cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
USULAN PERBAIKAN PADA OPERATOR MESIN BMM DI PT SCANDINAVIAN TOBACCO GROUP PASURUAN Niken Wulandari; Prima Vitasari; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9267

Abstract

PT Scandinavian Tobacco Group Pasuruan adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan tembakau sebagai bahan dasar cerutu. PT Scandinavian Tobacco Group Pasuruan merupakan perusahaan jasa karena seluruh bahan baku dan alat potong berasal dari client. Hasil potongan nantinya akan di ekspor kembali, yang mana kebanyakan client berasal dari Eropa. Tingginya permintaan akan cerutu menjadikan tinggi pula permintaan produksi perusahaan pada karyawan yang mengakibatkan adanya beban kerja yang dialami oleh karyawan operator mesin. Pada penelitian ini tujuan yang dilakukan yaitu dengan memeberikan usulan perbaikan pada hasil yang tertinggi guna mengurangi beban kerja pada karyawan operator agar dapat meningkatkan produktivitas karyawan untuk perusahaan. Adapun usulan yang diberikan antara lain; membentuk supervisor yang profesional secara leadership dengan melakukan atau memberikan training, Kepedulian pemilik dan pimpinan perusahaan untuk tidak memberikan tekanan pekerjaan pada supervisor yang berakibat pada tekanan mental para pekerja, Mengevaluasi kembali pengelolan waktu pada shift kerja dan waktu istirahat, Selalu menjalin hubungan baik antara supervisor dan operator dengan memiliki rasa bahwa mereka adalah mitra kerja
SERVICE QUALITY DALAM MENGUKUR KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS Haninda Ericka Pradhani; Ellysa Nursanti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9271

Abstract

Puskesmas Sumberpucung merupakan layanan kesehatan yang berada di Kabupaten Malang. Puskesmas Sumberpucung memiliki tenaga medis sebanyak 30 orang dan tenaga kerja lainnya sejumlah 32 orang. Penelitian ini berkaitan tentang kepuasan pasien pada Puskesmas Sumberpucung dengan metode yang digunakan adalah pendekatan Servqual (Service Quality). Penelitian ini menghasilkan analisa data berupa nilai dari kualitas pelayanannya sebagai berikut: Tangible (bukti nyata) sebesar 0.35, Reliability (kehandalan) sebesar -0.01, Responsiveness (ketanggapan) sebesar -0.08, Assurance (jaminan) 0.02, dan Emphaty (kepedulian) sebesar 0.01. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan-usulan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada indikator yang dibuktikan belum memuaskan. Terdapat 4 kriteria yang memiliki nilai negatif yaitu pada X12 yaitu Reliability (keandalan) terkait adanya tambahan pekerja ketika terjadi antrean panjang dengan nilai sebesar (-0,22), X14 yaitu dimensi Responsiveness (ketanggapan) terkait pelayanan pada proses administrasi yang cepat memiliki nilai sebesar (-0,18), X19 dari dimensi Assurance (jaminan) terkait adanya tambahan keamanan berupa satpam dengan nilai sebesar (-0,19), dan pada indikator X25 yaitu dimensi Empathy (kepedulian) dengan nilai sebesar (-0,16). Sehingga memerlukan strategi usulan peningkatan kualitas layanannya yaitu dengan adanya website untuk registrasi serta penambahan loket sebagai tempat layanan online, penambahan pegawai berupa satpam di pintu masuk, dan diberikannya mesin absensi berbasis biometric dan fingerprint untuk semua tenaga kerja dan tenaga medis. Dengan usulan strategi tersebut, maka diperoleh peningkatan persepsi kualitas pada 4 kriteria yang bermasalah.
Perancangan Sistem Monitoring Deteksi Kebakaran Berbasis Internet of Things (IoT) Untuk Menurunkan Risiko Kebakaran Angelina Riyadi; Ellysa Nursanti; Jr. Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9272

Abstract

Peningkatan teknologi dalam revolusi industri keempat, khususnya transformasi digital, mendorong peningkatan keamanan bangunan dari ancaman kebakaran. Dalam menghadapi risiko kebakaran yang serius, diperlukan pendekatan keamanan yang lebih canggih dan adaptif. Internet of Things (IoT) muncul sebagai solusi potensial dalam monitoring deteksi kebakaran. Namun, sebagian besar bangunan masih mengandalkan sistem deteksi konvensional yang terpisah dan tidak terintegrasi dengan internet. Data dari UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang menunjukkan tingginya kejadian kebakaran, sehingga perlu solusi yang lebih responsif. Penelitian ini mengimplementasikan sistem monitoring deteksi kebakaran berbasis IoT untuk meningkatkan manajemen risiko dan merancang strategi penanggulangan yang lebih baik. Dengan metodologi penelitian eksperimental, sistem ini melibatkan sensor, perangkat komunikasi, dan platform kontrol operasional. Pengolahan data menggunakan FMEA untuk menganalisis efektivitas, dengan nilai RPN sebelum implementasi mencapai tingkat risiko tinggi. Setelah implementasi, nilai RPN menurun secara signifikan, seperti pada Perusahaan LPG dengan penurunan dari 720 menjadi 84 begitu juga pada Kandang Ayam Broiler dan area sekolah.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZOP (HAZARD AND OPERABILITY STUDY) PADA BAGIAN PRACETAK (Studi Kasus: PT. Gudang Garam Tbk. Direktorat Grafika-Waru) M Rudi Basri; Nelly Budiharti; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9278

Abstract

PT Gudang Garam, Tbk. Direktorat Grafika Waru Sidoarjo merupakan salah satu cabang perusahaan yang memiliki wewenang untuk melakukan produksi khususnya pengemasan. Dalam proses produksi kemasan terdapat berbagai divisi yang salah satunya adalah Bagian Pra Cetak. Pada tahapan-tahapan proses produksi tersebut tidak terlepas dari masalah-masalah yang berkaitan dengan kecelakaan kerja yang banyak terjadi. Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak terduga dan tidak diinginkan yang terjadi di tempat kerja yang dapat mengakibatkan luka atau bahkan kematian bagi pekerja yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko sehingga dapat dikelola dengan menggunakan metode HAZOP. Metode HAZOP dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang mengganggu berbagai proses dan risiko kerusakan dari sistem yang ada terhadap lingkungan, manusia maupun fasilitas Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih ditemukan banyak potensi bahaya. Dari 47 temuan tersebut ada 12 jenis sumber bahaya (hazard) meliputi: Sikap pekerja, material berserakan, kabel mesin las, ragum mesin cut off, lantai basah, cairan kimia, blower, crane, v-belt, gram tembaga, band ezer, dan troly. Dari 12 sumber hazard, risiko yang tergolong "Ekstrem" sebanyak 3 sumber hazard, yaitu sikap kerja yang kurang baik, cairan kimia yang tumpah dan mengenai bagian tubuh, dan lantai di area galvanish yang basah. Untuk risiko yang tergolong ‘‘Risiko Sedang‘‘ ditemukan sebanyak 3 sumber hazard, yaitu v-belt tanpa penutup, gram tembaga yang berceceran, dan sisa potongan band ezer yang berserakan dan tidak pada tempatnya. Untuk risiko yang tergolong ‘‘Risiko Rendah‘‘ ada 1 sumber hazard, yaitu ragum Cut Off yang tidak bisa menjepit maksimal.
SISTEM JUST IN TIME SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFISIENSI PRODUKSI PADA HOME INDUSTRY BAARIKLANA Melia Minawati Putri; Renny Septiari; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9282

Abstract

Sistem manajemen produksi merupakan sistem yang sangat diperlukan oleh sebuah industri karena dengan adanya sistem manajemen yang optimal suatu proses produksi dapat berjalan dengan baik. Tidak terkecuali pada Home Industry Gethuk Pisang Baariklana, industri yang bergerak pada bidang makanan sangat membutuhkan manajemen produksi yang baik. Home industy Gethuk Pisang Baariklana ini memiliki masalah berupa kapasitas produk yang tetap serta ketidakpastian permintaan produk dari konsumen. Pada bulan Maret, Home Industry ini mengalami penurunan jumlah produksi dan permintaan yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah Home Industry Gethuk Pisang Baariklana dapat menerapkan sistem Just In Time dengan menggunakan metode kualitatif dengan menguraikan hasil kondisi umum lokasi penelitian dengan syarat-syarat sistem Just In Time. menggunakan metode kualitatif dengan menguraikan hasil kondisi umum lokasi penelitian dengan syarat-syarat sistem Just In Time. Terdapat 10 syarat pada sistem Just In Time yang digunakan sebagai bahan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan 6 syarat yang sudah terpenuhi yaitu layout, pengendalian visual, eliminasi kemacetan, ukuran lot kecil, total productive maintenance, dan pemasok. Sedangkan 4 syarat lainnya belum dapat terpenuhi. Home Industry Baariklana untuk kedepannya dapat menerapkan syarat Just In Time secara maksimal dikarenakan terdapat seluruh syarat Just In Time yang kemungkinan besar dapat dijalankan oleh Home Industry tersebut.
ANALISIS RISIKO K3 PADA PEKERJAAN PENGELASAN DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) Daniel Santoso; Prima Vitasari; Sumanto Sumanto
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9284

Abstract

Usaha Bengkel Las Bagong merupakan usaha yang bergerak di bidang pengelasan yang melayani pembuatan pagar, kanopi, galvalum, kusen alumunium, baja, dan rolling tangga. Permasalahan yang dihadapi yaitu sering terjadinya kecelakaan kerja dengan total kecelakaan sebanyak 47 kasus dari bulan januari hingga juli 2023, dengan intensitas kejadian rata-rata 6 kejadian setiap bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan di Bengkel Las Bagong mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan hirarki pengendalian sebagai acuan untuk rekomendasi pengendalian.Setelah dilakukan identifikasi menggunakan metode Job Safety Analysis di Bengkel Las Bagong, ditemukan sebanyak 16 potensi bahaya dan 18 risiko dengan hasil perhitungan Risk Level dengan tingkat Low Risk berjumlah 3, Moderate Risk berjumlah 9, dan High Risk berjumlah 6. Upaya pengendalian yang dilakukan dengan acuan hirarki pengendalian (Hirarchy of Control) diantaranya eliminasi, subtitusi, teknis/perancangan, administrasi, dan alat pelindung diri (APD).
ANALISIS PERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU TEMPE DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA UMKM X Hendrik Cahyadi; Iftitah Ruwana; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9285

Abstract

UMKM X yang berlokasi di Jalan Sanan gang 12 merupakan industri yang memproduksi tempe dari bahan baku kedelai UMKM X belum menerapkan metode pengendalian untuk persediaan bahan baku pembuatan tempe sehingga UMKM tersebut memesan kedelai lebih banyak yang menimbulkan overstock di gudang dan hal itu menyebabkan peningkatan biaya persediaan kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persediaan bahan baku jika menggunakan EOQ sebagai upaya pengendalian persediaan kedelai di UMKM X sehingga didapatkan biaya persediaan bahan baku yang efisien. Ditinjau hasil dari peneliti lakukan, maka telah disimpulkan jika menggunakan perhitungan EOQ menyatakan bahwa bahan baku kedelai dibeli atas dasar perhitungan EOQ sebesar 42.098,806 Kg, frekuensi banyaknya beli dilakukan 7 kali selama periode 1 tahun, safety stock sebanyak 1.216,410 kg, dan reorder point pada saat bahan baku sebesar 2.066,410 kg. Penggunaan metode EOQ meminimalisir pengeluaran persediaan bahan baku dengan selisih sebanyak Rp 2.213.642. Oleh karena itu Metode EOQ dapat mengurangi biaya persediaan bahan baku dengan total biaya persediaan lebih rendah dibandingkan sebelum menggunakan EOQ yang dilakukan oleh UMKM X
PENERAPAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN ANALISIS SWOT UNTUK RENCANA PENGEMBANGAN UMKM BATIK LINTANG Ivan Ardiansah; Renny Septiari; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9286

Abstract

UMKM Batik Lintang merupakan UMKM yang berfokus pada produksi batik tulis dan cap di Kabupaten Malang. UMKM memiliki berbagai keterbatasan yang menyebabkan pertumbuhannya lambat. Untuk mengembangkan bisnis batik khususnya batik tulis UMKM memerlukan strategi yang tepat agar dapat mempunyai daya saing terhadap kompetitornya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis model bisnis saat ini menggunakan Business Model Canvas dilanjutkan dengan analisis SWOT serta AHP untuk menentukan prioritas strategi dan menggunakan hasil analisis SWOT sebagai acuan pembuatan rencana pengembangan bisnis yang baru dengan Business Model Canvas. Hasil penelitian ini adalah alternatif strategi terbaik yang didapatkan adalah menambah tenaga kerja nonpembatik, yaitu administrasi dan penjahit, serta memaksimalkan pemasaran online. Alternatif strategi yang telah didapatkan akan diintegrasikan ke Business Model Canvas pada aspek Cost structure, Key Resource, Key Partner, Value proposition, Key Activities dan Customer segment. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan pengembangan bisnis oleh UMKM Batik Lintang.
MENGURANGI CACAT PRODUKSI KAOS DENGAN METODE SEVEN TOOLS DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS HOME INDUSTRY TC) Aisah Nur Herawati; Iftitah Ruwana; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9287

Abstract

Home Industry TC adalah usaha rumahan bergerak dibidang industri konveksi dengan produksi utamanya yaitu kaos sablon. Perusahaan sering mengalami cacat produk melebihi toleransi yang ditetapkan. Tujuan peneliti adalah untuk mengidentifikasi faktor penyebab cacat pada saat proses produksi, serta memberikan rekomendasi usulan perbaikan untuk mengurangi kecacatan produk. Metode yang digunakan Seven Tools untuk identifikasi dan analisis potensi cacat produk serta metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi dan menghindari mode kegagalan sebanyak mungkin. Hasil penelitian ini adalah terdapat 2 jenis cacat tertinggi yaitu discharge dan sablon pecah. Faktor manusia, metode, mesin dan bahan merupakan penyebab cacat tertinggi. Rekomendasi usulan perbaikan adalah pembuatan SOP prosedur proses produksi kaos sablon, SOP dan materi pelatihan, SOP perbaikan setelah dilakukan evaluasi dan SOP laporan barang masuk agar lebih terorganisir serta pembuatan panduan pencampuran warna dan panduan bagian proses produksi kaos sablon
PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI ALEN ALEN MENGGUNAKAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) (STUDI KASUS UMKM PAK MIRAN) Putri Alhikmah; Nelly Budiharti; Jr. Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9288

Abstract

Perencanaan kapasitas produksi sangat penting dalam menentukan tujuan perusahaan. Perusahaan harus memperhatikan perencanaan produksi sesuai dengan permintaan pasar. Umkm Pak Miran merupakan usaha pembuatan makanan alen alen. Perusahaan kesulitan untuk memperkirakan jumlah produksi yang maksimal setiap bulannya dan terjadi selisih antara jumlah permintaan dengan jumlah produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP). RCCP merupakan perencanaan untuk menguji ketersediaan kapasitas produksi yang tersedia dalam memenuhi jadwal induk produksi yang telah ditetapkan. Dalam meramalkan permintaan di periode yang akan datang, digunakan metode peramalan moving average dikarenakan plot data permintaan berpola stasioner. Dari hasil penelitian jadwal induk produksi yang dapat direncanakan pada UMKM Pak Miran pada bulan November 2023 sebesar 465 kg, Desember 2023 sebesar 462 kg, Januari 2024 sebesar 466 kg, Februari 2024 sebesar 476 kg, Maret 2024 sebesar 472 kg, April 2024 sebesar 470 kg, Mei 2024 sebesar 468 kg, Juni 2024 sebesar 475 kg, Juli 2024 sebesar 475 kg, Agustus 2024 sebesar 468 kg, September 2024 sebesar 461 kg, dan Oktober 2024 sebesar 462 kg. Ada beberapa work center yang tidak memenuhi permintaan yaitu work center I sampai work center V. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu dengan penambahan alat masing-masing pada work center I sebanyak 1 alat mixer, work center II sebanyak 4 alat pencetak adonan, work center III sebanyak 1 alat penggorengan, work center IV sebanyak 1 alat draining, dan work center V sebanyak 1 alat colling.