cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK APARTEMEN WESTOWN VIEW SURABAYA Firdaus, Dhiva Rizky; Setiono, Joko; Rahmawan, Fauzi Akbar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5726

Abstract

Proyek Pembangunan Apartemen Westown View Surabaya memiliki luas bangunan 50.885 m2 dan terdiri dari 45 lantai. Luas dan tingginya area kerja membuat risiko pekerjaan proyek yang cukup tinggi sehingga dibahas tentang Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Proyek Apartemen Westown View Surabaya dengan tujuan untuk mengetahui sebarapa baik penerapan SMK3 pada proyek Pembangunan Apartemen Westown View Surabaya.Metode yang digunakan yaitu penyebaran kuesioner kepada pihak yang terlibat dalam proyek lalu diolah menggunakan software SPSS 2024 dan metode scoring untuk mengetahui seberapa besar presentase penerapan SMK3. Untuk identifikasi bahaya yang terjadi berdasarkan JSA pendekatan HIRARC. Untuk pembahasan hambatan dan solusi yang terjadi berdasarkan observasi dan kondisi di lapangan. Mendesain jalur evakuasi berupa layout menggunakan software Autocad 2020 dan Photoshop. Untuk Rencana Anggaran Biaya menggunakan standart acuan SE Menteri PUPR Nomor 11 Tahun 2019.Berdasarkan hasil penelitian, penerapan SMK3 di proyek berdasarkan penilaian 42 responden didapat nilai sebesar 83,79% menunjukkan bahwa penerapan SMK3 dilakukan dengan sangat baik. Hasil identifikasi metode HIRARC pada proyek ini menempati tingkat risiko rendah. Hambatan yang mempengaruhi penerapan SMK3 pada proyek ini adalah dari pihak yang terlibat dalam proyek, lingkungan kerja, dan sarana prasarana. Disusun jalur evakuasi dengan tujuan untuk mencegah terjadinya insiden atau hal-hal yang tidak diinginkan pada proyek ini. Rencana Anggaran Biaya K3 sebesar Rp. 2.160.099.960,00.
ANALISIS PERBANDINGAN JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN RENGEL KABUPATEN TUBAN Haya, Alica Fadya; Harsanti, Winda; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5727

Abstract

Kecamatan Rengel merupakan salah satu kecamatan yang mengalami krisis air bersih saat musim kemarau. Pelayanan air bersih di kecamatan tersebut belum menjangkau seluruh wilayah. Oleh karena itu perlu perluasan area layanan air bersih. Perencanaan ini bertujuan untuk menghitung proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2038 dengan metode aritmatik, geometrik, dan eksponensial, menghitung debit kebutuhan air, merencanakan dimensi pipa dan reservoir, dan rencana anggaran biaya. Data yang digunakan adalah data jumlah penduduk Kecamatan Rengel tahun 2009 – 2023, data fasilitas umum Kecamatan Rengel tahun 2023, data debit sumber, dan data harga satuan pokok kegiatan Kabupaten Tuban tahun 2024. Hasil perhitungan menunjukkan jumlah penduduk pada tahun 2038 sebanyak 92.025 jiwa, debit kebutuhan yang diperlukan sebesar 188,489 liter/detik, menggunakan pipa HDPE dengan Ø20 mm, Ø 25 mm, Ø32 mm, Ø40 mm, Ø50 mm, Ø63 mm, Ø75 mm, Ø90 mm, Ø110 mm, Ø125 mm, Ø160 mm, Ø180 mm, Ø200 mm, Ø225 mm, Ø250 mm, Ø315 mm, dan Ø355 mm. Reservoir yang direncanakan berjumlah 5 dengan dimensi, 4 x 4 x 5 m, 3,5 x 3,5 x 3,5 m, 7 x 7 x 5 m, 6 x 6 x 5,5 m, dan 4 x 4 x 4,5 m. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 28.467.992.787,40.
PENGARUH SUBTITUSI LIMBAH PLASTIK LDPE PADA AGREGAT HALUS TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL UNTUK CAMPURAN LASTON AC-WC Lestari, Diyah Ayu; Qomariah, Qomariah; Rahman, Aulia
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5733

Abstract

Infrastruktur jalan terus dibangun oleh pemerintah, sehingga perlu dilakukan modifikasi dalam campuran aspal untuk meningkatkan kualitas struktuk jalan. Salah satu hal yang dapat dilakukan dalam memodifikasi adalah dengan menggunakan limbah plastik untuk meningkatkan mutu dan kualitas lapis pekerasan, disisi lain modifikasi ini sebagai bentuk upaya penanggulangan limbah sampah di Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan limbah plastik jenis Low Density Polyethylene (LDPE) yang telah diolah menjadi biji plastik menggunakan metode pencampuran cara kering (Dry Process). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari penggunaan biji plastik LDPE pada campuran Laston AC-WC terhadap karakteristik campuran marshall. Adapun metode penelitian ini yaitu mengganti sebagian agregat yang tertahan saringan ukuran 2,36 mm dengan biji plastik jenis LDPE sebesar 4%, 7% dan 9%. Tahapan dalam penelitian ini meliputi uji fisik setiap material, menghitung kadar aspal rencana, menghitung proporsi campuran, pengujian KAO (Kadar Aspal Optimum) tanpa substitusi plastik LDPE, dan pengujian campuran dengan subtitusi plastik LDPE berdasarkan spesifikasi Umum Direktorat Jenderal Bina Marga 2018 (revisi 2) Divisi 6 untuk campuran AC-WC. Hasil dari pengujian KAO dengan kadar aspal 4,5%; 5%; 5,5%; 6%; 6,5% didapatkan nilai KAO sebesar 6,2%. Selanjutnya nilai KAO tersebut digunakan untuk membuat campuran dengan substitusi plastik LDPE. Hasil pengujian pada benda uji variasi plastik LDPE menunjukkan bahwa seiring penambahan biji plastik LDPE memberikan dampak pada campuran laston AC-WC yang meliputi peningkatan sebagian besar parameter Marshall yang terpenuhi, kecuali VIM yang tidak memenuhi spesifikasi.
ANALISIS FONDASI BORED PILE PADA TOWER A PROYEK RUSUN RAWA BUNTU SERPONG TANGERANG SELATAN Saraswati, Zitha Hertina; Sholeh, Moch.; Anggraini, Novita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5751

Abstract

Proyek Pembangunan Tower A Rusun Rawa Buntu merupakan proyek gedung bertingkat 32 lantai dengan luas bangunan 1.549  dan ketinggian 99 m. Fondasi pada bangunan tersebut menggunakan bored pile raft foundation dengan diameter 1 m pada kedalaman 25 m yang sudah sesuai. Perbandingan dimensi bored pile lain untuk mengetahui daya dukung terbesar, penurunan terkecil, serta ekonomis dari segi volume dan biaya perlu dianalisis. Pada penelitian ini, analisis daya dukung dan penurunan dilakukan secara manual dan numerik (Plaxis 2D) pada eksisting (diameter 1 m kedalaman 25 m) dan perencanaan baru (diameter 0,6 m kedalaman 15, 25, 30 m; diameter 0,8 m kedalaman 15, 25, 30 m; diameter 1 m kedalaman 15, 30 m; dan diameter 1,2 m kedalaman 15, 25, 30 m) berdasarkan data SPT BH-1. Analisis menggunakan metode Meyerhof dan Reese & Wright untuk daya dukung tiang tunggal serta Vesic dan Meyerhof untuk penurunan tiang tunggal dan kelompok. Dari perhitungan program RSAP 2024, didapatkan beban aksial terbesar yaitu  = 215431,42 kN (ASD) dan  = 292147,99 kN (LRFD). Berdasarkan SNI 8460-2017, daya dukung dan penurunan memenuhi syarat apabila  >  dan  < . Kondisi tersebut terjadi pada kedalaman 25 m (diameter 0,8; 1; 1,2 m) dan kedalaman 30 m (diameter 0,6; 0,8; 1; 1,2 m). Bored pile yang lebih memenuhi syarat dari segi daya dukung dan penurunan serta ekonomis dari segi volume dan biaya, yaitu bored pile diameter 0,60 m pada kedalaman 30 m serta dimensi raft foundation 31 m 11 m 1 m. Dengan daya dukung  manual = 217151,23 kN serta penurunan  manual = 0,0210 m dan  Plaxis 2D = 0,0381 m. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan senilai Rp 5.960.952.085,44 dengan metode pelaksanaan menggunakan Bored Pile Mini Crane mulai dari pekerjaan pembersihan lahan hingga pengecoran raft foundation.
ANALISA KUAT TEKAN DAN ABSORPSI BETON DENGAN ZEOLIT SEBAGAI BAHAN TAMBAH Rahmadiani, Alfina; Qomariah, Qomariah; Rahardianto, Trias
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5757

Abstract

Beton telah menjadi bahan utama yang digunakan dalam konstruksi bangunan. Beton dikenal dengan kekuatan dan daya tahannya namun, ada beberapa kekurangan yang perlu diatasi.Banyak pelaku konstruksi mencari inovasi baru yang dapat meminimalisir kekurangan beton dan mampu meningkatkan kualitas beton.Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas beton adalah dengan menggunakan mineral aditif yang dapat meningkatkan kualitasnya secara keseluruhan.Zeolit merupakan bahan tambahan yang menjanjikan dan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kuat tekan beton melalui penambahan serbuk zeolit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang melibatkan benda uji berbentuk silinder dengan diameter dan tinggi 15 cm dan 30 cm. Zeolit digunakan sebagai bahan tambah serbuk zeolit 0% sebagai beton kontrol dan beton dengan penambahan serbuk zeolit 6%, 12%, 18%, dari berat semen.Benda uji tersebut akan di uji pada umur 7 hari, 14 hari, dna 28 hari serta menggunakan 6 benda uji pada masing-masing umur untuk mendapatkan hasil kuat tekan beton. Absorpsi akan di uji pada benda uji umur 7 hari dan 28 hari dengan menggunakan 3 benda uji padamasing-masing umur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubuk zeolit dapat meningkatkan kekuatan tekan beton. Penambahan 12% zeolit pada umur 28 hari mencapai kekuatan 36,76 Mpa. Sebagai perbandingan, beton normal mencapai kekuatan 32,02 Mpa, sedangkan variasi 6% zeolit mencapai 35,37 Mpa. Namun, pada zeolit dengan kandungan 18% mengalami penurunan menjadi 28,78 Mpa. Dari hasil pengujian kuat tekan dan serapan, dapat disimpulkan bahwa tingkat kuat tekan beton yang optimum dengan zeolit sebagai bahan tambah adalah pada variasi beton zeolit 12%. Sedangkan pada absorpsi atau daya serap, pada penambahan zeolit variasi 18% mengalami penyerapan paling rendah yaitu sebesar 2,19%, sedangkan untuk variasi 0% sebesar 3,58%, untuk variasi 6% mencapai 2,43% lalu untuk variasi 12% mencapai 3,30%.
KOMPOSIT RESIN HIBRIDA SEBAGAI BAHAN MATERIAL RETROFIT BALOK KAYU Helmy, Farhan Rizky; Rochman, Taufiq; Charits, Moh.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5759

Abstract

Balok adalah struktur penting dalam sebuah konstruksi bangunan. Salah satu material balok yang paling umum digunakan adalah kayu. Penggunaan balok kayu untuk konstruksi struktural harus memperhatikan perubahan kondisi lingkungan selama pembebanan dan penyimpanan. Salah satu teknik perkuatan pada balok kayu ialah dengan metode perkuatan pada permukaan balok kayu menggunakan komposit resin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja material komposit resin dengan meninjau berdasarkan kuat lenturnya. Tinjauan utama pada material komposit resin ini ialah mencari komposisi yang efisien baik dari sisi kuat tekan, berat jenis, dan sifat fisiknya yang nantinya diaplikasikan sebagai mortar perekat tulangan pada balok kayu dengan metode perkuatan pada permukaan balok. Dari penelitian ini didapatkan bahwa kinerja komposit resin memiliki kekuatan lebih besar daripada mortar semen. Selain itu, dibandingkan dengan mortar semen material komposit resin memiliki durabilitas lebih baik. Sehingga ditinjau dari hasil tersebut, komposit resin bisa digunakan sebagai material retrofit balok kayu.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN BLULUK KABUPATEN LAMONGAN Wulandari, Yanu Tri; Harifa, Ayisya Cindy; Sutikno, Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5760

Abstract

Kecamatan Bluluk merupakan kawasan dataran rendah yang didominasi dengan tanah kapur di beberapa daerah serta memiliki luas wilayah sebesar 55,3 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 22.898 jiwa yang tidak terlayani PDAM. Penulisan studi ini ditujukan untuk menghitung jumlah proyeksi penduduk tahun 2038, menghitung kebutuhan air masyarakat Kecamatan Bluluk, membuat desain jaringan pipa distribusi serta dimensi reservoir, dan juga memperhitungkan anggaran biaya dari pelaksanaan pekerjaan jaringan distribusi. Data yang diperlukan berupa data jumlah penduduk selama 10 tahun terakhir, data debit sumber mata air, data peta topografi, peta tata guna lahan serta jaringan jalan, dan juga data analisa harga satuan pekerjaan. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai maka data akan diolah secara manual menggunakan metode proyeksi jumlah penduduk dan Hazen-Williams serta menggunakan bantuan program Watercad V8i untuk merencanakan skema jaringan pipa distribusi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa jumlah penduduk di tahun 2038 sebanyak 29.506 jiwa, debit kebutuhan air bersih sebesar 0,0673 m3/dt, pipa yang digunakan pada perencanaan jaringan pipa distribusi air bersih adalah pipa HDPE PN 16 dengan rincian pipa 5 inch sepanjang 3267,6 m, pipa 4 inch sepanjang 16973,8 m, pipa 3 inch sepanjang 3447,5 m, pipa 2 ½ inch sepanjang 4656,4 m, pipa 1 ½ inch sepanjang 6169,1 m, pipa 1 ¼ inch sepanjang 2367,5 m, dan pipa 1 inch sepanjang 3023,6 m. Dengan dimensi reservoir utama sebesar 40,5 m3, serta menggunakan pompa dengan ukuran 100 x 80 m dan 50 x 40 m, dan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dibutuhkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp. 13.890.715.000,00 (Tiga belas milyar delapan ratus sembilan puluh juta tujuh ratus lima belas ribu rupiah).
EVALUATION OF BAGONG DAM SPILLWAY AND STILLING BASIN DIMENSIONS COMPARING SYNTHETIC UNIT HYDROGRAPHS Zakia, Listi Putri Arsyi; Hapsari, Ratih Indri; Safitri, Mona Shinta
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5764

Abstract

Pada tahun 2022, Trenggalek mengalami banjir cukup besar yang mengakibatkan tenggelamnya beberapa kecamatan. Oleh karena itu, diperlukan penanggulangan dengan membangun bendungan, khususnya bangunan spillway untuk mengamankan tubuh bendungan. Focus penelitian ini adalah Bendungan Bagong yang terletak di Trenggalek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dimensi pelimpah dan kolam olak menggunakan perbandingan metode hidrograf satuan sintetik Nakayasu dan Gama I guna menentukan metode yang optimal. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode Nakayasu memiliki nilai QPMF sebesar 804,173 m³/detik, sedangkan metode Gama I memiliki nilai QPMF sebesar 497,787 m³/detik. Berdasarkan banjir historis di Trenggalek, metode Nakayasu dinilai lebih optimal dengan nilai QPMF 804,173 m³/detik. Evaluasi dimensi spillway menggunakan metode Nakayasu menghasilkan lebar mercu spillway 35 m dengan tipe U.S.B.R Ogee I, panjang saluran peluncur 1 sebesar 132 m dengan lebar 35 m, panjang saluran peluncur 2 sebesar 134,5 m dengan lebar 35 m, panjang saluran peluncur 3 sebesar 94 m dengan lebar 35 m, serta stilling basin tipe USBR III dengan lebar 35 m dan panjang loncatan 14 m. Estimasi rencana anggaran biaya total sebesar Rp. 258.896.452.000,00.
PENGARUH SUBSTITUSI LUMPUR LAPINDO SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON AC-WC Novendra, Haykal Aditya; Qomariah, Qomariah; Naibaho, Armin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5789

Abstract

Lapisan AC-WC (Asphalt Concrete - Wearing Course) dalam konstruksi jalan berfungsi sebagai pelapis permukaan yang menahan beban dan abrasi, penting untuk menghindari kecelakaan akibat tergelincir di jalan basah dan memberikan kenyamanan berkendara. Kontrol ketat terhadap komposisi campuran diperlukan, termasuk pengaturan rongga dengan bahan filler. Limbah lumpur Lapindo dari kebocoran sumur minyak di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur sejak 2006 menjadi alternatif pengganti filler dalam campuran aspal karena mengandung silika 50% dan besi oksida 27,70%. Berdasarkan perhitungan Persentase Bitumen gradasi No IV SNI 03-1737-1989, diperoleh nilai tengah 6% lalu dibuat 5 rancangan rencana aspal untuk mencari nilai optimum: 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Konsentrasi optimum 6,03% didapatkan, namun belum memenuhi syarat pada nilai flow dan VIM. Gradasi agregat kasar dan halus serta filler diaplikasikan dengan substitusi semen dan Lumpur Lapindo lolos No. 200 pada variasi konsentrasi filler 0%, 4%, 6%, dan 8%. Rerata stabilitas setelah Uji Marshall pada variasi 0%, 4%, 6%, dan 8% berturut-turut adalah 1264,64 kg, 835,40 kg, 839,14 kg, dan 1200,6 kg, semua memenuhi spesifikasi SNI 03-1737-1989 minimal 800 kg. Rerata nilai flow pada variasi 0%, 4%, 6%, dan 8% berturut-turut adalah 1,23 mm, 2,73 mm, 2,67 mm, dan 2,26 mm. Nilai flow belum memenuhi syarat SNI 03-1737-1989, namun setelah ditambahkan variasi filler lumpur Lapindo, terjadi kenaikan flow pada 4%, 6%, dan 8% dibandingkan variasi 0%. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Lumpur Lapindo tidak menguntungkan sebagai filler karena menurunkan nilai stabilitas.
ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN GEOTEXTILE DAN DINDING PENAHAN TANAH KANTILEVER PADA JEMBATAN CIPULARANG KM 71 Salwa, Shabila Nula; Anggraini, Novita; Rahardianto, Trias
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5795

Abstract

Proyek Jembatan di Tol Cipularang KM 71 di Kabupaten Purwakarta terletak di area perbukitan curam dengan tanah ekspansif yang rentan terhadap perubahan volume signifikan saat terkena air, membuat wilayah tersebut rawan longsor. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan solusi alternatif perkuatan lereng diantaranya penggunaan geotextile dan dinding penahan tanah kantilever. metode Fellenius diimplementasikan untuk menganalisis stabilitas pada kondisi lereng eksisting, dengan perkuatan geotextile dan dinding penahan tanah kantilever. Perhitungan menggunakan metode manual maupun dengan Software Geoslope. Analisis stabilitas lereng dengan perkuatan geotextile mencakup analisis stabilitas internal (putus dan cabut) dan eksternal (geser, guling, dan daya dukung), sedangkan, pada dinding penahan tanah kantilever, meliputi analisis stabilitas terhadap geser, guling, dan daya dukung. Hasil analisis stabilitas lereng kondisi eksisting menggunakan metode perhitungan manual memberikan nilai faktor keamanan tanpa beban gempa dan dengan beban gempa berturut-turut sebesar 1,389 dan 0,568, sedangkan pada penggunaan Software Geoslope berturut-turut sebesar 1,322 dan 0,607. Perhitungan perkuatan lereng dengan geotextile dengan metode perhitungan manual nilai faktor keamanan kondisi tanpa dan dengan beban gempa berturut-turut sebesar 2,447 dan 1,627, dan dengan implementasi Software Geoslope diperoleh berturut-turut sebesar 3,672 dan 1,689. Pada perkuatan lereng menggunakan dinding penahan tanah, metode perhitungan manual nilai faktor keamanan kondisi tanpa dan dengan beban gempa berturut-turut sebesar 2,870 dan 1,612 , sedangkan dari software Geoslope berturut-turut dihasilkan nilai faktor keamanan sebesar 3,283 dan 1,579.

Page 77 of 100 | Total Record : 991