cover
Contact Name
M Mahbubi
Contact Email
doel_gemmek@yahoo.com
Phone
+628563063077
Journal Mail Official
jurnalalmustofa@gmail.com
Editorial Address
Komplek Bamala Regency Jln KH Abdurrahman Wahid 314 Sidomukti Kraksaan Probolinggo Jawa Timur 67282
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service
ISSN : -     EISSN : 30900247     DOI : -
Focus of ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research discusses on Islamic education, Islamic studies and information about the results of scientific studies for academics and practitioners in the field of Islamic education both theory and practice, researches of Islamic Education include: the development of instruments in evaluation of Islamic Education, development of instructional Islamic Education media, Islamic Education learning model development, and action research. ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of education, psychology, anthropology, sociology and many more. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. it also covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 182 Documents
KONSEPTUALISASI KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI PONDASI DINAMIKA KELOMPOK YANG SEHAT DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN Fahmi Hasbi Arrosyad; Muhammad Hadi Lukmana; Ainur Rofiq
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan pendidikan membutuhkan sinergi kolektif tenaga pendidik untuk mencapai tujuan institusional. Namun, tantangan berupa penurunan kinerja dan lemahnya kerja sama tim sering kali menghambat produktivitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonseptualisasikan bagaimana penegakan kedisiplinan dan stimulasi motivasi kerja berfungsi sebagai pondasi utama dalam menciptakan dinamika kelompok yang sehat di lingkungan persekolahan. Menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif-analitis, data dari berbagai penelitian terdahulu dikumpulkan dan disintesis secara kualitatif. Hasil studi menunjukkan bahwa kedisiplinan kerja berperan sebagai struktur formal yang menetapkan standar perilaku dan meminimalisasi konflik interpersonal. Sementara itu, motivasi kerja bertindak sebagai penggerak psikologis yang meningkatkan keterikatan individu terhadap tujuan bersama. 
KONSEP MUSYAWARAH DALAM AL-QUR’ĀN Sri Wahyuni; Yunita Sari; Hasyim Haddade; Rahmi Damis
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musyawarah atau syûrâ dalam perspektif tafsir Al-Qur’an dengan pendekatan tematis, term  syûrâ  dalam tinjauan Al Qur’an,urgensi dan manfaatnya. Penulis akan memfokuskan pada ayat-ayat Al-Qur’an tentang  syûrâ  , yakni, QS. al-Baqarah/2; 233, Q.S. Ali ‘Imran/3;159, dan Q.S. asy-Syura/42; 38. Dalam mengupas ayat-ayat tentang musyawarah, penulis menggunakan metode library research secara tematik (tafsir maudhu’i).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara filosofis, musyawarah berakar dari makna "mengeluarkan madu," musyawarah dalam tiga ranah utama: (1) (keluarga) sebagai bentuk kemitraan suami-istri; (2) Ranah kepemimpinan sebagai wujud inklusivitas kebijakan; dan (3) Ranah komunitas mukmin sebagai identitas sosial.
Refleksi dan Penguatan Karakter Entrepreneur Muslim dalam Dinamika Ekonomi Global Moh. Ainul Yaqin; Akun Fariha Imaroh; Muhammad Sidiq Purnomo
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dynamics of the global economy in the third decade of the twenty-first century require a reorientation of the entrepreneurial paradigm that integrates material profitability with moral and spiritual sustainability. This article aims to explore reflections and strategies for strengthening the character of Muslim entrepreneurs as an antithesis to the moral crisis in modern business. Employing a qualitative approach with a library research method, this study analyzes authoritative literature on Islamic business ethics, prophetic leadership, and Maqasid al-Shari'ah. The findings indicate that the internalization of the Tawhid paradigm transforms the vision of business into an act of worship and a manifestation of humanity's role as khalifah fil ardh (vicegerent on earth). Character strengthening is achieved through the implementation of the four prophetic traits Siddiq (truthfulness), Amanah (trustworthiness), Tabligh (effective communication), and Fathonah (wisdom and intelligence) which are adapted to the context of Industry 5.0, including ethical data integrity and innovation. Furthermore, the concepts of Digital Taqwa and Islamic Work Ethics (IWE) are identified as effective internal control mechanisms through the cultivation of Muraqabah (God-consciousness). This study concludes that strengthening the character of Muslim entrepreneurs through the integrated approaches of education, habituation, and regulation will develop valuable social capital to realize the vision of Rahmatan lil 'Alamin (mercy to all creation) within a just and sustainable global economic ecosystem.
PERENCANAAN BISNIS (BUSINESS PLAN) BERBASIS NILAI ISLAM sofi inayatur robbainah; Farid Muhajir; M. Sidiq Purnomo
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi, perencanaan bisnis seringkali hanya berfokus pada maksimalisasi laba (profit oriented) tanpa mempertimbangkan dimensi etika dan spiritual. Fenomena ini sering kali mengabaikan keberlanjutan jangka panjang dan keberkahan dalam bertransaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep perencanaan bisnis (business plan) yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi utama dalam setiap elemen strategisnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dianalisis secara deskriptif untuk mengonstruksi kerangka kerja manajemen yang selaras dengan prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan bisnis berbasis nilai Islam mencakup empat pilar utama: (1) Tauhid sebagai landasan operasional, (2) Keadilan (‘Adl) dalam pembagian hasil dan perlakuan tenaga kerja, (3) Amanah dalam pengelolaan sumber daya, dan (4) Kemaslahatan (Maslahah) sebagai tujuan akhir bisnis. Integrasi nilai ini tercermin dalam strategi pemasaran yang jujur, struktur modal bebas riba, dan sistem manajemen yang transparan. Business plan berbasis nilai Islam tidak hanya berorientasi pada kesuksesan finansial (falah di dunia), tetapi juga pada pencapaian ridha Allah (falah di akhirat), sehingga menciptakan ekosistem bisnis yang lebih etis dan berkelanjutan.
Perbandingan Sistem Pendidikan Formal dan Pesantren di Indonesia dan Malaysia dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Siti Kurniawati Ningsih; Kamaliatun Nafisah; Adiba Maulidiyah
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter peserta didik merupakan salah satu tujuan utama pendidikan di Indonesia dan Malaysia. Pendidikan formal dan pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai religius, moral, sosial, dan kebangsaan, meskipun keduanya memiliki karakteristik, kebijakan, serta sistem penyelenggaraan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pendidikan formal di Indonesia dan Malaysia dalam pembentukan karakter peserta didik, mendeskripsikan sistem pendidikan pesantren di kedua negara, serta menganalisis persamaan dan perbedaan keduanya dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan pendekatan komparatif. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan formal di Indonesia menekankan integrasi nilai-nilai Pancasila, pendidikan agama, dan budaya sekolah, sedangkan Malaysia mengembangkan pendidikan karakter melalui kurikulum nasional yang berorientasi pada identitas kebangsaan, multikulturalisme, dan inklusivitas. Pada pendidikan pesantren, Indonesia memiliki keunggulan dalam pembentukan karakter melalui kehidupan berasrama, keteladanan kyai, dan pembiasaan nilai-nilai keislaman, sedangkan Malaysia mengembangkan pendidikan Islam melalui pondok dan sekolah agama yang terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional. Perbedaan kedua negara terletak pada struktur kelembagaan dan kebijakan pendidikan, namun keduanya memiliki tujuan yang sama dalam membentuk peserta didik yang berkarakter. Oleh karena itu, kedua sistem pendidikan memiliki potensi untuk saling melengkapi melalui pertukaran praktik baik dalam pengembangan pendidikan karakter.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN PAI UNTUK MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI DI SMA SABILUTH THOYYIB KOTA PASURUAN Mukhamad Khoirul Huda; Sofiyulloh; Abd. Azis
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya menuntut siswa memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu menganalisis, memecahkan masalah, dan mengaitkan nilai-nilai Islam dengan kehidupan sehari-hari. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa cenderung pasif dan kemampuan berpikir kritis belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) agar proses pembelajaran menjadi lebih aktif, kontekstual, dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini berfokus pada: 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Problem Based Learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMA Sabiluth Thoyyib Kota Pasuruan? 2) Bagaimana pelaksanaan model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam ditinjau dari munculnya indikator berpikir kritis siswa kelas XI di SMA Sabiluth Thoyyib Kota Pasuruan? 3) Bagaimana implikasi penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMA Sabiluth Thoyyib Kota Pasuruan? Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial atau masalah yang sedang dikaji secara mendalam melalui pendekatan deskriptif. Sedangkan penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau memaparkan gejala, fakta, dan proses pembelajaran secara sistematis dan akurat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN FIQIH MELALUI MEDIA VIDEO DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI PSIKOMOTORIK PEMULASARAN JENAZAH SISWA KELAS X MA AL-FURQON KOTA PASURUAN Muhammad Zainuddin; Sofiyulloh; Fitri Kurnia
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran fiqih pada materi pemulasaran jenazah tidak hanya menuntut pemahaman teori, tetapi juga kemampuan praktik yang berkaitan dengan kompetensi psikomotorik siswa. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan demonstrasi sederhana menyebabkan siswa kurang aktif dan belum mampu mempraktikkan pemulasaran jenazah secara tepat dan sistematis. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan media video agar pembelajaran menjadi lebih interaktif, aplikatif, dan mudah dipahami siswa. Penelitian ini berfokus pada: 1) Bagaimana transformasi pembelajaran fiqih pada materi pemulasaran jenazah melalui pemanfaatan video sebagai media pembelajaran pada siswa kelas X MA Al-Furqon Kota Pasuruan? 2) Bagaimana pemanfaatan video sebagai media pembelajaran fiqih dalam mengembangkan kompetensi psikomotorik siswa pada materi pemulasaran jenazah di kelas X MA Al-Furqon Kota Pasuruan? 3) Bagaimana respon dan pengalaman belajar siswa terhadap penggunaan video sebagai media pembelajaran fiqih dalam meningkatkan kompetensi psikomotorik pemulasaran jenazah di kelas X MA Al-Furqon Kota Pasuruan? Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial atau masalah yang sedang dikaji secara mendalam melalui pendekatan deskriptif. Sedangkan penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau memaparkan gejala, fakta, dan proses pembelajaran secara sistematis dan akurat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik.
Peran Niat Dalam Kitab Ta'lim Al-Muta'allim Dan Relevansinya Membangun Motivasi Belajar Santri Generasi Z Di Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan Ahmad Maulana; Abdulloh Shodiq
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Kajian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penataan motivasi belajar santri Generasi Z di Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan yang dihadapkan pada arus modernisasi dan distraksi era digital. Karakter Generasi Z yang menghendaki kepraktisan sering kali memicu kejenuhan psikologis saat berhadapan dengan tradisi pembelajaran kitab klasik yang membutuhkan ketahanan dan kesabaran tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep dan peran niat dalam Kitab Ta'lim al-Muta'allim karya Syekh Burhanuddin al-Zarnuji, serta merekonstruksi relevansinya dalam membangun motivasi belajar santri Generasi Z. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam kepada pengasuh, ustadz, dan santri, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep niat dalam Kitab Ta'lim al-Muta'allim berfungsi sebagai anchor spiritual dan filter mental yang mengubah orientasi belajar santri dari sekadar pemenuhan beban formal menjadi bentuk pengabdian transendental. Relevansi niat terbukti memodifikasi kerangka motivasi intrinsik dan ekstrinsik Self-Determination Theory (SDT) menjadi dimensi motivasi transendental yang memperkokoh resiliensi mental santri dari gangguan fear of missing out (FOMO) dan kejenuhan akademik. Implikasi keilmuan penelitian ini memberikan model integrasi antara psikologi pendidikan modern dan etika klasik Islam dalam merumuskan strategi pembimbingan karakter santri era digital.
Penerapan Metode Sorogan Berbasis Peta Konsep dalam Pembelajaran Kitab Nahwu Al-Jurumiyah di Pondok Pesantren An-Nur Kota Probolinggo Roni Ahmad Syaifudin; Abdulloh Shodiq
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning classical Islamic texts (kitab kuning) is one of the distinctive characteristics of Islamic boarding school education, aiming to develop students' ability to understand Arabic Islamic literature. One of the primary books used in learning Arabic grammar is Al-Jurumiyah. However, many students still experience difficulties in understanding grammatical rules and reading unvowelled Arabic texts. This study aims to describe the implementation of the concept map-based sorogan method in learning Al-Jurumiyah, explain its implementation process, and analyze its impact on students’ understanding at An-Nur Islamic Boarding School, Probolinggo. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis included data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that the concept map-based sorogan method was implemented systematically through preparation, implementation, evaluation, and follow-up stages. Concept maps assisted students in understanding relationships among grammatical concepts, making learning more meaningful. The implementation of this method improved students’ ability to read classical Arabic texts, understand grammatical rules, enhance self-confidence, discipline, and classroom participation. Therefore, integrating the sorogan method with concept maps represents an effective instructional innovation for
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Penguatan Nilai Pendidikan Islam Moch Himamun Nuha; Abdulloh Shodiq
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam penguatan nilai-nilai pendidikan Islam di SMP IT Avicenna Lasem Kabupaten Rembang, serta mengidentifikasi faktor penunjang dan penghambatnya. Kajian ini mendesak dilakukan guna merespons tantangan dekadensi moral dan arus digitalisasi melalui penguatan karakter religius di lembaga pendidikan Islam terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah menjalankan peran strategis sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, dan role model melalui integrasi nilai keislaman ke dalam kurikulum, pembiasaan ibadah terstruktur (salat berjamaah, dhuha, dan tahfidz Al-Qur'an), serta pembinaan disiplin positif. Faktor penunjang keberhasilan meliputi dukungan penuh yayasan, kompetensi guru yang adaptif, dan ekosistem religius masyarakat Lasem. Sementara itu, faktor penghambat mencakup disrupsi media sosial serta keberagaman latar belakang keagamaan siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan transformasional-spiritual dalam mengukuhkan ekosistem budaya religius sekolah yang berkelanjutan.