cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,416 Documents
Pengaruh Modal, Pelayanan Prima, Digital Marketing, dan Harga Jual Terhadap Peningkatan Penjualan UMKM Di Kota Medan Garry Triskie; Garent Triskie; Jholant Bringg Luck Amelia Br Sinaga; Hotma Mentalita
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16983

Abstract

This study aims to analyze the effect of capital, service excellence, digital marketing, and pricing on the sales growth of MSMEs in Medan City. The research employs a quantitative approach with a causal associative design. The sample consists of 65 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). The results show that capital has a significant effect on sales growth (sig. 0.019 < 0.05; t-value = 2.408), service excellence has a significant effect on sales growth (sig. 0.001 < 0.05; t-value = 3.340), digital marketing does not have a significant effect on sales growth (sig. 0.967 > 0.05; t-value = -0.042), and pricing has a significant effect on sales growth (sig. 0.032 < 0.05; t-value = 2.189). Simultaneously, all independent variables have a significant effect on MSME sales growth (sig. 0.000 < 0.05; F-value = 100.271). This study indicates that capital, service excellence, and pricing play important roles in increasing MSME sales, while digital marketing has not shown a significant effect.
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Tata Rias Pengantin Jawa Bagi Mahasiswa Tata Kecantikan UNNES Shalom Sihing Manah; Anik Maghfiroh; Ade Novi Nurul Ihsani; Pramesti Adika Ratri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook pada mata kuliah Rias Pengantin Jawa bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Kecantikan Universitas Negeri Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Research and Development). dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subyek penelitian terdiri atas 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Kecantikan angkatan 2023, pengumpulan data menggunakan angket yang dianalisis dengan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa media flipbook yang dikembangkan memeperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dengan persentase 88% dan ahli media sebesar 86%. Selain itu, uji respon mahasiswa menunjukkan persentase 82,93% yang termasuk kategori sangat layak. Berdasarakan hasil penelitian, media pembelajaran flipbook ini dinyatakan layak untuk diterapkan untuk mendukung proses pembelajaran.
Profesionalisme Kinerja Pegawai Dalam Pelayanan Publik Di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang Sigit Wahyudi; Rudy Catur Rohman Kusmayadi; Suljatmiko Suljatmiko
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16991

Abstract

Tujuan dari penelitin ini untuk menelaah sejauh mana profesionalisme kinerja pegawai dalam menjalankan pelayanan publik. Penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi faktor yang mendukung maupun yang menghambat penerapan profesionalisme kinerja pegawai dalam pelayanan publik di desa tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan fokus kajian meliputi beberapa aspek, yaitu pengetahuan pegawai dalam memberikan pelayanan, kemampuan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan, ketepatan waktu dalam penyelesaian tugas, tanggung jawab pegawai terhadap pekerjaannya, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat profesionalisme kinerja dalam pelayanan publik. Data utama dalam penelitian ini bersumber dari Kepala Bagian Kepegawaian, pegawai yang berkaitan langsung dengan permasalahan yang diteliti, serta masyarakat setempat. Untuk menganalisis data yang diperoleh, peneliti menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian, profesionalisme kinerja pegawai dalam pelayanan publik di Desa Wandanpuro secara umum sudah berjalan dengan cukup baik, meskipun tidak semua pegawai telah menunjukkan sikap profesional secara penuh. Pengetahuan pegawai yang didukung oleh latar belakang pendidikan yang memadai dinilai cukup baik. Para pegawai juga mampu dan sigap dalam menjalankan tugas yang diberikan. Ketepatan waktu dalam penyelesaian pelayanan sudah berjalan optimal berkat kedisiplinan yang diterapkan, dan tanggung jawab pegawai terhadap pekerjaan mereka pun sudah menunjukkan hasil yang baik.
Investigating the Impact of AI Tools on English Mastery at SMP Muhammadiyah Tanjungpinang Risgar Friassantano; Nanda Kristia Santoso; Marina Lidya; Leona Patria Devi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16994

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) in education has significantly transformed English language learning by offering more flexible, accessible, and personalized learning experiences. However, the increasing use of AI tools also raises concerns regarding students’ critical thinking and learning autonomy. This study aims to investigate the impact of AI on English language learning at SMP Muhammadiyah Tanjungpinang, explore teachers’ perspectives, and examine the roles of teachers and parents in guiding AI use. This research employs a qualitative-dominant mixed methods design, involving three English teachers and thirty students from grades 7, 8, and 9. Data were collected through semi-structured interviews, questionnaires, and observation, and analyzed using thematic analysis and descriptive statistics. The findings reveal that while AI enhances learning efficiency and provides immediate support for language tasks, students tend to rely on it primarily for completing assignments without critical evaluation. This reliance may reduce cognitive engagement and hinder the development of independent learning skills. Teachers acknowledge the benefits of AI but express concerns about students’ overdependence and highlight the need for professional training. Additionally, parental awareness of AI remains limited, affecting effective supervision at home. The study concludes that AI should be positioned as a complementary learning tool, supported by active guidance from teachers and parents to foster critical, ethical, and reflective learning practices.
Hubungan Kematangan Emosi Dengan Pemaafan (Forgiveness) Pada Remaja Akhir Yang Pernah Mengalami Putus Cinta Di SMAN 1 Marisa Mutia Hamid; Lenny Syamsuddin; Sitti Rojiyah N.I Puhi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16997

Abstract

This study aims to examine the relationship between emotional maturity and forgiveness among late adolescents who have experienced a romantic breakup at SMAN 1 Marisa. The background of this research is based on the phenomenon that many adolescents face difficulties in managing emotions and forgiving after the failure of romantic relationships. This study employed a quantitative approach with a correlational method. The sample consisted of 78 grade XI students categorized as late adolescents who had experienced a breakup. The sample was determined using the Isaac and Michael table with a purposive sampling technique. The research instruments included an emotional maturity scale based on the dimensions proposed by Singh and Bhargava (2005) and the Heartland Forgiveness Scale (HFS) developed by Thompson (2005). Data analysis was conducted using Pearson Product Moment correlation with the assistance of SPSS version 20. The results showed that most respondents were in the moderate category for both emotional maturity and forgiveness. The correlation test produced a significance value of 0.001 (< 0.05) with a correlation coefficient of 0.362 and a coefficient of determination of 13.1%. These findings indicate a significant positive relationship between emotional maturity and forgiveness; the higher the emotional maturity of adolescents, the higher their ability to forgive. This study emphasizes the importance of developing emotional maturity as a supporting factor in fostering forgiving attitudes among adolescents who experience romantic breakups. The implications of this research are expected to serve as a basis for intervention programs that support adolescent psychological well-being, as well as provide insights for teachers, parents, and related stakeholders in enhancing understanding of the role of emotional maturity in the forgiveness process.
Partisipasi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Dalam Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Di Kelurahan Rangkasbitung Barat Nadia Afifah; Septi Kuntari; Stevany Afrizal
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17010

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya partisipasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) pada Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Rangkasbitung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi KPM dalam pelaksanaan P2K2 serta proses pemberdayaan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap KPM dan pendamping PKH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi KPM tidak hanya terlihat dari kehadiran, tetapi juga dari keterlibatan dalam diskusi, berbagi pengalaman, dan penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi berkembang melalui proses berulang yang dipengaruhi oleh kesadaran, interaksi kelompok, dan peran pendamping. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya konsistensi kehadiran, keterbatasan pemahaman materi, serta ketergantungan terhadap bantuan. Kegiatan P2K2 berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi KPM, meskipun belum sepenuhnya mencapai kemandirian. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pendampingan agar partisipasi KPM lebih optimal dan berkelanjutan
Profesionalisme Kinerja Pegawai Dalam Pelayanan Publik Di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang Sigit Wahyudi; Rudy Catur Rohman Kusmayadi; Suljatmiko Suljatmiko
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17031

Abstract

Tujuan dari penelitin ini untuk menelaah sejauh mana profesionalisme kinerja pegawai dalam menjalankan pelayanan publik. Penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi faktor yang mendukung maupun yang menghambat penerapan profesionalisme kinerja pegawai dalam pelayanan publik di desa tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan fokus kajian meliputi beberapa aspek, yaitu pengetahuan pegawai dalam memberikan pelayanan, kemampuan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan, ketepatan waktu dalam penyelesaian tugas, tanggung jawab pegawai terhadap pekerjaannya, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat profesionalisme kinerja dalam pelayanan publik. Data utama dalam penelitian ini bersumber dari Kepala Bagian Kepegawaian, pegawai yang berkaitan langsung dengan permasalahan yang diteliti, serta masyarakat setempat. Untuk menganalisis data yang diperoleh, peneliti menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian, profesionalisme kinerja pegawai dalam pelayanan publik di Desa Wandanpuro secara umum sudah berjalan dengan cukup baik, meskipun tidak semua pegawai telah menunjukkan sikap profesional secara penuh. Pengetahuan pegawai yang didukung oleh latar belakang pendidikan yang memadai dinilai cukup baik. Para pegawai juga mampu dan sigap dalam menjalankan tugas yang diberikan. Ketepatan waktu dalam penyelesaian pelayanan sudah berjalan optimal berkat kedisiplinan yang diterapkan, dan tanggung jawab pegawai terhadap pekerjaan mereka pun sudah menunjukkan hasil yang baik.
Strategi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Individual bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Tingkat SMA: Studi Kasus di Sekolah Khusus Bina Ihsan Mandiri Maryam; Akhmad Riadi; Latifah Nur Aprilyani; M. Habil Al-Faqih; Asaranum Sila Safitri; Humaida; Lina Oktaviani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17089

Abstract

The implementation of Individualized Education Programs (IEP) for students with special needs at the senior high school level often faces challenges in adjusting complex academic materials. This research aims to analyze teacher strategies in the planning, implementation, and evaluation of individualized learning for students with autism, intellectual disabilities, and deafness at Bina Ihsan Mandiri Special High School. Using a qualitative case study approach, data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Research results indicate that teachers implement adaptive strategies through material modification into concrete forms for students with intellectual disabilities, the utilization of visual media for deaf students, and structured instructions for students with autism. Time flexibility and persuasive approaches are consistently used to maintain student focus and engagement. Assessments are conducted continuously by adjusting to the individual capacity of each student. Although instructional strategies are effective, the primary obstacle found is the low level of synergistic collaboration between the school and parents in supporting learning continuity at home. This research emphasizes the importance of an integrated support ecosystem to optimize students' functional independence post-school.
Implementasi Pembiasaan Salam, Sapa dan Senyum dalam Membentuk Karater Ramah Siswa SD Negeri 080 Panyabungan Dina Astika Siregar; Junita Irawati; Mustika Sari; Rosdelima Rangkuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17091

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian peserta didik, terutama dalam menanamkan karakter ramah sebagai bagian dari keterampilan sosial. Salah satu strategi yang dapat diterapkan sekolah untuk memperkuat karakter tersebut adalah melalui pembiasaan salam, sapa, dan senyum sebagai budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan salam, sapa, dan senyum serta dampaknya terhadap pembentukan karakter ramah siswa di SD Negeri 080 Panyabungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan salam, sapa, dan senyum telah diimplementasikan secara konsisten melalui kegiatan penyambutan siswa di pagi hari, pembiasaan salam dalam proses pembelajaran, serta keteladanan guru dalam interaksi sehari-hari. Implementasi pembiasaan tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter ramah siswa, yang ditunjukkan melalui meningkatnya sikap sopan santun, rasa saling menghargai, serta kepedulian sosial dalam lingkungan sekolah. Meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan latar belakang kebiasaan siswa, secara umum pembiasaan salam, sapa, dan senyum efektif dalam membentuk budaya sekolah yang ramah dan harmonis.
Strategi Guru Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di UPTD SD Negeri 080 Panyabungan Salsabila Nasution; Junita Irawati; Nurasiah Nurasiah; Mei Efriyana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17128

Abstract

Penelitian ini menggambarkan strategi guru dalam membentuk karakter siswa di UPTD SD Negeri 080 Panyabungan terhadap masalah kenakalan siswa seperti bullying, tidak disiplin, dan pelanggaran aturan sekolah. Walaupun sekolah belum memiliki layanan Bimbingan dan Konseling (BK), upaya pembentukan karakter dilakukan melalui berbagai strategi guru dengan pendekatan pembiasaan, keteladanan, penguatan nilai-nilai karakter, serta kolaborasi dengan orang tua. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memperoleh gambaran strategi yang berguna mengatasi perilaku negatif dan menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter efektif melalui peran aktif guru sebagai model perilaku positif, pembiasaan nilai disiplin, pengembangan empati untuk mencegah bullying, dan reward-punishment yang konsisten. Temuan ini dapat menjadi dasar rekomendasi bagi sekolah untuk mengembangkan program penguatan karakter secara sistematis meskipun belum memiliki BK formal.