Andi Dio Nurul Awalia
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Peningkatan Restorasi Citra Dengan Metode Super Resolusi Menggunakan Teknik FSRCNN Andi Dio Nurul Awalia; Nurfaisa Riono; Abd Majid; Ainun Mardiah; Marwan Ramdhany Edy
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 3, September (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode Super Resolusi dengan teknik Fast Super-Resolution Convolutional Neural Network (FSRCNN) telah menjadi salah satu fokus utama dalam pengolahan citra untuk meningkatkan kualitas gambar. FSRCNN, sebagai metode berbasis deep learning, telah terbukti memberikan hasil yang menjanjikan pada tugas super-resolusi citra tunggal (SISR). Penelitian ini mengkaji penggunaan metode Super Resolusi dengan teknik FSRCNN dalam peningkatan kualitas citra. Selain itu, penelitian ini juga membahas landasan teori dari metode Super Resolusi dan teknik FSRCNN, implementasi praktisnya dalam pengolahan citra, serta evaluasi hasil yang diperoleh dari penerapan metode ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FSRCNN mampu meningkatkan kualitas citra dengan mempertimbangkan berbagai aspek dalam proses super-resolusi.
Pengaruh Perceived Usefulness dan Ethical Considerations terhadap Adopsi Chatbot Generatif di Pendidikan Tinggi: The Effect of Perceived Usefulness and Ethical Considerations on Generative Chatbot Adoption in Higher Education Adila Wafia Dahlan; Stelani Yunianti; Muh. Akbar; Andi Dio Nurul Awalia; Aprilianti Nirmala S.
Jurnal MediaTIK Volume 8 Issue 2, Mei (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived usefulness dan ethical considerations terhadap adopsi chatbot generatif di kalangan mahasiswa pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 85 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang dipilih dengan teknik stratified random sampling berdasarkan jenis perguruan tinggi (negeri dan swasta). Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang memuat tiga variabel utama: perceived usefulness, perceived concerns, dan ethical considerations, dengan skala Likert 5 poin. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap manfaat penggunaan chatbot generatif, dengan nilai mean tertinggi sebesar 3,66 pada perceived usefulness. Namun, terdapat tingkat kekhawatiran yang moderat pada perceived concerns, dengan nilai mean tertinggi 3,84, serta tingkat kesadaran etis yang bervariasi pada ethical considerations, dengan nilai mean tertinggi 3,67. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi yang menekankan literasi digital dan etika penggunaan teknologi bagi mahasiswa agar pemanfaatan chatbot generatif dapat dilakukan secara optimal dan bertanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan tinggi dalam pemanfaatan teknologi AI generatif yang beretika, efektif, dan sesuai kebutuhan mahasiswa di era digital.
Risiko Cyberbullying di Instagram: Studi Persepsi Mahasiswa Terhadap Risiko, Pengalaman, dan Regulasi Pencegahannya: Risk of Cyberbullying on Instagram: A Study of Students' Perceptions of Risks, Experiences, and Preventive Regulations Rezky, Muhammad; Ilmi, Nurul; Nurjannah, Elma; Andi Dio Nurul Awalia; Haris
Jurnal MediaTIK Volume 8 Issue 2, Mei (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyberbullying di Instagram telah menjadi masalah yang semakin mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cyberbullying di platform tersebut serta dampaknya terhadap kondisi psikologis pengguna, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 100 mahasiswa dari jurusan Teknik Informatika dan Komputer yang memiliki pengalaman terkait cyberbullying. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi responden mengenai berbagai bentuk dan dampak cyberbullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan, norma sosial di kalangan pengguna, dan kecanduan terhadap media sosial berkontribusi terhadap munculnya perilaku cyberbullying. Selain itu, sebagian besar responden melaporkan dampak psikologis negatif akibat pengalaman tersebut. Penelitian ini menyarankan pentingnya regulasi yang lebih ketat dari platform media sosial dan edukasi etika komunikasi untuk mengurangi dampak negatif cyberbullying. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami keterkaitan antara norma sosial, penggunaan media sosial, dan etika komunikasi dalam upaya pencegahan cyberbullying di Instagram, serta merekomendasikan pendekatan edukatif untuk meningkatkan kesadaran akan dampak psikologis cyberbullying, khususnya di kalangan mahasiswa Teknik Informatika.
Evaluation of the Influence of Technology Adoption Model Factors on the Successful Implementation of Artificial Intelligence Applications in Online Learning Akis, Dwi Ihza Sari; Andi Rhyta Samantha Valda; Rizky Aulia; Rosidah; Andi Dio Nurul Awalia
Jurnal MediaTIK Volume 8 Issue 3, September (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research evaluates the successful implementation of artificial intelligence (AI) applications in online learning using the Technology Adoption Model approach. The main issues raised were how AI applications can influence student engagement and motivation to learn, and how challenges such as network stability and trust in data security can be overcome. A quantitative research method with a cross-sectional design involved 93 college students aged 18-22 who had experience using AI applications. Data were collected through a Likert scale questionnaire, covering aspects of convenience, ease of use, impact, trust, technical support, motivation, challenges, and influence on learning outcomes. The results showed that the AI application had a positive impact in increasing students' learning engagement and motivation. Respondents generally feel comfortable using this application and rate the technology as easy to use. However, challenges such as adaptation constraints, network stability, and doubts about data security are still obstacles. In conclusion, although the implementation of AI applications in online learning has shown positive results, improvements are needed on technical and privacy aspects to maximize the acceptance and effectiveness of this technology. This research makes an important contribution to the development of better AI implementation strategies in online education.
Analysis of Gamification Implementation in E-Learning Models on the Psychology of Engineering Major Students Putri Fariza; Sofyan, Vina Annisa; Rosidah; Andi Dio Nurul Awalia; Annajmi Rauf; Elma Nurjannah
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 12, Issue 2, August 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mkpk.v12i2.9897

Abstract

Gamification is one of the learning strategies in education that can increase students’ interest and motivation in the learning process. The application of gamification is implemented in the E-learning model. In general, students do not enjoy repetitive tasks over long periods of time, yet they are willing to spend a considerable amount of time playing games. This study aims to understand the psychology of students regarding the implementation of gamification across all Engineering Departments at Universitas Negeri Makassar. This descriptive research model was conducted to examine students’ responses after its implementation. Students from Universitas Negeri Makassar in all Engineering Departments participated using a Google Form questionnaire with 15 statements as the data collection method. Data were obtained through a Likert Scale and analyzed using qualitative descriptive statistics. This analysis was intended to describe the characteristics of each variable. The results of this study indicate that the implementation of gamification in E-learning can enhance students’ active learning performance and has a significant impact on the psychology of each student.
Transformasi Pembelajaran: Bagaimana E-learning Meningkatkan Prestasi Mahasiswa Vokasional St Hutami Haryati; Andi Dio Nurul Awalia
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 1, Februari 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i1.252

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, tergantung pada kesiapan lembaga pendidikan dalam menghadapinya. Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah e-learning, yang berkembang pesat sebagai alternatif pembelajaran tatap muka selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan e-learning dapat meningkatkan prestasi akademik mahasiswa vokasional, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 55 responden mahasiswa yang mengikuti perkuliahan melalui platform e-learning. Pengumpulan data dilakukan pada Oktober–November 2023 menggunakan kuesioner digital, dan hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat variasi persepsi terhadap beberapa fitur e-learning, secara umum responden menunjukkan sikap positif terhadap penggunaannya. Mahasiswa merasa bahwa e-learning mendukung efektivitas belajar, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kreativitas dalam proses pembelajaran. Selain itu, akses fleksibel dan kemudahan interaksi turut memperkuat persepsi positif terhadap platform ini. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan literatur empiris mengenai integrasi teknologi digital dalam pendidikan vokasional, serta menekankan pentingnya perencanaan e-learning yang terstruktur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi mahasiswa secara berkelanjutan.
Analisis Media Pembelajaran Berbasis Gamifikasi Dalam Penggunaan E-Learning Pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Dwi Hana Pertiwi; Muhammad Alfin Muammar; Faturrahman; Andi Dio Nurul Awalia
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 2, Juni 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i2.255

Abstract

Penggunaan media pembelajaran berbasis gamifikasi dalam e-learning menjadi pendekatan yang semakin relevan dalam menjawab tantangan pembelajaran digital. Namun, efektivitasnya dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa masih memerlukan kajian lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons mahasiswa terhadap implementasi gamifikasi dalam sistem e-learning di Universitas Negeri Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 41 mahasiswa Universitas Negeri Makassar dari berbagai jurusan yang dipilih secara acak. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner digital yang disebarkan secara daring. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran daring. Beberapa elemen, seperti kerja sama tim, pemberian tantangan, dan sistem penghargaan, dinilai efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa. Meskipun demikian, terdapat pula beberapa aspek yang dinilai kurang optimal dan memerlukan pengembangan lebih lanjut. Temuan ini merekomendasikan agar institusi pendidikan tinggi terus mengembangkan strategi gamifikasi yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa. Penelitian lanjutan disarankan untuk mencakup sampel yang lebih luas serta mempertimbangkan variabel lain seperti motivasi belajar, gaya kognitif, dan lingkungan pembelajaran.
Implementasi E-learning pada Mahasiswa UNM dengan Menggunakan Model UTAUT Elma Nurjannah; Annajmi Rauf; Andi Dio Nurul Awalia; Putri Nirmala
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.255

Abstract

E-learning telah menjadi strategi penting dalam menyediakan akses yang luas dan mudah terhadap pendidikan berkualitas. Di Indonesia, konsep ini banyak diterapkan di perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Makassar (UNM), sebagai sarana pendukung kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa serta faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan mereka dalam menggunakan e-learning dengan mengadopsi model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Model UTAUT dipilih karena memiliki struktur teoritis yang kuat dalam menjelaskan penerimaan teknologi dan relevan untuk menilai keberhasilan implementasi sistem pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 32 mahasiswa aktif UNM yang telah menggunakan platform e-learning kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap efektivitas e-learning, kemudahan penggunaan, dukungan institusi, dan pengaruh sosial, yang seluruhnya sesuai dengan empat konstruk utama UTAUT: performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa e-learning telah diadopsi dengan baik dan dapat menjadi dasar penguatan kebijakan transformasi pembelajaran digital di perguruan tinggi.
Korelasi Literasi Teknologi Pendidikan dan Kecemasan Pembelajaran Daring Siswa SMP Nurrahmah Agusnaya; Andi Dio Nurul Awalia; Aprilianti Nirmala S
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.253

Abstract

Pendidikan mengalami transformasi signifikan seiring kemajuan teknologi, khususnya dalam konteks pembelajaran daring yang menjadi semakin umum akibat pandemi COVID-19 dan revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi teknologi pendidikan dengan tingkat kecemasan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan teknik random sampling. Sebanyak 66 siswa SMPN 1 Kahu menjadi responden dengan instrumen kuesioner yang mengukur kecakapan teknologi dan tingkat kecemasan. Data dianalisis secara deskriptif dan korelasional. Hasil menunjukkan bahwa literasi teknologi siswa berada pada kategori baik (rerata 3.4–4.2), sementara tingkat kecemasan tergolong rendah (rerata 2.6–3.3). Terdapat kecenderungan korelasi negatif antara kecakapan teknologi dengan kecemasan, di mana sebagian besar siswa meyakini bahwa kemampuan menggunakan teknologi dapat membantu mengurangi tekanan selama pembelajaran daring. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya dan memberikan implikasi penting bahwa peningkatan literasi teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam menekan kecemasan akademik siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program literasi digital di sekolah guna mendukung kesiapan belajar siswa di era digital.
Analisis Penerapan Model Utaut Dalam Aktivitas Pengguna Sistem Informasi Akademik Di Universitas Negeri Makassar Andi Dio Nurul Awalia; Desy Maryani; Devi Miftahul Jannah
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 1, Februari 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i1.254

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi penerapan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) dalam aktivitas pengguna Sistem Informasi Akademik (Syam-Ok) di lingkungan Universitas Negeri Makassar. Artikel ini membahas konsep Sistem Informasi Akademik, kepentingan penerapan model UTAUT, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan Syam-Ok oleh mahasiswa dan staf. Model UTAUT mengintegrasikan fitur-fitur utama dari delapan teori penerimaan teknologi, mencakup faktor-faktor seperti harapan kinerja, harapan upaya, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, mengumpulkan data melalui kuesioner elektronik yang diisi oleh mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer. Analisis deskriptif digunakan untuk mengolah data dan mengidentifikasi pola umum dari respons responden terhadap pertanyaan dalam kuesioner. Temuan utama menunjukkan bahwa aspek harapan kinerja, harapan upaya, dukungan sosial, kondisi yang memfasilitasi, efikasi diri komputer, sikap terhadap teknologi, niat berperilaku, dan penggunaan sebenarnya memiliki kontribusi positif terhadap penerimaan dan penggunaan Syam-Ok. Hasil ini memberikan wawasan berharga bagi Universitas Negeri Makassar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan Sistem Informasi Akademik, serta rekomendasi untuk optimalisasi teknologi di lingkungan akademik. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi dalam konteks pendidikan tinggi.