cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
Pendampingan Lesson Study For Learning Community Sebagai Perwujudan Merdeka Belajar Di SMA Muhammadiyah Kepanjen Kabupaten Malang Eko Susetyarini; Ainur Rofieq; Roimil Latifa
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 3 No. 3: Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v3i3.535

Abstract

Lesson Study for Learning Community (LSLC) merupakan pembinaan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara kolaboratif, dengan tahapan plan, do dan see. Tahap see digunakan untuk meredesain dari temuan saat do. Fokus pendampingan LSLC adalah bagimana aktivitas siswa belajar di kelas dan hasil belajar siswa. Hal ini terkait dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh guru. Pendampingan LSLC di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 (SMAM 1) Kepanjen bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran berkualitas dan menyenangkan dengan memperhatikan kemerdekaan belajar bagi peserta didik dalam merancang RPP 1 lembar. Langkah kegiatan yang dilakukan ialah 1). mengadakan workshop konsep pada LSLC, 2). pendampingan penyusunan perencanaan perangkat pembelajaran 1 lembar, 3). implementasi RPP 1 lembar berbasis LSLC dengan pembelajaran di kelas dan penerapan refleksi pembelajaran Biologi dengan RPP 1 lembar dan desiminasi. Temuan, tahap plan :guru model bersama kolega menyusun RPP 1 lembar. Tahap do,  buka kelas guru model dibantu observer, peserta didik berkolaborasi dengan teman saat diskusi. Tahap refleksi guru model berdiskusi dengan kolega untuk mengungkap temuan dari peserta didik. Dengan demikian dari tahap plan, do, dan see terbentuk komunitas belajar antara guru dengan guru, dan antar peserta didik  Assistance for Lesson Study For Learning Community as an Embodiment of Independent Learning at SMA Muhammadiyah Kepanjen, Malang Regency  Lesson Study for Learning Community (LSLC) is teacher development to improve the quality of learning collaboratively, with the stages of the plan, do and see. In the see stage, it is used to redesign the findings from the do. The focus of LSLC assistance is how students learn in class and student learning outcomes, this is related to the lesson plans (RPP) made by the teacher. The LSLC mentoring at Muhammadiyah 1 Senior High School (SMAM 1) Kepanjen aims to improve quality and fun learning by paying attention to learning independence for students by designing 1 sheet of lesson plans. The steps of the activities carried out were holding a concept workshop on the LSLC, Assistance in the preparation of 1 sheet learning device planning, implementation of the LSLC-based 1 sheet lesson plan with classroom learning, and the application of Biology learning reflection with 1 sheet lesson plan and dissemination. Findings, plan stage: the model teacher together with colleagues compiles 1 sheet of lesson plans. In the do stage, open a model teacher class assisted by an observer, students collaborate with friends during discussions. In the reflection stage of the model, the teacher discusses with colleagues to reveal the findings of the students. Thus, from the plan, do, and see stages, a learning community is formed between teachers and teachers, and between students
Pelatihan Kosakata Bahasa Inggris Berbasis Game Interaktif untuk Pegawai di PT Lazuardy Global Service Ince Dian Aprilyani Azir
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 3 No. 3: Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v3i3.540

Abstract

Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Interaktif ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kosakata berbahasa Inggris para peserta. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini merupakan pegawai di PT Lazuardy Global Service yang sebelumnya diobservasi dan diwawancarai untuk pemetaan kebutuhan Bahasa Inggris berdasarkan level kemampuan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tatap muka dengan menggunakan metode observasi, wawancara, ceramah, workshop, dan simulasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman serta keterampilan kosakata bahasa Inggris peserta. Hal ini terlihat dari motivasi dan antusiasme peserta terhadap pembelajaran Bahasa Inggris yang meningkat setelah kegiatan pelatihan ini dilaksanakan. Berdasarkan hasil observasi selama pelatihan, materi yang disajikan dengan menggunakan game interaktif ini terbukti berhasil menciptakan suasana dimana para peserta dapat berkomunikasi Bahasa Inggris secara aktif, interaktif, dan komunikatif. Oleh karena itu, penggunaan game interaktif selama pembelajaran Bahasa Inggris disarankan untuk dapat diaplikasikan di berbagai situasi formal maupun tidak formal karena terbukti disenangi oleh para pemelajar Bahasa Inggris. Interactive Game-Based English Vocabulary Training for Employees at PT Lazuardy Global Service Interactive Game-Based Vocabulary English Training is a community service activity with the aim to improve the English vocabulary skills of the participants. Participants in this training activity are employees at PT Lazuardy Global Service who were previously observed and interviewed for mapping English needs based on ability level. This training is carried out face-to-face using observation methods, interviews, lectures, workshops, and simulations. The results of this community service activity show that this training is able to improve the understanding and English vocabulary skills of participants. This is evident from the motivation and enthusiasm of participants towards English learning that increased after this training activity was carried out. Based on the results of observations during the training, the material presented using this interactive game proved successful in creating an atmosphere where participants can communicate English actively, interactively, and communicatively. Therefore, the use of interactive games during English learning is recommended to be applied in various formal or informal situations because it is proven to be favored by English learners.  
Program Penerapan Teknologi Inovasi EDCOR (Education Code Qr) di Tempat Wisata Bamboo Winden Park Waluran Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu Putri Nida Nurulaini; Lamia Putri; Deudeu Anggia; Diana Silfiani Putri; Asri Nurafipah; Aulia Nur Januarti; Siti Mas Masropah; Ilham Mohammad Rizki; Muhammad Nurfaizi; Laila Rahmah; Firhan Nurfaizi; Siti Nurazizah Wahyudin; Ruddy Indra Frahasta; Suhendar; Billyardi Ramdhan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 3 No. 3: Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v3i3.541

Abstract

Bamboo Winden Park memiliki luas tanah 3 Ha dan terdapat 25 jenis tanaman bamboo yang 13 diantaranya sudah teridentifikasi taksonominya, sarana dan prasarana yang terkendala oleh biaya dan disusul oleh adanya Pandemi COVID-19 sehingga menyebabkan tempat wisata tersebut hiatus. Tujuan dari program ini adalah mengembangkan tempat wisata tersebut dengan menerapkan teknologi EDCOR (Education Code Qr). Program ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu : Tahap Koordinasi Perencanaan Pelaksanaan Program, Tahap Persiapan, Tahap Pelaksaan, dan Tahap Evaluasi. EDCOR (Education code QR) telah berhasil dikembangkan di Bamboo Winden Park. EDCOR yang dirancang dapat memudahkan pengguna dalam mendapatkan informasi. Selain itu, dengan adanya EDCOR (Educational Code QR) diyakini dapat menjadi ciri khas di tempat wisata Bamboo Winden Park. EDCOR (Education Code Qr) Innovation Technology Application Program at Bamboo Winden Park Tourist Attractions Waluran Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu Bamboo Winden Park has a land area of ??3 hectares and there are 25 types of bamboo plants of which 13 have been identified by taxonomy, facilities, and infrastructure are constrained by costs and followed by the COVID-19 pandemic, causing the tourist attractions to go on hiatus. The purpose of this program is to develop these tourist attractions by applying EDCOR (Education Code Qr) technology. This program is carried out in four stages, namely: the Coordination Stage of Program Implementation Planning, the Preparation Stage, the Implementation Stage, and the Evaluation Stage. EDCOR (Education code QR) has been successfully developed at Bamboo Winden Park. EDCOR is designed to make it easier for users to get information. In addition, the existence of EDCOR (Educational Code QR) is believed to be a characteristic of Bamboo Winden Park tourist attractions.
Pengenalan Konsep Stok Karbon Pohon sebagai Usaha Mitigasi Perubahan Iklim Kepada Guru IPA dan Biologi se Jawa Tengah Santhyami; Efri Roziaty; Suparti Suparti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.566

Abstract

Masalah lingkungan merupakan masalah kritis bersama yang dihadapi dunia saat ini. Melalui pendidikan lingkungan dalam mata pelajaran IPA dan Biologi, siswa diberikan pemahaman terhadap masalah-masalah lingkungan yang merupakan bagian dari proses pembelajaran mereka. Salah satu permasalahan lingkungan yang paling mengancam kelangsungan stabilitas biosfer adalah perubahan iklim. Salah satu bentuk pengamatan langsung di alam untuk mengintegrasikan pengetahuan lingkungan sebagai upaya pelestarian alam adalah pengenalan konsep stok karbon pohon. Salah satu metoda pendugaan stok karbon pohon sederhana yang bisa diaplikasikan pengukurannya di alam oleh siswa adalah metode secara tidak langsung dengan pendekatan ekuasi allometri. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengenalkan konsep stok karbon pohon dengan sasaran guru IPA dan Biologi tingkat SD dan SMP se Jawa Tengah. Metode dan Langkah Kerja: metode pengabdian dilakukan dengan metode daring menggunakan aplikasi zoom untuk kegiatan sinkron dan metode diskusi secara asinkron dengan menggunakan aplikasi schoology. Metode pengumpulan Lembar Kerja Peserta (LKP) juga dilakukan dengan aplikasi schoology. Guru diberikan pengenalan-pengenalan mengenai konsep dasar stok karbon, metode pengukuran diameter pohon setinggi dada (dbh), konsep allometri dan praktek pengukuran dbh pohon langsung di lapangan seperti pekarangan sekolah, pekarangan rumah, kebun dan lahan lainnya yang ditumbuhi pohon. Pengabdian ini dihadiri oleh 47 peserta Hasil: Dari hasil evaluasi tugas LKP, sebanyak  95% guru sudah memahami konsep stok karbon namun baru 77% guru yang menguasai teknis estimasi stok karbon pohon sederhana. Rekomendasi: Diharapkan melalui kegiatan ini, guru dapat mengaplikasikan praktikum estimasi stok karbon pohon di sekolah sebagai bentuk kegiatan pengayaan yang bersifat kontekstual. Introducing the Concept of Tree Carbon Stock as a Climate Change Mitigation Effort to Science and Biology Teachers in Central Java  Environmental problems are a common critical problem facing the world today. Through environmental education in science and biology subjects, students are given an understanding of environmental issues that are part of their learning process. One of the environmental problems that most threaten the stability of the biosphere is climate change. One form of direct observation in nature to integrate environmental knowledge as an effort to conserve nature is the introduction of the concept of tree carbon stocks. One method of estimating simple tree carbon stocks that can be applied for measurement in nature by students is the indirect method with an allometric equation approach. Objective: The purpose of this service is to introduce the concept of tree carbon stock with the target of science and biology teachers at the elementary and junior high school levels throughout Central Java. Working Methods and Steps: the service method is carried out using an online method using the zoom application for synchronous activities and asynchronous discussion methods using the Schoology application. The method of collecting Participant Worksheets (LKP) is also carried out using the Schoology application. Teachers are given introductions to the basic concepts of carbon stock, methods of measuring tree diameter at chest height (dbh), allometry concepts and the practice of measuring tree dbh directly in the field such as schoolyards, house yards, gardens, and other land overgrown with trees. This service was attended by 47 participants. Results: From the evaluation results of LKP assignments, 95% of teachers have understood the concept of carbon stock, but only 77% of teachers have mastered the technique of simple tree carbon stock estimation. Recommendation: It is hoped that through this activity, teachers can apply the practice of estimating tree carbon stocks in schools as a form of contextual enrichment activities
Pembuatan Pupuk Kompos Limbah Peternakan dan Perkebunan Bagi Masyarakat Desa Baturinggit Selelos Kabupaten Lombok Utara Iwan Doddy Dharmawibawa; I Wayan Karmana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.590

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkam limbah peternakan dan perkebunan masyarakat menjadi kompos. Keunggulan dari kompos ini adalah ramah lingkungan, dapat menambah pendapatan peternak dan dapat meningkatkan kesuburan tanah serta memperbaiki kerusakan fisik tanah akibat penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan. Peserta kegitan pelatihan ini adalah masyarakat desa Baturinggit Selelos Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara sebanyak 21 orang. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah Model Participatory Rapid Appraisal (PRA) dengan tahapan, (1) Persiapan, (2) Pelaksanaan dan (3) Evaluasi. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dengan memberikan paket teknologi pembuatan pupuk organik padat dengan bahan dasar kotoran sapi dan limbah perkebunan masyarakat. Kegiatan penyuluhan dan praktek pembuatan pupuk organik padat telah dilaksanakan  di Masyarakat Desa Baturinggit Selelos Kabupaten Lombok Utara. Pehaman dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan limbah kotoran ternak dan limbah perkebunan untuk dijadikan kompos meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pretest dan posttest  yang mengalami peningkatan mencapai 41.1 %. Kegitan pendampingan masih perlu dialkuakn pendampinagn secara kontinu agar masyarakat mitra dapat mandiri dalam mengelola dan mengolah limbah sekiar untuk dijadikan pupuk organik. Manufacture of Livestock and Plantation Waste Compost Fertilizer for the Village Community of Baturinggit Selelos, North Lombok Regency The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of the community in utilizing livestock and community plantation waste into compost. The advantages of this compost are that it is environmentally friendly, can increase the income of farmers, and can increase soil fertility and repair physical damage to the soil due to excessive use of inorganic fertilizers. The participants of this training activity were the villagers of Baturinggit Selelos, Gangga District, North Lombok Regency, as many as 21 people. The method of implementing this service is the Participatory Rapid Appraisal (PRA) model with stages, (1) Preparation, (2) Implementation, and (3) Evaluation. The implementation of this community service program is by providing a technology package for making solid organic fertilizer with the basic ingredients of cow dung and community plantation waste. Extension activities and practices for making solid organic fertilizers have been carried out in the Baturinggit Selelos Village Community, North Lombok Regency. The understanding and skills of partners in utilizing livestock manure and plantation waste to be used as compost have increased. This is indicated by the results of the pretest and posttest which increased to 41.1%. Mentoring activities still need to be carried out continuously so that partner communities can be independent in managing and processing surrounding waste to be used as organic fertilizer.
Pembuatan Aplikasi Smadita ASEAN School sebagai Media Pembelajaran ASEAN di SMA Diponegoro Tumpang Kabupaten Malang Najamuddin Khairur Rijal; Haryo Prasodjo; Rizki Amalia Tri Cahyani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.592

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujua menyediakan media belajar tentang ASEAN yang kreatif dan inovatif bagi guru dan siswa di SMA Diponegoro Tumpang. Hal itu sejalan dengan visi sekolah yang tengah mengembangkan sekolah berwawasan ASEAN melalui program Smadita ASEAN School. Namun, masalah yang dihadapi adalah kurangnya informasi dan sumber belajar tentang ASEAN bagi guru dan siswa. Karena itu, kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan aplikasi Smadita ASEAN School yang dapat diakses melalui ponsel android dengan berisi berbagai informasi tentang ASEAN disertai kuis. Melalui program pengabdian ini diperoleh temuan bahwa sekolah membutuhkan kontribusi perguruan tinggi sebagai mitra, pentingnya media pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta perlunya diseminasi informasi tentang ASEAN, terutama terkait peluang dan tantangan Masyarakat ASEAN. Making the Smadita ASEAN School Application as an application ASEAN Learning Media at Diponegoro High School Tumpang Malang Regency  This community service program aims to provide creative and innovative learning media about ASEAN for teachers and students at Diponegoro Tumpang High School. This is in line with the school's vision of developing an ASEAN-oriented school through the Smadita ASEAN School program. However, the problem faced is the lack of information and learning resources about ASEAN for teachers and students. Therefore, the activity carried out is the creation of the Smadita ASEAN School application that can be accessed via Android phones containing various information about ASEAN along with quizzes. Through this service program, it was found that schools need the contribution of universities as partners, the importance of creative and innovative learning media, and the need to disseminate information about ASEAN, especially related to the opportunities and challenges of the ASEAN Community.
Revitalisasi Kampung Tangguh COVID-19 Sebagai Upaya Penguatan Resiliensi Keluarga Umi Azizah Kusumaningrum; Binarti Dwi Wahyuni; Nasrudin Nasrudin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.593

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak multidemensi, tidak hanya berdampak pada krisis kesehatan, namun juga mengancam resiliensi keluarga. Program Kampung Tangguh adalah gerakan lokal berjejaring hingga nasional yang di inisiator oleh pemerintah untuk mendukung gerakan pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19 dengan berbagai upaya yang bertujuan untuk membuat masayarakat dan keluarga menjadi kuat, sehat, dan mampu bertahan di masa pandemic. Dalam upaya penguatan resiliensi keluarga, perlu ditambahkan program penguatan keluarga dalam Gerakan Kampung Tangguh sehingga tercapai masyarakat yang tangguh dengan keluarga yang resilien. Kader Kampung Tangguh Desa Bicak belum pernah mendapatkan pelatihan penguatan resiliensi keluarga terutama karena dampak pandemi COVID-19. Tujuan Pengabdian Masyarakat (PENGMAS) ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan Kader Kampung Tangguh dalam melaksanakan penguatan resiliensi keluarga dengan terlaksananya pendidikan dan pelatihan penguatan resiliensi keluarga berbasis modul. Metode PENGMAS ini dilaksanakan dengan tiga proses utama yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi dengan mengukur pengetahuan Kader sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan untuk mengukiur keberhasilan PENGMAS. Pelaksanaan PENGMAS dapat disimpulkan berhasil dibuktikan dengan adanya peningkatan yang signifikan pengetahuan dan kemampuan peserta tentang penguatan resiliensi keluarga serta adanya respon yang positif dari peserta mengingat kegiatan ini merupakan hal baru yang belum pernah didapatkan untuk merevitalisasi Kampung Tangguh. Revitalization of Kampung Tangguh COVID-19 as an Effort to Strengthen Family Resilience  The COVID-19 pandemic has multidimensional impacts, not only having an impact on the health crisis but also threatening family resilience. The Kampung Tangguh Program is a networked local to the national movement initiated by the government to support the government's movement in dealing with the COVID-19 pandemic with various efforts aimed at making communities and families strong, healthy, and able to survive during the pandemic. In an effort to strengthen family resilience, it is necessary to add a family strengthening program in the Kampung Tangguh Movement so that a resilient community with resilient families is achieved. Kampung Tangguh cadres in Bicak village have never received training on strengthening family resilience, especially because of the impact of the COVID-19 pandemic. The purpose of Pengabdian Masyarakat (PENGMAS) is to increase the knowledge and ability of Kampung Tangguh Cadres in implementing family resilience strengthening by implementing module-based family resilience strengthening education and training. The PENGMAS method is carried out with three main processes, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage by measuring the knowledge of the Cadre before and after the activity is carried out to measure the success of the PENGMAS. The implementation of PENGMAS can be concluded as successful as evidenced by a significant increase in the knowledge and ability of participants about strengthening family resilience as well as a positive response from participants considering that this activity is something new that has never been obtained to revitalize Kampung Tangguh.
Gerakan Tanam 1000 Pohon untuk Membentuk Karakter Peduli Lingkungan di Universitas Sembilanbelas November Kolaka Andri Estining Sejati; La Ode Nursalam; Eko Hariyanto; Zalili Sailan; Sakka Hasan; Arisona
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 3 No. 3: Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v3i3.597

Abstract

Kolaborasi Universitas dengan perusahaan dalam hal ini PT. Antam UBPN Sultra dalam melestarikan lingkungan merupakan hal yang penting khususnya bagi mahasiswa. Kegiatan penanaman 1000 pohon di kampus Universitas Sembilanbelas November Kolaka di Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melibatkan 10 mahasiswa dan 3 instruktur, serta 10 panitia yang merupakan tim pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan membersihkan lokasi, menanam, dan merawat pohon. Jenis pohon yang ditanam adalah bitti (vitex cofassus). Mahasiswa merasakan manfaat yang mengasah karakter peduli lingkungan mereka dengan melakukan praktek atau learning by doing. Kegiatan sejenis dapat dijadikan role model khususnya bagi perusahaan yang berdampak kepada lingkungan sekitar. The Movement to Plant 1000 Trees to Form a Careful Character for the Environment at the Nineteen November University, Kolaka Collaboration between university and companies in this case PT. Antam UBPN Sultra in preserving the environment is an important thing, especially for students. The 1000 tree planting activity on the Universitas Sembilanbelas November Kolaka campus in Tanggetada District, Kolaka Regency aims to increase students' environmental awareness. The activity was carried out involving 10 students and 3 instructors, as well as 10 community service teams who were community service teams. Activities are carried out by cleaning the site, planting, and caring for trees. The type of tree planted is Bitti (Vitex cofassus Reinw). Students feel the benefits of honing their environmental awareness character by practicing or learning by doing. Similar activities can be used as role models, especially for companies that have an impact on the surrounding environment.
Pelatihan Akuntansi Sederhana pada UMK Binaan Kimia Farma dan Peningkatan Brand Image pada UMK Wilayah Tangerang Selatan Rilla Gantino; Ritta Setiyati; Ari Anggarani WPT
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.598

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Usaha Mikro Kecil dalam melakukan pencatatan transaksi untuk membuat laporan keuangan. Memberikan pemahaman tentang pentingnya logo, merek dan meningkatkan citra merek serta pentingnya mengenali konsumen sasaran agar penjualan meningkat. Kegiatan dimulai bulan Agustus sampai November 2021 dilakukan secara online dengan jumlah peserta pelatihan akuntansi sebanyak 30 pelaku usaha dan 25 pelaku usaha untuk pelatihan strategi pemasaran, logo brand dan peningkatan brand image. Metode pelaksanaan dengan pemaparan materi, praktek  dan diskusi serta coaching khusus untuk kegiatan pelatihan akuntansi. Objek Usaha Mikro Kecil  difasilitasi oleh Sinergy Artha Pinasthika dan Tripa Maju Bersama. Hasil Kegiatan 1) Pelatihan berjalan dengan lancar, 2) Beberapa pelaku usaha telah mempraktekkan pencatatan transaksi satu bulan dan membuat neraca awal, neraca periode  transaksi yang dipilih serta laporan laba rugi untuk periode transaksi yang dipilih, demikian pula pelaku usaha yang mengikuti pelatihan strategi pemasaran, logo, merek dan peningkatan citra merek atau brand image. Untuk kegiatan abdimas kedepan sebaiknya dilakukan melibatkan banyak pelaku usaha dan  per bidang usaha sehingga lebih fokus dan pelaku usaha bisa saling berkolaborasi. Simple Accounting Training for Kimia Farma's Small Micro Businesses and Brand Image Improvement for UMK in South Tangerang Region This community service activity aims to improve the ability of Micro Small businesses in recording transactions to make financial reports. Provide an understanding of the importance of logos, brands and improve the brand image as well as the importance of recognizing consumers in order to increase sales. Activities starting from August to November 2021 are carried out online with the number of accounting training participants as many as 30 entrepreneurs and 25 entrepreneurs for training on marketing strategies, brand logos, and brand image enhancement. Implementation method with a material presentation, practice, and discussion as well as special coaching for accounting training activities. The UMK object was facilitated by Sinergy Artha Pinasthika and Tripa Maju Bersama. The training went well. Some entrepreneurs have practiced recording transactions for one month and making initial balance sheets, balance sheets for the selected transaction period, and profit and loss statements for the selected transaction period, as well as entrepreneurs who have attended training on marketing strategies, logos, brands, and brand image enhancement. For future service activities, it should be carried out involving many business actors and per business sector so that they are more focused and entrepreneurs can collaborate with each other.  
Pelatihan Manajemen Konflik pada Karyawan Hotel di Semarang Nanda Adhi Purusa; Suhita Whini Setyahuni
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.600

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan manajemen konflik bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan konflik pada karyawan hotel di Semarang. Pelatihan ini diikuti oleh 18 karyawan yang tergabung dalam tiga hotel berbeda di Kota Semarang yaitu Hotel Noormans, Hotel Candi Indah dan Sisingamangaraja Guest House. Pelaksanaan kegiatan pelatihan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pemberian materi tentang manajemen konflik, dan diskusi untuk pendalaman kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan focus group discussion dan indikator keberhasilan pelatihan ini dilihat dari tindakan karyawan yang berkontribusi pada pendalaman kasus. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu mengidentifikasi bahwa komunikasi merupakan faktor yang penting dalam pengelolaan konflik pada karyawan hotel. Komunikasi tersebut perlu disertai dengan sikap asserteivess dan responsiveness. Sehingga dalam setiap konflik atau permasalahan dapat mengarah pada suatu bentuk kompromi atau kerjasama yang saling menguntungkan.  Conflict Management Training for Hotel Employees in Semarang  Community service activities in the form of conflict management training aim to understand conflict management for hotel employees in Semarang. This training was attended by 18 employees of three different hotels in Semarang City, namely Noormans Hotel, Candi Indah Hotel, and Sisingamangaraja Guest House. The implementation of the training activities consists of three stages, namely preparation, provision of material on conflict management, and discussions for deepening cases. The data collection technique uses focus group discussions, and indicators of the success of this training are seen from the actions of employees who contribute to the deepening of the case. This community service activity results can identify that communication is essential in managing conflict among hotel employees. This communication needs to be accompanied by an attitude of assertiveness and responsiveness. So that every conflict or problem can lead to a form of compromise or mutually beneficial cooperation.  

Page 6 of 41 | Total Record : 407