cover
Contact Name
Jamali
Contact Email
jamalikemenag@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
api@ypmma.org
Editorial Address
Jl. B. Aceh – Medan GP. Pasir Putih Kec. Peureulak Aceh Timur
Location
Kab. aceh timur,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia
Published by Yayasan YPMMA
ISSN : 29640350     EISSN : 29640334     DOI : https://doi.org/10.58477/api
Core Subject : Education,
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia, e-ISSN: 2964-0334 dan p-ISSN: 2964-0350 adalah jurnal akses terbuka dan gratis yang diterbitkan oleh Divisi Penelitian, Institut YPMMA, Indonesia. Penulis dapat mengirimkan naskah dalam bentuk Makalah Penelitian, Makalah Tinjauan, Artikel Informatif, Studi Komparatif, Studi Kasus, Bab Disertasi, Proposal Penelitian, dan Sinopsis. Tujuan kami adalah untuk mendidik dan menghubungkan komunitas ilmu sosial global. Ini adalah sumber daya yang berharga bagi akademisi dan mereka yang tertarik dengan analisis terkini tentang isu-isu kebijakan publik dalam pendidikan. Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia bertujuan untuk memfasilitasi dan mempromosikan penyelidikan dan diseminasi hasil penelitian tentang pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, pendidikan guru, pendidikan khusus, pendidikan dewasa, pendidikan non-formal, dan setiap perkembangan dan kemajuan baru di bidang pendidikan. Ruang lingkup Jurnal kami mencakup: Pendidikan bahasa dan sastra Pendidikan ilmu sosial Pendidikan olahraga dan kesehatan Pendidikan ekonomi dan bisnis Pendidikan matematika dan ilmu alam Pendidikan vokasional dan teknik Pendidikan seni visual, tari, musik, dan desain
Articles 35 Documents
Meningkatkan Kemampuan Menyusun Modul Melalui Metode Latihan Terbimbing Bagi Guru MTsS KP. Beusa Rizayanti; Siti Aminah
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) melalui pendekatan bimbingan dan pendampingan di MTsS KP. Beusa, Kabupaten Aceh Timur. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah delapan orang guru yang telah mengikuti sertifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penyusunan KKM pada setiap siklusnya. Pada siklus pertama, beberapa guru belum mampu melengkapi seluruh komponen KKM, seperti kompleksitas, intek siswa, dan daya dukung. Namun, melalui proses refleksi dan bimbingan, terjadi peningkatan pada siklus kedua. Persentase kelengkapan komponen daya dukung meningkat dari 62% menjadi 100%, intek siswa dari 81% menjadi 94%, dan kompleksitas dari 81% menjadi 94%. Adapun komponen intek siswa pencapaian kompleksitas meningkat dari 56% menjadi 78%. Hasil ini menunjukkan bahwa bimbingan secara berkelanjutan mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun KKM secara menyeluruh dan sesuai standar. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pendekatan serupa dalam upaya peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Dampak Penggunaan Handphone terhadap Akhlak Anak di Gampong Paya Unoe Syarifah Rauzah
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i1.255

Abstract

Akhlak terpuji merupakan bagian penting dalam pendidikan anak. Di era kemajuan teknologi, anak rentan terhadap penyimpangan perilaku, salah satunya melalui penggunaan handphone. Handphone menjadi alat komunikasi praktis yang banyak diberikan orang tua kepada anak untuk mendukung kelancaran komunikasi, terutama bagi keluarga yang belum memiliki telepon kabel atau tinggal di daerah dengan akses telepon umum terbatas. Selain itu, handphone juga berguna untuk komunikasi dengan teman dan akses multimedia yang membantu anak tidak tertinggal teknologi. Namun, penggunaan handphone juga membawa risiko negatif terhadap akhlak anak, seperti munculnya perilaku konsumtif, pemborosan pulsa, kecanduan game, akses konten negatif, serta menurunnya kepekaan sosial. Oleh karena itu, perlu pembinaan dalam penggunaannya, terutama terkait konsumsi, penggunaan pulsa, perilaku sosial, dan kontrol terhadap konten hiburan. Penelitian ini dilakukan di desa Paya Unoe dengan tujuan mengkaji pengaruh handphone terhadap akhlak anak. Metode yang digunakan adalah random sampling, dengan sampel sebanyak 11 dari 44 anak (25%), melalui teknik ordinal random sampling.  
Transformasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter dan Profesionalisme Pendidikan Razali
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i1.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi pendidikan karakter di sekolah, khususnya dalam aspek keteladanan, komunikasi, inovasi, konsistensi nilai, dan pelibatan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 30 guru yang bekerja langsung di bawah kepemimpinan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru (60%) menilai kepala sekolah memberikan keteladanan yang sangat baik dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab. Komunikasi dan koordinasi dinilai positif oleh 87% guru, mencerminkan gaya kepemimpinan yang partisipatif. Namun, inovasi dalam pembinaan karakter dinilai masih kurang optimal oleh 23% responden. Konsistensi dalam penerapan nilai karakter mendapat penilaian sangat baik dari 56% guru. Sementara itu, keterlibatan guru dalam perencanaan program karakter menunjukkan variasi, menandakan perlunya peningkatan kolaborasi antara kepala sekolah dan guru. Temuan ini mempertegas bahwa kepemimpinan kepala sekolah memainkan peran kunci dalam keberhasilan pendidikan karakter di sekolah.
Peningkatan Kemampuan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Kegiatan MGMP di MAN 3 Aceh Timur Tahun 2024 Helmiah; Jamali
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i1.259

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Workshop/MGMP dapat meningkatkan Kemampuan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada Mata Pembelajaran. Adapun Implementasi merupakan penerapan terhadap Kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka dimana guru merubah menset kebiasaan lama ke yang baru, untuk merubah hal tersebut memerlukan waktu, maka peneliti ingin guru MAN 3 Aceh Timur. Pada Tahun Ajaran 2024/2025 sudah dapat melaksanakan Kurikulum Merdeka bagi kelas X, XI, XII dengan baik. Berdasarkan hasil analisis pada masing- masing siklus menunjukkan peningkatan Guru dalam mengkaji Silabus dan menyusun Modul pada mata pembelajaran Kurikulum Merdeka. Melalui kegiatan Workshop/MGMP juga dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka pada mata pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, sebelumnya dilaksanakan pra siklus dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada pra siklus guru baru 22% tuntas, pada siklus I tuntas 78% dan ada peningkatan 56%, sedangkan siklus II ketuntasan 91%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengkaji silabus dan menyusun Modul kegiatan MGMP perlu diperhatikan.
Optimalisasi Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Menuju Madrasah Bermutu di MTsN 9 Aceh Timur Muhammad Yusuf; Jamali
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v2i2.261

Abstract

Sekolah berbasis kearifan lokal memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengenal, memahami, dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk program, pelaksanaan, dan strategi manajemen pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Aceh Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek terdiri dari wakil kepala sekolah, komite sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan tiga fungsi manajerial utama dalam program ini, yaitu: (1) Perencanaan berbasis visi-misi sekolah dan kebutuhan lingkungan, dilakukan secara partisipatif dengan mempertimbangkan kesiapan sumber daya; (2) Pelaksanaan mencakup arahan, pembagian tugas, pembentukan tim kerja, penyediaan fasilitas, serta kolaborasi dengan masyarakat; (3) Pengawasan dilakukan untuk menilai kesesuaian pelaksanaan dengan rencana dan memperbaiki kinerja secara berkelanjutan. Dalam kepemimpinannya, kepala sekolah menerapkan gaya demokratis, otokratis, dan paternalistik sesuai situasi dan karakter guru, guna menciptakan lingkungan kerja yang efektif dan mendukung budaya mutu. Strategi ini mendukung tercapainya sekolah yang berprestasi dan berkarakter lokal.
Penerapan Model Kooperatif Tipe STAD dan Kuis untuk Meningkatkan Pemahaman Bilangan Bulat pada Santri Kelas VII di PKBM Cerdas Mandiri Liza Arisna Rahman
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan semangat siswa dalam mata pelajaran Matematika, khususnya pada materi Bilangan bulat, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan kegiatan kuis di kelas VII PKBM Cerdas Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 24 orang. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan membandingkan peningkatan dari pra-siklus ke tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif STAD dan kuis efektif meningkatkan semangat, aktivitas, dan hasil belajar siswa. Pembelajaran klasikal meningkat dari 40% pada pra-siklus menjadi 92% pada siklus II. Pembelajaran kooperatif STAD meningkat dari 91,66% menjadi 97,91%, sedangkan pembelajaran melalui kuis meningkat dari 59,45% menjadi 93,16%. Rata-rata hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 65 pada siklus I menjadi 79,61 pada siklus III, dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif STAD dan kegiatan kuis dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk mengatasi rendahnya hasil belajar dan semangat siswa, khususnya dalam pembelajaran Matematika tentang Bilangan bulat.
Peran Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Akademik di Akademi Keuangan Perbankan Nusantara Jamali
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i2.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen pendidikan dalam meningkatkan mutu akademik di Akademi Keuangan Perbankan Nusantara dengan dukungan penuh dari yayasan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam mengenai berbagai peran dalam manajemen pendidikan dan kontribusi yayasan terhadap pengembangan akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pimpinan akademi, dosen, mahasiswa, serta unit-unit pendukung lainnya, dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan yayasan yang komprehensif memainkan peran sentral dalam memastikan kelancaran operasional dan pengembangan kualitas pendidikan. Direktur, Wakil Direktur Akademik, Wakil Direktur Non-Akademik, Ketua Program Studi, dan unit akademik lainnya bekerja secara kolaboratif untuk merancang kebijakan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan industri keuangan dan perbankan. Yayasan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan, baik dalam bentuk dana, fasilitas, pelatihan, maupun penguatan sistem manajemen mutu. Sinergi antara manajemen pendidikan dan yayasan berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kualitas pengajaran, fasilitas, serta relevansi kurikulum dengan perkembangan industri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Akademi Keuangan Perbankan Nusantara dalam meningkatkan mutu akademik tidak terlepas dari peran serta yayasan yang memberikan dukungan penuh, baik dari segi sumber daya maupun kebijakan. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif antara manajemen pendidikan dan yayasan dapat menjadi model yang relevan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang perbankan dan keuangan.
Optimalisasi Kemampuan Guru MTsS KP. Beusa dalam Penyusunan Modul Kurikulum Merdeka melalui Pendekatan SGM Rizayanti
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i2.264

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru di MTsS KP. Beusa dalam menyusun Pengembangan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Small Group Mentoring (SGM). Penelitian ini dilaksanakan pada periode Juli hingga September 2024, dengan melibatkan 12 orang guru dari tiga madrasah tersebut sebagai subjek penelitian. Prosedur penelitian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi dan evaluasi. Data utama yang digunakan adalah produk guru berupa Pengembangan Kurikulum Merdeka, sedangkan data pendukung meliputi tingkat partisipasi guru dalam kegiatan pembelajaran dan respon guru terhadap pelaksanaan kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penilaian produk, dan angket, kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menyajikan data secara naratif. Kesahihan analisis data dijamin dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir siklus II: (1) rata-rata nilai Pengembangan Kurikulum yang dihasilkan oleh guru adalah 88,6; (2) 11 guru (100%) memperoleh nilai di atas 80; (3) partisipasi guru dalam kegiatan mencapai 90,9%; dan (4) 92,7% peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan Small Group Mentoring (SGM) secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan guru-guru MTsS KP. Beusa dalam Menyusun Pengembangan Modul Kurikulum Merdeka.
Upaya Meningkatkan Ketuntasan Belajar Tema "Teks Eksposisi" Melalui Discussion Method pada Siswa Kelas X MAN 2 Aceh Timur Putriana
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i2.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah penerapan discussion method dapat meningkatkan aktivitas dan ketuntasan belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia materi Teks Eksposisi di kelas X MAN 2 Aceh Timur. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 2 Aceh Timur tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 24 orang. Data diperoleh melalui teknik observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan discussion method dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran materi Teks Eksposisi. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 1,46 dengan persentase 29,23%, siklus II sebesar 3,15 dengan persentase 63,08%, dan siklus III sebesar 4,23 dengan persentase 84,62%, yang tergolong dalam kategori baik. Dengan demikian, aktivitas siswa mengalami peningkatan di setiap siklus, membuat pembelajaran menjadi lebih aktif dan efektif. Selain itu, penerapan discussion method juga mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 66,68 dengan persentase ketuntasan 50,00%, meningkat pada siklus II menjadi 77,5 dengan persentase ketuntasan 75,00%, dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 82,92 dengan persentase ketuntasan 100,00% mencapai tuntas belajar secara klasikal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan discussion method efektif dalam meningkatkan aktivitas dan ketuntasan belajar siswa pada materi Teks Eksposisi di kelas X MAN 2 Aceh Timur.
Melalui Metode Problem Based Learning Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Tentang Zakat Di Kelas X Man 3 Aceh Timur Syarifah Rauzah
Jurnal Aktual Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/api.v3i2.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas X MAN 3 Aceh Timur dalam materi Zakat dengan penerapan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan reflektif. Metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi antara ceramah, tanya jawab, dan penugasan, yang diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam memahami konsep-konsep terkait Zakat, serta mengembangkan keterampilan mereka dalam menerapkan pengetahu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II, dengan setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran yang bervariasi memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Pada Siklus I, setelah menerapkan metode yang lebih interaktif, rata-rata nilai pre-test siswa adalah 52, sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 60, dengan peningkatan sebesar 15,38%. Pada Siklus II, dengan perbaikan lebih lanjut, rata-rata nilai pre-test siswa adalah 56 dan nilai post-test meningkat menjadi 68, dengan peningkatan sebesar 21,43%. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan yang digunakan dalam meningkatkan pemahaman siswa. Secara keseluruhan, persentase siswa yang memperoleh nilai di atas 60 meningkat dari 88,46% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang tepat dan berkelanjutan dapat meningkatkan hasil belajar Zakat siswa secara signifikan, memberikan dasar yang kuat untuk pembelajaran yang lebih efektif di masa depan. Dengan demikian, pembelajaran dengan metode Problem Based Learning tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep-konsep teoretis, tetapi juga memfasilitasi siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan nyata.

Page 3 of 4 | Total Record : 35