Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PEKERJA SAMPINGAN DI TRANS CARREFOUR PANAKKUKANG SQUARE MAKASSAR ., Henri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 1, Edisi 1, Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.2528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan pekerjaan sampingan dan untuk mengetahui gambaran Prestasi belajar mahasiswa yang melakukan pekerjaan sampingan di Trans Carrefour Panakkukang Square Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan beberapa kriteria, yaitu Mahasiswa yang aktif di salah satu perguruan tinggi di Makassar dan Telah melakukan pekerjaan sampingan selama 6 Bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Teknk analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulanm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan pekerjaan sampingan di Trans Carrefour Panakkukang Square Makassar adalah karena faktor ekonomi atau kebutuhan, menambah pengalaman dan ikut-ikutan dengan kebiasaan temannya. Adapun gambaran prestasi belajar mahasiswa pekerja sampingan di Trans Carrefour Panakkukang Square Makassar menunjukkan bahwa prestasi mereka bisa tetap dipertahankan dari sebelum dan setelah bekerja di tengah-tengah kesibukan mereka yang menjalani dua kegiatan yang berbeda secara bersamaan dengan harapan terap memaksimalkan kedua hal tersebut. Kata Kunci: Prestasi Belajar dan Mahasiswa Pekerja Sampingan
PERNIKAHAN ASSILARIANG BERTINGKAT (Studi Kasus Lima Keluarga Pelaku Pernikahan Assilariang Bertingkat di Desa Balangloe Kabupaten Jeneponto) Henri Henri; Syamsu A Kamaruddin; Idham Irwansyah Idrus; Najamuddin Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43787

Abstract

The aims of the study areto analyze 1) the factors causing multilevel assilariang marriageof five families in Balangloe Village un Jeneponto Regency, 2) the dynamics of sanctions for perpetrators of multilevel assilariang marriageof five families in Balangloe Village in Jeneponto Regency, 3) the efforts made by five families in Balangloe Village in Jeneponto Regency in breaking the chain of multilevel assilariang marriage. The results of the study revealthat 1) there are two factors of the background of multilevel assilariang marriage, namely internal factors including parents who are less adaptive to children, hereditary habits from the family, couples love each other, and do not get the blessing of parents; while the external factors are social patterns that are less conducive due to the influence of technological progress; 2) the dynamics of sanctions for perpetrators of multilevel assilaria marriage can be viewed from two types of sanctions in terms of the customary sanctions given to assilaiang marriage actors, namely light beatings in the form of slaps; whereas, the social sanctions, namely the family will be used as a negative topic of conversation at every opportunity for gatherings in the community; and 3) there have been various efforts made to break the chain of multilevel assilaria marriage, namely by controlling the association of children, improving the quality of education, instilling an open mindset, and forming a harmonious family.Penelitian ini bertujuan 1) untuk menganalisis beberapa faktor penyebab terjadinya pernikahan assilariang bertingkat lima keluarga di Desa Balangloe Kabupaten Jeneponto, 2) untuk menganalisis dinamika sanksi pada pelaku pernikahan assilariang bertingkat lima keluarga di Desa Balangloe Kabupaten Jeneponto, 3) untuk menganalisis upaya yang di lakukan oleh lima keluarga di Desa Balangloe Kabupaten Jeneponto dalam memutus mata rantai pernikahan assilariang bertingkat. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Ada dua faktor yang melatar belakangi pernikahan assilariang bertingkat yaitu faktor internal seperti orang tua yang kurang adaptif terhadap anak, kebiasaan turun temurun dari keluarga, pasangan tidak ada restu dari salah satu pihak keluarga, sedangkan faktor eksternal yaitu pola pergaulan yang kurang kondusif karena pengaruh kemajuan teknologi. 2) Dinamika sanksi bagi pelaku pernikahan assilariang bertingkat dapat ditinjau dari dua jenis sanksi, yaitu dari segi sanksi adat yang diberikan kepada para pelaku pernikahan assilariang yaitu pemukulan ringan berupa tamparan dan sanksi sosial yaitu keluarga akan di jadikan sebagai topik pembicaraan negatif dalam setiap kesempatan perkumpulan di masyarakat. 3) Ada berbagai upaya yang dilakukan dalam memutus mata rantai pernikahan assilariang bertingkat, yaitu dengan mengontrol pergaulan anak, meningkatkan kualitas pendidikan, menanamkan pola pikir terbuka dan membentuk keluarga yang harmonis.
Sosialisasi Panduan Penulisan Artikel Ilmiah Menggunakan Pendekatan Kualitatif Henri Henri; A. Muh. Ali; Syakia Muflihat; Nurul Jamiah Sidiq; Sakmawati Sakmawati
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i2.5192

Abstract

Community service activities in the form of socialization of scientific article writing guidelines aim to improve participants' skills in preparing scientific articles. 79 participants from various departments attended the workshop. The materials covered include structuring scientific articles, selecting topics, objectives, methods, and discussion, and using reference manager tools. The implementation methods included theoretical presentations, interactive discussions, and evaluation. Evaluation results showed that 85% of participants found the material presented easy to understand and were satisfied with the activity. This event is expected to encourage the participant’s academic productivity and improve the quality of their scientific publications.
Peningkatan Produktivitas dan Manajemen Bisnis UMKM Kebab Vrindavan Mbaknyen melalui Teknologi Inovatif Ihwani, Nurul; Nasir; Hendri
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1467

Abstract

UMKM Kebab Vrindavan Mbaknyen merupakan salah satu unit usaha yang memiliki potensi besar untuk berkembang, namun menghadapi tantangan dalam produktivitas dan pengelolaan bisnis. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan manajemen bisnis UMKM tersebut melalui penerapan teknologi inovatif. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan penggunaan teknologi pendukung, serta pendampingan implementasi teknologi dalam operasional harian. Hasil program menunjukkan peningkatan efisiensi proses produksi sebesar 30% serta perbaikan dalam sistem manajemen keuangan dan inventaris. Selain itu, UMKM berhasil meningkatkan jangkauan pasar melalui pemanfaatan platform digital. Kesimpulannya, penerapan teknologi inovatif secara efektif mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM. Program ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi pada UMKM lain untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Pelatihan Branding Produk untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Sambal Pecel Musa, Musa; Nasir, Nasir; Haerul, Haerul; Henri, Henri
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | January 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v2i3.3778

Abstract

UMKM Sambal Pecel menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan dalam pemahaman dan penerapan branding produk sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing di pasar. Sebagian besar pelaku UMKM masih berfokus pada produksi dan penjualan tradisional, tanpa memanfaatkan branding yang efektif untuk membangun loyalitas konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan branding produk. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya branding sebagai strategi bisnis, sekaligus meningkatkan keterampilan mereka dalam menciptakan desain branding yang menarik dan sesuai kebutuhan pasar. Pelatihan ini melibatkan dosen dan mahasiswa, serta diikuti oleh 8 peserta dari UMKM Sambal Pecel. Materi pelatihan meliputi pentingnya branding dalam meningkatkan daya saing, serta pelatihan praktik langsung menggunakan aplikasi Canva untuk menciptakan branding produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membuat branding produk, serta kesadaran akan pentingnya strategi branding dalam meningkatkan daya saing usaha. Evaluasi menunjukkan respons positif dari peserta, yang mengakui bahwa pelatihan ini relevan dan bermanfaat dalam mendukung pengembangan usaha mereka.
The Role of Character Education in Reducing Bullying Behaviour in Elementary Schools Darmayanti, Dyan Paramitha; Henri
Celebes Journal of Elementary Education Vol 2 No 2 (2024): Celebes Journal of Elementary Education : Desember (2024)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/cjee.v2i2.4444

Abstract

The phenomenon of bullying in elementary schools is an important issue that affects students' psychological and social development. This study aims to identify the forms of bullying in elementary schools and explore the role of character education in reducing bullying behaviour. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews and participatory observation involving six informants, namely three teachers, two students and one parent. The results showed that bullying that occurs in elementary schools is more often in the form of verbal and social bullying, with a significant impact on the victim's self-confidence and academic achievement. Character education that includes the values of empathy, tolerance and mutual respect is implemented in the school curriculum and extracurricular activities as a preventive effort. However, the implementation of character education is still faced with challenges, such as the mismatch between the values taught at school and the application at home. This study suggests that character education should be implemented consistently and involve cooperation between teachers, parents and the community to create a bullying-free environment.
Stratifikasi Sosial dan Variasi Bahasa: Narasi Linguistik Atas Mobilitas Sosial Sumilih, Dimas Ario; Ras, Atma; Henri, Henri
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 1 (2024): Nopember 2024, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i1.613

Abstract

Penelitian ini membahas peran variasi bahasa dalam membentuk stratifikasi sosial dan mobilitas sosial di Indonesia, dengan menyoroti dampak globalisasi, urbanisasi, dan teknologi digital. Bahasa Inggris menjadi simbol status sosial yang membuka akses global, sedangkan bahasa daerah terpinggirkan, mencerminkan ketimpangan sosial. Diskriminasi linguistik terhadap aksen lokal memperkuat hambatan mobilitas sosial vertikal, membatasi peluang bagi kelompok tertentu. Pendekatan Naratif Literature Review digunakan untuk menganalisis hubungan antara penguasaan bahasa, stratifikasi sosial, dan mobilitas sosial, berlandaskan Hipotesis Relativitas Linguistik. Hasil menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya alat komunikasi, tetapi juga kerangka kognitif yang memengaruhi akses individu terhadap sumber daya sosial dan ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan bahasa yang inklusif, pelestarian bahasa daerah, mengubah stereotip negatif, dan mengurangi diskriminasi linguistik. Dengan pendekatan ini, temuan diharapkan mendorong pengurangan diskriminasi linguistik dan ketimpangan sosial. Dalam konteks antropologi sosial, temuan ini menggambarkan bagaimana struktur sosial terhubung dengan praktik bahasa, sementara dalam antropologi linguistik, penelitian ini mempertegas peran bahasa sebagai penentu identitas dan kekuasaan. Dengan demikian, studi ini menawarkan wawasan untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil secara linguistik dan budaya.
Penguatan Pemahaman Budaya dan Kearifan Lokal Melalui Penguasaan Bahasa Daerah Junaeda, St; Tahir, Hery; Kasmita, Maya; Heri, Ririn Nurfaathirany; Henri, Henri
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 6 (2024): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i6.469

Abstract

Era globalisasi yang disertai dengan kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan dalam mengakses sumber ilmu pengetahuan. Arus globalisasi semakin mendekatkan jarak antarnegara, bahkan antarbenua serta kemudahan dalam mengakses informasi secara real time. Keberagaman budaya merupakan aset yang sangat berharga sebagai salah satu modal untuk memahami konsep multikulturalisme. Dengan pemahaman terhadap keberagaman budaya tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis dalam hubungan sosial termasuk untuk menghadirkan sikap inklusif. Keberagaman budaya tersebut merupakan warisan kolektif yang harus dilindungi, dikembangkan dan dimanfaatkan. Dengan terciptanya kesadaran dan pemahaman terhadap keberagaman budaya, dapat mendorong upaya semua pihak untuk membangun komunikasi dan menciptakan kesadaran bahwa semua budaya adalah sederajat dan tidak ada budaya yang lebih tinggi dari budaya yang lain. Dalam konteks yang lebih luas, kesadaran tersebut dapat membangun jembatan antarbangsa sehingga muncul sikap saling pengertian dan kerja sama lintas budaya. Bahasa sebagai salah satu unsur kebudayaan sangat penting bagi keberlangsungan peradaban manusia. Pemahaman dan penguasaan Bahasa Daerah penting, tidak hanya sebagai identitas kelompok masyarakat tertentu, tetapi juga sebagai penanda keberagaman budaya. 
Pentingnya Pendidikan Sejarah Dalam Pembentukan Identitas Bangsa Oschar Sumardin; Henri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.415

Abstract

Pendidikan sejarah memiliki peran vital dalam pembentukan identitas bangsa, karena melalui pemahaman sejarah, generasi muda dapat mengenali akar budaya, nilai-nilai, serta perjuangan yang membentuk jati diri bangsa. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan sejarah berkontribusi dalam memperkuat identitas nasional di tengah tantangan globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum sejarah yang relevan dan kontekstual, serta peran guru yang kompeten, merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan sejarah. Kurikulum yang terintegrasi dengan sejarah lokal dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa mampu menjadikan pelajaran sejarah lebih bermakna dan relevan. Selain itu, guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran sejarah harus memiliki keterampilan pedagogis yang mumpuni dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Globalisasi yang membawa pengaruh budaya asing juga menjadi tantangan yang harus dihadapi, di mana pendidikan sejarah perlu beradaptasi agar tetap efektif dalam membentuk identitas nasional. Implikasi kebijakan yang direkomendasikan meliputi revisi kurikulum, peningkatan kapasitas guru, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran sejarah, untuk memastikan pendidikan sejarah dapat berfungsi optimal dalam membentuk karakter dan kesadaran sejarah generasi muda. Dengan demikian, pendidikan sejarah dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keutuhan dan kekokohan identitas bangsa di era globalisasi.
Tren Pengajaran Guru pada Pelajaran Tematik di Sosial Media, Analisis Bibliometrik N Vivo 12 A. Muh. Ali; Nurul Jamiah Sidiq; Sakmawati; Henri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7873

Abstract

Media sosial menjadi platform utama bagi guru dalam berbagi dan mendapatkan inspirasi terkait pembelajaran tematik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis materi ajar dan strategi pembelajaran tematik yang dibagikan di dunia maya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru aktif menggunakan media sosial, terutama Facebook, untuk berbagi materi ajar dan strategi pengajaran. Materi ajar tematik paling sering dibagikan, sementara strategi efektif melibatkan interaksi langsung dengan siswa. Namun, terdapat tantangan seperti hambatan teknis dan akses teknologi yang tidak merata. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman lebih baik tentang pembelajaran di dunia maya dapat mendukung pengembangan pendidikan dasar yang inklusif dan efektif. Dengan memahami materi dan strategi pengajaran yang relevan, pendidik serta pembuat kebijakan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan membantu guru menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.