cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 376 Documents
Penyuluhan Pengelolaan Sampah Daur Ulang Untuk Guru Sekolah Dasar Mendorong Pendidikan Berbasis Green Education Adinda Nazwa Kharisma; Ina Magdalena; Riski Firmansyah; Fadhillah Dwi Indriani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental-based education, or Green Education, is an essential approach in shaping a generation that cares about environmental sustainability from an early age. This study aims to describe the implementation of recycling waste management training for elementary school teachers as an effort to promote the application of Green Education in the learning process. The training activity was carried out at SDN Lengkong Wetan 1, involving five classroom teachers and ten subject teachers through three main methods: observation, guidance and training, and participatory discussion. The results show an increase in teachers’ understanding and awareness of the importance of waste management and its relevance to students’ character development. Teachers became more enthusiastic in practicing simple waste management techniques, such as composting and reusing materials as teaching media. Furthermore, a collective commitment emerged among teachers to integrate the principles of Green Education into thematic curricula and the Projek Profil Pelajar Pancasila within the Independent Curriculum, particularly under the theme of sustainable lifestyle. These findings confirm that training not only enriches teachers’ knowledge but also plays a strategic role in fostering an environmentally friendly school culture. Therefore, recycling waste management training for elementary school teachers can be an effective step in strengthening the implementation of Green Education while supporting the formation of environmentally conscious future generations. Keywords: Green Education, training, waste management, elementary school, Independent Curriculum. Abstrak Pendidikan berbasis lingkungan atau Green Education menjadi salah satu pendekatan penting dalam membentuk generasi yang peduli terhadap kelestarian alam sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penyuluhan pengelolaan sampah daur ulang bagi guru sekolah dasar sebagai upaya mendorong penerapan Green Education dalam proses pembelajaran. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di SDN Lengkong Wetan 1 dengan melibatkan lima guru kelas dan sepuluh guru mata pelajaran melalui tiga metode utama, yaitu observasi, bimbingan dan pelatihan, serta diskusi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran guru mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta relevansinya dengan pembentukan karakter siswa. Guru menjadi lebih antusias dalam mempraktikkan teknik pengolahan sampah sederhana, seperti pembuatan kompos dan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran. Selain itu, muncul komitmen kolektif dari guru untuk mengintegrasikan prinsip Green Education ke dalam kurikulum tematik dan Projek Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka, khususnya tema gaya hidup berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan tidak hanya memperkaya wawasan guru, tetapi juga berperan strategis dalam membangun budaya sekolah yang ramah lingkungan. Dengan demikian, penyuluhan pengelolaan sampah daur ulang bagi guru sekolah dasar dapat menjadi langkah efektif dalam memperkuat implementasi Green Education sekaligus mendukung terbentuknya generasi berkarakter peduli lingkungan. Kata kunci: Pendidikan Hijau, penyuluhan, pengelolaan sampah, sekolah dasar, Kurikulum Merdeka.
Strategi Komunikasi Pemasaran CV Lembaga Konsultasi Dan Bimbingan Belajar Indonesia College Depok Dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik Nala Maisa Priskila; Robbikal Muntaha Meliala; Teguh Tri Susanto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education plays an essential role in shaping individual quality and the future of generations. Amid the growing need for additional learning support outside formal schools, tutoring institutions have emerged as one of the solutions widely chosen by society. This study examines the marketing communication strategies implemented by CV Lembaga Konsultasi dan Bimbingan Belajar Indonesia College Depok in its efforts to increase and retain students. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation involving management, marketing teams, and students. The findings indicate that the institution applies an integrated communication strategy, utilizing digital media such as Instagram alongside offline activities including school visits and educational programs like free tryouts. Through the SOSTAC model (Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control), the analysis reveals that the consistent combination of digital promotion and face-to-face interaction effectively strengthens the institution’s competitiveness, while reinforcing the role of tutoring as a relevant partner in non-formal education. Pendidikan memegang peran penting dalam membentuk kualitas individu dan masa depan generasi. Di tengah semakin tingginya kebutuhan akan pendampingan belajar di luar sekolah formal, lembaga bimbingan belajar hadir sebagai salah satu solusi yang banyak dipilih masyarakat. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh CV Lembaga Konsultasi dan Bimbingan Belajar Indonesia College Depok dalam upaya meningkatkan dan mempertahankan peserta didik. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi bersama pihak manajer, tim pemasaran, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga menjalankan strategi komunikasi terpadu, baik melalui media digital seperti Instagram, maupun melalui kegiatan langsung di sekolah dan program edukatif berupa tryout gratis. Analisis dengan model SOSTAC (Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control) memperlihatkan bahwa kombinasi promosi digital dan interaksi tatap muka secara konsisten mampu memperkuat daya saing lembaga, sekaligus mendukung peran bimbingan belajar sebagai mitra pendidikan nonformal yang relevan di masyarakat. Kata kunci: strategi komunikasi pemasaran, bimbingan belajar, SOSTAC, media sosial, pendidikan nonformal
Makna Desain Maskot “Deri & Dara” Sebagai Simbol Pilkada Depok 2024 Arik Azel Syahputra; Susilowati; Selvy Maria Widuhung
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the meaning of the “Deri & Dara” mascot as a symbol of the 2024 Depok Regional Election using Charles Sanders Peirce’s semiotic approach. The mascot is considered a visual communication medium that represents local identity and democratic values. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through observation, documentation, and an in-depth interview with the mascot designer, Bayu Eko Nurtanto.The findings reveal that in terms of icon, the starfruit, nail, and ballot paper directly represent the election process. As an index, the mascot’s gestures reflect cheerfulness, courage, and confidence, while the starfruit philosophy symbolizes balance and healthy democratic growth. At the symbolic level, the names “Deri” (Depok Riang) and “Dara” (Pilkada Gembira), the Hobo typeface, and the colors yellow, green, red, and white communicate optimism and active citizen participation.This, “Deri & Dara” function both as a visual identity and as a political communication medium integrating local values with democratic spirit. Keywords: Meaning of Design, Mascot, Symbol, Semiotics Charles Sanders Abstrak Penelitian ini membahas makna desain maskot “Deri & Dara” sebagai simbol Pilkada Depok 2024 melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Maskot dipandang sebagai media komunikasi visual yang merepresentasikan identitas lokal dan nilai demokrasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan desainer maskot, Bayu Eko Nurtanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek ikon, belimbing, paku pencoblos, dan surat suara menjadi representasi langsung Pilkada. Pada aspek indeks, gestur tubuh maskot merefleksikan keceriaan, keberanian, dan kepercayaan diri, sementara filosofi belimbing melambangkan keseimbangan demokrasi. Pada aspek simbol, nama “Deri” (Depok Riang) dan “Dara” (Pilkada Gembira), tipografi Hobo, serta warna kuning, hijau, merah, dan putih mengomunikasikan optimisme serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, maskot “Deri & Dara” berfungsi sebagai identitas visual sekaligus medium komunikasi politik yang mengintegrasikan nilai lokal dan semangat demokrasi. Kata Kunci: Makna Desain, Maskot , Simbol, Semiotika Charles Sanders Peirce
Pengembangan Media Komik Digital Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Di Kelas 3 SD 015921 Nina Khairunnisa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Comic media is one type of instructional medium used to develop and facilitate students’ understanding of lessons delivered by teachers. This study aims to develop and describe the validity of a digital comic medium for third-grade students’ reading comprehension. The research employed a development approach using the 4D model, which consists of the stages of definition, design, development, and dissemination. In this study, the process was carried out only up to the development stage. Data collection techniques included interviews and validation questionnaires. Data analysis techniques comprised two types: (1) qualitative analysis derived from validator comments, and (2) quantitative analysis based on questionnaire scores completed by the validators.The results of the study show that the educational digital comic for reading comprehension meets the criteria of being highly valid, with average validation scores as follows: content 80%, language 100%, and media 80%. Based on these percentages, the educational comic for reading comprehension is considered valid and suitable for use in elementary schools. Keywords: Digital Comics, Reading Comprehension, 4D Model, Development   Abstrak Media komik merupakan salah satu jenis media yang digunakan untuk mengembangkan dan memudahkan Siswa untuk menerima pemahaman pembelajaran oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendeskripsikan validitas media komik digital untuk membaca pemahaman siswa kelas 3. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan model 4D dengan tahapan definisi, desain, pengembangan dan desiminasi. Dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan angket validasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari 2 macam yaitu 1) teknik analisis data kualitatif yang diperoleh dari komentar validator dan 2) teknik analisis data kuantitatif yang diperoleh dari skor angket yang diisi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik digital edukasi untuk membaca pemahaman siswa yang dapat dipakai untuk sekolah dasar sebagai media yang sudah memenuhi kriteria sangat valid, skor rata-rata validasi 1 : materi 80%, bahasa 100% dan Media 80%. Melalui persentase yang diperoleh maka komik edukasi untuk membaca pemahaman siswa ini dikatakan valid dan layak digunakan. Kata Kunci: Komik Digital, Membaca Pemahaman, 4D, Pengembangan
Pengaruh Personal Branding Jennifer Coppen Terhadap Minal Beli Produk Deodorant Jennskin Ernila Gusari Siregar; Iin Soraya, S.Sos, M.M, M.I.Kom; Yogi Ariska, M.I.Kom
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the current era of digital marketing, many brands increasingly utilize public figures to enhance brand image and capture consumer attention, especially among young adults who are active on social media. This study seeks to explore the extent to which personal branding impacts the purchase intention of Jennskin deodorant products among young adult communities. A quantitative approach was applied through a survey method involving 100 participants aged 20 to 35. The research instrument a structured questionnaire was validated and tested for reliability to ensure data accuracy. The data were then analyzed using simple linear regression. The findings reveal that personal branding has a statistically significant effect on purchase intention. The regression coefficient value of 0.243 and a significance level of 0.000 indicate a strong positive relationship. Additionally, the R Square value of 0.437 implies that 43.7% of the variation in purchase intention can be attributed to personal branding, while the remaining 56.3% may result from other external factors. In summary, personal branding plays a key role in influencing consumer buying interest, particularly within young adult groups who are frequently exposed to public figures through digital platforms. Keywords: Personal Branding, Purchase Intention, Young Adults  Abstrak Dalam era pemasaran digital saat ini, penggunaan figur publik semakin banyak dimanfaatkan oleh berbagai merek untuk memperkuat citra produk dan menarik perhatian konsumen, terutama kelompok dewasa muda yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh personal branding terhadap minat beli produk deodorant Jennskin di kalangan komunitas dewasa muda.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei kepada 100 responden berusia 20–35 tahun. Instrumen kuesioner yang digunakan telah melewati uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kelayakan data. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Temuan penelitian menunjukkan bahwa personal branding berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli. Hal ini terlihat dari nilai koefisien regresi sebesar 0,243 dan signifikansi 0,000, yang mengindikasikan adanya hubungan positif. Nilai R Square sebesar 0,437 menunjukkan bahwa 43,7% variasi minat beli dapat dijelaskan oleh personal branding, sementara sisanya disebabkan oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kesimpulannya, personal branding menjadi faktor penting dalam membentuk keputusan konsumen untuk membeli, khususnya bagi kelompok dewasa muda yang sangat terpapar oleh konten media digital. Kata Kunci: Personal Branding, Minat Beli, Dewasa Muda
Evaluasi Keterlaksanaan Penilaian Autentik Dalam Pembelajaran IPA Kelas 3 Di SDN Tanah Tinggi 7 Tangerang Berbasis Green Education Siti Nuraisyah; Ina Magdalena; Khairiyah Rahma Salsabila; Lola Andika Rahmadany
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Authentic assessment is an evaluation approach that emphasizes students' concrete skills through contextual tasks related to everyday life. In science learning in lower elementary school grades, authentic assessment is highly relevant because students are at the early stages of development, developing scientific concepts and environmental attitudes. This study aims to evaluate the implementation of authentic assessment in green education-based science learning, encompassing aspects of planning, implementation, and evaluation by teachers, as well as its impact on student engagement. The research method used a descriptive qualitative approach with a case study design in three elementary schools that integrate green education principles into science learning. Data were collected through observations of learning activities, interviews with teachers, principals, and students, and document analysis in the form of lesson plans, assessment rubrics, and student portfolios. Data validation was strengthened by triangulation of sources and techniques, while analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that teachers have attempted to integrate environmental issues into the planning and implementation of science lessons, such as through simple recycling projects, observing plant growth, and maintaining a clean school environment. However, the authentic assessment instruments used still predominantly assess cognitive aspects, while affective and psychomotor aspects have not been systematically designed. Barriers faced by teachers include limited time, learning resources, and technical understanding in developing comprehensive assessment rubrics. Nevertheless, the implementation of authentic assessment has been shown to increase student learning motivation and foster early awareness of the importance of environmentally friendly behavior. This study concludes that the implementation of authentic assessment in lower-grade elementary school science lessons based on green education has been ongoing but is not yet optimal. The development of practical guidelines, ongoing training, and support from simple facilities are needed so that teachers can implement authentic assessment more consistently and measurably. Abstrak Penilaian autentik merupakan pendekatan evaluasi yang menekankan pada keterampilan nyata peserta didik melalui tugas yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pada pembelajaran IPA di sekolah dasar kelas rendah, penilaian autentik sangat relevan karena siswa sedang berada pada tahap perkembangan awal dalam membangun konsep ilmiah sekaligus sikap peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keterlaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran IPA berbasis green education, mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan guru, serta dampaknya terhadap keterlibatan siswa.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada tiga sekolah dasar yang mengintegrasikan prinsip green education dalam pembelajaran IPA. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan belajar, wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, serta analisis dokumen berupa RPP, rubrik penilaian, dan portofolio siswa. Validasi data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik, sementara analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya mengintegrasikan isu lingkungan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPA, seperti melalui proyek daur ulang sederhana, pengamatan pertumbuhan tanaman, serta kegiatan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Namun, instrumen penilaian autentik yang digunakan masih dominan menilai aspek kognitif, sedangkan aspek afektif dan psikomotorik belum dirancang secara sistematis. Hambatan yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, sarana pembelajaran, serta pemahaman teknis dalam menyusun rubrik penilaian yang komprehensif. Meskipun demikian, penerapan penilaian autentik terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa dan menumbuhkan kesadaran awal terhadap pentingnya perilaku ramah lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran IPA SD kelas rendah berbasis green education telah berjalan namun belum optimal. Diperlukan pengembangan panduan praktis, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan fasilitas sederhana agar guru dapat menerapkan penilaian autentik secara lebih konsisten dan terukur. Kata kunci: Penilaian autentik, Pembelajaran IPA, Sekolah Dasar Kelas Rendah, Green Education  
Analisis Determinan Kenaikan Berat Badan Pada Pengguna KB Suntik 3 Bulan di Puskesmas Semper Barat 1 Jakarta Utara Tria Sofiyatun; Revinel; Heri Rosyati
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The 3-month injectable contraceptive (DMPA) is a hormonal contraceptive method widely used by women of childbearing age due to its high effectiveness and ease of use, with a national prevalence of 32.4% in 2023. However, side effects such as weight gain are often the main reason for users to discontinue use or switch to other contraceptive methods. In North Jakarta, the coverage of 3-month injectable contraceptive use in 2024 was recorded at 79.60%, still below the national target of 90% as stated in the Ministry of Health and BKKBN guidelines (2021). One area with a significant decline was Semper Barat 1 Community Health Center, where the number of users decreased from 59.5% in 2023 to 34.5% in 2024. Several factors suspected of contributing to weight gain in users include age, education level, number of children (parity), low fruit and vegetable consumption, and duration of hormonal contraceptive use. Objective: This study aimed to analyze the relationship between age, education level, parity, low fruit and vegetable intake, and duration of three-month injectable contraceptive use with weight gain among acceptors at Puskesmas Semper Barat 1, North Jakarta, during the period of July to December 2024. Methods: This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 69 respondents were selected using a total sampling technique. Data were collected using secondary data sources and analyzed using the Chi-square test. Results: The findings revealed a significant relationship between parity and low fruit and vegetable intake with weight gain (p < 0.05). In contrast, age, education level, and duration of contraceptive use did not show a statistically significant relationship (p > 0.05). Conclusion: Parity and low intake of fruits and vegetables play an important role in weight gain among users of three-month injectable contraception. Therefore, regular education and counseling on healthy lifestyle habits are essential to minimize side effects and support the continued and effective use of contraception. Keywords: 3-month injectable contraceptive, weight gain, parity, low fruit and vegetable intake, reproductive-age women  Abstrak Latar belakang: Kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA) merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan oleh wanita usia subur karena efektivitasnya yang tinggi dan kemudahan dalam penggunaan, dengan prevalensi penggunaannya secara nasional mencapai 32,4% pada tahun 2023. Meskipun demikian, efek samping seperti kenaikan berat badan sering menjadi alasan utama bagi akseptor untuk menghentikan penggunaan atau beralih ke metode kontrasepsi lain. Di wilayah Jakarta Utara, cakupan penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan pada tahun 2024 tercatat sebesar 79,60%, masih berada di bawah target nasional sebesar 90% sebagaimana tercantum dalam pedoman Kementerian Kesehatan dan BKKBN (2021). Salah satu wilayah dengan penurunan signifikan adalah Puskesmas Semper Barat 1, di mana jumlah pengguna mengalami penurunan dari 59,5% pada tahun 2023 menjadi 34,5% pada tahun 2024. Beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap kenaikan berat badan pada akseptor antara lain umur, tingkat pendidikan, jumlah anak (paritas), rendahnya konsumsi sayur dan buah, serta lama penggunaan kontrasepsi hormonal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia, tingkat pendidikan, paritas, kurang makan sayur & buah, dan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan pada akseptor di Puskesmas Semper Barat 1, Jakarta Utara, pada periode Juli hingga Desember 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel berjumlah 69 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Data Sekunder dan dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paritas dan kurang makan sayur & buah dengan kenaikan berat badan (p < 0,05). Sementara itu, usia, tingkat pendidikan, dan lama penggunaan kontrasepsi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p > 0,05). Kesimpulan: Paritas dan kurang makan sayur & buah memiliki peran penting terhadap kenaikan berat badan pada pengguna kontrasepsi suntik 3 bulan. Oleh karena itu, edukasi dan konseling rutin mengenai gaya hidup sehat perlu dilakukan untuk meminimalkan efek samping dan mendukung keberlanjutan penggunaan kontrasepsi secara efektif. Kata kunci: kontrasepsi suntik 3 bulan, kenaikan berat badan, paritas, kurang makan sayur & buah, wanita usia subur
Pengaruh Kolaborasi Dan Promosi Digital Oleh  Tomoro Coffeee X Jujutsu Kaisen Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen (Survei Pada Pengikut di Instagram @ankokumedia) Ajeng Tasya; Yoki Oktorian Sukardi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of collaboration and digital promotion conducted by Tomoro Coffee x Jujutsu Kaisen on consumer purchasing decisions, with followers of the Instagram account @ankokumedia as the research object. The research employed a quantitative method with a descriptive and verificative approach, involving 100 respondents selected using purposive sampling. The descriptive analysis results show that the collaboration variable falls into the strong category with an index score of 78.53%, digital promotion also falls into the strong category with a score of 73.33%, and purchasing decisions fall into the moderately strong category with a score of 66.5%. Multiple linear regression analysis revealed that both collaboration and digital promotion have a positive and significant influence on purchasing decisions, both partially and simultaneously. The coefficient of determination (R²) value of 62.4% indicates that these two independent variables substantially explain variations in purchasing decisions, while the remaining percentage is influenced by other factors outside this study. The findings indicate that collaboration has a more dominant influence compared to digital promotion. This suggests that integrating pop culture elements through brand partnerships with popular entertainment franchises can significantly enhance consumer interest and purchasing decisions, particularly among fan communities. Theoretically, this study contributes to the development of literature on cross-industry collaboration strategies and digital promotion. Practically, the results provide recommendations for F&B businesses to optimize creative collaborations and online promotions relevant to pop culture trends to strengthen engagement and drive consumer purchasing decisions. Keywords: Collaboration, Digital Promotion, Purchase Decision, Anime, Tomoro Coffeee, Jujutsu Kaisen.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kolaborasi dan promosi digital yang dilakukan oleh Tomoro Coffee x Jujutsu Kaisen terhadap keputusan pembelian konsumen, dengan pengikut akun Instagram @ankokumedia sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, melibatkan 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel kolaborasi berada pada kategori kuat dengan skor indeks 78,53%, promosi digital berada pada kategori kuat dengan skor 73,33%, dan keputusan pembelian berada pada kategori cukup kuat dengan skor 66,5%. Analisis regresi linear berganda mengungkapkan bahwa kolaborasi dan promosi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 62,4% menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut mampu menjelaskan variasi keputusan pembelian secara substansial, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi memiliki pengaruh yang lebih dominan dibanding promosi digital. Hal ini mengindikasikan bahwa integrasi unsur pop culture melalui kerja sama merek dengan waralaba hiburan populer dapat secara signifikan meningkatkan minat dan keputusan pembelian konsumen, khususnya di kalangan komunitas penggemar. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur mengenai strategi pemasaran berbasis kolaborasi lintas industri dan promosi digital. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku bisnis F&B untuk mengoptimalkan kerja sama kreatif dan promosi daring yang relevan dengan tren budaya populer, guna memperkuat keterlibatan dan mendorong keputusan pembelian konsumen. Kata Kunci: Kolaborasi, Promosi Digital, Keputusan Pembelian, Anime, Tomoro Coffee, Jujutsu Kaisen.
Strategi Media Relations Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dalam Membangun Citra Positif Institusi Selri Febriani; Robbikal Muntaha Meliala; Teguh Tri Susanto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the media relations strategy implemented by the Secretariat of the Regional House of Representatives (DPRD) of Bogor Regency in building a positive institutional image. Using a qualitative descriptive approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The research reveals that the media relations strategy in the DPRD Secretariat is still situational and lacks a structured annual strategic plan. Although press releases are routinely issued, press conferences and media gatherings have not been optimally conducted. The major challenges identified include limited human resources and publishing infrastructure. However, the public relations team has established cooperation with local media and made use of digital platforms. The strategy has contributed to the institutional image but requires improvements in structure, consistency, and resource enhancement. This article offers recommendations for enhancing the implementation of media relations strategies in local legislative institutions. Abstrak Penelitian ini mengkaji strategi media relations yang diterapkan oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dalam membangun citra positif institusi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi media relations yang diterapkan di Sekretariat DPRD Kabupaten Bogor masih bersifat situasional dan belum disusun dalam rencana strategis tahunan. Meskipun press release dilakukan secara rutin, kegiatan press conference dan media gathering belum dilakukan secara optimal. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur publikasi. Namun, tim humas telah menjalin kerja sama dengan media lokal dan memanfaatkan platform digital. Strategi ini telah memberikan kontribusi terhadap citra institusi, namun masih memerlukan perbaikan dalam hal struktur, konsistensi, dan penguatan sumber daya. Artikel ini memberikan rekomendasi untuk perbaikan lebih lanjut dalam penerapan strategi media relations di lembaga legislatif daerah. Kata Kunci: Strategi Media Relations, Citra Institusi, Komunikasi Publik, DPRD, Strategi Komunikasi
Pengaruh Komunikasi Persuasif Host Live Streaming Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Fauzia Oktasavina; Arina Muntazah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of persuasive communication delivered by Hosts during live streaming sessions on consumer purchasing decisions for Bonvie Haircare products. The research background is based on the development of digital technology and the rise of live streaming commerce, which have transformed interaction patterns and consumer purchasing processes. This study employs a quantitative approach using a survey method, involving 86 purposively selected respondents who were active viewers of Bonvie live streaming and had purchased products. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption checks, and simple linear regression to test the hypotheses. The findings reveal a positive and significant influence of Host persuasive communication on purchasing decisions. The components of Host credibility, message content combining logic and emotion, and an interactive communication style were proven effective in increasing purchase interest, encouraging buying decisions, and contributing to consumer loyalty. The coefficient of determination indicates that persuasive communication contributes substantially to variations in purchasing decisions, although other external factors also play a role. These findings recommend that businesses maximize persuasive communication strategies through credible Host selection, strong product benefit messaging, and responsive interaction to improve digital marketing effectiveness and sales conversion, particularly in younger consumer segments. This study also opens opportunities for further research on mediation and moderation variables. Abstrak Penelitian ini mengkaji pengaruh komunikasi persuasif yang dilakukan oleh Host pada sesi live streaming terhadap keputusan pembelian konsumen produk Bonvie Haircare. Latar penelitian didasari oleh perkembangan teknologi digital dan peningkatan praktik live streaming commerce yang mengubah pola interaksi serta proses pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 86 responden yang dipilih secara purposive; responden merupakan penonton aktif live streaming Bonvie yang pernah melakukan pembelian. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, pemeriksaan asumsi klasik, serta regresi linier sederhana untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan komunikasi persuasif Host terhadap keputusan pembelian. Komponen kredibilitas Host, isi pesan yang menggabungkan logika dan emosi, serta gaya komunikasi yang interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan minat beli, mendorong keputusan membeli, dan berkontribusi pada loyalitas konsumen. Koefisien determinasi menandakan bahwa komunikasi persuasif memberikan kontribusi substansial terhadap variasi keputusan pembelian, meskipun faktor eksternal lain juga berperan. Temuan ini merekomendasikan agar pelaku usaha memaksimalkan strategi komunikasi persuasif melalui pemilihan Host yang kredibel, penguatan pesan manfaat produk, dan interaksi responsif untuk meningkatkan efektivitas pemasaran digital serta konversi penjualan, khususnya di segmen konsumen muda. Penelitian ini juga membuka peluang studi lanjutan mengenai variabel mediasi dan moderasi. Kata kunci: Bonvie Haircare, Host live streaming, keputusan pembelian, komunikasi persuasif, pemasaran digital.

Page 4 of 38 | Total Record : 376