cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 1,062 Documents
PERENCANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DEPOT KAS UTAMA WILAYAH TIMUR (DKUT) DI KAWASAN GRESIK BERBASIS OPTIMALISASI WAKTU, BIAYA, DAN KESELAMATAN KERJA Vitra Hijrah Amelia; Sumardi Sumardi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9595

Abstract

Pekerjaan Pembangunan Gedung Depot Kas Utama Wilayah Timur (DKUT) di Kawasan Gresik dibangun di atas lahan seluas 40 hektar yang merupakan proyek milik Konsorsium PT Adhi Karya dan PT Wika Gedung. Proyek ini menghadapi hambatan dalam penyelesaian tepat waktu, yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti efisiensi penggunaan alat berat yang rendah, penerapan metode kerja yang belum maksimal, keterlambatan pengiriman material ke lokasi, serta modifikasi desain selama pelaksanaan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa proyek perencanaan alternatif yang lebih efisien dari aspek organisasi, metode pelaksanaan, K3L, waktu, dan biaya. Data yang diperlukan adalah Gambar Perencanaan, Harga Satuan Dasar Kabupaten Gresik 2023, serta Rencana Kerjaldan Syarat. Penjadwalan dilakukan dengan Microsoft Project l 2019 , dan perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) serta Kurva S menggunakan Microsoft Excel 2019 . Alternatif perencanaan menghasilkan proyek (1) Strukturlorganisasi murni (2) Tata letak lokasi berdasarkanlperhitungan indeks keselamatan danl jarak perjalanan dengan nilai terkecil dan manajemen lalu lintas . (3) Strategi dan metode pelaksanaan menggunakan strategi bottom-up meliputi beberapa zona pekerjaan (4) Pengendalianlmutu berdasarkan SOP dan ITP (5) Rencana K3L disusunlterdiri atasltujuan dan kebijakanlkeselamatan konstruksi, prosedurltanggapldarurat, tabel IBPRP, target dan programlumum (6) Jadwal pelaksanaanlprogram, sertalperalatan pemeliharaan K3, waktu pelaksanaan 335 hari kalender (7) Total rencana anggaran pelaksanaan (RAP) sebesar Rp 139.887.931.850,06.
PERENCANAAN SISTEM AIR BERSIH DAN KOTOR PADA GEDUNG PRINGGODIGDO UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA Moch. Masjidan Muchoirudin; Medi Efendi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9607

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat memerlukan perencanaan sistem mechanical electrical and plumbing (MEP) yang baik agar bangunan dapat berfungsi sesuai standar teknis dan kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem instalasi air bersih dan air kotor pada Gedung Pringgodigdo Universitas Airlangga Surabaya yang meliputi perencanaan Ground Water Tank (GWT), Roof Water Tank (RWT), pemilihan pompa, serta perhitungan biaya pekerjaan plumbing. Data yang digunakan berupa gambar perencanaan gedung dan standar perhitungan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) serta HSPK Kota Surabaya Tahun 2024. Kebutuhan air bersih ditentukan menggunakan metode jumlah pemakai, sedangkan dimensi pipa air kotor dan air bekas dihitung menggunakan metode unit beban alat plambing. Hasil perencanaan menunjukkan kebutuhan air bersih sebesar 405,79 m³/hari dengan debit rata-rata 16,91 m³/jam. Sistem penyediaan air bersih menggunakan Ground Water Tank berkapasitas 140 m³ dan Roof Water Tank berkapasitas 64 m³. Jaringan pipa air bersih menggunakan pipa PPR berdiameter 1–5 inci, sedangkan sistem air kotor menggunakan pipa PVC hingga diameter 5 inci. Pompa air bersih memiliki kapasitas 114 liter/menit dengan head total 70 m dan estimasi biaya pekerjaan plumbing sebesar Rp1.629.868.000,00.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE SDI DAN IKP PADA RUAS JALAN CERMEE KABUPATEN BONDOWOSO Dimas Septian Priyo Pambagyo; Achendri M. Kurniawan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9618

Abstract

Land transportation facilities constitute a fundamental public necessity for facilitating societal activities. Consequently, road degradation necessitates immediate restoration and, where essential, structural enhancement. Visual observations of the Prajekan – Ramban Kulon Prapatan and Ramban Kulon Prapatan – Cermee road segments, spanning a total of 6 km, reveal damage ranging from minor to severe. This deterioration compromises driving comfort, increases traffic accident risks, and disrupts logistics. Therefore, a road condition assessment was conducted using the Pavement Condition Index (PCI) and Surface Distress Index (SDI) methods. The PCI analysis categorized the segments as: 8.038% Failed, 1.828% Very Poor, 0.734% Poor, 0.687% Fair, 0.816% Moderate, 0.418% Good, and 0.577% Very Good. Meanwhile, the SDI method identified 11.191% Heavy Damage, 0.26% Light Damage, 1.083% Moderate, and 0.567% in Good condition. Based on the evaluation of 340 damaged areas, recommended treatments include: patching for holes exceeding 50 mm in depth and wide cracks (981.352 m²), leveling for holes less than 50 mm deep (1,170.6841 m²), and crack sealing and filling (totaling 1,178.801 m²). The estimated total cost for these repairs is IDR 386,592,000.00
OPTIMASI LAHAN PARKIR TERHADAP PENDAPATAN PARKIR DI FLORAWISATA SANTERRA DE LAPONTE Kevin Reinhardita; Muhamad Fajar Subkhan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9685

Abstract

Florawisata Santerra De Laponte merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Malang dengan tingkat kunjungan yang tinggi, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Kondisi lahan parkir eksisting yang belum tertata secara optimal menimbulkan kepadatan kendaraan, kemacetan di pintu masuk kawasan wisata, serta belum optimalnya pendapatan parkir. Oleh karena itu, diperlukan optimasi lahan parkir untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan parkir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir eksisting, melakukan optimasi dan penataan ulang lahan parkir, serta menghitung pendapatan parkir setelah optimasi di Florawisata Santerra De Laponte. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting memiliki total 429 SRP, sedangkan kebutuhan parkir berdasarkan Pedoman Dirjen Perhubungan Darat Tahun 1998 mencapai 494 SRP. Akumulasi parkir maksimum terjadi pada hari Minggu dengan nilai indeks parkir lebih dari 1, yang menandakan kapasitas parkir tidak mencukupi. Setelah dilakukan optimasi dan penataan ulang pola parkir, kapasitas parkir meningkat menjadi 508 SRP yang terdiri dari 162 SRP motor, 256 SRP mobil, 50 SRP bus besar dan bus sedang, serta 40 SRP elf. Nilai indeks parkir setelah optimasi berada pada rentang 0,88–1,00 sehingga masih dalam batas kapasitas normal. Pendapatan parkir maksimum setelah optimasi mencapai Rp6.305.000 per hari atau sebesar Rp2.301.325.000 per tahun.
UTILIZATION OF HDPE PLASCTIC WASTE AS AN ADDITIONAL MATERIAL IN PERVIOUS CONCRETE MIXTURE Andi Sultan Rafi; Akhmad Suryadi; Qomariah Qomariah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9700

Abstract

Perkembangan infrastruktur perkotaan semakin banyak menggunakan material kedap air seperti beton konvensional dan aspal yang dapat mengurangi infiltrasi air secara alami serta meningkatkan limpasan permukaan dan risiko banjir. Beton berpori (pervious concrete) menjadi salah satu alternatif karena memiliki struktur rongga yang saling terhubung sehingga memungkinkan air meresap melalui permukaan perkerasan. Namun, tingginya kadar rongga yang memberikan sifat permeabilitas sering kali menyebabkan penurunan kekuatan mekanis beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah plastik high-density polyethylene (HDPE) daur ulang pada campuran beton berpori terhadap kuat tekan dan permeabilitas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan empat variasi campuran, yaitu campuran kontrol tanpa HDPE serta campuran dengan penambahan HDPE sebesar 1%, 1,5%, dan 2% dari berat agregat. Benda uji berbentuk silinder dibuat dan dirawat dalam kondisi terkontrol. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7 dan 14 hari menggunakan mesin uji tekan, sedangkan pengujian permeabilitas dilakukan untuk mengukur kemampuan infiltrasi air pada beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan HDPE mempengaruhi sifat mekanis dan hidrolik beton berpori. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran dengan penambahan HDPE sebesar 1,5%, yaitu sebesar 18,14 MPa pada umur 14 hari. Peningkatan kadar HDPE di atas nilai tersebut menyebabkan penurunan kuat tekan yang diduga akibat lemahnya ikatan antara partikel plastik dan pasta semen. Hasil pengujian permeabilitas menunjukkan bahwa campuran tanpa HDPE memiliki nilai permeabilitas tertinggi sebesar 0,058 cm/s, sedangkan nilai permeabilitas menurun seiring meningkatnya kadar HDPE. Meskipun demikian, seluruh variasi campuran masih memenuhi kebutuhan permeabilitas untuk aplikasi perkerasan berpori. Secara keseluruhan, limbah plastik HDPE berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pada beton berpori untuk meningkatkan kuat tekan dengan tetap mempertahankan kemampuan permeabilitas yang memadai. Campuran optimum diperoleh pada penambahan HDPE sebesar 1,5% karena memberikan keseimbangan terbaik antara kuat tekan dan kemampuan infiltrasi air.
PERENCANAAN JEMBATAN BETON BERTULANG PADA JALAN PUSUK-PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Muhammad Huzaifah; Wahiddin Wahiddin; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9702

Abstract

Jembatan Pusuk-Pemenang merupakan infrastruktur transportasi yang direncanakan pada ruas jalan Pusuk-Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, guna mengatasi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan konektivitas antara Kota Mataram dan kawasan wisata Lombok Utara. Penelitian ini bertujuan merencanakan dimensi elemen struktur bangunan atas dan bangunan bawah jembatan beton bertulang tipe balok-T, bentang tunggal 24 meter, Kelas A, 2 jalur, menggunakan material fc' = 30 MPa dan fy = 400 MPa. Metode meliputi analisis pembebanan berdasarkan SNI 1725:2016, analisis gempa berdasarkan SNI 2833:2016, serta desain penulangan berdasarkan RSNI T-12-2004, dengan pemodelan dan analisis struktur 3D menggunakan program bantu rekayasa struktur. Hasil perencanaan: (1) plat lantai kendaraan setebal 250 mm dengan tulangan D16-125 mm (tumpuan) dan D13-500 mm (lapangan); (2) gelagar balok-T 600 x 1.800 mm sebanyak 5 buah, tulangan longitudinal D29, sengkang O12-300 mm; (3) abutment tinggi 9 m dengan pondasi tiang pancang diameter 60 cm, 7 pasang per abutment; (4) gaya gempa rencana dengan koefisien respons seismik Cs = 0,283 menghasilkan gaya lateral total 250.147 kg. Seluruh elemen struktur memenuhi persyaratan kekuatan dan keamanan sesuai standar yang berlaku.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE DENGAN SISTEM ECODRAINAGE PADA KELURAHAN GUNUNG GEDANGAN KECAMATAN MAGERSARI KOTA MOJOKERTO May Yosseva Putri Yana; Mona Shinta Safitri; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9718

Abstract

Perkembangan pesat kawasan Kelurahan Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, akibat peningkatan kebutuhan perumahan dan infrastruktur menyebabkan perubahan tata guna lahan yang berdampak pada meningkatnya limpasan air hujan serta menurunnya kapasitas sistem drainase eksisting. Kondisi topografi yang relatif datar juga menjadikan wilayah ini rentan terhadap genangan dan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi saluran drainase eksisting serta merencanakan ulang sistem drainase berbasis ecodrainage melalui penerapan sumur resapan dan kolam retensi. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi dengan distribusi Gumbel dan Log Pearson Tipe III, serta uji kesesuaian Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 10 tahun. Data yang digunakan berupa data curah hujan, peta topografi, hasil survei lapangan, serta Harga Satuan Pekerjaan Kota Mojokerto tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase eksisting tidak mampu menampung debit banjir rancangan sehingga berpotensi menimbulkan genangan. Perencanaan ulang dilakukan dengan memperbesar dimensi saluran serta menambahkan 42 sumur resapan dengan kedalaman 3 meter dan kolam retensi berukuran 20 × 20 meter. Curah hujan rancangan diperoleh sebesar 78,055 mm/hari. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan sistem drainase berbasis ecodrainage diperkirakan sebesar Rp 2.420.169.504. Dengan penerapan sistem ini, kapasitas drainase diharapkan mampu mengurangi potensi genangan dan meningkatkan kinerja sistem pengelolaan air di wilayah penelitian.
PERBANDINGAN METODE ERECTION PCU GIRDER PADA JALAN AKSES BANDARA VVIP IKN MENGGUNAKAN CRANE DAN LAUNCHER Andhito Diva Maulana S; Sumardi Sumardi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9755

Abstract

Jembatan Flyover yang berada pada proyek pembangunan Jalan Akses Bandara VVIP difungsikan sebagai akses main road. Jembatan Flyover Jalan Akses Bandara VVIP merupakan jembatan yang menggunakan gelagar atau girder dengan jenis U-Girder. Terdapat berbagai metode pelaksanaan yang digunakan untuk melakukan erection PCU girder, diantaranya yaitu menggunakan metode crawler crane dan menggunakan metode gantry launcher. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua metode tersebut dalam pelaksanaan erection PCU girder ditinjau dari aspek metode pelaksanaan, waktu pelaksanaan, tingkat risiko keselamatan kerja (K3) serta biaya pelaksanaan. Selain itu, bertujuan untuk menentukan metode pelaksanaan yang direkomendasikan untuk pelaksanaan erection PCU girder. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah shop drawing, spesifikasi alat berat, dan harga sewa alat serta harga satuan Kota Penajam Paser Utara 2023. Dari hasil anilisa kedua metode tersebut yang menggunakan alat crawler dan gantry launcher pelaksanaan pekerjaan erection PCU girder menggunakan metode gantry launcher lebih menguntungkan dengan total biaya yaitu Rp. 955.208.830,64 dan total skor tingkat resiko berdasarkan IBPRP lebih rendah selain itu waktu pelaksanaan gantry launcher lebih cepat yaitu selama 9 hari dibandingkan pelaksanaan pekerjaan erection PCU girder menggunakan metode crawler crane dengan total biaya yaitu Rp. 1.159.683.722,08 dan total skor tingkat resiko berdasarkan IBPRP lebih tinggi kemudian untuk waktu pelaksanaan cukup memakan waktu lama yaitu selama 12 hari.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH HIP-PAM DI KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG MENGGUNAKAN SOFT WARE WATERCAD Zacky Farchan Zulfando; Mona Shinta Safitri; Medi Efendi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9882

Abstract

Kecamatan sukun merupakan kawasan perkotaan yang memiliki luas 25,66 km2 dengan jumlah penduduk 196.300 jiwa. penulisan skripsi ini ditujukan untuk menghitunga jumlah proyeksi penduduk tahun 2038 dikecamatan sukun, menghitung kebutuhan air pada wilayah perencanaan, membuat desain jaringan, mensimulasikan hasil perhitungan pada software watercadv8i, dan juga menghitung rencana anggaran biaya. wilayah perencanaannya yaitu pada kelurahan sukun, bandungrejosari, tanjungrejo, karangbesuki, ciptomulyo, kebonsari, dan gadang. Data yang diperlukan yaitu data jumlah penduduk pada 10 tahun terakhir, data debit sumber air tanah, data peta topografi. data analisa harga satuan pekerjaan. Untuk hasil akan diolah secara manual dengan menggunakan software microsoft excel dan dilanjutkan untuk simulasi menggunakan software watercad. Hasil dari perhitungan menunjukan pada tahun 2038 jumlah penduduk dikecamatan sukun mencapai 231.514 jiwa. Debit yang dibutuhkan pada sumber Hippam Tirta sumber sebesar 4,09 lt/dt pada pipa transmisi dan 5,57 lt/dt pada pipa distribusi, Hippam Tirta Anugrah sebesar 3,81 lt/dt pada pipa transmisi dan 5,2 lt/dt pada pipa distribusi, Hippam Karang Besuki sebesar 3,06 lt/dt pada pipa transmisi dan 4,17 lt/dt pada pipa distribusi, Hippam Kebonsari sebesar 3,32 lt/dt pada pipa transmisi dan 4,54 lt/dt pada pipa distribusi. Hasil ukuran dimensi memakai pipa ukuran 3 inch, 2 inch, 1 ½ inch,1 ¼ inch, dan 1 inch. Pada dimensi 3 inch dibutuhkan sepanjang 4929,19 m, dimensi 2 inch sepanjang 6284,80 m, dimensi 1 ½ inch sepanjang 1414,17 m, dimensi 1 ¼ inch sepanjang 2085,38 m, dimensi 1 inch sepanjang 957,92 m. Simulai hasil pada watercadv8i menunjukan bahwa tekanan pada pipa masih kurang, untuk solusinya menambahkan pompa tekan pada setiap sumber sampai hasilnya cukup .Total rencana anggaran biaya (RAB) pada 4 jaringan distribusi HIPPAM pada wilayah yang berbeda yaitu sebesar Rp. 7.280.000.000,00 (Tujuh Miliar Dua Ratus Delapan Puluh Juta Rupiah).
SUBTITUSI POLYPROPYLENE DAN POLYETHYLENE PADA LIMBAH MASKER DAN LIMBAH AMP SEBAGAI FILLER DALAM CAMPURAN AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Shane Putra Wijaksane; Wahiddin Wahiddin; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9895

Abstract

Peningkatan penggunaan aspal akibat pesatnya pembangunan infrastruktur membutuhkan material konstruksi berkualitas. Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) sering digunakan, namun keterbatasan bahan baku mendorong pencarian alternatif  filler berkelanjutan. Limbah masker medis (polypropylene dan polyethylene) dan limbah Asphalt Mixing Plant (AMP) memiliki potensi sebagai filler alternatif. Keberlanjutan lingkungan menjadi pertimbangan penting, mengingat meningkatnya volume limbah masker sejak pandemi dan limbah AMP yang tidak terkelola dengan baik. Berdasarkan penelitian sebelumnya, kedua limbah ini terbukti berpengaruh pada kualitas campuran aspal, sehingga penelitian ini bertujuan menggabungkan keduanya sebagai filler dalam campuran aspal AC-WC. Penelitian menguji variasi kadar limbah masker medis (0%, 5%, 10%, dan 15%) dan limbah AMP sebagai filler dalam campuran aspal AC-WC. Hasil menunjukkan kadar aspal optimum (KAO) terpilih sebesar 6,45%, menghasilkan campuran sesuai spesifikasi Bina Marga 2018. Penambahan limbah masker medis meningkatkan stabilitas dan flow, meskipun nilai flow sedikit menurun pada kadar 15%. Penggunaan limbah AMP juga meningkatkan nilai  flow campuran aspal AC-WC. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah AMP dan masker medis sebagai filler dapat meningkatkan kualitas campuran aspal dan mendukung keberlanjutan lingkungan.