cover
Contact Name
Ade Parman
Contact Email
jkpemasfia@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkpemasfia@unsub.ac.id
Editorial Address
Jl RA Kartini No 01. KM 3 Subang, Jawa Barat. Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Subang
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi
Published by Universitas Subang
ISSN : 29885493     EISSN : 29879868     DOI : 10.37950/jkpemasfia
Core Subject : Social,
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi (JKPEMASFIA) Universitas Subang, contains various activities of the teaching staff in the Faculty of Administration Universitas Subang in handling and managing the various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society. Implementation of service activities also involves the participation of the community and partners. Service activities are organized into an activity aimed at improving the welfare of society.
Articles 20 Documents
OPTIMALISASI LUBANG BIOPORI UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH DAPUR RUMAH TANGGA STUDI KASUS DESA CIKAWUNG KECAMATAN TANJUNGSIANG SUBANG Yanti, Wini; Ardan, Tazkia Salsabila; Erviana, Intan Putri; Rizaldi, Tisna; Alpharel, Rehanta
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2, Issue 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/43wgn949

Abstract

Abstrak Desa Cikawung, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, menghadapi masalah serius terkait pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan ke sungai. Masalah ini mengakibatkan pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan bagi masyarakat setempat. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan lubang biopori sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Lubang biopori merupakan metode yang ramah lingkungan untuk menguraikan sampah organik menjadi kompos, meningkatkan infiltrasi air, dan memperbaiki kesuburan tanah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan masyarakat dan pemimpin desa, serta dokumentasi lapangan. Pendekatan ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang permasalahan sampah di Desa Cikawung dan bagaimana lubang biopori dapat diimplementasikan secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lubang biopori tidak hanya efektif dalam mengurangi volume sampah organik dan meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Implementasi lubang biopori di Desa Cikawung berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan memberikan solusi berkelanjutan untuk masalah sampah rumah tangga. Kata kunci : Lubang Biopori, Pengelolaan Sampah, Metode Kualitatif, Desa Cikawung, Konservasi Lingkungan, Sampah Organik Abstract Cikawung Village, Tanjungsiang District, Subang Regency, faces serious problems related to waste management, especially household waste which is often thrown carelessly into the river. This problem results in environmental pollution and health risks for local communities. To overcome this problem, this research explores the use of biopore holes as a solution for managing organic waste. Biopore holes are an environmentally friendly method for decomposing organic waste into compost, increasing water infiltration and improving soil fertility. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data was collected through direct observation, in-depth interviews with the community and village leaders, as well as field documentation. This approach aims to gain an indepth understanding of the waste problem in Cikawung Village and how biopore holes can be implemented effectively. The research results show that biopore holes are not only effective in reducing the volume of organic waste and improving environmental quality, but also encourage active community participation in waste management. The implementation of biopore holes in Cikawung Village has succeeded in increasing public awareness of the importance of environmental conservation and providing a sustainable solution to the problem of household waste. Keywords : Biopore Holes, Waste Management, Qualitative Methods, Cikawung Village, Environmental Conservation, Organic Waste
PENERAPAN DIGITALISASI DALAM PENGEMBANGAN UMKM DESA MELALUI PROGRAM KKNM DESA CIBULUH, KECAMATAN TANJUNGSIANG KABUPATEN SUBANG Nurhasan, Yudi; Yuliyanti, Puput; Solihah, Devia Yulia; Maysaputri, Rere Haniffa; Ardan, Tazkia Salsabila
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2, Issue 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/s86z2g16

Abstract

Abstrak Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan digitalisasi dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang melalui Program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM). Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, program ini berhasil meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, mulai dari pemasaran hingga manajemen keuangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi berperan signifikan dalam meningkatkan daya saing dan produktivitas UMKM di desa ini. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital perlu diatasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Kata Kunci: Digitalisasi, Pengembangan UMKM, KKNM, Desa Cibuluh, Kabupaten Subang   Abstract  This article aims to analyze and describe the application of digitalization in the development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Cibuluh Village, Tanjungsiang District, Subang Regency through the Student Real Work Lecture Program (KKNM). Through a participatory and collaborative approach, this program has succeeded in increasing the capacity of MSMEs in utilizing digital technology, from marketing to financial management. The results of this research show that digitalization plays a significant role in increasing the competitiveness and productivity of MSMEs in this village. However, challenges such as limited infrastructure and digital literacy need to be overcome to achieve more optimal results. Keywords: Digitalization, MSME Development, KKNM, Cibuluh Village, Subang Regency
PENERAPAN KONSEP ADMINISTRASI PUBLIK DALAM PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH: STUDI KASUS PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DI DESA WANTILAN, KECAMATAN CIPENDEUY, KABUPATEN SUBANG Dinarwati, Sri; Pangestu, Reza; Rostiani, Dira; Novitasari, Ira; Akbar, Muhamad Padlil
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2, Issue 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/06dk5d05

Abstract

Abstrak Sampah merupakan hasil sisa kegiatan manusia yang dibuang karena tidak digunakan atau tidak diinginkan lagi. Di Indonesia, permasalahan pengelolaan sampah sering dianggap sebagai isu teknis, padahal pendekatan sistematis dan terencana dapat memberikan dampak lebih besar. Desa Wantilan di Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang menghadapi masalah signifikan terkait akumulasi sampah, pengelolaan yang tidak terstruktur, dan kurangnya kesadaran masyarakat. Untuk mengatasi isu ini, program pembentukan bank sampah diinisiasi sebagai solusi strategis. Bank sampah bertujuan mengorganisir pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, menjadikannya lebih produktif dan bermanfaat. Program ini berlandaskan Peraturan Menteri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 tentang "Pedoman Pengelolaan Bank Sampah", yang memberikan dasar hukum dan pedoman operasional untuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Implementasi program ini memerlukan penerapan administrasi publik yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, partisipasi masyarakat, implementasi, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, untuk memahami penerapan prinsip administrasi publik dalam konteks bank sampah serta tantangan dan keberhasilan yang dihadapi. Hasil studi menunjukkan bahwa perencanaan program yang matang, manajemen sumber daya yang baik, dan pelatihan masyarakat adalah kunci keberhasilan. Fasilitas penyimpanan sampah yang terstruktur dengan baik dan pelatihan yang efektif mendukung pengelolaan dan daur ulang sampah yang lebih efisien. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Bank Sampah, Administrasi Publik   Abstract Waste is the byproduct of human activities that is discarded because it is no longer used or wanted. In Indonesia, waste management issues are often viewed as technical problems; however, a systematic and planned approach can have a greater impact. Desa Wantilan in Cipendeuy District, sSubang Regency faces significant problems related to waste accumulation, unstructured management, and a lack of public awareness. To address these issues, a waste bank program has been initiated as a strategic solution. The waste bank aims to organize the collection, sorting, and processing of waste with active community participation, making it more productive and beneficial. This program is based on the Regulation of the Minister of the Republic of Indonesia Number 13 of 2012 on "Guidelines for Waste Bank Management," which provides the legal foundation and operational guidelines for community-based waste management. The implementation of this program requires the application of public administration principles, including planning, organizing, community participation, implementation, and evaluation. The method used in this study is a qualitative approach with a case study method to understand the application of public administration principles in the context of waste banks, as well as the challenges and successes encountered. The study results show that thorough program planning, effective resource management, and community training are key to success. Well-structured waste storage facilities and effective training support more efficient waste management and recycling. Keywords: Waste Management, Waste Bank, Public Administration
MENINGKATKAN BRANDING DESA KARANGMUKTI MELALUI PENGEMBANGAN E-COMMERCE DESA UNTUK UMKM LOKAL DI DESA KARANGMUKTI KECAMATAN CIPEUNDEUY KABUPATEN SUBANG Suparman, Ade; Jannah, Intan Raudhotul; Alfariz, Ario Rizki; Ramadhan, Vicky Satria; Meilina, Nina
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2, Issue 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/s3yef725

Abstract

Abstrak Desa Karangmukti di Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, memiliki potensi besar dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum sepenuhnya termanfaatkan. Untuk meningkatkan branding desa dan memperluas pasar bagi produk lokal, pengembangan e-commerce desa menjadi solusi strategis. Artikel ini membahas bagaimana pengembangan website e-commerce khusus untuk Desa Karangmukti dapat memperkuat identitas desa sekaligus memberikan platform digital bagi UMKM lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui pendekatan ini, diharapkan tidak hanya terjadi peningkatan penjualan produk lokal, tetapi juga peningkatan kesadaran dan daya tarik terhadap Desa Karangmukti di tingkat regional maupun nasional. Penelitian ini juga mengkaji tantangan dan peluang yang dihadapi dalam implementasi e-commerce desa, serta memberikan rekomendasi untuk langkah-langkah yang dapat diambil guna memastikan kesuksesan dan keberlanjutan program ini. Kata Kunci: UMKM, Digitalisasi, E-Commerce, Website.   Abstract Karangmukti Village in Cipeundeuy Sub-district, Subang Regency, has great potential in the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) sector that has not been fully utilized. To improve village branding and expand the market for local products, the development of village e-commerce is a strategic solution. This article discusses how the development of a customized e-commerce website for Karangmukti Village can strengthen the village's identity while providing a digital platform for local MSMEs to reach a wider market. Through this approach, it is expected that there will not only be an increase in sales of local products, but also an increase in awareness and attractiveness of Karangmukti Village at the regional and national levels. This research also examines the challenges and opportunities faced in the implementation of village e-commerce, and provides recommendations for steps that can be taken to ensure the success and sustainability of this program. Keywords: MSME, Digitalization, E-Commerce, Website.
PENGUATAN EKONOMI DESA MELALUI BUMDES AL-KHAFI SUKASARI KECAMATAN DAWUAN KABUPATEN SUBANG Andani, Diah
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v2i1.2099

Abstract

diahandani@unsub.ac.id Abstract The aim of this activity is to increase community knowledge about how to strengthen the economy through Sukasari Village-Owned Enterprises (BUMDes), Dawuan District, Subang Regency. By improving the village economy through BUMDes Al-Khafi, it is hoped that this will be able to increase village income and become an element of food security in the future. The approach method used is identifying problems, analyzing needs, conducting FGDs, and making reports. The targeted outcomes include firstly increasing community knowledge about the importance of strengthening the village economy through BUMDes.
IMPLEMENTASI POJOK LITERASI GUNA KEMBANGKAN MINAT BACA DI SDN SUKAMUKTI DESA MARENGMANG KECAMATAN KALIJATI Fitriani, Dini Rizki; Jannah, Siti Nurul; Barokah, Iyya; Kurniawan, Dicky; Octaviani, Susi Nur
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v2i1.2101

Abstract

Program literasi sekolah adalah keinginan untuk melek huruf sebagai keterampilan yang mendalam untuk memperoleh, memahami dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai kegiatan membaca, menonton, mendengar, menulis atau berbicara. Salah satu sarana literasi adalah majalah dinding yang disajikan di luar ruang kelas agar lebih dekat dan akrab lagi siswa dengan bahan bacaan mereka. Guna melakukan penguatan pada program literasi, Pemerintah melalui Kemendikbudristek telah meluncurkan Merdeka Belajar ke-23: Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia. Literasi merupakan salah satu aspek terpenting dalam pendidikan di Indonesia yang harus dimaksimalkan dengan baik, namun masih terdapat masyarakat Indonesia yang belum melek terhadap pentingnya literasi. Hal tersebut dapat diketahui melalui Program for International Student Assessment (PISA) yang diselenggarakan oleh OECD, pada tahun 2019 Indonesia berada pada peringkat 62 dari 70 negara, serta Indonesia menjadi bagian dari 10 negara yang memiliki tingkat literasi rendah di tahun 2019. SDN Sukamukti merupakan pendidikan jenjang Sekolah Dasar yang bertempat di Desa Marengmang Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang. SDN Sukamukti telah terakreditasi B, memiliki 6 orang guru, perpustakaan 1, dan tidak memiliki laboratorium. Dengan melihat fasilitas literasi yang minim bagi siswa, maka kelompok 18 tergerak melakukan program kerja pojok literasi berupa mading di luar ruang kelas, sehingga dapat terjangkau oleh seluruh siswa SDN Sukamukti. Dengan adanya program ini, siswa SDN Sukamukti memiliki ruang untuk mengekspresikan karya atau dapat membaca bahan bacaan dengan mudah melalui mading. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan cara wawancara dan observasi. Hasil yang didapatkan setelah menyediakan mading di SDN Sukamukti yaitu siswa menyambut baik dengan kehadiran pojok baca berupa majalah dinding di area luar ruang kelasnya, hal itu ditandai dengan adanya aktivitas dan antusias siswa dalam membaca bahan bacaan sebelum pelajaran dimulai dan pada saat jam istirahat.
PEMERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN HIDROPONIK DALAM MEMBENTUK WIRAUSAHAWAN BARU DI DESA MUNDUSARI KECAMATAN PUSAKANAGARA Anita, Anita; Kusnadi, Iwan Henri; Muhammad, Aziz; Nawawi, Ade; Dinarwati, Sri
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v2i1.2102

Abstract

Abstrak Petanian yang kini semakin berkembang dimasyarakat menjadi salah satu penunjang kehidupan untuk masyarakat yang tinggal di daerah pendesaan, khususnya di Desa Mundusari. Untuk pertanian di Desa Mundusari masyarakatnya hanya bercocok tanam padi di mana menggunakan media tanah. Sedangkan jaman semakin maju dan tidak menutup kemungkinan perkembangan pertanian pun ikut berkembang. Dimana sekarang salah satu perkembangan pertanian yaitu, menaman sayuran menggunakan metode tanam hidroponik. Metode tanam hidroponik, yaitu media tanam yang tidak begitu memakan lahan yang luas, sehingga masyarakat yang tidak mempunyai ladang sawah mereka bisa berkebun di halaman rumanya sendiri. Terutama ibu – ibu mereka bisa menghemat pengeluaran biaya rumah tangga untuk membeli bahan sayur – mayur. Ibu – ibu bisa menaman sayut – mayur, bumbu dapur seperti tomat dan cabai di pekaranga rumah mereka, sehingga mereka tidak perlu membeli bahan poko ke pasar, mereka cukup memetik di tanaman mereka sendiri atau bahkan mereka bisa menjual hasil panennya. Acara pelatihan pembuatan produk keripik bayam hasil tanaman hidroponik di posko KKNM kelompok 7. Bukan hanya pelatihan pembuatan produk saja, tapi kita melatih berwirausaha agar bisa membentuk wirausahawan baru di Desa Mundusari. Yaitu dengan cara mempelajari branding image dan product branding. Branding image adalah keyakinan, ide atau kesan sesorang terhadap sebuah brand. Sedangkan product branding merupakan simbol atau desain yang membuat sebuah produk memiliki identitas unik yang melekat dan menjadi ciri khas dari produk tersebut. Kata Kunci: Hidroponik, Wirausaha, Branding image, Product branding,Masyarakat.
INOVASI PENGEMBANGAN USAHA BUMDES DALAM PEMANFAATAN TANAMAN HIDROPONIK DI DESA MUNDUSARI KECAMATAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG Kartika, Tita; Ernawan, Deny; Suparman, Ade
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v2i1.2103

Abstract

Abstrak Inovasi Pengembangan usaha BUMDes Dalam Pemanfaatan Tanaman Hidroponik di Desa Mundusari Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang. Jenis penelitian kepada masyarakat (PKM) yang digunakan adalah kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan pada kondisi obyek yang alami, data yang dihasilkan bersifat deskriptif dan analisis data dilakukan secara induktif. Tujuan penulisan laporan ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penyelenggara Badan Usaha Milik Desa dalam pemanfaatan tanaman hidroponik di Desa Mundusari Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui pengamatan dan observasi, wawancara, studi kepustakaan. Sumber daya diperoleh dari informan melalui pengamatan secara langsung dan dokumen diperoleh dalam bentuk profil desa dan pengelolaan data. Penelitian dan penulis ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan Inovasi Pengembangan BUMDes Dalam Pemanfaatan Tanaman Hidroponik Di Desa Mundusari Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang. Hidroponik merupakan metode bercocok tanam dengan menggunakan media tanam selain tanah, seperti batu apung, kerikil, pasir, sabut kelapa, potongan kayu atau busa. Hal tersebut dilakukan karena fungsi tanah sebagai pendukung akar tanaman dan perantara larutan nutrisi dapat digantikan dengan mengalirkan atau menambah nutrisi, air dan oksigen melalui media tersebut. Kata Kunci: Inovasi Publik, Hidroponik Abstract This Individual Report discusses the Innovation of BUMDes Development in the Utilization of Hydroponic Plants in Mundusari Village, Pusakanagara District, Subang Regency. The type of report used is qualitative, namely research conducted on natural object conditions, the resulting data is descriptive and data analysis is carried out inductively. The purpose of writing this report is to describe the implementation of Village-Owned Enterprises in the utilization of hydroponic plants in Mundusari Village, Pusakanagara District, Subang Regency. This report uses a qualitative approach through observation and observation, interviews, and literature study. Resources were obtained from informants through direct observation and documents were obtained in the form of village profiles and data management. This research and writer discusses matters relating to BUMDes Development Innovation in the Utilization of Hydroponic Plants in Mundusari Village, Pusakanagara District, Subang Regency. Hydroponics is a method of growing crops using planting media other than soil, such as pumice, gravel, sand, coconut fiber, pieces of wood or foam. This is done because the function of the soil as a supporter of plant roots and intermediary nutrient solution can be replaced by flowing or adding nutrients, water and oxygen through the media. Keywords: Public Innovation, Hydroponics
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK KECAMATAN PUSAKANAGARA Inayah, Iin; Gadzali, Silvy Sondari; Ruchendi, Hani; Natika, Luki; Aulia, Silvi
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v2i1.2104

Abstract

Abstrak Perencanaan komunikasi merupakan proses penyusunan konsep komunikasi yang dilakukan secara sadar dan sengaja untuk mencapai tujuan atau maksud tertentu. Paduan perencanaan dan manajemen komunikasi ini menciptakan strategi komunikasi yang kuat secara konseptual dan operasional, sehingga membuat masyarakat lebih siap menghadapi tantangan perubahan lingkungan. Pemberdayaan dalam penelitian ini masuk ke dalam ranah komunikasi dan lebih fokus ke dalam perubahan perilaku masyarakat di dalam sebuah komunitas. Pemberdayaan masyarakat secara perlahan dan dilakukan sedini mungkin diharap menunjukkan dampak positif bagi masyarakat desa Mundusari yang memang memiliki niat untuk bergerak maju. Pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang merupakan aktivitas berbasis pengabdian masyarakat untuk meningkatkan empati mahasiswa terhadap kondisi masyarakat dan lingkungannya. Hidroponik adalah strategi bercocok tanam tanpa memanfaatkan tanah, melainkan menggunakan air sebagai pemenuhan kebutuhan tanaman. Lingkungan tercemar yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia dapat membuat alam tidak dapat kembali ke kondisi yang unik. KKNM VII Universitas Subang 2022 dilaksanakan di Desa Mundusari Kecamatan Pusakanagara dengan Metode dasar penelitian adalah metode deskriptif analisis dengan Teknik pelaksanaan studi literatur. Hasil menunjukkan adanya respon positif serta partisipasi aktif masyarakat yang tinggi diantaranya mengikuti program pembelajaran hidroponik serta pemanfaatan hasil hidroponik. Kata Kunci : strategi komunikasi, pemberdayaan masyarakat, hidroponik Abstract Communication planning is the process of compiling the concept of communication that is carried out consciously and intentionally to achieve certain goals or purposes. This combination of planning and communication management creates a strong communication strategy conceptually and operationally, thus making the community better prepared to face the challenges of environmental change. Empowerment in this study goes into the realm of communication and focuses more on changing people's behavior in a community. Community empowerment slowly and carried out as early as possible is expected to show a positive impact for the Mundusari village community who do have the intention to move forward. Community empowerment is an activity to increase community participation in meeting the needs of life and solving problems experienced by the community. The activity is carried out through the Real Work Lecture (KKN) program which is a community service- based activity to increase student empathy for the condition of society and its environment. Hydroponics is a farming strategy without using soil, but using water to fulfill plant needs. The polluted environment caused by human activities can make nature unable to return to its unique condition. KKNM VII Subang University 2022 was held in Mundusari Village, Pusakanagara District. The basic method of research is descriptive analysis method with literature study implementation technique. The results show that there is a positive response and high active participation of the community including participating in hydroponic learning programs and utilizing hydroponic products. Keywords: communication strategy, community empowerment, hydroponics
INOVASI PENGELOLAAN UMKM DALAM MENINGKATKAN NILAI JUAL DENGAN PELATIHAN 3P (PRODUKSI, PENGEMASAN DAN PEMASARAN) DI DESA RANCAMANGGUNG KECAMATAN TANJUNGSIANG KABUPATEN SUBANG Natika, Luki; Syarifah, Ane; Natika, Annissaa; Agustiani, Intan; Salsabila, Khalida
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 2, Issue 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/76hhw843

Abstract

Abstrak UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memiliki peran penting dalam perekonomian, Desa Rancamanggung. Namun, tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM seringkali terkait dengan rendahnya nilai jual produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan inovasi dalam pengelolaan UMKM melalui pelatihan 3P (Produksi, Pengemasan, dan Pemasaran) guna meningkatkan nilai jual produk. Pendekatan ini dilakukan dengan memberikan inovasi yang komprehensif kepada pelaku UMKM tentang teknik produksi yang efisien, strategi pengemasan yang menarik, serta pemasaran yang efektif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan 3P secara signifikan mampu meningkatkan kualitas produk, daya tarik konsumen, dan pada akhirnya meningkatkan nilai jual produk UMKM. Inovasi pengelolaan ini diharapkan dapat menjadi model yang berkelanjutan untuk memperkuat daya saing UMKM di pasar yang lebih luas. Kata kunci : UMKM, Inovasi, Produksi, Pengemasan, Pemasaran Abstract MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) have an important role in the economy of Rancamanggung Village. However, the challenges faced by MSME actors are often related to the low selling value of the products produced. This study aims to examine and develop innovations in MSME management through 3P training (Production, Packaging, and Marketing) to increase product selling value. This approach is carried out by providing comprehensive innovations to MSME actors about efficient production techniques, attractive packaging strategies, and effective marketing. The results of this study indicate that 3P training can significantly improve product quality, consumer appeal, and ultimately increase the selling value of MSME products. This management innovation is expected to be a sustainable model to strengthen the competitiveness of MSMEs in the wider market. Keywords: MSMEs, Innovation, Production, packaging, Marketing, sale value

Page 2 of 2 | Total Record : 20