cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Pendampingan Program Pencegahan Penyakit Scabies Melalui Peningkatan PHBS Menuju Generasi Santri Sehat di Pondok Pesantren Eva Martini; Asep Suryadin; Ernawati Hamidah; Sri Hartati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.816

Abstract

Scabies adalah penyakit kulit dan menular yang disebabkan oleh sarcopes scabei. Dapat ditularkan langsun (skin to skin) seperti berjabat tangan, hubungan seksual, tidur bersama. Atau penularan secara tidak langsung (melalui benda) seperti selimut, bantal sprei, pakaian, handuk. Scabies merupakan penyakit kulit tersering yang menduduki peringkat ke 3 dari 12 penyakit kulit. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah dengan pemberian pendidikan kesehatan mengenai PHBS sebagai upaya untuk peningkatan derajat kesehatan menuju generasi santri sehat dan dapat mengaplikasikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Al-Musyarrofah Cianjur. Pengabdian masyarakat di lakukan selama 1 hari, jumlah peserta 55 santriwati. Sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan dilakukan test untuk mengukur pengetahuan santriwati terkait PHBS menggunakan kuesioner. Temuan dari pengabdian ini adalah terdapatnya peningkatan pengetahuan yaitu presentasi sebelum dilakukan Pendidikan Kesehatan sebesar 28% dan setelah dilakukan Pendidikan keseahtan mengenai PHBS persentasinya meningkat jadi 78,5%. Simpulan dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan mengenai PHBS sebagai upaya untuk pencegahan terjadinya Scabies di lingkungan Pondok Pesantren  Assistance In Scabies Prevention Programs Through Increasing Phbs Towards A Healthy Generation Of Students At Islamic Boarding Schools Scabies is a skin and infectious disease caused by Sarcoptes scabiei. Can be transmitted directly (skin to skin) such as shaking hands, sexual intercourse, or sleeping together. Or indirect transmission (through objects) such as blankets, pillows, sheets, clothes, and towels. Scabies is the most common skin disease which is ranked 3rd out of 12 skin diseases. The purpose of this Community Service is to provide health education about PHBS as an effort to improve health status towards a generation of healthy students and can apply PHBS in everyday life. Community Service will be held at Al-Musyarrofah Islamic Boarding School, Cianjur. Community service was carried out for 1 day, and the number of participants was 55 female students. Before and after the health education has conducted a test was conducted to measure the knowledge of the female students related to PHBS using a questionnaire. The finding of this service is that there is an increase in knowledge, namely the percentage before Health Education is conducted by 28% and after Health Education is carried out on PHBS the percentage increases to 78.5%. The conclusion of this service is to increase knowledge about PHBS as an effort to prevent the occurrence of scabies in the Islamic boarding school environment  
Pendampingan Pascapanen Kopi Menggunakan Fermentasi Carbonic Maceration pada Mitra Piro Coffea Kabupaten Sukabumi Billyardi Ramdhan; Jujun Ratnasari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.820

Abstract

Pengolahan kopi masyarakat di Piro Coffea umumnya masih menggunakan teknologi tradisional yang berpengaruh terhadap kualitas rasa, sehingga berdampak pada nilai ekonomi produk kopi tersebut. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi pengolahan kopi sehingga dapat menghasilkan produk berkualitas. Kopi merupakan salah satu produk yang banyak dikonsumsi masyarakat. Pengolahan kopi masyarakat di Piro Coffea umumnya masih menggunakan teknologi tradisional yang berpengaruh terhadap kualitas rasa, sehingga berdampak pada nilai ekonomi produk kopi tersebut. Program Pengabdian ini berlangsung selama 5 bulan, melibatkan 2 orang dosen pelaksana, dan 3 orang mahasiswa sebagai pelaksana, serta mitra yang terdiri dari 5 orang dari pihak Piro Coffea. Pengabdian dimulai dari persiapan sampai evaluasi keberhasilan proses pendampingan yang dilakukan. Pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahap, antara lain tahap observasi awal, implementasi program dan tahap evaluasi efektifivitas program. Akhir program menunjukkan adanya peningkatan kualitas kopi yang dihasilkan, kopi yang dihasilanya memiliki nilai kualitas 91% yang diukur dari rasa, aroma dan warna. Hal ini sesuai juga dengan capaian indikator kegiatan pelatihan yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan teknik pengolahan pasca panen kopi pada mitra Piro Coffea. Post-harvest assistance for coffee using carbonic maceration fermentation at Mitra Piro Coffea, Sukabumi Regency The coffee processing community at Piro Coffea generally still uses traditional technology which affects the quality of taste, so it has an impact on the economic value of the coffee product. The implementation of this service aims to improve coffee processing technology so that it can produce quality products. Coffee is one of the products that are consumed by many people. This Service Program lasted for 5 months, involving 2 implementing lecturers, and 3 students as implementers, as well as partners consisting of 5 people from Piro Coffea. Service begins from preparation to the evaluation of the success of the mentoring process carried out. This service is divided into 3 stages, including the initial observation stage, program implementation, and program effectiveness evaluation stage. The end of the program shows an increase in the quality of the coffee produced, the coffee it produces has a quality value of 91% as measured by taste, aroma, and color. This is also consistent with the achievement of indicators for training activities which show an increase in understanding and techniques of post-harvest coffee processing among Piro Coffea partners
IPTEK Pelatihan Pengelolaan Keuangan Sederhana Pada UMKM Ciledug Prima di Kecamatan Ciledug Tangerang Banten Ari AnggaraniWinadi Prasetyoning Tyas; Ummanah Ummanah; Dwi Wahyuningsih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.828

Abstract

Pada Usaha mikro kecil menengah (UMKM) mempunyai peran penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi negara, baik negara berkembang maupun negara maju. Pada saat krisis ekonomi berlangsung di Indonesia, kemampuan UMKM untuk tetap bertahan di masa krisis ekonomi adalah bukti bahwa sektor UMKM merupakan bagian dari sektor usaha yang cukup Tangguh. Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM merupakan bisnis yang juga memerlukan pengelolaan keuangan yang baik. Setiap bisnis akan membutuhkan pengelolaan keuanga yang tepat agar bisnis tetap bisa berjalan dengan lancar. Pengelolaan keuangan usaha penting untuk diterapkan pemilik UMKM.  Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan sederhana dalam bentuk paparan dan diskusi  terkait komponen-komponen dalam mengelola keuangan disertai contoh-contoh. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah Pelaku usaha UMKM Ciledug Prima di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang, Banten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan dari bulan Juli 2021 Sampai bulan Januari 2022. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman mengelola keuangan sederhana dalam rangka mengelola uang pribadi dan uang usaha agar bisa lebih berdaya saing kedepannya. Keberhasilan ini ditunjukkan antara lain oleh adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan mengelola keuangan, serta adanya semangat dari peserta pelatihan dalam mengikuti kegiatan serta dapat mengimplementasikan pelatihan yang dilaksanakan ke produk yang dihasilkan peserta.  Science and Technology Simple Financial Management Training At SMEs Ciledug Prima in Ciledug DistrictTangerang Banten Micro, small and medium enterprises (MSMEs) have an important and strategic role in the country's economic growth, both developing and developed countries. During the economic crisis in Indonesia, the ability of MSMEs to survive during the economic crisis is proof that the MSME sector is part of a fairly resilient business sector. Micro, Small and Medium Enterprises or MSMEs are businesses that also require good financial management. Every business will need proper financial management to keep the business running smoothly. Business financial management is important for MSME owners to implement. The purpose of this community service activity is to provide training on simple financial management in the form of exposure and discussion regarding the components in managing finances with examples. Community service partners are Ciledug Prima SMEs in Ciledug District, Tangerang City, Banten. Community service activities are held from July 2021 to January 2022. The result of this activity is an increase in understanding of managing simple finances in order to manage personal money and business money so that they can be more competitive in the future. This success is shown, among others, by an increase in knowledge and ability to manage finances, as well as the enthusiasm of the training participants in participating in activities and being able to implement the training carried out to the products produced by the participants.
Pelatihan Atlet Bulu Tangkis Koni Kota Mataram Soemardiawan Soemardiawan; Susi Yundarwati; Fitri Anggraini
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.830

Abstract

Tujuan Kegitan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah utuk melatih kondisi fisik atlit bulu tangkis Koni kota Mataram. PKM dilaksanakan di Koni Kota Mataram dengan Mitra Atlet Bulu tangkis yang berjumlah berjumlah 12 atlet yang sudah di verivikasi oleh KONI Kota Mataram. Metode yangg digunakan adalah pendekatan terpadu melalui implemetasi pendamping pelatihan yang sesuai dengan siklus kegiatan pelatihan yang terstandar, yang meliputi analisis kebutuhan pelatihan, perencanaan pelatihan, penyusunan bahan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi pelatihan. Adapun pelaksaan kegitan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut; 1) Sosialisasi atau pemaparan materi 2) peyusunan materi Pendamping Pelatihan peyusunan tes kondisi fisik, 3) pendampingan dalam mengimplementasikan Pelatihan, 4) Evaluasi dan analisis Pelatihan peyusunan instrumen tes serta pengukuran kegiatan. Hasil Pendampingan pelatihan antara lain; 1)  kondisi fisik atlet bulu tangkis KONI Kota Mataram, sebagai bahan rujukan dalam sehingga dapat merumuskan program latihan untuk meningkatkan prestasi atlet, dan 2) peningkatan pemahaman dan keterampilan tentang melaksanakan latihan fisik, Teknik, taktik, psikologisnya. Rekomendasi Diharapkan dari hasil pelatihan yang telah didapatkan oleh atlet dapat di mengaplikasikan pada proses latihan untuk merumuskan program latihan. Sehingga atlet juga harus meningkatkan keterampilan  secara terus menerus, sebagai wujud dari profesionalismenya seorang atlet. Dengan adanya Pendampingan pelatihan kondisi fisik atlet bulu tangkis Koni Kota Mataram dapat teratasi oleh kegiatan pendampingan pelatihan sehingga memberikan dampak positif untuk meningkatkan prestasi atlet KONI Kota Mataram secara terprogram dan sistematis. Mataram City Koni Badminton Athlete Training The purpose of this Community Partnership Activity (PKM) is to train the physical condition of the Koni badminton athletes in the city of Mataram. PKM was held at Koni Mataram City with Badminton Athlete Partners totaling 12 athletes who had been verified by KONI Mataram City. The method used is an integrated approach through the implementation of training assistants in accordance with a standardized training activity cycle, which includes training needs analysis, training planning, preparation of training materials, training implementation, and training evaluation. The implementation of activities with the following stages; 1) Dissemination or presentation of materials 2) Compilation of materials for Training Facilitators in the preparation of physical condition tests, 3) Assistance in implementing training, 4) Evaluation and analysis of training in the preparation of test instruments and measurement of activities. The results of the training assistance include; 1) the physical condition of the KONI badminton athletes in Mataram City, as reference material so that they can formulate training programs to improve athlete performance, and 2) increase understanding and skills in carrying out physical, technical, tactical, psychological exercises. Recommendations It is hoped that the results of the training that have been obtained by athletes can be applied to the training process to formulate an exercise program. So athletes also have to improve skills continuously, as a manifestation of the professionalism of an athlete. With training assistance, the physical condition of the Mataram City KONI badminton athletes can be overcome by training mentoring activities so that it has a positive impact on improving the achievements of Mataram City KONI athletes in a programmatic and systematic manner
Pemberdayaan Ibu-ibu PKK melalui Pelatihan Pembuatan Buket Snack sebagai Alternatif Peluang Usaha Untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga Novita Lidyana; Dewi Anggun Oktaviani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.834

Abstract

Pengabdian pada masyarakat dilakukan oleh dosen Universitas Panca Marga Probolinggo dan mahasiswa peserta KKN Desa Bulang yang dilaksanakan di Dusun Klompang Desa Bulang Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang adalah ibu-ibu PKK. Kegiatan ini merupakan salah satu pelatihan kewirausahaan membuat buket snack sebagai salah satu alternative peluang usaha dimana nantinya dengan inovasi pembuatan buket snack ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat menggunakan Metode Penyuluhan dan Metode Pelatihan pada kegiatan awal dilakukan dengan metode penyuluhan dengan materi Kreativitas, Peluang Usaha, dan Cara Memulai Berwirausaha dan dilakunjutkan dengan pelatihan pembuatan buket snack. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, terjadi peningkatan pengetahuan peserta pelatihan dalam hal ini adalah ibu-ibu PKK tentang cara membuat buket snack sebagai alternatif peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga Empowering PKK Mothers through Training on Making Snack Bouquets as An Alternative Business Opportunity to Increase Family Income Community service was carried out by lecturers of Panca Marga University of Probolinggo and students participating in the Bulang Village KKN which was held in Klompang Hamlet, Bulang Village, Gending District, Probolinggo Regency with a total of 10 participants being PKK mothers. This activity is one of the entrepreneurship trainings to make a bouquet of snacks as an alternative business opportunity where later with the innovation of making this snack bouquet can increase family income. The implementation method used in community service using the Counseling Method and Training Method in the initial activity was carried out by the counseling method with the material Creativity, Business Opportunities, and How to Start Entrepreneurship and was carried out with training on making snack bouquets. The results obtained from this community service activity, there was an increase in the knowledge of the trainees in this case pkk mothers about how to make a bouquet of snacks as an alternative business opportunity to increase family income  
Workshop Penulisan Artikel Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Ruqiah Ganda Putri Panjaitan; Kiki Prio Utomo; Yuliati Indrayani; Ayong Hiendro; M. Irfani Hendri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.836

Abstract

Pengabdian ini dilakukan untuk memberi solusi alternatif dari persoalan yang dihadapi oleh guru yang mengalami kendala pada penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan submit ke jurnal sebagai salah satu syarat dalam mengusulkan kenaikan pangkat. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode workshop dan pendampingan penulisan hingga submit ke jurnal, yaitu pengabdi melakukan kegiatan bersama dengan guru mata pelajaran IPA yang tergabung dalam MGMP Kota Pontianak. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring. Ada tujuh guru yang mengikuti secara penuh kegiatan ini. Berdasarkan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, guru merasa sangat terbantu dengan kegiatan yang dilakukan, terutama dengan pendampingan penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan submit pada jurnal. Pengabdi menemukan, selama ini banyak terdapat guru-guru yang terkendala dalam melakukan penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan sumbit pada jurnal dikarenakan kurangnya pelatihan dan pengetahuan tentang penulisan artikel serta submit pada jurnal. Setelah dilakukan workshop dan pendapingan terhadap penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan submit pada jurnal empat guru dapat menghasilkan artikel yang ditulis sendiri dan siap submit pada jurnal. PKM Workshop on Writing Classroom Action Research Articles for Teachers This service is carried out to provide alternative solutions to problems faced by teachers who experience problems in writing classroom action research articles and submitting them to journals as one of the requirements in proposing promotions. This service is carried out using the workshop method and writing assistance to submit to journals, where the devotees carry out joint activities with science subject teachers who are members of the Pontianak City MGMP. This activity is carried out offline and online. There were seven teachers who fully participated in this activity. Based on the series of activities that have been carried out, the teacher feels very helpful with the activities carried out, especially by assisting in writing class action research articles and submitting them to journals. The service found that so far there have been many teachers who were constrained in writing class action research articles and sumbits in journals due to lack of training and knowledge about article writing and submitting to journals. After the workshop and mentoring on writing classroom action research articles and submitting them to journals, four teachers can produce articles written by themselves and ready to be submitted to journals.  
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengelolaan Dana Desa Di Desa Molas Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Rukiah Nggilu; Andi Yusuf Katili; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.837

Abstract

Kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu yang harus menjadi perhatian pemerintah karena hal demikian telah menjadi tanggung jawabnya, agar tidak ada rakyat Indonesia yang miskin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada pemerintah Desa Molas, agar mampu lebih memahami bagaimana memanfaatkan dana desa dengan sebaik-baiknya untuk menyejahterakan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam proses pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan tentang penggunaan dana desa secara efektif dan efisien agar tujuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tercapai. Lokasi pengabdian dilakukan di Desa Molas, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, yakni pada 31 Mei hingga 1 Juni 2022. Hasil kegiatan yang dilakukan dalam proses pengabdian kepada masyarakat adalah aparat desa dapat lebih paham cara pengelolaan dana desa sesuai peruntukkannya, hal ini sebagaimana tertuang dalam undang-undang, dimana tujuannya antara lain adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Improving Community Welfare Through Village Fund Management in Molas Village, Bongomeme District, Gorontalo Regency Community welfare is one that the government should pay attention to because it has become its responsibility, so that no Indonesian people are poor in the life of the nation and state. The purpose of this community service is to provide counseling to the government of Molas Village, so that they are able to better understand how to make the best use of village funds for the welfare of their people. The method used in the community service process is counseling on the effective and efficient use of village funds so that the goal of improving community welfare is achieved. The location of the service is carried out in Molas Village, Bongomeme District, Gorontalo Regency, namely from 31 May to 1 June 2022. The results of the activities carried out in the community service process are that village officials can better understand how to manage village funds according to their designation, this is as stated in the law -law, where the goal is among others for the welfare of the community.
Edukasi Kepengurusan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Melalui Sistem Online Single Submission (OSS) Mamlu'atul Kharimah; Dzaky Isyuniandri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.838

Abstract

Keterbatasan pemahaman para pelaku usaha terkait pentingnya mendaftarkan produk usahanya secara resmi membuat para pelaku usaha sedikit mengentengkan hal tersebut. Sejak disahkannya omnibus law, pemerintah mengeluarkan produk baru mereka yang orientasinya yakni pemanfaatan teknologi informasi berbasis online.  Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik. Sistem OSS ditujukan untuk percepatan dan peningkatan penanaman modal dan berusaha serta mempermudah Pelaku Usaha, baik perorangan maupun non perorangan. Pemanfaatan teknologi yang sudah diakses setiap masyarakat dipilih guna menyempurnakan program kerja pemerintah dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi kreatif di Indonesia. Perizinan Berusaha Berbasis Risiko pada dasarnya mengubah konsep perizinan yang bersifat ex-ante (persyaratan dipenuhi dulu di awal) dengan konsep peizinan ex-post (verifikasi dilakukan setelahnya). Kebijakan perizinan dirancang untuk mencegah terjadinya kegagalan pasar. Bentuk perizinan haruslah disiapkan dengan sedemikian rupa sehingga pemerintah tidak harus menanggung suatu kerugian yang ditimbulkan oleh tidak terkendalinya kegiatan ekonomi masyarakat. Online single submission atau OSS diluncurkan pada 8 Juli 2018 dalam rangka menyederhanakan proses perizinan berusaha. Disebut pertama kali dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017, aturan pelaksanaan OSS tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018. Education on Risk-Based Business Licensing Management Through the Online Single Submission (OSS) System The limited understanding of business actors regarding the importance of officially registering their business products makes business actors take it lightly. Since the enactment of the omnibus law, the government has issued their new product which is oriented towards the use of online-based information technology. As regulated in Government Regulation Number 24 of 2018 concerning Electronically Integrated Business Licensing Services. The OSS system is aimed at accelerating and increasing investment and doing business as well as facilitating business actors, both individuals and non-individuals. The use of technology that has been accessed by every community is chosen to perfect the government's work program in developing and improving the creative economy in Indonesia. Risk-Based Business Licensing basically changes the concept of licensing which is ex-ante (requirements are met at the beginning) with the concept of ex-post licensing (verification is carried out afterward). Licensing policies are designed to prevent market failures from occurring. The form of licensing must be prepared in such a way that the government does not have to bear a loss caused by uncontrolled community economic activities. Online single submission or OSS was launched on July 8, 2018 in order to simplify the business licensing process. First mentioned in Presidential Regulation Number 91 of 2017, the rules for implementing OSS are contained in Government Regulation Number 24 of 2018.
Upaya Pembangunan Jamban Sehat Keluarga Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Sawahan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Menuju Open Defecation Free Ferry Kriswandana; Hadi Suryono; Demes Nurmayanti; Marlik Marlik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.839

Abstract

Tujuan kegitan PKM ini adalah untuk memperbaiki jamban dan membangun septic tank menjadi fasilitas kamar mandi dan jamban yang sehat. Selain itu juga melakukan upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi masyarakat melalui edukasi tentang PHBS khususnya tentang jamban sehat dan pengelolaan sampah di desa tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan survey lokasi mengidentifikasi permasalahan jamban dan pengelolaan sampah, menyusun rumusan masalah, melakukan koordinasi dengan pihak Desa Sawahan untuk membuat perencanaan, melakukan intervensi pembangunan jamban dan penyuluhan kepada masyarakat, menyusun laporan kegiatan, dan mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dibangunnya dua unit jamban dengan kloset duduk, dua jamban dengan kloset jongkok, satu unit septic tank dan terjadinya peningkatan pengetahuan sebesar 53% setelah dilakukan penyuluhan Direkomendasikan kepada masyarakat untuk melakukan perawatan jamban sebagai tindak lanjut menjaga kondisi jamban sehat yang sudah ada, serta melaksanakan pengelolaan sampah sehat pada tingkat keluarga masing-masing. Development of Healthy Latrine Through Community Empowerment in Realizing the Sawahan Tourism Village, Watulimo District, Trenggalek Regency Towards Open Defecation Free The aim of this PKM activity is to repair latrines and build septic tanks into healthy bathroom and latrines facilities. Apart from that, efforts are also made to increase the knowledge and motivation of the community through education about PHBS, especially about healthy latrines and waste management in the village. Community service activities by conducting site surveys identifying latrine problems and waste management, compiling problem formulations, coordinating with the Sawahan Village to make plans, intervening in latrine development and outreach to the community, compiling activity reports, and evaluating the results of activity implementation. The results of this community service activity were the construction of two units of latrines with sitting toilets, two latrines with squat toilets, one unit of septic tank and an increase in knowledge of 53% after counseling. exist, as well as carry out healthy waste management at the level of each family  
Pendampingan Agenda Haflah Khatmil Qur’an Ke 45 Dan Haul KH. Muntaha Al-Hafidz Ke 18 (Al-Qur’an Sumber Kebahagiaan dan Spirit Kejayaan) Abdurrohman Al Asy’ari; Sofan Rizqi; Robingun Suyud El Syam
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 4: November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i4.848

Abstract

Kegiatan pendampingan bertujuan membantu proses Khatmil Qur’an di Pondok pesantren Al-Asy’ayyariyah, bermitra dengan pengurus pondok pesantren al-Asyariyyah, dengan jumlah 429 panitia melputi kepanitiaan internal pengurus pondok pesantren dan kepanitian warga kampung. Metode pendampingan melalui terlibat langsung dalam kepanitian, Dengan Srategi Pendampingan melalui pembentukan, konsolidasi, pemastian tugas panitia dan pemenuhan sarana prasarana. Hasil menyimpulkan: Haflah Khatmil Qur'an dan Haul KH. Muntaha Al-Hafidz merupakan tradisi pengukuhan pada santri sebagai legalitas atas prestasi dalam mempelajari Al-Qur’an baik tahfidz maupun binnadzri, sekilgus berkirim do’a kepada pengasuh pesantren yang telah tiada, memiliki makna dan nilai sosial budaya, religus, dan pendidikan. Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya santri, wali santri, alumni, dan masyarakat. Dengan mengusung tema “Al-Qur’an sebagai sumber kebahagiaan dan spirit kejayaan”, bermaksud mengajak kepada penyadaran untuk membaca dan mengkaji lebih jauh agar manfaat tersebut bisa diperoleh. Penelitian merekomendasi agar kegiatan Haflah Khatmil Qur'an menjadi media pendidikan umat, maka tema kegiatan menjadi penting terkait memberi pencerahan terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. Assistance for the 45th Haflah Khatmil Qur'an Agenda And Haul KH. Vomiting Al-Hafidz 18th (Al-Qur'an Source of Happiness and Spirit of Victory)  The mentoring activity aims to assist the Khatmil Qur'an process at the Al-Asy'ayyariyah Islamic boarding school, partnering with the administrators of the al-Asyariyyah Islamic boarding school, with a total of 429 committees including the internal committee of the boarding school management and the committee of village residents. The mentoring method is through being directly involved in the committee, with the Mentoring Strategy through the formation, consolidation, ascertainment of committee duties and the fulfillment of infrastructure. The results conclude: Haflah Khatmil Qur'an and Haul KH. Muntaha Al-Hafidz is a tradition of inauguration to santri as legality for achievements in studying the Qur'an both tahfidz and binnadzri, while sending prayers to pesantren caregivers who have died, having socio-cultural, religious, and educational meanings and values. This activity is a gathering place for students, guardians of students, alumni, and the community. By carrying the theme "Al-Qur'an as a source of happiness and the spirit of glory", intends to invite awareness to read and study further so that these benefits can be obtained. The research recommends that the Haflah Khatmil Qur'an activity be a media for educating the people, so the theme of the activity is important related to providing enlightenment on issues that develop in society.  

Page 11 of 39 | Total Record : 384