cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+6231 5678478
Journal Mail Official
nangkris@ukwms.ac.id
Editorial Address
Jl. Dinoyo 42-44 Surabaya - 60265
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
ISSN : 23016558     EISSN : 25976699     DOI : https://doi.org/10.33508/jk
Komunikatif is issued by Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya since 2012. Komunikatif is a peer-reviewed journal. Komunikatif publishes an article from selected topics in communication studies; those are media studies, public relations, and human communication. Articles issued by Komunikatif are conceptual articles and research articles. Komunikatif aims at publishing research and scientific thinking regarding the development of communication studies and contemporary social phenomena. Komunikatif also wishes to become an eligible reference for students and/or academia, especially in the communication field. Komunikatif is issued twice a year (July and December). Komunikatif clarifies ethical behavior for all parties involved, including authors, editor-in-chief, Editorial Board, reviewers, and publisher. Komunikatif provides free access for the online version to support knowledge exchange globally.
Articles 188 Documents
Bingkai Krisis Qz8501 Pada Press Release Airasia Indonesia Yang Dimuat Dalam Situs Website sww.qz8501.airasia.com Sofian Aris; Theresia Intan Putri Hartiana; Brigitta Revia S.F.
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i1.1747

Abstract

Penelitian dengan judul “Bingkai Krisis QZ8501 pada Press Release AirAsia Indonesia Yang Dimuat Dalam Situs Website www.qz8501.airasia.com”, bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembingkaian krisis QZ8501 yang dilakukan oleh maskapai penerbangan AirAsia Indonesia pada berbagai siaran press release pasca kecelakaan pesawat penerbangan QZ8501. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model analisis framing menurut Robert Entman guna melihat bagaimana pihak maskapai penerbangan AirAsia Indonesia menyeleksi dan menonjolkan aspek tertentu dari suatu isu, terkait dengan krisis akibat kecelakaan pesawat QZ8501. Melalui analisa framing Robert Entman, peneliti menemukan satu frame besar, yakni krisis QZ8501 dianggap sebagai musibah yang menimpa maskapai penerbangan AirAsia Indonesia. Dimana selain digunakan sebagai suatu pijakan yang mendasari berbagai penulisan siaran press release, frame krisis tersebut juga digunakan oleh maskapai penerbangan AirAsia Indonesia sebagai suatu strategi perbaikan citra untuk mengatasi berbagai pemberitaan negatif yang muncul di berbagai media massa. Sehingga melalui penjelasan tersebut dapat terlihat jelas bagaimana fungsi dari press release yang digunakan sebagai alat untuk mengalihkan perhatian publik dari berbagai fakta yang merugikan organisasi dan memusatkan pada berbagai fakta yang menguntungkan organisasi.
Penerimaan Masyarakat Terhadap Pesan Kesehatan Melalui Media Internet Wuri Rahmawati
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i1.1748

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pesan apa yang sering diterima masyarakat melalui media sosial, menganalisis kepercayaan masyarakat terhadap pesan yang diterima dan mengetahui sikap masyarakat terhadap pesan yang diterima. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah masyarakat DIY. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Whattsapp merupakan media sosial yang digunakan oleh mayoritas masyarakat yang memiliki bidang pekerjaan wiraswasta, pegawai kantoran, ibu rumah tangga dan pelajar atau mahasiswa. Sedangkan media sosial lain yang digunakan masyarakat yaitu Facebook, Line, Instagram dan Twitter. Setiap media sosial mempunyai segmentasi pengguna yang berbeda-beda yang umumnya didasari faktor kebutuhan atau trend.Pesan yang diterima masyarakat melalui media sosial yang dimiliki antara lain mengenai gaya hidup, keagamaan, musibah, kesehatan, penawaran usaha dan penawaran kerja. Whattsapp menjadi media sosial yang menempati peringkat pertama sebagai penyampai pesan kepada masyarakat dengan bidang pekerjaan wiraswasta,pekerja kantoran, ibu rumah tangga dan pelajar atau mahasiswa. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pesan kesehatan berbeda-beda. Masyarakat yang berwiraswasta memiliki tingkat kepercayaan tertinggi atas pesan kesehatan yang diterima. Sikap masyarakat terhadap pesan kesehatan secara mayoritas adalah kadang-kadang mengikuti dan meneruskan pesan. Penerimaan masyarakat terhadap pesan kesehatan melalui media sosial sebagian besar termasuk pada kelompok negotiated position dan sebagian kecil termasuk pada kelompok dominant hegemony position.
Penggunaan Website Dan Media Sosial Dalam Membangun Citra Positif Perguruan Tinggi Yosua Jefri Apriananta; Lina Sinatra Wijaya
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i2.1750

Abstract

Having a positive image is an achievement for companies and organizations including a university. As a Public Relations (PR), building image both internally or externally is part of Public Relations’ job. In building the image, Online media and social media are really needed. Online media and social media are the communication media that are used by PR in order to improve or regain the positive image of the university. The purpose of this research is to find out whether using online media and social media can build positive image of the university or not. This research is a descriptive qualitative research, by using interviews, observation, and documentation for getting the data. This research uses Satya Wacana Christian University – Salatiga (UKSW) as the case study. The results of this research indicate that the use of Online media and social media in universities significantly influences the positive image, that is UKSW as a university with various ethnics and achievements, so it affected and educated the community. From the information, the communities can assess whether the universities have high quality, strong tolerance and cultured or not. Through online media and social media, trust also emerges from the communities, and this will positively affect the positive image of the university.
Pengaruh Terpaan Web Series Tropicana Slim ‘Sore’ pada Behavioral Intention Ratih Pandu Mustikasari
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i2.1829

Abstract

Web series as a new form to deliver the message become alternative for company to promote their product. There are few company which create web series to build their company image. Web series also become the new way form of sponsorship. It’s happened based on the development of active audience in choosing media content, there for the emergence of web series as new form of sponsorship can reduce audience activity who love to skip the commercial break. “Sore” is one of the web series tittle which created by Tropicana Slim as sponsorship form. Tropicana Slim create “Sore” to get closer with their market, young adult. Web series that used as sponsorship become interesting subject tobe studied, because there is only some research that use web series as a subject. This research will use Reasoned Action Theory (RAT) to see the influence of web series exposure toward the behavioral intention especially in the brand purchase intention and the tendency of healthy living behavior. Methods of data collection is done by survey and calculation model is done by path analysis. The result of this research shows that web series has no effect on brand purchase intention or the trend of healthy living behavior directly. The influence come when the responded motivate by their social environment that has been mentioned in RAT.
Gaya Retorika Pasangan Kandidat Cagub & Cawagub DKI Dalam Acara Debat Politik Agusly Irawan Aritonang
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i2.1831

Abstract

The local leaders election of DKI is an example of arena in which the candidates play their own political rhetoric to fight for the voters’ heart. Through the political debates, the candidates have the chances to explain who they are, their vision, and the programs they want to do. With the specific rethoric style, a candidate as a political comunicator has a chance to comunicate with the audiences as well as to impress them as the final goal. This study tries to capture how the styles of political rhetoric of each candidate, both candidates for governor and vice governor are demonstrated. A study, with qualitative approach, on debate video of candidates for governor and vice governor of DKI discovers a scheme of rhetoric style of Agus Yudhoyono which combines rhetoric style of exhortive, personal branding, and bureaucratic. Syliviani Murni puts priority on bureaucratic, formal, and exhortive. Basuki Tjahjana Purnama tends to be more spread with combines open, personal branding and also formal and bureaucratic. On the other hand, Djarot is more familiar with the rhetoric style of bureaucratic and exhortive. Anies Basewedan is so intens with the rhetoric style of personal branding and the combination of bureaucracy and exhortive. Sandiaga Uno tends toward rhetoric style of personal branding.
‘VARIAN MUKA LAIN’ Hasil Komunikasi Antar Budaya Di Desa Dungkek, Sumenep Akhsaniyah Akhsaniyah
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i2.1839

Abstract

Sumenep is known as a region that has a diversity of cultures, as well as a harmonious society in maintaining inter-ethnic harmony. This was clearly seen in Dungkek Village, Dungkek Subdistrict, where there were unique characteristics of Madurese and Chinese ethnic communities who for hundreds of years lived peacefully side by side. This is what underlies the author's interest in conducting research in Dungkek, which is focused on how the beginning and development of intercultural communication in Dungkek Village and the process of interaction betweenen Madurese and Chinese cultural identities. This type of research is qualitative using descriptive methods. The researcher used cultural identity theory to decipher the evolving variables of cultural identity, and explained the emergence of the identity of the "Chinese Peranakan" in Dungkek. The results of this study were to give birth to the historical aspects of the birth of Chinese Peranakans in the perspective of cultural identity, as well as formulate patterns / models of intercultural communication that developed in Dungkek. In addition, this research succeeded in identifying supporting factors in building intercultural communication in the Sumenep community style.
Representasi Pornografi Dalam Film Jan Dara Fathul Nia; Redi Panuju
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i2.1840

Abstract

Film is an audio visual communication media to convey a certain message. So most of the movies show a presence in a drama movie can be seen from how women are positioned and represented. The drama film that was studied and analyzed was a movie titled Jan dara. According to laura mulvey cinematic techniques construct a woman as an object of desire and a view for the people behind the screen as well as the audience by highlighting the representation of the female body shape as the main side of sexuality for the object of visual pleasure. In this case cinematic techniques were analyzed which were used in various angles of camera gaze, lighting. So from the analysis results known that cinematic techniques both shooting and lighting techniques in order to be used to launch the desire to look at men and exploit the body of the woman for visual pleasure
Kampanye Berujung Paradoks (Bias Gender dalam Corporate Advertising I#Lovelife Karena Aku Perempuan Indonesia) Vergiana Lestari; Yuli Nugraheni; Nanang Krisdinanto
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v8i1.1944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya paradoks yang terdapat pada corporate advertising PT. Astra Aviva Life. Peneliti menggunakan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce untuk mengkaji tanda-tanda bias gender pada corporate advertising PT. Astra Aviva Life yang mengusung tema emansipasi. Melalui analisis semiotika Charles Sanders Peirce, peneliti menemukan adanya paradoks. Di satu sisi, perusahaan mengadakan kampanye dengan mengajak perempuan untuk menerapkan apa yang disebut PT. Astra Life sebagai emansipasi modern. Namun di sisi lain, perusahaan kembali menarik kembali perempuan kr dalam permasalahan domestik (domestifikasi), glass ceiling, subordinasi, dan stereotype. Perempuan digambarkan selalu berada dalam wilayah domestik dan terlihat lemah, namun tidak berlaku bagi laki-laki yang bertolak belakang dengan sifat stereotip yang ada pada perempuan. Perempuan juga terlihat kembali digambarkan dengan kecantikan fisiknya menggunakan riasan wajah, tetapi tidak dengan laki-laki yang tidak mengutamakan penampilan. Corporate advertising I#LoveLife Karena Aku Perempuan Indonesia berisikan ketidaksesuaian pesan antara nilai perusahaan dan brand image-nya (Love Li, yaitu Respect. Pada akhirnya, konten dalam iklan perusahaan tersebut dapat mendistorsi upaya perusahaan dalam memperoleh brand image yang mengajak perempuan untuk menerapkan apa yang disebut PT. Astra Life sebagai emansipasi modern.
Strategi Marketing Public Relations Checo Café Resto Sri Ananda Rahmawati; Yanti Setianti; Syauqy Lukman
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v8i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang strategi marketing public relations yang dilakukan oleh Checo Café Resto pasca rebranding. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif, mendeskripsikan tentang strategi push, pull dan pass. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang dilakukannya strategi marketing public relations oleh Checo Café Resto pasca rebranding adalah karena terjadinya perubahan citra Checo Café Resto menjadi ‘Café Mahal’ dan penurunan penjualan yang drastis. Checo Cafe Resto menggunakan sales force dalam melaksanakan strategi push yaitu employee training dan sales program. Pada strategi pull, Checo Cafe Resto menggunakan komunikasi inovasi produk baru, aktivasi media sosial, promo, special event, dan media coverage. Sedangkan strategi pass yang dilakukan yaitu sponsorship, community, goverment relationship dan corporate social responsibility. Dilakukan evaluasi pada setiap strategi yang dilakukan, namun tidak ada survei khusus sehingga tidak diketahui persepsi dan tanggapan publik mengenai Checo Cafe Resto. Meskipun begitu, dari semua strategi push, pull dan pass yang dilakukan, tidak semua tools yang ada didalam konsep Thomas L. Harris digunakan oleh Checo Café Resto.
Implementasi Manajemen Kampanye Anti Narkoba BNNP Riau dalam Diseminasi P4GN pada Masyarakat Nadra - Alfiati; Sumekar Tanjung
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v8i1.2030

Abstract

Riau menjadi salah satu kota besar di Indonesia yang semakin banyak memiliki pengguna narkoba dan narkoba, terutama di kalangan remaja. Dari data yang diperoleh, 70 persen pengguna narkoba berasal dari siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi, dan sekitar 40 persen orang dewasa. Menghadapi kenyataan ini diperlukan kampanye oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi manajemen kampanye dalam kampanye anti narkotika di BNNP Riau, dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi oleh Seksi Pencegahan Bagian P2M dalam mengimplementasikan kampanye tanpa narkoba. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Penulis melakukan wawancara terhadap tiga narasumber, dengan sumber utama yaitu Kepala Seksi Pencegahan yang berlokasi di Kantor BNNP Riau. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, mobilisasi, dan pemantauan atau evaluasi. Namun, selama fase evaluasi, Bagian Pencegahan kurang melakukan survei kepada khalayak kampanye tanpa narkoba. Ada dua faktor pendukung. Pertama, masyarakat Riau sebagai faktor eksternal, yang memiliki antusiasme terhadap kasus penyalahgunaan narkoba di Riau. Kedua, kekuatan tim kerja sama BNNP Riau sebagai faktor internal. Kurangnya sumber daya manusia menjadi kelemahan dari manajemen kampanye ini.

Page 7 of 19 | Total Record : 188