cover
Contact Name
-
Contact Email
harmony_journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
harmony_journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN
ISSN : -     EISSN : 25484648     DOI : https://doi.org/10.15294/harmony
Core Subject : Education,
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN a starting in 2024 migrates to better secure from various unwanted things, including journal hacking and so on. To submit, the author please visit the new website page of our journal at the link https://journal.unnes.ac.id/journals/harmony
Articles 31 Documents
“MASTERING CLASS: MULTICULTURAL EDUCATION” STRATEGI IMPLEMENTASI KONSERVASI SOSIAL BAGI PELAJAR BERAGAM BUDAYA DI KOTA SEMARANG Gustaman, Fulia Aji; Putri, Noviani Achmad; Pramono, Didi; Husna, Vina Nurul; Sinta, Radini; Amaliyah, Khasiatun; Hanifah, Ulin; Prasetya, Heldi
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i1.28864

Abstract

Kekerasan antar kelompok yang terjadi secara sporadis di berbagai kawasan di Indonesia menunjukkan betapa rentannya rasa kebersamaan yang dibangun, betapa kentalnya prasangka antar kelompok dan betapa rendahnya sikap saling pengertian mengakibatkan bertambahnya kompleksitas persoalan keragaman dan hubungan antar kelompok dan tidak menutup kemungkinan, persoalan-persoalan ini akan berimbas kepada persatuan suatu bangsa. Maka perlu adanya solusi untuk mengatasi permasalahan di kalangan para pelajar. Salah satu caranya adalah dengan mengembangkan paradigma multikulturalisme melalui dunia pendidikan. Metode pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada pendekatan Pendidikan Multikultural, yakni meliputi Content Integration, The Knowloedge Construction Process, An Equity Paedagogy, Prejudice Reduction, dan An Empowering School Culture and Social Structure. Hasil kegiatan ini penanaman nilai nilai Multikultural berupa peduli, adil, tolong menolong, cinta tanah air, empati, simpati, humanis, demokrasi, menghormati, toleransi, percaya. Nilai-nilai karakter ini ditanamkan melalui metode diskusi kelompok dan pemberian reward.
PENERAPAN FILSAFAT PANCASILA DALAM PERKEMBANGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DI INDONESIA Rusani Jaelani; Raditya Hauzan; Muhammad Kemal; Bunga Diva Putri Wijaya; Hani Nurul Faridah; Najma Layalia Azzahra
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.7748

Abstract

Kecerdasan Buatan (AI) adalah bidang multidisiplin yang berfokus pada otomatisasi aktivitas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia. AI telah menyebar luas dan semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari kita. Contoh penerapan positif AI meliputi kemampuan dalam menyelesaikan tugas-tugas repetitif dan menghabiskan waktu, serta aplikasinya di sektor pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Namun, AI juga berpotensi untuk disalahgunakan, seperti penggunaan deepfake untuk pornografi dengan menempelkan wajah seseorang ke video atau gambar orang lain, serta penggunaan swap face untuk penipuan identitas. Oleh karena itu, penerapan AI harus didasari dengan landasan moral yang kuat. Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana filsafat Pancasila dapat menjadi landasan untuk menciptakan budaya AI yang berdaya guna dan sesuai dengan nilai-nilai nasional.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA BELAJAR BERDIFERENSIASI DI PRODI PENDIDIKAN SEJARAH ANGKATAN 2023 KELAS PALEMBANG Nanda Zahra; Dedeh Marshelina; safitri, sani
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.16570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan media belajar berdiferensiasi dalam meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan hasil belajar mahasiswa di Prodi Pendidikan Sejarah Angkatan 2023 Kelas Palembang. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert yang mencakup indikator seperti relevansi media terhadap materi sejarah dan dampaknya terhadap hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa media belajar berdiferensiasi tidak hanya relevan dengan materi yang diajarkan tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep kompleks. Mayoritas mahasiswa merasa sangat terbantu oleh media ini, dengan video pembelajaran menjadi jenis media paling efektif. Selain itu, strategi pembelajaran yang menyesuaikan gaya belajar, minat, dan kemampuan mahasiswa terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang inklusif dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media belajar berdiferensiasi merupakan pendekatan inovatif yang efektif dalam mendukung keberhasilan pembelajaran sejarah, sekaligus memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif di masa depan.
DARI BOSAN JADI SEMANGAT: WORDWALL TINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA Prasety, Ella Jayahuda
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.20623

Abstract

Proses penilaian merupakan bagian integral dari pembelajaran yang berfungsi untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran serta mengidentifikasi kekurangan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Wordwall dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi. Wordwall, sebagai aplikasi berbasis web, memungkinkan pembuatan berbagai jenis permainan berbasis tes yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Data diperoleh melalui metode tes, panduan observasi, dan catatan lapangan. Analisis hasil tes menunjukkan adanya peningkatan konsisten dalam hasil belajar siswa pada setiap siklus, dibandingkan dengan studi pendahuluan. Selain itu, observasi mengungkapkan bahwa penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan semangat belajar siswa. Kriteria keberhasilan penelitian tercapai berdasarkan hasil implementasi tindakan di kedua siklus. Dengan demikian, Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan hasil belajar Sosiologi siswa.
PENERAPAN ILMU SOSIAL BERBASIS IPTEK DI KALANGAN REMAJA Wafa Kamila; Syarfira; Yusni, Irfan Swanto; Safitri, Sani
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.22005

Abstract

Artikel ini membahas penerapan ilmu sosial berbasis IPTEK di kalangan remaja serta dampaknya terhadap pola belajar dan kehidupan sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menganalisis berbagai referensi terkait implementasi IPTEK dalam pembelajaran ilmu sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi berperan penting dalam meningkatkan akses terhadap materi pembelajaran, metode pengajaran interaktif, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis di kalangan remaja. Namun, tantangan seperti penyalahgunaan media sosial, berkurangnya interaksi sosial secara langsung, serta ada kesenjangan akses terhadap teknologi, yang mana menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi penerapan yang inovatif dan melalui suatu bukti supaya dapat memaksimalkan manfaat IPTEK dalam ilmu sosial, seperti penguatan kelembagaan pendidikan, kolaborasi antar lembaga, serta inovasi dalam metode pembelajaran. Dengan demikian, pemanfaatan IPTEK dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk kalangan remaja yang adaptif dan bisa berfikir kritis dalam menghadapi tantangan global.
KAJIAN FILOSOFI DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENURUT PEMIKIRAN JÜRGEN HABERMAS Firmansyah, Akmal; Samsuri
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.27636

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis relevansi pemikiran Jürgen Habermas dalam pengembangan pendidikan kewarganegaraan yang demokratis dan partisipatif. Permasalahan utama terletak pada dominasi pendekatan normatif-prosedural dalam pendidikan kewarganegaraan yang cenderung minim ruang bagi dialog kritis dan partisipasi deliberatif. Dengan menggunakan metode kajian pustaka filosofis dan analisis reflektif. Penelitian ini mengeksplorasi tiga konsep utama pemikiran Habermas, yaitu tindakan komunikatif, demokrasi deliberatif, dan ruang publik, sebagai kerangka teoritik untuk mereformulasi paradigma pendidikan kewarganegaraan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip Habermasian ke dalam kurikulum dan praktik pedagogis dapat memperkuat kapasitas warga negara untuk berdialog secara rasional, menyelesaikan konflik nilai, dan berpartisipasi dalam ruang publik secara setara. Namun demikian, terdapat tantangan dalam implementasi seperti resistensi budaya sekolah yang hierarkis, keterbatasan kompetensi guru, dan fragmentasi ruang digital. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan berbasis diskursus memiliki potensi untuk membentuk warga negara yang reflektif, kritis, dan bertanggung jawab secara sosial, serta menawarkan arah baru bagi kebijakan dan praktik pendidikan demokratis abad ke-21.
PENDIDIKAN KEBENCANAAN GAME EDUKASI INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MENGUATKAN KESIAPSIAGAAN SISWA TERHADAP GEMPA BUMI TSUNAMI MEGATHRUST Benardi, Andi Irwan; Sriyono, Sriyono; Aji, Ananto; Utomo Aji, Muhammad Dwi
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.33372

Abstract

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah menganalisis implementasi dan mengukur efektivitas Game Edukasi Internet of Things (IoT) sebagai media mitigasi bencana gempa dan tsunami akibat megathrust untuk meningkatkan pengetahuan kebencanaan pada siswa SDN 3 Widarapayung Wetan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua siswa SDN 3 Widarapayung Wetan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 38 yang diambil dari siswa kelas V dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan uji paired sample t-test, uji n-gain, dan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah diberi perlakuan menggunakan Game Edukasi berbasis Internet of Things (IoT) pengetahuan kebencanaan siswa mengalami peningkatan sebesar 18.72% antara hasil pretes dan postes. Berdasarkan analisis uji paired sample t-test diperoleh nilai p value (two-tailed) sebesar 0.000 dan angka tersebut lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara data pretest dan posttest. Hasil uji n-gain menunjukkan nilai n-gain sebesar 0.69 sehingga tergolong efektif dalam kategori sedang. hasil angket respon siswa diketahui persentase rata-rata yang diperoleh sebesar 91% sehingga menunjukkan bahwa siswa memiliki perserpsi positif dan ketertarikan terhadap media pembelajaran.
KONTRIBUSI MATA PELAJARAN IPS TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP DAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN SISWA SMP Saepul Bahri, Asep; Herliana, Khotimah
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.35486

Abstract

Perkembangan Pendidikan abad 21 tentunya akan menuntut setiap Siswa agar mampu memiliki keterampilan berpikir kritis, inovastif, kreatif, serta memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi. Pelajaran IPS di tingkat sekolah SMP, tentunya memiliki potensi yang sangat besar dalam membentuk sikap dan juga keterampilan berwirausaha melalui materi-materi ekonomi, geografi, sosiologi dan juga sejarah. Dengan survei pada 200 siswa SMP di Bekasi, hasil menunjukkan materi IPS memiliki pengaruh signifikan terhadap kreativitas, inovasi, keberanian mengambil risiko, dan komunikasi. Yang dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Artikel ini memperkaya diskusi dengan tabel, grafik hasil analisis data, serta pembahasan mendalam berbasis referensi ilmiah terbaru (2019–2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi ekonomi dalam IPS memberikan pengaruh tertinggi yakni, (β=0,35), sedangkan materi geografi sebesar (β=0,30), sejarah (β=0,25), dan sosiologi (β=0,20) dan nilai signifikansi secara keseluruhannya adalah (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa struktur materi IPS tidak hanya mendukung sisi kognitif, namun juga mampu memperkuat jiwa berwirausaha Siswa. Penelitian ini tentunya menjadi rekomendasi penting bagi guru IPS untuk mampu memanfaatkan Pembelajaran yang berbasis potensi local dan juga proyek kontekstual agar hasilnya mampu menjadi lebih optimal.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH DASAR Khasyia, Dhaifa Shafya Khasyia; Naila Azzahra; Yona Wahyuningsih
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.36150

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis bagaimana kearifan lokal diterapkan dalam pembelajaran IPS SD, bentuk media yang dimanfaatkan, dampaknya terhadap peserta didik, serta hambatan yang muncul dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan ialah Systematic Literature Review terhadap publikasi tahun 2019–2025 yang dipilih melalui proses penelusuran, seleksi, dan pengolahan tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan kearifan lokal tercermin melalui pengembangan modul dan LKPD berorientasi budaya, pemanfaatan cerita, artefak, video lokal, serta penggunaan pembelajaran berbasis proyek dan kegiatan eksplorasi lapangan. Berbagai studi melaporkan peningkatan motivasi belajar, wawasan budaya, dan pembentukan karakter siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan kompetensi guru dan kurangnya sumber belajar lokal yang terdokumentasi. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal memberikan kontribusi nyata bagi pembelajaran IPS yang lebih bermakna dan berbasis nilai, sekaligus menawarkan sumbangan teoretis berupa pemetaan model penerapan dan rekomendasi praktis untuk pengembangan pembelajaran berlandaskan budaya di sekolah dasar.
OPTIMALISASI GREEN ECONOMY DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) SEBAGAI UPAYA MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DESA KAWENGEN, KECAMATAN UNGARAN TIMUR, SEMARANG Nisa, Aisyah Nur Sayidatun; Lestari, Diah Ayu Puji; Aini, Laila Qurotul; Prasetyaningsih, Yuni; Shafira, Egidia Aldila; Sabila, Lathifatus; Muhammad, Rizqullah Sufi; Alhadi, Syahin Muhammad; Azifah, Azi Mahtul
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v10i2.38920

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kondisi pemasaran dan perkembangan ekonomi mikro di Desa Kawengen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM di desa ini masih menghadapi kendala dalam proses pemasaran yang masih bersifat tradisional, terutama dalam hal komunikasi lisan ke lisan. Meskipun desa ini memiliki potensi teknologi dan internet, pemanfaatannya dalam pengembangan ekonomi masyarakat masih terbatas. Selain itu, minimnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat desa menjadi tantangan lainnya. Kendala lainnya adalah kurangnya kerjasama pemerintah desa dalam mendukung UMKM, terutama dalam hal alokasi dana desa yang lebih cenderung untuk pengembangan ketahanan hewani ketimbang UMKM. Sulitnya mendapatkan izin pemasaran umum ke daerah lain juga menjadi masalah, terutama karena persyaratan yang ketat seperti izin BPOM, PIRT, SNI, dan sertifikasi halal yang sulit didapatkan dan memerlukan waktu yang lama. Terakhir, minimnya pemahaman dan sosialisasi mengenai proses perizinan serta kurangnya pemahaman teknologi dan informasi oleh masyarakat desa menjadi hambatan dalam pengembangan ekonomi mikro. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama antara pemerintah desa dan pelaku UMKM.

Page 3 of 4 | Total Record : 31