cover
Contact Name
Manap Trianto
Contact Email
jbseuntad@gmail.com
Phone
6282237821075
Journal Mail Official
jbseuntad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Journal of Biology Science and Education
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 28305604     EISSN : 29626803     DOI : 10.22487/jbse.v12i2
Journal of Biology Science and Education (JBSE) is an Open Access Scientific Journal published by Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Tadulako University. Journal of Biology Science and Education is a peer-reviewed journal that publishes original article in all areas of biological sciences and biology education including botany, zoology, biosystematics, molecular genetics, biotechnology, biodiversity, microbiology, ecology, environmental sciences, and biology education. This journal publishes a manuscript written either in Indonesian or English. The journal is published two issues each year (January-Juny and July-December).
Articles 165 Documents
Persepsi Guru Biologi tentang Kurikulum Sekolah Penggerak (KSP) di SMA Negeri 4 Palu Irda, Irda; Jamhari, Mohammad; Rauf, Abd
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i1.4146

Abstract

Pendidikan dalam pelaksanaannya memerlukan proses yang berkesinambungan dalam setiap jenis dan jenjang pendidikan yang berkaitan dalam suatu sistem pendidikan yang integral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan persepsi guru biologi tentang Kurikulum Sekolah Penggerak (KSP) di SMA Negeri 4 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru biologi SMA Negeri 4 Palu sebanyak 5 orang dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru biologi pada indikator penyerapan terhadap rangsangan atau objek dari luar individu memiliki skor aktual (X) > 43,99, indikator pengertian atau pemahaman memiliki skor aktual (X) > 31,99, dan indikator penilaian dan evaluasi memilki skor aktual (X) > 43,99. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dinyatakan bahwa persepsi guru biologi tentang KSP di SMA Negeri 4 Palu berada pada kategori sangat positif.
Identifikasi Faktor Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII pada Pembelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 01 Baras Rahmawati, Rahmawati; Rede, Amran; Kasim, Amiruddin
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i1.4147

Abstract

Identifikasi kesulitan belajar marupakan penentuan kecenderungan dalam diri siswa untuk menjadi sama persis (identik) dengan siswa lainnya yang tidak mengalami kesulitan belajar. Menentukan gejalah-gejalah kesulitan belajar yang di alami siswa dalam proses belajar yang menimbulkan adanya hambatan-hambatan tertentu dalam mencapai tujuan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor kesulitan belajar siswa kelas VIII pada pembelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 01 Baras. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan angket kesulitan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kesulitan belajar siswa khususnya di SMP Negeri 01 Baras meliputi faktor internal dengan hasil persentase 18,48 % termasuk kategori kesulitan siswa sangat rendah, Sedangkan faktor eksternal dengan jumlah persentase 48,89 % termasuk kategori kesulitan siswa cukup rendah. Faktor kesulitan belajar Internal dan eksternal masing-masing mempunyai aspek terdapat pada Tabel 1. Akumulasi dari semua aspek memperoleh nilai rata-rata faktor kesulitan belajar sebesar 67,37 % termasuk kategori kesulitan belajar tinggi. Kesimpulan, siswa kelas VIII pada pembelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 01 Baras mengalami kesulitan belajar.
Etnobotani Tumbuhan Berkhasiat Obat pada Masyarakat Suku Bugis di Desa Anutapura Kecamatan Bolano Lambunu dan Pemanfaatannya sebagai Sumber Belajar Nurafni, Nurafni; Kasim, Amiruddin; Nurdin, Musdalifah
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i1.4148

Abstract

Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang bisa diambil manfaatnya sebagai obat herbal yang mempunyai kandungan yang berkhasiat obat dan penggunaannya tidak berbahaya untuk tubuh kita. Desa Anutapura merupakan desa yang secara administratif berada di Kecamatan Bolano Lambunu Kebupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tumbuhan obat apa saja yang dimanfaatkan oleh masyarakat suku Bugis di desa Anutapura dan untuk menghasilkan buku saku yang layak dijadikan sebagai sumber belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat suku Bugis di desa Anutapura Kecamatan Bolano Lambunu sebanyak 30 jenis tumbuhan obat yang terdiri dari 20 ordo, 24 famili dan buku saku yang dianggap sangat layak sebagai sumber belajar dengan persentase kumulatif kelayakan sebesar 83%.
Prevalensi Kecacingan pada Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanah Harapan Kabupaten Sigi dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Pembelajaran Pratiwi, Elly Qirey M; Sutrisnawati, Sutrisnawati; Kasim, Amiruddin; Ramadhan, Achmad; Astija, Astija; Windarsih, Yulia
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4149

Abstract

Prevalensi adalah ukuran frekuensi penyakit. Kecacingan merupakan penyakit yang diakibatkan oleh cacing yang menginfeksi tubuh manusia dan ditularkan melalui media tanah. Soil Transmitted Helminthiasis (STH) adalah kelompok cacing yang menginfeksi usus manusia yang penularannya melalui tanah. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui prevalensi kecacingan Soil Transmitted Helminthiasis yang terjadi pada murid di SDN Tanah Harapan, untuk mengetahui jenis telur cacing apa saja yang menginfeksi murid di SDN Tanah Harapan, dan untuk membuat sumber pembelajaran dalam bentuk penuntun praktikum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh murid SDN Tanah Harapan. Pengumpulan data diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan tinja dengan menggunakan metode Kato Katz. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi kecacingan Soil Transmitted Helminthiasis yang terjadi pada murid di SDN Tanah Harapan adalah 3,6%.  Jenis telur cacing yang menginfeksi murid SDN Tanah Harapan adalah telur Ascaris lumbricoide. Hasil Penelitian di desain menjadi penuntun praktikum setelah divalidasi dianggap layak digunakan sebagai sumber pembelajaran dan hasil uji validasi oleh tim media pembelajaran serta uji coba mahasiswa dengan persentase kelayakan sebesar 80%.
Kelimpahan Jenis Lumut Epifit (Bryophyta) di Kawasan Air Terjun Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Latifa, Latifa; Jamhari, Mohammad; Lilies, Lilies; Astija, Astija
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4150

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu Untuk menentukan kelimpahan jenis lumut epifit (bryophyta), di Kawasan Air Terjun Parapa Taman Nasional Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi dan membuat media pembelajaran dalam bentuk buku saku yang layak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey Teknik pengambilan sample menggunakan plot sampling dengan ukuran 20 x 20 m dengan 8 plot sampling dilakukan dengan cara purposive atau penempatan plot sampling secara sengaja yang dianggap dapat mewakili lokasi penelitian. Pertimbangan penentuan lokasi pengambilan sampel berdasarkan pada tempat tumbuh lumut epifit yang ada dilokasi penelitian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kawasan Air Terjun Parapa Taman Nasional Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi didapatkan 13 jenis spesies tumbuhan lumut epifit (Bryophyta) terdiri dari delapan ordo yaitu Machantiales, Pottiales, Notothyladales, Bryales, Fissidentales, Hypnales, Leucodontales dan Hedwigiales.. Hasil penelitian yang didapatkan dijadikan sebagai media pembelajaran berupa buku saku setelah melalui validasi oleh 3 tim ahli/dosen dan 20 siswa penguji didapatkan nilai rata-rata persentasi 82,5% atau dikategorikan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Power Point dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa tentang Klasifikasi Makhluk di Kelas VII A SMP Negeri 4 Tanantovea Ramadani, Ersa; Tellu, Andi Tanra; Zainal, Syech
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemilihan model kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media power point dalam meningkatkan minat belajar siswa tentang klasifikasi makhluk di kelas VIIA SMP Negeri 4 Tanantovea. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) mengacu pada tahapan PTK model Kurt Lewin yang terbagi menjadi 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 4 Tanantovea yang berjumlah 20 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan minat belajar siswa setelah menerima materi dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Power Point. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus 1 sebesar 76% dan meningkat pada siklus 2 mencapai 88%. Hasil observasi aktivitas siswa siklus 1 sebesar 74% dan meningkat pada siklus 2 mencapai 85%, dan tingkat pencapaian Minat belajar siswa pra siklus sebesar 50% kategori rendah mengalami peningkatan minat belajar siswa pada siklus 1 mencapai 61,95% kemudian mengalami peningkatan lagi pada siklus 2 menjadi 75,45% dengan kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Power Point dapat meningkatkan minat belajar siswa tentang klasifikasi makhluk dikelas VIIA SMP Negeri 4 Tanantovea.
Analisis Kualitas Kimia dan Organoleptik Madu Lebah Tetragonula laeviceps serta Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Nurwahda, Nurwahda; Ramadhan, Achmad; Budiarsa, I Made; Dhafir, Fatmah; Sutrisnawati, Sutrisnawati; Zainal, Syech
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas fisik organoleptik dan kimia madu lebah Tetragonula laeviceps serta pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Desain penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pada uji organoleptik antara lain rasa, warna, aroma dan kekentalan memakai metode kualitatif, sementara uji kimia antara lain kadar air, kadar glukosa, pH dan protein menggunakan metode kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan cara menghitung persentase dari masing-masing kandungan. Penentuan kualitas fisik madu lebah melalui penilaian organoleptik dengan metode uji Rating. Data kualitas fisik (organoleptik) dianalisis dengan uji rata-rata, standar deviasi, kemudian dibahas dengan diskriptif. Pengambilan sampel dilaksanakan di Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kab Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Uji kualitas kimia madu lebah Tetragonula laeviceps dilaksanakan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Tadulako dan uji organoleptik madu lebah Tetragonula laeviceps dilaksanakan di Program Studi Biologi FKIP Universitas Tadulako. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kimia madu lebah Tetragonula laeviceps yang terdiri dari kadar air, kadar protein, kadar glukosa dan kadar pH berturut-turut yaitu 34,31%, 3,23%, 77,36% dan 3,47. Sedangkan kualitas fisik melalui uji organoleptik yang terdiri dari warna, rasa, aroma, kekentalan didapatkan hasil rata-rata berturut-turut yaitu 3,77 (orange), 4,14 (asam), 2,82 (agak suka) dan 2,82 (agak kental). Hasil dari penelitian ini layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam bentuk poster dilihat dari hasil persentase 3 dosen validasi dan 25 mahasiswa yaitu 74,10% yang berarti layak digunakan sebagai sumber pembelajaran
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L) Terhadap Kandungan Serat dan Vitamin C pada Mie Basah Serta Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Anggraini, Ria; Laenggeng, Abdul Hakim; Nurdin, Musdalifah
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4153

Abstract

Mie basah adalah mie mentah yang sebelum dipasarkan mengalami perebusan dalam air mendidih lebih dahulu. Kelor (Moringa oleifera L) dikenal memiliki sifat fungsional bagi kesehatan dan dapat mengatasi kekurangan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan serat dan vitamin C pada mie basah yang telah ditambahkan tepung daun kelor serta menghasilkan media pembelajarn dalam bentuk video. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan analisis data menggunakan anova pada program SPSS 25. Penentuan kandungan serat menggunakan metode Gravimetri sedangkan kandungan vitamin C menggunakan metode Spektrovometri Uv-Vis. Hasil penelitian ini menunjukkan semakin banyak pemberian tepung daun kelor pada mie basah maka kandungan serat dan vitamin C akan semakin meningkat pula. Kandungan serat tertinggi terdapat pada perlakuan 3 sebesar 8,98% dan kandungan vitamin C tertinggi terdapat pada perlakuan 3 sebesar 90,52%. Hasil uji kelayakan media pembelajaran video menyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam bentuk video.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Kandungan Gizi Makro Mie Basah serta Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Ratmita, Ni Luh Putu; Laenggeng, Abd Hakim; Lilies, Lilies
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4154

Abstract

Mie basah merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat namun rendah protein dan memiliki kandungan lemak dan karbohidrat yang sangat tinggi. Kelor (Moringa oleifera L) dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan dapat mengatasi kekurangan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar gizi makro pada mie basah yang telah ditambahkan tepung daun kelor serta menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk poster. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan mengunakan formula tepung daun kelor yaitu F0=0%, F1=5%, F2=10%, dan F3=15%. Penentuan kadar karbohidrat menggunakan metode Anthrone, kadar protein menggunakan metode Biuret, dan penentuan kadar lemak menggunakan metode Soxhlet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar karbohidrat tertinngi terdapat pada formula 5% tepung daun kelor sebesar 28,29%, Kadar protein tertinggi terdapat pada formula 15% tepung daun kelor yaitu sebesar 6,34%. Dan kadar lemak tertinggi terdapat pada formula 15% tepung daun kelor yaitu sebesar 0,64%. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk poster dan dinatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Jenis-Jenis Tanaman Hias di Desa Dolago dan Pemanfaatannya sebagai Sumber Belajar Damayanti, Alfina; Nurdin, Musdalifah; Masrianih, Masrianih
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4155

Abstract

Tanaman hias merupakan tanaman yang dianggap cantik dan unik yang dapat memberikan kesan estetik bagi orang yang melihatnya. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tanaman hias yang terdapat di Desa Dolago dan menghasilkan media pembelajaran yang layak digunakan oleh masyarakat Desa Dolago. Jenis penelitian ini yaitu deskripsif kualitatif dengan menggunakan tekhnik purposive dengan pertimbangan menentukan lokasi yang paling banyak membudidayakan tanaman hias. Hasil penelitian ini diperoleh 52 species tanaman hias yang terdapat di Desa Dolago yang termasuk dalam 24 familia dan 38 genus. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber belajar dalam bentuk buku saku. Penilaian media buku saku oleh masing-masing dosen dan mahasiswa yaitu dengan persentase keseluruhan 81,47%, hasil persentase tersebut menunjukkan bahwa buku sakun yang dibuat sangat layak digunakan sebagai sumber belajar.