cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
Transformasi Hasil Penelitian Tindakan Kelas menjadi Artikel Berkualitas dan Strategi Publikasi bagi Mahasiswa PPG Syaharuddin, Syaharuddin; Hastuti, Intan Dwi; Mandailina, Vera; Zulkarnain, Zulkarnain; Rahman, Nanang; Nizaar, Muhammad
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bpb3qq24

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Mataram dalam mengubah hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menjadi artikel ilmiah berkualitas serta membekali mereka dengan strategi publikasi yang tepat. Kegiatan ini melibatkan 19 mahasiswa sebagai mitra utama dengan pendekatan praktik langsung dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya ChatGPT. Pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan penyusunan struktur artikel, strategi memilih target jurnal, dan praktik penggunaan AI dalam penulisan ilmiah. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berupa angket skala Likert dan observasi langsung. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan skor pre-test dan post-test yang diperoleh dari angket skala Likert serta didukung oleh hasil observasi selama kegiatan berlangsung. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi peserta dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 61,84 meningkat menjadi 91,44 pada post-test. Peningkatan tersebut mencerminkan perbaikan kemampuan peserta dalam memahami sistematika penulisan artikel ilmiah serta memanfaatkan ChatGPT sebagai alat bantu penulisan secara efisien. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi ChatGPT sebagai assistive tool dalam pendampingan penulisan artikel ilmiah berbasis PTK, yang masih jarang diterapkan secara sistematis dalam program PPG. Disarankan agar program serupa dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan fokus pada pendampingan penyuntingan naskah dan penguatan keterampilan penggunaan teknologi AI dalam penulisan ilmiah. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa PPG dalam mengembangkan karier sebagai pendidik profesional. Transforming Classroom Action Research Results into Quality Articles and Publication Strategies for PPG Students This community service activity aims to assist students of the Teacher Professional Program (PPG) at Muhammadiyah University Mataram in transforming their Classroom Action Research (PTK) results into high-quality scientific articles and equipping them with appropriate publication strategies. This activity involved 19 students as key partners with a hands-on approach and the use of artificial intelligence (AI) technology, specifically ChatGPT. The activity included training on article structure, strategies for selecting target journals, and the use of AI in scientific writing. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests in the form of Likert scale questionnaires and direct observation. The analysis results showed a significant increase in participants' competence, with an average pre-test score of 61.84 increasing to 91.44 on the post-test. All competency indicators, both in article structure development and AI utilization, showed a significant improvement. This activity proved to be effective in improving students' scientific writing skills and encouraging them to actively contribute to the world of education through publications. It is recommended that similar programs be implemented on an ongoing basis, with a focus on manuscript editing assistance and strengthening skills in the use of AI technology in scientific writing. This activity is expected to be valuable preparation for PPG students in developing their careers as professional educators.
IMPLEMENTASI SIDESA: SOLUSI DIGITALISASI PELAYANAN ADMINISTRASI DAN PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DESA MANCAGAR Nurhayati, Neni
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8a4xw071

Abstract

Transformasi digital di tingkat desa menjadi kebutuhan mendesak untuk mengatasi inefisiensi pelayanan administrasi manual, terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan platform Sistem Informasi Desa (SIDESA) di Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, guna mendigitalisasi layanan administrasi kependudukan dan meningkatkan literasi digital perangkat desa serta Karang Taruna. Permasalahan utama mitra adalah lambatnya proses pengurusan surat keterangan bagi 30% penduduk berprofesi perantau, yang menempuh prosedur manual berhari-hari dengan biaya tinggi. Metode pelaksanaan bersifat partisipatif-edukatif melalui empat tahap: observasi dan koordinasi, seminar sosialisasi, workshop teknis berbasis Laravel, serta pendampingan intensif. Peserta kegiatan meliputi 15 orang aparat desa dan 21 orang pengurus Karang Taruna (total 36 responden). Evaluasi kelayakan sistem menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 74 yang tergolong kategori acceptable berdasarkan skala Bangor et al. (2009). Secara teknis, performa sistem mencapai skor 95 pada PageSpeed Insights (desktop). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa platform SIDESA berhasil dioperasikan sepenuhnya sesuai lingkup implementasi yang direncanakan, memangkas waktu pelayanan dokumen kependudukan (SKTM, SKU, dan Domisili) dari hitungan hari menjadi menit, meningkatkan kapasitas digital aparat desa, serta menciptakan transparansi tata kelola data. SIDESA berpotensi menjadi model Smart Village yang berkelanjutan dan dapat direplikasi oleh desa-desa lain. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat). Implementation of SIDESA: A Solution for Digitalizing Administrative Services and Improving Digital Literacy in Mancagar Village Digital transformation at the village level has become an urgent necessity to address the inefficiency of manual administrative services, particularly for highly mobile communities. This community service activity aims to implement the Village Information System (SIDESA) platform in Mancagar Village, Lebakwangi District, Kuningan Regency, to digitalize administrative services and improve the digital literacy of village officials and the Youth Organization (Karang Taruna). The primary challenge faced by the partner was the slow process of processing official letters for approximately 30% of the population who work as migrant laborers, requiring days of manual procedures at considerable cost. The implementation method was participatory-educational, conducted in four stages: observation and coordination, socialization seminars, technical workshops on Laravel-based web management, and intensive mentoring. Participants consisted of 15 village officials and 21 Karang Taruna members (36 respondents in total). System usability evaluation using the System Usability Scale (SUS) yielded an average score of 74, classified as acceptable according to Bangor et al. (2009). Technically, the system achieved a PageSpeed Insights score of 95 (desktop). The results indicate that the SIDESA platform was fully deployed within the planned implementation scope, reducing document processing time (SKTM, SKU, and Domicile letters) from days to minutes, enhancing the digital capacity of village officials, and promoting transparency in data governance. SIDESA demonstrates strong potential as a replicable Smart Village model for other villages. This activity contributes to the achievement of SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions).
Pemberdayaan Pengrajin Topi Lontar melalui Inovasi Produk dan Pemasaran Digital di Desa Santong Lombok Timur Sami’un, Sami’un; Irawan, Adi; Amirullah, Ahmad Fatoni Karim; Wijaya, I Ketut Kusuma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/bqtwc704

Abstract

Perajinan topi lontar merupakan salah satu potensi budaya lokal masyarakat Desa Santong, Kecamatan Terara, Lombok Timur, yang memiliki nilai identitas sekaligus peluang ekonomi kreatif. Namun, keberlanjutan kerajinan ini masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan inovasi desain, kualitas produk yang belum seragam, dan rendahnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengrajin dalam mengembangkan kerajinan topi lontar agar lebih bernilai ekonomi dan tetap berakar pada budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 15 peserta dari kelompok pengrajin dan masyarakat usia produktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan praktik langsung melalui tahapan identifikasi awal, sosialisasi, pelatihan teknis, praktik pengembangan produk, pengenalan pemasaran digital, serta evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar evaluasi sederhana, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai budaya, nilai ekonomi, inovasi desain, kualitas produk, dan pemasaran digital. Keterampilan peserta juga meningkat dalam pemilihan bahan, teknik anyaman, pembentukan pola, finishing, serta pengembangan variasi desain. Respon peserta terhadap kegiatan tergolong positif, ditandai dengan partisipasi aktif, keterbukaan terhadap inovasi, dan minat untuk melanjutkan pengembangan usaha kerajinan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan desain, pengemasan, kelembagaan, dan promosi digital secara berkelanjutan oleh mitra. Empowering Lontar Hat Artisans through Product Innovation and Digital Marketing in Santong Village, East Lombok Lontar hat craftsmanship is one of the local cultural potentials of Santong Village, Terara District, East Lombok, which holds both cultural identity value and creative economic potential. However, the sustainability of this craft still faces several challenges, particularly limited design innovation, inconsistent product quality, and the low use of digital media for marketing. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of artisans in developing lontar hat products so that they have higher economic value while remaining rooted in local culture. The activity was carried out over two days and involved 15 participants consisting of artisans and productive-age community members. The implementation method used participatory, educational, and hands-on practice approaches through several stages, namely initial identification, program socialization, technical training, product development practice, introduction to digital marketing, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, documentation, and simple evaluation sheets, then analyzed using a descriptive qualitative approach. The results showed an increase in participants’ understanding of cultural value, economic value, design innovation, product quality, and digital marketing. Participants’ skills also improved in material selection, weaving techniques, pattern formation, finishing, and product design variation. Participants’ responses to the activity were positive, as reflected in their active participation, openness to innovation, and interest in continuing craft business development. This program is recommended to be continued through sustained mentoring in design, packaging, institutional strengthening, and digital promotion
Pendampingan Pengolahan Produk Kreatif Resin Berbahan Anggrek sebagai Kerajinan Tangan Masyarakat Desa Dadaprejo, Kota Batu Nuryady, Mohammad Mirza; Permana, Tutut Indria; Fatmawati, Diani; Levina, Levina; Juliana, Imelda; Janufian, Fairus Athar; Ariesaka, Kiky Martha
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4km80049

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa terhadap kehidupan sosial bermasyarakat utamanya di sektor ekonomi. Industri Ekonomi kreatif memiliki peran yang sangat besar dalam roda perekonomian, oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk mendukung ekonomi kreatif warga. Desa wisata anggrek Dadaprejo terkenal dengan tumbuhan anggreknya, umumnya bunga anggrek akan gugur dan menjadi limbah dalam beberapa minggu. Hal ini menjadi peluang agar bunga anggrek tetap dapat memiliki nilai ekonomis dengan dijadikan kerjainan tangan berupa resin anggrek. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih warga agar dapat memanfaatkan bunga anggrek sebelum menjadi limbah untuk dimanfaatkan menjadi produk kerajinan tangan yang dapat membantu perekonomian warga. Target dari kegiatan ini adalah pertama masyarakat di sekitar wisata anggrek dapat memanfaatkan sumber daya yang ada untuk dijadikan produk kerajinan kreatif untuk meningkatkan ekonomi serta dengan adanya kerajinan tangan tersebut dapat semakin mendukung wisata desa anggrek. Hasil kegiatan ini terdapat kelompok masyarakat yang berhasil menjadikan resin anggrek ini sebagai usaha yang berkelanjutan dengan penjualan di bulan pertama mencapai dua kali lipat modal awal. Selain itu pemahaman masyarakat tentang industry kreatif serta pengetahuan tentang pengolahan resin sebagai kerajinan tangan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman. Assistance in Processing Creative Orchid Resin Products as Handicrafts for the Dadaprejo Village Community, Batu City The Covid-19 pandemic has had a tremendous impact on social life, especially in the economic sector. The creative economy industry has a very large role in the economy; therefore, efforts are needed to support the citizens' creative economy. The Dadaprejo Orchid Tourism Village is famous for its orchid plants, mostly orchids fall and become waste within a few weeks. This is an opportunity so that orchids can still have economic value by being made into hands in the form of orchid resin. This activity aims to train residents to be able to use orchids before they become waste to be used as handicraft products that can help the local economy. The target of this activity is first that the community around orchid tourism can take advantage of existing resources to be used as creative craft products to improve the economy and with these handicrafts they can support orchid village tourism. As a result of this activity, there were community groups who succeeded in making this orchid resin a sustainable business with sales in the first month reaching double the initial capital. In addition, the public's understanding of the creative industry as well as about resin processing as a handicraft shows an increase in understanding.
Edukasi Promotif-Preventif untuk Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Dolo Kabupaten Sigi Astutik, Reni Yuli; Asmawaty, Asmawaty
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/3zt83d18

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan guna mengoptimalkan pencegahan anemia pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Dolo Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Metode yang dimanfaatkan yakni pendekatan edukatif promotif–preventif melalui penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi mengenai anemia, konsumsi tablet tambah darah, serta pengolahan pangan lokal kaya zat besi. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil yang dipilih melalui koordinasi dengan tenaga kesehatan dan kader. Melalui penggunaan pre-test dan post-test yang disertai observasi terhadap partisipasi peserta, kegiatan evaluasi dilaksanakan. Hasilnya memperoleh adanya peningkatan pemahaman, dimana seluruh peserta mencapai kategori pengetahuan baik setelah intervensi. Selain itu, terjadi perubahan perilaku terutama dalam kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan pemenuhan gizi. Meskipun terdapat keterbatasan waktu dan jumlah peserta, kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran dan praktik pencegahan anemia. Diperlukan edukasi berkelanjutan dan dukungan masyarakat untuk mempertahankan hasil tersebut. Promotive–Preventive Education for Anemia Prevention among Pregnant Women at Dolo Public Health Center (UPTD Puskesmas Dolo), Sigi Regency  This community service program aimed to optimize anemia prevention among pregnant women at Dolo Public Health Center, Sigi Regency Central Sulawesi. The activity used a promotive–preventive educational approach through structured counseling sessions, including lectures, discussions, and demonstrations on anemia, iron supplementation, and local iron rich food processing. Participants were pregnant women selected through coordination with health workers and cadres. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires and participatory observation. Results showed an improvement in participants’ knowledge, with all participants reaching a good knowledge category after the intervention. The program also encouraged behavioral changes, particularly in adherence to iron tablet consumption and nutritional practices. Despite limitations such as time constraints and limited participant attendance, the program proved effective in enhancing awareness and preventive practices. Continuous education and community support are recommended to sustain anemia prevention efforts among pregnant women.
IMPLEMENTASI MESIN SORTIR DAN PENGHITUNG BENIH IKAN OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA POKDAKAN SARI JATI UNGGUL TULUNGAGUNG Aji, Tony Seno; Wibowo, Theodorus Wiyanto; Prakoso, Albrian Fiky; Adhitya, Maxi Rama; Jailani, Sulaiman Amrozi; Prasetyo, Wahyu Bima; Pambudi, Rizdana Galih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qj13t670

Abstract

Budidaya ikan air tawar merupakan usaha yang penting untuk penyediaan protein hewani sekaligus penopang ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah POKDAKAN Sari Jati Unggul di Tulungagung yang merupakan kelompok pembudidaya ikan. Namun, dalam pengoprasiannya menghadapi permasalahan utama dalam proses sortir dan penghitungan benih ikan yang masih manual. Proses ini membutuhkan waktu 6–10 jam untuk satu kolam berkapasitas 20–25 ribu ekor dengan melibatkan beberapa orang tenaga kerja sehingga kurang efisien dan sering terjadi kesalahan hitung. Permasalahan lain adalah pemasaran yang masih terbatas pada jaringan lokal karena rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Untuk itu tim pengabdian kepada masyarakat bermitra dengan POKDAKAN Sari Jati Unggul tujuannya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, diskusi, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa implementasi mesin sortir dan penghitung benih ikan otomatis berbasis sensor optik dengan digital counter mampu mempercepat proses hingga 1,2-2 jam untuk satu kolam kapasitas 20-25 ribu ekor dibandingkan cara manual, serta meningkatkan akurasi data produksi. Selain itu, pendampingan pemasaran digital melalui pembuatan toko e-commerce dan pengelolaan media sosial mampu memperluas jangkauan pasar produk mitra. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penerapan mesin penghitung benih otomatis dan strategi pemasaran digital dapat meningkatkan efisiensi produksi 85%, memperkuat daya saing, dan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi pada kelompok pembudidaya ikan lainnya. Implementation of an Automatic Fish Seed Sorting and Counting Machine to Improve Productivity at the Sari Jati Unggul Fish Farmers Group in Tulungagung Freshwater fish farming plays an important role in providing animal protein and supporting community livelihoods. POKDAKAN Sari Jati Unggul in Tulungagung is one of the fish cultivator groups facing major challenges in seed sorting and counting, which are still performed manually. The manual process requires 6–10 hours for a pond with a capacity of 20–25 thousand fish seeds and involves several workers, resulting in low efficiency and frequent counting errors. Another issue is limited marketing, which relies solely on local networks due to the low utilization of digital technology. To address these problems, the community service team collaborated with POKDAKAN Sari Jati Unggul through observation, discussion, training, implementation, and evaluation activities. The results show that the implementation of an automatic seed sorting and counting machine using optical sensors and a digital counter significantly accelerates the process to 1.2–2 hours per pond and improves production data accuracy. Furthermore, digital marketing assistance through e-commerce development and social media management successfully expanded the partner’s market reach. In conclusion, the adoption of the automatic seed counter and digital marketing strategies enhances production efficiency by 85%, strengthens competitiveness, and provides a replicable empowerment model for other fish farming groups
Minuman Sehat Meningkatkan Imunitas “Sehat Rasa Kiwari, Jamu Rasa Anyar” Di Desa Jambelaer Subang Herawati, Ade Tika; Sarinengsih, Yuyun; Abidin, Imam; Rokayah, Cucu
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/cth23396

Abstract

Desa Jambelaer, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, memiliki potensi bahan pangan lokal dan tanaman obat keluarga, seperti nanas, temulawak, dan bunga telang, yang dapat dikembangkan menjadi produk minuman herbal fungsional. Namun, pemanfaatan bahan lokal tersebut masih terbatas pada konsumsi sederhana dan belum banyak diolah menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader desa dalam mengolah bahan lokal menjadi minuman herbal modern melalui inovasi Temulawak Squash dan Bunga Telang Squash. Metode kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung dalam kelompok, tanya jawab, serta evaluasi pascapelatihan menggunakan instrumen terstruktur. Kegiatan dilaksanakan pada 24 November 2025 di Desa Jambelaer dan diikuti oleh 20 kader desa, perangkat desa, dosen, serta mahasiswa Universitas Bhakti Kencana. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 78% kader mampu memahami manfaat bahan herbal dan mempraktikkan pembuatan minuman Kiwari secara mandiri sesuai prosedur, sedangkan 22% kader masih memerlukan pendampingan lanjutan. Pelatihan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik dapat meningkatkan kapasitas kader dalam pemanfaatan bahan lokal. Program ini juga berpotensi mendukung pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi kesehatan, dan pengembangan UMKM desa berbasis kearifan lokal. Healthy Drinks to Boost Immunity "Sehat Taste Kiwari, Jamu Taste Anyar" in Jambelaer Village, Subang Jambelaer Village, Dawuan District, Subang Regency, has local food resources and family medicinal plants, including pineapple, Javanese turmeric, and butterfly pea, that can be developed into functional herbal drinks. However, these local resources have not been optimally processed into value-added products. This community service program aimed to improve village cadres’ knowledge and practical skills in processing local ingredients into modern herbal drinks through the development of Temulawak Squash and Butterfly Pea Squash. The activity was conducted on November 24, 2025, in Jambelaer Village and involved 20 village cadres, village officials, lecturers, and students of Universitas Bhakti Kencana. The methods included health education, product-making demonstrations, group-based hands-on practice, discussion sessions, and post-training evaluation using structured instruments. The evaluation showed that 78% of cadres were able to understand the benefits of herbal ingredients and independently practice the preparation of Kiwari drinks according to the procedures provided, while 22% still required further assistance. These findings indicate that participatory and practice-based training can strengthen cadres’ capacity to utilize local resources for functional herbal drink innovation. This program also supports community empowerment, health literacy improvement, and the development of village-based micro, small, and medium enterprises.
Penguatan Literasi Akademik Mahasiswa FSTT melalui Sosialisasi Teknik Penulisan Karya Ilmiah Prayogi, Saiful; Azmi, Irham; As’ari, Muhammad; Samsuri, Taufik; Muhali, Muhali; Yusup, Muhammad Yusril; Kurnia, Nova; Mirawati, Baiq; Fitriani, Herdiyana; Verawati, I Putu; Hunaepi, Hunaepi; Aminullah, Aminullah; Ikhsan, Muhamad
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4k1t1279

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi akademik mahasiswa Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan (FSTT) melalui sosialisasi teknik penulisan karya ilmiah. Latar belakang kegiatan didasarkan pada kebutuhan mahasiswa dalam memahami konsep dasar karya ilmiah, struktur tulisan, teknik penulisan, sitasi dan referensi, serta etika akademik. Metode pelaksanaan dirancang melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, koordinasi teknis, dan penyusunan instrumen angket. Tahap pelaksanaan dilakukan secara tatap muka dengan melibatkan 21 mahasiswa melalui pendekatan transfer of knowledge, ceramah interaktif, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan skor rata-rata dan persentase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman peserta terhadap materi berada pada kategori baik dengan mean 3,84 dan persentase 76,80%. Indikator tertinggi terdapat pada pemahaman struktur karya ilmiah, sedangkan indikator terendah terdapat pada teknik penulisan ilmiah. Respon peserta juga berada pada kategori baik dengan mean 3,91 dan persentase 78,19%. Kompetensi narasumber memperoleh penilaian tertinggi, sedangkan metode dan pelaksanaan menjadi aspek yang masih perlu ditingkatkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi terstruktur dan interaktif dapat mendukung penguatan literasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu, kegiatan lanjutan perlu menambahkan praktik menulis, umpan balik, dan evaluasi berbasis kinerja secara lebih sistematis berkelanjutan. Strengthening Academic Literacy of FSTT Students through the Socialization of Scientific Writing Techniques This community service program aimed to strengthen the academic literacy of students of the Faculty of Science, Engineering, and Applied Sciences (FSTT) through the dissemination of scientific writing techniques. The program was based on students’ needs to improve their understanding of the basic concepts of scientific papers, writing structure, academic writing techniques, citation and references, and academic ethics. The activity was implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage included needs identification, material development, technical coordination, and questionnaire preparation. The implementation stage was conducted face-to-face with 21 students using a transfer of knowledge approach, interactive lectures, and question-and-answer sessions. Evaluation was carried out using a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively through mean scores and percentages. The results showed that participants’ understanding of the material was in the good category, with a mean score of 3.84 and a percentage of 76.80%. The highest indicator was understanding the structure of scientific papers, while the lowest was scientific writing techniques. Participants’ responses were also in the good category, with a mean score of 3.91 and a percentage of 78.19%. The speaker’s competence received the highest rating, whereas the method and implementation aspects still require improvement. These findings indicate that structured and interactive dissemination can support the strengthening of students’ academic literacy. Future programs should include writing practice, feedback, and performance-based evaluation.
PENCEGAHAN ANEMIA DAN STUNTING PADA REMAJA MELALUI OPTIMALISASI GIZI SERTA EDUKASI REPRODUKSI SEHAT DI SMA NEGERI 4 KUPANG Kerihi, Eka Citra Gayatri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/q15fsh69

Abstract

Masalah stunting di Nusa Tenggara Timur masih menjadi tantangan kesehatan yang kompleks, di mana salah satu akar permasalahannya adalah tingginya prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Kupang yang berisiko pada kualitas kesehatan reproduksi di masa depan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja di SMA Negeri 4 Kupang melalui optimalisasi gizi berbasis pangan lokal dan edukasi reproduksi sehat sebagai langkah preventif stunting sejak dini. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan pendekatan “Edutainment-NutriPro” yang mencakup ceramah interaktif, demonstrasi pemilihan pangan lokal kaya zat besi (kelor dan ikan), serta pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada 40 responden. Temuan saintifik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan siswa, dari rata-rata pre-test sebesar 58,25 menjadi 84,50 pada saat post-test (p < 0,05). Selain itu, terdeteksi perubahan perilaku positif berupa komitmen konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin dan peningkatan pemahaman mengenai kaitan antara higienitas reproduksi dengan kesiapan kehamilan di masa depan. Simpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa intervensi gizi terintegrasi pada usia remaja di lingkungan sekolah merupakan strategi efektif dan berkelanjutan untuk memutus rantai stunting sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs).  Prevention of Anemia and Stunting in Adolescents Through Nutritional Optimization and Healthy Reproductive Education at SMA Negeri 4 Kupang The problem of stunting in East Nusa Tenggara remains a complex health challenge, with one of the root causes being the high prevalence of anemia among adolescent girls in Kupang City, which poses a risk to their future reproductive health. This Community Service (PKM) activity aims to improve adolescent health literacy at SMA Negeri 4 Kupang through optimizing local food-based nutrition and healthy reproductive education as an early preventive measure for stunting. The implementation method used was participatory education with the "Edutainment-NutriPro" approach, which included interactive lectures, economizing on local iron-rich foods (moringa and fish), and hemoglobin (Hb) level checks on 40 respondents. Scientific findings showed a significant increase in students' knowledge scores, from an average pre-test of 58.25 to 84.50 at the post-test (p < 0.05). In addition, positive behavioral changes were detected in the form of a commitment to regularly consume Supplement Tablets (TTD) and an increased understanding of the link between reproductive hygiene and future pregnancy readiness. The conclusion of this community service program confirms that integrated nutrition interventions for adolescents in school settings are an effective and sustainable strategy for breaking the chain of stunting, in line with the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs).
Peningkatan Literasi Statistik Dasar Mahasiswa PGMI Melalui Pelatihan JASP Dalam Analisis Data Penelitian Ernita, Nevi; Arvy, Baiq Rofina; Fitriyah, Any Tsalasatul; Hidayati, Djuwita
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qx0gh534

Abstract

Literasi statistik dasar merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa calon guru dalam merancang penelitian, memilih teknik analisis yang tepat, membaca output statistik, dan menyusun kesimpulan berbasis data. Namun, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah masih menghadapi kesulitan dalam memahami konsep statistik dasar, menentukan uji statistik, serta menggunakan perangkat lunak statistik untuk mendukung penyusunan skripsi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik dasar mahasiswa PGMI melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan JASP sebagai perangkat lunak statistik open-source. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Islam Negeri Mataram dengan desain pelatihan berbasis kebutuhan. Asesmen awal melibatkan 99 responden dari 210 mahasiswa sasaran, sedangkan pelatihan inti diikuti oleh 28 mahasiswa kelas C yang dianalisis melalui pretest, posttest, dan angket respons. Pelatihan mencakup penguatan konsep statistik dasar, demonstrasi penggunaan JASP, praktik analisis data, diskusi kasus penelitian pendidikan, serta pendampingan interpretasi output statistik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 8,57 pada pretest menjadi 10,89 pada posttest. Uji-t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan dengan nilai p < 0,001 dan Cohen’s d sebesar 0,870, yang menunjukkan efek besar. Respons peserta juga berada pada kategori baik dengan rata-rata 3,91 atau 78,19%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan JASP tidak hanya meningkatkan pemahaman statistik dasar, tetapi juga dapat menjadi model pendampingan statistik berbasis software open-source untuk memperkuat kesiapan mahasiswa PGMI dalam analisis data penelitian skripsi. Enhancing Basic Statistical Literacy of PGMI Students through JASP Training in Research Data Analysis  Basic statistical literacy is an essential competence for prospective teacher students in designing research, selecting appropriate statistical tests, interpreting statistical outputs, and drawing evidence-based conclusions. However, students in the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Program still face difficulties in understanding basic statistical concepts, determining appropriate statistical tests, and using statistical software to support thesis-related data analysis. This community service program aimed to improve the basic statistical literacy of PGMI students through training and mentoring in the use of JASP as open-source statistical software. The program was conducted at Universitas Islam Negeri Mataram using a needs-based training design. The initial needs assessment involved 99 respondents out of 210 targeted students, while the core training involved 28 students from class C who were included in the pretest, posttest, and response questionnaire analysis. The training consisted of strengthening basic statistical concepts, demonstrating the use of JASP, practicing data analysis, discussing educational research cases, and mentoring students in interpreting statistical outputs. The results showed an increase in the mean score from 8.57 in the pretest to 10.89 in the posttest. The paired-sample t-test indicated a significant difference between pretest and posttest scores, with p < 0.001 and Cohen’s d of 0.870, indicating a large effect size. Participants’ responses were also positive, with an overall mean score of 3.91 or 78.19%, categorized as good. These findings indicate that JASP training not only improves students’ basic statistical understanding but also serves as a practical mentoring model based on open-source software to strengthen PGMI students’ readiness to conduct thesis-related data analysis.