cover
Contact Name
Wahyu Hidayat M
Contact Email
wahyu.hidayat@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fadhlirrahman.baso@unm.ac.id
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Innovation and Applied Education Journal
ISSN : 30326782     EISSN : 30326745     DOI : -
This journal publishes research articles on various innovations in education and technology that are interesting and have an impact on the development of education and technology. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to technology development and the education environment. The journal includes, but is not limited to the following fields: Technology Machine Learning Cloud Computing Virtual and Augmented Reality Systems Human-Computer Interaction Emerging Technology Computer Vision Data Visualization Education Learning Analytics Innovative Pedagogies Educational Technology Computing Education Mobile Learning Social Media for Learning Out-of-School Applications
Articles 30 Documents
Analisis Model Penerimaan Teknologi Berbasis TAM-ChatGPT Pada Mahasiswa Teknik Informatika Dan Komputer Muh Arjunandar; Muh Nurfiqri Ramadhan; Islamiah Putri; Devi Miftahul Jannah
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen survei berbasis Penerimaan Teknologi Model (TAM) untuk mengevaluasi penggunaan ChatGPT di kalangan mahasiswa teknik informatika. Instrumen survei terdiri dari dua bagian: survei untuk mahasiswa yang hanya mendengar tentang ChatGPT dan survei dengan 30 item untuk mahasiswa yang telah menggunakannya. Survei disebarkan secara elektronik dengan pendekatan pengambilan sampel mudah. Analisis Faktor Eksplorasi (EFA) digunakan untuk menilai validitas konstruk instrumen survei. Sampel terdiri dari 30 responden dengan median usia 19 tahun, mayoritas mahasiswa teknik informatika (90%), dan seluruh responden (100%) pernah mendengar tentang ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen survei memiliki reliabilitas, validitas, dan kegunaan yang baik untuk menilai sikap terhadap ChatGPT di kalangan mahasiswa. Temuan ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan persepsi risiko, kegunaan, kemudahan penggunaan, sikap terhadap teknologi, dan faktor perilaku saat mengadopsi ChatGPT dalam pendidikan. Rekomendasi ini dapat membantu pengembang AI, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi yang mendukung penggunaan ChatGPT yang optimal dan etis. Penelitian di masa depan disarankan untuk memberikan panduan lebih lanjut terkait penerapan ChatGPT yang efektif dalam pendidikan teknik informatika.
Korelasi Literasi Teknologi Pendidikan dan Kecemasan Pembelajaran Daring Siswa SMP Nurrahmah Agusnaya; Andi Dio Nurul Awalia; Aprilianti Nirmala S
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.253

Abstract

Pendidikan mengalami transformasi signifikan seiring kemajuan teknologi, khususnya dalam konteks pembelajaran daring yang menjadi semakin umum akibat pandemi COVID-19 dan revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi teknologi pendidikan dengan tingkat kecemasan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan teknik random sampling. Sebanyak 66 siswa SMPN 1 Kahu menjadi responden dengan instrumen kuesioner yang mengukur kecakapan teknologi dan tingkat kecemasan. Data dianalisis secara deskriptif dan korelasional. Hasil menunjukkan bahwa literasi teknologi siswa berada pada kategori baik (rerata 3.4–4.2), sementara tingkat kecemasan tergolong rendah (rerata 2.6–3.3). Terdapat kecenderungan korelasi negatif antara kecakapan teknologi dengan kecemasan, di mana sebagian besar siswa meyakini bahwa kemampuan menggunakan teknologi dapat membantu mengurangi tekanan selama pembelajaran daring. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya dan memberikan implikasi penting bahwa peningkatan literasi teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam menekan kecemasan akademik siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program literasi digital di sekolah guna mendukung kesiapan belajar siswa di era digital.
Analisis Pengaruh Chat GPT dalam Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa dalam Blended Learning Ade Alfian; Dedi Risaldi; Annajmi Rauf
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.252

Abstract

Perkembangan teknologi membawa perubahan mendasar dalam pendidikan di Indonesia. Penggunaan perangkat portabel seperti smartphone dan tablet, bersama dengan akses internet yang luas, telah memungkinkan mahasiswa dan pendidik untuk mengadopsi teknologi, termasuk ChatGPT, sebagai alat pembelajaran canggih. E-learning, terutama model Blended Learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online, memberikan fleksibilitas waktu dan tempat bagi peserta didik. Dalam konteks ini, ChatGPT digunakan sebagai asisten pembelajaran yang dapat merespons pertanyaan siswa dan memberikan penjelasan yang lebih jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan ChatGPT dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran Blended Learning. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT sebagai asisten pembelajaran dalam konteks Blended Learning memberikan dampak positif terhadap keterlibatan mahasiswa. Mayoritas responden menyatakan bahwa interaksi dengan ChatGPT meningkatkan pemahaman materi pembelajaran dan membantu mereka mengatasi hambatan pembelajaran secara mandiri. Fleksibilitas waktu dan tempat dalam e-learning juga menjadi faktor penentu keberhasilan model Blended Learning ini. Mahasiswa menilai bahwa dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja melalui perangkat portabel mereka meningkatkan efisiensi pembelajaran.
Analisis Kemampuan Berpikir Komputasi Studi Kasus Mahasiswa Jurusan STEM Wahyu Amal Imran; Muh Rezky Awal; Muarsiyah Waddah; Aprilianti Nirmala S
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 1, Februari 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i1.251

Abstract

Berpikir komputasional merupakan kemampuan penting dalam pemecahan masalah yang tidak terbatas pada pemrograman komputer saja. Di era perkembangan teknologi yang pesat, penguasaan kemampuan ini menjadi sangat krusial khususnya bagi mahasiswa di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan berpikir komputasional mahasiswa STEM serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crosssectional, melalui penyebaran kuesioner untuk mengumpulkan data dari responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kemampuan berpikir komputasional yang memadai. Faktor faktor yang berpengaruh signifikan meliputi partisipasi dalam kegiatan proyek, pemahaman konsep dasar komputasi, dan akses terhadap teknologi. Temuan ini mengindikasikan efektivitas kurikulum dan proses pembelajaran di jurusan STEM dalam membentuk kemampuan berpikir komputasional mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan kontekstual, peningkatan akses teknologi, serta peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan proyek sebagai strategi untuk memperkuat kemampuan tersebut. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pembelajaran di bidang STEM agar mahasiswa siap menghadapi tantangan karir di masa depan.
Analisis Efektivitas Model Blended Learning dengan Penerapan Media Gamifikasi di Universitas Negeri Makassar Aprilianti Nirmala S; Elma Nurjannah
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 2, Juni 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i2.251

Abstract

Pandemi Covid 19 mendorong perubahan signifikan dalam sistem pendidikan, khususnya pergeseran menuju pembelajaran daring. Sebagai respon terhadap tantangan ini, blended learning berbasis gamifikasi muncul sebagai alternatif inovatif untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap penggunaan sistem gamifikasi dalam pembelajaran berbasis blended learning. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert dari 35 mahasiswa dari berbagai program studi di Kota Makassar. Instrumen dikembangkan berdasarkan empat tipe motivasi pengguna dalam gamifikasi: Achiever, Explorer, Philanthropist, dan Socializer. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Jamovi dengan menghitung rata rata, frekuensi, dan simpangan baku. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan gamifikasi dalam blended learning, terutama dalam hal meningkatkan motivasi, kolaborasi, dan keterlibatan dalam proses belajar. Elemen seperti antarmuka yang mudah digunakan, interaksi sosial, serta dorongan untuk belajar secara teratur berkontribusi pada efektivitas metode ini. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi gamifikasi dalam model blended learning dapat menjadi strategi yang efektif dalam mencegah learning loss dan menjawab tantangan pembelajaran pascapandemi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain pembelajaran berbasis teknologi yang lebih menarik dan partisipatif.
Analisis Model Penerimaan Teknologi berbasis EXT TAM untuk mengetahui penerimaan mahasiswa terhadap penggunaan media e learning Aprilianti Nirmala S; Pramudya Asoka Syukur; Devi Miftahul Jannah
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.251

Abstract

Universitas Negeri Makassar (UNM) telah mengadopsi sistem pembelajaran daring melalui platform Learning Management System (LMS) SYAM OK sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Namun, sejauh ini, belum terdapat evaluasi menyeluruh terkait penerimaan mahasiswa terhadap penggunaan sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan mahasiswa terhadap e learning menggunakan Extended Technology Acceptance Model (EXT TAM) dengan mempertimbangkan faktor eksternal seperti pengalaman teknologi, kecemasan terhadap teknologi, kenyamanan, dan faktor sosial. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui survei daring yang disebarkan kepada mahasiswa UNM. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 1 5, dengan penyusunan item berdasarkan literatur terdahulu yang relevan. Hasil penelitian dari 44 responden menunjukkan bahwa persepsi terhadap kemudahan penggunaan dan kegunaan e learning dipengaruhi secara signifikan oleh faktor eksternal tersebut. Temuan ini memperkuat pentingnya strategi implementasi yang mempertimbangkan karakteristik pengguna untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem e learning yang lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, serta sebagai referensi dalam pengambilan keputusan oleh institusi pendidikan tinggi dalam merancang sistem pembelajaran digital yang inklusif dan efisien.
Analisis Pemicu Utama dan Teknik Mitigasinya Dalam Kecemasan Pembelajaran Online Ilmawati Amir; Nur Isnaniya Barda; Fitria Nur Dina Salam; Wahyu Hidayat M
Innovation and Applied Education Journal Volume 1, Issue 3, Oktober 2024
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v1i3.243

Abstract

Pada era pembelajaran online, kecemasan dapat menjadi masalah serius bagi mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi hal pemicu utama kecemasan mahasiswa dalam pembelajaran online serta teknik mitigasinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, pada penelitian ini melibatkan 66 responden yang merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer. Responden diminta untuk mengisi pertanyaan terbuka terkait topik penelitian melalui kuesioner yang dibagikan secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemicu kecemasan siswa selama pembelajaran daring antara lain berpikiran negatif tentang hasil ujian, kesulitan memahami materi, kendala teknis lainnya, kurangnya interaksi sosial, dan tekanan akan tugas selanjutnya. Selain itu, teknik mitigasi yang efektif juga akan dieksplorasi, termasuk pembangunan keterampilan regulasi emosi, peningkatan dukungan sosial, dan penggunaan strategi pembelajaran yang efektif.
Analisis Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa terhadap Internet of Things dalam Metaverse Sri Irmayani; Risha Febrianti; Fitria Nur Dina Salam; Jannah, Devi Miftahul
Innovation and Applied Education Journal Volume 1, Issue 3, Oktober 2024
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v1i3.242

Abstract

Dalam menghadapi dinamika era digital yang terus berkembang, penelitian ini bersifat mendalam terhadap keterampilan mahasiswa terkait integrasi Internet of Things (IoT) dalam lingkungan Metaverse. Konteks permasalahan muncul dari kebutuhan untuk mengevaluasi pemahaman dan keterampilan mahasiswa yang menjadi kunci dalam memahami perubahan paradigma teknologi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis sejauh mana mahasiswa memahami dan memiliki keterampilan terkait IoT dalam konteks Metaverse. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, dan sampel penelitian diambil dari populasi mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis statistik yang sesuai. Hasil penelitian memberikan gambaran variabilitas tingkat keterampilan, dengan sebagian mahasiswa menunjukkan kemahiran yang tinggi, sementara sebagian lainnya memerlukan pengembangan lebih lanjut.
Edukasi Keamanan Digital Berbasis AI Generatif: Studi pada Mahasiswa Teknologi di Indonesia Afrisal Arifin; Jannah, Devi Miftahul
Innovation and Applied Education Journal Volume 1, Issue 2, Juni 2024
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v1i2.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat literasi keamanan siber dan perilaku mahasiswa dalam mengadopsi langkah-langkah perlindungan digital. Dengan pendekatan kuantitatif berbasis survei dan desain cross-sectional, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari mahasiswa program studi berbasis teknologi di Indonesia, menggunakan purposive sampling untuk menjangkau partisipan yang relevan. Instrumen penelitian mencakup tiga aspek utama: pandangan terhadap penggunaan chatbot berbasis AI Generatif, kebiasaan penggunaan teknologi, dan pemahaman serta sikap terhadap ancaman digital. Analisis statistik dilakukan untuk menilai hubungan antara literasi keamanan digital, kesadaran, dan perilaku mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran keamanan siber mahasiswa berada pada kategori menengah, dengan kesadaran dasar yang cukup baik namun implementasi langkah-langkah spesifik, seperti autentikasi dua faktor dan pengelolaan privasi, masih memerlukan peningkatan. Pembelajaran berbasis AI Generatif, seperti GPT Chatbot, diidentifikasi sebagai pendekatan potensial untuk meningkatkan literasi keamanan siber secara personal dan relevan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi edukasi keamanan digital yang lebih efektif, memberikan wawasan tentang perilaku mahasiswa, dan menginformasikan institusi pendidikan untuk mengintegrasikan modul keamanan siber ke dalam kurikulum. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan penyedia alat keamanan dalam menciptakan generasi pengguna digital yang lebih aman dan terinformasi.
Analisis Perilaku Keamanan Remaja Di Media Sosial Dengan Menggunakan Metode Kuantitatif Khirina Khairur Rooziqina; Haikal
Innovation and Applied Education Journal Volume 1, Issue 3, Oktober 2024
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v1i3.241

Abstract

Kemajuan teknologi digital dan penggunaan media sosial yang meluas di kalangan remaja membawa tantangan besar terkait dengan keamanan digital dan dampak psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku remaja dalam menjaga keamanan digital, khususnya dalam hal perlindungan data pribadi, penggunaan internet yang bijak, serta pengelolaan dampak psikologis yang timbul dari interaksi di media sosial. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 106 responden yang terdiri dari pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa berusia 13 hingga 22 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tiga aspek utama: keamanan dan privasi informasi, kesehatan mental dan fisik, serta kesadaran dan pencegahan risiko digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun remaja cukup menyadari pentingnya menjaga privasi dan keamanan di media sosial, praktik perlindungan yang diterapkan masih tergolong rendah, terutama dalam hal berbicara dengan orang tua dan penggunaan aplikasi pemblokiran. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kesadaran dan perilaku, serta pentingnya keterlibatan orang tua dan pendidikan digital yang lebih intensif untuk memperkuat sikap protektif remaja terhadap ancaman di dunia maya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk pengembangan program edukasi dan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan keamanan digital di kalangan remaja.

Page 3 of 3 | Total Record : 30