cover
Contact Name
Budirman
Contact Email
mediapengmas@poltekkes-mks.ac.id
Phone
+6281342567647
Journal Mail Official
mediapengmas@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya Kusuma Raya No. 46 Banta-Bantaeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Implementasi Riset Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 27227480     DOI : https://doi.org/10.32382/mirk.v5i2
Jurnal Media Implementasi Riset Kesehatan adalah jurnal ilmiah yang dipublikasioleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Makassar. Jurnal Media Implementasi Riset Kesehatan merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Media Implementasi Riset Kesehatan fokus pada hasil-hasil pengabdian masyarakat dalam lingkup ilmu kesehatan mencakup ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan lingkungan, ilmu farmasi, analis kesehatan atau laboratorium medis, ilmu gizi, fisioterapi, kesehatan gigi, ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 73 Documents
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Peningkatan 25 Keterampilan Dasar di Kecamatan Biringkanaya Hartono, Rudy; Rusli, Rusli; Amir, Aswita; Andini, Mira; Hasanah, Besse Uswatun
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1888

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kader Posyandu di Kecamatan Biringkanaya dalam 25 keterampilan dasar yang mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari kesehatan ibu dan anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya keterampilan kader dalam memberikan layanan dasar yang komprehensif, sehingga berdampak pada efektivitas program Posyandu. Selain itu, kurangnya pengetahuan tentang kesehatan remaja, pencegahan penyakit tidak menular, serta perawatan lansia menghambat optimalisasi pelayanan di Posyandu. Solusi yang ditawarkan adalah melalui pelatihan intensif, pendampingan, dan monitoring secara berkelanjutan. Luaran yang diharapkan mencakup peningkatan kompetensi kader, tersedianya modul pelatihan, serta peningkatan cakupan layanan kesehatan masyarakat di seluruh siklus kehidupan. Dengan pendekatan berbasis komunitas, program ini akan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pelatihan Kader Posyandu Sebagai Upaya Peningkatan Edukasi Gizi Dan Kesehatan Masyarakat Di Kelurahan Laikang Zakaria Zakaria; Sukmawati Sukmawati; Fatmawaty Suaib; Erlani Erlani
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.1880

Abstract

Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, merupakan wilayah yang menghadapi tantangan serius dalam aspek kesehatan dan gizi masyarakat. Tingginya prevalensi gizi buruk dan stunting pada balita, rendahnya pengetahuan gizi, serta sanitasi perorangan dan lingkungan yang belum memadai menjadi permasalahan utama yang perlu mendapat perhatian. Faktor sosial ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat yang relatif rendah turut memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu sebagai agen edukasi gizi dan kesehatan. Pendekatan yang dilakukan meliputi pelatihan dan workshop interaktif yang berfokus pada peningkatan pengetahuan gizi, praktik higienitas, serta kemampuan kader dalam menyampaikan pesan gizi kepada masyarakat. Evaluasi kegiatan menggunakan metode pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi kader. Jumlah kader dengan kategori pengetahua dan keterampilan “sangat baik” meningkat dari 15 orang (60%) menjadi 21 orang (84%) setelah pelatihan. Hasil ini menunjukkan efektivitas program dalam memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan gizi dan kesehatan di masyarakat. Kader yang telah memiliki keterampilan baru diharapkan mampu menerapkannya secara berkelanjutan dalam kegiatan Posyandu di Kelurahan Laikang.
Intervensi Deteksi Dini Anemia Dan Promosi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di Kabupaten Jeneponto Muhammad Askar; Mardiana Mustafa; Hamsar Hasfat; Muhammad Fahrul Hidayat
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.1926

Abstract

Masalah anemia pada remaja putri di Kabupaten Jeneponto masih serius, ditandai dengan prevalensi mencapai 30% pada anak usia sekolah. Permasalahan ini diperburuk oleh rendahnya pengetahuan dan sikap remaja mengenai anemia, tingginya persepsi hambatan terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta belum adanya sistem deteksi dini Hb yang terintegrasi di sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kepatuhan konsumsi TTD melalui intervensi deteksi dini anemia dan promosi kesehatan berbasis Health Belief Model (HBM). Metode pelaksanaan meliputi: 1) deteksi dini kadar Hb menggunakan Hemocue pada 54 remaja putri, 2) intervensi edukasi interaktif pre-post test yang mencakup simulasi cara minum TTD dan manajemen efek samping, dan 3) monitoring dan evaluasi kepatuhan. Hasil menunjukkan bahwa intervensi edukasi efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri secara signifikan. Peningkatan pengetahuan teramati pada 74,07% siswa, dan 96,30% siswa memiliki sikap Sangat Baik pasca intervensi. Program deteksi dini berhasil memetakan status anemia dan berfungsi sebagai cues to action. Kesimpulannya, intervensi terpadu deteksi dini dan promosi kesehatan HBM berhasil meningkatkan kesadaran dan merubah sikap positif remaja putri, yang menjadi dasar penting untuk mencapai target kepatuhan konsumsi TTD berkelanjutan.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Terapi Rolling Massage Punggung (Pijat Oksitosin) Untuk Memperlancar Produksi Asi Di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare Muhammad Asikin; I Takko Podding; Muhammad Nuralamsyah; Rahman Rahman
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2044

Abstract

Pemberian ASI Ekslusif masih menjadi hambatan pada mayoritas ibu di Kecamatan Bacukuki, pemberian ASI non-ekslusif diakibatkan oleh kurangnya produksi ASI pada masa postpartum, adapun tujuan kegiatan ini diharapkan peserta mampu memahami dan mempraktikkan Terapi Rolling Massage atau pijat oksitosin untuk meningkatkan dan memperlacar produksi ASI. Pada tanggal 8 September 2025 dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berlokasi di Posyandu Peduli Kasih Kelurahan Galung Maloang yang diikuti oleh 26 orang dan Posyandu Sumber Usaha Kelurahan Lompoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare sebanyak 27 orang ibu balita. Kegiatan diawali dengan Pre test dengan menggunakan lembar observasi dengan jumlah pertanyaan sebayak 10 nomor dengan kategori penilaian hasil baik,cukup,kurang, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi penyuluhan kesehatan sekaligus simulasi Terapi Massage punggung, setelah itu kemudian dilakukan Post test. Adapun hasil pengukuran pengetahuan peserta semakin baik dari 15,4% meningkat menjadi 61,5% setelah mengikuti penyuluhan dan simulasi di Kelurahan Galung Maloang dan 11,1% menjadi 55,5% di Kelurahan Lompoe. Adapun kesimpulan dalam kegiatan pendidikan kesehatan ini adalah terjadi peningkatkan pengetahuan ibu baduta dalam melakukan Terapi Massage punggung atau Pijat Oksitosin untuk meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI).
Pemberdayaan Masyarakat Desa Bontobirao Melalui Edukasi Dan Praktik Pembuatan Ekoenzim Untuk Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Setiawan Kasim; Budirman Budirman
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2049

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Bontobirao, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, akibat belum optimalnya pemanfaatan limbah dapur yang berpotensi mencemari lingkungan. Ekoenzim merupakan inovasi berbasis fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai produk ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik melalui pembuatan ekoenzim. Kegiatan dilaksanakan pada bulan [isi bulan dan tahun pelaksanaan] dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan praktik kepada 40 peserta. Evaluasi menggunakan desain pretest-posttest dan observasi keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata [isi nilai pretest] menjadi [isi nilai posttest] atau meningkat sebesar [isi persentase/selisih], serta [isi persentase] peserta mampu memproduksi ekoenzim sesuai prosedur. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif-partisipatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. Pendekatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang aplikatif dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.
Efektivitas Sosialisasi dan Simulasi Kegawatdaruratan Anak Dalam Meningkatkan Kecerdasan Tanggap Darurat Orangtua di Kelurahan Karunrung Kota Makassar Abd Hady Junaidi; Hariani Hariani; Muhammad Nur
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2099

Abstract

Di Kota Makassar, kasus insidensi kegawatdaruratan anak masih tinggi yakni rata-rata lebih dari 1.200 kasus per tahun, terdiri atas: 30-40% kasus kejang demam, 20-30% infeksi berat (ISPA, diare), 15-25% trauma/cedera, 5-10% DBD dan infeksi spesifik, 5-10% kasus epilepsi dan neurologi lain, dan <5% lainnya. Tujuan Pengabmas Program Kemitraan Wilayah (PKW) menganalisis efektivitas sosialisasi dan simulasi kegawatdaruratan anak dalam meningkatkan kecerdasan tanggap darurat orang tua. Metode pendekatan a pilot study of quasi-experiment pre and post-test one group. Lokasi mitra Kelurahan Karunrung Kecamatan Rappocini Kota Makasssar, melibatkan 50 partisipan orangtua berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen pengukuran variabel: lembar checklist, dan soal. Hasil, pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan simulasi kegawatdaruratan anak bersifat efektif dalam meningkatkan kecerdasan tanggap darurat orang tua dari 26% menjadi 80% (interval 66% - 94%), dengan kontribusi rata-rata dari keseluruhan indikator adalah 54%. Besaran kontribusi bervariasi pada setiap indikator dengan distribusi, yakni masing-masing 70% (nilai kontribusi paling besar) untuk indikator motivasi dan persepsi (tergolong efektif), 66% (terbesar kedua) untuk indikator perilaku (tergolong efektif), 50% (terbesar ketiga) untuk indikator pengalaman (tergolong efektif), masing-masing 44% untuk indikator pengetahuan dan keterampilan (tergolong cukup efektif), dan 40% (cukup efektif) untuk indikator kemampuan tindakan. Namun terlepas dari kontribusi yang efektif tersebut, hasil sosialisasi dan simulasi masih menyisakan 6% - 34% (atau rata-rata 20%) partisipan dengan tingkat kecerdasan tanggap darurat yang kurang/ rendah, dengan distribusi: 34% (terbanyak) pada indikator kemampuan tindakan, 30% pada indikator pengalaman, 26% pada indikator keterampilan, 20% pada indikator pengetahuan, masing-masing 10% pada indikator motivasi dan persepsi, serta 6% (terkecil) pada indikator perilaku
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalate Kota Makassar Zulaeha Amdadi; Sitti Mukarramah; Suriani B
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2100

Abstract

Masalah stunting masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia dan berkaitan erat dengan kurang optimalnya pemenuhan gizi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung upaya promotif dan preventif terkait kesehatan ibu dan anak, namun pengetahuan kader mengenai 1000 HPK masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu mengenai pentingnya 1000 HPK dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Tamalate Kota Makassar. yang dipilih menggunakan metode total sampling. Metode yang digunakan berupa ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet dan lembar balik. Evaluasi kegiatan dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2024 menggunakan lembar observasi dan checklist penilaian penguasaan materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian peserta mencapai 100%, dengan hasil evaluasi menunjukkan bahwa : 90,0% peserta mampu menjelaskan kembali pengertian 1000 HPK dan stunting; 83,3% peserta mampu menyebutkan penyebab dan dampak stunting; 86,7% peserta mampu menjelaskan pentingnya ASI eksklusif; 80,0% peserta mampu menjelaskan pemanfaatan Buku KIA; 93,3% peserta mampu menjelaskan peran kader dalam pencegahan stunting dan mengawal 1000 HPK; serta 86,7% peserta mampu mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan baik. Kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader posyandu mengenai pentingnya 1000 HPK dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas VI tentang Pencegahan Kecacingan melalui Penyuluhan Kesehatan Interaktif di SD Inpres Baraya 1 Makassar Juherah Juherah; Budirman Budirman; Erlani Erlani
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2117

Abstract

Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya masih tinggi pada anak usia sekolah dasar dan berdampak pada pertumbuhan, status gizi, serta kemampuan belajar, dengan rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai faktor risiko utama yang perlu ditangani melalui intervensi edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang kecacingan dan upaya pencegahannya melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di UPT SD Inpres Baraya 1 Makassar pada bulan Oktober 2025 dengan sasaran siswa kelas VI sebanyak 23 orang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan secara edukatif dan interaktif melalui presentasi, diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, serta pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest–posttest untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa pada seluruh aspek yang dinilai, meliputi pengertian kecacingan, jenis-jenis cacing, penyebab, dampak, serta pencegahan kecacingan, dengan nilai pretest pada rentang 56–65% meningkat menjadi 91–96% pada posttest. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai penerapan PHBS sebagai strategi pencegahan kecacingan pada anak usia sekolah
Edukasi Gizi Periode Emas Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Preventif Stunting Di Wilayah Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Marhaeni Marhaeni; Afriani Afriani; Hastuti Husain
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2161

Abstract

Kesehatan maternal masih menghadapi tantangan berat dalam berbagai permasalahan, pemenuhan gizi adalah rentetan dari masa remaja, pra hamil hingga masa hamil, persalinan dan nifas hingga masa menyusui yang berujung pada bayi diusia rentan dalam grand period age, selanjutnya menjadi penentu menuju kualitas sumberdaya manusia di berbagai bidang. Stunting secara global menjadi prioritas, dengan proporsi 22% atau 149,2 juta balita, bervariasi diantara Negara-negara. Indonesia (21,5%), Sulawesi Selatan (27,4%), kota Makassar (5,2%), dan di wilayah Puskesmas Kassi-Kassi terdapat 45% dari 144 subyek. Edukasi gizi pada ibu hamil bertujuan memaksimalkan pengetahuan mereka tentang pemenuhan gizi sebagai upaya preventif, dengan metode edukatif melalui pelatihan secara interaktif. menggunakan leaflet yang telah dirancang sebelumnya. Jumlah sasaran sebanyak 10 peserta yakni ibu hamil. Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapatkan respon serta antusias dari peserta. Hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan peserta dengan perbandingan rerata 55.34, hasil pre-test meningkat menjadi rerata 96,67 pada post-test  dan secara statistik hasil uji beda berpasangan diperoleh p.value = 0,000<0,05, artinya metode edukatif menggunakan leaflet sangat efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Luaran kegiatan ini berupa kekayaan intelektual, peningkatan penerapan IPTEKS, dan perluasan jejaring sosial membangun kerjasama lintas program dan lintas sektoral demi terbentuknya perilaku baru dalam kesehatan maternal untuk pencegahan stunting.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Anemia dan Hubungannya Dengan Kecacingan Pada Masyarakat di Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini Makassar Mursalim Mursalim; Rafika Rafika; Muhammad Nasir
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2178

Abstract

Anemia dan kecacingan merupakan dua masalah kesehatan yang masih banyak dijumpai di masyarakat, terutama pada wilayah dengan sanitasi kurang optimal dan rendahnya tingkat pengetahuan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, Makassar mengenai penyakit anemia, faktor risikonya, serta hubungannya dengan infeksi kecacingan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pemutaran media edukasi, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet kepada peserta serta pemeriksaan laboratorium meliputi Pemeriksaan faeces dan Pemeriksaan Hemoglobin . Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan Pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 22 - 28 September 2025di SDN Cilallang Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini Makassar. Dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang yang diikuti sebanyak 3 kelas yaitu Kelas 1, Kelas 2 dan Kelas 3 serta orang tua murid dan Guru guru di SDN Cilallang. di dapatkan ada 4 orang mengalami penurunan hemoglobin dan ditemukan 1 orang terinfeksi kecacingan Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura dari 49 sampel