cover
Contact Name
Isrida Yul Arifiana
Contact Email
isrida@untag-sby.ac.id
Phone
08113542006
Journal Mail Official
jiwauntag1745@untag-sby.ac.id
Editorial Address
JIWA: Indonesian Journal of Psychology Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. 45 Surabaya Telp. 0315990029
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JIWA:Jurnal Psikologi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30319897     DOI : https://doi.org/10.30996/jiwa.v3i01
Core Subject : Social,
Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, industrial psychology, Social Psychology and clinical psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counseling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behavior Modification Counseling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention
Articles 271 Documents
Kontrol Diri pada Mahasiswa: Bagaimana Peranan Fear of Missing Out dalam Penggunaan Rokok Elektrik? Sari, Nella Dinda; Arifiana, Isrida Yul; Efendy, Mamang
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12546

Abstract

Media sosial mengubah cara individu berinteraksi dan membuat keputusan. Media sosial memengaruhi individu dengan mendorong perilaku meniru yang sedang populer dan memicu Fear of Missing Out. Fear of Missing Out dipengaruhi oleh kontrol diri seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan Fear of Missing Out pada mahasiswa yang menggunakan rokok elektrik di kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan dengan partisipan sebanyak 138 mahasiswa pengguna rokok elektrik di kota Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Fear of Missing Out teori dari Pzybylski, dkk (2013) dan skala kontrol diri teori dari Averill (1973). Penelitian ini menggunakan teknik analisis product moment dengan bantuan IBM SPSS 25 for Windows. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan Fear of Missing Out sebesar rxy = -0,560 pada p = 0,000 (p < 0,01). Artinya, semakin tinggi kontrol diri mahasiswa yang menggunakan rokok elektrik di kota Surabaya, maka semakin rendah pula Fear of Missing Out pada mahasiswa yang menggunakan rokok elektrik di kota Surabaya
Academic Burnout pada Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi: Bagaimana Peran Resiliensi? Wardani, Fitriani Pramudya; Suroso, Suroso; Arifiana, Isrida Yul
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12548

Abstract

Peran resiliensi sangat penting penting bagi mahasiswa yang aktif berorganisasi karena mahasiswa yang aktif berorganisasi menghadapi tuntutan ganda, yakni tuntutan akademik dan tanggung jawab organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan academic burnout pada mahasiswa yang aktif berorganisasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode proportionate stratified sampling dengan sampel sebanyak 294 mahasiswa. Teknik analisis menggunakan pearson product moment dan menunjukkan korelasi sangat signifikan antara kedua variabel resiliensi dengan academic burnout. Hasil yang didapat bahwa adanya hubungan negatif antara resiliensi dengan academic burnout pada mahasiswa yang aktif berorganisasi. Maka, hipotesis pada penelitian ini dapat diterima. artinya semakin tinggi resiliensi maka semakin rendah academic burnout, begitupun sebaliknya semakin rendah resiliensi maka semakin tinggi academic burnout.
Cyberslacking sebagai Respons terhadap Stres Akademik: Fenomena di Kalangan Mahasiswa Baru Firdiansyah, Dohan; Suhadianto, Suhadianto; Rista, Karolin
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12565

Abstract

Mahasiswa baru sering menghadapi stres akademik saat memasuki perkuliahan, yang dapat mendorong perilaku cyberslacking, yaitu penggunaan internet untuk kegiatan non-akademik selama pembelajaran. Perilaku ini berdampak pada terganggunya konsentrasi belajar, pemahaman materi, kesulitan mengulang materi, kecanduan smartphone, penurunan motivasi belajar, nilai ujian, dan kualitas akreditasi institusi. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan antara stres akademik dan cyberslacking pada 341 mahasiswa baru angkatan 2024 dari berbakai Universitas di kota Surabaya menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Pengambilan data dilakukan dengan skala stres akademik dan skala cyberslacking. Hasil analisis Spearman rho menunjukkan hubungan positif signifikan (r = 0,513; p < 0,05), yang berarti semakin tinggi stres akademik, semakin tinggi perilaku cyberslacking, dan sebaliknya.
Penerimaan Diri dan Harga Diri pada Perempuan Korban Kekerasan Situsmara, Auranisa Kania Aulia; Efendy, Mamang; Kusumandari, Rahma
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara penerimaan diri dengan harga diri pada perempuan korban kekerasan di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian melibatkan 111 perempuan dewasa korban kekerasan berusia 20-30 tahun, yang dipilih melalui teknik accidental. Instrumen pengumpulan data berupa skala harga diri dan skala penerimaan diri yang diukur menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara penerimaan diri dengan harga diri. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penerimaan diri seseorang, semakin tinggi pula harga dirinya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami faktor psikologis yang memengaruhi perempuan korban kekerasan, serta dapat menjadi dasar untuk intervensi yang lebih efektif dalam memulihkan kesejahteraan psikologis korban.
Kecemasan Akademik pada Mahasiswa yang Berorganisasi: Bagaimana Peranan Konsep Diri Akademik? Sidiq, Adam Ariefa; Suhadianto, Suhadianto; Rista, Karolin
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12573

Abstract

Pada era sekarang, tuntutan akademik terhadap mahasiswa semakin meningkat. Mahasiswa kini tidak selalu diharapkan berprestasi pada bidang akademik saja, tapi juga memiliki keterampilan tambahan yang bisa didapatkan melalui keterlibatan dalam suatu organisasi kemahasiswaan. Namun pada kenyataannya mahasiswa kesulitan dalam menyeimbangkan kedua tuntutan tersebut yang akhirnya menyebabkan mahasiswa merasa cemas dan khawatir akan ekspektasi untuk bisa berprestasi di kedua bidang tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah termuat hubungan antara konsep diri akademik dengan kecemasan akademik. Sampel pada penelitian ini yaitu mahasiswa universitas 17 agustus 1945 Surabaya yang mengikuti organisasi dengan jumlah 260 orang.. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Hasil data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan korelasi Spearman rho dengan bantuan SPSS 26 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan negatif antara konsep diri akademik dengan kecemasan akademik pada mahasiswa universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang mengikuti organisasi.
Regulasi Emosi dan Kepribadian Introvert: Faktor Penentu Self Injury di Kalangan Mahasiswa di Surabaya Setyawan, Riko Yuli; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12584

Abstract

Students are expected to have good critical thinking and problem solving skills, but in reality some of them still commit self injury as a way to relieve or divert the emotional pain they feel. This study aims to determine whether there is a relationship between emotion regulation and introverted personality tendencies with self injury tendencies in university students in Surabaya. Correlational quantitative research method with the number of respondents as many as 384 students who were taken using purposive sampling technique. The analysis in this study used multiple linear regression analysis. The results showed that there is a significant relationship between emotion regulation and introverted personality tendencies with self injury tendencies in university students in Surabaya. Students with low emotion regulation and high introverted tendencies tend to have a greater risk of self injury. This research provides important insights in efforts to prevent and intervene in self injury behavior through improving emotion regulation and understanding individual personality types.
Self-Compassion dan Kepribadian Introvert: Potret Kecemasan Sosial pada Remaja Nurinasari, Sofines Ulsy; Noviekayati, IGAA; Ananta, Aliffia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Self-compassion dan kepribadian Introvert dengan kecemasan sosial pada remaja. Kecemasan Sosial merupakan suatu kondisi dimana individu merasakan ketakutan secara berlebihan ketika berada pada situasi sosial. Individu yang mengalaminya sering khawatir tentang tanggapan orang lain terhadap dirinya, seperti takut diejek atau dikritik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling pada 384 responden. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Spearman’s Rho. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan hubungan negatif antara Self-compassion dengan kecemasan sosial. Artinya semakin tinggi self-compassion semakin rendah kecemasan sosial, begitupun sebaliknya. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan pada menunjukkan adanya hubungan positif antara kepribadian introvert dengan kecemasan sosial. Artinya semakin tinggi kepribadian introvert remaja semakin tinggi kecemasan sosial, begitupun sebaliknya. Hal ini mengindikasikan bahwa individu dengan kepribadian introvert cenderung memiliki tingkat kecemasan sosial yang lebih tinggi. Temuan ini memberikan wawasan baru bahwa kepribadian Introvert dapat menjadi faktor risiko untuk kecemasan sosial, terutama jika individu tersebut merasa tidak nyaman dalam situasi sosial tertentu.
Lingkungan Kerja dan Psychological Well-Being Pengemudi Ojek Online: Menelisik Peran Dukungan Emosional Muhammad, Fikhi Surya Abadi; Nainggolan, Eben Ezer; Muslikah, Etik Darul
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12587

Abstract

Abstract Online motorcycle taxi drivers face various challenges in their work, such as unstable income, poor road conditions, and high risk of accidents, which can affect their psychological well-being. This study aims to understand how the perception of the quality of the work environment affects the psychological well-being of online motorcycle taxi drivers with emotional support as a moderator. This study used a quantitative correlational design involving 300 online motorcycle taxi drivers. The data collection instrument in this study used a Likert scale consisting of a scale of perception of the quality of the work environment, a scale of psychological well-being, and a scale of emotional support. Data analysis was carried out using a moderation technique with the help of the jamovi application. The results showed that the perception of the quality of the work environment had a significant relationship with the psychological well-being of online motorcycle taxi drivers and emotional support was found to moderate the relationship between the two variables. Keywords: emotional support; psychological well-being; perception of the quality of the work environment; online motorcycle taxi drivers. Abstrak Pengemudi ojek online menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaan mereka, seperti pendapatan yang tidak stabil, kondisi jalan yang buruk, dan resiko kecelakaan yang tinggi, yang dapat memengaruhi psychological well-being mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana persepsi kualitas lingkungan kerja memengaruhi psychological well-being pengemudi ojek online dengan dukungan emosional sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan melibatkan 300 pengemudi ojek online. Instrumen pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala likert yang terdiri dari skala persepsi kualitas lingkungan kerja, skala psychological well-being, dan skala dukungan emosional. Analisis data dilakukan menggunakan teknik moderasi dengan bantuan aplikasi jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas lingkungan kerja memiliki hubungan signifikan terhadap psychological well-being pengemudi ojek online dan dukungan emosional ditemukan mampu memoderasi hubungan dari dua variabel tersebut. Kata kunci: dukungan emosional; psychological well-being; persepsi kualitas lingkungan kerja; pengemudi ojek online.
Loneliness di Perantauan: Bagaimana Peran Parental Attachment dan Self-Esteem pada Mahasiswa Baru? Razelasyah, Razelasyah; Meiyuntariningsih, Tatik; Ramadhani, Hetti Sari
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara loneliness, parental attachment, dan self-esteem pada mahasiswa baru perantauan di Kota Surabaya. Menggunakan desain kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 233 mahasiswa di kota Surabaya yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala parental attachment (α=0,927), skala self-esteem (α=0,953), dan skala loneliness (α=0,948). yang dikembangkan oleh peneliti. Data dianalisis dengan regresi linear, dan hasilnya menunjukkan adanya hubungan signifikan antara ketiga variabel. parental attachment dan self-esteem terhadap loneliness. Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara parental attachment dan loneliness. Artinya, semakin tinggi parental attachment, maka loneliness mahasiswa akan semakin rendah. Selain itu, ada hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dan loneliness. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-esteem, semakin rendah pula tingkat loneliness yang dirasakan oleh mahasiswa. Disarankan agar mahasiswa baru memperkuat hubungan dengan keluarga dan meningkatkan self-esteem untuk mengurangi loneliness.
Peran Interaksi Sosial dan Stres Akademik dalam Meningkatkan Work-Life Balance Mahasiswa Pekerja di Surabaya Firmansyah, Maulana; Nainggolan, Eben Ezer; Haque, Sayidah Aulia Ul
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12591

Abstract

Abstrack This study aims to examine whether social interaction and academic stress are related to work-life balance among working students in Surabaya. The population of this research consists of 362 individuals, determined based on Isaac and Michael's table with a 5% margin of error. A quantitative descriptive and verificative approach was adopted, using Purposive Sampling techniques. The instruments used include a Social Interaction Scale (32 items), the Perception of Academic Stress Scale (18 items), and the Work-life balance Scale (17 items). The study employed non-parametric ordinal linear regression, model fitting information tests, parameter estimates, and parallel linearity tests. The results indicate that academic stress and work-life balance have a significant positive effect (p < 0.000, estimate 6.607). Academic stress and work-life balance can encourage working students to manage their time more efficiently. Keywords: Social interaction, academic stress, work-life balance, working students. Abstrak Hasil dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah interaksi sosial dan stres akademik berhubungan dengan work-life balance pada mahasiswa pekerja di kota Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah 362 orang, seperti yang di tetapkan ditabel Issac dan Michael, dengan tingkat kesalahan 5%. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan verifikatif, dengan teknik purposive sampling. Alat yang digunakan adalah skala interaksi sosial (32 item), the perception of academic stress scale dan work-life balance scale (18), dan work-life balance scale (WLB Scale) (17 item) untuk mengukur work-life balance. Hasil penelitian ini mencakup regresi linier ordinal non-parametrik, uji model fitting information, wparameter estimates dan parallel linier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa stres akademik dan work-life balance secara signifikan berpengaruh positif (p < 0.000, estimasi 6.607). Stres akademik dan work-life balance dapat digunakan mendorong mahasiswa pekerja untuk lebih efisien dalam mengelola waktu. Kata Kunci: Interaksi sosial, stres akademik, work-life balance, mahasiswa pekerja