cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Pelatihan Pembelajaran Daring yang Interaktif dan Menyenangkan di Perguruan Islam Miftahul Husna Siti Fatimah Sihotang; Zuhri Zuhri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.630

Abstract

Pandemi Covid 19 mengharuskan lembaga-lembaga pendidikan dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi di Indonesia merubah pola mengajar dari luring ke daring. Proses pembelajaran daring juga digunakan di sekolah-sekolah kota Medan, proses pembelajaran dilaksanakan dengan  daring dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan Google Classroom. Pembelajaran dengan mengunakan sistem ini dirasakan tidak efektif sehingga berdampak pada tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran kurang. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan melatih guru-guru terkait model pembelajaran daring yang interaktif dan menyenangkan. Mitra PKM adalah Perguruan Islam Miftahul Husna dengan jumlah 21 orang tenaga guru. Metode pelaksanaan dengan Transfer of Knowledge and Technology dengan tahapan kegitan; 1) persiapan; 2) Pelaksanaan; dan (3) Evaluasi. Secara umum PKM dapat berjalan sesuai dengan schedule of activities dan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran daring yang menarik dan interaktif. Kegian PKM ini sangat menarik dan dapat membantu guru dalam menerapkan pembelajaran daring yang menarik dan menyenangkan sehinga kedepannya perlu dilakukan dengan melibatkan guru-guru dari sekolah lain.  Fun and Interactive Online Teaching Training at Miftahul Husna Islamic Academy The Covid 19 pandemic requires educational institutions from elementary schools to universities in Indonesia to change teaching patterns from offline to online. The online learning process is also used in schools in the city of Medan, the learning process is carried out online using the  WhatsApp and Google Classroom applications. Learning by using this system is felt to be ineffective so it has an impact on the level of student understanding of the subject matter is lacking. This Community Cooperation Service (PKM) is carried out with the aim of training teachers for interactive and fun online learning models. PKM partners are Miftahul Husna Islamic College with 21 teachers. The implementation method is the Transfer of Knowledge and Technology with the activity stages; 1) preparation; 2) Implementation; and (3) Evaluation. In general, PKM can run according to the schedule of activities and there is an increase in knowledge and skills about planning and implementing interesting and interactive online learning. This PKM activity is very interesting and can help teachers implement interesting and fun online learning so that in the future it needs to be done by involving teachers from other schools.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan Optimalisasi Pemanfaatan Media Pembelajaran e-Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 di MAN KOTIM Nanik Lestariningsih; Mukhlis Rohmadi; Nurul Septiana; Jumrodah Jumrodah; Ridha Nirmalasari; Pertiwi Adi Puji Astuti; Afifah Nurul Humam
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.632

Abstract

Teknologi mempunyai peranan yang penting untuk mendukung proses belajar-mengajar secara daring terutama di masa pandemi Covid-19. Namun, beberapa tenaga pengajar di MAN KOTIM belum terbiasa dalam pembelajaran dari rumah dan dituntut untuk membuat media pembelajaran yang berbasis teknologi yang mana digunakan selama pembelajaran daring. Sehingga, perlu dilakukan adanya pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran maupun optimalisasi media pembelajaran agar proses belajar-mengajar berjalan dengan optimal. Adapun pelatihan ini menggunakan penyusunan perangkat pembelajaran berupa RPP otomatis dan penggunaan powerpoint yang dapat digunakan sebagai evaluasi pembelajaran sekaligus diberi pelatihan mengenai evaluasi pembelajaran berbasis HOTS. Selain itu, pelatihan juga terkait tentang aplikasi pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi seperti e-modul, e-book, e-magazine, video interaktif dengan menggunakan bantuan aplikasi Flip Pdf Professional, Adobe InDesign, Android Magazine Maker, eXe Learning yang mudah dipelajari dan tidak membutuhkan bahasa pemrograman terlalu rumit. Hasil dari pelatihan mendapatkan respon positif dari berbagai pihak mitra sekolah dan diharapkan dapat dilakukan pelatihan lanjutan dan monitoring. Training on the Preparation of Learning Devices and Optimizing the Utilization of e-Learning Learning Media During the Covid-19 Pandemic at MAN KOTIM Technology has an important role to support the teaching and learning process, especially during the Covid-19 pandemic. However, some teachers at MAN KOTIM are not yet accustomed to learning from home and are required to create technology-based learning media that are used during online learning. So, it is necessary to do training in the preparation of learning devices and optimization of learning media so that the teaching-learning process runs optimally. This training uses the preparation of learning devices in the form of automatic RPP and the use of powerpoints that can be used as learning evaluations as well as being given training on HOTS-based learning evaluation. In addition, training is also related to information technology-based learning media creation applications such as e-modules, e-books, e-magazines, interactive videos using the help of Flip Pdf Professional application, Adobe InDesign, Android Magazine Maker, eXe Learning which is easy to learn and does not require too complicated programming languages. The results of the training received a positive response from various school partners and it is expected that further training and monitoring can be carried out.  
Implementasi Coping Strategy Perusahaan Selama Masa Pandemi COVID-19 : Pelatihan Bagi Kelompok Wirausaha Indonesian Capital Human Management Institute (IHCMI) Suhita Whini Setyahuni; Agus Triyani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.639

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman mitra mengenai coping strategy perusahaan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh 50 mitra yang merupakan pelaku usaha UMKM yang tergabung  dalam forum Indonesian Human Capital Management Institute (IHCMI). Permasalahan yang dihadapi oleh mitra secara umum selama pandemi COVID-19 adalah penurunan kinerja perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan  dalam kegiatan ini adalah Focus Group Discussion (FGD). Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah para mitra mampu mengidentifikasi kondisi perusahaan, mengidentifikasi dampak pandemi COVID-19 pada aktivitas bisnis mereka dan peluang yang dapat diambil, serta mampu untuk mengimplementasikan pilihan coping strategy yang cocok untuk perusahaan. Proses pemilihan coping strategy sebaiknya tidak berfokus pada strategi efisiensi biaya dan pengurangan karyawan, namun dapat mempertimbangkan pilihan strategi lain yang dapat diterapkan. Para mitra disarankan untuk terus meningkatkan kemampuan analisis dan kepercayaan diri untuk menghadapi kondisi ketidakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19. Corporate Coping Strategy Implementation During the COVID-19 Outbreak: Training for Businesses Practitioners in the Indonesian Human Capital Management Institute (IHCMI) Forum The community service event intends to enhance the understanding and ability of the community partners regarding the corporate’s coping strategy. Coping strategy training is the form of a community service event. The participants are 50 businesses practitioners from different industry sectors. They are members of the Indonesian Capital Human Management Institute (IHCMI) forum. The participants of the training faced problems during the COVID-19 outbreak. Focus Group Discussions (FGD) was used as a data collection method. The outcome from this training event is the partner able to identify the conditions of their company, identify the effect of the COVID-19 outbreak on their businesses and its opportunity, and also be able to implement the right coping strategy into their businesses. The process of selecting coping strategies should not only be focused on the cost-cutting strategy and downsizing but also the other strategies. The partners were suggested to keep improving their capabilities and self-confidence in order to cope with the unpredictable conditions caused by the COVID-19 outbreak.
Literasi dan Pengembangan Bank Sampah Sebagai Upaya Untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 Wawat Srinawati; Rian Suryana; Haris Haryanto
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 2: May 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i2.640

Abstract

Sampah telah menjadi permasalahan nasional terutama di kota-kota besar di Indonesia begitu pula di desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah literasi dan pengembangkan bank sampah sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di masa pandemi covid-19. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, pengembangan bank sampah dan pengelolaan bang sampah. Mitra dalam pengabdian ini yaitu Kp. Cirewed, jumlah mitra yang mengikuti terdiri dari 40 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui literasi dan pengembangan bank sampah menunjukan tingkat pengetahuan masyarakat meningkat sangat nyata melalui kegiatan sosialisasi, pengembangan dan pengelolaan bank sampah, Adapun hasil sosialisasi dalam kegiatan sosialisasi bank sampah upaya untuk peningkatan pendapatan masyarakat pada masa pandemik Covid-19 di Kp Cirewed berjalan dengan lancar dari 23% menjadi 95%. Semua  masyarakat  terlihat  antusias  dan merasakan  manfaatnya.  Keberhasilan  ini  ditunjukkan  antara  lain:  (1) Adanya  kesesuaian materi dengan kebutuhan para masyarakatuntuk memahami tentang Sosialisasi Bank  Sampah  Dalam  Peningkatan Pendapatan  Masyarakat  Di  Masa  Covid  19. (2) beroprasinya kembali bank sampah kp,cirewed (3) adanya peningkatan nasabah baru setelah kegiatan sosialisasi. Dari hasil pengabdian diharapkan akan ada perubahan prilaku masyarakat dari yang tadinya membuang sampah sembarangan menjadi sadar untuk dapat mengumpulkam sampah. Selain itu masyarakat harus dapat memahami literasi dan pengembangan bank sampah sangat penting untuk meningkatkan pendafatan masayarakat. Literacy and Waste Bank Development as an Effort to Increase Community Income during the Covid-19 Pandemic Garbage has become a national problem, especially in big cities in Indonesia as well as in villages. The purpose of this service is literacy and the development of waste banks as an effort to increase people's income during the COVID-19 pandemic. The methods used in this service are socialization, development of waste banks, and waste management. Partners in this service, namely Kp. Crewed, the number of partners who participated consisted of 40 people. The results of community service through literacy and waste bank development show that the level of community knowledge has increased significantly through socialization, development, and management of waste banks. smoothly from 23% to 95%. Everyone seemed enthusiastic and felt the benefits. This success was demonstrated, among others: (1) The suitability of the material with the needs of the community to understand the Socialization of Waste Banks in Increasing Community Income During the Covid 19 Period. (2) the operation of the waste bank KP, Cirewed (3) an increase in new customers after the socialization activity. From the results of the service, it is hoped that there will be a change in people's behavior from those who used to litter to becoming aware of being able to collect garbage. In addition, the community must be able to understand literacy and the development of waste banks is very important to increase community income.
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Piring Di Kelurahan Kanigoro Kota Madiun Marheny Lukitasari; Syamsiyatuz Zahroatul Khoirotil U; Akhmad Sukri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.645

Abstract

Limbah rumah tangga seperti minyak jelantah berpotensi merusak lingkungan apabila dibuang tanpa diolah terlebih dahulu. Oleh karena itu perlu ide kreatif dan inovatif yang dapat mengolah minyak jelantah menjadi olahan yang bernilai. Pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring, melatih ibu ibu PKK dan sebagai inovasi untuk mengatasi banyaknya volume limbah minyak jelantah di kawasan kelurahan kanigoro, kota madiun. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan sosialisasi dan metode pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Langkah kegiatan yang dilaksanakan yaitu; 1) koordinasi persiapan kegiatan, 2) melaksanakan pengabdian pembuatan sabun, dan 3) melakukan pendampingan secara berkelompok. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar dan tepat waktu. Peserta menunjukan antusiasme cukup tinggi dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan. Kelemahan yang dialami adalah produk sabun cuci yang dihasilkan oleh ibu-ibu PKK belum sempurna. Hal ini hanya dikarenakan peserta cenderung terburu-buru dan hanya membutuhkan kebiasaan saja dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya. Processing Waste Cooking Oil into Dish Soap in Kanigoro Village, Madiun City Household waste such as cooking oil has the potential to damage the environment if it is disposed of without processing it first. Therefore, creative and innovative ideas are needed that can process used cooking oil into valuable products. Processing used cooking oil into dish soap aims to increase knowledge about innovations in processing used cooking oil into dish soap, train PKK mothers, and as an innovation to overcome the large volume of used cooking oil waste in the Kanigoro village area, Madiun City. This activity was carried out with a socialization approach and training methods for making dish soap. The steps of the activities are; 1) coordinating the preparation of activities, 2) carrying out soap-making services, and 3) providing group assistance. The results of the implementation of community service activities run smoothly and on time. Participants showed quite high enthusiasm as evidenced by the number of participants who asked questions. The weakness experienced is that the soap products produced by participants are not perfect. This is only because participants tend to be in a hurry and only need habits in the implementation of the next activity
Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di Desa Sigerongan Lingsar Lombok Barat Ida Royani; Herdiyana Fitriani; Laras Firdaus; Ali Imran; Nawariah Nawariah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.657

Abstract

Sampah rumah tangga menjadi salah satu penyumbang masalah sampah di wilayah desa Segerongan. Tujuan Kegitan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tentang pengolahan sampah rumah tangga di Desa Sigerongan Lingsar Lombok Barat. Mitra dalam kegitan pengabdian ini adalah warga desa Segerongan dengan jumlah angota mitra 20 orang. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah Model Participatory Rapid Appraisal (PRA) dengan tahapan, (1) Persiapan, (2) Pelaksanaan dan (3) Evaluasi. Hasil capaian kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik serta mampu membuat pupuk organik cair dari sampah rumah tangga degan menggunaan metode komposter. Kegitan pendampingan perlu dilakukan secara kontinu sampai mitra benar-benar bisa mandiri dalam pengelolaan dan pengolahan limbah, selain itu untuk keberlanjutan dibutuhkan manajemen dan  wadah seperti bank sampah. Training On Household Waste Treatment In Sigerongan Lingsar Village West Lombok Household waste is one of the contributors to the waste problem in the Segerongan village area. The purpose of this activity is to increase understanding and skills regarding household waste processing in Sigerongan Lingsar Village, West Lombok. Partners in this service activity are residents of Segerongan village with 20 partner members. The method of implementing this service is the Participatory Rapid Appraisal (PRA) model with stages, (1) Preparation, (2) Implementation, and (3) Evaluation. The result of this activity is an increase in people's understanding and skills in sorting organic and inorganic waste and being able to make liquid organic fertilizer from household waste using the composter method. Assistance activities need to be carried out continuously until partners can truly be independent in waste management and processing, besides that for sustainability, management and containers such as waste banks are needed.      
Sosialisasi Dampak Keinginan Pindah Kerja (Turnover) Perawat Terhadap Kualitas Pelayanan Di Rumah Sakit Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Burhanuddin Basri; Hadi Abdillah; Tri Utami
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 2: May 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i2.659

Abstract

Tujuan dedikasi pada warga ini merupakan buat sosialisasi akibat kemauan pindah kerja (turnover) Perawat Terhadap Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Hingga aktivitas ini dilaksanakan di Rumah Sakit Sekarwangi Kabupaten Sukabumi dengan jumlah partisipan 20 orang. Tata cara yang dicoba merupakan tata cara ceramah serta dialog dengan modul tentang akibat kemauan pindah kerja (turnover) Perawat Terhadap Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Hasil capaian kegiatan ini antara lain memberikan pemahaman kepada Pimpinan di rumah sakit akan dempak yang akan terjadi jika angka turnover yang tinggi dan memberikan solusi apa yang bisa dilakukan untuk mengatisipasi adanya keinginan pidah kerja (turnover) Perawat. Dari angket didapatkan hasil kalau ada perbedan pengetahuan saat sebelum serta setelah di bagikan sosialisasi akibat kemauan pindah kerja (Turnover) Perawat Terhadap Mutu Pelayanan di Rumah Sakit dengan nilai P- Value: 0, 000. Direkomendasikan aktivitas sosialisasi semacam ini bisa dicoba secara teratur baik di posisi yang sama ataupun berbeda, dengan topic lain yang bisa menunjang terjadinya mutu pelayanan keperawatan di Rumah Sakit lebih baik lagi. Socialization Of The Impact Of Nurse Turnover On The Quality Of Services In Sekarwangi Hospital Sukabumi Regency The purpose of this community service is to socialize the impact of nurses' turnover intentions on the quality of hospital services. So this activity was carried out at the Sekarwangi Hospital, Sukabumi Regency with a total of 20 participants. The method used is the lecture and discussion method with material about the impact of the desire to change jobs (turnover) of nurses on the quality of hospital services. The results of this activity include providing an understanding to the leadership at the hospital about the impact that will occur if the turnover rate is high and providing solutions for what can be done to anticipate the desire to switch jobs (turnover) of nurses. From the questionnaire, it was found that there was a difference in knowledge before and after being given the Socialization of the Impact of Nurse Turnover on the Quality of Service in Hospitals with a P-Value: 0.000. It is recommended that socialization activities like this can be carried out routinely in the same or different locations, with other topics that can support the formation of a better quality of nursing services in hospitals
Pelatihan dan Pendampingan Penelitian dan Publikasi Ilmiah untuk Guru Anggota MGMP IPA Kota Malang Nurul Mahmudati; Lud Waluyo; Yuni Pantiwati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 2: May 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i2.662

Abstract

Guru memiliki tugas untuk mengembangkan keprofesian berkelanjutan antara lain melalui publikasi ilmiah, oleh karena itu peningkatan kemampuan guru dalam bidang penelitian menjadi hal yang penting. Budaya membuat karya penelitian dan publikasi bagi guru masih belum lama dikembangkan bagi guru oleh karena itu pembuatan karya penelitian dan dilanjukan ke kegiatan publikasi ilmiah masih menjadi kendala bagi guru pada umumnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembuatan karya penelitian dan karya publikasi ilmiah hasil penelitian. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah peserta MGMP (musyawarah guru mata pelajaran) IPA kota Malang. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah melalui kegiatan workshop dan pendampingan Workshop dilakukan untuk memberikan materi untuk penguatan mempersiapkan pembuatan rancangan  penelitian dan publikasi  sedang   pendampingan. dilakukan pembuatan rancangan penelitian dan pelaksanaan penelitian untuk kemudian dilanjutkan publikasi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan guru dalam penyusunan proposal PTK dan pelaksanaan PTK di sekolah, dimana proposal PTK yang berhasil disusun sebanyak 3 judul. Kendala pada kegiatan pengabdian ini adalah pertama kendala secara umum bagi guru yakni ketersediaan waktu. Kendala kedua yang menyebabkan tujuan publikasi belum tercapai adalah hingga berakhirnya kegiatan pengabdian sekolah belum melakukan pembelajaran tatap muka sehingga guru belum berani melakukan penelitian PTK oleh karena PTK yang digunakan untuk karya ilmiah guru tidah boleh dilakukan saat pembelajaran on line dan oleh karena belum memiliki data penelitian maka belum mendapatkan hasil artikel yang di submit. Kegiatan pengabdian ini sebaiknya dilaksanakan dua tahap tahap pembuatan karya penelitian dan tahap pembuatan karya publikasi. Training and Assistance for Research and Scientific Publications for Teachers of MGMP Science in Junior High School Malang Teachers have a duty to develop sustainable professions such as through scientific publications, therefore improving the ability of teachers in research and publication is important. The culture of research and publication for teachers is still not developed, accordingly conducting research and publication is still an obstacle for teachers in general. This service activity aims to improve research and publication capabilities. Partners in this service activity are participants MGMP IPA Malang city. The method used to achieve this goal is through workshop activities and mentoring. Workshops are conducted to provide materials to strengthen preparing research designs and publications while mentoring for making research design and implementing research. The result of this service activity was 3 proposals which are continued into research and publication activities. The obstacle in this service activity was the availability of time for teachers and pandemic conditions. The pandemic condition causes the school not to implement face-to-face learning, so teachers do not dare to do classroom action research, because action research at the time of the online learning should not be used for credit scores. Based on the problem above articles cannot be produced until the end of the program of community and haven’t been submitted the article yet. This service activity should be carried out in two stages, that is the stage of making a research program and the stage of making a publication.
Restrukturisasi Kawasan Sumber Air Sebagai Wisata Edukasi di Desa Ngenep Kabupaten Malang Wahyu Prihanta; Elly Purwanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 2: May 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i2.663

Abstract

Desa Ngenep berada di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, memiliki kekayaan alam berupa sumber air alami, masyarakat menyebutnya dengan nama Sumbernyolo. Sumbernyolo saat ini dikembangkan menjadi tempat wisata lokal yang dikelola oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Pokdarwis Sumbernyolo. Kondisi mutu kawasan saat ini sangat menurun, untuk menjaga kelestarian perlu dikembangkan wisata edukasi. Usaha untuk mengubah arah menuju wisata edukasi masih memiliki permasalahan. Permasalahan tersebut adalah: (1) Pengetahuan masyarakat terhadap wisata edukasi masih rendah, (2) Pengelolaan kawasan yang masih bersifat tradisional, dan (3) Masih banyak ditemukan kelemahan dalam hal estetika di kawasan Sumbernyolo. Sehubungan dengan itu, tujuan kegiatan ini adalah restrukturisasi kawasan sumber air sebagai wisata edukasi di Desa Ngenep Kabupaten Malang. Metode sebagai solusi atas permasalah yang akan dilakukan melalui kegiatan PPM skim Kelompok adalah (1) Sosialisasi dan pemaparan program wisata edukasi ke Pokdarwsis, (2) Pembenahan sarana dan potensi yang mendukung wisata edukasi. (3) Menyusun strategi pelaksanaan wisata edukasi. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah: (1) Tumbuhnya kesadaran partisipasi Pokdarwis,  (2) Tersedianya sumber air siap minum, (3) Bertambahnya wahana wisata edukasi, (4) Tertatanya kawasan untuk mengantisipasi pembuangan sampah sembarangan (5) Meningkatnya kebersamaan kelompok sebagai wujud strategi dalam meningkatkan mutu wisata edukasi. Kegiatan ini berhasil menstrukturisasi kawasan wisata lokal tradisional menuju wisata edukasi. Dengan terbentuknya wusata edukasi akan membuat kawasan Sumbernyolo semakin menarik untuk rekreasi sekalligus menjamin kelestarian alamnya. Restructuring Water Source Areas as Educational Tourism in Ngenep Village, Malang Regency Ngenep Village is located in Karangploso District, Malang Regency has natural wealth in the form of natural water sources, people call it Sumbernyolo. Sumbernyolo is currently being developed into a local tourist spot managed by community groups who are members of the Sumbernyolo Pokdarwis. The condition of the area is currently quite declining, to maintain sustainability it is necessary to develop educational tourism. Efforts to change direction toward educational tourism still have problems. These problems are: (1) Public knowledge of educational tourism is still low. (2) Management of the area is still traditional, and (3) There are still many weaknesses in terms of aesthetics in the Sumbernyolo area. In this regard, the purpose of this activity is to restructure the water source area as an educational tour in Ngenep Village, Malang Regency. The method as a solution to the problem that will be carried out through PPM group skim activities is (1) Socialization and exposure of educational tourism programs to Pokdarwsis, (2) Improving facilities and potentials that support educational tourism. (3) Develop a strategy for implementing educational tourism. The results achieved in this activity are: (1) Growing awareness of Pokdarwis participation, (2) Availability of ready-to-drink water sources, (3) Increasing educational tourism facilities, (4) Organizing the area to anticipate littering (5) Increasing group togetherness as a form of strategy in improving the quality of educational tourism. This activity succeeded in structuring traditional local tourism areas towards educational tourism. The formation of an educational tour, it will make the Sumbernyolo area more attractive for recreation as well as ensure its natural preservation.
Pemberdayaan Siswa SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu Karanganyar Dalam Program Pilih Pilah dan Pulih Sampah Santhyami Santhyami; Efri Roziaty; Triastuti Triastuti; Rahayu Rahayu; Endang Setyaningsih; Titik Suryani; Ima Aryani; Siti Kartika Sari; Eriza Putri Ayu Ning Tias; Feby Istifarini; Bagas Adityaradja; Muhammad Reisa Andika; Muhammad Galih Wicaksono; Arum Dyah Ripdiyanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 2: May 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i2.664

Abstract

SMP Muhammadiyah 7 (Mutu) Program Unggulan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah berorientasi pada lingkungan dengan adanya program Jumat Bersih dan partisipasi pada kegiatan Bank Sampah. Walaupun sudah ada program berbasis lingkungan, kesadaran siswa terhadap isu lingkungan belum maksimal. Adanya usaha dari pihak sekolah untuk berpartisipasi dalam program Bank Sampah kelurahan belum memiliki rencana pengelolaan maksimal karena belum adanya usaha untuk memanfaatkan potensi sampah menjadi  barang yang memiliki manfaat lebih. Solusi yang ditawarkan: Dibutuhkan mekanisme pengelolaan sampah berbasis komunitas siswa peduli lingkungan. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, program pemulihan sampah difokuskan pada pemanfaatan sampah kering anorganik. Program yang ditawarkan adalah pembuatan dan pemanfaatan bata ramah lingkungan (eco brick). Nilai manfaat: Tambahan wawasan mengenai pengelolaan sampah sederhana bagi guru dan siswa yang menunjang materi kurikulum di sekolah khususnya Kelas VII Kompetensi Dasar 3.7. Interaksi antara Mahluk Hidup dan Lingkungannya. Metode Pelaksanaan dnegan transfer of knowledge and technology dengan tahapan. Pengabdian dilaksanakan sebanyak 13 kali pertemuan, dilaksanakan setiap akhir pekan dengan metode sosialisasi (kegiatan hibrid daring dan luring), pelatihan pembuatan eco brick dan pelatihan pembuatan berbagai produk dari ecobrick. Hasil kegiatan: Siswa menyetorkan sampah plastik ke sekolah. Setelah disetor, setiap hari Sabtu, siswa bersama tim membuat ecobrick dan menimbang untuk kontrol kualitas. Dari 4 minggu penyetoran, didapat total 123 buah ecobrick dengan total berat 28,7 kg. Pada akhir fase kegiatan, siswa membuat 5 buah produk terdiri dari 3 rak buku dan 2 kursi. Kegiatan ini mampu menginisiasi siswa SMP Mutu Colomadu untuk menghasilkan produk dari sampah kering sebagai usaha untuk pilih pilah dan pulih sampah. Student Empowerment of SMP Muhammadiyah 7 Colomadu Karanganyar on Waste Recycling Program  SMP Muhammadiyah 7 (Quality) Colomadu Excellence Program, Karanganyar, Central Java is environmentally oriented with the Clean Friday program and participation in Waste Bank activities. Although there are already environmental-based programs, students' awareness of environmental issues has not been maximized. The existence of an effort from the school to participate in the village Garbage Bank program does not yet have a maximum management plan because there has been no attempt to utilize the potential of waste into goods that have more benefits. The solution offered: It takes a community-based waste management mechanism for students who care about the environment. In this community service activity, the waste recovery program is focused on the utilization of inorganic dry waste. The program offered is the manufacture and use of environmentally friendly bricks (eco-bricks). Value of benefits: Additional insight on simple waste management for teachers and students who support curriculum materials in schools, especially Class VII Basic Competence 3.7. Interaction between Living Things and Their Environment. Implementation method with the transfer of knowledge and technology with stages. The service was held for 13 meetings, held every weekend with socialization methods (online and offline hybrid activities), training on making eco-bricks, and training on making various products from eco-bricks. Result of activity: Students deposit plastic waste at school. After being deposited, every Saturday, students and their team make eco-bricks and weigh them for quality control. From 4 weeks of deposit, a total of 123 eco-bricks were obtained with a total weight of 28.7 kg. At the end of the activity phase, students make 5 products consisting of 3 bookshelves and 2 chairs. This activity was able to initiate Colomadu Quality Middle School students to produce products from dry waste in an effort to sort and recover waste

Page 8 of 39 | Total Record : 384