cover
Contact Name
Feri Nugroho
Contact Email
admin@eduscience.id
Phone
+6285158832022
Journal Mail Official
admin@eduscience.id
Editorial Address
Jl. Swadaya, Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by Edu Science Indonesia
ISSN : -     EISSN : 3062987X     DOI : https://doi.org/10.70608
Core Subject : Education,
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ANDARA memuat berbagai kegiatan dari berbagai kalangan masyarakat dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian melibatkan peran masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai maupun kesejahteraan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Peningkatan Pemahaman Siswa tentang Pentingnya Konsumsi Air Putih melalui Sosialisasi Interaktif di SD Negeri Pitara 1 Depok Farmasita Budiastuti, Rizky; Haafizha Rizkia, Arrayu; Nazira Fonna, Asifa; Ablya Gamawati, Dara; Saputri, Dwi; Nazwa Zulkarnain, Felizha; Ismi Ana Najwa, Siti; Aurel, Tasya; Yuwanda, Alhara
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/cdr8w255

Abstract

Kesehatan adalah elemen penting dalam kemajuan suatu bangsa, dengan konsumsi air putih yang cukup menjadi faktor utama dalam pola hidup sehat. Namun, banyak anak sekolah dasar yang kurang menyadari pentingnya minum air putih, sehingga berisiko mengalami dehidrasi dan gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 5 SDN Pitara 1, Depok, mengenai pentingnya konsumsi air putih melalui metode sosialisasi interaktif. Metode yang digunakan meliputi pretest untuk mengukur pengetahuan awal, penyampaian materi menggunakan media visual, diskusi, permainan edukatif, dan posttest untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% siswa mengalami peningkatan pemahaman setelah sosialisasi, sementara 10% lainnya tidak mengalami perubahan yang signifikan, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti gangguan dari acara komite sekolah yang bersamaan. Sosialisasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk manfaat air putih, kebutuhan harian, dampak kekurangan air, serta waktu yang tepat untuk minum. Kesimpulannya, sosialisasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya minum air putih, meskipun faktor lingkungan dan konsentrasi siswa perlu diperhatikan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan serupa di masa depan.
Perancangan dan Pembangunan Biopond untuk Budidaya Maggot Mulyono, Sidik; Luqman Saiful Fikri, Muhammad; Khalif Perdana Saleh, Yasya; Zaenudin, Mohamad; Gamayel, Adhes; Zaenal Priadi, Untung; Jujur, Inyoman; Triwiyanto, Askar
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/3zft2b05

Abstract

Kota Depok, Indonesia, memiliki populasi sebesar 2.123.349 jiwa dan menghasilkan 1.320 ton bahan pangan perhari, dengan 40% di antaranya adalah makanan. Namun, hanya 59,83% dari total makanan yang dapat diproses melalui sistem pengolahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun biopond sebagah wadah budidaya maggot yang efisiensi dan efektif bagi masyarakat. Kegiatan ini melibatkan kelompok tani social tiga (POKTAN S3) di lingkungan RT 09 RW 21 kelurahan Baktijaya kecamatan Sukmajaya Kota Depok. Metode penelitian menggunakan studi kelayakan dan perencanaan Desain dan Persiapan, Pelatihan dan Sosialisasi, Operasional dan Monitoring, Evaluasi dan Laporan. Hasil penelitian menunjukkan hasil rancang bangun biopond berjalan dengan baik, dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan untuk mengolah sampah melalui budidaya maggot. Produksi maggot sudah berjalan hingga proses pengeringan, dan sudah dipasarkan ke toko-toko penjual pakan ikan dan unggas.
Inovasi Wadah Berjalan untuk Optimalisasi Produksi Tahu di Desa Puyoh Qomaruddin, Qomaruddin; Khoeron, Slamet; Setiawan, Hera; Arrohman, Sigit
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/58n5qv56

Abstract

Desa Puyoh (juga disebut "Puyuh" dalam dokumen administratif), Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, merupakan sentra produksi tahu skala mikro dan kecil yang masih mengandalkan pemindahan kedelai pasca-pemasakan secara manual. Proses ini mengurangi efisiensi, meningkatkan risiko kecelakaan kerja, dan membatasi kapasitas produksi. Program pengabdian ini memperkenalkan Alat Bantu Wadah Berjalan (ABWB), yaitu alat pemindah kedelai panas berbasis roda dan tahan suhu tinggi. Kegiatan meliputi: (i) survei kebutuhan dan co-design bersama mitra, (ii) fabrikasi dan uji laboratorium, (iii) implementasi lapangan, (iv) pelatihan penggunaan dan perawatan, serta (v) pendampingan manajemen usaha dan digitalisasi pemasaran. Hasil awal menunjukkan pengurangan waktu transfer kedelai hingga dua kali lebih cepat dan potensi peningkatan produksi harian sebesar ~30%. Namun, angka ini masih memerlukan validasi data operasional jangka panjang. Selain itu, terbentuk forum dukungan berkelanjutan antara pengrajin dan kampus. Intervensi ini membuktikan bahwa mekanisasi sederhana yang dikombinasikan dengan pelatihan terpadu mampu meningkatkan produktivitas, keselamatan kerja, dan akses pasar UMKM pangan desa.
Peningkatan Literasi Kesehatan Siswa SMK Melalui Pemanfaatan Asam Sitrat dalam Konteks Kehidupan Sehari-hari Assalam, Dio; Yuwanda, Alhara; Yusuf, Eddy; Nopratilova, Nopratilova; Rahmawati, Dewi; Akbar, Rayhan
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/h7htdj37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensosialisasikan literasi kesehatan kepada siswa melalui pemanfaatan asam sitrat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk mengukur tingkat pemahaman dan keinginan siswa belajar tentang dunia kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan teknik pre-test dan post-test, selain itu dilakukan dengan teknik observasi. Adapun teknik analisis dilakukan dengan cara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil post-test tentang pemahaman siswa pada penggunaan asam sitrat lebih baik daripada saat pre-test dilakukan dengan skor keseluruhan 100%. Adapun hasil observasi yang dilakukan siswa aktif melakukan tanya jawab tentang penggunaan asam sitrat sehingga menunjukkan bahwa literasi kesehatan yang ditanam sejak dini dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari dan di masa depan.
Edukasi Penggunaan Rasional Loperamide Pada Siswa: Analisis Peningkatan Pengetahuan melalui Metode Pre-Test dan Post-Test Nazira Fonna, Asifa; Budipratama Adina, Anugerah; Adriany, Rina; Sabila, Ahda; Rahayu, Szalszabilla
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/tpd98r08

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan tentang hasil sosialisasi pengabdian masyarakat tentang penggunaan loprimide dengan rasional pada penyakit diare, dimana persoalan diare di Indonesia menjadi salah satu masalah besar yang mengancam hidup masyarakat, Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan mixed method yakni kualitatif dan kuantitatif. Adapun teknik yang dilakukan dengan pre-test dan post-test serta observasi untuk mengukur sejauh mana sosialisasi efektif dilaksanakan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa pada kegiatan post-test lebih baik dengan skor rata-rata 85 % - 100% menjawab setiap bahasan yang ada, daripada kegiatan pre-test yang hasilnya beragam. Pada kegiatan sosialisasi siswa memiliki minat yang tinggi mempelajari lopiramide dengan ditunjukkan adanya sesi tanya jawab yang antusias.
Penyuluhan Perbaikan Postur Kerja untuk Para Pekerja pada UMKM Pengolahan Kedelai Menggunakan Pendekatan Ergonomi Aini, Nurul; Nisa Safitri, Khoerun; Fole, Asrul; Luqman Saiful Fikri, Muhammad
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/smrbv884

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja UMKM pengolahan kedelai dalam menerapkan prinsip-prinsip ergonomi di tempat kerja mereka. Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari penyesuaian antara manusia dan lingkungan kerjanya untuk mencegah cedera serta meningkatkan kenyamanan dan produktivitas. Dalam konteks UMKM pengolahan kedelai, pekerja sering kali menghadapi risiko fisik karena postur kerja yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi. Stasiun kerja yang tidak ergonomis, seperti meja kerja yang tidak sesuai tinggi atau posisi tubuh yang salah saat mengolah kedelai, dapat menyebabkan ketegangan otot, sakit punggung, dan masalah muskuloskeletal lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan postur kerja yang baik agar pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan tanpa menimbulkan gangguan kesehatan. Dalam penyuluhan ini, pekerja diperkenalkan dengan teknik-teknik untuk memperbaiki postur kerja, seperti cara mengangkat barang dengan benar, posisi duduk yang sesuai saat bekerja, serta cara mengatur stasiun kerja agar lebih ergonomis. Selain itu, peserta juga diajarkan pentingnya peregangan dan istirahat untuk mengurangi kelelahan dan ketegangan fisik selama bekerja. Melalui pendekatan ergonomi, diharapkan para pekerja UMKM pengolahan kedelai dapat meningkatkan kualitas kerja mereka, mengurangi risiko cedera, dan bekerja dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. Penyuluhan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pengaturan stasiun kerja yang ergonomis, serta manfaat kesehatan jangka panjang dari postur kerja yang baik.
Penyuluhan Upaya Pencegahan Konsumsi Makanan Berformalin pada Anak Sekolah Dasar melalui Edukasi dan Kegiatan Interaktif di SD Pemuda Bangsa Nitza Evita Boari, Jentry; Ilham Rifa'ie, Mochamad; Oktavia, Sthefani; Rahmawati, Dewi; Yusuf, Eddy; Yuwanda, Alhara
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/s4qgyz24

Abstract

Keamanan pangan jajanan anak sekolah dasar masih menjadi persoalan penting karena rendahnya literasi keamanan pangan meningkatkan risiko konsumsi makanan berbahaya seperti yang mengandung formalin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keamanan pangan dan kesadaran risiko formalin pada siswa sekolah dasar serta membentuk kemampuan berpikir kritis dan keterampilan selektif dalam memilih jajanan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di SD Pemuda Bangsa Kota Depok pada siswa kelas IV melalui pendekatan edukasi interaktif dan visual menggunakan presentasi, diskusi, tanya jawab, serta mini games “Pilih Makanan Sehat vs Tidak Sehat”, dengan evaluasi deskriptif berdasarkan observasi partisipasi dan ketepatan jawaban sebelum dan setelah penguatan materi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dan pergeseran pemahaman siswa mengenai bahaya formalin, ciri makanan berisiko, serta dampak kesehatannya, ditandai dengan meningkatnya ketepatan pengelompokan makanan dan kemampuan menjelaskan alasan pemilihan pada putaran kedua mini games. Edukasi berbasis visual dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keamanan pangan dan membentuk sikap kritis siswa dalam memilih jajanan sehari-hari. Ke depan, program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru dan orang tua agar terbentuk budaya sadar keamanan pangan sejak dini serta meminimalkan risiko paparan bahan berbahaya pada anak.
Bahaya Mengkonsumsi MSG Secara Berlebih Bagi Kesehatan Evan Kogoya Kalisang, Jelly; Khayrani Putri, Najwa; Sebrina, Uli; Akbar, Rayhan; Adriani, Rina; Nopratilova, Nopratilova
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/mznpgd20

Abstract

Perkembangan teknologi pangan telah meningkatkan konsumsi makanan olahan yang mengandung bahan tambahan pangan, termasuk monosodium glutamat (MSG), sehingga diperlukan pemahaman yang tepat mengenai penggunaannya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, tentang risiko konsumsi MSG secara berlebihan serta pentingnya penggunaan sesuai batas aman. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada Oktober 2023 di Kp. Babakan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, melalui metode sosialisasi dan penyuluhan menggunakan media video edukatif dengan bahasa sederhana dan contoh kontekstual. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan mayoritas peserta mampu mengidentifikasi efek samping konsumsi MSG berlebih seperti sakit kepala, palpitasi, dan reaksi sensitivitas (81–100%), serta memahami bahwa MSG aman dalam batas konsumsi normal namun berisiko jika digunakan secara tidak terkontrol (90,5%). Secara keseluruhan, edukasi ini efektif meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan MSG yang aman dan bertanggung jawab. Ke depan, diperlukan edukasi lanjutan dan pendampingan berkelanjutan untuk memperkuat pemahaman tentang batas aman konsumsi serta mendorong perubahan perilaku memasak yang lebih sehat demi menjaga kesehatan keluarga.
Penyuluhan Edukasi Pemanis Buatan untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas IX-I di SMP PGRI 1 Cibinong Desiyan Ayu, Debi; Hanna Velomena, Atifah; Maulida Arifa, Isra; Uswatun Hasanah Rochjana, Anna; Rahayu, Szalszabilla
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/vy878y03

Abstract

Meningkatnya konsumsi makanan dan minuman manis pada remaja, disertai paparan informasi yang tidak akurat di media sosial, memicu terbentuknya persepsi keliru mengenai keamanan pemanis buatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi pangan siswa terkait pemanis buatan, meluruskan mitos yang berkembang, serta memperkuat pemahaman mengenai batas aman konsumsi berdasarkan konsep Acceptable Daily Intake (ADI). Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 20 Oktober 2023 di kelas IX-I SMP PGRI 1 Cibinong melalui metode penyuluhan menggunakan media PowerPoint, diskusi interaktif, tanya jawab, serta mini games “Fakta atau Mitos” dan “Tebak Label Pangan.” Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dan perubahan persepsi siswa dari pandangan bahwa pemanis buatan berbahaya menjadi pemahaman bahwa pemanis aman dikonsumsi selama tidak melebihi batas ADI. Peningkatan ketepatan jawaban pada putaran kedua mini games menunjukkan materi terserap dengan baik dan siswa lebih mampu membedakan fakta ilmiah dari misinformasi. Secara keseluruhan, pendekatan edukatif yang interaktif dan berbasis bukti efektif dalam meningkatkan literasi pangan serta kemampuan berpikir kritis siswa. Ke depan, literasi keamanan pangan perlu diperkuat secara berkelanjutan melalui program rutin di sekolah agar siswa menjadi konsumen yang cerdas dan lebih kritis terhadap informasi kesehatan dari media sosial.
Sosialisasi Bahayanya Zat Pewarna pada Makanan kepada Siswa SDN Bedahan 02 Fitria, Elsa; Najma Rizqiyah, Hamaliyah; Zahra Deviyanti, Qolita; Yuwanda, Alhara
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/2h8qkk61

Abstract

Penggunaan ilegal pewarna makanan sintetis dalam makanan ringan sekolah tetap menjadi masalah keamanan pangan yang menimbulkan risiko kesehatan bagi anak-anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa mengenai klasifikasi pewarna makanan, risiko kesehatan dari pewarna ilegal seperti Rhodamine B dan Metanil Yellow, dan untuk menumbuhkan sikap kritis dalam memilih makanan ringan yang aman. Program ini dilaksanakan dengan siswa kelas enam di SDN Bedahan 02 menggunakan pendekatan pendidikan partisipatif yang mencakup presentasi visual, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui kuesioner kepuasan. Sebanyak 52 siswa berpartisipasi dan menyelesaikan instrumen evaluasi, yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi aktif dan peningkatan pemahaman siswa dalam mengidentifikasi karakteristik makanan yang mungkin mengandung pewarna ilegal. Temuan evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai metode pengajaran sangat baik (51,9%) dan memberikan respons keseluruhan yang sangat positif (73,1%). Pendekatan pendidikan visual dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya pewarna makanan sintetis ilegal dan pentingnya konsumsi makanan yang aman. Untuk dampak yang berkelanjutan, disarankan untuk mengintegrasikan pendidikan keamanan pangan ke dalam kurikulum sekolah, melibatkan orang tua dalam memantau kebiasaan makan anak-anak, dan memperkuat pengawasan terhadap penjual makanan di sekitar sekolah bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat. Pengangkatan gigi bungsu yang impaksi melalui pembedahan merupakan prosedur umum dalam bedah mulut dan maksilofasial. Namun, ahli bedah juga harus mempertimbangkan komplikasi sebelum dan sesudah prosedur. Setelah operasi untuk gigi bungsu yang impaksi, nyeri pascaoperasi, edema, infeksi, disestesia, dan trismus kadang-kadang dapat terjadi. Prioritas utama di sini adalah pengendalian nyeri pascaoperasi yang efektif, karena ini merupakan faktor utama yang mendorong kenyamanan, pemulihan, dan kepuasan pasien.

Page 2 of 3 | Total Record : 21