cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6282175218558
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29649633     EISSN : 2964965X     DOI : -
Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 5: September 2025" : 11 Documents clear
Integrasi Pemikiran Fazlur Rahman tentang Pendidikan Islam dengan Epistemologi Filsafat Kontemporer Kritis Marasabessy, Muhammad Ali Farhan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis epistemologis pendidikan Islam yang ditandai dengan dikotomi ilmu agama dan ilmu umum serta lemahnya fungsi pendidikan dalam membentuk individu kritis dan berkarakter. Fazlur Rahman menawarkan epistemologi Islam yang mengintegrasikan wahyu dan akal secara proporsional, sehingga mampu berdialog dengan filsafat kritis kontemporer. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi pemikiran Rahman dengan epistemologi filsafat kontemporer kritis untuk merumuskan paradigma pendidikan Islam yang lebih relevan dengan tantangan modernitas. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan analisis terhadap karya Rahman, pemikiran filsafat kritis, serta literatur pendidikan Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tersebut menghasilkan paradigma pendidikan Islam yang humanis, kritis, dan kontekstual. Secara teoretis, integrasi ini memperluas epistemologi Islam dengan memasukkan rasionalitas kritis tanpa menanggalkan basis normatif wahyu. Secara praktis, paradigma ini berdampak pada pembentukan mahasiswa yang berkarakter, intelektual, dan memiliki kesadaran sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Rahman menawarkan solusi terhadap krisis epistemologis pendidikan Islam Indonesia melalui sintesis tradisi Islam dan metodologi filsafat kritis. Implikasi hasil penelitian ini menegaskan urgensi pendidikan Islam integratif untuk membangun peradaban yang relevan dengan tuntutan zaman.
SEJARAH PERKEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MADRASAH ALIYAH DI INDONESIA Leni Purnama Sari; Desi Desriani
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah merupakan bagian dari pondok pesantren untuk menjawab berbagai polemik di masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan Islam, sehingga pondok pesantren mampu memadukan antara mata pelajaran ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mencari tahu tentang Asal Usul dan Ciri-Ciri Madrasah.Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskripsi kualitatif teknik pengumpulan data yang penulis gunaka adalah melalui observasi wawancara dan studi dokumentasi Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Teknik analisis yang penulis gunakan menurut Miles dan Huberman. Madrasah merupakan perkembangan alami dari masjid yang pada masa-masa awal pemerintahan khilafah Bani Abbasiyah (132 – 656 H/750 – 1258 M) menjadi pusat pengembangan pendidikan Islam. bahwa madrasah yang pertama kali muncul di dunia Islam dan dalam sejarah pendidikan Islam adalah madrasah nizamiyah yang didirikan oleh Nizam Al-Mulk, seorang Perdana Menteri (wazir) Dinasti Saljuk pada masa pemerintahan Alp Arselon dan Sultan Malik Syah. Dominannya madrasah mengajarkan bidang studi fikih, George Makdisi (1981 M) memberi nama madrasah Nizamiyah sebagai college of law. Strategi dan Prospek Pengembangan Madrasah dalam Dunia Islam, harus mampu mempertinggi kecerdasan dan kemampuan anak didik, memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi beserta manfaat dan aplikasinya
SEJARAH KELEMBAGAAN SURAU DI MINANGKABAU Hamzah Irfanda
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surau merupakan Institusi yang banyak memberikan kontribusi dalam kemajuan Nusantara, terutama Sumatera Barat. Karakteristik pendidikan surau yang unik, mampu melahirkan banyak tokoh dari Minangkabau. Perkembangan surau pendidikan surau yang duulunya hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah, bagi kaum, masyarakat. Hari ini melebarkan sayapnya dengan berbagai karakteristik pengelola. Ada yang dalam lembaga formal, maupun dalam bentuk pembelajaran tasauf. Penelitian ini mengkaji aspek sejarah dan karakteristik pendidikan surau. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan data yang diperoleh dari referensi jurnal ilmiah dan studi lapangan. Evaluasi literatur menunjukkan bahwa Pendidikan dasar sebagai pondasi awal menanamkan nilai-nilai karakter melalui pembiasaan sehingga nenatinya menjadi bekal dalam mengharungi kehidupan
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INDONESIA PRA KEMERDEKAAN KEBIJAKAN POLITIK BELANDA DAN JEPANG TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Lismayarti; Aidah Khairiyyah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia sebelum kemerdekaan sangat dipengaruhi oleh kebijakan politik. Atikel ini akan membahas tentang Pendidikan Islam pada masa kebijakan politik kolonial Belanda dan Jepang di Nusantara. Pada masa penjajahan belanda setidaknya ada dua kebijakan Belanda yaitu: Politik Etis, dan Ordonansi Guru/Sekolah Guru. Kebijakan Pada masa ini pendidikan Islam tidak mendapatkan perhatian dibandingkan dengan Sekolah Kolonial yang didirikan oleh pemerintah Belanda. Setelah terusirnya penjajah Belanda dari Nusantara pada Maret 1942 M, kekuasaan atas bangsa Indonesia beralih ke negara Jepang. Pada masa penjajahan Jepang di Nusantara dua jenis pengajaran ini (pengajaran kolonial dan pengajaran Bumi Putra) dihilangkan. Pada Kebijakan Jepang sistem pendidikan berorientasi kepada kepentingan perang.
SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM ZAMAN MODERN Pitrianis
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam telah ada sejak zaman kenabian .sejak itu Islam terus berkembang hingga saat ini. Namun, perkembangan Islam tidak semudah apa yang kita lihat, seperti saat ini, ajaran Islam pernah mengalami kemunduran hingga akhirnya dapat berjaya hingga saat ini. Peranan sejarah Islam dalam mewarnai sejarah dunia cukup diperhitungkan para ahli sejarah Islam, Periode modern merupakan masa kebangkitan Islam kembali yang diwarnai oleh kemerdekaan negara-negara Islam serta kemunculan para tokoh-tokoh pemikir pembaharuan Islam. Islam dan kebudayaannya tidak hanya merupakan warisan dari masa silam yang gemilang, namun, salah satu kekuatan penting yang cukup diperhitungkan didunia dewasa ini, al-Qur’an terus menerus dibaca dan dikaji oleh kaum muslim. Budaya islam pun tetap merupakan faktor pendorong dalam membentuk kehidupan di permukaan bumi. Tolerandi beragama merupakan salah satu kebudayaan islam dan tidak ada satupun ajaran islam yang bersifat rasialisme. Dalam hal ini, agama yang ditegakkan oleh muhammad mengandung amanat yang mendorong kemajuan bagi seluruh ummat manusia, khususnya ummat islam didunia
PEMBELAJARAN PAI BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIT ABAD 21 PADA PENGUATAN PERILAKU ISLAMI PESERTA SDN 4 BULAWA KABUPATEN BONE BOLANGO Fauzani Nento; Rahmawati Caco; Muhammad Nur Iman
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis keterampilan abad 21 dalam memperkuat perilaku Islami peserta didik di SDN 4 Bulawa Kabupaten Bone Bolango. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian terletak pada implementasi keterampilan 3C (Creativity, Collaboration, dan Communication) yang dipadukan dengan nilai-nilai Islami seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran abad 21 mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan kesadaran spiritual, serta menumbuhkan perilaku Islami dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan fasilitas, kurangnya konsistensi penerapan nilai Islami oleh siswa, serta pengaruh lingkungan luar sekolah. Dengan demikian, pembelajaran PAI berbasis keterampilan abad 21 berpotensi besar dalam memperkuat perilaku Islami jika didukung strategi pembelajaran yang tepat dan berkesinambungan
ADAPTASI SOSIAL MAHASISWA MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN KUDUS (HONEYMOON, CULTURE SHOCK, RECOVERY, DAN ADJUSMENT) Fainanu Zuhaida; Rofiq Faudy Akbar; Ainun Wahayuningtiyas; Muhammad Jodi Prasetiyo
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses adaptasi sosial mahasantri di Ma'had Al-Jami'ah IAIN Kudus, dengan fokus pada perbedaan latar belakang pesantren dan non-pesantren. Menggunakan teori adaptasi sosial budaya Kalervo Oberg (bulan madu, kejutan budaya, pemulihan, penyesuaian). Penelitian yang mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field study) ini menganalisis dinamika penyesuaian diri mahasantri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mahasantri mengalami fase keempat adaptasi, dengan culture shock yang relatif sama terkait padatnya kegiatan dan ketatnya peraturan. Strategi adaptasi meliputi dukungan sosial (orang tua, teman sebaya, musyrifah), penguatan niat diri, dan manajemen waktu yang efektif. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman adaptasi sosial di lingkungan ma'had dan memberikan rekomendasi untuk program pelatihan mahasantri.
ESKATOLOGI AL-QUR’AN SURAH AR-RAHMAN Muhammad Khoirur Rijaal
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep eskatologiAl-Qur’an Surat Ar-Rahman, yang mencakup kehidupan setelah kematian, hari kiamat, dan balasan perbuatan manusia. Fokus penelitian adalah bagaimana Surat Ar-Rahman menggambarkan eskatologi sdengan bentuk kasih sayang Allah SWT yang dibuktikan dengan hamper setngah Surah tersebut menggambarkan kenikmatan-kenikmatan yang akan Allah berikan nanti kelak sebagai balasan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan tafsir maudu’i fi suwar. Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an, dan data sekunder diperoleh dari literatur-literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surat Ar-Rahman menggambarkan eskatologi dengan menonjolkan keadilan Allah SWT, yang mencakup ancaman bagi yang durhaka dan kenikmatan bagi yang beriman dan beramal saleh.
EFEKTIVITAS KONSELING BERBASIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI MASALAH SOSIAL PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 KABILA BONE KABUPATEN BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO Fingki Daaliuwa; Kasim Yahiji; Putriani L. Maliki
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas efektivitas konseling berbasis pendidikan agama islam dalam mengatasi masalah social peserta didik di SMP Negeri 1 Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Fokus permasalahan penelitian mencakup: (1) efektivitas konseling berbasis pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Kabila Bone, (2) efektivitas konseling tersebut dalam mengatasi masalah social peserta didik, serta (3) kendala yang dihadapi guru dalam proses pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adala untuk mengetahui sejauh mana konseling berbasis pendidikan agama islam dapat membantu peserta didik dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah social yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Subjek penelitian terdiri atas guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran pendidikan agama islam, serta peserta didik yang mengalami masalah social. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling islam yang dilaksanakan berdampak positif terhadap peserta didik dalam mengatasi masalah social seperti bolos pelajaran, ketidakhadiran tanpa keterangan, dan perkelahian,. Proses konseling dilakukan dengan pendekatan religius melalui pembacaan doa, penanaman nilai tawadhu, kesabaran, serta motivasi keagamaan. Melalui konseling ini, peserta didik mampu mengelola emosi, memperbaiki hubungan social, serta meningkatkan kemampuan adaptasi dan pengendalian diri. Dengan demikian, konseling berbasis pendidikan agama islam efektif sebagai sarana penanganan masalah social peserta didik di SMP Negeri 1 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango.
PERAN GURU PAI DALAM MENYUSUN LKPD UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PESERTA DIDIK DI SDN 6 BILALANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Amelia Puisa Mokoginta; Abdurrahman R. Mala; Yuslin Kasan
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 5: September 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai upaya meningkatkan literasi peserta didik di SDN 6 Bilalang Kabupaten Bolaang Mongondow. Literasi dalam konteks ini tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta kemampuan memahami dan menyampaikan informasi secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan fokus pada fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam menyusun LKPD sangat penting untuk mendukung pemahaman materi, mengarahkan peserta didik aktif dalam pembelajaran, serta meningkatkan keterampilan literasi mereka. Guru berperan sebagai perancang, fasilitator, sekaligus motivator dalam proses pembelajaran. LKPD yang disusun tidak hanya berisi latihan soal, tetapi juga dirancang untuk mendorong peserta didik melakukan eksplorasi, analisis, diskusi, serta pemecahan masalah. Namun, penelitian ini juga menemukan berbagai kendala, di antaranya keterbatasan kemampuan guru dalam desain grafis, minimnya pelatihan penyusunan LKPD, keterbatasan waktu karena beban administrasi, serta rendahnya pemanfaatan teknologi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam menyusun LKPD yang efektif dan inovatif guna meningkatkan literasi peserta didik. Oleh karena itu, dukungan berupa pelatihan, fasilitas, serta kebijakan sekolah yang berpihak pada pengembangan bahan ajar kreatif sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran

Page 1 of 2 | Total Record : 11