cover
Contact Name
Safri Ishmayana
Contact Email
ishmayana@unpad.ac.id
Phone
+817617136
Journal Mail Official
kimiapadjadjaran@gmail.com
Editorial Address
Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran Jln. Raya Bandung-Sumedang km. 21, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kimia Padjadjaran
ISSN : -     EISSN : 30261619     DOI : -
Kimia Padjadjaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Divisi Ilmiah Himpunan Mahasiswa Kimia (Himaka) dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Kimia (Himatologika) Universitas Padjadjaran yang bekerja sama dengan Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran. Makalah yang diterbitkan berkaitan dengan sintesis senyawa kimia, kimia organik, kimia bahan alam, biokimia, kimia pangan, bioteknologi dan biomolekuler, kimia analisis dan pemisahan, kimia anorganik, kimia fisik, kimia lingkungan dan aplikasi kimia dalam berbagai bidang. Diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, diutamakan untuk menampung makalah yang dipresentasikan pada kegiatan rutin tahunan Seminar Nasional Chemistry Fun Days yang diselenggarakan oleh Himaka dan Seminar Nasional Vokasi yang diselenggarakan oleh Himatologika.
Articles 31 Documents
Deteksi Kontaminasi Babi pada Olahan Daging dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Nurrusyda, Fajriana S; Ishmayana, Safri; Fadhlillah, Muhammad; Safari, Agus; Zamzahra, Salma; Septiana, Reysha A. Q. A.; Wiliandini, Fadilla; Nabila, Najwa; Sumeru, Husain A.; Latifah, Rina G.
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontaminasi daging babi pada produk olahan daging menjadi masalah yang sering terjadi, terutama bagi konsumen yang memerhatikan keyakinan agama atau budaya mereka. Oleh karena itu, deteksi keberadaan kontaminasi daging babi dalam produk olahan daging menjadi penting untuk memastikan keaslian dan keamanan produk tersebut. Dalam beberapa penelitian sebelumnya, metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan primer cytochrome b banyak digunakan untuk mendeteksi DNA babi karena memiliki kepekaan yang tinggi dalam identifikasi kontaminasi DNA babi pada bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji metode PCR dalam mendeteksi kontaminasi daging babi pada olahan daging. Sampel yang digunakan adalah bakso sapi dan bakso babi dengan tiga tahapan utama yaitu isolasi DNA, amplifikasi DNA dengan menggunakan PCR, dan visualisasi produk PCR dengan elektroforesis. Berdasarkan hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa metode PCR dengan primer cytotchrome b merupakan metode yang efektif untuk mendeteksi kontaminasi babi pada olahan daging dapat dilakukan karena metode ini sensitif, spesifik, dan relatif mudah untuk dilakukan
Sediaan Kayu Manis (Cinnamomum Sp.) Sebagai Minuman Fungsional Antidiabetes: Kajian Literatur Ilmi, Inta Nur; Filianty, Fitry; Yarlina, Vira Putri
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu manis merupakan jenis rempah yang kaya akan senyawa bioaktif dan telah diketahui mampu menurunkan kadar glukosa darah. Aplikasi kayu manis sebagai minuman fungsional dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif diabetes melitus dengan berbagai sediaan kayu manis dalam formulasinya, namun proses produksi sediaan dalam memberikan efek antidiabetes perlu dikaji. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji proses produksi sediaan kayu manis bubuk, ekstrak, dan mikroenkapsulasi serta membandingkan pengaruhnya terhadap organoleptik, stabilitas, dan bioaktivitas antidiabetes dalam minuman fungsional dari hasil penelitian yang telah dipublikasi. Metode yang digunakan yaitu kajian literatur dari jurnal dan artikel ilmiah yang diakses dalam berbagai situs jurnal yang kredibel, terpercaya, dan valid serta memuat materi yang sesuai dengan topik yang dibahas. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa sinamaldehid (71,50%-82,85%) dan senyawa fenolik (682,17 mg GAE/g) dalam kayu manis menjadi senyawa bioaktif utama yang memiliki peran sebagai inhibitor enzim α- glukosidase dan amilase, meningkatkan sensitivitas insulin, dan aktivitas hipoglikemik. Minuman fungsional dengan sediaan bubuk terbukti memiliki aktivitas antidiabetes, menghasilkan sifat organoleptik warna dan aroma yang baik, namun rasa pedas lebih terasa. Sediaan ekstrak dapat diproduksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol, warna dan aroma minuman lebih pekat serta memiliki aktivitas inhibitor α- glukosidase. Sediaan mikroenkapsulasi dengan metode koaservasi kompleks direkomendasikan sebagai bahan dalam minuman fungsional, meski warna dan aroma dalam produk menurun namun rasa pedas dari kayu manis berkurang dan memiliki stabilitas serta bioaktivitas yang lebih baik dalam mencapai target dan berpotensi untuk dijadikan sebagai pencegahan serta pengobatan alternatif penyakit diabetes melitus.
Antibacterial Activity and Phytochemical Screening of Methanol Extract of Rambai (Baccaurea motleyana Muell. Arg.) Leaves from the Tropical Rainforest of East Kalimantan Widayat, Wahyu; Indriyanti, Niken; Adestia, Talita Shofa; Wibowo, Ekasari Kartika Putri
Kimia Padjadjaran Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibiotic resistance is a problem in the health field. Potential sources of raw materials are needed to overcome this problem. Rambai (Baccaurea motleyana Muell. Arg.) is one of the Baccaurea genus which is widespread throughout Asia. Several species of Baccaurea are known for their antimicrobial properties. Extraction was performed using the maceration method with methanol as solvent. Phytochemical screening of the extract was analyzed using a standard method. The antibacterial activity was tested using the agar diffusion method (Kirby-Bauer) with extract concentrations of 2, 4, 6, 8, and 10 mg/disc. The test bacteria used were Bacillus subtilis, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, and Staphylococcus aureus. The results showed that the extract contained alkaloids, phenolics, and flavonoids. B. motleyana methanol extract showed antibacterial activity at a concentration of 10 mg/disc, with an inhibition zone of 11 mm. Based on these results, B. motleyana leaves have potential as an antibacterial agent.
Pembuatan dan Stabilitas Larutan Baku Sulfida dalam Analisis Kadar Sulfida Secara Spektrofotometri Anjani, Shelyna Dwi; Sjahriza, Ahmad; Farid, Muhammad
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Larutan sulfida dapat dibuat dengan mereaksikan hidrogen sulfida dan natrium hidroksida menggunakan generator sederhana. Natrium sulfida bentuk teknisnya tidak murni, sehingga perlu dibuat agar diperoleh natrium sulfida dengan kemurnian yang baik. Penelitian ini bertujuan memperoleh cara pembuatan larutan sulfida yang sederhana, degradasi pereaksi sulfida dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilannya dalam analisis secara spektofotometri. Uji stabilitas larutan sulfida menggunakan metode iodometri dan spektrofotometri. Parameter yang digunakan, yaitu wadah penyimpanan, suhu penyimpanan, dan tempat penyimpanan. Larutan sulfida yang memiliki stabilitas tertinggi adalah larutan yang disimpan pada tempat gelap, suhu rendah, dan botol kaca gelap. Pengunaan berbagai jenis botol penyimpanan yang berbeda, yaitu botol plastik putih (HDPE), botol kaca transparan, dan botol kaca gelap memberikan pengaruh tidak berbeda nyata terhadap kualitas larutan sulfida. Berdasarkan ketiga hasil uji menunjukkan larutan sulfida mudah mengalami oksidasi yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti cahaya matahari, tempat penyimpanan, dan suhu penyimpanan.
Pengembangan Katalis dan Teknologi Produksi BioBTX dari Tandan Kosong Sawit Semeru, Husain Akbar; Subagjo, Subagjo; Rizkiana, Jenny; Winoto, Haryo Pandu; Rasrendra, Carolus Barromeus; Nurrusyda, Fajriana Shafira
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi BioBTX (Benzena, Toluena dan Xilena) dari Tandan Kosong Sawit menjadi suatu alternatif menarik dalam produksi bahan kimia berbasis biomassa. Pengaruh katalis dan sumber hidrogen dalam produksi BioBTX telah dipelajari dengan menggunakan reaktor hidrotermal. Dalam penelitian ini digunakan katalis bimetal Nikel-Molibdenum dengan penyangga H-Al-β sebagai asam Brønsted dan Sn-β sebagai asam Lewis dimana asam format dalam etanol (FA-EtOH) dan isopropil alkohol (IPA) digunakan sebagai agen transfer hidrogen. Percobaan dilakukan pada temperatur 300oC selama 1 jam untuk setiap percobaan sumber hidrogen dan katalis. Temperatur reaksi divariasikan pada 225oC, 255oC dan 300oC dengan variasi waktu reaksi 1 dan 2 jam. Berdasarkan hasil percobaan, sistem FA-EtOH memiliki keunggulan dibandingkan sistem IPA yaitu selektifitas eterifikasi pelarut yang lebih rendah baik pada katalis NiMo/H-Al-β dan NiMo/Sn-β. Dari segi katalis, katalis NiMo/H-Al-β memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan NiMo/Sn-β baik pada sistem FA-EtOH maupun sistem IPA. Konversi NiMo/H-Al-β tertinggi didapatkan pada sistem IPA sebesar 51,08% dan pada sistem FA-EtOH sebesar 48,66%. Namun pada sistem IPA reaksi cenderung ke arah alkilasi-C cincin aromatik sehingga secara sebaran produk sistem FA-EtOH lebih baik. Adapun pengujian pengaruh temperatur yang dilakukan menggunakan sistem FA-EtOH dengan katalis NiMo/H-Al-β menunjukan penurunan konversi guaiacol dari 48,66% pada 300oC menjadi 24,64% pada 255oC. Adapun pada suhu 225oC, tidak terjadi reaksi pada guaiacol. Toluena terdeteksi pada kondisi operasi 255oC selama 2 jam pada sistem FA-EtOH berkatalis NiMo/H-Al-β.
Produksi Biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO) dengan Menggunakan Lipase dan Etanol Konsentrasi Rendah Rachmadona, Nova; Nurrusyda, Fajriana S.; Sumeru, Husain A.; Kusuma, Hersandy D.; Dewi, Dewa A.S.L.A.
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah masyarakat yang semakin bergantung pada bahan bakar fosil dan menghadapi potensi krisis energi, biodiesel muncul sebagai sumber energi alternatif yang menjanjikan. Namun, metode pembuatan biodiesel yang lazim, kurang efisien ketika menggunakan bahan baku dengan kandungan asam lemak bebas (FFA) yang tinggi, kini mendapat tantangan. Solusi inovatif hadir melalui penggunaan katalis enzimatik. Teknik canggih ini memanfaatkan enzim yang telah diimobilisasi untuk mengubah trigliserida menjadi asam lemak etil ester (FAEE) melalui proses trans/esterifikasi yang efisien. Penelitian ini menguji penggunaan minyak sawit mentah (CPO) dengan FFA 2.34 ± 0.02% (w/w) sebagai bahan baku. Proses trans/esterifikasi dilaksanakan dengan lipase terimobilisasi pada suhu 30°C dan kecepatan pengadukan 35 rpm, dengan rasio molar metanol terhadap CPO 1:4 selama 48 jam. Hasilnya, yield biodiesel yang berhasil dihasilkan mencapai 61,67% (w/w), menandakan potensi besar dalam peningkatan efisiensi produksi biodiesel. Penelitian ini tidak hanya menegaskan viabilitas biodiesel sebagai alternatif energi yang berkelanjutan, tetapi juga menunjukkan potensi transesterifikasi enzimatik sebagai metode produksi yang efektif. Dengan mengandalkan katalis enzim yang diimobilisasi, proses ini membuka jalan bagi pendekatan yang lebih hijau, mengurangi ketergantungan pada proses kimia yang keras dan menawarkan pengurangan energi serta penggunaan bahan kimia yang lebih efisien.
Kajian Konsumsi Energi Spesifik Pada Reaksi Steam Reforming untuk Produksi Gas Hidrogen Menggunakan Simulasi Software Aspen HYSYS Ekawati, Karina Diah Rosa; Setiadi, Setiadi
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrogen memiliki potensi yang tinggi sebagai energi bahan bakar ramah lingkungan yang penting untuk dikembangkan demi keberlanjutan energi di masa depan. Gas ini dapat diproduksi secara industri melalui reaksi steam reforming. Di industri, reaksi ini membutuhkan banyak energi karena memerlukan kebutuhan energi input yang tinggi karena reaksi endotermik yang tinggi. Kajian ini dikhususkan untuk mengevaluasi konsumsi energi spesifik untuk reaksi steam reforming dalam menghasilkan gas hidrogen murni dalam skala produksi komersial. Konsumsi energi ditentukan dengan perhitungan model keseimbangan material dan energi berdasarkan proses produksi hidrogen. Perhitungan model proses dilakukan dengan bantuan program perhitungan perangkat lunak Aspen HYSYS. Konsumsi energi akan disimulasikan untuk rentang laju produksi gas hidrogen yaitu 3000, 6000, 9000, 12000 lb/jam, komposisi metana di umpan 85,78; 90; 95; dan 100% mol, dan laju alir mol umpan steam 3× dari laju alir umpan gas (S/C =3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi spesifik pada proses produksi gas hidrogen sebesar 0,30 - 0,35 (105 Btu/lb). Komposisi metana 100% memiliki rentang konsumsi energi spesifik paling rendah yaitu 0,30 - 0,317 (105 Btu/lb) karena adanya pengaruh komposisi CO2 pada umpan. Konsumsi energi spesifik terbesar terjadi pada unit proses primary reformer.
Studi Penambatan Molekul Peptida Bioaktif Kacang Kedelai (Glycine max) Hasil Hidrolisis In Silico Terhadap Reseptor hER-α (3ERT) Fitri, Dhea Ameliana; Hermanto, Sandra; Azizah, Yulyani Nur
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit yang umumnya lebih sering diderita oleh Wanita yang ditandai dengan tumbuhnya sel abnormal pada lobula payudara  serta dapat bermetastasis ke organ tubuh yang lain. Peptida glisinin dan  - conglisinin hasil hidrolisis dari kacang kedelai terbukti memiliki aktivitas sebagai antikanker secara in vitro. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi dan potensi fragmen peptida glisinin dan -conglisinin serta afinitas  penghambatannya terhadap reseptor protein hER-α (PDB ID: 3ERT) yang merupakan protein target proliferasi sel  kanker payudara secara in silico. Metode penelitian meliputi preparasi ligan (fragmen glisinin dan -conglisinin),  virtual screening ACP 2.0 serta validasi docking dengan Autodock dilakukan untuk mengamati nilai Root Mean  Square Deviation (RMSD) pada hasil penambatan ligan alami. Penambatan peptida bioaktif hasil hidrolisis glisinin  dan -conglisinin teroptimasi dengan protein hER-α mengacu pada parameter ikatan yang terjadi dan visualisasi  terhadap protein target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fragmen peptida glisinin MIYPG memiliki kemampuan  sebagai antikanker payudara dengan nilai ∆Gibbs -9,35 kkal/mol, masih rendah dibandingkan dengan kontrol positif  yaitu tamoksifen dengan ∆Gibbs -11,21 kkal/mol. Interaksi fragmen peptida glisinin MIYPG dengan reseptor hER- α distabilkan melalui ikatan hidrogen gugus OH dari ligan dengan residu asam amino Phe 404 (2,24 A) yang bekerja  dengan cara antagonis terhadap estrogen (native ligan).
Senyawa Minyak Atsiri Pada Kulit Jeruk (Citrus Sinensis) yang Berpotensi Sebagai Tabir Surya Melalui Analisis TD-DFT (Time-Dependent Density Functional Theory) Salmahaminati, Salmahaminati
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi kimia komputasi menggunakan metode TD-DFT pada senyawa limonen dan antranilat yang diketahui sebagai sebagian besar senyawa yang terkandung pada kulit jeruk. Kajian dilakukan dengan membuat model molekul limonen dan antranilat yang dioptimasi geometri menggunakan metode Density Functional Theory (DFT) dan dilanjutkan analisis spektrum menggunakan TD-DFT. Hasil kajian menunjukkan analisis spektrum antranilat dapat dimanfaatkan sebagai perisai alami UV B.
Analisis Kualitatif Bakteri Koliform pada Air Kemasan dengan Metode Most Probable Number Nurrusyda, Fajriana Shafira; Mawalia, Khiftul; Hasriani, Shela Amelia; Shahab, Ali Ridho; Tambunan, Clara Junita; Budiman, Mulydayana Reanifah; Harahap, Winni Suryani; Gobel, Khaeriska Rahayu; Ishmayana, Safri; Sumeru, Husain Akbar
Kimia Padjadjaran Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya utama bagi kehidupan manusia yang digunakan untuk konsumsi, rumah tangga, dan industri. Kualitas mikrobiologis air minum perlu diawasi karena keberadaan bakteri indikator koliform mencerminkan kontaminasi fekal dan risiko penyakit. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023, air minum yang aman tidak boleh mengandung bakteri koliform dalam 100 mL sampel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan Escherichia coli pada air minum isi ulang menggunakan metode Most Probable Number (MPN), yaitu metode estimasi jumlah bakteri secara statistik berdasarkan jumlah tabung positif pada seri pengenceran tertentu. Uji dilakukan melalui dua tahap yaitu uji penduga untuk mendeteksi keberadaan bakteri koliform melalui pembentukan gas akibat fermentasi laktosa, dan uji konfirmasi untuk memastikan keberadaan E. coli pada media diferensial. Hasil uji penduga menunjukkan adanya gas pada satu tabung LB 2X (10 mL) dan satu tabung LB 1X (1 mL), sedangkan pada tabung LB 1X (0,1 mL) tidak terbentuk gas. Kombinasi hasil 1–1–0 menunjukkan estimasi MPN sebesar 3 bakteri/100 mL, yang termasuk kontaminasi rendah. Pada uji konfirmasi, koloni dengan warna ungu kehitaman dan kilau logam hijau pada media EMB teridentifikasi sebagai E. coli. Dengan demikian, sampel air minum isi ulang mengandung E. coli dan tidak memenuhi syarat sebagai air minum layak konsumsi.

Page 2 of 4 | Total Record : 31