cover
Contact Name
I ketut Suardana
Contact Email
jurnal.akparda@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.akparda@gmail.com
Editorial Address
jurnal.akparda@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Nusantara : Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Perhotelan
ISSN : 25975323     EISSN : 30908825     DOI : 10.63986
Jurnal NUSANTARA diterbitkan oleh institusi Akademi Pariwisata Dharma Nusantara Sakti (AKPARDA) yang berisi Kajian Pariwisata dan perhotelan, memuat berbagai gagasan, temuan mutakhir isu-isu kepariwisataan dan perhotelan tanah air. NUSANTARA dimaksudkan sebagai media publikasi dan pertukaran gagasan kepariwisataan maupun perhotelan guna memperkaya khasanah keilmuan pariwisata dan perhotelan yang tengah berkembang dewasa ini. Redaksi menerima tulisan ilmiah dari kalangan intelektual yang mempunyai visi sejalan dengan NUSANTARA.
Articles 77 Documents
PENGARUH CITRA TUJUAN WISATA DAN KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP INTENSI BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN MANCANEGARA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NURHAYATI, NENENG; SAHRAH, ALIMATUS
JURNAL NUSANTARA Vol 1 No 2 (2018): EDISI 2 AGU 2018
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v1i2.1

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pengaruh tingkat citra tujuan wisata dan kepuasan wisatawan terhadap intensi berkunjung kembali wisatawan mancanegara di Daerah Istimewa Yogyakarta. Subjek penelitian ini berjumlah 90 wisatawan mancanegara dan berusia antara 20 sampai 60 tahun. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala intensi berkunjung kembali, skala citra tujuan wisata dan skala kepuasan wisatawan. Teknik analisis statistik penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif citra tujuan wisata dan kepuasan wisatawan secara bersama-sama terhadap intensi berkunjung kembali wisatawan mancanegara dengan koefisien regresi sebesar p = 0,000 (p < 0,01), dan nilai koefisiendeterminannya sebesar 0,189. Hal ini berarti bahwa faktor citra tujuan wisata dan kepuasan wisatawan secara bersama-sama mampu memprediksi variabel intensi berkunjung kembali sebesar 18,9 %, sehingga 81,1 % diprediksi oleh variabel lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Secara parsial, citra tujuan wisata mempunyai pengaruh terhadap intensi berkunjung kembali dengan koefisienregresi sebesar p = 0,000 (p < 0,01) dengan sumbangan koefisien determinasi sebesar 0,109 atau 10,9 % dan secara parsial kepuasan wisatawan memiliki sumbangan koefisien determinasi sebesar 0,16 atau 16 % terhadap intensi berkunjung kembali.
PERSEPSI DAN EKSPEKTASI WISATAWAN TERHADAP KUALITAS JASA DI CANDI PRAMBANAN Yuliyani, Yuliyani
JURNAL NUSANTARA Vol 1 No 2 (2018): EDISI 2 AGU 2018
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v1i2.2

Abstract

Persepsi dan ekspektasi wisatawan merupakan salah satu parameter yang digunakan oleh pengelola Destinasi Tujuan Wisata (DTW) untuk mengukur seberapa besar tingkat kunjungan ulang (repeat business) mereka. Wisatawan yang berkunjung di DTW Candi Prambanan dapat dipilah menjadi dua berdasarkan asal wilayah yaitu wisatawan nusantara (Wisnus) dan wisatawan mancanegara (Wisman). Melalui penelitian ini akan dicari apakah terjadi perbedaan persepsi dan ekspektasi antara Wisnus dengan Wisman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan mengambil sebanyak 100 wisatawan sebagai responden penelitian secara random, instrumen yang digunakan untuk mengukur persepsi dan ekspektasi wisatawan adalah kuesioner. Parameter persepsi dan ekspektasi diukur melalui empat dimensi yaitu competence, cortesy, communication dan understanding, masing-masing dikelompokan menjadi lima kelas interval yaitu Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), Kurang Baik (KB) dan Sangat Kurang Baik (SKB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dimensi competence dan dimensi understanding antara wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara terjadi perbedaan dimana wisatawan nusantara menilai positip (50% atau lebih) memberikan kesan Baik dan Sangat Baik. Pada dimensi cortesy baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara memberikan penilaian yang sama, keduanya menilai di atas 50% Baik dan Sangat Baik. Pada dimensi communication keduanya memberikan penilaian yang negatip yaitu Cukup, Kurang Baik dan Sangat Kurang Baik.
IMPLEMENTASI BAURAN PROMOSI PADA JAVA VILLAGE RESORT YOGYAKARTA BUDI SANTOSO, IHSAN; ADITYA D P, RICO
JURNAL NUSANTARA Vol 1 No 2 (2018): EDISI 2 AGU 2018
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v1i2.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan Bauran Promosi di Java Village Resort Yogyakarta dan mengetahui cara promosi yang diterapkan di Java Village Resort. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan Bauran Promosi di Jawa Village Resort Yogyakarta. Teknik pengumpulan data, penulis menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi untuk mendapatkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Java Resort Yogyakarta menerapkan dua pendekatan, yaitu verbal dan visual. Pendekatan ini adalah cara sederhana untuk mempromosikan resortnya. Java Village Resort menggunakan beberapa media seperti facebook / Tweeter, Sales Call, Telemarketing, Sales Blitz, Promo Penjualan dan Public Relation. Dengan melakukan media tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari Java Village Resort.
PROFESIONALISME ACCOUNT PAYABLE DALAM SOP ADMINISTRASI KEWAJIBAN THE RICH SAHID JOGJA HOTEL Elisa Pambayun, Arda; YULIANTO, ATUN
JURNAL NUSANTARA Vol 1 No 2 (2018): EDISI 2 AGU 2018
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v1i2.4

Abstract

Account Payable The Sahid Rich Jogja Hotel mempunyai tugas yaitu mengelola transaksi dan memproses semua pelunasan kewajiban hotel sesuai dengan SOP yang berlaku. Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran dan penjelasan kepada pembaca apa tugas dan tanggung jawab Account Payable sesuai SOP, bagaimana proses pelunasan kewaiban (hutang) di hotel, dan apa saja hambatan yang dialami beserta solusi dalam menangani proses pelunasan kewajiban di The Sahid Rich Jogja Hotel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan beberapa teknik pengambilan data yaitu observasi, wawancara, literatur dan dokumentasi. Metode penelitian ini digunakan agar mampu menjelaskan kepada pembaca bagaimana profesionalisme Account Payable hotel dalam mengelola transaksi dan menangani semua proses pelunasan kewaiban hotel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penanganan kewajiban hotel dapat berjalan sesuai SOP yang ditetapkan, walaupun masih terdapat kendala yang tidak sepenuhnya dapat diatasi sesuai dengan SOP yang ada. Solusi yang dilakukan oleh Account Payable dalam beberapa kasus penanganan kewajiban hotel yaitu kesegeraan dalam menindaklanjuti kesalahan dan keterlambatan penyetoran dokumen pembayaran hutang kepada supplier.
IDENTIFIKASI DAYA TARIK DAN IMPLEMENTASI BAURAN PEMASARAN KONSEP 7 P DESA WISATA CANDIREJO SAAT LOW SEASON SANTOSA, SANTOSA; DWI SAPUTRA, ARIF
JURNAL NUSANTARA Vol 1 No 2 (2018): EDISI 2 AGU 2018
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v1i2.5

Abstract

Candirejo adalah sebuah desa yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Ini melayani tujuan dengan lingkungan dan budaya. Itu didukung dengan dingin dan dekat dengan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang disebut Candi Borobudur. Fenomena ini menarik wisatawan untuk tinggal lebih lama. Melalui wawancara dengan manajemen atau mengamati secara langsung, banyak informasi yang ditemukan dengan menyebarkan kuesioner. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketertarikan yang menjadi point of interest dan mengimplementasikannya dalam bauran pemasaran yang dilakukan untuk menghadapi low season.Hasil yang ditemukan melalui observasi adalah Candirejo memiliki banyak destinasi alam dan budaya. Ini dikembangkan dan disimpan oleh masyarakat setempat. Dari melakukan observasi dan observasi ditemukan bahwa jumlah pengunjung adalah pasang surut dan ada 40 persen jumlah pengunjung memberikan nilai kurang terhadap tujuh P dari pemasaran campuran. Beberapa solusi yang direkomendasikan untuk manajemen termasuk membuat inovasi dan melakukan daya tarik diversifikasi, menggunakan media dan teknologi informasi untuk mempromosikan produk pariwisata, melakukan Pemasaran Corporation dengan agen perjalanan, meningkatkan pelayanan kepada wisatawan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
KONTRIBUSI DAN MOTIVASI IBU RUMAH TANGGA PEMBUAT KUE TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN EKONOMI KELUARGA DI KABUPATEN KONAWE SALEH, Leni; Malik, Nurhayu
JURNAL NUSANTARA Vol 1 No 2 (2018): EDISI 2 AGU 2018
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v1i2.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Bagaimana kontribusi pendapatan ibu rumah tangga pada kegiatanmembuat makanan kue tradisional, terhadap pendapatan keluarga, 2). Apa motivasi ibu rumah tanggamelakukan pekerjaan membuat makanan kue tradisional. Penentuan daerah penelitian ini dilakukansecara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa di Kelurahan Wawonggole banyakterdapat ibu rumah tangga yang bekerja membuat makanan kue tradisional untuk di jadikan jualansebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan keluarganya. Teknik pengambilan sampeldilakukan dengan cara sensus yaitu dengan mengambil seluruh jumlah populasi yang ada di KelurahanWawonggole Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe, dengan menggunakan data sekunder dan primer. Berdasarkan hasil penelitian besarnya pendapatan wanita pembuat makanan kue tradisional adalahsebesar Rp. 8.850.000 atau rata-rata Rp. 804.545, pendapatan suami adalah sebesar Rp. 17.000.000 ataurata-rata Rp. 1.545.455 sedangkan pendapatan anggota keluarga lainnya adalah sebesar Rp. 3.600.000atau rata-rata Rp. 327.273. Dari uraian tersebut dapat diketahui total pendapatan keluarga wanitapembuat makanan kue tradisional di Kelurahan Wawonggole Kecamatan Unaaha Kabupaten Konaweadalah sebesar Rp. 29.450.000 atau rata-rata Rp. 2.677.273. Dengan kontribusi pendapatan usahawanita pembuat makanan kue tradisional terhadap total pendapatan keluarga yaitu 37 %. Motivasiresponden ibu rumah tangga untuk membuat makanan kue tradisional adalah untuk menambahpendapatan keluarga, untuk mengisi waktu luang.
PERILAKU PARIWISATA BERKELANJUTAN TERHADAP PENGEMBANGAN AGROWISATA SALAK PONDOH SLEMAN NOVIASTUTI, NINA; FEBRUANDARI, ASMARANI
JURNAL NUSANTARA Vol 2 No 2 (2019): EDISI 2 VOL 2 NOMOR 2 AGUSTUS 2019
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v2i2.7

Abstract

Agrowisata semakin meluas sebagai cara potensial untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan. Agrowisata secara umum kemudian didefinisikan sebagai rangkaian kegiatan wisata yang memanfaatkan potensi pertanian sebagai obyek wisata. Penelitian ini untuk meneliti masyarakat Turi, Sleman yang mengusulkan budidaya salak lokal beralih ke salak pondoh untuk meningkatkan kunjungan wisata ke objek wisata desa di Turi Kabupaten Sleman DIY. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Fokus penelitian adalah studi kasus secara rinci mengenai suatu obyek tertentu selama kurun waktu tertentu dengan cukup mendalam dan menyeluruh. Teknik pengumpulan data pengamatan/observasi, wawancara mendalam (in-depth interview), dan studi literatur. Di Yogyakarta, tren agrowisata semakin meningkat seiring dengan semakin terkenalnya pariwisata alternatif baik secara global maupun nasional. Turi adalah salah satu kawasan agrowisata salak pondoh di Lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman. Dalam rangka untuk meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan agrowisata Turi, para petani membudidayakan salak pondoh yang memiliki rasa dan karakteristik khas Sleman yang banyak digemari masyarakat luas dibandingkan salak lokal. Masyarakat yang mulai sadar akan potensi salak pondoh sebagai sumber pendapatan mereka berusaha melindungi agar tidak ditiru daerah lain dengan mendaftarkan hak paten bagi salak pondoh.
PENGEMBANGAN KAWASAN PERCONTOHAN EKNOMI INKLUSIF BERBASIS SEKTOR PARIWISATA TELUK DALAM KABUPATEN NIAS SELATAN SUMATERA UTARA Yuwana Nawing, Aditya; Silvia Maristy, Humaera
JURNAL NUSANTARA Vol 2 No 2 (2019): EDISI 2 VOL 2 NOMOR 2 AGUSTUS 2019
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v2i2.8

Abstract

Pembangunan kawasan ekonomi inklusif berbasiskan pariwisata di Wilayah Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utaradiharapkan dapat mengurangi ketidaksetaraan pendapatan dan pengentasan kemiskinan melalui pariwisata, sehingga dapat memberikankontribusi bagi masyarakat secara luas dengan mendorong pusat pertumbuhan pariwisata, unit-unit usaha pariwisata, UMKM, danpenyerapan tenaga kerja di destinasi pariwisata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari langkah persiapan,pengumpulan data, analisis dan keluaran. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melaluistudi literatur/review, wawancara, dan survey lapangan yang dilaksanakan dengan cara penyebaran kuesioner bagi wisatawan danpelaku usaha pariwisata yang menjadi objek studi baik dari lingkungan ekstenal maupun lingkungan internal yang terkait langsungatau tidak langsung dengan upaya pengembangan sektor pariwisata, yang dapat diadaptasikan dalam pengembangan kegiatan “ekonomiinklusif berbasis sektor pariwisata” yang sesuai dengan karakteristik kawasan. Hasil dari penelitian ini yaitu perencanaan programterpadu yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan pelaku wisata, pengembangan asosiasi usahapariwisata, standarisasi dan sertifikasi usaha dan pelaku usaha pariwisata yang meliputi standarisasi usaha akomodasi, restoran/rumahmakan, kerajinan, dan sertifikasi pemandu wisata, untuk meningkatkan kinerja pelaku usaha wisata, sehingga dapat terciptanya rasapercaya diri serta kemampuan yang memadai untuk dapat melayani wisatawan dan berkompetisi dengan pelaku usaha wisata lainnya.
KINERJA WAITER/WAITRESS DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN (STUDI KASUS DI HOTEL SAHID RAYA YOGYAKARTA) Suardana, I Ketut; NURHAYATI, NENENG
JURNAL NUSANTARA Vol 2 No 2 (2019): EDISI 2 VOL 2 NOMOR 2 AGUSTUS 2019
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v2i2.9

Abstract

Manajemen Hotel Sahid Raya Yogyakarta berkomitmen untuk menyediakan kualitas tinggi dari segi akomodasi dan pelayanan bagi tamu dengan kualitas pelayanan berstandar internasional, yang diharapkan dapat menjadikan Hotel Sahid Raya Yogyakarta mampumenjadi tujuan menginap bagi para wisatawan, baik domestik maupun wisatawan asing. Profesionalisme waiter/waitress adalahpenentu yang mempengaruhi image dari pelayanan yang diberikan. Oleh karena itu Hotel Sahid Raya Yogyakarta dalam mengeloladan memanfaatkan sumber daya untuk dapat menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas dan mampu bersaing dengan perusahaan hotel lainnya diterapkan melalui pendekatan self management practices. Metode Penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif sebagai jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik. Data dikumpulkan melalui wawancara danobservasi. Pengamatan dilakukan secara langsung selama pembimbingan dan pengawasan kegiatan On the Job Training Mahasiswa di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, yaitu dengan mengamati apa saja yang dilakukan para waiter/waitress untuk meningkatkan kinerja serta pelayanan terhadap tamu. Setalah data diperoleh kemudian dilakukan studi pustaka dengan menelusuri literatur dan melakukan penelaahan terkait dengan bidang yang diteliti. Hasil penelitian yaitu untuk mencapai suksesnya pelayanan kepada pelanggan yang menghasilkan kepuasan, perlu ditekankan kepada paradigma dasar bahwa hotel merupakan hospitality industry yang bergerak di bidang jasa pelayanan keramah tamahan, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada tamu, yang hanya dapat ditempuh melalui penerapan prosedur kerja sesuai SOP dan terbentuk hubungan yang sinergis antar bagian dalam unit kerja hotel.
MODEL STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA PULAU LAKKANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI KOTA MAKASSAR Hatta, Moh; Dinar, Dinar; Nasrullah, Nasrullah
JURNAL NUSANTARA Vol 2 No 2 (2019): EDISI 2 VOL 2 NOMOR 2 AGUSTUS 2019
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v2i2.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mengembangkan model strategi pengembangan desa wisata pulau lakkang sebagai daya tarik pariwisata di Kota Makassar. Pengembangan penelitian ini melalui analisis terhadap potensi setempat untuk menyusun strategi kegiatan pengembangan model desa Pulau Lakkang. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Lakkang Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Populasi penelitian adalah semua warga keluarahan Lakkang yang terlibat dalam kegiatan pengembangan Desa Wisata Pulau Lakkang, sedangkan sampel penelitian ditentukan secara purposive. Jenis data penelitian meliputi data primer dan sekunder. Data dikumpulkan dengan metode studi pustaka, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Pulau Lakkang berdasarkan potensi wilayah, kegiatan desa wisata, dan kearifan budaya lokalnya dapat dibuat beberapa alternative model strategi pengembangan desa wisata yang terkait dengan aspek tujuan, aspek industri, aspek pemasaran dan aspek kelembagaan.