cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JEMBATAN PRATEGANG PULUHAN PADA RUAS JALAN TOL SOLO - KLATEN Azzahra, Dindi Putri; Rahman, Aulia; Arystianto, Deni Putra
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5695

Abstract

Jembatan merupakan konstruksi yang dibuat untuk melewati suatu rintangan seperti lembah dalam, aliran sungai, danau, saluran irigasi, sungai, rel kereta api, jalan raya melintang pada tingkat yang berbeda dan lain-lain. Jembatan Prategang Puluhan berada pada ruas Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo Ruas Solo – Klaten STA 13+867. Jembatan ini memiliki bentang 40 meter, akibatnya tidak terdapat akses jalan desa untuk penduduk desa dan untuk petani yang akan menuju sawah yang berada di samping jembatan dan jalan tol sehingga penulis merencanakan ulang dengan bentang 50 meter. Perencanaan ulang mengacu pada Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan Bina Marga Tahun 2021 dan SNI 1725:2016. Hasil pembebanan pada aplikasi Staad Pro V8i didapatkan hasil analisa pembebanan pada Jembatan Prategang Puluhan yaitu untuk beban sendiri (selfweight) 5376,672 kNm, beban mati tambahan 1085,758 kN, beban hidup 4600,92 kN. Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan, didapatkan dimensi dari girder atau gelagar PCI yaitu tinggi 2,1 meter dan lebar 0,8 meter, jenis strand yang digunakan yaitu seven wire strand, low relaxation, jumlah tendon yang terpasang yaitu 4 dengan masing masing tendon terdapat 19 strand, Hasil lendutan izin yaitu 62,5 mm dan lendutan ultimit yaitu 57,708 mm. Pelat kendaraan dengan tebal 0,25 meter, menggunakan tulangan pada tumpuan dan lapangan yaitu D16-200. Pelat injak dengan tebal 0,25 meter, menggunakan tulangan arah melintang dan arah memanjang yaitu D16-150. Diafragma yang digunakan yaitu berdimensi 0,5 meter x 1,52 meter dengan tulangan utama 8D22 dan tulangan Sengkang D13-200. Barrier yang digunakan dengan tinggi 1,2 meter dan lebar 0,5 meter, menggunakan tulangan D16-100. Didapatkan hasil RAB (Rencana Anggaran Biaya) sebesar Rp. 4.326.000.530,00.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA PADA RUAS JALAN BTS. KAB. BOJONEGORO (PAJENG) – NGANJUK (GUYANGAN) KM 56+450 – 61+450 KABUPATEN NGANJUK Hanik, Umi; Ratnaningsih, Dwi; Subagyo, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5696

Abstract

Ruas jalan Bts. Kab. Bojonegoro (Pajeng) – Nganjuk (Guyangan) merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Nganjuk dengan Kabupaten Bojonegoro. Pada jalan ini terdapat kerusakan sepanjang 4,5 km berupa retak kulit buaya, retak blok, retak tepi, retak memanjang, retak melintang, ambles, dan lubang. Kondisi ini sangat mengganggu pengguna jalan terutama saat musim penghujan karena genangan air pada permukaan jalan yang mengalami kerusakan. Selain itu, banyaknya lubang dan ambles menyebabkan ketidaknyamanan pengguna jalan saat melintas. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan, dan mengetahui kondisi perkerasan jalan. Metode analisis yang digunakan ialah metode Bina Marga tahun 2011 dengan penilaian Surface Distress Index (SDI) dan penilaian International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi Roadroid. Dari hasil analisis, diperoleh presentase kerusakan retak kulit buaya 1,657%, retak blok 1,584%, retak tepi 0,007%, retak memanjang 1,553%, retak melintang 0,013%, ambles 0,549%, dan lubang 0,007%. Kondisi perkerasan jalan ditemukan baik sebesar 18%, sedang 74%, rusak ringan 8%, dan rusak berat 0%.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA PADA RUAS JALAN KLENANG KIDUL - CONDONG KABUPATEN PROBOLINGGO Ula, Silfia Nadiyatul; Ratnaningsih, Dwi; Supiyono, Supiyono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5697

Abstract

Jalan Klenang Kidul – Jalan Condong sepanjang 5,7 km merupakan jalan kabupaten dengan fungsi kolektor yang terdapat di Kabupaten Probolinggo. Kerusakan yang terjadi pada jalan tersebut meliputi retak, lubang, dan kerusakan lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi permukaan jalan. Metode yang digunakan untuk menganalisis kerusakan menggunakan metode Bina Marga yaitu dengan Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI). Data primer yang diperlukan yaitu survei kondisi jalan dan nilai International Roughness Index (IRI), Sedangkan data sekunder berupa data teknis jalan. Penilaian kondisi perkerasan diperoleh dengan melakukan survei lapangan dengan mengacu pada Metode Bina Marga (001-01/M/BM/2011). Hasil analisis dari kerusakan jalan berupa kerusakan lubang, retak, tambalan, dan terkelupas/tergerus. Hasil perhitungan kondisi jalan didapatkan kondisi baik sebesar 60%, kondisi sedang sebesar 19%, kondisi rusak ringan sebesar 10%, dan kondisi rusak berat sebesar 11%.
PENGGUNAAN BATU KAPUR SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN ASPAL BETON LASTON AC – WC UNTUK MELIHAT KARAKTERISTIK MARSHALL Athaya, Utari Zain; Qomariah, Qomariah; Riyanto, Sugeng
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5701

Abstract

Kerusakan jalan terjadi karena faktor cuaca dan kualitas pekerasan jalan yang kurang baik, jika kualitas perkerasan jalan baik diharapkan mampu memberikan layanan yang baik pada fungsi jalan. Perkerasan terbagi menjadi dua yaitu perkerasan lentur dan kaku, jenis pekerasan lentur laston AC – WC yang tersusun dari agregat kasar, agregat halus, filler yang diikat oleh aspal. Namun, seiring waktu akan ada peningkatan harga material, maka dari itu dilakukan inovasi penelitian susbstitusi filler menggunakan batu kapur Druju. Pada penelitian ini dilakukan pengujian fisik pada setiap material, kemudian menghitung kadar aspal rencana, menghitung proporsi campuran dan membuat benda uji yang dilanjutkan dengan pendataan dan uji Marshall. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan nilai KAO dari campuran tanpa filler batu kapur untuk mendapatkan nilai kadar aspal yang optimum, dan nilai KAO yang didapatkan sebesar 6,05% dengan nilai stabilitas 801,61 kg dan nilai flow 3,23 mm yang sudah memenuhi karakteristik marshall. Selanjutnya pada kadar aspal tersebut digunakan untuk membuat campuran dengan variasi filler batu kapur sebesar 5,5%; 6%; dan 6,5%. Hasil dari uji marshall pada benda uji variasi filler batu kapur secara keseluruhan menunjukkan bahwa penggunaan batu kapur meningkatkan nilai VFA karena batu kapur menyerap aspal, sehingga banyak rongga yang terisi aspal. Pada variasi filler  batu kapur  5,5% nilai VFA naik sebesar 2,85%, pada variasi 6% naik 1,26% dan pada variasi 6,5% naik sebesar 5,03% terhadap benda uji tanpa filler batu kapur. Namun, pada karakteristik marshall lainnya tidak memenuhi persyaratan. Dari hasil penelitian ini tidak dapat ditentukan campuran variasi optimum filler batu kapur karena semua variasi tidak ada yang memenuhi parameter marshall. Dan dari segi biaya penggunaan batu kapur cenderung lebih mahal, sehingga berdasarkan penelitian ini penggunaan batu kapur tidak disarankan untuk campuran aspal.
PROJECT PLANNING PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN PENGHUBUNG DI JALAN TOL CIPULARANG KM 71 Purwanto, Rachmad Aqmal Darmawan; Khamim, Moch.; Utoyo, Suselo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5705

Abstract

Proyek Pembangunan Jembatan Penghubung Di Jalan Tol Cipularang KM 71 ini direncananakan terletak di Kawasan Kota Bukit Indah Purwakarta Provinsi Jawa Barat. Rencana pembangunan ini akan menghubungkan kembali Kawasan Kota Bukit Indah (Dangdeur, Bungursari dan Cigelam, Babakancikao) yang terpisah akibat adanya Jalan Tol Cipularang. Jembatan ini dibuat dengan menggunakan konstruksi Beton tipe PCI Girder dengan bentang 121 m, lebar efektif jalan 9,5 meter yang terbagi menjadi 3 bentang dari 37.5, 56.1 m dan 27.3 m dengan jumlah pondasi total sebanyak 218 titik membentang diatas Jalan Tol Cipularang KM 71. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk memberikan alternatif – alternatif (1) Work Braekdown Structure dan Struktur Organisasi (2) Site Layout dan Traffic Management (3) Strategi dan Metode Pelaksanaan (4) Quality Plan dan Safety Plan (5) Rencana Durasi Proyek (6) Rencana Anggaran Pelaksanaan. Data yang dibutuhkan yaitu Detail Engineering Desain (DED), Rencana Kerja dan Syarat (RKS), Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) PUPR 2023, Harga Satuan Upah, Alat, Material Kabupaten Purwakarta 2023. Berikut ini adalah alternatif Project Planning (1) Struktur Organisasi dengan pimpinan tertinggi dipegang oleh Project Manager (2) Site Layout berdasarkan hitungan Traveling Distance dan Safety Index, Traffic Management dengan sistem One Way Gate 2 lajur (3) Strategi Pelaksanaan menggunakan 2 Zona (4) Quality Plan Menggunakan sikuls pendekatan PDCA dan ITP, Safety Plan menggunakan pendekatan IBPRP dilengkapi dengan prosedur tanggap darurat (5) Proyek Pembangunan Jembatan Penghubung di Jalan Tol Cipularang KM 71 ini direncanakan selama 18 Bulan (Hari Kalender) dengan 6 Hari kerja dan 8 Jam Kerja setiap Harinya (6) Total Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) sebesar Rp. 90.296.817.679.
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN AIR BERSIH KECAMATAN TANGEN KABUPATEN SRAGEN Zulfatin, Salma Aida; Hanggara, Ikrar; Sutikno, Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5706

Abstract

Kecamatan Tangen merupakan salah satu kecamatan pada Kabupaten Sragen dengan jumlah penduduk sebanyak 29.980 jiwa pada tahun 2023 yang tersebar di 7 desa yang ada. Tujuan perencanaan ini meliputi jaringan pipa distribusi air bersih, dimensi pipa, serta rencana anggaran biaya. Data yang diperlukan antara lain yaitu, peta topografi, data debit sumber mata air, data jumlah penduduk dan fasilitas umum yang ada, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Sragen terbaru. Data jumlah penduduk dan fasilitas umum akan digunakan untuk mencari besarnya kebutuhan debit pada tahun rencana, dan dilakukan untuk merencanakan dimensi pipa sehingga dapat dihitung rencana anggaran biaya yang diperlukan. Dari hasil perencanaan diperoleh hasil proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2038 sebanyak 34.594 jiwa, dan besarnya debit air yang diperlukan untuk 7 desa yaitu 0,04157 m3/detik. Perencanaan jaringan pipa direncanakan menggunakan pipa HDPE dengan pipa HDPE Ø200 mm sepanjang 13.096 m, pipa HDPE Ø160 mm sepanjang 15.707,3 m, pipa HDPE Ø110 mm sepanjang 11.717,6 m, pipa HDPE Ø90 mm sepanjang 4963,4 m, pipa HDPE Ø80 mm sepanjang 4.762,6 m, dan pipa HDPE Ø50 mm sepanjang 1411,5 m. Dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp 13.840.243.000 (Tiga Belas Milyar Delapan Ratus Empat Puluh Juta Dua Ratus Empat Puluh Tiga Ribu Rupiah).
UJI EKSPERIMENTAL BETON INTERLOCK DENGAN PENAMBAHAN ABU BONGGOL JAGUNG PADA STRUKTUR WINGWALL JEMBATAN Ningrum, Diah Laila Fitria; Rasidi, Nawir; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5707

Abstract

Harga semen yang semakin tinggi dan emisi karbon yang tinggi, beberapa peneliti meneliti limbah pertanian yang dapat menggantikan peran semen. Limbah pertanian seperti bonggol jagung dan sekam padi setelah diteliti dan dijadikan sebagai abu, dapat digunakan sebagai pengganti/bahan tambah semen setalah proses laboratorium dan bengkel [1]. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penambahan abu bonggol jagung pada beton interlock terhadap kinerja struktur wingwall jembatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji eksperimental dengan variasi penambahan abu bonggol jagung sebanyak 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Pengujian meliputi uji kuat tekan, uji kuat tarik belah, dan uji kuat geser. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu bonggol jagung dapat meningkatkan kinerja beton interlock hingga batas tertentu. Nilai kuat tekan rata – rata dan nilai kuat tarik belah rata – rata tertinggi didapat pada penambahan 2% abu bonggol jagung (CCA) berturut – turut sebanyak 29,3 Mpa dan 3,6 MPa. Sedangkan nilai kuat geser rata – rata dinding beton interlock dengan penambahan variasi 2% didapat 20,47 Ton/m². Selain itu, analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembuatan 1m³ beton interlock juga dilakukan dalam penelitian ini. Dari penelitian ini juga disarankan bahwa cetakan beton interlock diharuskan presisi dan menggunakan pelat baja. Penelitian selanjutnya untuk mengembangkan desain interlocking dan variasi CCA.
STUDI KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN PURI JAYA RAJEG MULYA CLUSTER AMARTHA KABUPATEN TANGERANG Hardiyanto, Revandi Naufal; Purnomo, Fadjar; Zettyara, Devi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5708

Abstract

Studi kelayakan memainkan peran krusial dalam memastikan keberhasilan proyek pengembangan perumahan. Proyek pembangunan Perumahan Puri Jaya Rajeg Mulya Cluster Amartha di Kabupaten Tangerang di atas lahan seluas 35.995 m² dan rencana pembangunan 299 unit rumah dengan dua tipe berbeda menjadi fokus kajian ini. Dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan lahan secara efektif dan mencapai hasil terbaik dari kondisi eksisting, kajian ini melibatkan analisis menyeluruh pada aspek pasar, teknis, dan finansial. Analisis tersebut meliputi identifikasi tipe rumah yang paling diminati masyarakat melalui kuesioner, optimasi site plan dengan software Lindo 6.1, penilaian kelayakan teknis berdasarkan persyaratan lahan, kelayakan finansial melalui beberapa parameter (NPV, BCR, PBP, dan IRR), serta sensitivitas proyek terhadap perubahan kondisi. Hasil analisis pada aspek pasar menunjukkan bahwa tipe rumah 28/60 merupakan tipe yang paling diminati masyarakat. Site plan optimasi berdasarkan minat masyarakat menghasilkan rencana pembangunan 359 unit rumah. Aspek teknis dinyatakan layak dengan persyaratan lahan yang terpenuhi, sementara kelayakan finansial juga dinyatakan layak berdasarkan parameter yang memenuhi kriteria yaitu NPV lebih dari 0, BCR lebih dari 1, PBP kurang dari umur investasi dan IRR kurang dari WACC. Analisis sensitivitas mengindikasikan ketidaklayakan ketika pendapatan turun 10% dan pengeluaran naik 10% dalam kondisi eksisting, serta pendapatan turun 25% dan pengeluaran naik 30% dalam kondisi optimal.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI PROYEK JALAN TOL JAKARTA - CIKAMPEK II SELATAN PAKET 3 Ibrahim, Ajid; Sumardi, Sumardi; Rahmawan, Fauzi Akbar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5710

Abstract

Pembangunan konstruksi saat ini sering kali dihadapkan dengan bahaya yang kerap terjadi selama pelaksanaan proyek, yang dapat membahayakan keselamatan dalam proyek konstruksi tersebut. Hal inilah yang menjadi alasan betapa pentingnya rencana keselamatan konstruksi yang baik sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Proyek Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan Paket 3 ini terletak di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi yang memiliki total panjang 31,25 km. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rencana Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), Mengidentifikasi Bahaya, Risiko, Pengendalian Risiko dan Peluang (IBPRP), rencana tindakan dan rencana biaya anggaran rencana keselamatan konstruksi. Metode yang digunakan dilakukan dengan cara menyusun, membahas dan mengelola data-data dilanjutkan studi kepustakaan yang digunakan sebagai acuan dan data pendukung dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai acuan perencanaan keselamatan konstruksi. Hasil dari perencanaan rencana keselamatan konstruksi memuat 6 komponen yang harus dilaksanakan diantaranyam kebijakan, struktur organisasi, perencanaan K3, pelaksanaan K3, pemantauan dan evaluasi K3 serta peninjauan dan peningkatan K3. Hasil Identifikasi Bahaya, Risiko, Pengendalian Risiko dan Peluang (IBPRP) didapatkan 1 pekerjaan risiko kecil, 64 pekerjaan risiko sedang dan 1 pekerjaan risiko besar. Rencana tindakan dilakukan dengan membuat sasaran dan program khusus memuat dari tabel IBPRP dengan pekerjaan yang memiliki skala tingkat risiko sedang dan besar. Hasil rencana anggaran biaya K3 didapat nilai sebesar Rp. 15,134,715,663, dimana menghasilkan presentase biaya terhadap nilai kontrak sebesar 0,3%.
ANALISIS PENJADWALAN DAN BIAYA BERBASIS BIM PADA PEKERJAAN STRUKTURAL PEMBANGUNAN GEDUNG RUMAH SAKIT KOTA KEDIRI Fahreza, Muhammad Ramadhan Bagus; Zettyara, Devi; Sutikno, Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5711

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Kota Kediri mempunyai luas bangunan sebesar ±1198,60 m2 memiliki 6 lantai dengan ketinggian total +19,50 m. Pada pelaksanaanya, ditemukan terjadinya keterlambatan pada progres mingguan sebesar -0,160% dan ketidaksesuaian dari segi biaya dalam pelaksanaanya terutama pada pekerjaan pengecoran pernah terjadi over 3 m3. Sehingga tujuan dari pembahasan ini untuk mengetahui hasil analisis penjadwalan dan biaya pekerjaan struktural Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Kota Kediri. Metode analisis menerapkan Building Information Modeling (BIM) agar perencanaan lebih efisien dan saling terhubung. Software yang digunakan dalam penerapan BIM yaitu untuk desain elemen struktural dan menginput penulangan hingga mendapatkan hasil perhitungan kuantitas menggunakan Cubicost TAS dan TRB sedangkan untuk penjadwalan menggunakan Microsoft Project dan kemudian dalam merencanakan anggaran biaya menggunakan Cubicost TBQ. Berdasarkan analisis pembahasan tersebut diperoleh hasil kuantitas galian tanah sebesar 428,00 m3, kebutuhan titik pancang sebesar 173 titik, kebutuhan beton sebesar 2.081,39 m3, kebutuhan bekisting sebesar 13.221,07 m2, kebutuhan pembesian sebesar 447.057,70 kg. Sehingga dari hasil kuantitas tersebut didapatkan durasi pekerjaan struktural selama 157 hari atau sekitar 22 minggu dengan biaya Rp. 14.063.272.382,64 (empat belas milyar enam puluh tiga juta duaratus tujuh puluh dua ribu tigaratus delapan puluh dua rupiah).

Page 76 of 100 | Total Record : 991