cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN PENDERITA DM TIPE 2 TENTANG KOMPLIKASI DIABETES JANGKA PANJANG (KRONIS) TERHADAP MOTIVASI SELF CARE Engkartini .; Lailatul Koningah; Sodikin .
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i1.312

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan nasional yang mengalami peningkatan setiap tahunya. Data epidemologi diperkirakan pada tahun 2030 prevalensi DM di Indonesia mencapai 21,3 juta orang.Tingginya jumlah penderita DM antara lain disebabkan karena perubahan gaya hidup masyarakat dan tingkat pengetahua. Permasalah utama yang di hadapi oleh klien DM tipe 2 adalah peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) yang dapat memicu timbulnya berbagai komplikasi. Tindakan pengendalian DM untuk mencegah komplikasi sangat diperlukan salah satunya adalah pengetahuan yang baik dan motivasi pasien DM dalam penatalaksanaan self care. Tujuan penelitian mengetahui hubungan pengetahuan penderita DM tipe 2 tentang komplikasi jangka panjang terhadap motivasi self care. Desain penelitian yang digunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 102 dan sampel 50 orang dengan teknik purposive sampling.nalisis data menggunakan rank spearman. Hasil penelitian Pengetahuan penderita DM tipe 2 tentang Komplikasi Jangka Panjang (Kronis) kategori cukup yaitu sebanyak 25 orang (50.0%), Motivasi Self Care kuat yaitu sebanyak 40 orang (80.0%), hubungan pengetahuan penderita DM tipe 2 tentang komplikasi jangka panjang (kronis) terhadap motivasi self care p-value 0,007 < 0,05 dengan nilai rho 0,375 Kesimpulan Terdapat hubungan pengetahuan penderita DM tipe 2 tentang komplikasi jangka panjang terhadap motivasi self care Kata kunci : DM tipe 2, Pengetahuan,  Komplikasi DM, Motivasi, Self Care.
STIGMA SOSIAL SEBAGAI INDIKATOR PENILAIAN HARGA DIRI PADA PASIEN KUSTA DI RS. KUSTA KEDIRI Dyah Ayu Kartika Wulan Sari; Setyawati Soewondo; Lilik Supriati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i1.313

Abstract

Kusta di Indonesia merupakan suatu penyakit yang belum dapat diatasi secara tuntas. Harga diri yang rendah secara progresif dapat mencetuskan beberapa gangguan psikiatri seperti depresi maupun kecemasan yang dapat mempengaruhi pikologis pasien kusta. Faktor yang berhubungan dengan harga diri salah satunya Stigma Sosial. Stigma sosial adalah salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi harga diri pasien kusta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari mempelajari Stigma Sosial Sebagai Indikator Penilaian Harga Diri pada Pasien Kusta di RS. Kusta Kediri. Desain penelitian ini adalah Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jumlah kunjungan pasien kusta yang menjalani rawat inap dan rawat jalan di RS Kusta Kediri. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling yaitu sejumlah 114 pasien. Variabel penelitian adalah faktor harga diri yaitu stigma sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki indikator stigma sosial tertinggi yaitu indikator diskriminasi pada kategori sedang dan indikator stigma sosial terendah yaitu penarikan sosial pada kategori rendah. Kesimpulan penelitian ini bahwa sebagian besar responden memiliki stigma sosial sedang. Kata kunci: Harga Diri, Stigma Sosial, Kusta
PENDIDIKAN KESEHATAN MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETRAMPILAN KADER DALAM TATALAKSANA ANAK SAKIT ISPA Aries Wahyuningsih; Kili Astarani
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i1.314

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang disebut dengan ISPA merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular didunia, penyakit ini seringkali dijumpai pada balita. Salah satu bagian pengendalian ISPA adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam penatalaksanaan kasus dan manajemen program melalui pendidikan kesehatan kepada kader yang merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tugas salah satunya adalah memberikan penyuluhan pada ibu balita. Tujuan penelitian menganalisis potensi pelatihan pendidikan kesehatan anak sakit ISPA terhadap pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam tatalaksana anak sakit ISPA di Kelurahan Bangsal. Desain penelitian adalah Pra Experiment Design bentuk Pre-Post Test Design. Populasi penelitian seluruh kader dengan jumlah sample 20 responden, pengambilan data menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data untuk pengetahuan, sikap dan ketrampilan menggunakan cheklist. Analisis data penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil pada pengetahuan nilai significancy 0,002 (p<0,05), pada sikap nilai significancy 0,001 (p<0,05) pada ketrampilan nilai significancy 0,004 (p<0,05). Kesimpulan, pendidikan Kesehatan meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam tatalaksana anak sakit ISPA di Kelurahan Bangsal Kata kunci:  Infeksi Saluran Pernapasan Akut, Pengetahuan, Sikap dan Ketrampilan
PENERIMAAN DIRI PASIEN KUSTA DI RS KUSTA KEDIRI Maria Anita Yusiana; Dyah Ayu Kartika Wulan Sari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i1.315

Abstract

Faktor internal yang mempengaruhi self esteem adalah penerimaan diri (self acceptance). Penerimaan diri mempengaruhi self esteem karena untuk memiliki perasaan self esteem yang sejati, individu harus mengetahui diri dengan baik dan mampu menilai secara objektif kebaikan dan kelemahan dirinya. Pasien kusta yang menerima diri diartikan sebagai individu yang tidak bermasalah dengan diri sendiri. Hal senada diungkapkan oleh Schultz bahwa untuk memiliki perasaan self esteem yang tinggi, individu harus mampu menerima secara objektif kebaikan dan kelemahan dirinya. Tujuan jangka panjang penelitian adalah mengetahui gambaran penerimaan diri pasien kusta di RS Kusta Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien kusta di RS. Kusta Kediri dengan jumlah sampel yaitu sebesar 30 responden, pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data untuk pengukuran penerimaan diri menggunakan The Self-Acceptance Questionnaire (SAQ). Analisis data penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini sebagian besar pasien kusta memiliki penerimaan diri sedang yaitu sebanyak 17 orang (56,7%). Kata kunci : Penerimaan Diri, Kusta
KONDISI PSIKOLOGIS DAN FISIK DALAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU BEKERJA DI STIKES RS. BAPTIS KEDIRI Rimawati .; Byba Melda; Nurwijayanti .
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i1.316

Abstract

Air Susu Ibu yang selanjutnya disebut ASI merupakan suatu makanan ideal yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi karena komposisi didalamnya sesuai dengan usia bayi seperti lemak, karbohidrat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran kondisi psikologi dan fisik dalam pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja di STIKES RS. Baptis Kediri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Populasi adalah ibu bekerja yang pernah menyusui anaknya. Sampel dari penelitian ini pada penelitian kualitatif disebut dengan sumber, partisipan dan informan. Partisipan dalam penelitian ini adalah ibu bekerja yang pernah menyusui di STIKES RS Baptis Kediri. Hasil penelitian mengambarkan bahwa kondisi psikologis yang tidak baik dapat mempengaruhi kualitas ASI pada Ibu menyusui dan kondisi fisik bahwa adanya rasa tidak nyaman saat ada bendungan ASI di payudaranya. Kesimpulan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa kondisi psikologis dan kondisi fisik sangat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI kepada bayinya.  Kata kunci: Psikologis, Fisik, ASI Ekslusif, Ibu Bekerja
COGNITIVE THERAPY DENGAN PENDEKATAN SYMPTOM MANAGEMENT THEORY DI INTENSIVE CARE UNIT RS. BAPTIS KEDIRI Heru Suwardianto
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i1.317

Abstract

Pasien kritis dengan penurunan fungsi kognitif dapat digambarkan berupa penurunan fungsi mengingat, perhatian, executive function, mental processing speed vision-spatial ability. Pasien kritis dengan penurunan fungsi kognitif disebabkan oleh pengetahuan yang kurang tentang perawatan ICU, ICU delirium, sedasi, gangguan tidur dan hipoksia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cognitive therapy dengan pendekatan symtom management theory di instensive care unit. Desain penelitian ini adalah Randomized Controlled Trials (RCTs) dengan single blinding. Sampel penelitian adalah pasien kritis di ICU RS. Baptis Kediri sebanyak 64 pasien kritis sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Mini-Mental State Examination (MMSE). Data dianalisa menggunakan uji Wilcoxon pada fungsi fisik dan kognitif. Uji beda menggunakan uji Mann-Whitney pada fungsi kognitif dan kontrol antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan cognitive therapy secara signifikan mempegaruhi peningkatan fungsi kognitif (?=0,000) dengan rerata 7,3. Ada perbedaan signifikan pada fungsi kognitif (?=0,000) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan effect size fungsi kognitif 1,9. Penelitian ini menyimpulkan cognitive therapy meningkatkan fungsi fisik dan kognitif pasien kritis di Intensive Care Unit. Kata Kunci:    Intensive Care Unit, Pasien Kritis, Cognitive Therapy, Symtom managment Theory
STUDI FENOMENOLOGI: KEHIDUPAN MASYARAKAT PASKA ERUPSI GUNUNG KELUD TAHUN 2014 DI DESA PUNCU KECAMATAN PUNCU KABUPATEN KEDIRI Lilik Setiawan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.319

Abstract

Bencana di Indonesiamengalami peningkatan yang luar biasa, pada  tahun 2016 mengalami peningkatan 35% dari tahun sebelumnya. Bencana di Indonesia hampir seluruhnya menimbulkan kerugian materi maupun non materi, untuk itu masyarakat Indonesia harus selalu siap karena tidak tahu kapan bencana itu akan dating. Berbagai dampak dari kerugian/kehilangan dari masyarakat merupakan tekanan psikologis bagi warga yang dapat menyebabkan munculnya PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) pasca gempa. Tujuan dari penelitian ini mengeksplorasi kehidupan masyarakat pasca erupsi gunung Kelud di desa Puncu Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretif. Pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara mendalam dengan panduan wawancara semi terstruktur yang melibatkan enam orang partisipan dan dianalis dengan Interpretif Phenomenologi Analisis (IPA). Penelitian ini menghasilkan lima tema meliputi: merasa tentram hidup di lereng gunung, mengutamakan kebutuhan pokok,berusaha memulihkan ekonomi keluarga, bersemangat bertani hidup lagi, mencari ketenangan diri. Melihat gambaran yang dialami masyarakat sangat membutuhkan penanganan yang baik, diperlukan peran dari tenaga kesehatan dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan pada masyarakat yang terdampak erupsi gunung agar dapat memahami, menjalani dan menerima serta bangkit dari kondisi yang dialami.
HUBUNGAN MEKANISME CEDERA DAN TRAUMA ORGAN LAIN DENGAN PROGNOSIS PASIEN CEDERA KEPALA BERAT Nurul Fatwati Fitriana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.320

Abstract

Cedera kepala merupakan suatu kondisi terjadinya cedera pada kepala yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak akibat adanya trauma. Cedera kepala berat mempunyai prognosis yang buruk. Salah satu fakor yang mempengaruhi prognosis cedera kepala berat adalah mekanisme cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruh pronosis cedera kepala di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 80 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah mekanisme cedera dan variabel dependen adalah prognsis dan ISS untuk menilai trauma pada organ lain. Analisa data menggunakan koefisien kontingensi dan spearman.Hasil penelitan menunjukkan hasil yang berhubungan antara trama orn lain (p<0,05). Sedangkan variabel yang lain yaitu mekanisme cedera  tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan prognosis pasien cedera kepala (p>0,05). RSUD Margono Soekarjo diharapkan dapat lebih meningkatkan penatalaksanaan pasien cedera kepala berat.
KANDUNGAN FITOKIMIA DAN ZAT GIZI PADA FORMULASI ES KRIM JAMU KUNYIT ASAM Nurul Hidayah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.321

Abstract

Saat ini jamu merupakan salah satu minuman tradisional khas Indonesia yang kurang diminati oleh masyarakat. karena bentuk sediaan yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan fitokimia dan zat gizi dari formulasi es krim jamu kunyit asam dengan menggunakan 2 formula yang berbeda sehingga dihasilkan suatu produk yang diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi kembali jamu kunyit asam. Formula I menggunakan susu full krim, santan dan gelatin, sedangkan formula II menggunakan  susu UHT, susu skim, dan santan. Analisis data yang digunakan adalah uji organoleptik, analisis kandungan gizi, dan analisis persentase angka kecukupan gizi. Hasil analisis produk menunjukkan bahwa formula II menghasilkan produk es krim kunyit asam yang lebih banyak disukai dibandingkan formula I. Formula II mengandung Karbohidrat 35,63%, lemak 2.19%, protein 1,72% dan kadar abu 0,34%. Presentase angka kecukupan gizi es krim formula II per 100g, jumlah kalorinya sebesar 190,97 Kkal. Kesimpulannya formula II es krim kunyit asam memenuhi standar nasional indonesia untuk sebuah produk es krim dan layak untuk dikonsumsi.  
PERAN MANAJER KEPERAWATAN DALAM MENCIPTAKAN MOTIVASI KERJA PERAWAT Paramita Pasthikarini; Aries Wahyuningsih; Selvia David Richard
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.322

Abstract

Manajer memegang peran penting dalam memotivasi staf untuk mencapai tujuan organisasi. Figur seorang pemimpin harus memiliki karakter berpendidikan dan berpengalaman dalam substansi tugas dan tanggung jawabnya. Tujuan penelitian menggambarkan peran manajer keperawatan dalam menciptkan motivasi kerja perawat berdasarkan masa kerja dan tingkat pendidikan di instalasi rawat inap dan istalasi rawat jalan Rumah Sakit Baptis Kediri. Desain penelitian adalah, Deskriptif. Populasi penelitian semua perawat yaitu 83 responden, pengambilan subjek menggunakan teknik Cluster sampling. Penelitian ini memiliki variabel tunggal yaitu peran manajer dalam menciptkan motivasi kerja perawat. Pengumpulan menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan uji statistik Distribusi Frekuensi. Hasil penelitian menunjukan gambaran peran manajer keperawatan dalam menciptakan motivasi kerja adalah baik yaitu 50 responden (60,2%). Peran manajer keperawatan dalam menciptakan motivasi kerja berdasarkan masa kerja dikatakan baik yaitu 30 responden (36,1%) pada masa kerja kepala ruang adalah 6-10 tahun, dan peran manajer keperawatan dalam menciptakan motivasi kerja dikatakan baik yaitu 44 responden (53,0%)  pada tingkat pendidikan DIII.  Disimpulkan gambaran peran manajer keperawatan dalam menciptakan motivasi kerja perawat adalah baik, dan semakin lama masa kerja dan semakin tinggi tingkat pendidikan tidak berpengaruh pada kemampuan manajer dalan menciptakan motivasi kerja perawat. 

Page 7 of 28 | Total Record : 278