cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 346 Documents
Analisis Perlindungan Hukum Atas Hak Asuh Anak Dalam Perceraian Menurut Hukum Perdata Mailisa Adinda Putri
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines child custody in the context of divorce under civil law. The main objective of the research is to identify and analyze the laws governing child custody and to examine how these laws are applied in court. The study also explores the extent to which children’s rights are protected during the divorce process. To understand various perspectives and current legal practices, this research employs a qualitative method through legal document analysis based on statutory regulations and the Civil Code, as well as a review of relevant literature. The main findings indicate that legal decision-making prioritizes the best interests of the child, including maintaining relationships with both parents, safeguarding their physical, emotional, and educational needs, and protecting their fundamental rights. In such circumstances, strengthening the capacity of courts to handle divorce cases by comprehensively considering the best interests of the child becomes essential. Therefore, this study also focuses on the rights and obligations of parents toward their children in the event of divorce. Keywords: Child custody, legal protection, rights and obligations Abstrak Penelitian ini menyelidiki hak asuh anak dalam konteks perceraian menurut hukum perdata.Tujuan utama penelitian adalah untuk menemukan dan menganalisis undang-undang yang mengatur hak asuh anak dan melihat bagaimana undang-undang tersebut diterapkan di pengadilan. Penelitian ini juga melihat sejauh mana hak-hak anak dilindungi selama proses perceraian. Untuk memahami berbagai perspektif dan praktik hukum saat ini, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penelitian dokumen hukum berdasarkan Undang-undang dan Kitab Undang-Undang Perdata, dan analisis literatur. Penemuan utama dalam meneliti ini untuk kebaikan anak dalam pengambilan keputusan hukum, seperti menjaga hubungan mereka dengan kedua orang tua, melindungi mereka dari kebutuhan fisik, emosional, dan pendidikan mereka, dan melindungi hak asasi mereka. Dalam situasi seperti ini, peningkatan kapasitas pengadilan untuk menangani kasus perceraian dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik anak secara menyeluruh menjadi penting. Oleh karena itu, penelitian ini juga memfokuskan studinya dalam hak dan kewajiban orang tua terhadap anaknya jika terjadi perceraian. Kata Kunci: Hak Asuh Anak, Perlindungan Hukum, Hak dan kewajiban
Proses Pengujian Berat Pada Baja Tulangan Polos (BJTP) Muhammad Aji Badiuz Zaman
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plain reinforcing steel bars are one of the important components in reinforced concrete structures, particularly in non-structural elements that do not receive significant tensile loads. To ensure quality and compliance with technical standards such as SNI 2052:2017, weight testing is required to determine the mass per meter length of the steel bars. The Industrial Laboratory Service Unit of Tegal Regency plays a role in conducting this testing as part of construction material quality control. This study aims to comprehensively review the stages and procedures of weight testing for plain reinforcing steel bars carried out in the laboratory, starting from sample collection to the processing of test result data. The accuracy of the results is strongly influenced by factors such as equipment calibration, sample condition, and the precision of the testing personnel. Therefore, the implementation of standard operating procedures and the use of appropriate equipment are crucial aspects in ensuring the validity of test results. This study is expected to serve as a reference for industry practitioners, academics, and related stakeholders in efforts to improve construction quality and safety.   Keywords: Plain reinforcing steel bars, weight testing, material quality, SNI 2052:2017 standard, laboratory   Abstrak   Baja tulangan polos merupakan salah satu komponen penting dalam struktur beton bertulang, terutama pada bagian non-struktural yang tidak menerima beban tarik signifikan. Untuk menjamin mutu dan kesesuaian dengan standar teknis seperti SNI 2052-2017, diperlukan pengujian berat guna mengetahui massa jenis per meter panjang baja tersebut. UPT Laboratorium Perindustrian Kabupaten Tegal berperan dalam melakukan pengujian ini sebagai bagian dari pengawasan mutu material konstruksi. Kajian ini bertujuan untuk mengulas secara mendalam tahapan dan prosedur pengujian berat baja tulangan polos di laboratorium tersebut, mulai dari pengambilan sampel hingga pengolahan data hasil uji. Keakuratan hasil sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kalibrasi alat, kondisi sampel, serta ketelitian pelaksana uji. Oleh karena itu, penerapan prosedur operasional standar dan penggunaan peralatan yang sesuai menjadi aspek krusial dalam menjamin validitas hasil uji. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku industri, akademisi, dan pihak terkait dalam upaya meningkatkan mutu dan keselamatan konstruksi.   Kata Kunci: Baja tulangan polos, pengujian berat, mutu material, standar SNI 2052:2017, laboratorium
Legalitas Bukti Digital dalam Pembuktian Perkara Perdata di Era Siber Rizky Alpansa; Argha Yuliarsyah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology has significantly transformed the civil law evidentiary system in Indonesia. The transition from conventional written documents to electronic data has raised new challenges regarding the recognition and legality of digital evidence in civil court proceedings. This study aims to examine the legal basis, implementation, and juridical as well as technical challenges of digital evidence in the proof of civil cases in the cyber era. The research adopts a normative juridical approach with a descriptive-analytical method through library research, focusing on statutory regulations, legal doctrines, and relevant literature, particularly the Law on Electronic Information and Transactions (ITE Law). The findings indicate that digital evidence has been legally recognized as valid evidence; however, its application in practice still faces several obstacles, including the risk of data manipulation, limited technical competence among law enforcement officials, and the absence of comprehensive procedural rules in civil procedural law. Therefore, regulatory reform, capacity building for legal practitioners, and the strengthening of digital forensic mechanisms are essential to ensure legal certainty, justice, and effective evidentiary processes in the digital era.   Keywords: Digital evidence, civil proof, ITE Law, cyber law, digital forensics   Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pembuktian hukum perdata di Indonesia. Peralihan dari dokumen tertulis konvensional ke data elektronik menimbulkan tantangan baru terkait pengakuan dan legalitas bukti digital dalam proses peradilan perdata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dasar hukum, penerapan, serta tantangan yuridis dan teknis penggunaan bukti digital dalam pembuktian perkara perdata di era siber. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur terkait, khususnya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukti digital telah diakui secara hukum sebagai alat bukti yang sah, namun penerapannya masih menghadapi kendala berupa potensi manipulasi data, keterbatasan kompetensi teknis aparat penegak hukum, serta belum adanya pengaturan prosedural yang komprehensif dalam hukum acara perdata. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia hukum, serta penguatan peran forensik digital guna menjamin kepastian hukum, keadilan, dan efektivitas pembuktian di era digital.   Kata Kunci: Bukti digital, pembuktian perdata, UU ITE, hukum siber, forensik digital
Pernikahan Beda Agama Dan Penyelesaian Hukum Pembagian Harta Waris Anjani Fahmiyah Toyyibah; Rahmadilah Alifah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the legal mechanisms used to resolve inheritance disputes involving children of different religious backgrounds and evaluates the realization of the principle of justice in such settlements. Religious differences within families, whether caused by interfaith marriages or religious conversion, often become a source of conflict in inheritance distribution. Using a normative juridical research method, this study analyzes several Religious Court decisions related to inheritance disputes involving children of different religions. The findings show that there are two main patterns of dispute resolution. The first pattern is an amicable settlement through court mediation that results in a mutual agreement while still allocating a portion of the inheritance to children of different religions through grants, gifts, or wills. The second pattern is resolved through formal court proceedings, resulting in a Religious Court decision granting a mandatory will (wasiat wajibah) to non-Muslim children. These settlement mechanisms aim to realize justice, promote welfare, and minimize potential disputes while considering lineage and emotional ties between parents and children despite religious differences. Keywords: Inheritance dispute, children of different religions, Religious Court, justice, mandatory will   Abstrak Penelitian ini membahas mekanisme penyelesaian hukum terhadap sengketa warisan yang melibatkan anak-anak berbeda agama serta menilai sejauh mana prinsip keadilan dapat diwujudkan dalam penyelesaian tersebut. Perbedaan agama dalam keluarga, baik yang disebabkan oleh perkawinan antaragama maupun konversi agama, sering kali menjadi sumber konflik dalam pembagian warisan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menganalisis sejumlah putusan Pengadilan Agama yang berkaitan dengan sengketa warisan anak berbeda agama. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua pola penyelesaian sengketa. Pola pertama dilakukan melalui mediasi di pengadilan yang menghasilkan kesepakatan damai dengan tetap memberikan bagian warisan kepada anak berbeda agama melalui hibah, pemberian, atau wasiat. Pola kedua ditempuh melalui proses persidangan formal yang berujung pada putusan Pengadilan Agama berupa pemberian wasiat wajibah kepada anak non-Muslim. Mekanisme penyelesaian ini bertujuan untuk mewujudkan keadilan, meningkatkan kesejahteraan, dan meminimalkan potensi konflik dengan tetap mempertimbangkan hubungan kekerabatan dan ikatan emosional antara orang tua dan anak meskipun berbeda agama. Kata Kunci: Sengketa warisan, anak berbeda agama, Pengadilan Agama, keadilan, wasiat wajibah
Optimasi Gerakan Kerja Operator Las Dengan Pendekatan Pengukuran Waktu Tidak Langsung (Work Factor System) Rizki Ramadhan; Budiharjo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the standard time for welding operator activities using the Work Factor (WF) indirect measurement method. Data were obtained by identifying key variables, including body members used, displacement distance, manual control requirements, and resistance factors. The analysis of 10 micro-motion elements reveals a dominance of arm (A) usage with a total normal time of 0.0630 minutes. Including a 10% allowance, the final standard time is established at 0.0693 minutes per cycle. This study provides an accurate time standard for optimizing production management in welding workshops. Keywoards: Standard Time,Work Factor,Welding Operator Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan waktu baku pada aktivitas operator las menggunakan metode pengukuran tidak langsung Work Factor (WF). Data diperoleh melalui identifikasi variabel utama yang meliputi anggota tubuh terpakai, jarak perpindahan, kebutuhan kontrol manual, dan beban yang menghambat gerakan. Hasil analisis terhadap 10 elemen gerakan mikro menunjukkan dominasi penggunaan lengan (A) dengan total waktu normal sebesar 0,0630 menit. Dengan tambahan kelonggaran (allowance) sebesar 10%, diperoleh waktu baku akhir sebesar 0,0693 menit per siklus. Penelitian ini memberikan standar waktu yang akurat untuk optimalisasi manajemen produksi di bengkel las. Kata kunci : Waktu Baku,Work Factor, Operator Las
Pengembangan Media Pembelajaran Buku Pop-Up Digital Berbasis Kode QR untuk Meningkatkan Literasi Membaca dan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar : Systematic Literature Review (SLR) Ahmad Yusron; Liyana Sunanto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The QR Code–based digital Pop-Up Book is designed to improve reading skills and digital literacy among elementary school students. Through an analysis of 15 articles from various national and international journals, it was found that this medium is highly valid and practical for use. The research results indicate a significant improvement in students’ learning outcomes and reading interest after using this medium, particularly in science, civics, and thematic learning. In addition, this medium is able to integrate the advantages of printed and digital media, providing a more engaging and interactive learning experience. However, further research on a larger scale and over a longer period is still needed to ensure its sustained effectiveness across various learning contexts.   Keywords: Pop-Up Book, QR Code, Reading Literacy, Digital Literacy, Elementary School   Abstrak Buku Pop-Up digital berbasis Kode QR dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan literasi digital siswa sekolah dasar. Melalui analisis terhadap 15 artikel dari berbagai jurnal nasional dan internasional, ditemukan bahwa media ini sangat valid dan praktis untuk digunakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dan minat baca siswa yang signifikan setelah menggunakan media ini, terutama pada pembelajaran IPA, PPKn, dan tematik. Selain itu, media ini mampu mengintegrasikan keunggulan media cetak dan digital, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Namun, penelitian lebih lanjut dalam skala yang lebih besar dan jangka panjang masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya yang berkelanjutan dalam berbagai konteks pembelajaran.   Kata Kunci: Buku Pop-Up, Kode QR, Literasi Membaca, Literasi Digital, Sekolah Dasar
Penggunaan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kinerja Manajemen Usaha Mikro Vivi Zahrotul Muniroh
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology provides significant opportunities for micro-enterprises to improve their managerial performance. Micro-enterprises often face various challenges, such as unorganized financial records, limited marketing reach, and inefficient operational management. This study aims to analyze the use of digital technology in improving the management performance of micro-enterprises. The research method used is a literature study by reviewing relevant scientific journals, books, and academic sources. The results indicate that digital technologies such as digital cashier applications, social media, and non-cash payment systems can improve operational efficiency, management effectiveness, and competitiveness of micro-enterprises. Therefore, digital technology can be a strategic solution for enhancing micro-enterprise management performance. Keywords: digital technology, management, micro-enterprises, performance   Abstrak Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi usaha mikro dalam meningkatkan kinerja manajemennya. Usaha mikro sering menghadapi berbagai kendala, seperti pencatatan keuangan yang belum tertata, pemasaran yang terbatas, serta pengelolaan operasional yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknologi digital dalam meningkatkan kinerja manajemen usaha mikro. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital seperti aplikasi kasir digital, media sosial, dan sistem pembayaran non-tunai mampu meningkatkan efisiensi operasional, efektivitas manajemen, serta daya saing usaha mikro. Dengan demikian, teknologi digital dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kinerja manajemen usaha mikro. Kata kunci: teknologi digital, manajemen, usaha mikro, kinerja
Konsep Pendidikan Adab dalam Kitab Al-Jāmi‘ Bulūgh al-Marām Karya Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Nasional Muhammad Syahdan; Iskandar Yusuf
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education of adab constitutes a fundamental foundation in shaping individuals with noble character. In the context of Islamic education, the concept of adab holds a central position and serves as a primary objective of the educational process. This article aims to examine the concept of adab education as presented in Al-Jāmi‘ Bulūgh al-Marām by Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani and to analyze its relevance to the objectives of National Education. This study employs a qualitative method with a library research approach. The primary data source is the book Bulūgh al-Marām, while secondary sources include books, scholarly journals, and official documents related to national education. The findings indicate that the concept of adab education in Bulūgh al-Marām emphasizes spiritual, moral, and social development, which aligns with the objectives of National Education, particularly in forming individuals who are faithful, pious, morally upright, and responsible. Therefore, adab education from the perspective of hadith remains highly relevant and can serve as a conceptual foundation for strengthening character education in Indonesia.   Keywords: adab education; Bulūgh al-Marām; Ibnu Hajar Al-Asqalani; Islamic education; national education objectives.   AbstrakPendidikan adab merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter manusia yang berakhlak mulia. Dalam konteks pendidikan Islam, konsep adab memiliki kedudukan yang sangat penting dan menjadi tujuan utama dari proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan adab dalam kitab Al-Jāmi‘ Bulūgh al-Marām karya Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani serta menganalisis relevansinya dengan tujuan Pendidikan Nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data utama adalah kitab Bulūgh al-Marām, sedangkan sumber pendukung berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi terkait pendidikan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan adab dalam Bulūgh al-Marām mencakup pembinaan sikap spiritual, moral, dan sosial yang selaras dengan tujuan Pendidikan Nasional, khususnya dalam pembentukan manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pendidikan adab dalam perspektif hadis memiliki relevansi yang kuat dan dapat dijadikan landasan dalam penguatan pendidikan karakter di Indonesia.   Kata kunci: pendidikan adab; Bulūgh al-Marām; Ibnu Hajar Al-Asqalani; pendidikan Islam; tujuan Pendidikan Nasional.
Perawatan Mesin Husker Di Perum SPP Bulog Kendal Afif Khoerul Umam; M. Agus Shidiq
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The husker machine is one of the essential components in the rice milling process at Perum SPP BULOG Kendal. This machine functions to separate the husk from brown rice. This study aims to examine the maintenance system of the husker machine and to identify common problems that frequently arise, particularly those related to machine performance and efficiency in the husking process. The method used was direct observation during field work practice. The results of the observations indicate that the maintenance applied is preventive maintenance, carried out periodically every three months. Several common problems were identified, including a poor husking ratio and a high amount of husk mixed with the rice. The solutions implemented include adjusting the pressure of the rubber rolls and setting the air sorting valve. With proper maintenance, machine performance can be maintained and the risk of severe damage can be minimized. Keywords: Husker machine, machine maintenance, preventive maintenance, rice milling.   Abstrak Mesin husker merupakan salah satu komponen penting dalam proses penggilingan padi di Perum SPP BULOG Kendal. Mesin ini berfungsi untuk memisahkan kulit gabah dari beras pecah kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem perawatan mesin husker serta mengidentifikasi permasalahan yang sering muncul, khususnya yang berkaitan dengan performa mesin dan efisiensinya dalam proses pengupasan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung selama praktik kerja lapangan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jenis perawatan yang diterapkan adalah preventive maintenance yang dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Beberapa permasalahan umum yang ditemukan antara lain husking ratio yang rendah dan banyaknya sekam yang tercampur dalam beras. Solusi yang dilakukan meliputi penyesuaian tekanan rubber roll serta penyetelan katup sortir angin. Dengan perawatan yang tepat, performa mesin dapat dipertahankan dan kerusakan fatal dapat dihindari.   Kata kunci: Mesin husker, perawatan mesin, preventive maintenance, penggilingan padi.
Analisis Penerapan Good Corporate Governance Pada PT Bio Farma (Persero) Yuliana; T. Zaskya Azhar Azaddin; Radiansyah; Ahmad Wahyudi Zein
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) is a corporate governance system aimed at enhancing company value sustainably through the implementation of the principles of transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. Inconsistent implementation of GCG can create opportunities for fraud and reduce the trust of investors and stakeholders. This study aims to analyze the implementation of Good Corporate Governance principles at PT Bio Farma (Persero), one of the strategic State-Owned Enterprises (SOEs) in the life sciences sector. The research method used is qualitative with a case study approach, utilizing secondary data obtained from the official website of PT Bio Farma (Persero). The analysis is conducted descriptively on company policies, organizational structure, and corporate governance practices related to GCG principles. The results indicate that PT Bio Farma (Persero) has implemented GCG principles fairly well through information transparency, clear division of duties and responsibilities, compliance with laws and regulations, risk management, and fair treatment of stakeholders. Nevertheless, the implementation of GCG still needs to be continuously improved to more optimally support company performance and business sustainability amid global competition. Keywords: Good Corporate Governance, Corporate Governance, State-Owned Enterprise, PT Bio Farma, Transparency Abstrak Good Corporate Governance (GCG) merupakan sistem tata kelola perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Penerapan GCG yang tidak konsisten dapat membuka peluang terjadinya kecurangan (fraud) serta menurunkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Good Corporate Governance pada PT Bio Farma (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di bidang lifescience. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi PT Bio Farma (Persero). Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap kebijakan, struktur organisasi, serta praktik tata kelola perusahaan yang berkaitan dengan prinsip-prinsip GCG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bio Farma (Persero) telah menerapkan prinsip-prinsip GCG secara cukup baik melalui keterbukaan informasi, kejelasan pembagian tugas dan tanggung jawab, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, pengelolaan risiko, serta perlakuan yang adil terhadap pemangku kepentingan. Meskipun demikian, penerapan GCG masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan agar dapat lebih optimal dalam mendukung kinerja perusahaan dan keberlanjutan usaha di tengah persaingan global. Kata kunci: Good Corporate Governance, Tata Kelola Perusahaan, BUMN, PT Bio Farma, Transparansi