cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF DENGAN STRATEGI LIGHTENING THE LEARNING CLIMATE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN PADA SISWA KELAS VII E SMPN 1 GONDANGREJO TAHUN AJARAN 2011/2012 Aisyiyah, Nur; Setyaningsih, Endang; Chalimah, Siti
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.708 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: keaktifan dan hasil belajar biologi siswa kelas VII E SMPN 1 Gondangrejo pada pokok materi Organisasi Kehidupan, Tahun Ajaran 2011/2012 dengan menerapkan strategi pembelajaran Lightening The Learning Climate (mengurangi suasana belajar formal). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi, dan evaluasi dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menganalisis data perkembangan siswa dari siklus I sampai dengan siklus II melalui tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan hasil belajar di setiap siklus. Rata-rata kelas hasil belajar aspek kognitif siklus I sebesar 74,06 dengan prosentase ketuntasan 62,5%, siklus II sebesar 81,56 dengan prosentase ketuntasan 93,75%. Rata-rata kelas hasil belajar aspek afektif siklus I sebesar 12,69 (termasuk katagori berminat), siklus II ranah afektif sebesar: 15,09 (termasuk kategori berminat). Sedangkan prosentase afektif siswa yang bekerjasama dalam kelompok pada siklus I mencapai 37,5%, pada siklus II meningkat sebesar 78,13%, keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan dan mengemukakan pendapat pada siklus I mencapai 18,75%, pada siklus II sebesar 46,88%, perhatian siswa saat guru menjelaskan pada siklus I sebesar 34,38%, pada siklus II sebesar 90,63%, keaktifan dalam bekerja sistematis siklus I sebesar 78,13%, siklus II mengalami peningkatan menjadi 93,75%.  Berdasarkan dari penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Lightening The Learning Climate dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar biologi materi organisasi kehidupan pada siswa kelas VII E SMPN 1 Gondangrejo Tahun Ajaran 2011/2012.   Kata Kunci: Strategi Lightening The Learning Climate, Keaktifan dan Hasil Belajar.
PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SOURCE OF THE NEWEST AND MOST ACTUAL SCIENCE INFOMTATION UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN KIMIA UNSUR Catur Saputro, Agung Nugroho
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4070.755 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian tentang penggunaan internet sebagai sumber informasi terbaru dan aktual untuk meningkatkan minat belajar mahasiswa dalam perkuliahan kimia unsur telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1). Mengetahui penilaian mahasiswa terhadap kinerja dosen saat memberikan kuliah kimia unsur 2). Mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap pemberian materi materi aktual dari internet yang berupa artikel-artikel tentang aplikasi unsur dan senyawa dalam perkuliahan kimia unsur. Penelitian ini dilakukan dengan cara pemberian kuisioner kepada mahasiswa di akhir perkuliahan kimia unsur. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah 1) Menurut penilaian mahasiswa, dosen pengampu mata kuliah kimia unsur telah mempunyai kinerja yang cukup baik dalam melaksanakan perkuliahan kimia unsur. 2). Lebih dari 50% mahasiswa setuju jika dalam perkuliahan kimia unsur diberikan materi-materi aktual dari internet untuk me-mutakhir-kan pengetahuan mereka tentang aplikasi unsur dan senyawanya.Kata kunci : internet, minat belajar, kimia unsur.
PEMBELAJARAN BIOLOGI KONTEKSTUAL BERKARAKTER IMTAQ MELALUI STRATEGI PARENT’S DAY Irwandi, Irwandi
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 3 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.348 KB)

Abstract

Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching Learning, CTL) atau pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Pembelajaran biologi bisa membawa peserta didik untuk lebih mengenal tentang segala sifat dan karakter yang dimodelkan makhluk hidup sebagai ciptaan Tuhan. Sehingga akan sangat mudah kita menerapkan pendidikan karakter pada peserta didik yang membangun peningkatan   keimanan dan ketakwaan melalui pesan-pesan moral yang dikemas dalam pembelajaran biologi berbasis karakter. Pembelajaran berbasis Parent?s day atau Hari Orang Tua di sekolah adalah mendatangkan orang tua siswa ke sekolah yang mempunyai keahlian khusus, dimana keahliannya tersebut berkaitan dengan materi pelajaran di sekolah. Kata kunci: Pembelajaran biologi kontekstual, karakter imtaq, Parent?s day
PENERAPAN METODE “ACTIVE LEARNING” UNTUK MENINGKATKAN PERHATIAN BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MAHASISWA PRODI P. BIOLOGI FKIP UNS Rusnaini, Rusnaini
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.34 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan metode active learning dapat meningkatkan minat mahasiswa semester II prodi P. Biologi FKIP UNS tahun ajaran 2008/2009. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada pada siklus I prosentase rata-rata nilai kognitifnya 73,45% dan pada siklus II meningkat menjadi 84,60%, sedangkan nilai afektif yaitu perhatian mahasiswa pada saat pembelajaran yang diperoleh dari hasil pengisian angket perhatian mahasiswa pada siklus I yaitu 61,72% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83, 80%. Terjadinya peningkatan ini dipengaruhi oleh penerapan metode active learning. Penggunaan metode ini membuat mahasiswa lebih tinggi tingkat pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pembelajaran atau materi kuliah karena mahasiswa diwajibkan untuk mencari materi dari berbagai sumber belajar, melakukan diskusi partisipatif dan juga dituntut untuk rnemberikan penilaian, penerimaan, dan penanggapan terhadap pendapat mahasiswa lain. Proses pembelajaran dengan menerapkan metode active learning pada siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada prosentase rata-rata kelas tiap siklus yaitu sebagai berikut: hasil pengisian angket afektif minat belajar mahasiswa siklus I 65,50% dan siklus II 85,30%, untuk tes evaluasi siklus I 77,20% dan siklus II 86,75%.
HUBUNGAN KINERJA MENGAJAR DOSEN DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN IPA DI SD PADA MAHASISWA PROGRAM D2 PGSD KAMPUS VI KEBUMEN FKIP UNS Warsiti, Warsiti
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.854 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kinerja mengajar dosen dan motivasi belajar dengan prestasi belajar pendidikan IPA di SD pada mahasiswa program D2 PGSD Kampus VI Kebumen FKIP UNS.Penelitian ini dilaksanakan di Kampus VI Kebumen pada mahasiswa semester III Tahun Akademik 2009/2010. Populasi penelitian sebanyak 193 orang mahasiswa dan sampel diambil sebanyak 60 orang dengan teknik random sampling. Metode penelitian adalah metode diskriptif. Pengumpulan data dengan angket dan dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier multipel dan korelasi parsil.Hasil analisis data dihasilkan persamaan regresi y = 26, 0667 + 0, 1292 X1 + 0, 2193 X2. Fhitung dengan dk (2, 57) sama dengan 21, 3312 lebih besar dari Ftabel = 3, 14 dengan taraf signifikansi 5 %, artinya koefisien korelasi multipel tersebut berarti. Untuk uji keberartian koefisien regresi linier multipel ditunjukkan oleh harga thitung lebih besar dari ttabel dengan dk 57 pada taraf signifikansi 5 %. t1hitung  = 2, 1522; t2 hitung = 3, 9129; ttabel = 1, 67. Uji korelasi  parsil ditunjukkan oleh harga ry 1. 2 = 0, 3416; ry 2 . 1 = 0, 4659 dengan N = 60, rtabel = 0, 254. Dan thitung lebih besar dari ttabel, artinya koefisien korelasi parsil berarti. Besarnya sumbangan relatif dari kinerja mengajar dosen sebesar 28, 1162 % dan motivasi belajar 71, 8838 % dan sumbangan efektifnya 12, 0357 % dan 30, 7712 %.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara kinerja mengajar dosen dan motivasi belajar dengan prestasi belajar pendidikan IPA di SD pada mahasiswa program D2 PGSD. Kinerja mengajar dosen memberikan sumbangan lebih kecil dibanding motivasi belajar. Kata Kunci: Kinerja Mengajar Dosen, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA SISWA KELAS VIII-A DI MTS. MIFTAHUL HUDA JATISARI 2011/2012 Fatkhurrokhim, M. Agung; Utami, Budhi
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.768 KB)

Abstract

ABSTRAK   Salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa adalah dengan  penerapan pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pada Problem Based Learning pembelajaran ditekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk menemukan konsepmateri yang dipelajari dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari- hari.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil  belajar  biologi siswa kelas VIII-A MTs. Miftahul Huda Jatisari setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi dengan 3 kali pertemuan dalam setiap siklusnya. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A tahun pelajaran 2011/2012 MTs Miftahul Huda Jatisari Ds. Krenceng Kec. Kepung  Kab. Kediri berjumlah 20 siswa. Data yang diperoleh berupa aktivitas dan hasil belajar siswa serta data pendukung berupa aktivitas guru dan catatan lapangan. Aktivitas belajar siswa diukur berdasarkan peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa dan taraf keberhasilan tindakan, sedangkan hasil belajar siswa diukur dengan membandingkan skor tes sebelum tindakan dengan skor tes dalam tindakan siklus I dan siklus II serta ketuntasan belajar siswa pada tiap siklus. Instrumen penelitian berupa soal tes, lembar observasi kegiatan guru dan siswa, serta catatan lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal-hal prinsip yang harus diperhatikan untuk dapat menerapkan 5 tahapan PBL untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, yaitu: (1) membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan memperhatikan kekhasan materi yang dipilih oleh peneliti, (2) memilih materi yang karakternya mengharuskan siswa berinteraksi dengan kehidupan nyata, (3) membuat permasalahan yang kompleks, (4) menetapkan alokasi waktu dengan tepat, Aktivitas siswa 61,76% (cukup baik) di siklus 1 meningkat menjadi 77,81% (baik) di siklus 2. Sedangkan hasil belajar siswa  materi pertumbuhan dan perkembangan diperoleh data  sebanyak 55% (11 siswa) memperoleh nilai  nilai KKM di siklus 1 meningkat sebesar 30% sehingga menjadi 85% (17 siswa) di siklus 2.   Keywords: Problem Based Learning (PBL), aktivitas, hasil belajar.
EKSPLORASI KERAGAMAN SPESIES SEMUT DI EKOSISTEM TERGANGGU KAWASAN CAGAR ALAM TELAGA WARNA JAWA BARAT Noor, Meiry F.; Raffiudin, Rika
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.099 KB)

Abstract

Keragaman semut sangat berlimpah dan tergantung pada garis lintang, kondisi lingkungan dan aktivitas manusia. Penggunaan lahan yang berlebihan dapat mengakibatkan adanya dominansi sampai penurunan keragaman. Kawasan Cagar Alam Telaga Warna (CATW) merupakan kawasan asli yang dikelilingi dengan berbagai aktivitas manusia baik perkebunan teh maupun pariwisata, oleh karena itu perlu dilakukan eksplorasi keragaman semut sebagai indikator lingkungan yang terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh aktifitas manusia terhadap keaslian CATW dengan membandingkan keragaman semut di perkebunan teh sekitar CATW dan di kawasan CATW. Data dikumpulkan dengan sampling  plot berukuran 10X10 meter berdasarkan ketinggian yang sama yaitu 1400 dan 1500 meter. Tehnik pengumpulan dengan pitfall trap, bait trap dan pengambilan langsung manual. Keragaman semut yang terkumpul dianalisis dengan indeks Shannon dan Indeks Simpson, sedangkan perbedaan keragaman dianalisis dengan Uji ANOVA. Hasil uji indeks Shannon dan Indeks Simpson menunjukkan keragaman tertinggi di kawasan CATW ketinggian 1400 m (2,17 dan 6,43) dan terendah di Kebun teh ketinggian 1400 m (0,7 dan 1,32). Hasil uji ANOVA pada indeks keragaman Shannon-Wienner  dengan derajat kebebasan 3 dan 4, serta taraf signifikansi 0.05, didapatkan F-hitung lebih kecil dari t-tabel  (2.73<6.59). Begitu pula dengan indeks keragaman Simpson dengan derajat kebebasan 3 dan 4, serta taraf signifikansi 0.05, didapatkan F-hitung lebih kecil dari t-tabel  (0.87<6.59), hal ini tidak menunjukkan adanya perbedaan. Dengan demikian, keberadaan semut di Kawasan CATW tidak dipengaruhi aktifitas manusia.  Kata kunci : Indeks Shannon, bioindikator, konservasi, insekta
PUDARNYA KEARIFAN LOKAL DALAM PEMANFAATAN TANAMAN SONGGA (STRYCHNOS LIGUSTRINA) (STUDI KASUS DI KEC. HU’U KAB. DOMPU, NTB) Hasan, Rubangi Al
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.918 KB)

Abstract

ABSTRAK Tanaman songga (Strychnos ligustrina) merupakan tanaman berkhasiat obat yang telah banyak dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat Hu?u. Masyarakat banyak mengambil dari hutan dan memanfaatkan tanaman songga sebagai obat, terutama malaria. Hu?u merupakan daerah yang sering terjangkit wabah malaria Penelitian ini bermaksud mencari faktor yang mempengaruhi pudarnya kearifan lokal masyarakat dalam memanfaatkan tanaman songga sebagai bahan obat. Metode penelitian dilakukan dengan wawancara menggunakan bantuan kuesioner dan diperdalam dengan wawancara mendalam (indepth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap pudarnya kearifan lokal masyarakat dalam pemanfaatan songga adalah tuntutan ekonomi. Jika sebelumnya masyarakat hanya memanfaatkan songga untuk kebutuhan pengobatan mereka sendiri (subsisten), maka seiring dengan adanya komersialisasi tanaman songga, masyarakat kemudian beralih memanfaatkan tanaman songga untuk dijual guna memenuhi kebutuhan hidup. Meskipun demikian sebenarnya kontribusi penjualan kayu songga terhadap peningkatan ekonomi masyarakat tidak signifikan. Justru yang terjadi adalah semakin langkanya tanaman songga di hutan dimana masyarakat bergantung untuk pengobatan. Akibat lebih lanjut adalah degradasi hutan dan lingkungan hidup masyarakat. Kata kunci : songga, kearifan lokal, pudar.
ANALISIS PROFIL PROTEIN PADA TAHAP PERKEMBANGAN BUAH KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA (L.) Sulistiono, Sulistiono; Sumardi, Issirep; Purwantoro, Azis
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.634 KB)

Abstract

ABSTRAK   Perkembangan buah kacang tanah hanya terjadi di dalam tanah. Organ yang membawa buah masuk ke dalam tanah adalah ginofor yang terbentuk setelah fertilisasi terjadi. Apabila buah tidak masuk ke dalam tanah maka, embrio, biji dan buah kacang tanah tidak dapat berkembang. Setiap tahap dari perkembangan tumbuhan dipengaruhi oleh protein spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil protein pada setiap tahap perkembangan buah kacang tanah. Analisis profil protein dilakukan pada beberapa tahap perkembangan buah yaitu pada umur 0, 4, 6, 15, 18 dan 23 hari setelah anthesis (hsa), baik pada buah yang berkembang (masuk ke dalam tanah) maupun tidak berkembang (tidak masuk ke dalam tanah), serta akar, batang dan daun menggunakan   metode SDS-PAGE (sodium dodecyl sulphate-polyacrylamide gel electrophoresis).  Profil protein pada buah berbeda dengan profil protein pada akar, batang dan daun. Protein dengan berat molekul 124 kDa kemungkinan berperan dalam mengontrol perkembangan buah kacang tanah.   Kata kunci: Arachis hypogaea, profil protein, perkembangan buah
LESSON STUDY DALAM PERKULIAHAN BIOLOGI UMUM DENGAN SOCIOSCIENTIFIC ISSUES-BASED INSTRUCTION UNTUK CHARACTER BUILDING W. Subiantoro, Agung; Paidi, Paidi; Ariyanti, Nur Aeni
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.141 KB)

Abstract

ABSTRAK   Telah dilakukan kegiatan Lesson Study (LS) dalam rangka pengembangan kompetensi pendidik bidang biologi di perguruan tinggi untuk agar mengembangkan dan mengimplementasikan pembelajaran biologi yang berorientasi pada character building sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Secara spesifik, fokus pencapaian kegiatan LS ini adalah: 1) pengembangan kemampuan dosen biologi dalam mengembangan dan mengimplementasikan pembelajaran biologi umum dengan socioscientific issues-based instruction secara kolegial dalam tim LS, dan 2) menumbuhkembangkan karakter peduli dan reflective judgement mahasiswa pendidikan kimia dalam konteks ilmu biologi umum. Prosedur pelaksanaan LS ini mengikuti tahap-tahap plan-do-see, yang dilaksanakan sebanyak tiga putaran. Instrumen yang digunakan meliputi: 1) perangkat pembelajaran biologi umum berbasis socioscientific issues, 2) lembar pengamatan aktivitas dosen, 3) lembar pengamatan aktivitas belajar mahasiswa, dan 4) lembar penilaian reflective judgment. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan LS menunjukkan adanya dinamika, tantangan dan hambatan yang dialami baik oleh dosen model maupun subjek mahasiswa.   Kata kunci: lesson study, biologi umum, socioscientific issues, character building