cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA PRASEKOLAH DI POSYANDU BALITA MAWAR DAN KENANGA Yul Siskawati; Dewi Ika Sari Hari Poernomo; Srinalesti Mahanani
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.323

Abstract

Perkembangan motorik merupakan perkembangan Kontrol pergerakan badan melalui koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf tepi, dan otot. Kontrol pergerakan ini muncul dari perkembangan refleks-refleks yang dimulai sejak lahir. Kemampuan gerak dalam keterampilan gerak dasar (fundamental motor skill) menggambarkan derajat penguasaan keterampilan dalam menggunakan jari-jari tangan, koordinasi mata-tangan dan mata-kaki, tempo keseimbangan, serta persepsi visual. Objek dalam penelitian ini adalah untuk mengamati perkembangan motorik anak usia prasekolah di Posyandu Balita Mawar dan Kenanga Kelurahan Bangsal Kota Kediri. Desain penelitian ini menggunakan Deskriptif. Populasi penelitian yaitu semua anak usia prasekolah (4-5 tahun) di Posyandu Balita Mawar dan Kenanga Kelurahan Bangsal Kota Kediri sejumlah 38 anak dengan sampel 34 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel tunggal yaitu perkembangan motorik anak usia prasekolah. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik kasar menunjukkan sebagian besar responden memiliki skor tinggi menunjukkan performa atau keterampilan bagus yaitu sejumlah 32 responden (94,1%), sedangkan perkembangan motorik halus menunjukkan lebih dari 50% yang memiliki skor rendah menunjukkan performa atau keterampilan kurang bagus yaitu sejumlah 18 responden (52,9%). Simpulan dalam penelitian ini adalah perkembangan motorik anak usia prasekolah di Posyandu Balita Mawar dan Kenanga Kelurahan Bangsal Kota Kediri adalah kategori performa atau keterampilan bagus.
KOMPRES HANGAT DAN RELAKSASI NAFAS DALAM EFEKTIF MENURUNKAN NYERI PASIEN REUMATOID ARTRITIS Dimas Alfana Bouries Doliarn’do; Sandy Kurniajati; Erva Elli Kristanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.324

Abstract

Reumatoid Artritis termasuk 5 besar penyakit yang diderita oleh pasien rawat jalan di Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri. Asuhan keperawatan untuk mengurangi nyeri pada pasien reumatoid artritis diantaranya dengan  mengkompres sendi yang sakit dengan air hangat dan relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan efektivitas kompres hangat dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri  pada pasien reumatoid artitis di Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri. Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien reumatoid artitis. Jumlah subjek 36 responden dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Variabel independen kompres hangat, relaksasi nafas dalam dan variabel dependen nyeri. Data dikumpulkan menggunakan  skala nyeri numerik, kemudian di analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Mann-Whitney dengan  tingkat  kemaknaan  ? ? 0,05. Hasil penelitian kompres hangat terbukti efektif menurunkan nyeri dengan p=0,00 (dengan penurunan 1,83) dan relaksasi nafas dalam terbukti efektif menurunkan nyeri dengan p= 0,000 (dengan penurununan 1,33). Kedua terapi tersebut tidak ada beda signifikan dalam menurunkan nyeri dengan p=0,88. Disimpulkan kompres hangat dan teknik relaksasi nafas dalam efektif mengurangi nyeri tapi tidak ada perbedaan signifikan dalam mengurangi nyeri pada pasien dengan rheumatoid arthritis.
PENGETAHUAN PASIEN PRE OPERASI DALAM PERSIAPAN PEMBEDAHAN Andika Kurniawan; Erlin Kurnia; Akde Triyoga
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.325

Abstract

Tindakan operasi atau pembedahan merupakan peristiwa komplek yang menegangkan, sehingga selain mengalami gangguan fisik akan memunculkan pula masalah psikologis  yang dapat berakibat pada perubahan fisiologis pasien sebelum menjalani operasi. Dengan mengetahui berbagai informasi selama operasi maka diharapkan pasien menjadi lebih siap menghadapi operasi. Penelitian ini bertujuan untuk Mempelajari Gambaran Pengetahuan Pasien Pre Operasi Dalam Persiapan Pembedahan di Ruang Rawat Inap Hosana dan Agape Rumah Sakit Baptis Kediri. Desain penelitian ini adalah Deskriptif. Populasi penelitian adalah Semua pasien yang akan menjalani operasi di Ruang Rawat Inap Hosana dan Agape Rumah Sakit Baptis Kediri. Sampel yang diambil 44 responden menggunakan teknik Purposive sampling. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan pasien pre operasi. pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis penelitian menggunakan distribusi frekuensi. Dari penelitian ini didapatkan bahwa pasien pre operasi memiliki yang pengetahuan pengetahuan baik 2 responden (4,9%), pengetahuan cukup 8 responden (19,5%), dan pengetahuan kurang yaitu 31 responden (75,6%) tentang penjelasan biaya operasi, pemberian obat-obatan pre medikasi, melepaskan perhiasan prostheses dll, menjalin rambut lipstik kutek dihapus, pemasangan kateter/NGT/kencing spontan, penyertaan hasil laboratorium, dan penyertaan hasil radiologi. Kesimpulan dari penelian ini didapatkan sebagian besar pasien pre operasi memiliki pengetahuan kurang tentang persiapan pembedahan yaitu 31 responden (75,6%).
ADAPTASI PSIKOLOGIS IBU POSTPARTUM (FASE TAKING- IN) DI RUMAH SAKIT Ni Komang Gita Rasmi; Maria Anita Yusiana; Dian Taviyanda
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.326

Abstract

Dalam menjalani adaptasi setelah melahirkan, ibu akan mengalami 3 fase yaitu, fase taking-in, fase taking-hold, fase letting-go. Dalam fase taking-in ibu akan mengalami masalah seperti emosi selama postpartum, ketidak nyamanan fisik seperti rasa sakit perinium, pembekakan payudara dan kelelahan semuanya berpengaruh terhadap reaksi negatif postpartum.Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari gambaran adaptasi psikologis ibu post partum (fase taking-in) di Rumah Sakit Baptis Kediri. Rancangan penelitian  menggunakan desain deskriptif. Populasi semua ibu postpartum. Besar sampling sebanyak 15 responden dengan consecutive sampling. Variabel yang digunakan adalah adaptasi psikologis ibu postpartum (fase taking-in). Instrumen berupa lembar observasi. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan  adaptasi psikologis ibu postpartum (fase taking-in) pada katagori cukup sebanyak 9 responden (60,0%), pada kategori baik sebanyak 6 responden (40,0%). Kesimpulan adaptasi psikologis ibu postpartum (fase taking-in) lebih dari 50% mampu beradaptasi dengan cukup, oleh karena itu petugas kesehatan (perawat) perlu memberikan penyuluhan terhadap ibu postpartum dan diharapkan ibu mampu melewati fase taking-in.
MOTIVASI PENATALAKSANAAN EMPAT PILAR DIABETES MELLITUS PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS Nataliel Dwi Prayoga; Tri Sulistyarini; Erva Elli Kristanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.327

Abstract

Jumlah penderita Diabetes Mellitus didunia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, hal ini berkaitan dengan perubahan pola hidup tradisional ke modern.Penderita Diabetes Mellitus belum melaksanakan penatalaksanaan empat pilar Diabetes Mellitus dan cenderung hanya mengkonsumsi obat saja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari gambaran motivasi pasien Diabetes Mellitus tentang penatalaksanaan empat pilar Diabetes Mellitus Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Baptis Kediri.Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif.Populasi penelitian adalah semua pasien Diabetes Mellitus dengan jumlah sampel sebesar 36 responden, pengambilan data menggunakan teknik Purposive Sampling.Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu motivasi pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 tentang penatalaksanaan Empat Pilar Diabetes Mellitus.Pengumpulan data untuk mengukur motivasi penatalaksanaan empat pilar Diabetes menggunakan kuesioner.Penyajian data penelitian ini menggunakan tabel distribusi frekuensi. Didapatkan hasil motivasi penatalaksanaan edukasi cukup (80,5%), gizi medis cukup (75%), olahraga cukup (83,4%) dan obat cukup (55%).Disimpulkan gambaran motivasi pasien Diabetes Mellitus tentang penatalaksanaan empat pilar Diabetes Mellitus termasuk kategori cukup dan masih perlu ditingkatkan kembali.
PELATIHAN PENANGGANAN KORBAN TERSEDAK TERHADAP PEMAHAMAN TUJUAN, PROSEDUR, KEWASPADAAN, DAN EVALUASI TINDAKAN Heru Suwardianto; Erawati .
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.328

Abstract

Korban tersedak banyak terjadi pada kelompok perkumpulan masyarakat salah satunya di sekolah. Korban tersedak harus mendapatkan pertolongan pertama untuk selanjutnya mendapatkan pertolongan lanjutan untuk meningkatkan kemungkinan selamat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh efektifitas pelatihan penangganan korban tersedak pada siswa SMA Katholik ST. Augustinus Kota Kediri. Desain Penelitian adalah pra eskperimen. Populasi adalah semua murid SMA Kristen yang ada di Kota Kediri. Sampel sebanyak 22 responden Teknik sampling menggunakan Dispoportionate Statified Random Sampling. Variabel independen adalah pelatihan penanganan korban tersedak. Variabel dependen adalah pemahaman tentang tujuan tindakan, prosedur, kewaspadaan, dan evaluasi tindakan. Alat ukur menggunakan Analog Range Scale (ARS 0-10): Keterampilan, Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dengan ?<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak responden berusia 16 tahun berada di kelas XI IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah pelatihan penanganan korban tersedak yaitu pada tujuan tindakan (?=0,000), prosedur tindakan (?=0,000), kewaspadaan tindakan (?=0,000), dan evaluasi tindakan (?=0,000) pada murid di SMA Katholik St. Augustinus Kota Kediri.Responden terjadi peningkatan pemahaman terhadap tujuan, prosedur, kewaspadaan, dan evaluasi tindakan setelah dilakukan pelatihan penanganan korban tersedak.
PENGARUH PRACTICE BASED SIMULATION MODEL TERHADAP CRITICAL THINKING DI NURSING SKILL LABORATORY Retno Issroviatiningrum; Shanti Wardaningsih; Novita Kurnia Sari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i1.329

Abstract

ABSTRAK Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan keperawatan khususnya untuk mendukung peserta didik menjadi perawat profesional memerlukan proses pembelajaran dengan menggunakan fasilitas keterampilan klinis. Practice based simulation model didasarkan pada teori belajar konstruktif yang menegaskan bahwa pengetahuan tidak pasif ditransfer dari pendidik kepada peserta didik, tetapi dibangun oleh peserta didik melalui pengolahan pengalaman dan interaksi dengan lingkungan mereka. Dengan metode simulasi di laboratorium dapat mendorong mahasiswa untuk menggunakan critical thinking dalam mengambil keputusan dalam mengatasi masalah tanpa merugikan pasien yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh practice based simulation model terhadap critical thinking pada mahasiswa semester VI di FIK Unissula Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Quasy – Experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Pengambilan sampel dengan teknik  simple random sampling dengan jumlah 21 responden baik kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test dan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian selisih peningkatan critical thinking pada kelompok intervensi sebanyak 11.95 poin dan pada kelompok kontrol 2.05. Practice based simulation model berpengaruh terhadap critical thinking dengan nilai p=0.00<0.05. Disimpulkan bahwa practice based simulation model mempengaruhi critical thinking pada mahasiswa semester VI FIK Unissula Semarang. Kata kunci: Practice based simulation model, critical thinking
HUBUNGAN RESPONSE TIME PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DI INSTALASI GAWAT DARURAT Samfriati Sinurat; Indra Hizkia Perangin-angin; Josephine Christabel Lombu Sepuh
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v5i1.330

Abstract

Response Time merupakan kecepatan dalam penanganan pasien oleh perawat ≤5 menit saat tibanya pasien di unit pelayanan kesehatan. Response Time dengan penanganan kecepatan yang sudah berstandar dapat menjadi proses pelayanan yang baik di IGD sehingga pasien dapat merasakan kepuasan dari pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Response Time Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Desain penelitian menggunakan rancangan survey analitik dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan sampel pasien BPJS yang berobat di IGD Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan sebanyak 87 responden. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi Response Time Perawat dan lembar kuesioner Tingkat Kepuasan Pasien. Response Time perawat sebanyak 82,8% “tepat” yaitu ≤5 menit dan Tingkat Kepuasan pasien BPJS sebanyak 75,9%  “puas”. Hasil uji Fisher’s Exact didapatkan p=0,007 (p<0,05), menunjukkan ada hubungan Response Time Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS di Ruangan IGD Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2018. Diharapkan agar Response Time perawat tetap ditingkatkan dalam melakukan tindakan pelayanan dan memodifikasi ruangan yang ada sebagai ruang tunggu keluarga di ruangan IGD untuk meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit, sehingga tingkat kepuasan pasien lebih baik lagi.
HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN PARTISIPASI BELAJAR KELOMPOK MAHASISWA PRODI NERS Lilis Novitarum; Mardiati Barus; Timo Rauli Lumban Gaol
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v5i1.331

Abstract

Kepribadian salah satu sikap dan perbuatan yang unik yang menyebabkan dirinya berbeda dengan yang lain. Setiap orang memiliki tipe kepribadian yang berbeda-beda dimana tipe kepribadian akan mempengaruhi partisipasi belajar kelompok mahasiswa. Tingkat partisipasi belajar kelompok disebabkan karena adanya motivasi belajar yang kurang, egois yang tinggi, acuh tak acuh terhadap tugas kelompok, dan kurangnya kesadaran dalam mengerjakan tugas kelompok. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dengan partisipasi belajar kelompok mahasiswa Prodi Ners Tingkat II di STIKes Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 91 responden dan pengampilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Alat pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner tipe kepribadian dan partisipasi belajar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tipe kepribadian kurang baik (76,9%) dan partisipasi belajar kelompok sedang (53,8%).  Hasil uji statistic fisher’s exact test nilai p = 0,035 (p-value< 0,05). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan tipe kepribadian dengan partisipasi belajar kelompok mahasiswa.
PENGGUNAAN METODE SIMULASI DALAM PENINGKATAN CRITICAL THINKING: LITERATURE REVIEW Achmad Vindo Galaresa; Sri Sundari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v5i1.332

Abstract

Practice Based Simulation Model adalah model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang dikembangkan dengan tujuan untuk mencapai integrasi simulasi yang efektif. Practice Based Simulation Model didasarkan pada teori belajar konstruktif yang menegaskan bahwa pengetahuan tidak pasif ditransfer dari pendidik kepada peserta didik, tetapi dibangun oleh peserta didik melalui pengolahan pengalaman dan interaksi dengan lingkungan mereka. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk memberikan tinjauan penelitian yang sistematis mengenai dampak pelatihan simulasi terhadap pemikiran kritis perawat. Metode dalam tinjauan ini, menilai kualitas metodologi penelitian yang diulas, tanpa menerapkan pembatasan mengenai negara, pengaturan kesehatan perawatanatau periode waktu. Hasil dari penelitian inia adalah pengaruh metode simulasi dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa perawat dan perawat. Untuk mengoptimalkan interpretasi ini, pertama-tama kita akan mengklarifikasi hasil temuan penelitian.

Page 8 of 28 | Total Record : 278