cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adi Sucipto, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.71436/green.v2i4.76
Indo Green Journal is published by Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences and other). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 606 Documents
Penerapan Cognitive Restructuring dan Deep Breathing untuk Mengurangi Kecemasan Menghadapi Masa Depan pada Wanita Dewasa Awal Eva Yulita; Diah Sofiah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.744

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu permasalahan psikologis yang banyak dialami individu dewasa awal, terutama ketika menghadapi tekanan kehidupan yang berkaitan dengan kondisi keluarga, kesehatan anggota keluarga, dan tuntutan ekonomi. Apabila tidak ditangani secara tepat, kecemasan dapat memengaruhi fungsi kognitif, emosional, maupun perilaku individu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teknik cognitive restructuring yang dipadukan dengan teknik deep breathing dalam membantu mengurangi kecemasan menghadapi masa depan pada seorang klien wanita dewasa awal. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan satu partisipan yang memperoleh layanan psikologi di Poli Psikologi Rumah Sakit X Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, Depression Anxiety Stress Scales-21 (DASS-21), Standard Progressive Matrices (SPM), serta tes grafis yang meliputi BAUM, Draw A Person (DAP), House-Tree-Person (HTP). Intervensi dilaksanakan selama lima sesi dengan mengombinasikan teknik deep breathing sebagai strategi regulasi fisiologis dan cognitive restructuring untuk mengidentifikasi serta memodifikasi pikiran otomatis negatif yang mendasari kecemasan menghadapi masa depan. Hasil intervensi menunjukkan adanya perubahan dalam cara klien memaknai masa depan yang dihadapinya. Klien mulai mampu mengenali pikiran otomatis negatif, mengembangkan interpretasi yang lebih realistis terhadap masa depan, mengurangi intensitas overthinking, serta menunjukkan perbaikan dalam kemampuan mengelola emosi dan kualitas tidur. Hasil evaluasi juga menunjukkan kecenderungan penurunan skor kecemasan berdasarkan DASS-21. Secara keseluruhan, penerapan teknik cognitive restructuring yang dipadukan dengan deep breathing berpotensi membantu mengurangi kecemasan menghadapi masa depan, yang ditunjukkan melalui perubahan cara klien memandang masa depan secara lebih realistis, berkurangnya intensitas overthinking, serta meningkatnya kemampuan mengelola emosi.
Pendekatan Analisis Kebijakan Pendidikan di Indonesia Amin Ruksin; Mulyadi Mulyadi; Muhammad Amin Fathih
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.745

Abstract

Kebijakan pendidikan merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Analisis kebijakan pendidikan diperlukan untuk memahami efektivitas, efisiensi, dan dampak dari kebijakan yang diterapkan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan analisis kebijakan pendidikan di Indonesia dengan menyoroti aspek perencanaan, implementasi, evaluasi, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan berbagai referensi dari buku, jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan analisis kebijakan pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketimpangan akses pendidikan, kualitas tenaga pendidik, dan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan partisipatif agar kebijakan pendidikan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Asuhan Keperawatan pada Tn. H dengan Gangguan Sistem Persyarafan pada Penyakit Stroke Non Hemoragik di Ruang Melati Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Diva Monica Wulandari; Delvi Saidah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.746

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan jenis stroke yang terjadi akibat penyempitan atau oklusi arteri serebral sehingga menyebabkan penurunan aliran darah ke jaringan otak dan berujung pada nekrosis sel saraf. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa stroke merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kecacatan secara global dengan perkiraan 94 juta kasus di seluruh dunia serta 12 juta kasus baru dengan periode tahun 2021-2025. Jenis penelitian kualitatif dengan desain deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel penelitian ini yaitu 1 orang responden di ruangan melati rumah sakit vita insani pematangsiantar. Penelitian ini berlangsung mulai dari tanggal 01 april sampai 03 april 2025. Masalah keperawatan yang ditemukan pada pasien yaitu gangguan mobilitas fisik, defisit perawatan diri: berpakaian, dan resiko perfusi serebral tidak efektif. Implementasi yang dilakukan pada pasien adalah melakukan dukungan mobilisasi seperti ROM, melakukan perawatan diri seperti berpakaian dan pemantauan intrakranial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan mobilitas fisik, peningkatan perawatan diri, dan penurunan intrakranial. Asuhan keperawatan yang diberikan selama tiga hari pada pasien stroke non hemoragik menunjukkan hasil yang baik, dengan tiga masalah keperawatan teratasi yaitu gangguan pola tidur, defisit perawatan diri: berpakaian dan resiko perfusi serebral tidak efektif.
Kondisi Emosi Mahasiswa Universitas Indonesia Membangun yang Kecanduan Bermain Game Online Neng Lutfiah Hamidah; Dera Azzahra; Alfitsani Zikra Robbani; Josua Sihombing; Tia Novitasari; Tiara Ramadhani
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.747

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan game online di kalangan mahasiswa. Meskipun game online dapat menjadi sarana hiburan dan pelepas stres, intensitas bermain yang berlebihan berpotensi menimbulkan kecanduan yang berdampak pada kondisi emosional mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi emosi mahasiswa yang mengalami kecanduan game online, mengidentifikasi cara mahasiswa mengelola emosi saat bermain, serta memahami pengalaman emosional yang mereka alami akibat kebiasaan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa aktif Universitas Indonesia Membangun (INABA) yang memiliki intensitas bermain game online tinggi dan menunjukkan kecenderungan kecanduan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami fluktuasi emosi berupa perasaan senang, puas, dan tertantang ketika memperoleh kemenangan, namun juga mengalami emosi negatif seperti marah, frustrasi, kesal, dan gelisah ketika mengalami kekalahan atau hambatan dalam permainan. Sebagian mahasiswa mampu mengelola emosinya melalui berbagai strategi, seperti menghentikan permainan sementara, mengalihkan perhatian ke aktivitas lain, mengganti jenis permainan, atau bermain bersama teman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi emosi memiliki peran penting dalam mengurangi dampak negatif kecanduan game online terhadap kehidupan akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan terhadap Peningkatan Volume Penjualan pada PT Sukses Integritas Prima Jeffry Kesuma; Atika Aini Nasution; Zahara Meutia
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan terhadap peningkatan volume penjualan pada PT Sukses Integritas Prima, perusahaan jasa outsourcing dan pengadaan barang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi berjumlah 217 pelanggan yang melakukan transaksi tunai dan kredit, sedangkan sampel sebanyak 68 responden ditentukan dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10% dan dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan SPSS versi 29 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Seluruh butir instrumen valid dan ketiga variabel reliabel. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (B = 0,628; t = 4,266; p < 0,001), sedangkan kepuasan pelanggan tidak berpengaruh signifikan (B = 0,064; t = 0,380; p = 0,705). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 14,745; p < 0,001), dengan R² sebesar 0,312 dan adjusted R² sebesar 0,291. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan penjualan terutama perlu didorong melalui layanan yang reliabel, responsif, aman, empatik, dan didukung bukti fisik yang profesional, disertai program retensi agar kepuasan lebih efektif dikonversi menjadi pembelian ulang.
Penggunaan Balok Cuisenaire untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak di TK As-Sholihin Salo Rahmi Ramadhani; Yenda Puspita; Melvi Lesmana Alim
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.751

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak melalui penerapan media balok Cuisenaire. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan balok Cuisenaire mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak secara signifikan. Persentase anak yang berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) pada tahap pra tindakan sebesar 2%, meningkat menjadi 68% pada Siklus I, dan mencapai 93% pada Siklus II. Persentase anak pada kategori Belum Berkembang (BB) yang semula sebesar 52% menurun menjadi 1% pada Siklus I dan tidak ditemukan lagi pada Siklus II. Peningkatan kemampuan tersebut terjadi karena balok Cuisenaire memberikan pengalaman belajar yang konkret, visual, manipulatif, dan menyenangkan sehingga anak lebih mudah memahami konsep bilangan. Penerapan balok Cuisenaire terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun di TK As-Sholihin Salo.
Pengaruh Metode Problem-Based Learning (PBL) terhadap Fokus Belajar Siswa Kelas XI PM II PM I SMK Cendikia Batujajar Syifa Nurul Fadhila; Sherin Rahayu; Tira Septisya; Lulu Tsania Rohmana; Jennis Jellintinia; Rifqi Farisan Akbar
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.753

Abstract

Fokus belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran karena berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menerima, memahami, dan mengolah informasi. Namun, rendahnya fokus belajar masih menjadi permasalahan yang banyak ditemukan di sekolah, salah satunya dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) terhadap fokus belajar siswa kelas XI PM 1 SMK Cendekia Batujajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experimental melalui Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 35 siswa, sedangkan sampel penelitian yang mengikuti seluruh rangkaian eksperimen sebanyak 20 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol melalui random assignment. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan metode PBL, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode ceramah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket fokus belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta lembar observasi sebagai data pendukung. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PBL memberikan rata-rata skor fokus belajar yang lebih tinggi dibandingkan metode ceramah, meskipun berdasarkan hasil uji statistik perbedaan tersebut belum mencapai tingkat signifikansi (p>0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa PBL memiliki potensi meningkatkan keterlibatan dan perhatian siswa selama pembelajaran, namun efektivitasnya masih perlu dikaji lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih panjang. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pendidik dalam memilih model pembelajaran yang mampu meningkatkan fokus belajar siswa.
Hubungan Frekuensi Aktivitas Seksual terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini di Kamar Bersalin Puskesmas Kotaanyar Briana Elvira Afriliandhani; Kiswati Kiswati; I Gusti Ayu K
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.755

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan komplikasi kehamilan yang meningkatkan risiko infeksi maternal dan neonatal, persalinan prematur, serta morbiditas dan mortalitas perinatal. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan KPD adalah frekuensi aktivitas seksual pada trimester ketiga kehamilan yang dapat meningkatkan rangsangan kontraksi uterus dan tekanan pada serviks. Menganalisis hubungan frekuensi aktivitas seksual pada trimester ketiga dengan kejadian Ketuban Pecah Dini di Ruang Bersalin Puskesmas Kotaanyar. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 77 ibu bersalin yang dipilih menggunakan accidental sampling. Variabel independen adalah frekuensi aktivitas seksual (skala ordinal), sedangkan variabel dependen adalah kejadian KPD (skala nominal). Data dikumpulkan melalui wawancara dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Sebanyak 40 responden (51,9%) melakukan aktivitas seksual kategori sering dan 38 responden (49,4%) mengalami KPD. Pada kelompok aktivitas seksual sering, 28 responden (70,0%) mengalami KPD, sedangkan pada kelompok jarang hanya 10 responden (27,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara frekuensi aktivitas seksual pada trimester ketiga dengan kejadian KPD. Frekuensi aktivitas seksual pada trimester ketiga berhubungan signifikan dengan kejadian KPD. Edukasi mengenai aktivitas seksual yang aman selama kehamilan perlu ditingkatkan sebagai upaya pencegahan KPD.
Pengaruh Pemberian PMT Pemulihan terhadap Kenaikan Berat Badan Balita Gizi Kurang di Puskesmas Wonorejo Febri Yanti Sya Wulan; I Gusti Ayu K; Jamhariyah Jamhariyah; Eni Subiastutik
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.756

Abstract

Gizi kurang pada balita masih banyak terjadi di masyarakat. Hal ini merupakan masalah kesehatan utama yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita melalui pemberian makanan tambahan (PMT) selama 56 hari (8 minggu). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian PMT Pemulihan terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang di Puskesmas Wonorejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi sebanyak 42 balita dan sample 40 balita dengan  tehnik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan lembar monitoring dan dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Diperoleh rata-rata berat badan balita sebelum diberi PMT pemulihan adalah 9,80 kg dan sesudah diberi PMT pemulihan menjadi 10,4 kg. Terdapat rata-rata kenaikan berat badan balita sejumlah 0,6 kg. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 yang berarti ada pengaruh pemberian PMT Pemulihan terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang. Kesimpulan: Pemberian PMT Pemulihan dapat menaikan berat badan balita gizi kurang karena mengandung tambahan energi dan zat gizi bagi balita. Program PMT Pemulihan ini perlu dilaksanakan sebagai upaya untuk memperbaiki status gizi pada balita.
Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Kejadian Abortus di Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo Winggar Prawisti; Kiswati Kiswati; Jenie Palupi; Erni Subiastutik
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.757

Abstract

Abortus merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih menjadi penyebab tingginya morbiditas ibu. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian abortus adalah usia ibu hamil. Kehamilan pada usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi dibandingkan usia reproduksi sehat (20–35 tahun). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil dengan kejadian abortus di Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kotaanyar tahun 2025. Total sampel adalah 70 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari rekam medik ibu hamil periode Januari-Desember 2025. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36 ibu hamil usia risiko tinggi (51,4%) mengalami abortus dan 34 ibu hamil usia resiko rendah (48,6%) tidak mengalami abortus . Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus di Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi, deteksi dini kehamilan berisiko, serta kualitas pelayanan Antenatal Care (ANC) untuk menurunkan kejadian abortus.