cover
Contact Name
Ning Mukaromah
Contact Email
jurnalashlachunu@gmail.com
Phone
+628563600978
Journal Mail Official
mukaromah@staispasuruan.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Warungdowo, Pohjentrek, Pasuruan. 67171, Indonesia
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Ashlach : Journal of Islamic Education
ISSN : 29881277     EISSN : 29881285     DOI : https://doi.org/10.55757/ashlach.v3i1
Ashlach : Journal of Islamic Education (p-ISSN: 2988-1277, e-ISSN: 2988-1285) is a biannually published journal in April and October. This journal was published by Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan Indonesia. This journal is intended as a vehicle for critical thinking and opened to all circles (academics, religionists, intellectuals and students) with specifications of studies and research in the fields of Islam Education, Islamic Education, and even Management of Islamic Education. Ashlach this Islamic Education Journal was published online for the first time in April 2023. This journal can be accessed openly by anyone, the content inside can be downloaded without having to tell the author and institution. Content can also be copied, distributed, printed, or cited to full text and does not have to ask permission from the publisher or the author. Address of Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan.
Articles 32 Documents
Inovasi Pembelajaran: Menerapkan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar yang Signifikan nasihin, khoirun; ahdi, wafiyul
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2024): Ashlach : Journal of Islamic Education (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik yang masih menjadi tantangan di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Model PBL mendorong peserta didik untuk berkreasi dan aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan lokasi di SMK Darut Tauhid Bangil, dan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar peserta didik yang menerapkan model PBL. Rata-rata nilai tugas peserta didik mencapai 82,7, dengan mayoritas siswa di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Meskipun beberapa siswa masih di bawah KKM, hal ini memotivasi mereka untuk lebih aktif dan bersemangat dalam pembelajaran. Wawancara dengan peserta didik mengungkapkan bahwa model PBL meningkatkan motivasi mereka untuk menemukan jawaban secara aktif, sehingga materi pelajaran lebih mudah diingat dibandingkan dengan metode ceramah tradisional. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan model PBL dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Model Pembelajaran TGT sebagai Upaya Meningkatkan Keterlibatan Aktif dan Semangat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI sofiyulloh, sofiyulloh; mufida, riska
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2024): Ashlach : Journal of Islamic Education (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Lekok, Pasuruan. Permasalahan rendahnya minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran SKI mendorong perlunya inovasi dalam pendekatan pembelajaran. Melalui penerapan model TGT yang berbasis permainan dan kerja sama kelompok, siswa didorong untuk lebih aktif, kompetitif, dan bertanggung jawab dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan evaluasi pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa model TGT efektif dalam meningkatkan antusiasme siswa, memperkuat interaksi sosial, serta meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Siswa lebih tertarik mengikuti pelajaran, bersemangat menjawab soal, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok. Adanya sistem reward juga menjadi motivasi tambahan yang mendorong partisipasi aktif siswa. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu dan pengelolaan kelompok, faktor pendukung seperti kesiapan guru, sarana prasarana yang memadai, dan antusiasme siswa turut mendukung keberhasilan implementasi model ini. Dengan demikian, model TGT terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif
Pembentukan Karakter Kepemimpinan Siswa Melalui Pengorganisasian Madrasah Di Madrasah Salafiyah Putri Pasuruan Kurnia, Fitri; Afifuddin, Alfan; Masuwd , Mowafg Abrahem
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Ashlach : Journal of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v3i1.863

Abstract

Pembentukan karakter kepemimpinan adalah suatu proses penanaman nilai-nilai moral dalam membantu perkembangan manusia khususnya dalam karakter kepemimpinan dan proses tersebut terus berkesinambungan dan tidak dapat berakhir sehingga terus adanya perbaikan demi mewujudkan generasi manusia yang lebih baik di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui proses pembentukan karakter kepemimpinan siswa melalui pengorganisasian di Madrasah Salafiyah Putri Pasuruan 2) Mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses pembentukan karakter kepemimpinan siswa melalui pengorganisasian di Madrasah Salafiyah Putri Pasuruan 3) Mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam OSMAS di Madrasah Salafiyah Putri Pasuruan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Kehadiran peneliti dalam kehadiran peneliti berperan sebagai partisipan. Teknik pengumpulan data melalui obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan penulisan laporan. Hasil Penelitian ini 1) Pembentukan karakter kepemimpinan santri melalui OSMAS di Madrasah Salafiyah Putri Pasuruan antara lain melalui faktor adanya tupoksi (tugas pokok seksi), 2) Hambatan dalam pembentukan karakter kepemimpinan santri melalui OSMAS Madrasah Salafiyah Putri Pasuruan 3) Kelebihan Osmas antara lain, dapat mengelola kegiatan madrasah bersifat intern karena berada dalam lingkungan pondok pesantren
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Anak Di Taman Pendidikan Al-Qur’an Achadah, Alif; Mukholifah, Nur Afni
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2023): Ashlach : Journal of Islamic Education (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v1i2.858

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur'an atau TPQ merupakan lembaga nonformal yang menyelenggarakan pendidikan Al-Qur'an dan bidang keagamaan. TPQ dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi anak agar berakhlak mulia. Dilihat dari banyaknya pengaruh dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun teman sebaya terhadap karakter seorang anak seperti berperilaku kasar, tidak sopan dan tidak hormat kepada orang yang lebih tua, maka tindakan tersebut bukanlah tindakan yang patut dicontoh. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui bagaimana upaya guru TPQ, konsep guru TPQ, faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan pendidikan karakter anak di TPQ Thoriqul Huda. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data, instrumen penelitian yang digunakan meliputi: wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep guru TPQ dalam melaksanakan pendidikan karakter anak seperti kurikulum dan program unggulan tahfid. Upaya guru TPQ sesuai dengan kurikulum TPQ, memberikan nasihat dan keteladanan. Faktor pendukung, orang tua dan masyarakat memberikan berbagai dukungan ketika TPQ Thoriqul Huda berdiri. Faktor penghambatnya adalah minimnya sarana dan tenaga pengajar
Dakwah Pada Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Perspektif Komunikasi Terapeutik Di Sekolah Luar Biasa Ismahayati, Imas
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2023): Ashlach : Journal of Islamic Education (Oktober)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v1i2.859

Abstract

Dakwah kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan metode, pendekatan, media dan diperlukan metode, media dan pesan yang khusus. Dakwah pada hakikatnya adalah komunikasi antara komunikator dengan komunikan untuk menyampaikan pesan dan informasi, sehingga dengan komunikasi tersebut nilai-nilai dakwah dapat dipahami, diyakini dan diamalkan kepada mad'u. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan metode, media dan pesan komunikasi terapeutik dakwah fardiyyah bagi anak berkebutuhan khusus di SLB C Bina Grahita Leles Garut. Penelitian ini menggunakan teori interpersonal dan self. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma interpretatif, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interaksional. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Jenis penelitian adalah kualitatif, sedangkan sumber data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Prosedur analisis data menggunakan reduksi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa dakwah terhadap anak berkebutuhan khusus menggunakan komunikasi terapeutik yang dilaksanakan di SLB C Bina Grahita Leles Garut melalui komunikasi persuasif yang dilakukan secara terus menerus dan intensif baik melalui komunikasi verbal maupun non verbal
Penerapan Pembelajaran Active Learning Tipe Problem Solving Untuk meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Kelas Vll MTs Al-Ishlahiyyah, Wonorejo Pasuruan Cholil, Nailatul Khoiriyah; Ma'rufah, Ma'rufah; Anisur Rahman , Md
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Ashlach : Journal of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v3i1.952

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran fikih, yang berdampak pada lemahnya kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Untuk mengatasi hal ini, diterapkan pembelajaran Active Learning tipe Problem Solving guna merangsang partisipasi aktif dan berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan pembelajaran tersebut dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII di MTs Al-Ishlahiyyah Wonorejo Pasuruan, serta mendeskripsikan 1) penerapan pembelajaranactive learning tipe problem solving untuk meningkatkan berpikir kritis siswa kelas Vll MTs Al-ishlahiyyah wonorejo pasuruan, 2) implikasi yang ditimbulkan pembelajaran tersebut, 3) dan faktor pendukung serta penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi lapangan, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran ini meningkatkan keterlibatan dan daya nalar siswa. Siswa lebih aktif berdiskusi, mampu menganalisis permasalahan, serta merumuskan solusi fikih. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong eksplorasi dan kolaborasi. Keberhasilan penerapan dipengaruhi oleh kesiapan guru, media pembelajaran yang bervariasi, dan keterbukaan siswa. Hambatannya meliputi keterbatasan waktu, variasi kemampuan akademik, serta adaptasi awal terhadap metode baru.
Pertumbuhan, Kualitas, dan Kemampuan Siswa dalam Mengembangkan Cita-Cita Keagamaan Sejak Kecil. Pendekatan Mana yang Efektif? Safitri S. Pandia , Weny; Ainun Naim, M.; Siddique, Muhammad
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Ashlach : Journal of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan prinsip-prinsip agama sejak dini merupakan elemen penting dalam membentuk persepsi anak tentang kebenaran dan moralitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kritis pendekatan-pendekatan efektif dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak usia dini, khususnya dalam lingkungan keluarga dan pendidikan anak usia dini. Dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, kami menganalisis literatur dari dekade terakhir (2013-2023), dengan fokus pada studi-studi yang terindeks oleh SINTA dan Scopus. Penelitian ini melibatkan pemilihan dan analisis data secara sistematis melalui teknik membaca dan mencatat, diikuti dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi tren dan inkonsistensi utama. Temuan kami mengungkapkan bahwa penelitian sebelumnya menawarkan wawasan yang beragam tentang efektivitas berbagai pendekatan, dengan penekanan yang signifikan pada prinsip-prinsip akidah dan nilai-nilai moral. Metode-metode utama penanaman nilai-nilai agama meliputi pemberian contoh, pembiasaan, penceritaan, dan dialog, yang masing-masing selaras dengan tahap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menyoroti perlunya strategi pendidikan yang disesuaikan dan menyarankan penelitian lebih lanjut tentang praktik-praktik spesifik budaya. Keterbatasan penelitian ini meliputi cakupan literatur yang dikaji dan potensi bias dalam pemilihan data
Pembelajaran Berbasis Konten Islam: Lagu Naratif Bergambar TK "Lulu Dan Tom Suharsiwi, Suharsiwi; Tri Lestari , Juwita; Karim , Samuel
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Ashlach : Journal of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v3i1.977

Abstract

Pendidikan musik sangat penting dalam perkembangan anak usia dini, meningkatkan keterampilan kognitif, pemerolehan bahasa, kemampuan motorik, dan kreativitas. Penelitian ini berfokus pada pengembangan lagu-lagu naratif yang terinspirasi oleh kisah-kisah bergambar Islami untuk memperkaya pendidikan taman kanak-kanak. Dengan menggunakan model 4D—mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan—dan evaluasi formatif Tessmer , penelitian ini menyelidiki secara menyeluruh penciptaan dan penilaian lagu-lagu edukatif ini. Prosesnya dimulai dengan analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci kisah-kisah Islami yang cocok untuk pelajar muda. Kemudian dilanjutkan dengan desain produk, di mana lagu-lagu naratif diciptakan dengan masukan dari para ahli pendidikan. Tahapan evaluasi meliputi evaluasi diri, tinjauan ahli, penilaian individu dengan tiga anak, dan evaluasi kelompok kecil yang melibatkan sembilan anak. Metode pengumpulan data meliputi panduan, observasi, dan daftar periksa terstruktur untuk memastikan analisis yang komprehensif. Hasil menunjukkan bahwa lagu-lagu tersebut tidak hanya valid dan praktis tetapi juga secara efektif mengintegrasikan nilai-nilai Islami, mendorong perkembangan bahasa dan pengalaman belajar yang menyenangkan. Penelitian ini menyoroti manfaat menggabungkan pembelajaran auditori dengan penceritaan budaya, yang menyarankan pendekatan yang berharga bagi para pendidik yang ingin memasukkan konten keagamaan ke dalam kurikulum anak usia dini. Penelitian di masa mendatang dapat mengeksplorasi penerapan metode ini yang lebih luas di berbagai lingkungan pendidikan
Bagaimana Mengeksplorasi Potensi Media Sosial Untuk Mempromosikan Pemahaman Islam Di Era Digital? Lubis, Maesaroh
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Ashlach : Journal of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v3i1.978

Abstract

Di era digital, pendekatan inovatif sangat penting untuk menyampaikan ajaran spiritual secara efektif kepada generasi muda dalam pendidikan agama Islam. Studi ini menyelidiki potensi platform media sosial sebagai alat untuk meningkatkan pendidikan Islam. Dengan menggunakan metodologi tinjauan pustaka yang komprehensif, studi ini mengeksplorasi penelitian nasional dan internasional yang relevan, dengan fokus pada teks berbahasa Inggris dan teks non-Inggris pilihan. Kata kunci seperti "Media Sosial", "Pendidikan Agama Islam", dan "Era Digital" memandu pencarian, yang berlangsung dari tahun 2013 hingga 2023 menggunakan aplikasi Harzing Publish or Perish. Temuan ini mengungkapkan bahwa media sosial dapat secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi komunikasi antara siswa dan pendidik. Selain itu, media sosial memungkinkan diversifikasi konten pendidikan melalui berbagai format, termasuk teks, grafik, audio, dan video. Namun, tantangan seperti akurasi konten, kepekaan budaya, dan literasi digital harus diatasi untuk mengoptimalkan peran media sosial dalam pendidikan Islam. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun menjanjikan, integrasi media sosial dalam pendidikan agama Islam memerlukan implementasi strategis dan evaluasi berkelanjutan untuk mengatasi tantangan-tantangan ini
Model Pembelajaran Bahasa Arab Pada Era Kecanggihan Artificial Intelligence Di MTs KHA Wahid Hasyim Bangil Fajarudin, Ahmad Aris
Ashlach : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Ashlach : Journal of Islamic Education (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/ashlach.v3i1.979

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi model pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) di MTs KHA Wahid Hasyim Bangil. Menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan pendekatan mixed-methods, penelitian ini mengatasi tantangan pembelajaran bahasa Arab konvensional seperti heterogenitas siswa, keterbatasan sumber daya, dan minimnya lingkungan belajar otentik. Model yang dikembangkan terdiri dari tiga komponen utama: Adaptive Learning System (ALS), Intelligent Tutoring System (ITS), dan Virtual Immersive Environment (VIE). Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan pada semua keterampilan bahasa Arab: menyimak (d=0,92), berbicara (d=0,98), membaca (d=0,84), dan menulis (d=0,87). Analisis statistik (n=350) menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi intrinsik dan self-efficacy siswa. Meskipun menghadapi tantangan teknologis, pedagogis, dan kontekstual, model berbasis AI terbukti efektif dalam mempersonalisasi pembelajaran dan menciptakan lingkungan praktik yang imersif. Penelitian ini berkontribusi pada kerangka teoretis integrasi AI dalam pendidikan bahasa Arab sekaligus memberikan rekomendasi praktis untuk implementasi dalam konteks pendidikan Indonesia.

Page 2 of 4 | Total Record : 32