cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 1,062 Documents
ANALISIS KINERJA STRUKTUR GEDUNG TEKNIK LISTRIK POLINEMA MENGGUNAKAN KOLOM CONCRETE FILLED STEEL TUBULAR (CFST) Anida Nurrahma Aisya; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.9548

Abstract

Kota Malang merupakan wilayah dengan potensi gempa yang cukup tinggi sehingga perencanaan struktur gedung harus memperhatikan aspek ketahanan gempa. Politeknik Negeri Malang berencana membangun Gedung Teknik Listrik untuk menunjang kegiatan pendidikan. Salah satu alternatif sistem struktur yang digunakan adalah kolom Concrete Filled Steel Tubular (CFST), yaitu kolom komposit yang memadukan kekuatan baja dan beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio lebar terhadap tebal baja (B/t) kolom CFST terhadap story drift, story stiffness, dan kapasitas desain, serta menghitung rencana anggaran biaya (RAB) kolom CFST pada Gedung Teknik Listrik Polinema. Analisis struktur dilakukan secara tiga dimensi menggunakan perangkat lunak ETABS 20 dengan mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 1729:2020. Hasil analisa menunjukkan bahwa story drift meningkat seiring bertambahnya rasio B/t dari tipe A1-4 hingga A1-1 dan A2-4 hingga A2-1 namun keberadaan rebar tidak berpengaruh signifikan dalam mengurangi story drift. Pengaruh rasio B/t juga mempengaruhi nilai kekakuan struktur (story stiffness). Kekakuan menurun pada tipe A1-1 dibandingkan A1-4 pada arah X dan Y begitupun dengan kolom A2-1 menurun dibandingkan A2-4. Kapasitas desain kolom CFST meningkat pada rasio B/t yang lebih kecil yaitu pada tipe kolom A1-4 dan A2-4. Rencana anggaran biaya yang diperlukan apda tipe kolom A1 tanpa rebar dan kolom A2 dengan rebar menunjukkan kenaikan harga yang signifikan. Semakin kecil rasio B/t kolom maka rencana anggaran biaya yang diperlukan semakin besar.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG DI JEMBER MENGGUNAKAN STUKTUR BAJA Arya Satya Pratama Yudha; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.8379

Abstract

Peningkatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jember menuntut adanya perencanaan struktur gedung yang adaptif dan tahan terhadap gempa bumi. Penelitian ini merencanakan struktur gedung bertingkat 4 lantai +1 lantai atap menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) berbahan baja, dengan mengacu pada SNI 1726:2019 untuk ketahanan gempa dan SNI 1729:2020 untuk struktur baja. Pemodelan dan analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS v21. Tahapan perencanaan meliputi identifikasi data pembebanan, analisis respons spektrum gempa, preliminary design, serta perencanaan elemen struktural seperti kolom, balok utama dan balok anak, pelat lantai komposit, dan sambungan balok–kolom. Berdasarkan hasil perencanaan dan analisis, struktur dirancang dengan pelat floordeck 0,7 mm dan tebal pelat 120 mm, kolom H600x600x30x50, balok utama WF550x300x12x25, dan balok anak WF350x175x12x25. Struktur ini menunjukkan performa seismik yang memenuhi kriteria periode struktur yang bernilai 0,747 s, simpangan antar lantai baik arah X maupun Y bernilai masing-masing 9,4 mm dan 7,33 mm, dan nilai gaya geser dasar yang memenuhi. Sistem SRPMK memberikan efisiensi dalam aspek kekuatan, kekakuan, dan daktilitas, serta memenuhi persyaratan untuk gedung pada kategori risiko IV dan wilayah gempa kategori E. Total estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan gedung ini adalah sebesar Rp152.044.445.000. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi perencanaan teknis struktur baja tahan gempa di daerah rawan gempa seperti Jember.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN JALAN BENDUNGAN SUTAMI, JALAN GALUNGGUNG, DAN JALAN RAYA LANGSEP KOTA MALANG Fitri Avionita Rosandi; Sutikno Sutikno; Agus Suhardono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9173

Abstract

Daerah resapan air alami seringkali berkurang dari waktu ke waktu seiring berkembangnya kawasan pada suatu daerah diakibatkan permukaan tanah yang tertutupi oleh perkerasan jalan serta bangunan yang semakin meluas. Hal ini menyebabkan meningkatnya limpasan permukaan dan berpotensi banjir pada badan jalan. Permasalahan limpasan permukaan dan banjir sering terjadi pada Jalan Bendungan Sutami, Jalan Galunggung, dan Jalan Raya Langsep Kota Malang. Untuk menangani permasalahan tersebut, maka dilakukan perencanaan ulang saluran drainase berwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan. Dalam perencanan ulang ini digunakan data primer berupa pengukuran saluran eksisting yang diperoleh langsung dari lokasi. Selain itu, data sekunder yang digunakan dalam perencanaan ini antara lain data curah hujan harian, peta topografi, data penduduk, data tanah, dan Harga Satuan Pekerjaan Kota Malang Tahun 2022. Data diolah menggunakan metode Gumbel I, uji kesesuaian dengan metode Chi-Kuadrat dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 10 tahun, intensitas hujan dengan metode Mononobe dan debit banjir rancangan dengan metode rasional. Dari hasil perhitungan didapatkan intensitas hujan sebesar 83,601 mm/hari, debit banjir rancangan sebesar 2,052 m3/dt, sumur resapan Ø0,6 m dengan kedalaman 1 m sebagai drainase berwawasan lingkungan, saluran beton pracetak U-Ditch dan Box Culvert berdimensi 0,6 x 0,6, 0,8 x 0,8, 1,0 x 1,0 dan 1,4 x 1,4 serta biaya perencanaan terhitung sebesar Rp3.202.116.871.
VALUE ENGINEERING IN CONSTRUCTION OF THE PUBLIC LECTURE BUILDING AND LABORATORY FACULTY OF SOCIAL AND POLITICAL SCIENCES PHASE 2 UPN VETERAN EAST JAVA Yasinta Nuril Al Mas; Suhariyanto Suhariyanto; Fauzi Akbar Rahmawan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9501

Abstract

The construction project of the Public Lecture Building and Laboratory for the Faculty of Social and Political Sciences Phase 2 at UPN “Veteran” East Java aims to support educational and research activities. To improve cost efficiency without compromising the building’s function and quality, the Value Engineering (VE) method was applied. This method is used to evaluate the main functions of a project and to find more economical and efficient alternatives in design, materials, or construction methods. The research was conducted through five VE stages: information, function analysis, idea generation, evaluation, and recommendation. The analysis focused on elements with the highest cost contribution, specifically structural beam work and slab work. The Velue Engineering results showed that the structural beam work could be replaced with a more efficient alternative. For example, Alternative 1 uses bamboo scaffolding with a diameter of 8–10 cm and a length of 4 m, and beam formwork made of 12 mm plywood. This alternative could save up to IDR 116,148,590.99 from the initial project budget. For slab work, the alternative includes using bamboo scaffolding with the same specifications and 12 mm plywood formwork. These alternatives were applied without reducing the building’s quality or function. The implementation of VE has proven effective in supporting decision-making in construction projects, especially for building higher education facilities that require efficiency and sustainability.
VARIASI SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL DENGAN PERAWATAN AIR TAWAR DAN AIR LAUT Rizky Febrian Saputra Febrian; Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9541

Abstract

Penelitian ini membandingkan dampak penggunaan silika fume (SF) terhadap kekuatan tekan beton setelah direndam dalam air tawar dan air laut selama 7 dan 21 hari. Kota Semarang yang merupakan kota pesisir mengalami masalah intrusi udara laut yang mempengaruhi kualitas infrastruktur, terutama beton yang rentan rusak karena kandungan klorida dan garam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana variasi penambahan SF (0%, 3%, 7%, 13%) mempengaruhi kekuatan tekan beton. Dibuat 4 variasi campuran beton yang diuji setelah direndam dalam air tawar dan air laut selama 7 dan 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan SF meningkatkan kekuatan tekan beton.Pada usia 7 hari, hasil kekuatan tekan dengan perawatan air tawar adalah BN (13.81 Mpa, 13.02 Mpa, 16.65 Mpa), SF 3% (16.76 Mpa, 9.85 Mpa, 17.95 Mpa), SF 7% (16.59 Mpa, 13.87 Mpa, 16.31 Mpa), SF 13% (17.04 Mpa, 17.66 Mpa, 21.34 Mpa).Sementara itu, dengan perawatan air laut, BN (13.70 Mpa, 15.57 Mpa, 12.97 Mpa), SF 3% (15.63 Mpa, 15.63 Mpa, 15.68 Mpa), SF 7% (12.74 Mpa, 10,87 Mpa, 13.59 Mpa), SF 13% (16.02 Mpa, 15.29 Mpa, 10.08 Mpa).Pada usia 21 hari, hasil kekuatan tekan dengan perawatan air tawar adalah BN (25.70 Mpa, 18.63 Mpa, 20.10 Mpa), SF 3% (15.68 Mpa, 22.76 Mpa, 24.18 Mpa), SF 7% (26.27 Mpa, 34.54 Mpa, 31.42 Mpa), SF 13% (19.82 Mpa, 21.51 Mpa, 25.42 Mpa).Sedangkan dengan perawatan air laut, BN (27.23 Mpa, 20.21 Mpa, 25.48 Mpa), SF 3% (21.12 Mpa, 21,23 Mpa, 23.44 Mpa), SF 7% (24.97 Mpa, 24.63 Mpa, 29.44 Mpa), SF 13% (20.33 Mpa, 24.57 Mpa, 23.21 Mpa). Kekuatan tekan terbaik diperoleh pada penambahan SF sebesar 7%, yang menghasilkan nilai kekuatan tekan tertinggi dibandingkan variasi lainnya baik saat dicelup dalam air tawar maupun air laut.Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi SF sebanyak 7% efektif untuk meningkatkan kekuatan tekan beton, sehingga berpotensi digunakan dalam aplikasi struktural.
PERFORMANCE BASED SEISMIC ANALYSIS OF MULTISTORY BUILDING USING NONLINEAR RESPONSE HISTORY ANALYSIS Kresna Dewangga Mukti; Trias Rahardianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9564

Abstract

Analisis berbasis kinerja mengacu pada peraturan ASCE 41-17 dengan metode analisis gempa berupa analisis riwayat waktu respons nonlinear. Pemodelan struktur dilakukan dengan aplikasi ETABS. Analisis ini mempertimbangkan berbagai tingkat performa dan sifat struktur dalam keadaan gempa yang beragam. Hasil dari analisis riwayat waktu respons nonlinear menunjukan bahwa struktur mengalami rasio simpangan antar lantai rata-rata terbesar adalah 1.5% untuk arah utara-selatan dan 1.75% untuk arah timur-barat, hasil dari kedua arah ini masih dibawah batas simpangan 4% yang tercantum di peraturan ASCE 7-16 untuk analisis riwayat waktu respons nonlinear. Elemen struktur yang dimodelkan secara nonlinear mencakup balok utama dan dinding geser, balok B1, B2B dan B3 masing-masing mengalami rotasi sendi plasti sebesar  0.0007 radians, 0.0004 radians, dan 0.0006 radians secara berurutan yang dimana masih dibawah nilai immediate occupancy sebesar 0.005 radians berdasarkan peraturan ASCE 41-17.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN GEDUNG C DAN D RUMAH SAKIT UPT VERTIKAL SURABAYA Michaela Cora Welbyan Sujatmiko; Fauziah Shanti Cahyani Siti Maisarah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9567

Abstract

Penyusunan rencana pelaksanaan proyek atau perencanaan proyek merupakan salah satu aspek yang dapat menentukan keberhasilan pelaksanaan proyek. Skripsi ini bertujuan untuk menyusun rencana pelaksanaan proyek pembangunan Gedung C dan D Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya. Rencana pelaksanaan proyek yang dilakukan adalah penyusunan strategi dan metode pelaksanaan, penyusunan Work Breakdown Structure (WBS) dan Organizational Breakdown Structure (OBS), perencanaan tata letak lokasi dan sistem manajemen lalu lintas , perencanaan mutu, rencana keselamatan dan kesehatan kerja, rencana jadwal pelaksanaan proyek, serta rencana anggaran biaya pelaksanaan. Data yang digunakan adalah gambar kerja dan spesifikasi teknis yang diperoleh dari pihak proyek, dan harga satuan dasar untuk Kota Surabaya tahun 2024. Penjadwalan proyek disusun dengan menggunakan microsoft project . Hasil perencanaan ini adalah sebagai berikut: proyek dilaksanakan dengan menggunakan strategi pembagian zona kerja ( zoning ) yang terimplementasi pada WBS, OBS disusun dengan konsep struktur organisasi murni, tata letak situs dan manajemen lalu lintas direncanakan dengan mempertimbangkan kemudahan akses, perencanaan mutu dilakukan dengan menggunakan inspeksi test and plan (ITP), perencanaan keselamatan kerja diutamakan dengan penekanan penggunaan alat pelindung diri dan alat pelindung kerja serta pemberitahuan tabel pemberitahuan bahaya, penilaian, penentuan penentuan, dan (IBPRP). Berdasarkan strategi dan perencanaan tersebut menghasilkan waktu pelaksanaan selama 447 hari kalender dengan biaya pelaksanaan sebesar Rp. 573.770.659.000,-
PERBANDINGAN FONDASI BORE PILE DAN MINI PILE GEDUNG PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK POLITEKNIK NEGERI MALANG Amanada Dwi Herawati; Dandung Novianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9574

Abstract

Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) sebagai perguruan tinggi vokasi yang terus mengembangkan fasilitas pendidikan, sehingga salah satu upaya memenuhi kebutuhan tersebut yaitu melalui pembangunan Gedung Laboratorium dan Bengkel Jurusan Teknik Listrik yang direncanakan setinggi 6 lantai dan 1 lantai atap. Dalam pembangunan gedung fondasi berperan penting sebagai struktur bawah dalam menyalurkan beban bangunan ke tanah pendukung. Berdasarkan hasil penyelidikan N-SPT kondisi tanah di lokasi proyek berupa lapisan pasir dan lanau berkerikil dengan daya dukung terbatas pada kedalaman dangkal, sehingga diperlukan penggunaan fondasi dalam. Fondasi eksisting berupa tiang pancang sedalam 16 m dengan daya dukung beban layan 130,10 ton per tiang dan penurunan kurang dari 15 cm dinilai kurang sesuai karena menimbulkan getaran dan kebisingan tinggi pada lingkungan sekitar. Oleh karena itu, dilakukan evaluasi dan perbandingan antara fondasi bored pile dan mini pile. Hasil analisis pembebanan struktur atas menggunakan ETABS menunjukkan beban aksial terbesar pada Kolom K1 sebesar 2240,678 kN, Kolom K2 sebesar 125,974 kN, Kolom K3 sebesar 261,242 kN, dan Kolom K4 sebesar 395,587 kN. Perhitungan daya dukung metode Reese and Wright (1977) menghasilkan nilai Qall fondasi bored pile sebesar 414 kN (Ø35 cm) dan 274,3933 kN (Ø25 cm) dan untuk kelompok tiang F1 dengan daya dukung 2466,499 kN, serta fondasi mini pile menggunakan metode Mayerhoff (1976), sebesar 361,219 kN (Ø25 cm) dan 181,863 kN (Ø20 cm) dan untuk kelompok tiang F1 dengan daya dukung 2505,146 kN, pada F4 545,591 kN. Penurunan fondasi bored pile sebesar 1,370 cm, sedangkan fondasi mini pile sebesar 1,003 cm dan 0,331 cm, masih lebih kecil dari penurunan izin 18,333 cm. Nilai RAB fondasi bored pile sebesar Rp 2.523.898.404,29 dan mini pile sebesar Rp 2.082.656.831,17. Berdasarkan aspek teknis dan biaya, fondasi mini pile direkomendasikan sebagai alternatif paling efisien.
PENATAAN ULANG LAHAN PARKIR KAWASAN LRT CITY CIBUBUR Deni Setyowati; Dwi Ratnaningsih
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9576

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna LRT di Stasiun Harjamukti, kebutuhan akan fasilitas parkir juga ikut meningkat. Namun, pemanfaatan ruang parkir yang tersedia masih belum optimal akibat penataan ruang yang kurang efisien. Oleh karena itu, perlu dilakukan penataan ulang lahan parkir di kawasan LRT City Cibubur guna meningkatkan kapasitas dan efektivitas penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di area parkir melalui analisis kondisi dan karakteristik parkir yang ada. Kemudian dilakukan proses penataan ulang untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan parkir. Metode pengambilan data untuk penelitian ini adalah survei inventarisasi lahan untuk mengetahui kondisi eksisting area penelitian, survei karakteristik parkir untuk mendapat data durasi dan volume parkir kendaraan. Analisis karakteristik dan desain parkir dilakukan dengan mengacu pada pedoman Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tahun 1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi parkir yang ada di LRT City Cibubur menyediakan 274 SRP untuk sepeda motor dan 125 SRP untuk mobil, dengan puncak indeks parkir masing-masing 1,14 dan 1,3. Nilai indeks ini menunjukkan bahwa lahan parkir melebihi kapasitasnya. Setelah penataan ulang, kapasitas parkir meningkat menjadi 432 SRP untuk sepeda motor dan 83 untuk mobil dengan menggunakan alternatif sudut 60°.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS BANGUNAN GEDUNG C KELAS RAWAT INAP STANDAR RSUD KABUPATEN KEDIRI Aurellia Oktafadia Anisya Putri; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9579

Abstract

Dalam perencanaan struktur gedung, diperlukan struktur bangunan yang kuat dan ekonomis. Gedung C Kelas Rawat Inap Standar RSUD Kabupaten Kediri memiliki 7 lantai. Alternatifnya, penulis merancang atap dak beton difungsikan sebagai rooftop taman. Dalam perencanaan ulang ini, digunakan data shop drawing dan data tanah serta peraturan SNI 2847:2019 untuk analisis dan desain beton bertulang, SNI 1727:2020 untuk pembebanan, dan SNI 1726:2019 untuk ketentuan gempa. Analisis statistika dilakukan dengan perangkat lunak ETABS 2021, dan AutoCAD untuk gambar kerja. Hasil perencanaan meliputi pelat lantai tebal 130 mm, dengan tulangan pelat arah tumpuan x D10-75, lapangan D10-200 dan y D10-200, lapangan D10-200. Balok B1 berukuran 400/600 mm dengan tulangan tumpuan atas 6D22 dan bawah 3D22, serta 6D22 di lapangan bawah dan atas 3D22, sengkang tumpuan Ø12-150, sengkang lapangan Ø12-200. Balok B2 berukuran 400/500 mm dengan tulangan tumpuan atas 6D16 dan bawah 3D16, serta 5D16 di lapangan bawah dan atas 3D16, sengkang tumpuan Ø12-150, sengkang lapangan Ø12-250. Kolom K1 berukuran 900/900 mm dengan tulangan utama 24D25 dan sengkang 4D13-100 untuk tumpuan serta sengkang 4D13-150 untuk lapangan. Kolom K2 berukuran 600/600 mm dengan tulangan utama 12D22 dan sengkang 2D13-100 untuk tumpuan serta sengkang 2D13-150 untuk lapangan. Perencanaan struktur atas gedung ini memerlukan biaya Rp 24.407.084.000,00.