cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,041 Documents
Lighting Intern Pada Produksi Film Night Shift For Cuties Bersama Warna Global Surya Lighting & Grip Didi Rayyo Rantous; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.752

Abstract

Abstrak ini memberikan gambaran singkat tentang magang pengembangan profesi sebagai Lighting Intern selama produksi film Night Shift for Cuties. Tujuan dari program ini adalah untuk menerapkan pengetahuan teoritis tentang pencahayaan dan videografi yang diperoleh selama studi di universitas ke dalam lingkungan industri film profesional yang nyata, sehingga dapat mengembangkan keterampilan teknis (hard skill) dan non-teknis (soft skill). Metodologi yang digunakan melibatkan partisipasi langsung dalam proses produksi film, mulai dari perencanaan pra-produksi hingga eksekusi di lokasi shooting, di bawah bimbingan gaffer dan kru pencahayaan di PT. Warna Global Surya. Hasilnya mencakup perolehan pengalaman praktis dalam memasang dan mengoperasikan peralatan pencahayaan profesional, memahami alur kerja produksi skala besar, dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah untuk mengatasi tantangan teknis dan lingkungan, seperti kondisi cuaca yang buruk. Laporan ini menyimpulkan bahwa magang ini sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik industri, serta memberikan wawasan yang tak ternilai mengenai peran teknis dan artistik dari departemen pencahayaan dalam menciptakan atmosfer visual sebuah film.
Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Hipertermia Pada Anak Dengan Kejang Demam Di Bangsal Naim Rs Pku Muhammadiyah Gamping Nabilah Rahmadiah; Triani Rahmadewi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.753

Abstract

Latar Belakang: Kejang demam merupakan kondisi kejang yang diikuti demam dengan suhu lebih 38⁰C, disusul keadaan darurat lain yang terjadi pada anak, seperti sesak napas, suhu tubuh meningkat terus-menerus, dan cedera fisik. Kejang yang berlangsung dalam waktu lama (lebih dari 5 menit) dapat menimbulkan efek berbahaya karena kekurangan oksigen dapat merusak sel-sel otak Resti et al., (2020). Tujuan: Tujuan penulisan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan Kejang demam. Methode: Metode yang di gunakan adalah pendekatan studi kasus dilakukan secara holistik melalui pengkajian menyeluruh, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan intervensi, evaluasi. Intervensi meliputi pemberian terapi kompres hangat. Hasil: Evaluasi dilakukan untuk mengkaji respon pasien sebelum dan setelah dilakukan intervensi sesuai dengan SDKI, SIKI dan SLKI kompres hangat serta meningkatkan kemampuan pasien dalam mendorong pemantauan suhu tubuh secara mandiri. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah Hipertermia, Nausea, Diare, dan Resiko jatuh, dengan prioritas diagnosa Hipertermia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil implementasi dan evaluasi keperawatan untuk pasien anak dengan hipertermia disertai kejang demam menunjukkan bahwa intervensi keperawatan yang komprehensif dapat menurunkan suhu tubuh, mencegah kekambuhan kejang. Saran: Saran untuk peneliti selanjutnya adalah agar melakukan penelitian lebih dari 1 pasien. Saran untuk perawat edukasi bagi pasien hipertermia agar perawat selalu mengoptimalkan pemantauan suhu tubuh dan edukasi keluarga untuk penanganan kejang demam di rumah. Namun, aspek-aspek seperti kekebalan pasien. Saran untuk RS agar penyediaan terapi farmakologis dan peningkatan dukungan dari perawatan keluarga yang mendukung psikologi pasien. Perawat dapat mengoptimalkan pemantauan suhu tubuh dan edukasi keluarga untuk penanganan awal kejang demam, RS agar mendukung upaya penanganan kejang demam dengan teknik farmakologis maupun non farmakologis. Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan subyek penelitian lebih dari 1 pasien.
Simulasi Sistem Pendeteksi Getaran Menggunakan Sensor Tilt Di Tinkercad Caecilia Kristiwinita Sitanggang; Jerryo Daniel Saragih; Rizki Abdillah; Arwadi Sinuraya; Desman Jonto Sinaga
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.755

Abstract

Pendeteksian getaran sangat penting untuk memantau integritas struktur, kesehatan mesin, dan sistem peringatan dini gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mensimulasikan sistem pendeteksi getaran menggunakan sensor tilt (SW-520D) pada platform Tinkercad. Sistem mengintegrasikan mikrokontroler Arduino Uno, sensor tilt untuk mendeteksi perubahan sudut akibat getaran, buzzer sebagai peringatan suara, dan LED sebagai indikator visual. Metodologi simulasi mencakup perakitan rangkaian virtual, pemrograman logika berbasis ambang batas, serta pengujian real-time pada berbagai kondisi kemiringan. Hasil menunjukkan sistem mampu mendeteksi sudut kemiringan di atas 15° dengan waktu respons kurang dari 200 ms, mengaktifkan buzzer dan LED secara bersamaan. Sistem tetap stabil pada kondisi normal dan otomatis reset saat kembali ke posisi seimbang. Tinkercad terbukti sebagai alat prototipe yang efektif dan gratis sebelum implementasi fisik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis sensor tilt menawarkan solusi sederhana, andal, dan skalabel untuk pemantauan getaran pada bangunan, peralatan industri, dan aplikasi pendidikan, serta mendukung pengembangan sistem peringatan dini berbiaya rendah.
Perancangan Media Informasi Asal-usul Nama Daerah Batu Bajarang Kabupaten Solok Selatan Fikri Firmansyah; Yoni Sudiani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.756

Abstract

Batu Bajarang merupakan sebuah daerah yang terletak di Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan yang memiliki cerita dibalik terbentuknya nama daerah tersebut. Batu Bajarang dibuka pertama kali oleh seorang yang bernama Tuan Khalifah Rajab kisaran tahun 1930-an. Cerita asal-usul nama daerah Batu Bajarang sudah tidak pernah lagi diceritakan kepada generasi ke generasi sehingga kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap cerita yang menjadi identitas daerah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan Media Informasi asal-usul nama daerah Batu Bajarang untuk memperkenalkan dan melestarikan serta menghadirkan kembali cerita kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Teori yang digunakan pada perancangan ini diantaranya teori media informasi, ilustrasi, dan teori perancangan buku cerita bergambar. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis 5W+1H yang terdiri dari What, Who, When, Where, Why dan How. Hasil dari perancangan ini menyajikan informasi mengenai asal-usul nama daerah Batu Bajarang melalui media buku cerita bergambar, dengan penyampaian cerita asal-usul nama daerah Batu Bajarang dalam bentuk visual yang menarik dan mudah dipahami. Selain buku, informasi juga disajikan dalam bentuk poster, x-banner, brosur, media sosial, e-book, gantungan kunci, dan stiker
Rendahnya Efektivitas Literasi Digital dalam Menghadapi Narasi Intoleransi di Media Sosial: Pengembangan Model Socio-Emotional Digital Literacy dan Co-Created Counter-Narratives melalui Pendekatan Mixed-Methods pada Generasi Muda Indonesia Kurrotul Aini; Khansa Dita Riyani; Ali Hasan Siswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan, pertama, memetakan bentuk dan pola penyebaran narasi intoleransi di media sosial yang dikonsumsi generasi muda Indonesia serta menganalisis profil literasi digital mereka pada dimensi kognitif, sosioemosional, dan identitas dalam merespons narasi tersebut. Kedua, penelitian ini bertujuan merumuskan dan menguji model socioemotional digital literacy beserta strategi cocreated counternarratives yang selaras dengan logika platform dan kultur digital generasi muda untuk memperkuat efektivitas kontranarasi intoleransi di ruang publik daring. Pendekatan yang digunakan adalah mixedmethods dengan desain sequential explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan melalui survei terhadap X responden generasi muda pengguna aktif media sosial di beberapa kota besar di Indonesia, menggunakan instrumen terstandar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Tahap kualitatif meliputi analisis konten narasi intoleransi di berbagai platform utama, focus group discussion, wawancara mendalam, serta lokakarya cocreation untuk merancang prototipe kontranarasi bersama partisipan muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi intoleransi tersebar melalui pola konten yang emosional, simplifikatif, dan berorientasi identitas, yang diperkuat oleh mekanisme algoritmik berbasis engagement. Profil literasi digital generasi muda relatif moderat pada dimensi kognitif, namun lemah pada dimensi sosioemosional dan pengelolaan identitas, sehingga membuat mereka rentan terhadap narasi eksklusif dan polarisasi. Model socioemotional digital literacy yang dikembangkan terbukti berkontribusi signifikan dalam menurunkan penerimaan terhadap narasi intoleran, khususnya ketika dikombinasikan dengan strategi cocreated counternarratives yang memanfaatkan bahasa, bentuk, dan estetika khas kultur media sosial anak muda. Penelitian ini menegaskan urgensi reorientasi program literasi digital menuju penguatan kapasitas sosioemosional dan partisipasi kolaboratif dalam produksi kontranarasi toleran yang berkelanjutan dan berakar pada pengalaman generasi muda sendiri.
Transisi Menuju Green Economy: Tantangan dan Peluang bagi Negara Berkembang Hilda Zannuba Arrifahakisma; ST. Nur Kholifah; Fakhri Abdul Rohman; Widya Gita Budiyono; Putri Catur Ayu Lestari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.758

Abstract

Kerusakan lingkungan, pemanasan global, dan perubahan iklim semakin mengkhawatirkan serta menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan manusia. Indonesia sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah juga menghadapi tantangan besar dalam menjaga kelestarian lingkungannya. Salah satu upaya strategis yang diambil adalah penerapan konsep ekonomi hijau (green economy) yang menggabungkan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Namun, implementasi kebijakan ekonomi hijau di Indonesia tidak lepas dari berbagai hambatan, seperti keterbatasan dana, rendahnya pemahaman publik, serta resistensi sektor industri. Di sisi lain, terdapat peluang besar yang dapat dimanfaatkan, antara lain kemajuan teknologi ramah lingkungan, peningkatan kesadaran global terhadap isu lingkungan, dan komitmen pada agenda pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan dan peluang dalam pelaksanaan kebijakan ekonomi hijau di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal, laporan pemerintah, penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual implementasi ekonomi hijau di Indonesia. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi perumusan kebijakan publik yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Dutch Angle Untuk Memperkuat Disorientasi Psikologis Pada Tokoh Utama Film Another Version Of Me Muhammad Sadam Erfin Rahman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.759

Abstract

Director of Phtography memegang peran penting dalam menciptakan pengalaman visual yang mendukung kekuatan narasi dalam sebuah karya sinematik, Dalam naskah Another Version Of Me penerapan konsep dutch angle memiliki peran penting dalam memperkuat elemen dramatik, terutama mengingat genre drama psikologis yang diusung. Teknik ini memungkinkan perhatian penonton karena efek kejanggalan yang terjadi, menciptakan efek visual yang sedikit aneh, Dalam konteks naskah Another Version Of Me penggunaan dutch angle dapat digunakan untuk memperlihatkan kebingunan yang terjadi kepada karakter, sementara latar belakang menampakkan ancaman yang semakin mendekat. Dutch angle memerlukan perencanaan yang matang, karena setiap perubahan sudut miring memiliki akurasi yang baik hasilnya juga bergantung pada keakuratan lensa dan keterampilan camera operator. Dutch angle mampu menambah lapisan visual yang kaya, membantu penonton terhubung lebih dalam dengan cerita dan karakter yang ada. Dengan mengunakan teknik dutch angle pada naskah Another Version Of Me dapat memperkuat disorientasi psikologis pada karakter seperti juga membangun sebuah emosianal dengan dramatik konteks, dikarenakan naskah Another Version Of Me bergenre drama psikologis dengan menggunakan teknik dutch angle membuat penonton masuk merasakan adegan di dalam film. Dutch angle pada naskah Another Version Of Me di terapkan untuk menuntun perhatian penonton secara visual , sehingga meraka dapat merasakan dramatik pada naskah Diah dan berfungsi mendukung suasana dalam cerita.
Persepsi Taruna Taruni Mengenai Nilai-Nilai Proprestasi Melalui Edukasi Digital Berbasis Instagram Nur Akmal; Astri Tri Putri; Achmad Asshidiq S; A Ainun Wahyuningsih
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.760

Abstract

Perkembangan media digital membuka peluang baru dalam pembinaan karakter taruna taruni vokasi pelayaran, khususnya dalam menginternalisasikan nilai-nilai PRoPRESTASI. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan dinamika pelaksanaan edukasi PRoPRESTASI melalui Instagram dan melihat bagaimana taruna taruni memaknai nilai-nilai tersebut setelah menerima paparan konten. Enam konten yang mencakup sebelas aspek PRoPRESTASI, berupa infografis dan video pendek dipublikasikan secara bertahap melalui akun @phinisicenterpip dan diintegrasikan ke dalam penugasan. Selama proses berlangsung, muncul pola keterlibatan seperti komentar, tanda suka pada konten, dan diskusi informal yang menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai ruang refleksi yang relevan bagi generasi Z. Untuk memperkuat interpretasi proses tersebut, persepsi taruna taruni dikumpulkan melalui skala Likert setelah taruna taruni mempelajari seluruh materi. Hasil deskriptif menunjukkan kecenderungan positif pada seluruh aspek persepsi serta hubungan antar aspek yang konsisten, menjadi penguat bahwa internalisasi nilai mulai terbentuk. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis media sosial mampu menyederhanakan konsep PRoPRESTASI, memperluas akses pemahaman, dan mendukung pembinaan karakter secara lebih adaptif bagi taruna taruni vokasi pelayaran.
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Dalam Praktik Seni Mahasiswa Fakultas Seni: Sebuah Studi Pengembangan Karakter Religius Di Kampus Ayu Janianti Yusuf; Ulfah Alfiyyah Abu
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.761

Abstract

Integrasi nilai-nilai pendidikan agama dalam dunia seni menjadi penting seiring berkembangnya praktik seni mahasiswa yang tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga berfungsi sebagai sarana internalisasi karakter religius di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana nilai-nilai pendidikan agama diintegrasikan dalam proses penciptaan seni mahasiswa Fakultas Seni, serta bagaimana integrasi tersebut berkontribusi pada pembentukan karakter religius. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi karya seni, wawancara dengan mahasiswa dan dosen, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai agama muncul melalui tema, simbol, proses berkarya, serta etika berkesenian. Mahasiswa yang menerapkan nilai spiritual menunjukkan peningkatan kedisiplinan, kesadaran etis, dan penghargaan terhadap makna transendental dalam seni. Studi ini menegaskan bahwa pendidikan agama dapat menjadi fondasi pengembangan karakter religius melalui medium seni yang kreatif dan kontekstual di kampus.
Perbandingan Sastra Dalam Puisi “Water Karya Koleka Putuma Dan Puisi Peringatan Karya Wiji Tukul” Sylvia Friska Dara Citra; Erika Retnosari; Muhammad Rohman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.762

Abstract

This study aims to conduct a comparative literature on two poetic works that have the theme of resistance against oppression, namely the poem "Water" by Koleka Putuma (South Africa) and the poem "Warning" by Wiji Thukul (Indonesia). Through qualitative research methods with content analysis techniques, this study examines the differences and similarities in intrinsic elements, especially the theme, style of language (figures of speech), diction, and the message of both poems. The results of the comparison show that although both have the theme of resistance, the focus of the conflict is fundamentally different. The poem "Water" is rooted in collective historical trauma (slavery and colonialism) which is connected with elements of spirituality and nature (the ocean as a mass grave and a ritual site). This poem uses emotive, metaphorical diction, as well as personification and hyperbole. In contrast, the poem "Warning" focuses on a straightforward socio-political critique of the repression of the authorities in the present, using bold and everyday diction. The resistance in "Water" is spiritual and introspective, while in "Warning" it is a call for direct action ("fight!"). The conclusion of this study confirms that both poems are urgent poetic manifestations of the struggle for human dignity, demanding both historical reconciliation and political courage.

Page 73 of 105 | Total Record : 1041