cover
Contact Name
Zulfikar Yusya Mubarak
Contact Email
jurnalsainsindonesiana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsainsindonesiana@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Gatot Subroto No.90, Wanasari, Sidanegara, Kec. Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53212
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Nusantara
Published by GAMMA MEDIKA
ISSN : 29643724     EISSN : 29643724     DOI : -
Sains Indonesiana: Jurnal Ilmiah Nusantara is a peer-reviewed, open-access scientific journal published bimonthly by CV. Gamma Medika. The journal serves as a platform for ongoing discussions on empirically examinable issues within its multidisciplinary focus. The journal publishes research articles across a broad spectrum of disciplines, including: • Humanities and Social Sciences • Contemporary Political Science • Educational Sciences • Religious Sciences and Philosophy • Economics • Engineering Sciences • Health Sciences • Medical Sciences • Design Arts Sciences and Media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
Identifikasi Asam Amino dan Protein Pada Bahan Makanan Dengan Menggunakan Uji Ninhidrin dan Uji Biuret Lubis, Rizka Amelia Febrina; Ginting, Windi Maretta; Sipahutar, Desy Meryani; Sipayung, Alnoria Rarama
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 3 (2024): Vol. 2, No. 3 Edisi Juni 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Protein merupakan makromolekul yang esensial dalam tubuh manusia, berperan penting dalam pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh serta menjaga fungsi tubuh secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan warna pada uji bahan makanan. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan reaksi warna. Dalam penelitian ini, dilakukan identifikasi asam amino dan protein pada berbagai bahan makanan menggunakan uji ninhidrin dan uji biuret. Dari hasil penelitian dengan uji ninhidrin menunjukkan telur ayam kampung, telur ayam ras, telur bebek, tahu, dan kacang tanah rebus mengandung protein, sedangkan brokoli rebus tidak mengandung protein. Sementara itu, hasil uji biuret menunjukkan bahwa semua sampel bahan makanan mengalami perubahan warna menjadi ungu/violet setelah ditambahkan larutan CuSO4, kecuali brokoli rebus. Hal ini menunjukkan bahwa telur ayam kampung, telur ayam ras, telur bebek, tahu, dan kacang tanah rebus mengandung protein dengan ikatan peptida yang cukup untuk mendeteksi reaksi biuret, sedangkan brokoli rebus tidak menunjukkan perubahan warna yang signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa uji ninhidrin dan uji biuret dapat digunakan sebagai metode yang efektif untuk mengidentifikasi keberadaan protein dalam berbagai bahan makanan, yang dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dalam memilih sumber nutrisi yang tepat.
STUDI ETNOBOTANI SEBAGAI OBAT TRADISIONAL UNTUK ANTIPIRETIK DI DESA KALISIDI KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG Firdaus, Nanda; Roni, Abdul
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 3 (2024): Vol. 2, No. 3 Edisi Juni 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnobotani merupakan pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat sekitar yang dalam penerapannya dapat meningkatkan daya hidup manusia. Tujuan dilakukanya penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan obat antipiretik yang dimanfaatkan oleh masyarakat desa Kalisidi. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik wawancara semi terstruktur (Semi-Structured Interview) dengan sampel sebanyak 100 responden. Dari hasil penelitian diperoleh sebanyak 20 jenis tumbuhan obat untuk antipiretik yaitu dadap serep (20%), brotowali (17%), kelor (16%), sirsak (15%), kencur (4%), jahe merah (3%), jahe gajah (3%), kelapa (3%), cocor bebek (3%), bawang merah (2%), jahe emprit (2%), sambiloto(2%), meniran (2%), sirih (2%), bunga sepatu (1%), jarak pagar (1%), bidara (1%), bangle (1%), cabai rawit (1%) dan pepaya (1%). Bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun sebanyak (55%). Sumber perolehan tumbuhan diperoleh dari budidaya sendiri sebanyak (61%), tumbuhan liar (33%) dan membeli di pasar (6%). Cara pengolahan tumbuhan obat dengan cara direbus sebanyak (73%), ditumbuk (21%) dan dibakar sebanyak (6%). Jenis tumbuhan obat untuk antipiretik yang paling banyak digunakan adalah dadap serep, brotowali dan kelor. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun. Sumber perolehan tumbuhan paling banyak diperoleh dari hasil budidaya sendiri sebanyak. Pengolahan tumbuhan obat umumnya dilakukan dengan cara rebus dengan cara pemakaiannya adalah diminum. Kata Kunci : Etnobotani, Tumbuhan Obat, Antipiretik, Desa Kalisidi
FORMULASI PASTA GIGI GEL EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS PENYEBAB PLAK GIGI Ningrum, Windi; Yulianto, Asep Nurrahman; Faizal, Imam Agus
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 3 (2024): Vol. 2, No. 3 Edisi Juni 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data dari Riskesdes tahun 2018, Di Kabupaten Cilacap 46,73% orang di Provinsi Jawa Tengah mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut karena plak. Salah satu cara untuk menghindari plak gigi yaitu dengan menyikat gigi dengan pasta gigi. Buah belimbing wuluh mengandung flavonoid, tanin dan saponin yang memiliki aktivitas terhadap Streptococcus mutans. Tujuan penelitian untuk mengetahui daya hambat dan efektivitas antibakteri pada sediaan pasta gigi gel ekstrak buah belimbing wuluh. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Pasta gigi gel diformulasikan menjadi 4 formula F0 (tanpa ekstrak), F1 (10%), F2 (15%), F3 (20%) serta pasta gigi gel daun sirih mustika ratu sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi sediaan pasta gigi gel ekstrak buah belimbing wuluh memiliki karakteristik fisik yang baik. Hasil uji zona hambat bakteri pada konsentrasi 10% sebesar 22,8 mm, kemudian pada konsentrasi 15% sebesar 27,6 mm, dan konsentrasi 20% sebesar 30 mm, dimana ketiga formulasi memiliki efek antibakteri yang sangat kuat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan analisis tersebut perbedaan konsentrasi pada sediaan pasta gigi gel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap zona hambat pada bakteri Streptococcus mutans.
STUDI EFEKTIVITAS OBAT ANALGESIK PADA PASIEN RAWAT INAP CLOSE FRAKTUR MENGGUNAKAN METODE VISUAl ANALOG SCALE DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI Fitria Wahyuning Wulan; Rilawati, Fentyana Dwi; Astuti, Lelly Winduhani; Nisa, Hanni Cholifatu
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 3 (2024): Vol. 2, No. 3 Edisi Juni 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fraktur merupakan kondisi dimana tulang keras atau tulang rawan mengalami kerusakan. Salah satu jenis fraktur adalah close fraktur. Saat seseorang mengalami close fraktur akan mengalami nyeri. Pemberian obat analgesik merupakan salah satu cara untuk mengurangi rasa nyeri pasien close fraktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas obat analgesik pada pasien rawat inap close fraktur di RSUD Gambiran Kota Kediri. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan desain penelitian secara retrospektif. Pengukuran skala nyeri pada pasien menggunakan skala Visual Analog Scale pada data rekam medis. Data diambil dari 95 pasien. Dari hasil penelitian terdapat 3 janis pemberian obat analgesik pada pasien close fraktur yaitu metamizole dan ketorolac tunggal dengan rata-rata VAS sebelum pemberian obat 5 yaitu nyeri sedang sangat menyusahkan kemudian setelah pemberian obat menjadi 4 yaitu nyeri sedang menyusahkan, dan kombinasi metamizol + ketorolac dengan rata-rata VAS sebelum pemberian obat 6 nyeri berat yang masuk kedalam kategori sedang kemudian setelah diberikan obat menjadi 4 yaitu nyeri sedang menyusahkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat keefektivitasan obat analgesik dalam menurunkan nyeri pada pasien close fraktur di RSUD Gambiran Kota Kediri dilihat dari derajat nyeri yang dirasakan pasien berkurang setelah pemberian obat analgesik dan hasil uji wilcoxon dengan nilai p-value 0,000 < 0,05.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS DI UPTD PUSKESMAS CILACAP SELATAN 1 Nuur Rochmah, Nikmah; Kurniawati, Marina; Danan, Dinar; Pangesti, Yasminda Firdaus
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2, No. 4 Edisi Agustus 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara global sebesar 6,4 juta kasus insiden TB yang setara dengan 64% menyebabkan tuberkulosis menjadi 10 penyebab kematian di dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai beban tuberkulosis yang terbesar diantara 8 negara yaitu India, China, Indonesia, Philipina, Pakistan, Nigeria, Bangladesh, dan Afrika Selatan. Suatu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup penderita tuberkulosis adalah dengan menjalani proses penyembuhan dengan rutin dan patuh mengonsumsi obat sesuai konsep pengobatan TB. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan kualitas hidup pasien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berbentuk Descriptive Correlation dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel ditentukan dengan cara teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Kepatuhan minum obat diperoleh dari kuesioner MMAS-8 dan kualitas hidup diperoleh dari kuesioner WHO Qol-BREFF. Analisa statistik yang digunakan adalah uji korelasi Spearman rho. Dari 30 responden didapatkan hasil 18 orang (60%) berjenis kelamin laki-laki dan 12 orang (40%) berjenis kelamin perempuan. Sebanyak 4 orang responden (13,3%) yang patuh minum obat dan 26 responden (86,7%) yang tidak patuh dalam minum obat. Kualitas hidup biasa-biasa saja sebanyak 14 orang (46,7%), baik 15 orang (50,0%), dan sangat baik 1 orang (3,3%). Berdasarkan uji korelasi Spearman rho didapatkan hasil nilai p value (0,000) lebih kecil dari nilai signifikan (0,05) sehingga Ha diterima yang artinya ada hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien Tuberkulosis di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan 1.
FORMULASI DAN EVALUASI KRIM TABIR SURYA EKSTRAK KULIT JERUK LEMON (Citrus Limon L.) DAN NANOSQUALENE SEBAGAI ANTI-AGING Dwi Agustin, Fenni; Indratmoko, Septiana; Yulianto, Asep Nurrahman
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2, No. 4 Edisi Agustus 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sinar ultraviolet pada sinar matahari dapat memiliki efek yang buruk bagi kulit, yaitu sinar UVA dan UVB. Tabir surya dapat mengabsorbsi, memantulkan, atau menghamburkan radiasi UV sehingga tidak terjadi efek UV yang membahayakan kulit. Kulit jeruk lemon dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku pembuatan krim perawatan kulit, mempunyai khasiat sebagai antioksidan, mencegah penuaan dini, anti jerawat, mencerahkan serta menghilangkan minyak di dalam wajah. Squalene menjadi emolien alami terbaik yang berfungsi sebagai antioksidan, menjaga kelembaban kulit, kelembutan kulit, dan mempunyai aktivitas sebagai antitumor. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui formula optimal, karakteristik sifat fisik krim, serta mengetahui keefektifan SPF terhadap kulit kelinci. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental. Karakteristik nanosqualene berupa cairan jernih berwarna kuning, mempunyai rata-rata pH 7,96, viskositas 261.3 mPa's, stabilitas baik, transmitan 99.00%, particle size analyzer 75,02 nm dan zeta potensial -13,6 mV. Uji sifat fisik krim memiliki hasil sesuai standar sediaan semisolid. Mempunyai rata-rata pH 7,85, daya lekat 2,02 detik, daya sebar 7 cm, viskositas 24816 mPa’s, tipe krim minyak dalam air, stabilitas baik serta memiliki SPF 37,63 (ultra). Uji statistik menggunakan SPSS kruskal-wallis untuk mengumpulkan data dari uji iritasi. Hasil uji iritasi krim kontrol positif pada hari kedua (0,1 mm) dan hari ketiga (0,2 mm) hewan uji mengalami eritema. Kontrol negatif (basis krim) hari ke 3 (0,1 mm), serta formula optimal tidak mengalami eritema pada kulit kelinci yang diradiasi lampu exoterra. Kata kunci : sinar UV, tabir surya, kulit jeruk lemon, squalene, krim
TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PENDAFTARAN HALAL ONLINE PADA UMKM Nurwibowo, Fajar; Mubarak, Zulfikar Yusya; Yuwono, Tri; Tajudin, Tatang; Yusuf, Dede
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2, No. 4 Edisi Agustus 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halal tidak hanya sekedar pemenuhan kebutuhan dan kepatuhan umat muslim terhadap syariah akan tetapi sudah menjadi salah satu standar prioritas yang diakui dunia. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia sebesar 237,53 juta jiwa atau 86,9% menempati posisi pertama sebagai negara konsumen halal terbesar dunia. Oleh sebab itu penting dilakukan penlitian untuk mengetahui kepuasan masyarakat khususnya UMKM terhadap sertifikat halal online di kabupaten Cilacap guna merumuskan suatu srategi yang tepat bagi pemerintah, pelaku usaha, dan para stakeholders dalam mengembangkan industri halal di Indonesia menuju halal global. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membahas pengaruh Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pendaftaran Halal Online Pada Umkm di Cilacap. Metode pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi langsung dan wawancara langsung kepada UMKM di Cilacap. Responden merupakan UMKM yang berjualan di Cilacap. Penyebaran kuesioner dilakukan secara langsung dan analisis data menggunakan analisis kuantitatif regresi linear berganda dengan perangkat lunak statistik. Hasil menunjukan bahwa kepuasan masyarakat terhadap pendaftaran halal online berpegaruh signifikan
PEMANFAATAN METODE K-NEAREST NEIGHBORS (KNN) UNTUK MEMPREDIKSI STRATEGI PROMOSI EFEKTIF BERDASARKAN LOKASI ASAL MAHASISWA DI UNIVERSITAS AL-IRSYAD CILACAP Yusuf, Dede; Rachmawati, Indra; Triwibowo, Rony Nur; Zahra, Azka Fathimah Az; Nuraeni, Febi Putri
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2, No. 4 Edisi Agustus 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat, strategi promosi yang tepat sasaran menjadi sangat penting untuk menarik calon mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi yang dapat digunakan untuk menentukan strategi promosi efektif bagi UNAIC dengan memanfaatkan metode K-Nearest Neighbors (KNN). Metode KNN dipilih karena kemampuannya dalam mengklasifikasikan data berdasarkan kedekatan geografis, yang memungkinkan identifikasi lokasi asal mahasiswa potensial dengan tingkat akurasi yang tinggi(Fitria et al., 2024). Penelitian ini menganalisis data mahasiswa UNAIC dari tahun 2021 hingga 2023, mencakup variabel demografis dan geografis untuk memprediksi pola asal daerah mahasiswa. Dengan hasil analisis ini, UNAIC dapat merumuskan strategi promosi yang lebih efektif dan efisien, menargetkan daerah-daerah dengan peluang tinggi untuk merekrut calon mahasiswa baru. Hasil penelitian di Universitas Al-Irsyad Cilacap tentang metode K-Nearest Neighbors (KNN) menunjukkan akurasi 99%. Model ini tidak salah dalam kategori "tidak layak" dan berhasil memprediksi 1190 mahasiswa "layak" dengan benar. Namun, ada 12 kasus mahasiswa "ditolak" yang ternyata diterima. KNN memiliki class recall 100% untuk "layak" dan 0% untuk "ditolak", mengindikasikan kinerja yang sangat baik dalam mengidentifikasi mahasiswa yang layak, tetapi membutuhkan penyempurnaan untuk kategori "ditolak".
UJI DETEKSI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) MENGGUNAKAN METODE MASERASI DENGAN PERBEDAAN LAMA PERENDAMAN Nur Fadillah, Rafika; Rahmah, Salma; Nurani, Shifa; Umami, Muhimatul
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2, No. 4 Edisi Agustus 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun salam mengandung senyawa metabolit sekunder yang secara tradisional telah digunakan untuk mengobati asam urat, kolesterol tinggi, radang lambung, stroke dan melancarkan peredaran darah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, dan saponin pada daun salam (Syzygium polyanthum) menggunakan metode maserasi dengan perbedaan lama perendaman. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi, kemudian dianalisis senyawa metabolit sekunder dengan skrining fitokimia yaitu alkaloid, flavonoid, dan saponin pada daun salam (Syzygium polyanthum). Lama perendaman yang digunakan adalah selama 1 hari dan 3 hari. Hasil uji metabolit sekunder alkaloid menunjukkan sedikit endapan coklat pada ekstrak perasan daun salam saat penambahan reagen wagner. Pada uji flavonoid menunjukkan adanya keberadaan flavonoid pada sampel daun salam yang ditunjukkan dengan adanya perubahan warna sampel menjadi kuning. Hasil uji metabolit sekunder pada daun salam menunjukkan bahwa senyawa saponin tidak terdeteksi dalam sampel yang dianalisis. Lama perendaman daun salam memberikan pengaruh terhadap keberadaan metabolit sekunder yang menunjukkan adanya perbedaan intensitas. Perendaman daun dalam pelarut selama periode yang berkepanjangan dapat menghasilkan efek negatif terhadap intensitas warna yang dihasilkan.
UJI EFEK ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL HERBA KROKOT (Portulaca oleracea L.) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN SALIM, MUH.AGUS; Azizah, Rizqi Nur; Putra, Bayu
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2, No. 4 Edisi Agustus 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Portulaca oleracea L. is assumed to contain flavonoids as anti-inflammatory agent bya inhibiting the cyclooxygenase enzyme. The research aimed determine the anti-inflammatory effect and affective dose of ethanol extract of Portulaca oleracea L. on rats. The research used 20 rats divided into 5 groups. Each group consisted of 4 rats. Group I (negative control) was given Na.CMC 1%, group II (comparator) was given diclofenac sodium, groups III, IV and V (treatment group) were given ethanol extract at 100 mg/kgBW. 200 mg/kgBW and 400 mg/kgBW. The method used was Rat Hind Paw Edema by measuring the volume of rat feet induced with 0,1% w/v carrageen A of 0,1 ml on the soles by intraplantar. The analysis showed e decrease in edema volume statistically done using one way ANOVA proceeded with LSD test. The results of the research indicated that the ethanol extract of Portulaca oleracea at the dose 400 mg/kgBW had anti-inflammatory effect.