Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1: Januari 2026"
:
10 Documents
clear
Edukasi DAGUSIBU dan PHBS bagi Siswa SDN 5 Merjosari Kota Malang
Puspitasari, Alvina Arum;
Zalmi, Syakinatul;
Agustin, Diva Mulya;
Najmia, Hilalan Noer;
Putra, Viery Aspriyan Kusuma
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.736
Program pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan konsep DAGUSIBU obat dan PHBS kepada siswa SD Negeri 5 Merjosari, Kota Malang, Jawa Timur. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VI (n = 27) yang berada dalam masa transisi menuju remaja dan dianggap mampu belajar mandiri. Kegiatan menggunakan metode pelatihan langsung dengan contoh praktis untuk memastikan siswa memahami materi. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk menilai pengetahuan awal siswa, diikuti sesi edukasi interaktif, dan diakhiri post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata post-test dibandingkan pre-test serta peningkatan skor pada seluruh peserta (100%). Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa tentang hidup bersih dan sehat, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pengelolaan obat yang benar. Diharapkan kegiatan ini menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, mendukung pembelajaran, serta memberi dampak positif bagi keluarga dan masyarakat.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Preeklampsia di Kota Cimahi: Pemberdayaan Kader Posyandu
Hernawati, Erni
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.737
Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu yang sering kali tidak terdeteksi secara dini, terutama di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam melakukan deteksi dini preeklampsia pada ibu hamil trimester pertama. Penyuluhan dilaksanakan terhadap 20 kader Posyandu Tanjung Kota Cimahi pada bulan Juni 2025, menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi alat, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi praktik kader. Rata-rata skor pengetahuan kader meningkat dari 58,4 sebelum penyuluhan menjadi 83,2 setelah penyuluhan. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif yang ditandai dengan meningkatnya kepercayaan diri dan keterlibatan aktif selama pelatihan. Peningkatan paling nyata terjadi pada materi teknis seperti perhitungan Indeks Massa Tubuh dan pengukuran tekanan darah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan edukatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas kader. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan wilayah yang lebih luas dan dukungan lintas sektor untuk memperkuat peran kader dalam menurunkan angka kematian ibu di komunitas.
Pendampingan Penggunaan Aplikasi Sipro Semar bagi Kader untuk Mendukung Kesiapan ILP melalui Posyandu
Nurmandhani, Ririn;
Rimawati, Eti;
Kusuma, Edi Jaya
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.739
Transformasi layanan kesehatan primer melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) mendorong peningkatan peran Posyandu dalam mencakup seluruh siklus hidup. Namun, keterbatasan kapasitas kader, terutama dalam pencatatan dan pelaporan secara manual, menjadi tantangan serius dalam pemantauan dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi kader Posyandu dalam penggunaan aplikasi Sipro Semar sebagai solusi digital untuk pencatatan dan pelaporan yang lebih cepat dan akurat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, koordinasi daring, serta pendampingan langsung di sebanyak 276 Posyandu percontohan yang tersebar di seluruh Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kader pada 276 Posyandu percontohan (100%) mampu memahami dan mengoperasikan fitur-fitur Sipro Semar, yang ditunjukkan dengan keberhasilan dalam melakukan input data profil Posyandu, jumlah sasaran, data kader, serta kunjungan bulanan secara lengkap selama periode pendampingan. Kader juga memberikan masukan untuk pengembangan aplikasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan pelaporan di lapangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi digital seperti Sipro Semar dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaporan serta mendukung kesiapan Posyandu dalam menghadapi ILP.
Pelatihan Kader Remaja dalam Kesehatan Reproduksi Melalui Peer Education
Dewi, Kunawati Tungga;
Riska Ratnawati;
MS, Novi Paramitasari;
Afindaningrum, Rochmanita Sandya;
Purwaningtyas, Maya
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.828
Kegiatan pelatihan kader remaja yang dipersiapkan sebagai peer educator diselenggarakan di wilayah Desa Soco yang berada di Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan dengan jumlah partisipan sebanyak 18 orang remaja, di mana metode pembelajaran dilakukan melalui pemaparan materi terstruktur dan diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion, serta pencapaian kegiatan dianalisis melalui perbandingan hasil pretest dan posttest guna mengukur peningkatan kapasitas pengetahuan peserta. Sebagian besar peer educator berusia 16–18 tahun (70%) dengan tingkat kehadiran mencapai 90%. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan sebesar 45%, dari skor rata-rata 58,4 (kategori kurang) menjadi 84,7 (kategori baik). Peningkatan pengetahuan tertinggi terdapat pada materi pencegahan Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS (52%), kesehatan organ reproduksi (48%), serta pencegahan kehamilan tidak diinginkan (43%). Program pemberdayaan peer educator menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan wawasan remaja terkait kesehatan reproduksi, namun kesinambungan pelaksanaan program hanya dapat terjaga apabila terdapat keterlibatan aktif orang tua, figur masyarakat setempat, serta sinergi yang kuat antar sektor terkait.
Improving Quality of Service melalui Pendekatan Perawatan Holistik di Unit Hemodialisis
Natashia, Dhea;
Fitria, Dian;
Fadhillah, Harif;
Puspasari, Jehan;
Sugiyono
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.839
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat hemodialisis dalam menerapkan pendekatan perawatan holistik guna memperbaiki kualitas pelayanan di unit hemodialisis. Pelatihan dilakukan melalui metode workshop dan pendampingan yang mencakup empat aspek utama, yaitu pelayanan prima, komunikasi terapeutik, serta manajemen stres pada pasien, keluarga, dan perawat. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 17 perawat peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan perawat sebesar 20% setelah pelatihan, yang mengindikasikan efektivitas program edukasi dalam memperluas wawasan dan kesadaran perawat mengenai pentingnya pendekatan bio-psiko-sosial-spiritual dalam asuhan keperawatan. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kemampuan psikomotor dan afektif, khususnya dalam pelaksanaannya melalui komunikasi terapeutik serta manajemen stres. Dampak kegiatan ini terlihat pada meningkatnya motivasi kerja perawat, penurunan stres perawat, serta meningkatnya hubungan positif antara perawat, pasien, dan keluarga. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi profesional perawat dan diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan dalam pengembangan pelayanan keperawatan holistik di unit hemodialisis.
Memberdayakan Orang Tua Mampu Bisa Menyusui Melalui Pelatihan Emo-Demo pada Kader Posyandu di Surabaya
Hartiningtiyaswati, Setiya;
atika, zummatul;
ula, zumrotul;
Setianingsih, Yana Agus;
Jamila, Fidatul
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.841
Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam memberikan edukasi menyusui dengan Emo-Demo. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu pelatihan kepada 22 kader posyandu di wilayah Simokerto, Surabaya. Kegiatan dilakukan melalui pemberian materi, demonstrasi, dan praktik Emo-Demo. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian pretes dan post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan ini yaitu rata-rata skor pre-test adalah 9,73 (SD = 1,12), sedangkan rata-rata skor post-test adalah 10,82 (SD = 0,39). Hasil uji t berpasangan memperlihatkan peningkatan skor yang signifikan dengan nlai p < 0,001. 100% peserta setuju bahwa Emo-Demo merupakan metode promosi menyusui yang menyenangkan dan mudah dipahami; 92% peserta mengalami peningkatan motivasi menyusui. Mereka juga termotivasi untuk memberikan dukungan menyusui kepada keluarga/teman. Simpulan dari kegiatan ini yaitu Emo-Demo merupakan metode yang menarik untuk kelas edukasi menyusui bagi orang tua.
Implementasi Konseling Menyusui pada Masa Kehamilan dalam Meningkatkan Breastfeeding Self Efficacy Awal Laktasi
Tri Sumini, Gempi;
Fatmawati, Istiada;
Suryani, Lilis;
Retno Wati, Dwi
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.842
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan konseling laktasi pada ibu hamil usia >30 minggu secara tatap muka sejumlah 2 kali pertemuan sebagai upaya peningkatan breastfeeding self-efficacy pada awal laktasi dan mengikuti empat rangkaian kegiatan. Instrumen yang digunakan adalah Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form (BSES–SF). Ibu mengisi kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat breastfeeding self-efficacy awal, kemudian mengikuti sesi konseling laktasi. Pada masa laktasi dilakukan post-test sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata breastfeeding self-efficacy 56.1 setelah konseling laktasi. Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan Breastfeeding Self-Efficacy pada awal laktasi. Disarankan konseling laktasi tetap dilanjutkan selama masa laktasi minimal 4 kali home visit maupun pendampingan online.
Dapur Sehat ke Pasar Mandiri: Pemberdayaan Ibu Balita Pra-Stunting dengan Flossroll Lele dan Minuman Telang
Safitri, Yati Isnaini;
Esty Puji Rahayu;
Mardhotillah, Rachma Rizqina;
Ma'ruf, Elvinda Aulia Putri;
Qolbiyah, Intan Azkiya'ul
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.846
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu balita pra-stunting melalui dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu edukasi kesehatan reproduksi yang berhubungan dengan stunting dan pelatihan peningkatan ekonomi melalui pelatihan pembuatan flossroll lele yang tinggi protein sehingga bisa menekan angka stunting. Selain itu, minuman telang yang tinggi antioksidan diberikan sebagai upaya meningkatkan day atahan tubuh balita terhadap paparan penyakit. Metode kegiatan meliputi sosialisasi dan pelatihan kepada 20 ibu balita pra-stunting pada bulan Oktober 2025, yang dilanjutkan dengan pendampingan dan evaluasi sampai bulan Desember 2025. Indikator keberhasilan dalam kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan terjualnya flossroll lele dan minuman telang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang berpengaruh ke stunting dari 25% ke 90%. Sedangkan pada edukasi manajemen pemasaran terdapat peningkatan pengetahuan dari 15% ke 90%. Selain edukasi, peserta juga dilatih untuk membuat floshroll dan abon lele serta memasarkan produk secara online. Hasil penjualan flossroll dapat menjadi modal untuk produksi selanjutnya sehingga bisa meningkatkan ekonomi. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, stunting dan peningkatan keterampilan dalam membuat flossroll dan minuman telang. Keberlanjutan program dengan memantau proses pemasaran dan penjualan flossroll dan minuman telang.
Edukasi Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kelurahan Kayuloko, Wilayah Kerja Puskesmas Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri
Anjas Sari, Wahyu;
Astrika Yunita, Fresthy;
Amer Abdulwahab Al-aghbari, Nuha;
Poncorini Pamungkasari, Eti;
Mulyani, Sri;
Sumardiyono;
Puspita Febrinasari, Ratih
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.851
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dalam penurunan AKI pada ibu hamil. Metode kegiatan yang dilakukan yaitupenyuluhan dengan bantuan media leaflet dan powerpoint tentang penurunan AKI dengan sasaran kegiatan ibu hamil dengan indikatorkeberhasilan pengetahuan ibu hamil meningkat, instrumenyang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu hamil menggunakan kuesioner. Sebelum intervensi, ibu mengisi kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal, kemudian mengikuti sesi kelas edukasi setelah itu dilakukan post-test sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi 10,14. Disarankan edukasi penurunan AKI tetap dilanjutkan dengan pemantauan oleh Puskesmas dan kader agar ibu hamil mampu mengenali tanda bahaya secara dini dan keterlibatan dukungan dari keluarga.
Edukasi Gizi Berbasis Protein Hewani melalui Pemanfaatan Telur sebagai Upaya Pencegahan Stunting
Purnama Atmaja, Bayu;
Putri, Mega Arianti;
Diliyana , Yudha Fika
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47575/apma.v6i1.853
Tujuan Pengabdian Masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Stunting dengan pemberian edukasi gizi berbasis protein hewani. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus di Desa Taji, magetan. Sasaran kegiatan melibatkan sekitar 35 kader PKK dan Posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan dan diskusi interaktif. Metode evaluasi menggunakan desain pre-test dan pos-ttest dengan instrumen berupa kuesioner pengetahuan. Edukasi gizi berbasis pangan lokal seperti telur dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif dalam pencegahan Stunting di tingkat komunitas. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi gizi tentang telur efektif dalam meningkatkan pengetahuan anggota PKK dan dapat mendukung upaya pencegahan Stunting secara berkelanjutan di Desa Taji Kabupaten Magetan.