cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 381 Documents
Pembuatan  Papan Penunjuk Arah Objek Wisata di Kecamatan Langowan Selatan Minahasa Sulawesi Utara Lewan, Yurike Sintia; Tulung, Frasiscus
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rhrb2h80

Abstract

Langowan Selatan meruapkan salah satu kecamatan di kabupaten Minahasa yang memiliki beberapa objek wisata diantaranya wisata alam,bahari , budaya dan religi. Kecamatan Langowan Selatan memiliki 10 desa dari beberapa desa yang ada terdapat beberapa objek wisata yang belum dikenal masyarakat  dan wisatawan misalnya objek wisata budaya pekuburan  dari Tonaas  Minahasa Toar Lumimuut di desa Palamba. Wisata bahari dengan keindahan laut dengan pemandangan pesisir laut pantai Walensorit di desa Temboan  dan pantai di Desa Rumbia. Wisata Rohani Patung  Bunda Maria yang berada di desa Kawatak tempat umat Katolik beribadah Paskah. Pemerintah Kecamatan Langowan Selatan menghadapi masalah dengan kuranya papan penjuk arah untuk agar objek wisata  dikenal  dan mudah dijangkau oleh Wisatawan . Metode yang dilakukan adalah dengan melaksanakan riset terhadap kebutuhan area lokasi wisata di Langowan Selatan; menentukan objek wisata yang akan dipasang papan penujuk arah dilanjutkan pembuatan , proses produksi dan pemasangan papan penujuk arah.  Dalam pengabdian kepada masyarakat ini telah dipasang papan pusat penujuk arah dan seperangkat papan penujuk arah di jalan menuju objek wisata di Kecamatan Langowan Selatan Minahasa. Melalui Pengabdian ini dapat memudahkan wisatawan menuju objek wisata.
Peningkatan Literasi Internet of Things melalui Workshop Pemrograman micro:bit Berbasis Smart Home bagi Siswa SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo Slamet, Slamet; Alit W.P, I.G.N.; Wurijanto, Tutut; Sutanto, Teguh
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ktnjjc78

Abstract

Perkembangan Internet of Things (IoT) menuntut peningkatan literasi teknologi pada siswa sekolah menengah atas. Namun, pemahaman siswa terhadap konsep IoT dan perangkat pendukungnya masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi IoT melalui workshop pemrograman berbasis micro:bit dengan implementasi smart home, sensor suhu, dan automation pada siswa SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Kegiatan diikuti oleh 38 siswa dan dilaksanakan melalui metode pelatihan berbasis praktik yang meliputi pengenalan konsep IoT, pengenalan perangkat micro:bit, praktik pemrograman, serta pembuatan proyek sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang mencakup tiga aspek, yaitu pengetahuan dasar micro:bit, keterampilan teknis, serta sikap dan motivasi terhadap pembelajaran IoT. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dasar micro:bit, dimana siswa yang sebelumnya belum memahami konsep micro:bit menjadi memiliki pemahaman yang lebih baik setelah pelatihan. Pada aspek keterampilan teknis, siswa mampu mengoperasikan dan memprogram micro:bit secara mandiri melalui praktik langsung. Sementara itu, pada aspek sikap dan motivasi, perubahan tidak terlalu signifikan karena motivasi siswa terhadap IoT sudah tinggi sejak awal, meskipun terdapat peningkatan keyakinan bahwa pemrograman IoT dengan micro:bit mudah dan menyenangkan.  
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Edukasi Cuci Tangan dan Sikat Gigi Sejak Dini Jabar, Doni Nova Abdul; Ma’ruf, Ridwan; Azzahrah, Faathimah; Widadie, Fanny
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p280v750

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Namun, pemahaman anak-anak mengenai pentingnya mencuci tangan dan menyikat gigi dengan benar masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak terhadap penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui edukasi cuci tangan dan sikat gigi sejak dini. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, serta praktik langsung oleh peserta. Kegiatan dilaksanakan di TK Pertiwi Genikan dengan sasaran siswa TK A dan TK B. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti kegiatan dan mampu mempraktikkan kembali langkah-langkah mencuci tangan serta menyikat gigi dengan benar. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman terkait pentingnya menjaga kebersihan diri. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini dapat menjadi salah satu upaya dalam menanamkan PHBS sejak dini.
Pelatihan Pembuatan Stik Umbi Keladi (Colocasia esculenta) dalam  Upaya Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga di Kendari Permai Kota Kendari Nia, Murni; Taena, La; Halim, Muliha; Hasniah, Hasniah; Murniati, Murniati; Syata, Wahyu Muh.; Jumatin, Jumatin; Ahiri, Yuniyarti; Nurmaela, Nurmaela
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cmkqf229

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga melalui pemanfaatan potensi lokal umbi keladi (Colocasia esculenta) menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya diversifikasi produk olahan, keterbatasan keterampilan pengolahan, serta minimnya pengetahuan tentang manajemen usaha dan pemasaran. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kendari Permai, Kota Kendari pada bulan Mei hingga Desember 2025 dengan sasaran ibu rumah tangga dan anggota PKK. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model learning by doing yang meliputi tiga tahapan, yaitu sosialisasi melalui Focus Group Discussion (FGD), praktik pembuatan dan pengemasan stik umbi keladi, serta pelatihan pemasaran produk secara konvensional dan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah umbi keladi menjadi stik yang renyah, higienis, dan layak jual. Selain itu, peserta juga memahami teknik pengemasan yang menarik serta strategi pemasaran berbasis media sosial. Tingginya partisipasi dan antusiasme peserta menjadi indikator keberhasilan kegiatan ini. Program ini memberikan kontribusi dalam membuka peluang usaha baru, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan
Dari Mimbar Jumat: Membangun Kesadaran Pertanggungjawaban Amal di Akhirat Nur, Fuad
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/stasvt02

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui khutbah Jumat di Masjid Babussalam, Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Baru, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran eskatologis jamaah tentang urgensi pertanggungjawaban amal di hadapan Allah SWT pada hari kiamat, sekaligus mendorong setiap Muslim menjadikan kehidupan dunia sebagai ladang persiapan terbaik menuju akhirat. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan khutbah Jumat, dan evaluasi. Materi khutbah menekankan empat perkara yang akan dipertanyakan di akhirat berdasarkan hadis Nabi SAW, yakni umur, masa muda, harta, dan ilmu, disertai panduan praktis berupa muhasabah, menjaga kualitas shalat, menghindari kezaliman, dan memperbanyak amal jariyah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa khutbah Jumat merupakan media dakwah yang efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai pertanggungjawaban akhirat, sehingga dapat mendorong terbentuknya pribadi Muslim yang berakhlak mulia dan masyarakat yang adil, damai, dan bermartabat.
Pelatihan Kewirausahaan Digital bagi Siswa SMK Tunas Unggul Cikarang Barat untuk Menanamkan Semangat Juang, Disiplin, dan Konsistensi Asral, Asral; Rai, Ridwan Efendi; Sunarni, Sunarni; Ismamudi, Ismamudi; Al fitrah, Raza Ikhsan; Supartono , Supartono
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/h8btxw69

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk: (1) memberikan pemahaman kepada siswa mengenai konsep dan peluang kewirausahaan digital; (2) melatih siswa mengenali ide bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pasar; (3) membimbing siswa memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana usaha; (4) menanamkan nilai semangat juang, disiplin, dan konsistensi dalam proses merintis usaha; (5) meningkatkan motivasi siswa agar berani memulai usaha sejak dini; serta (6) memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan kompetensi kewirausahaan siswa. Kegiatan dilaksanakan di SMK Tunas Unggul Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan peserta sebanyak 25 siswa kelas XI. Metode pelaksanaan menggunakan tiga tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Tahap sosialisasi dilakukan melalui koordinasi dengan pihak sekolah dan identifikasi kebutuhan peserta. Tahap pelatihan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, dan studi kasus terkait peluang bisnis digital, strategi pemasaran online, serta penggunaan marketplace dan media sosial. Tahap evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, sesi tanya jawab, dan refleksi akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai kewirausahaan digital dan peluang usaha berbasis teknologi. Peserta juga mampu mengidentifikasi berbagai ide usaha yang sesuai dengan kebutuhan pasar sekitar, seperti kuliner, reseller, dan jasa digital. Selain itu, siswa memahami cara memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi usaha. Dari sisi karakter, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya semangat juang, disiplin, dan konsistensi dalam mencapai keberhasilan. Motivasi siswa untuk memulai usaha sejak dini juga meningkat setelah mengikuti kegiatan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pemberdayaan peserta didik. Dengan demikian, pelatihan kewirausahaan digital efektif dalam menyiapkan siswa SMK menghadapi dunia kerja dan dunia usaha di era digital
Edukasi Pembakaran Sampah Minim Asap Menggunakan Incinerator Sederhana sebagai Upaya Pengendalian Pencemaran Udara di Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan Supriyanto, Agus; Naufal, Billy Achmad; Susanto, Chrisella Glory; Bakti, Tika Dwi; Uthma, Vira Aulia; Anindya, Fadila Ratri; Bintang, Jasmine Mutiara; Putri, Shofwatinnada Rahmawati; Qolbi, Ghina; Ihsanudina, Muhammad Maulana; Bahtiar, Muhammad Fadhil Alviansyah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xj7ptb53

Abstract

Pengelolaan sampah hingga saat ini masih menjadi persoalan lingkungan yang cukup serius, terutama di wilayah pedesaan. Namun, ketersediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah masih terbatas sehingga masyarakat cenderung menggunakan cara-cara sederhana yang kurang ramah lingkungan yang menghasilkan berbagai emisi berbahaya, di antaranya karbon monoksida (CO), dioksin, furan, serta partikulat halus (PM2,5). Kegiatan dilaksanakan di Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta partisipasi masyarakat melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat desa. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini menggunakan metode edukatif dengan pendekatan partisipatif. Dengan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, diskusi interaktif, serta praktik langsung kepada masyarakat. Hasil pelaksanaan pada kegiatan ini penyampaian materi dengan meliputi pengertian, fungsi, manfaat incinerator, langkah-langkah penggunaan incinerator, serta perbandingan pembakaran menggunakan incinerator dengan cara manual, lalu dilakukan demonstrasi pembakaran sampah dengan incinerator dengan memasukkan sampah secara bertahap ke dalam ruang bakar incinerator, dan diharapkan masyarakat kedepannya memahami prinsip operasi alat dan langkah-langkah yang harus diikuti agar pembakaran berlangsung efisien dan aman.
Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadhan:  Refleksi Kemenangan Sejati di Hari Raya Idul Fitri Nur, Fuad
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zmfxg029

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Uswah, Kota Gorontalo. Kegiatan ini bertujuan untuk meneguhkan pemahaman jamaah bahwa kemenangan sejati Idul Fitri bukan sekadar ditandai dengan berakhirnya ibadah puasa, melainkan oleh kemampuan seorang Muslim mempertahankan konsistensi amal saleh dalam kehidupan sehari-hari sepanjang tahun. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan khutbah Idul Fitri, dan evaluasi kualitatif melalui pengamatan langsung. Materi khutbah menekankan tiga pilar utama konsistensi ibadah pasca Ramadhan, yakni menjaga kualitas shalat, mempertahankan kebiasaan membaca dan mentadabburi Al-Qur'an, serta membiasakan amal sosial dan sedekah. Selain itu, jamaah juga dibekali dengan strategi praktis untuk menjaga istiqamah ibadah di tengah berbagai tantangan era modern seperti distraksi media sosial, kesibukan duniawi, dan lingkungan yang tidak kondusif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jamaah merespons positif pesan yang disampaikan dan terdorong untuk berkomitmen nyata dalam menjaga kebiasaan ibadah yang telah dibangun selama Ramadhan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa masjid dan keluarga memiliki peran strategis sebagai basis pembinaan spiritual pasca Ramadhan, dan bahwa nilai-nilai Ramadhan harus bertransformasi menjadi etos hidup religius yang konsisten, realistis, dan berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat.
Penguatan Nilai Kepedulian Sosial Melalui Kegiatan Bakti Sosial Pembagian Sembako di Wilayah Sarae dalam Rangka Dies Natalis STIE Bima Nurulrahmatiah, Nafisah; Munandar, Aris; Pratiwi, Aliah; Huda, Nurul
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cvwenp47

Abstract

Permasalahan kemiskinan dan kesenjangan sosial-ekonomi masih menjadi tantangan utama di masyarakat, termasuk di Kelurahan Sarae, Kota Bima. Kondisi ini mendorong perlunya upaya nyata dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui bakti sosial pembagian paket sembako dalam rangka Dies Natalis ke-24 STIE Bima, serta menganalisis dampaknya terhadap penguatan nilai kepedulian sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara untuk menentukan penerima bantuan yang tepat sasaran. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pendataan, persiapan, dan distribusi bantuan secara langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bakti sosial tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai empati, solidaritas, dan kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan data dan dinamika sosial, kegiatan ini tetap berjalan efektif melalui komunikasi yang baik dan pendekatan persuasif. Kesimpulannya, kegiatan bakti sosial pembagian sembako merupakan bentuk pengabdian yang relevan dan berdampak positif, serta perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan Optimalisasi Penggunaan Canva dan AI Untuk Meningkatkan Manajemen dan Branding Sekolah RA Hafiroh Awaliyah Siska, Elmira; Elvira, Lela; Lestari, Nurlaela Eva Puji; Rachmah, Siti Mabrur
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/714yxp97

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung manajemen dan branding sekolah di RA Hafiroh Awaliyah, khususnya dalam pembuatan konten promosi dan pengelolaan informasi yang masih dilakukan secara konvensional. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dan pengelola sekolah dalam mengoptimalkan penggunaan Canva dan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung manajemen dan branding sekolah berbasis digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu pra pelaksanaan (observasi, analisis kebutuhan, dan penyusunan materi), pelaksanaan (pelatihan dan pendampingan penggunaan Canva dan AI), serta evaluasi (pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner kepuasan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan dari perbandingan nilai pre-test dan post-test, dari kategori rendah menjadi baik. Selain itu, peserta mampu menghasilkan konten branding seperti poster, banner, dan media sosial yang lebih menarik dan komunikatif, serta memanfaatkan AI untuk menyusun caption dan ide konten secara lebih efektif. Tingkat kehadiran peserta mencapai 100% dengan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan, sehingga pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kompetensi digital serta mendukung penguatan manajemen dan branding sekolah secara berkelanjutan.