cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Anorganik Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Ali Imran; Laras Firdaus; Ida Royani; Herdiana Fitriani; Ikmalianti Ikmalianti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.762

Abstract

Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa untuk mengolah sampah rumah tangga an organik menjadi produk bernilai ekonomi. Mitra dalam pelatihan siswa kelas XI IPA SMA AL-Hamzar Tembeng Putik kecamatan wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Metode pelaksanaan pelatihan mencakup tiga tahapan yaitu tahap sosialisasi dan penyuluhan, tahap pelaksanaan pengolahan sampah, tahap refleksi dengan langkah-langkah kegiatan pelatihan mulai dari pembuatan bagian dasar bunga dengan tutupan toples dan sampah kantong pelastik, botol dan glas plastik dengan teknik pemanasan, pembuatan batang utama, cabang dan ranting, pembuatan daun dan pemasangan daun. Produk yang di hasilkan bunga hias dari sampah rumah tangga an-organik yang di pasarkan secara online. Rekomendasi dari pelatihan ini akan terus di kembangkan oleh siswa dan guru dalam meminimalisir sampah pada lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar. Training on Processing Household Waste An Organic Into Products of Economic Value The purpose of this training is to provide knowledge to students to process household waste into products of economic value. Partners in training class XI science students at SMA AL-Hamzar Tembeng Putik, Wanasaba sub-district, East Lombok Regency. The method of implementing the training includes three stages, namely the socialization and counseling stage, the implementation stage of waste processing, and the reflection stage with the steps of training activities starting from making the base of flowers with jars and plastic bags, bottles, and plastic cups with heating techniques, making the main stem, branches and twigs, leaf making and leaf installation. Products made from ornamental flowers from inorganic household waste are marketed online. Recommendations from this training will continue to be developed by students and teachers in minimizing waste in the school environment and the surrounding environment.
Pelayanan Kepada Wanita Usia Subur Melalui Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (Iva Test) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks Rochmawati Rochmawati; Sri Hayuningsih; Estu Lovita Pembayun; Veronica Fary
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.765

Abstract

Kanker serviks ditandai dengan tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim. Diperkirakan 90 persen kanker leher rahim disebabkan human papillomavirus (HPV). Di Indonesia, tiap tahun diperkirakan terdapat 100 penderita baru per 100.000 penduduk. Ini berarti dari jumlah 237 juta penduduk, ada sekitar 237.000 penderita kanker baru setiap tahunnya. Sejalan dengan itu, data empiris juga menunjukkan bahwa kematian akibat kanker dari tahun ke tahun terus meningkat. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018 kematian akibat kanker sampai dengan tahun 2018 sebesar 18,1 juta kasus dan 9,6 juta kematian di tahun 2018. Kematian akibat kanker diperkirakan akan terus meningkat hingga lebih dari 13,1 juta pada tahun 2030. Saat ini cakupan skrining kanker serviks di Indonesia melalui pap smear dan IVA masih sangat rendah (sekitar 5 %), padahal cakupan skrining yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan angka kematian karena kanker serviks adalah 85 %. Oleh karena itu Prodi Kebidanan Universitas Gunadarma yang terdiri dari sepuluh orang dosen dan dua orang mahasiswa merasa perlu melakukan skrining kanker serviks melalui IVA test sehingga jika ditemukan kasus atau hasil pemeriksaan positif dapat terdeteksi dini dan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian.  Pemeriksaan IVA test pada wanita usia subur dilakukan tanpa adanya biaya sebagai wujud pelaksanaan pengabdian masyarakat (Abdimas) dari tim dosen Program Studi Kebidanan Universitas Gunadarma,  bekerjasama dengan praktek mandiri Bidan Dian Dwi Anggraeni, SST, Desa Pabuaran, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor Kegiatan pemeriksaan IVA test dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2022 dengan peserta sebanyak 16 orang yang berdomisili di wilayah sekitar tempat praktek mandiri Bidan Dian Dwi Anggraeni, SST, Desa Pabuaran, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pada wanita usia subur hasilnya yaitu negatif. Services To Reproductive Women Through Acetic Acid Visual Inspection Examination (Iva Test) As An Effort For Early Detection Of Cervical Cancer Cervical cancer is characterized by the growth of abnormal cells in the cervix. It is estimated that 90 percent of cervical cancers are caused by the human papillomavirus (HPV). In Indonesia, it is estimated that every year there are 100 new patients per 100,000 population. This means that from a total of 237 million people, there are about 237,000 new cancer patients every year. In line with that, empirical data also shows that cancer deaths from year to year continue to increase. Based on the results of Riskesdas in 2018, cancer deaths until 2018 were 18.1 million cases and 9.6 million deaths in 2018. Cancer deaths are expected to continue to increase to more than 13.1 million in 2030. Currently, the coverage of cervical cancer screening in Indonesia through Pap smears and IVA is still very low (around 5%), even though the effective screening coverage in reducing morbidity and mortality due to cervical cancer is 85%. Therefore, the Midwifery Study Program at Gunadarma University which consists of ten lecturers and two students feels the need to screen for cervical cancer through the IVA test so that if a case or positive test result is found, it can be detected early and can reduce morbidity and mortality. The IVA test examination for WUS was carried out free of charge as a form of community service implementation (Abdimas) by a team of lecturers from the Gunadarma University Midwifery Study Program, in collaboration with BPKM of Midwife Dian Dwi Anggraeni, SST, Pabuaran Village, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor The IVA test was carried out on June 20, 2022, with 16 participants living in the area around the BPM of Midwife Dian Dwi Anggraeni, SST, Pabuaran Village, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor. Based on the examination carried out by WUS the results were negative
PROKESMAS: Program Pelatihan Keuangan Sederhana Menuju UMKM Naik Kelas Suhita Whini Setyahuni; Linda Ayu Oktoriza; Nanda Adhi Purusa
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.769

Abstract

Prokesmas merupakan suatu bentuk program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan bagi UMKM supaya dapat naik kelas. Pelatihan ini mencakup akuntansi dasar dan penyusunan laporan keuangan yang diterapkan pada kelompok UMKM laundry. Program kegiatan ini menggunakan metode seminar dan praktek secara langsung untuk nenyusun laporan keuangan yang sederhana. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 35 mitra pengusaha UMKM laundry dari Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Batang Jawa Tengah. Tujuan diadakannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mitra UMKM dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Pengukuran pemahaman peserta menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test. Program pelatihan ini dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi untuk memberikan pemahaman terkait akuntansi dasar dan praktek langsung untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Berdasarkan hasil pre-test peserta mendapatkan nilai rata-rata 6,79 sedangkan pada hasil post-test menunjukkan nilai rata-rata 9,53. Maka, implementasi program pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman terhadap akuntansi dasar dan penyusunan laporan keuangan sederhana supaya mewujudkan UMKM naik kelas. PROKESMAS : The Basic Financial Reporting Training as Upgrading UMKM Program Prokesmas is a training program that aims to increase understanding of financial management to increase the level of MSMEs. This program consists of basic accounting and financial reports that are applied to the laundry UMKM group. The training program uses the seminar method and the practice of preparing simple financial reports. This training program is attended by 35 participants, who are laundry MSMEs business practitioners in Pekalongan, Pemalang, and Batang Regencies in Central Java, Indonesia. Prokesmas intends to upgrade the capability of UMKM in basic financial reporting, which becomes an important aspect of the business. Measuring the success of the program using pre-test and post-test questionnaire instruments. The implementation of this training program consists of materials to improve basic accounting and hands-on practice to improve the skills of participants in preparing simple financial reports. Based on the results of the pre-test, participants got an average score of 6.79 while the post-test results showed an average score of 9.53. Thus, the implementation of this training program can improve basic accounting and the preparation of simple financial reports for UMKM to increase the level of UMKM.
Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Olahan Mbote Talas Kreatif Berbasis UKM di Dusun Mangunrejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Asy'ari Asy'ari; Ratno Abidin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.771

Abstract

Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat terhadap olahan mbote talas kreatif berbasis UKM di Dusun Mangunrejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Metode pelaksanaan  pengabdian diantaranya yaitu membuatkan media promosi pemasaran produk mitra di media online. Membuatkan desian spanduk. Membantu menyiapkan prasarat administrasi. Membantu mendaftarkan kelembagaan usaha sebagai legalitas produk agar mitra usaha menjadi kuat dan terpercaya. Membantu meberikan coaching keteramilan pengelolaan manajemen keuangan. membantu membelikan buku administrasi. Memberikan alat penggiling Mbote dan mesin press packing. Menyiapkan berkas administrasi dan mengawal mitra untuk mendaftarkan merek dagang ke HKI; serta mendesain produk kemasan uasaha Mbote talas yang bervariasi, dengan merk “Mr. Mboteo”. Dari hasil pendampingan ini dapat memperbanyak produksi keripik Mbote dengan kemasan yang menarik yang diproduksi melalui alat produksi yang lebih higenis dari sebelumnya. Pengabdian ini dibantu oleh mahasiswa yang ikut serta mendampingi pengupasan, penggorengan dan pengemasi Mbote talas sehingga lebih terkesan menarik dan ternilai estetis. Produk yang kemasan besar di jual dengan harga Rp. 10.000  sedangkan yang kemasan kecil dijual seharga Rp. 5000 dengan rasa original khas mbote. Secara uji organoleptik kebanyakan orang lebih suka rasa originel daripada rasa yang lain seperti rasa balado dan rasa sapi panggang yang disajikan. Community Empowerment of Processed Mbote Taro Creative Based on SMEs in Mangunrejo Hamlet, Wonosalam District, Jombang Regency  The purpose of this community service program is to empower the community to process more taro creatively based on SMEs in Mangunrejo Hamlet, Wonosalam District, and Jombang Regency. The method of implementing the service includes making promotional media for partner product marketing in online media. Make a banner design. Assist in preparing administrative requirements. Help register business institutions as product legality so that business partners become strong and reliable. Help provide coaching skills in financial management. help buy administrative books. Provide Mbote grinding tools and press packing machines. Prepare administrative files and escort partners to register trademarks with IPR; as well as design various Mbote taro business packaging products, with the brand “Mr. Mboteo". From the results of this assistance, it is possible to increase the production of Mbote chips with attractive packaging which is produced through production equipment that is more hygienic than before. This service is assisted by students who participate in peeling, frying, and packing Mbote taro so that it looks more attractive and has aesthetic value. Products with large packaging are sold at a price of Rp. 10,000 while the small ones are sold for Rp. 5000 with the original taste of Mbote. In the organoleptic test, most people prefer the original taste to other flavors such as the taste of Balado and the taste of roast beef served
Pengembangan Usaha Produksi Olahan Sagu Di Desa Pemakuan Kecamatan Sungai Tabuk Linda Rahmawati; Zuliyan Agus Nur Muchlis Majid; Dewi Amelia Widiyastuti; Baimy Alexander
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.777

Abstract

Salah satu mata pencaharian warga desa Pekauman Kecamatan Sungai Tabuk adalah sebagai petani sagu sekaligus memproduksi tepung sagu dan pengolah tepung sagu menjadi produk sagu setengah jadi. Petani sagu banyak dipilih sebagai alternatif jika warga belum memiliki pekerjaan, hal ini disebabkan melimpahnya tanaman sagu di desa Pemakuan. Namun karena kemasan yang sangat sederhana dan tidak tahan lama, maka konsumen pun kurang tertarik untuk membeli olahan sagu setengah jadi tersebut. Tujuan dari pengabdian pengembangan usaha ini adalah untuk menjadikan produk sagu dapat bertahan lama dan struktur amilum tidak rusak maka sagu dikeringkan pada suhu < 600C dan kemas menggunakan plastik vakum, dengan alat pengering berupa box yang terbuat dari aluminium dilengkapi dengan elemen pemanas di bagian bawah dan samping, pengatur suhu serta kipas exhaust di bagian atas. Box pengering berukuran panjang 100m, lebar 80cm dan tinggi 80cm dengan rak berjumlah 5 tingkat. Sosialisasi pada pengembangan usaha produksi olahan sagu ini dihadiri oleh 23 orang peserta yeitu, petani dan pengolah sagu, ibu rumah tangga dan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN). Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah survey lokasi, survey terhadap warga pembuat sagu, pembuatan/rancang bangun alat, uji coba alat, sosialisasi dan pemasaran. Hasil pada pembuatan rancang bangun alat pengering dan kemasan secara keseluruhan adalah pada tahap uji coba alat, pemanas tidak mencapai suhu maksimal yaitu 400C dan kipas mengalami kerusakan. Untuk itu dilakukan penggantian kipas. Pada uji coba suhu menggunakan 300C, bau, warna, bentuk dan rasa sagu tidak berubah dan masih bisa langsung direbus untuk dilakukan pengolahan lebih lanjut. Sagu Processed Production Business Development  In Pemakuan Village, Sungai Tabuk District  One of the livelihoods of being a resident of Pekauman Village, Sungai Tabuk Subdistrict, is as a sago farmer as well as producing sago flour and processing sago flour for semi-finished sago products. Many sago farmers are chosen as an alternative if residents do not have jobs, this is due to the abundance of sago plants in Pemakuan village. However, because the packaging is very simple and not durable, consumers are less interested in buying the semi-finished sago processed product. The purpose of this service is to make sago products durable and the starch structure is not damaged, so it is dried at a temperature of < 600C and packaged using vacuum plastic, with a dryer in the form of a box made of aluminum equipped with heating elements at the bottom and sides, temperature control and an exhaust fan at the top. Drying Box measuring 100m long, 80cm wide, and 80cm high with shelves opened 5 levels. The socialization on the business development of processed sago production was attended by 23 participants, namely, sago farmers and processors, housewives, and real work college students (KKN). The method of implementation carried out is a site survey, a survey of the residents of sago makers, the manufacture/design of tools, testing of tools, socialization, and marketing. The results in the overall design of the drying and packaging equipment are at the testing stage of the tool, the heater does not reach the maximum temperature of 400C and the fan is damaged. For this reason, a fan was replaced. In the temperature test using 300C, the smell, color, shape, and taste of sago did not change and could still be directly developed for further processing
Pengenalan Dan Pendampingan Budidaya Black Soldier Larva Di PT Kharisma Inti Usaha Zuliyan Agus Nur Muchlis Majid; Novianti Adi Rohmanna; Baimy Alexander; Danang Yugo Pratomo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.778

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengintroduksi budidaya BSFL (Black soldier fly larva) di PT. Kharisma Inti Usaha (PT. KIU). Kegiatan dilaksanakan melalui 3 tahapan. Tahap pertama adalah survey lokasi dan potensi. Tahap ke dua adalah proses pencarian data baik data sekunder maupun primer terkait budidaya BSFL dan potensi serta keberlanjutan program. Tahap ketiga adalah implementasi teknologi budidaya BSFL dan pendampingan program. Adapun hasil dari kegiatan ini terdapat potensi sumber daya untuk dilakukan pengembangan program budidaya BSFL di area site PT KIU. Hasil dari proses pembudidayaan BSFL secara tidak langsung dapat mendukung PT KIU dalam penerapan sirkular ekonomi. Melalui pemanfaatan limbah rumah tangga pekerja di PT KIU yang di integrasikan dengan pemanfaatan limbah kelapa sawit solid decanter mampu menghasilkan biomassa BSFL yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pekerja di PT KIU untuk pakan ternak ikan lele. Diharapkan kegiatan ini berkelanjutan khususnya dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pekerja di PT KIU. Introduction And Assistance Of Black Soldier Larva Cultivation At Pt Kharisma Inti Usaha This activity aimed to introduce the rearing of BSFL (Black soldier fly larva) at PT. KIU. The activity was carried out in 3 stages. The first stage was a site and potential survey. The second stage was searching for secondary and primary data related to BSFL cultivation and the potential and sustainability of the program. The third stage was the implementation rearing of BSFL technology and program assistance. There were potential resources for developing a rearing of the BSFL program in the PT KIU site area. The rearing of BSFL could indirectly support PT KIU in implementing the circular economy. Using workers' household waste at PT KIU, integrated with solid decanter palm oil waste, could produce BSFL biomass for catfish animal feed at PT KIU. It was expected that this sustainable activity could significantly improve the working community's welfare at PT KIU
Pengembangan Usaha Jual Beli Barang Bekas Melalui Pemberdayaan Pemuda Masjid Al Irsyad Dwi Sabda Budi Prasetya; Sukainil Ahzan; Dwi Pangga; Syifaul Gummah; Samsun Hidayat
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.787

Abstract

Masjid Al Irsyad adalah sebuah masjid yang berlokasi di Dusun Patukan, Desa Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak potensi yang dapat dikembangkan khususnya potensi pemudanya. Pemuda adalah aset masa depan Masjid. Namun ditengah pandemi covid-19, banyak pemuda yang kehilangan lapangan pekerjaan. Tim Pengabdian dari UNDIKMA bermitra dengan FORMASI (Forum Remaja Masjid Al Irsyad) dan Pengurus Ta’mir Masjid Al Irsyad sepakat untuk mengadakan kegiatan pengembangan usaha jual beli barang bekas melalui pemberdayaan pemuda Masjid Al Irsyad. Adapun kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan usaha jual beli barang bekas bagi pemuda Masjid Al Irsyad. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu diawali dengan Penyuluhan, penentuan jadwal dan lokasi, penentuan peserta, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kelompok usaha jual beli barang bekas yang beranggotakan pemuda masjid. Dalam penyuluhan ini juga memuat strategi yang dapat dilakukan oleh para pemuda masjid dalam memasarkan barang dan pemilahan barang bekas. Kegiatan ini berhasil terlaksana dengan sebanyak 20 peserta. Sebesar 75 persen (%) berhasil membentuk dua kelompok usaha jual beli barang bekas yang beranggotakan masing-masing 10 orang pemuda masjid. Dari hasil ini, maka direkomendasikan untuk menindaklanjuti kelompok yang terbentuk menjadi bentuk UMKM.  Business Development of Selling and Buying Used Goods Through Youth Empowerment of Al Irsyad Mosque  Al Irsyad Mosque is a mosque located in Patukan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta Special Region. There is a lot of potential that can be developed, especially the potential of the youth. Youth is the future asset of the mosque. However, in the midst of the COVID-19 pandemic, many young people have lost their jobs. The Service Team from UNDIKMA in partnership with FORMASI (Forum Remaja Masjid Al Irsyad) and the Ta'mir Management of the Al Irsyad Mosque agreed to conduct business development activities for buying and selling used goods through empowering the youth of the Al Irsyad Mosque. This service activity aims to develop the business of buying and selling used goods for the youth of the Al Irsyad Mosque. The method used in this service is Participatory Rural Appraisal (PRA). The activity is carried out through several stages, namely starting with counseling, determining the schedule and location, determining participants, implementing activities and evaluating. The result of this service is the formation of a business group for buying and selling used goods consisting of mosque youths. This counseling also contains strategies that can be carried out by mosque youths in marketing goods and sorting used goods. This activity was successfully carried out with as many as 20 participants. As many as 75 percent (%) succeeded in forming two business groups for buying and selling used goods, each consisting of 10 mosque youths. From these results, it is recommended to follow up on groups that are formed into the form of UMKM.
Penguatan Peran Dan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa Dalam Meningkatkan Kualitas Kebijakan Pemerintah Dan Pemerataan Pembangun Pedesaan Wilda Rasaili; Syamsul Arifin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.795

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa sebagai Lembaga representative publik memiliki peran dan fungsi strategis dalam memperjuangkan kepentingan publik melalui pengawasan kepada pemerintah desa dan kritik-saran untuk mewujudkan kebijakan desa yang berkualitas, pembangunan yang merata serta pengelolaan pemerintahan yang baik. Upaya menguatkan peran fungsi BPD sebagaimana diamanahkan dalam UU No.6 tahun 2014 sangat penting dan strategis untuk menjaga terpeliharanya kepentingan dan kebutuhan publik melalui kebijakan pemerintah desa dan pemerataan pembangunan desa. Tujuan pengabdian ini untuk menghuraikan secara terperinci penguatan peran dan fungsi badan permusyawaran desa dalam meningkatkan kualitas kebijakan dan pemerataan pembangunan desa Banuaju Barat Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini kualitatif diskriptif dan eksplanatif. Metode secara diskriptif tetantang permasalahan mitra dan dijelaskan secara mendalam tawaran solusi atas persoalan mitra. Hasil pengabdian penguatan peran dan fungsi BPD ini dikelompokkan dalam tiga unsur uama diantaranya: 1) pelatihan pemahaman peran dan fungsi BPD secara yuridis dan sosiologis; 2) pelatihan pendekatan aspiratif dan solutif; 3) analisis kebijakan dan implementasi kebijakan. Rangkaian hasil tersebut, dilakukan untuk menciptakan tatakelola pemerintahan yang baik sehingga menghasilkan kebijakan yang berkualitas, dan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Strengthening the Role and Function of the Village Consultative Body in Improving the Quality of Government Policies and Equity in Rural Development The Village Consultative Body as a public representative institution has a strategic role and function in fighting for the public interest through supervision of the village government and criticisms to realize quality village policies, equitable development, and good governance management. Efforts to strengthen the role of BPD functions as mandated in Law No. 6 of 2014 are very important and strategic to maintain the maintenance of public interests and needs through village government policies and equitable village development. The method used in the service is qualitative and explanative. The method is descriptively about partner problems and explained in-depth solutions to partner problems. In the service of strengthening the roles and functions of the BPD, three agendas are carried out including 1) training in understanding the roles and functions of the BPD in a juridical and sociological manner; 2) training on aspirational and solution approaches; 3) policy analysis and policy implementation. The role and function of the BPD need to be continuously improved to create good governance so as to produce quality policies and equitable and just development
Pendampingan dalam Pembinaan Kelompok Karya Ilmiah Remaja SMA Muhammadiyah 1 Malang H. Husamah; Abdulkadir Rahardjanto; Samsun Hadi; Nurdiyah Lestari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.796

Abstract

Siswa SMA Muhammadiyah 1 Malang telah banyak memperoleh prestasi di bidang seni dan olahraga, tetapi tidak di bidang penalaran/ilmiah. Pihak sekolah berkomitmen untuk membina kelompok karya ilmiah remaja (KIR). Tujuan kegiatan ini adalah pendampingan sekolah untuk pendampingan Pembinaan Peningkatan Prestasi Kelompok Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMA Muhammadiyah 1 Malang. Metode yang digunakan adalah presentasi, diskusi, pendampingan, dan praktik langsung/implementasi. Adapun gambaran solusi atau kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) Pelatihan guru dan penyusunan bersama pedoman pendampingan kelompok KIR. (2) Pembentukan kelompok KIR SMA Muhammadiyah 1 Malang; dan (3) Publikasi. Bentuk luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah (1) pedoman pendampingan kelompok KIR SMA Muhammadiyah 1 Malang yang dapat digunakan sebagai pedoman oleh guru dan pihak sekolah. (2) Adanya atau terbentuknya kelompok KIR SMA Muhammadiyah 1 Malang yang dapat menjadi wadah (kegiatan ekstrakurikuler) bagi para siswa dan bernilai keunggulan sekolah. (3) Publikasi media massa. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan target dan semua luaran tercapai. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan berjalan sukses dan memberikan dampak bagi terlaksananya pembinaan kelompok KIR di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Assistance in Fostering Youth Scientific Work Groups at SMA Muhammadiyah 1 Malang Students of SMA Muhammadiyah 1 Malang have achieved many achievements in the fields of art and sports, but not in the field of reasoning/scientific. The school is committed to fostering youth scientific work groups (Karya Ilmiah Remaja/KIR). The purpose of this activity is to assist schools to assist in the development of achievement improvement of the KIR at SMA Muhammadiyah 1 Malang. The methods used are presentation, discussion, mentoring, and direct practice/implementation. The description of the solutions or activities carried out are as follows: (1) Teacher training and joint preparation of KIR group mentoring guidelines. (2) Establishment of KIR group at SMA Muhammadiyah 1 Malang; and (3) Publications. The outcomes of this activity are (1) guidelines for mentoring KIR groups at SMA Muhammadiyah 1 Malang which can be used as guidelines by teachers and the school. (2) The existence or formation of the KIR group of SMA Muhammadiyah 1 Malang which can be a forum (extracurricular activities) for students and has the value of school excellence. (3) Mass media publications. The results show that the activities have been carried out in accordance with the targets and all outcomes have been achieved. It can be concluded that the activity was successful and had an impact on the implementation of the development of the KIR group at SMA Muhammadiyah 1 Malang.
Pelatihan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan Sumber Rujukan Penelitian Muhammad Asy’ari; Hunaepi Hunaepi; Baiq Mirawati; Armansyah Armansyah; Helmi Rahmawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.813

Abstract

Kurangnya pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero menjadi kendala dalam menyusun sumber pustaka yang sistematis dan presisi. Pengabdian Kemitraan Masyrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dna keterampilan mahasiswa pendidikan biologi menggunakan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan sumber rujukan. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa semester enam program studi pendidikan biologi Universtas Pendidikan Mandalika, jumlah mitra yang terlibat 6 orang mahasiswa. Metode pelaksanaan adalah knowledge transfer dan Model Community development  dengan tahapan kegiatan; 1) plan, 2) implementation, dan 3) evaluation. Setelah kegitan dilaksanakan terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan  Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan sumber rujukan. Keterampilan menggunakan RMS Zotero penting untuk dimiliki oleh mahasiswa yang sedang menempuh matakuliah tugas akhir, sehingga materi tetang RMS Zotero ini perlu menjadi salah satu  pokok bahasan dalam mata kuliah teknik penulisan artikel ilmiah. Zotero Reference Management Software (RMS) training in managing Research Reference Sources for Biology Education Students The lack of students' understanding and skills in using Zotero's Reference Management Software (RMS) becomes an obstacle to compiling systematic and precise library sources. This Community Partnership Service aims to improve the understanding and skills of biology education students using Zotero's Reference Management Software (RMS) in managing referral sources. Partners in this activity are sixth-semester students of the Biology education study program at the Mandalika Education University, the number of partners involved is 6 students. The implementation method is a knowledge transfer and Community development model with activity stages; 1) plan, 2) implementation, and 3) evaluation. After the activity was carried out there was an increase in partners' understanding and skills in utilizing Zotero's Reference Management Software (RMS) in managing referral sources. The skill of using RMS Zotero is important for students who are taking final project courses, so this material about RMS Zotero needs to be one of the topics in the technical article writing engineering course.

Page 10 of 39 | Total Record : 384