cover
Contact Name
Sutriyono
Contact Email
sutriyono0775@gmail.com
Phone
+6285785692168
Journal Mail Official
tanzhim@stidalhadid.ac.id
Editorial Address
Jalan Kejawan Putih Tambak 80, Surabaya, Jawatimur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tanzhim
ISSN : 2988067X     EISSN : 29879205     DOI : 10.55372
Tanzhim : Jurnal Dakwah Terprogram (JDT) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STID Al-Hadid dengan fokus kajian pengembangan managemen dakwah Islam berbasis Islam Rasional Kebangsaan (IRK), meliputi bidang: Managemen Dakwah, Kepemimpinan lembaga dakwah, Managemen Strategi Dakwah, Managemen Pemasaran Dakwah, Managemen produk dakwah, Pengembangan Produk Dakwah, Managemen Zakat & infaq, Managemen SDM lembaga dakwah, Managemen keuangan lembaga dakwah. Tanzhim terbit dalam format cetak dan online.
Articles 38 Documents
Resolusi Konflik dalam Piagam Madinah: Sebuah Perspektif Manajemen Konflik dalam Membangun Aturan Sosial Ridoi, Ahmad
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.30

Abstract

Realitas Piagam Madinah merupakan suatu fakta sejarah bagaimana nabi Muhammad melakukan resolusi konflik diantara dua suku besar yang sedang berkonflik di Madinah yakni kaum suku Aus dan Khazraj. Konflik tersebut berlangsung selama 600 tahun lebih yang menimbulkan banyak korban jiwa, kerugian ekonomi dan lainnya. Konflik juga diperparah dengan kehadiran kaum Yahudi yang menghendaki konflik menjadi permanen. Nabi Muhammad saw dengan semangat ajaran Islam mampu menyelesaikan konflik diantara mereka, menjadi pelajaran sejarah yang amat besar dan berharga. Resolusi konflik merupakan proses untuk mencapai keluaran konflik dengan menggunakan metode resolusi konflik. Metode resolusi konflik adalah proses manajemen konflik yang digunakan untuk menghasilkan keluaran konflik. Dengan pendekatan resolusi konflik yang telah dikelompokkan oleh Wirawan dalam bukunya Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, dan Penelitian, berusaha membaca dan menganalisis langkah-langkah nabi Muhammad saw dalam menyelesaikan konflik di masyarakat Madinah, beberapa waktu setelah beliau berhijrah di Madinah. Resolusi konflik yang dihadirkan oleh nabi Muhammad tidak hanya menyelesaikan konflik, namun juga memberikan suatu kesolidan bagi warga Madinah untuk menghadapi tantangan zaman serta potensi dan ancaman konflik-konflik sosial, politik, ekonomi dan agama dimasa yang akan datang.
Penerapan Isak 35 Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba: Studi Kasus Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya Kurniawan, Amin
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.31

Abstract

Pentingnya penerapan pelaporan keuangan berdasarkan ISAK 35 pada organisasi nirlaba selain sebagai pertanggungjawaban dan transparansi, juga untuk memudahkan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan. Maka studi ini bertujuan untuk; (1) memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik penyusunan Laporan Keuangan pada Yayasan Pendidikan yang mengacu ketentuan ISAK 35, (2) meningkatkan kemampuan dalam penyusunan Laporan Keuangan sesuai ISAK 35. Studi ini menggunakan metode kualitatif, dan pendekatan fenomenologi. Paradigma yang digunakan adalah jenis paradigma interpretatif dengan tiga konsep yaitu interpretasi, makna, dan pemahaman. Teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan studi yang telah dilakukan di Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya dapat diketahui bahwa; (1) Laporan Keuangan masih berdasarkan PSAK 45, (2) kurangnya SDM dalam penyusunan laporan keuangan standar umum (2) kurangnya pemahaman dan kemampuan SDM bagian keuangan di Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai ISAK 35. Oleh karena itu, bagian keuangan perlu untuk menerapkan ISAK 35 dalam menyajikan Laporan Keuangan.  
Kompetensi Dai Profesional untuk Berdakwah di Kalangan Generasi Z Rizky, Fasha Umh
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.33

Abstract

Generasi Z merupakan mad’u atau pasar dakwah yang mendominasi masyarakat hari ini. Banyaknya kuantitas tidak menjadi jaminan akan kualitas keimanan yang juga meningkat. Persoalan moralitas pada Gen Z masih ada. Untuk itu dibutuhkan dai profesional dan cocok berdakwah pada kalangan Generasi Z, agar nilai-nilai dakwahnya bisa diterima. Untuk menghasilkan dai profesional dan cocok untuk karakteristik mad’u generasi Z, bisa dimulai melalui rekrutmen sumber daya manusia (sdm) atau program pelatihan sdm yang tepat. Untuk itu dibutuhkan standar kompetensi sdm dai profesional untuk berdakwah di kalangan generasi Z. Namun penelitian mengenai standar kompetensi dai belum khusus menghasilkan standar kompetensi dai spesifik berdakwah di kalangan generasi Z. Penelitian dasar dengan pendekatan kualitatif konseptual literature review ini dilakukan untuk merumuskan standar kompetensi dai profesional untuk berdakwah di kalangan generasi Z. Hasil penelitian menemukan bahwa untuk berdakwah pada kalangan generasi Z dibutuhkan kompetensi substantif  dan metodologis yaitu: memiliki pengetahuan terkait nilai Islam dengan dasar ilmiah,moralitas yang baik dan sesuai nilai Islam baik di kehidupan nyata maupun yang ditampilkan di media sosial, pengetahuan mengenai ilmu kesehatan mental dan solusinya, memiliki rasionalitas dan kemampuan berfikir ilmiah serta kemampuan membuat materi dakwah terkait dan kemampuan teknis membuat konten berisi dan menarik, serta kemampuan menggunakan media sosial sebagai media dakwah.
Strategic Leadership pada Organisasi Dakwah Affandy, Shofyan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.36

Abstract

Organisasi yang menghadapi lingkungan dinamis, berubah dengan cepat, melibatkan kompleksitas variabel dan sulit diprediksi, pasti memerlukan kepemimpinan yang adaptif. Strategic Leadership adalah kompetensi yang mampu menyeimbangkan antara visi strategis jangka panjang dengan tuntutan dinamika jangka pendek. Dalam dunia bisnis, strategic leadership diterapkan untuk menjaga keunggulan kompetitif di tengah arus perubahan. Dalam organisasi nirlaba, strategic leadership perlu diadaptasikan dengan visi dan karakter lingkungannya. Tulisan ini mencoba memberikan model kerangka kerja strategic leadership bagi organisasi nirlaba atau dakwah. Dengan melakukan analisis sintesa terhadap konsep dasar strategic leadership dan studi empiris penerapannya pada organisasi nirlaba, maka bisa dirumuskan suatu model kerangka kerja strategic leadership secara umum. Kerangka kerja strategic leadership harus mencakup beberapa elemen fundamental, yaitu visi yang jelas, pengambilan keputusan yang terukur, kemampuan beradaptasi serta menjaga keberlanjutan organisasi melalui inovasi. Kerangka kerja strategic leadership ini bisa diadaptasikan dengan karakter organisasi dakwah, dan diterapkan dalam konteks jangka panjang maupun jangka pendek. Dalam penerapannya menuntut berbagai prasyarat yang harus dimiliki oleh organisasi dakwah, yaitu visi yang jelas, kepemimpinan yang visoner, pengambilan keputusan yang terukur, kemampuan adaptasi, budaya inovasi, serta jaringan kemitraan dan kolaborasi. Keterbatasan kapasitas bagi organisasi dakwah di Indonesia, akan menjadi tantangan yang harus dihadapi demi efektivitas dan keberkelanjutan pencapaian visinya.
Pelatihan Masjid - Empat Pilar Masajidallah: Analisis Produk Perspektif Kotler & Keller Mawehda, Mawehda
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.37

Abstract

Pelatihan Kemasjidan memiliki peranan dalam meningkatkan peran dan kontribusi masjid untuk memakmurkan umat. Sehingga dibutuhkan produk Pelatihan Kemasjidan yang mampu menjawab kebutuhan/masalah Masjid. Artikel ini bertujuan menggambarkan dan menganalisis Pelatihan Masjid - Empat Pilar Masajidallah pada Masjid Enterprise yang telah berhasil mengajak lebih dari 1.000 pengelola masjid di seluruh Indonesia. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif, kajian bersifat induktif dengan menggunakan data pustaka dari berbagai sumber yang relevan dan analisis dilakukan menggunakan pendekatan teori produk Philip Kotler dan Kevin Lane Keller. Hasil penelitan menunjukkan Pelatihan Masjid - Empat Pilar Masajidallah pada Masjid Enterprise, memperhatikan lima tingkatan produk dalam merancang design pelatihan yang melingkupi: Core benefit, Basic product, Expected product, Augmented product, dan Potential product. Pelatihan Masjid Empat Pilar telah memenuhi indikator kualitas produk, yakni: (1) Memiliki format pelatihan efektif dan efisien; (2) Banyak penawaran fitur istimewa; (3) Alumni pelatihan mampu melakukan transformasi Masjid Empat Pillar: Baitudda’wah, Baitulqur’an, Baitulmaal, dan Baitulmuamalah; (4) Kesesuaian design pelatihan yang melingkupi materi, metode, media dalam mewujudkan core benefit; (5) Perumusan design pelatihan melalui proses organic dan telah diuji oleh funder Masjid Enterprise; (6) Design pelatihan dengan konsep Masjid Empat Pilar memiliki nilai yang bersifat life time; (7) Kemudahan dalam bertanya, memberikan saran, dan konsultasi.
Menghadapi Perubahan dengan Emotional Quotient Leadership: Studi pada TK Islam Safinah Nur Aini, Anisah
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.38

Abstract

Setiap organisasi dihadapkan dengan perubahan. Namun tidak selalu perubahan dalam organisasi akan mampu membawa pada kemajuan. Faktanya, perubahan baik kecil, bertahap, berkelanjutan maupun secara transformasional berefek pada resistensi, penolakan, dan konflik yang mengancam organisasi. Perlunya pemimpin yang siap dan sigap dalam menghadapi situasi tersebut. Artikel ini menyoroti model kepemimpinan berbasis EQ untuk merespon permasalahan resistensi terhadap perubahan transformasional yang tidak jarang membawa pada konflik dan perpecahan di organisasi. Perlunya menghadirkan model kepemimpinan berbasis EQ dalam situasi tersebut untuk menghadirkan nuansa perubahan bukan paksaan namun bersifat empatif yang mampu diterima dan dipelajari oleh anggota. Tujuan pada artikel ini yakni menyusun model penerapan kepemimpinan berbasis EQ untuk merespon perubahan yang terjadi pada TK Islam Safinah. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil dari kajian ini, dengan menerapkan kepemimpinan berbasis EQ memberikan pola baru dalam merespon perubahan, memberikan budaya yang saling empatif. Kontribusi pada artikel ini memberikan gambaran penerapan model kepemimpinan berbasis EQ untuk merespon perubahan pada TK Islam Safinah maupun di organisasi dakwah.
Dakwah Kepada Gen Z: Tinjauan Komponen Manajemen Dakwah Sumardianto, Erdin
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.39

Abstract

Gen Z yang lahir pada rentang tahun 1997 – 2012 merupakan salah satu bonus demografi bagi Indonesia. Pada konteks dakwah, Gen Z menjadi objek dakwah yang sangat potensial untuk digarap. Kesuksesan dakwah pada Gen Z akan berdampak signifikan dalam mewarnai masa depan bangsa Indonesia dengan generasi yang berkualitas dan memiliki dasar-dasar keagamaan yang kuat. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah strategi dakwah yang tepat dan kompatibel dengan karakteristik khas Gen Z. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-teoritis berparadigma basic research dengan metode sintesis antara variabel fundamental dalam teori manajemen dakwah dengan karakteristik khas Gen Z. Data bersumber dari penelusuran pustaka tentang variabel konsep manajemen dakwah dan Gen Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa untuk bisa berdakwah dengan efektif pada Gen Z dibutuhkan produk dakwah yang inklusif, memiliki pertanggungjawaban kuat, tidak dogmatis, memberi pemecahan pada isu-isu kontemporer, dan berdimensi sosial. Penyampaian dakwah yang dibutuhkan Gen Z adalah pesan-pesan yang menyejukkan, menekankan pelibatan partisipasi aktif Gen Z dalam aktivitas dakwah, komunikasi dakwah yang dialogis, dan mengoptimalkan berbagai platform digital seperti podcast, youtube, tiktok, dll. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kajian selanjutnya yang berbasis lapangan sehingga bisa diimplementasikan secara nyata dalam gerak dakwah yang secara khusus menyasar objek dakwah Gen Z.
Formulasi Strategi Penggalangan Dana: Studi Kasus Lembaga Pendidikan Al-Quran (LPQ) Miftahul Jannah Surabaya 2025 Kurniawan, Luqman
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.40

Abstract

Perumusan strategi dalam berbagai aspeknya dilakukan organisasi untuk menyikapi perubahan situasi dan kondisi agar tujuan tercapai. Aspek pendanaan merupakan aspek yang memiliki pengaruh besar terhadap berjalannya program organisasi, oleh karena itu strategi penggalangan dana dibuat dalam rangka menjaga stabilitas keuangan dan operasionalisasi program organisasi, khususnya organisasi nirlaba. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan analisis SWOT dalam perumusan strategi penggalangan dana pada Lembaga Pendidikan Al-Quran (LPQ) Miftahul Jannah Surabaya. Artikel ini juga sekaligus mendalami penggunaan analisis SWOT dalam perumusan strategi jangka pendek dalam kasus penggalangan dana. Pendekatan artikel ini kualitatif deskriptif. Data bersumber dari wawancara, observasi, dan pustaka. Proses analisis menggunakan teori perumusan strategi khususnya analisis SWOT jangka pendek dan teori fundraising. Hasil studi: Pertama, kedalaman strategi sangat dipengaruhi oleh pemahaman bidang kerja. Strategi penggalangan dana LPQ Miftahul Jannah menggunakan direct dan indirect fundraising. Kedua, penggunaan analisis SWOT akan menghasilkan rekomendasi strategi yang masih umum, sehingga dibutuhkan bantuan framework strategi fundraising. Ketiga, ada dua model perumusan strategi jangka pendek yakni menggunakan analisis SWOT atau menggunakan framework bidang tanpa menggunakan analisis SWOT.
Strategi Lembaga Dakwah Berbasis Balanced Scorecard: Resolusi Peningkatan Kinerja LPQ Miftahul Jannah Tahun 2025 Lirizki, Riza
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.41

Abstract

Kinerja lembaga pendidikan Al-Quran (LPQ) mutlak diperlukan untuk menumbuhkan jiwa Qurani anak-anak semenjak dini. Balanced scorecard sebagai salah satu sistem manajemen strategis terkini dapat membantu peningkatan kinerja organisasi melalui prinsip-prinsip yang diusung meliputi prinsip komprehensif, koheren, terukur, dan berimbang. Kajian ini merupakan kajian terapan (applied research) yang menggunakan metode kualitatif untuk menghasilkan usulan desain strategi peningkatan kinerja LPQ Miftahul Jannah Surabaya dengan menerapkan konsep balanced scorecard. Adapun usulan yang dihasilkan yaitu, untuk meningkatkan kinerja, LPQ Miftahul Jannah perlu mengadaptasi skema perspektif balanced scorecard yang relevan dengan konteks lembaga. Perspektif yang diusulkan meliputi perspektif santri dan perspektif keuangan sebagai perspektif yang mencerminkan hasil dan berada pada hierarki teratas. Kedua perspektif tersebut perlu ditopang oleh perspektif proses internal dan perspektif kapabilitas lembaga. Selain itu, kajian ini juga menghasilkan usulan peta strategi LPQ Miftahul Jannah yang terdiri dari 8 sasaran strategis yang dilengkapi dengan 9 lag indicator dan 7 inisiatif strategis untuk meningkatkan kinerja lembaga secara menyeluruh.  
Diagnosa Isu Strategis dalam Perencanaan Organisasi: Studi pada Lembaga Daycare Islami ABC Surabaya Arifianto, Taufan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.42

Abstract

Perencanaan strategis merupakan panduan arah gerak & alokasi sumber daya organisasi untuk mencapai visi-misinya. Dalam perencanaan strategis, manajer perlu menerjemahkan hasil analisis kondisi organisasi menjadi bentuk-bentuk strategi yang akan dijalankan organisasi. Isu strategis memiliki peranan dalam menjembatani hasil analisa kondisi dengan formulasi strategi sehingga output strategi yang dihasilkan akan padu, terkonstruk & relevan. Daycare ABC menghadapi dinamika kondisi yang cukup pelik dan membutuhkan rencana strategis untuk menggambarkan arah gerak Daycare ke depan. Artikel ini betujuan untuk membangun gagasan tentang metode identifikasi & penilaian isu strategis melalui eksperimentasi penerapan prosedur teori. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif rasionalistik dengan menggali berbagai kajian teoretik terkait isu strategis, metode identifikasi & parameter penilaiannya untuk diterapkan pada studi kasus aktual. Artikel ini menghasilkan temuan: (1) Terdapat 5 isu strategis pada Daycare ABC meliputi stabilitas performa, kontrol yang alamiah, minimnya pengguna layanan, strategi promosi yang pasif & monoton serta keterbatasan sarana pemasaran; (2) Isu terkait pemasaran perlu mendapat prioritas tindak lanjut dalam formulasi strategi.

Page 3 of 4 | Total Record : 38