cover
Contact Name
Muhammad Azmi
Contact Email
borneorec@gmail.com
Phone
+6282110908360
Journal Mail Official
borneorec@gmail.com
Editorial Address
Jl. Revolusi Gg. 11 No. 6B, Kel. Lok Bahu, Kec. Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Gawi: Journal of Action Research
ISSN : -     EISSN : 28091108     DOI : https://doi.org/10.59329/gawi
Core Subject : Education,
Gawi: Journal of Action Research focused on scientific research with action in the educational environment. This journal is published twice a year. We have accepted any article with the scope of action research in any scientific knowledge.
Articles 56 Documents
Mengembangkan Kemampuan Berbicara Melalui Model Problem Based Learning dan Metode Bermain Peran Pada Anak Usia Dini Azzahra, Nor Maulida; Anggreani , Chresty
Gawi: Journal of Action Research Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v4i1.185

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan berbicara anak kelompok A. Upaya pemecahan masalah ini dengan menggunakan model Problem Based Learning dan metode Bermain Peran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan kemampuan berbicara anak. Pendekatan yang digunkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan 6 pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok A TK Aisyiyah 2 Banjarmasin dengan 17 anak. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa aktivitas guru telah terlaksana dengan kategori Sangat Baik, aktivitas anak memperoleh Sangat Aktif dan hasil capaian perkembangan kemampuan berbicara anak mendapat memperoleh 91% dengan kategori Berkembang Sangat Baik. Disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dan metode Bermain Peran dapat meningkatkan perkembangan kemampuam berbicara anak. Disarankan penggunaan Problem Based Learning dan metode Bermain Peran sebagai referensi pembelajaran efektif untuk mewujudkan hasil peningkatan perkembangan kemampuan berbicara anak.
Mengembangkan Motivasi dan Aspek Kognitif Menggunakan Model MAPLE pada Anak Taman Kanak-Kanak Norliana, Norliana; Cinantya, Celia
Gawi: Journal of Action Research Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v2i1.187

Abstract

Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah rendahnya motivasi dan hasil perkembangan aspek kognitif anak dalam mengenal bentuk, warna, dan ukuran dikarenakan pembelajaran bersifat satu arah, kurang menarik dan abstrak. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis motivasi dan hasil perkembangan koginitif anak dalam mengenal bentuk warna dan ukuran dengan menggunakan model MAPLE. Dengan pendekatan menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilakukan empat kali pertemuan. Setting penelitian ialah 9 orang anak kelompok A TK Kenanga Banjarmasin. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi serta penilaian aktivitas guru, motivasi, dan hasil perkembangan kognitif anak. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang dipaparkan dalam tabel dan grafik beserta indikator keberhasilan perkembangan yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aktivitas guru pertemuan 4 telah mencapai skor 30 dengan kategori Sangat Baik. Pada motivasi anak pertemuan 4 secara klasikal mencapai skor 89% dengan kategori Hampir Seluruh Anak Termotivasi dan pada pertemuan 4 hasil perkembangan kognitif anak secara klasikal mencapai skor 89% anak berhasil mendapatkan kategori BSB dan BSH.
Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak dalam Menggunting Gambar Sesuai Pola Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Kertas Warna Bergambar Maulidha, Siti; Purwanti, Ratna
Gawi: Journal of Action Research Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v3i1.188

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak dalam menggunting gambar sesuai pola. Hal ini disebabkan oleh kurang optimalnya stimulasi motorik halus yang diberikan kepada anak serta tidak adanya keterlibatan aktif anak dalam kegiatan terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil capaian perkembangan motorik halus anak. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian tidakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan selama 3 kali pertemuan di TK Rangganala. Jumlah total anak dalam penelitian sebanyak 10 orang anak (8 anak laki-laki dan 2 anak perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, serta penilaian aspek perkembangan motorik halus anak. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan analisis cross tabulasi yang digambarkan dalam bentuk tabel, grafik dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan pertama mendapat skor 19 dengan kategori “Cukup Baik” dan terus mengalami peningkatan hingga pertemuan ketiga dengan skor 31 kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak pada pertemuan pertama dengan persentase 60% artinya sebagian kecil anak aktif dan terus mengalami peningkatan hingga pertemuan ketiga dengan persentase 100% artinya seluruh anak aktif. Hasil capaian perkembangan motorik halus anak pada pertemuan terkahir mencapai 100% artinya anak berhasil mendapatkan ketegori berkembang sangat baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Kertas Warna Bergambar pada aktivitas dan capaian perkembangan motorik halus anak dapat meningkat dan berkembang dengan baik, sehingga diharapkan untuk penelitian selanjutnya menjadi bahan informasi dan bagi sekolah dapat mengembangkannya.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Pembelajaran PBL Pada Mata Pelajaran IPAS Wiyono, Ketang; Fathurohman, Apit; Patriot, Evelina Astra; Saparini, Saparini; Adiputro, Ratno
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik SDN 34 Palembang melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 30 peserta didik kelas V SDN 34 Palembang. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar meningkat dari 45,45% pada pra-siklus menjadi 77,48% pada siklus I, dengan kategori "Sedang" (N-Gain 0,59). Pada siklus II, rata-rata skor meningkat menjadi 96,65%, dengan kategori "Tinggi" (N-Gain 0,85), dan 100% peserta didik berada pada kategori "Sangat Baik". Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Adapun implikasi dari penelitian ini adalah perlunya integrasi metode PBL dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, relevan, dan mampu meningkatkan motivasi peserta didik secara berkelanjutan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Yati, Rahma Ina; Maya Kesumasari, Eva; Ratumbuysang, Monry Fraick Nicky Gilian
Gawi: Journal of Action Research Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v4i1.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X-7 SMA Negeri 2 Banjarmasin tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik 40 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar observasi, tes dan angket yang ketiganya dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Hasil belajar peserta didik secara keseluruhan meningkat dari siklus I sampai siklus III yaitu terlihat dari rata-rata pretest dan posttest siklus I sebesar 50.18 dan 62.98 meningkat pada siklus II menjadi 68.33 dan 81.50. kemudian kembali meningkat pada siklus III menjadi 70.85 dan 90.81. Selain itu, terlihat dariN-Gain yang juga mengalami peningkatan yaitu 0,40 (sedang) pada siklus I, 0,65 (sedang) pada siklus II, dan 0,75 (tinggi) pada siklus III. (2) adanya peningkatan aktivitas pendidik dan peserta didik selama proses pembelajaran. (3) terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. (4) respon peserta didik cenderung positif dimana peserta didik menyatakan senang terhadap pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media wordwall ini. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Berbantuan Media wordwall dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi di kelas X-7 SMA Negeri 2 Banjarmasin.
Improving Kindergarten Children's Exploratory Ability through Project-Based Learning, Experimental Activities, and Loose Parts Media: A Classroom Action Research Study Anisa, Nor; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i2.170

Abstract

Exploratory ability is a central indicator of cognitive development in early childhood because it enables children to observe, question, manipulate objects, test ideas, and construct explanations from direct experience. The preliminary condition in a kindergarten class in Banjarmasin showed that only 4 of 12 children (33%) demonstrated developing exploratory ability, while 8 children (67%) remained in the not-yet-developed category. This classroom action research aimed to improve teacher activity, children's learning activity, and children's exploratory ability by integrating Project-Based Learning, experimental activities, and loose parts media. The participants were 12 kindergarten children aged 5-6 years (5 boys and 7 girls). The intervention was implemented in four meetings through planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation sheets, documentation, interviews, and an exploratory ability assessment rubric. The data were analyzed descriptively using percentages, cross-tabulation, and trend interpretation. The results showed consistent improvement across meetings. Teacher activity increased from a score of 25 (61%, fairly good) in Meeting 1 to 38 (93%, very good) in Meeting 4. Children's classical activity increased from 25% to 100%, and the proportion of children who achieved successful exploratory development increased from 16.7% to 100%. The findings indicate that the integration of project work, simple experiments, and open-ended loose parts materials can create a concrete, playful, and inquiry-oriented learning environment that supports children's exploratory behavior. The study contributes practical evidence for early childhood teachers who seek to transform monotonous worksheet-based instruction into active, child-centered, and developmentally appropriate learning.
Improving Kindergarten Children's Fine Motor Development through Montessori Practical Life Activities Integrated with Project-Based Learning Norhasan, Norhasan; Wahyudi, Muhammad Dani
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i2.189

Abstract

Fine motor competence is a foundational component of early childhood development because it supports children's readiness to participate in drawing, writing, manipulating learning materials, self-care routines, and early mathematical activities. This classroom action research aimed to describe teacher activity, children's learning activity, and children's fine motor development after the implementation of Montessori Practical Life activities integrated with Project-Based Learning (PjBL). The study was conducted in a kindergarten class in Banjarmasin, Indonesia, involving 14 Group A children, consisting of eight boys and six girls. The action was implemented in two cycles across four meetings. Data were collected through observation sheets, interviews, documentation, and a fine motor development rubric, and were analyzed descriptively using percentage achievement and category interpretation. The findings indicated continuous improvement across all observed dimensions. Teacher activity increased from 50% in Meeting 1 to 96% in Meeting 4, children's learning activity increased from 14% to 93%, and classical fine motor development increased from 36% to 100%. The results suggest that combining Montessori Practical Life and PjBL can create concrete, meaningful, child-centered, and product-oriented learning experiences that stimulate hand-eye coordination, finger control, concentration, independence, collaboration, and task completion. Nevertheless, the findings should be interpreted cautiously because the study involved one small class and did not use a comparison group. The study contributes practical classroom evidence on how everyday-life Montessori activities can be strengthened through project-based learning to support fine motor development in early childhood education.
Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Project-Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Bahan Alam Rabi’ah, Rabi’ah; Purwanti, Ratna
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i2.192

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan komponen penting kesiapan sekolah karena mendukung koordinasi visual-motorik, kesiapan pra-menulis, pengendalian perhatian, serta kemandirian anak dalam aktivitas kelas. Hasil observasi awal pada anak kelompok B TK Harapan Bunda menunjukkan bahwa sebagian anak masih mengalami kesulitan menggunting sesuai pola dan mengoordinasikan gerakan mata-tangan selama kegiatan pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, dan capaian perkembangan motorik halus anak melalui rancangan pembelajaran terpadu yang mengombinasikan model project-based learning (PjBL), metode demonstrasi, dan media bahan alam. Subjek penelitian adalah 16 anak usia 5-6 tahun. Tindakan dilaksanakan dalam empat pertemuan melalui siklus perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, dokumentasi, wawancara, dan penilaian unjuk kerja indikator motorik halus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bertahap pada seluruh aspek. Aktivitas guru meningkat dari skor 19 (59%; cukup aktif) pada pertemuan pertama menjadi skor 32 (100%; sangat aktif) pada pertemuan keempat. Aktivitas anak meningkat dari 6% (kurang aktif) menjadi 100% (sangat aktif). Capaian perkembangan motorik halus anak meningkat dari 31% pada kategori berkembang sesuai harapan/berkembang sangat baik pada pertemuan pertama menjadi 100% pada pertemuan keempat. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi PjBL, demonstrasi langsung, dan kegiatan kolase berbahan alam menyediakan stimulasi yang bermakna, multisensori, dan sesuai perkembangan untuk meningkatkan ketepatan menggunting, kontrol jari, konsentrasi, serta koordinasi mata-tangan anak.
Integrasi Pendidikan Multikultural dengan Memanfaatkan Kearifan Lokal dalam Membentuk Sikap Toleransi Handayani, Nurlaili; Malihah, Elly; Komalasari, Kokom; Nurbayani, Siti
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.265

Abstract

Penelitian tentang pendidikan multikultural di sekolah menengah pertama umumnya masih terfokus pada kurikulum nasional atau pendekatan universal, tanpa secara khusus mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dapat diintegrasikan secara sistemik untuk merespons krisis toleransi dan civic problem seperti sentimen kelompok serta menurunnya rasa saling menghormati. Penelitian ini mengisi gap tersebut dengan kebaruan pada eksplorasi pola integrasi pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal dalam konteks SMP Negeri di Kota Mataram, wilayah dengan heterogenitas etnis (Sasak, Samawa, Mbojo, Bali) yang belum banyak dijadikan sebagai lokus studi kasus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola integrasi pendidikan multikultural serta faktor pendukung dan penghambatnya dengan memanfaatkan kearifan lokal. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan triangulasi. Temuan pertama, integrasi pendidikan multikultural dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler berbasis kearifan lokal. Kedua, melalui budaya sekolah seperti kegiatan IMTAQ inklusif dan program "Sabtu Budaya". Faktor pendukung: komitmen kepala sekolah, kompetensi multikultural guru, keterlibatan orang tua dan tokoh adat, serta kebijakan dinas pendidikan. Faktor penghambat: minimnya pelatihan guru, kurangnya sumber belajar baku, tantangan globalisasi, serta fasilitas sekolah yang tidak setara. Implikasi teoretis memperkuat konsep pendidikan kewarganegaraan multikultural berbasis kearifan lokal, sedangkan secara praktis, pembelajaran perlu dirancang secara integratif dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal untuk menujudkan sikap toleransi siswa dalam merespons krisis identitas kebangsaan
Integrated PjBL-STEAM Learning with ESD to Improve Students' Critical Reasoning in Renewable Energy: Bibliometric Analysis Yuliyanti, Reny; Subali, Bambang; Rusilowati, Ani
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i2.274

Abstract

This study aims to map and analyze the development of research on the development of integrated digital teaching materials, PjBL-STEAM, with an ESD framework to improve students' critical reasoning skills on renewable energy materials through bibliometric analysis. Data were obtained from the Scopus database and selected using certain criteria, resulting in 329 articles published from 2012 to 2025. The analysis was conducted using Bibliometrix software to examine publication trends, the most productive journals, the most contributing authors and countries, and thematic evolution. The synthesis results show that the STEAM approach has proven effective in developing students' critical thinking, creativity, and collaboration skills. However, an explicit ESD integration framework in open-ended high school physics materials is still limited. Furthermore, research that simultaneously integrates PjBL, STEAM, and Education for Sustainable Development on renewable energy materials is still rare. These findings indicate a research opportunity to develop integrated digital teaching materials, PjBL-STEAM, with an ESD framework specifically designed to improve students' critical reasoning skills.