cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,416 Documents
Determinants of Generation Z Tourist Satisfaction at Museum Sonobudoyo Wahyu Setiawan; Nur Azizah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17133

Abstract

This study aims to analyze the influence of promotion, price, and service quality on the satisfaction of Generation Z tourists at Museum Sonobudoyo, Yogyakarta. A quantitative approach was employed, with data collected through questionnaires distributed to 150 respondents from Generation Z (born between 1997–2012) who had visited Museum Sonobudoyo at least once in the preceding six months. Purposive sampling was used, and data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that promotion, price, and service quality each exert a positive and significant influence on Generation Z tourist satisfaction. These findings imply that authentic digital promotional strategies, affordable and transparent pricing, and adaptive service quality constitute an effective combination for enhancing the satisfaction of younger tourists at cultural tourism destinations
Adaptasi Alat Ukur Dan Analisis Psikometri Servant Leadership Scale Untuk Pemimpin Perempuan Di Indonesia Alya Nuuraina Wijayanti Alya; Hasna’ Pratiwi Kuswardani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi dan menganalisis psikometrik Servant Leadership Scale yang dikembangkan oleh Liden et al. (2008) ke dalam konteks budaya dan bahasa Indonesia. Kurangnya instrumen multidimensi yang terstandarisasi untuk mengukur gaya kepemimpinan yang melayani di Indonesia menjadi latar belakang utama urgensi penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan melibatkan 303 responden mahasiswa aktif organisasi yang pernah atau sedang dipimpin oleh pemimpin perempuan. Prosedur adaptasi dilakukan dengan mengikuti panduan International Test Commission (ITC), meliputi tahapan forward translation, sintesis, backward translation, expert judgement, hingga uji keterbacaan. Validitas konstruk diuji menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil analisis menunjukkan bahwa model awal dengan 28 item tidak memenuhi kriteria kecocokan model yang memadai. Setelah dilakukan eliminasi terhadap item yang memiliki muatan faktor rendah dan korelasi residual tinggi, diperoleh model final dengan 14 item yang mewakili tujuh dimensi. Model final ini menunjukkan tingkat kecocokan yang baik dengan nilai CFI 0,943; TLI 0,908; dan RMSEA 0,063. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Servant Leadership Scale versi 14 item ini merupakan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur kepemimpinan yang melayani di Indonesia, khususnya pada pemimpin perempuan. Implikasi penelitian ini menyediakan alat ukur yang terstandarisasi yang dapat memperkaya literatur kepemimpinan lokal dan mendukung pengembangan riset kepemimpinan perempuan di masa depan.
Preliminary Research Penyusunan E-Modul Ajar Teknik Elektronika Dasar Berbantuan Tinkercad pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Muhammad Kholil; Arista Riski Munandar; Ridho Nurhuda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17158

Abstract

Penelitian ini sebagai tahapan awal (preliminary research) yang bertujuan menganalisis kebutuhan dan persepsi mahasiswa terhadap media pembelajaran berbasis Virtual Laboratory (VL) sebagai landasan penyusunan E-Modul Ajar Teknik Elektronika Dasar berbantuan Tinkercad. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen angket dengan subjek 50 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin. Hasil menunjukkan media ajar yang digunakan sebelumnya masih terbatas pada PowerPoint, PDF, dan buku cetak serta kurang mendukung praktik mandiri. Mahasiswa membutuhkan modul interaktif berbasis teknologi dan memiliki persepsi positif terhadap E-Modul berbantuan VL. Namun, pengetahuan tentang platform seperti Tinkercad masih rendah, fasilitas praktikum juga terbatas, penerapan Project-Based Learning belum optimal. Oleh karena itu, pengembangan e-modul berbantuan Tinkercad dinilai relevan untuk meningkatkan efektivitas, kemandirian, dan kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran.
Makna Gangguan Komunikasi (Noise) dalam Interaksi AI Chatbot dan Pelanggan pada Layanan Digital: Studi Kasus Pengalaman dan Interpretasi Pengguna Hafiz Islam Dioka Dioka; Brillian Nadiba
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17194

Abstract

Pemanfaatan AI chatbot dalam layanan digital semakin luas sebagai media komunikasi antara organisasi dan pelanggan. Meskipun dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan respons, interaksi chatbot masih menghadapi berbagai gangguan komunikasi (noise). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk noise dalam interaksi AI chatbot dan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis interaksi digital dan wawancara terhadap 12 pengguna chatbot pada sektor perbankan dan e-commerce. Kerangka analisis merujuk pada model komunikasi Shannon dan Weaver yang diperkaya dengan perspektif komunikasi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa noise dalam komunikasi chatbot terdiri atas noise semantik (50%), teknis (25%), dan psikologis (25%). Noise semantik menjadi yang paling dominan, terutama terkait keterbatasan chatbot dalam memahami konteks, intensi, dan variasi bahasa pengguna. Gangguan tersebut berdampak pada efektivitas komunikasi, menurunkan kepuasan, serta mendorong pengguna beralih ke layanan manusia. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi manusia–mesin tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan sistem dalam membangun kesesuaian makna dan konteks komunikasi.
Tinjauan Hukum Perdata Terhadap Wanprestasi Dalam Perjanjian Pengambilalihan Yayasan Afifah Faisol; Joni Emirzon; Muhammad Syaifuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17198

Abstract

Abstract: Penelitian ini membahas penyelesaian sengketa wanprestasi dan bentuk pertanggungjawaban perdata dalam perjanjian pengambilalihan yayasan. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana penyelesaian sengketa wanprestasi terhadap perjanjian pengambilalihan yayasan serta bagaimana penentuan besaran ganti rugi bagi pihak yang dirugikan. Metodologi yang dipilih dalam penulisan studi ini menerapkan metode penelitian hukum normatif yang berfokus pada analisis mendalam terhadap berbagai literatur dan bahan hukum melalui sudut pandang perundang-undangan dan doktrin atau konsep hukum yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa sengketa wanprestasi dapat diselesaikan melalui jalur nonlitigasi maupun litigasi. Landasan hukum mengenai ganti rugi perdata diatur dalam Pasal 1243 sampai Pasal 1252 KUHPerdata, dengan rincian komponen berupa biaya, kerugian, serta bunga sesuai dengan isi Pasal 1246 KUHPerdata. Penentuan ganti rugi harus didukung pembuktian kerugian yang nyata, hubungan sebab akibat, dan kewajaran tuntutan. Dengan demikian, kepastian hukum dan perlindungan para pihak dalam pengambilalihan yayasan dapat terwujud secara adil. Keywords: Wanprestasi, Perjanjian Pengambilalihan, Yayasan
Analisi Kepastian Hukum Terhadap Putusan Nikah Beda Agama Pada Penetapan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 12/Pdt.P/2022/PN.Ptk Pengadilan Negeri Blora Nomor 71/Pdt.P/2017/PN.Bla Ahmad Nuril Madani; Bashori Alwi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17203

Abstract

Abstract: : Indonesia is a unitary state consisting of thousands of large and small islands, and it is made up of various ethnic groups, cultures, and religions, with the motto Bhinneka Tunggal Ika. Interaction between ethnic groups, races, and religions is the initial gateway for people to get to know each other, and from these interactions, some progress to the stage of marriage, and there are even instances of marriages taking place despite differences in religion. Over time, this is feared to potentially cause problems if referring to the norms within religions regarding certain boundaries in marriage. This led to a decision by the District Court Number 12/Pdt.P/2022/PN.Ptk., which granted a request for the registration of an interfaith marriage. The ruling certainly attracted attention in Pontianak, considering it would be carried out according to the laws of each respective religion. Even though the registration has been regulated in Article 35 Letter (a) of Law Number 23 of 2006 Law Number 24 of 2013 on Population Administration, yet the regulation regarding interfaith marriage in the Marriage Law still experiences a legal vacuum. It is hoped that this writing can provide the public with insights into the issues surrounding the implementation of interfaith marriage in Indonesia.
Talkpal.AI: An Effective Vocabulary Learning Media in Class VIII D at MTs Salafiyah Syafi’iyah Seblak M Rifqi Zanuar; Sayid Ma'rifatulloh
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17213

Abstract

The purpose of this study is to evaluate Talkpal's efficacy.AI as a vocabulary-learning tool for MTs Salafiyah Syafi'iyah Seblak students in Class VIII D. A quantitative pre-experimental design including a pre-test and post-test was employed in this study. The pre-test scores ranged from 20 to 65, with a low mean score of 41.67. With scores ranging from 60 to 95, the post-test mean rose to 75.48 following the intervention. The results show that pupils' vocabulary mastery has significantly improved. Thus, Talkpal.AI is regarded as a cutting-edge and successful tool for improving language acquisition.
Mitos Kecantikan dan Penerimaan Diri Perempuan dalam Film Love Untangled Muhammad Zildan Al Farizi; Rocky Prasetyo Jati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17216

Abstract

Standar kecantikan di negara Korea Selatan saat ini digambarkan sebagai seorang perempuan yang berkulit putih, tubuh proposional, dan berambut lurus. Beberapa perempuan di Korea Selatan merasa bahwa standar kecantikan di negara mereka sangat tinggi, sehingga mereka menghabiskan banyak uang untuk mencapainya. Saat ini terdapat fenomena orang-orang berbondong untuk meluruskan rambutnya menggunakan bahan kimia agar dapat memenuhi standar kecantikan disana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi mitos kecantikan dan isu feminisme dalam film Love Untangled karya Namkoong Sun dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Fokus kajian diarahkan pada tiga lapisan tanda denotasi, konotasi dan mitos untuk mengungkap bagaimana film membangun konstruksi ideologis mengenai kecantikan perempuan dalam konteks budaya Korea. Film ini menampilkan tokoh Park Se-Ri, seorang perempuan dengan rambut keriting yang merasa rendah diri akibat standar kecantikan dominan yang menjunjung rambut lurus. Pertanyaan yang diajukan pada penelitian ini adalah bagaimana mitos kecantikan dan isu feminisme yang diperjuangkan Park Se-Ri dalam film Love Untangled. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Love Untangled mempresentasikan standar kecantikan sebagai konstruksi sosial yang membentuk cara pandang perempuan bahwa perempuan berambut lurus disimbolkan sebagai simbol ideal kecantikan perempuan.
Eksplorasi Kebiasaan Mahasiswa dalam Menggunakan Artificial Intelligence sebagai Partner Belajar di Era Digital Nurul Fajri Fatahul Fath; Yuli Utanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebiasaan siswa dalam menggunakan AI sebagai mitra belajar, meliputi intensitas penggunaan, tujuan pemanfaatan, persepsi manfaat, serta tantangan yang dihadapi dalam penggunaannya. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif eksploratif. Pengumpulan datanya menggunakan metode angket berbasis google form yang dikirim kepada 15 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki intensitas penggunaan AI yang tinggi, dengan 93,3% responden berada pada kategori sering dan sangat sering menggunakan AI dalam kegiatan belajar. Tujuan utama pemanfaatan AI meliputi mencari referensi akademik (73,3%), serta membantu penyelesaian tugas (86,6%). Selain itu, siswa menunjukkan persepsi positif terhadap penggunaan AI, terutama dalam meningkatkan efisiensi belajar, pemahaman materi, dan kemandirian belajar. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah kendala yang dihadapi, yakni kesesuaian data, ketergantungan, dan masalah etika akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi strategis sebagai mitra belajar siswa, tetapi penggunaannya perlu diimbangi dengan literasi AI dan pemanfaatan yang penting serta bertanggung jawab.
Implementasi Pendidikan Akidah Akhlak Terhadap Kedisiplinan Siswa Broken Home Dengan Teknik Self-Talk Di MA Futuhul Mahamidi Robihatul Fitriyah; A. Faizul Mubarok
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17237

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi pendidikan akidah akhlak terhadap kedisiplinan siswa broken home dengan Teknik self-talk di MA Futuhul Mahamidi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan akidah akhlak dalam meningkatkan kedisiplinan siswa broken home serta peran teknik self-talk dalam mendukung perubahan perilaku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan akidah akhlak yang dikombinasikan dengan teknik self-talk memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Pendidikan akidah akhlak membantu menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak, sedangkan teknik self-talk membantu siswa dalam mengarahkan pikiran dan membangun dialog internal yang positif sehingga mampu meningkatkan kontrol diri dan kesadaran disiplin. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi ini juga dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Integrasi pendidikan akidah akhlak dan teknik self-talk dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa broken home di MA Futuhul Mahamidi.