yang tidak sekadar praktik ritual, tetapi juga ruang internalisasi nilai spiritual, solidaritas sosial, dan pendidikan lintas generasi. Dalam dinamika modernisasi, tradisi ini menghadapi tantangan serius, seperti menurunnya minat generasi muda, lemahnya regenerasi kepemimpinan adat, perbedaan pandangan keagamaan, serta komersialisasi yang berpotensi menggeser makna sakralnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi lapangan. Analisis dilakukan dengan kerangka struktural fungsionalisme AGIL Talcott Parsons untuk memahami proses adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola dalam pelestarian tradisi. Hasil penelitian mengidentifikasi empat strategi utama: (1) penguatan pendidikan budaya berbasis komunitas sebagai sarana pewarisan nilai tarbiyah, amanah, dan ukhuwah; (2) regenerasi kepemimpinan adat secara terstruktur guna menjaga legitimasi sosial dan spiritual; (3) dialog keagamaan yang inklusif untuk menegaskan nilai syukur dan pendidikan moral dalam tradisi; serta (4) pengendalian komersialisasi dengan memperjelas batas antara ruang sakral dan publik. Temuan ini menegaskan bahwa pelestarian Aggalara’ bukan hanya menjaga ritual, melainkan merawat memori kolektif, memperkuat identitas budaya, dan membangun harmoni sosial melalui kolaborasi berkelanjutan berbagai pemangku kepentingan.
Analisis Kesulitan Pembelajaran Materi Bangun Ruang Dan Alternatif Strategi Pemecahannya Dalam Pelajaran Matematika Sekolah Dasar Devita Sari; Grasela Gasparini Kidi Atu
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16704

Abstract

Pembelajaran bangun ruang di Sekolah Dasar berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, visual-spasial, dan pemecahan masalah peserta didik. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa materi ini masih menjadi salah satu topik yang menimbulkan kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan pembelajaran materi bangun ruang pada siswa Sekolah Dasar serta mengidentifikasi alternatif strategi pemecahannya berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap enam artikel ilmiah relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi jenis kesulitan, faktor penyebab, dan strategi pembelajaran yang direkomendasikan. Hasil kajian Author Surname 2 menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa meliputi pemahaman konsep bangun ruang, pengenalan sifat-sifat bangun ruang, representasi masalah, penyelesaian masalah kontekstual, serta penerapan langkah pemecahan masalah secara prosedural. Faktor penyebab kesulitan tersebut antara lain lemahnya pemahaman konsep awal, strategi pembelajaran yang monoton, keterbatasan media pembelajaran, rendahnya kemampuan memahami soal, dan minimnya keterlibatan aktif siswa. Alternatif strategi pemecahan yang efektif meliputi pembelajaran kontekstual, problem based learning, productive struggle, penggunaan media konkret dan visual, serta pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan peneliti dalam merancang pembelajaran bangun ruang yang lebih efektif di Sekolah Dasar.
Power Relations and Self-Transformation in Bucha (2024) Andika Prasetyo; Much. Koiri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16707

Abstract

The Russo-Ukrainian war that sparked since 2014 has triggered a national turmoil that affects the Ukrainian film industry. In the context of contemporary Ukrainian cinema, the ongoing Russo-Ukrainian war with the indication of the presence of the Russian Armed Forces in Ukrainian soil, has allowed Ukraine to produce films and documentaries depicting resistance and the bravery of Ukrainian society towards the enemy of oppression. Following the journey of the main character, Kostia, in an attempt to rescue Ukrainian citizens of Bucha from the grasp of the Russian Armed Forces, Bucha (2024) becomes a film where Kostia acquires his self-transformation journey due to the presence of power relations. Using the visual and textual analysis of the selected scenes and dialogues in the film, curated by Foucault’s power relations and Nietzsche’s self-transformation concepts, this study discovered that in Bucha (2024), power relations specifically tied to the Kostia are manifested through mind and body, and has caused Kostia to have consciousness of old values (camel phase), evoking resistance to the oppression (lion phase), and defining his new values (child phase).
Kajian Literatur Tentang Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Di Sekolah Dasar Dan Penerapannya Dalam Kegiatan Sehari-Hari Ikhsanty Novita Kurniawati; Selly Distian Cahya; Arjun Satria Nugraha; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16708

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar berperan penting dalam membangun kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. Salah satu konsep fundamental yang harus dikuasai adalah Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Namun, banyak siswa masih mengalami kesulitan memahami konsep ini secara mendalam dan cenderung hanya menghafal prosedur perhitungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep FPB serta peran media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman konsep FPB yang rendah dapat diatasi melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) serta penggunaan media pembelajaran konkret maupun digital, seperti permainan dakon, ludo FPB, dan Quizizz. Media tersebut efektif memvisualisasikan konsep abstrak dan meningkatkan keterlibatan siswa. Kesimpulannya, strategi pembelajaran yang kontekstual dan penggunaan media yang tepat mampu memperkuat pemahaman konseptual siswa, sehingga mereka dapat menerapkan prinsip FPB dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata di kehidupan sehari-hari.
Perlindungan Hukum bagi Penerima Fidusia dalam Sengketa Kepemilikan Objek Jaminan Fidusia yang Dikuasai Pihak Ketiga : Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 14/Pdt.G/2024/PN.Kpg Antonius Aldo Rato
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16753

Abstract

Pertumbuhan pembiayaan berbasis jaminan fidusia di Indonesia telah meningkatkan kompleksitas sengketa kepemilikan, khususnya ketika objek jaminan berada dalam penguasaan pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum perjanjian pembiayaan dan jaminan fidusia serta mengkaji bentuk perlindungan hukum bagi penerima fidusia dalam Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 14/Pdt.G/2024/PN.Kpg. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum meliputi peraturan perundang-undangan, doktrin, dan putusan pengadilan yang relevan, dengan fokus pada putusan tersebut sebagai sampel utama yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan penalaran hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pembiayaan dan jaminan fidusia tetap sah dan mengikat meskipun objek jaminan telah beralih atau dikuasai oleh pihak ketiga. Penerima fidusia tetap memiliki hak preferen yang melekat pada objek jaminan berdasarkan prinsip droit de suite. Namun demikian, pelaksanaan hak tersebut tidak bersifat absolut, karena harus memperhatikan prosedur eksekusi yang sah serta memberikan perlindungan terhadap pihak ketiga yang beritikad baik. Temuan ini menegaskan bahwa secara normatif perlindungan hukum bagi penerima fidusia telah memadai, tetapi dalam praktiknya masih memerlukan kehati-hatian agar tidak menimbulkan ketidakadilan dalam hubungan hukum yang lebih luas.
Penelitian Literasi Matematika dan Sains Siswa Lintas Jenjang Tahun 2019–2024: Suatu Systematic Literature Review Nur Arini Arizah; Vina Nurfebriani; Nia Rahmasari; Intan Afrianti; Sri Retnarni Pangesti; Sri Yuliastuti; Yessi Lydia; Andri Suryana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16767

Abstract

Literasi matematika dan literasi sains merupakan kompetensi fundamental di abad 21, namun capaian siswa Indonesia dalam asesmen internasional seperti PISA masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan literasi matematika dan literasi sains pada lintas jenjang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 21 artikel yang relevan dalam rentang tahun 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan literasi matematika dipengaruhi oleh kemampuan verbal, numerik, kecerdasan emosional, kemandirian belajar, dan model pembelajaran kontekstual seperti RME. Sementara itu, literasi sains dipengaruhi oleh model pembelajaran inovatif seperti PjBL, PLGI, dan STEM, media digital, serta aspek afektif seperti minat dan efikasi diri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan literasi matematika dan literasi sains memerlukan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan kemampuan kognitif, afektif, teknologi, dan model pembelajaran inovatif. Hasil ini penting karena dapat dijadikan dasar penguatan kurikulum dan perencanaan intervensi pembelajaran yang lebih efektif.
Rooted in Place: The Distinctive Ecology of Rural Social Innovation and Its Implications for Inclusive Development Policy in Indonesia Dhanny Septimawan Sutopo; Arief Budi Nugroho
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16827

Abstract

Rural social innovation has emerged as a critical yet undertheorised domain within the broader social innovation literature. While existing scholarship tends to treat social innovation as a universal phenomenon, this article argues that rural contexts produce a structurally distinct form of innovation — one governed by place-embeddedness, communal ownership, resource ingenuity, and indigenous epistemic traditions. Drawing on the Indonesian case, where over 74,961 villages serve as laboratories of grassroots change, this article develops the PLACE Model (Place-embeddedness, Local agency, Adaptive capacity, Communal reciprocity, and Epistemic plurality) as a conceptual framework for understanding rural social innovation on its own terms. The article further analyses empirical data from village-level programs — including BUMDes (Village-Owned Enterprises), Desa Digital initiatives, and community health cooperatives — to demonstrate how rural innovations depart from dominant, market-centric models of innovation. The findings have significant implications for policy design, scholarly theorisation, and development practice in the Global South. Keywords: rural social innovation, place-based development, PLACE Model, BUMDes, Indonesia, inclusive development, community-driven development