cover
Contact Name
Anom Dwi Prakoso
Contact Email
anomdwiprakoso26@gmail.com
Phone
+6285157515166
Journal Mail Official
anom@ymci.my.id
Editorial Address
Jl. Rahtawu Raya, Desa Menawan RT 02/ 03, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Research Innovation
ISSN : 30466652     EISSN : 30324688     DOI : https://doi.org/10.64094/kzesc155
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Research Innovation - (IJHRI) merupakan jurnal ilmiah berkala yang dikelola dan diterbitkan oleh Yayasan Menawan Cerdas Indonesia. Jurnal ini memiliki fokus dan ruang lingkup ilmu kesehatan umum yang berkaitan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat setingggi-tingginya melalui pendekatan ilmiah melalui berbagai macam pendekatan, metode dan teknik. Fokus jurnal yaitu pada masalah kesehatan secara umum dan pengembangan ilmu bidang Kesehatan meliputi Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan masyarakat, Farmasi, Gizi, Fisioterapi, Manajemen Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, Rekam Medis, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan kesehatan lainnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam satu tahun pada bulan February, Mei, Agustus, dan November tiap tahunnya.
Articles 89 Documents
DESAIN SOP DAN ALUR KERJA LINTAS SEKTORAL DALAM PENANGANAN STUNTING BERBASIS PANGAN LOKAL Anom Dwi Prakoso
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/57rtca75

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bekasi, dipengaruhi oleh faktor gizi, sanitasi, dan koordinasi antarinstansi. Mendesain SOP dan alur kerja lintas sektoral untuk penanganan stunting berbasis pangan lokal sesuai prinsip "Isi Piringku". Penelitian R&D tahap desain dilaksanakan di Kabupaten Bekasi. Informan terdiri dari 15 pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Puskesmas, dan LPM. Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara mendalam, dan FGD. Analisis data menggunakan metode tematik. Terdapat lima tahapan SOP: (1) perencanaan intervensi, (2) koordinasi lintas sektor, (3) pengadaan dan pemanfaatan pangan lokal, (4) implementasi program di lapangan, (5) monitoring dan evaluasi. Alur kerja dirancang dengan matriks RACI untuk memetakan tanggung jawab instansi terkait. SOP dan alur kerja lintas sektoral ini dapat meningkatkan koordinasi, akuntabilitas, dan efektivitas intervensi penanganan stunting berbasis pangan lokal di Kabupaten Bekasi.
PERAN AKTIF KADER POSYANDU DALAM PEMANFAATAN BUKU KIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MANAJEMEN LAYANAN KESEHATAN IBU Ice Marini
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/tkmgc061

Abstract

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2024 menyatakan terdapat 10 daerah yang tinggi angka kematian ibu salah satunya Kab Bekasi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kematian ibu diantaranya mengoptimalkan informasi yang dapat ditemui di Buku KIA. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran kader dalam penggunaan buku KIA oleh ibu Hamil. Metode penelitian ini menggunakan desain cross secsional study dengan sampel 85 orang, diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden berumur dewasa awal (62,4%), lebih dari separuh responden berpendidikan tinggi (64,7%), hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara umur (p = 0,048) dan pendidikan (p=0,021) dengan pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil sedangkan variabel peran kader (p=0,288) dan peran bidan (p=1,000) menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan pemanfaatan buku KIA. Kesimpulan dari penelitian ini variabel umur dan pendidikan berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA, variabel peran kader dan peran bidan tidak berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA. Saran untuk kader dan bidan agar tetap mengoptimalkan pelayanan di Posyandu dan membuat lebih kuat peran buku KIA sebagai salah satu pusat informasi bagi ibu hamil.
EFEKTIVITAS PELATIHAN TIME MANAGEMENT DAN PENGATURAN SHIFT PADA PENGURANGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TENAGA KESEHATAN Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Lyliana Endang Setianingsih; Emmelia Kristina Hutagaol
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/njv44k75

Abstract

Pola kerja shift dapat meningkatkan beban kerja dan risiko gangguan kesehatan mental pada tenaga kesehatan. Analisis beban kerja menyediakan data dasar untuk merancang pelatihan manajemen waktu dan penjadwalan shift yang lebih sehat. Mendesain dan mengevaluasi model pelatihan time management dan pengaturan jadwal shift berbasis temuan analisis beban kerja untuk meningkatkan kesehatan mental staf medis. Penelitian R&D tahapan desain dan uji coba dilaksanakan di RS Sentra Medika Cikarang pada Mei–Juli 2025. Sampel terdiri atas 20 tenaga kesehatan yang menjalani survei beban kerja (NASA-TLX), wawancara, dan skala kesehatan mental DASS-21 sebelum dan sesudah pelatihan. Intervensi berupa workshop time management, simulasi penyusunan jadwal shift, dan pendampingan. Evaluasi kuantitatif menggunakan paired t-test. Pelatihan menurunkan skor beban kerja rata-rata dari 65,3 menjadi 48,7 (p<0,01) dan skor stres DASS-21 dari 18,2 menjadi 11,5 (p<0,01). Partisipan melaporkan peningkatan kepuasan jadwal dan keseimbangan kerja-hidup. Pelatihan berbasis analisis beban kerja efektif meningkatkan manajemen waktu, optimasi jadwal, dan kesehatan mental tenaga kesehatan.
EVALUASI MANAJEMEN SUMBER DAYA DAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TANGGAP KRISIS KESEHATAN OLEH SAHABAT TAGANA RAJAWALI PALEMBANG Emmelia Kristina Hutagaol; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Lyliana Endang Setianingsih; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/1kz6n679

Abstract

Respons krisis kesehatan memerlukan manajemen sumber daya optimal dan mobilisasi relawan yang cepat. Sahabat Tagana Rajawali Palembang telah aktif dalam situasi darurat, tetapi evaluasi sistematis masih terbatas. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi manajemen sumber daya dan efektivitas intervensi kesehatan oleh Sahabat Tagana Rajawali Palembang tahun 2023–2024. Metode penelitian menggunakan evaluasi mixed-methods mengombinasikan analisis kuantitatif waktu mobilisasi, pemanfaatan logistik, dan kepuasan penerima manfaat (n=120) dengan wawancara mendalam 10 koordinator. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Spearman; analisis kualitatif tematik. Hasil: Waktu mobilisasi menurun dari 4,2 menjadi 2,8 jam (p<0,01), tingkat pemanfaatan logistik 85%, kepuasan penerima manfaat 4,3/5. Kesimpulan: Manajemen sumber daya Sahabat Tagana Rajawali efektif dengan respons krisis berdampak tinggi. Rekomendasi mencakup pelacakan logistik digital dan penguatan kapasitas berkelanjutan.
EVALUASI KEPUASAN PESERTA DAN TINGKAT KEPATUHAN LANSIA PASCA-PELATIHAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT Lyliana Endang Setianingsih; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/f3d9y087

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut yang buruk pada lansia meningkatkan risiko penyakit mulut dan menurunkan kualitas hidup. Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan perawatan mulut. Mengevaluasi kepuasan peserta dan tingkat kepatuhan lansia satu bulan setelah pelatihan kebersihan gigi dan mulut. Desain quasi-eksperimental pra-pasca dengan 100 lansia (≥60 tahun) mengikuti workshop sehari tentang teknik menggosok gigi, pembersihan interdental, dan edukasi kesehatan mulut. Kepuasan diukur dengan kuesioner Likert (1–5) dan kepatuhan melalui checklist observasi pada baseline dan 4 minggu pasca-pelatihan. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan statistik deskriptif. Skor kepuasan rata-rata 4,6 (SD=0,4). Tingkat kepatuhan meningkat dari 45% menjadi 78% (p<0,001). Sebanyak 85% peserta melaporkan peningkatan efikasi diri dalam perawatan mulut. Pelatihan kebersihan mulut pada lansia berhasil dengan kepuasan tinggi dan peningkatan kepatuhan signifikan; direkomendasikan workshop rutin di posyandu.
PENINGKATAN PERANAN SAHABAT TAGANA RAJAWALI PALEMBANG SUMATERA SELATAN DI BIDANG KESEHATAN Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi; Anom Dwi Prakoso
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/k91x7m09

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat berupa penguatan peranan sahabat TAGANA yang dilaksanakan oleh Dosen bekerja sama dengan organisasi sosial kemasyarakatan TAGANA (Taruna Siaga Bencana) memberikan dampak positif kepada Taruna Siaga Bencana Rajawali melakukan pelatihan Sahabat Tagana Dimana upaya untuk peningkatan pengetahuan tentang kesehatan termasuk pengetahuan tentang pencegahan stunting, bantuan hidup dasar, dan perlu dilakukan upaya peningkatan kapasitas kader sebagai bagian dari Pembangunan pada sektor kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan melatih Calon Sahabat Tagana. Pelatihan ini dilakukan selama dua hari yang meliputi upaya peningkatan kapasitas 20 orang Kader kesehatan yang berasal dari tiga desa siaga dengan materi kader kesehatan tentang stunting dan bantuan hidup dasar. Hasil dari pengabdian ini dari 20 orang mendapatkan nilai ≤ 50 untuk pre-test dan untuk pengetahuan stunding terdapat peningkatan dari per- test 6,19 menjadi 8,04 pada nilai post-test
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG STUNTING PADA KADER TAGANA MASUK KAMPUNG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/w8d04537

Abstract

Kasus stunting secara global semakin meningkat terutama di Asia Tenggara sekitar 24,7%. Kasus ini membutuhkan komitmen dukungan dari semua stake holder untuk mengatasi kasus. Stakeholder yang dapat berperan langsung kemasyarakat selain petugas kesehatan yakni kader posyandu, kader kesehatan dan relawan sosial. Kader tagana merupakan relawan dibawah kementrian sosial yang diarahkan untuk mencegah dan menangani risiko guncangan kerentanan sosial. Kader tagana Rajawali merupakan salah satu kelompok relawan sosial yang sering melaksanakan pengabdian kemasyarakat. Kasus stunting juga dapat dikelompokkan kedalam bencana kesehatan sehingga kader tagana rajawali diharapkan dapat dibekali pengetahuan kesehatan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada kader tagana yang turun kemasyarakat dalam kegiatan tagana masuk kampung. Metode kegiatan ini dengan metode penyuluhan yang diawali dengan pre-tes dan post-test. Hasil kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dari hasil pre-test dengan rata-rata 6,19 meningkatkan menjadi 8,04 pada hasil post-tes. Kesimpulan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan dengan metode edukasi kepada kader tagana, saran untuk kegiatan ini dapat diprogramkan pada agenda pelatihan kader tagana sehingga peningkatan pengetahuan akan lebih baik dan memberikan dampak pada masyarakat.
PELATIHAN PENINGKATAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT LANSIA DI KLINIK SAFIRA Lyliana Endang Setianingsih
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/00b65m53

Abstract

Jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia terus meningkat setiap tahun, seiring dengan bertambahnya kesejahteraan masyarakat. Data menunjukkan tingkat kunjungan lansia ke layanan kesehatan gigi masih sangat rendah, sedangkan angka masalah gigi dan mulut tetap tinggi, yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Rendahnya pengetahuan dan perilaku perawatan mandiri menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini. Sebagai upaya promotif dan preventif, tim Pengabdian Kepada Masyarakat Bersama Klinik Safira di Kabupaten Bekasi merancang program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan peningkatan kebersihan gigi dan mulut bagi lansia. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perubahan perilaku lansia agar lebih rutin dan mandiri merawat kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat tidak hanya bagi lansia—melalui peningkatan kualitas hidup tetapi juga bagi Klinik Safira dan perguruan tinggi melalui peran aktif dalam edukasi kesehatan. Kegiatan PKM menggunakan Teknik Participatory Learning and Action, yang melibatkan peserta secara aktif dalam kegiatan, sehingga dapat langsng menerapkan cara sikat gigi yang benar dan pemeliharaan jaringan gigi dan mulut pada lansia secara benar. Sasaran dan mitra adalah masyarakat usia lanjut yang tinggal di wilayah Klinik Safira, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pelatihan kebersihan gigi dan mulut bagi lansia di Klinik Safira berhasil dilaksanakan dengan ketercapaian peserta 82%. Kegiatan berjalan lancar melalui edukasi tatap muka, demonstrasi, dan sesi tanya jawab. Peserta mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar dan aktif berdiskusi, sehingga menunjukkan pemahaman dan perubahan perilaku positif. Secara keseluruhan, pelatihan ini berdampak baik dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia untuk merawat kesehatan gigi dan mulut.
FAKTOR KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PETANI PADI DI DESA BUAHKAPAS KECAMATAN SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA Hafizd Hilal Assegaf; Dewi Sri Gamar Zakaria; Roebidin, Rachmat; Anom Dwi Prakoso
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/0x6jy991

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada pekerja terutama pada pekerja yang menggunakan tenaga fisik, petani juga dapat mengalami masalah nyeri  punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) yang dapat diakibatkan karena pekerjaan  petani yang menggunakan banyak gerakan fisik, penanganan beban yang   dilakukan secara berulang tanpa memperhatikan posisi tubuh yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara variable usia, jenis kelamin, lama kerja, masa kerja, posisi kerja dan kebiasaan merokok dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada petani padi di Desa Buahkapas, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah petani yang bekerja di Desa Buahkapas dengan jumlah 178 orang dan jumlah sampel sebanyak 63 orang yang diambil menggunakan teknik sample size, dan analisis data menggunakan uji chi-square. Variabel usia memiliki nilai p 0,001. Variabel jenis kelamin memiliki nilai p 0,003. Variabel lama kerja memeiliki nilai p 0,040. Variabel masa kerja memiliki nilai p 0,000. Variabel posisi kerja memiliki nilai p 0,000. Variabel kebiasaan merokok memiliki nilai p 0,001. Terdapat hubungan antara variabel usia, jenis kelamin, lama kerja, masa kerja, posisi kerja dan kebiasaan merokok memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) di Desa Buahkapas. Disarankan bagi petani untuk memperhatikan waktu istirahat, mengatur posisi kerja saat melakukan pekerjaan, melakukan perenggangan, mengurangi dan menghentikan kebiasaan merokok, memperhatikan nutrisi dan pola makan, mengonsumsi air putih.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI PBF ALAT KESEHATAN DI PT PENTA VALENT SEMARANG DENGAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) Aulia Wahyu Agustya; Sri Suwarni; Ratna Wulandari; Eleonora Maryeta Toyo; David Laksamana Caesar; Ifany Chairunissa
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/mrb3ns34

Abstract

Alat kesehatan termasuk dalam kategori perbekalan farmasi yang berbentuk instrumen dan tidak mengandung zat aktif obat. Proses distribusinya diawasi oleh pemerintah, termasuk pengendalian mutu, guna memastikan bahwa produk yang beredar selalu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Salah satu sarana yang mendukung proses distribusi tersebut adalah sistem komputerisasi, sebagaimana diatur dalam pedoman Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna serta menilai efektivitas Sistem Informasi PBF Alat Kesehatan di PT. Penta Valent Semarang dengan menggunakan pendekatan End User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 17 responden yang merupakan pengguna Sistem Informasi PBF Alat Kesehatan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, yang disusun berdasarkan lima dimensi utama dalam metode EUCS dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menilai aspek isi (content), keakuratan (accuracy), tampilan (format), ketepatan waktu (timeliness), dan kemudahan penggunaan (ease of use) dari sistem informasi yang digunakan di PT. Penta Valent Semarang. Tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem informasi menunjukkan hasil sebagai berikut: dimensi isi sebesar 76,86%, dimensi keakuratan 77,25%, tampilan 76,47%, kemudahan penggunaan 75,68%, dan ketepatan waktu 77,64%. Rata-rata keseluruhan tingkat kepuasan pengguna adalah sebesar 76,78%, yang termasuk dalam kategori puas.