cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,509 Documents
PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN DAN URINE PADA IBU HAMIL DI LABORATORIUM KESEHATAN TERPADU UNIMUS Dian Nintyasari Mustika; Dewi Puspitaningrum
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.967 KB)

Abstract

Latar Belakang Masalah : Pelayanan ANC sesuai dengan kebijakan program pelayanan asuhan antenatal harus sesuai standar 14 T, yang didalamnya terdapat pemeriksaan Hb, pemeriksaan protein urine atas indikasi dan pemeriksaan reduksi urine atas indikasi. Pemeriksaan kadar haemoglobin (Hb) dilakukan untuk memastikan kadar Hb ibu hamil berada di atas 10. Jika kadar Hb ibu hamil berada di bawah 10 maka perkembangan janin akan terganggu dan dapat menyebabkan risiko perdarahan pada ibu saat persalinan nanti. Urine reduksi adalah pemeriksaan uji laboratorium untuk mengetahui kadar gula pada pasien. Protein urine merupakan pemeriksaan uji laboratrium untuk mengetahui adanya protein didalam urine. Tujuan : untuk mengetahui kondisi kesehatan pada ibu hamil. Metode : Deskriptif yaitu dengan menggambarkan jalannya proses pengabdian masyarakat. Hasil : Pemeriksaan Hb dan urine yang dilakukan pada ibu hamil trimester III sebanyak 28 responden, yang dilaksanakan selama 2 hari di laboratorium kesehatan UNIMUS. Sebanyak 9 responden (32,1%) yang mengalami anemia berat, 3 orang responden dengan hasil urine reduksi positif 1 (+), 3 orang responden dengan hasil protein urine positif 1 (+) dan 1 orang responden dengan hasil protein urine positif 2 (++). Kata Kunci : Kadar hemoglobin, Urine, Ibu HamilBackground: ANC in accordance with the policy program of antenatal care services must be according to the standard 14 T, containing Hb examination, urine protein checks on indications and urine examination on indications reduction. The level of hemoglobin (Hb) is done to ensure maternal Hb levels were in the top 10. If the hemoglobin concentration of pregnant mothers are under 10 then will be impaired fetal development and may lead to the risk of bleeding in the mother during childbirth later. Urine examination of the reduction is a laboratory test to determine glucose levels in patients. A urine protein test laboratrium examination to determine the presence of protein in the urine. Purpose: to know the health conditions in pregnant women. Methods: Descriptive by describing the course of the process of community service. Results: Hb and urine examination carried out in third trimester pregnant women were 28 respondents, which was conducted over two days in the laboratory UNIMUS health. A total of nine respondents (32.1%) were severely anemic, 3 respondents with the positive results of urine reduction 1 (+), 3 respondents with the positive results of urine protein 1 (+) and 1 respondents with the results of positive urine protein 2 ( ++).Keywords: Levels of hemoglobin, urine, Pregnancy
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA KELOMPOK GOOD MOTHER DENGAN POLA MP-ASI DI RW 01 DAN RW 02 WILAYAH KELURAHAN BLERONG KABUPATEN DEMAK Fitriani Nur Damayanti; Dewi Puspitaningrum; Hapsari Sulistya Kusuma
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.253 KB)

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2014 sebesar 10,08 per 1.000 kelahiran hidup. Dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kota Semarang pada tahun 2013 sebesar 9,5 per 1.000 kelahiran hidup (Dinas Kesehatan Kota Semarang, 2014). Tingginya angka kematian bayi disebabkan karena diare dan infeksi. Penyebab tingginya angka kematian bayi karena diare adalah karena pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi yang salah. Anak-anak yang diberikan makanan pendamping ASI setelah berumur 6 bulan umumnya lebih cerdas dan memiliki daya tahan tubuh lebih kuat, mengurangi resiko terkena alergi akibat makanan. Salah satu penyebab terjadinya gangguan tumbuh kembang bayi di Indonesia adalah rendahnya mutu MP-ASI. Melakukan pendidikan kesehatan pada Kelompok Good Mother. Metode yang digunakan Ceramah, Diskusi, Simulasi (Demonstrasi), Re-Demonstrasi oleh peserta. Hasil penelitan yaitu Ibu yang mengikuti kegiatan ini yaitu ibu yang memiliki bayi berusia 6-24 bulan, Jumlah peserta 20 orang, Terbentuknya kelompok GoodMother, Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan ibu kelompok Good Mother, Terbentuknya media untuk pola pemberian MP-ASI berupa buku pintar tentang pola pemberian MP-ASI dan resep sehat MP-ASI, Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan kelompok Good Mother tentang pemeriksaantumbuh kembang bayi dan pengisian Kartu Menuju Sehat, Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan kelompok Good Mother tentang tanda gejala diare pada bayi. Kata Kunci : MP-ASI, bayi usia 6-24 bulan, Good Mother
Ibm Budidaya Warung Hidup Dengan Teknik Wick System Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Perkotaan Eko Andy Purnomo; Dwi Ampuni Agustina; Bambang Dalyono; Enny Dwi Lestariningsih
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.425 KB)

Abstract

Sejalan dengan budaya untuk kembali ke alam (back to nature) menyebabkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya mengkonsumsi sayuran yang mengandung bahan kimia. Saat ini dilingkungan perkotaan pola hidup sehat yang akrab lingkungan telah menjadi trend baru. Masyarakat di wilayah kelurahan Wonosari, kecamatan Ngaliyan, kota Semarang mencanangkan program adanya warung hidup. Tetapi dalam pelaksanaannya banyak mengalami kendala, seperti keterbatasan lahan, banyak masyarakat yang belum mengetahui tata cara tanam, dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Solusi yang bisa diterapkan adalah dengan menerapkan warung hidup dengan teknik Wick system. Tujuan dari kegiatanpengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan danpendampingan budidaya warung hidup dengan wick system. Kegiatan inidilaksanakan di kelurahan Wonosari, kecamatan Ngaliyan kota Semarang.Berdasarkan hasil pengabdian dihasilkan penerapan warung hidup denganteknik wick system. Keywords: budidaya, warung hidup, wick system
ACUPRESSURE METAKARPAL DAPAT MENGURANGI RASA NYERI PADA IBU DALAM PROSSES PERSALINAN KALA I Sri Rejeki; Bambang Supradono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.095 KB)

Abstract

Nyeri hebat pada proses persalinan menyebabkan ibu mengalami gangguan psikologis,87% post partum blues partum Blues yang terjadi dari 2 minggu pasca persalinan sampai 1tahun,  10 % Depressi dan 3 % dengan Psikosa. Intervensi mengurangi nyeri persalinan sangatdiperlukan agar dapat mengurangi  komplikasi pada ibu dan  janin pada saat proses dan pascapersalinan. Salah satu metode untuk mengurangi nyeri persalinan dengan melakukanAcupressure pada metakarpal. Tujuan penelitian ini untuk rancang bangun sebuah alat elektrikmanual metakarpal yang dapat secara mudah digunakan  untuk mengurangi nyeri persalinanKala I. Hasil aplikasi alat acupressure elektrik manual didapatkan pada tingkat nyeri 70%sebelum dilakukan tindakan dengan alat elektrik acupressure, namun setelah dilakukan tindakan menurun menjadi 60% partisipan berada pada tingkat nyeri berat.tingkat nyeri berat berkurang10%. Kata Kunci: Tingkat Nyeri Persalinan Kala I, Alat Mekanik Manual Penekan Regio Sakralis
KARAKTERISTIK KIMIA TEPUNG KECAMBAH SEREALIA DAN KACANG-KACANGAN DENGAN VARIASI BLANCHING Siti Aminah; Wikanastri Hersoelistyorini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.152 KB)

Abstract

Pengecambahan serealia dan kacang-kacangan diketahui dapat meningkatkan mutu gizi. Kecambahdalam bentuk tepung mempunyai daya guna yang lebih luas. Perlakuan pemanasan awal (blanching)pada pembuatan tepung kecambah diperlukan untuk meningkatkan kualitas tepung kecambah. Tujuanpenelitian ini untuk mendiskripsikan karakteristik kimia tepung kecambah serealia dan kacangkacangandengan perlakuan variasi cara blanching.Karakteristik kimia tepung kecambah serealia dan kacang kacangan dengan variasi blanching antarbahan cukup bervariati. Tepung kecambah kedelai mempunyai kandungan kadar protein, lemak,vitamin E, serat dan total phenol tertinggi.
PENGARUH PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI POSYANDU di KABUPATEN DEMAK Agung Prakoso; Fery Agusman MM; Sonhaji -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4426.951 KB)

Abstract

Hipertensi  merupakan  penyakit  degeneratif  yang  menjadi  masalah utama  di  masyarakat  terutama  lansia. Hipertensi berhubungan erat dengan berbagai resiko komplikasi. Mentimun adalah jenis sayur yang biasa dikonsumsi masyarakat untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain One group pre-test and post-test. Sempel yang digunakan   sebanyak 40 lansia dengan hipertensi tanpa penyakit penyerta. Penelitian ini dilakukan selama seminggu dengan sehari dua kali pemberian jus mentimun yaitu pagi dan sore, berat mentimun yang digunakan 200 gram. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi, penurunan terbesar terjadi pada 2 jam setelah perlakuan hari 3 setelah perlakuan pemberian jus mentimun. Ada pengaruh yang signifikan jus mentimun terhadap tekanan darah sistolikdan diastolik pada lansia dengan hipertensi di Dusun Genggongan Desa Mangunjiwan Kabupaten Demak  dengan nilai p value sebesar 0,000 (p < 0,05).
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN NHT (Numbered Heads Together) Anisa Nur Khasanah; Endang Tri Wahyuni; Andari Puji Astuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.051 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajran NHT (Numbered Heads Together) pada materi struktur atom kelas X di SMA Negeri 02 Batang. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan dengan model pembelajaran NHT (Numbered Heads Together), sedangkan pada kelompok kontrol menggunakanmodel pembelajaran ceramah. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran NHT (Numbered Heads Together) dan variabel terikatnya yaitu prestasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini mencakup siswa kelas X MIA 1 dan X MIA 3 SMA Negeri 02 Batang  yang berjumlah 72 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan uji pengaruh dari kedua kelas. Hasil penelitian terbukti terdapat peningkatkan prestasi belajar siswamenggunakan model pembelajaran NHT (Numbered Heads Together) yang dibuktikan dengan harga r sebesar 0,978. Berdasarkan pernyataan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model NHT (Numbered Heads Together) terhadap upaya peningkatan prestasi belajar kimia siswa pada materi struktur atom kelas X SMA Negeri 02 Batang. Kata kunci: NHT (Numbered Heads Together), prestasi belajar, pembelajaran kimia, struktur atom
PEMODELAN MEAN SEA LEVEL (MSL) DI KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN REGRESI NONPARAMETRIK DERET FOURIER Tiani Wahyu Utami; Indah Manfaati Nur
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.815 KB)

Abstract

The statistical method used to estimate or estimate sea level is by nonparametric regression approach of Fourier series. The problem of flooding due to rising sea levels in Semarang includes problems that have not been solved yet. This resulted in the need for modeling to predict and find out how high the average rising sea level. Fourier series have a fluctuative data pattern due to its periodic nature. This makes the Fourier series as an appropriate approach for modeling the mean sea level or called the Mean Sea Level (MSL). Before modeling the MSL data with fourier approximation approach, first determine the optimal K value, based on optimal K determination with GCV method obtained K = 277. The result of MSL modeling on tide data of Semarang City with Nonparametric Regression approach Fourier R2 obtained R2 of 95% and MSE = 4,42. Maximum MSL modeling results or average sea level experienced maximum tides occurred on 31 August 2016 and minimum MSL or so-called mean sea level experienced minimum receding occurred on March 2, 2016.Keywords: MSL, Nonparametric Regression, Fourier Series
KEANEKARAGAMAN DAN POTENSI MAKROFUNGI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI Aniek Prasetyaningsih; Djoko Rahardjo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.218 KB)

Abstract

Makrofungi atau jamur yang memiliki tubuh buah merupakan komponen utama dalam ekosistem terestrial dan mempunyai kontribusi penting terhadap ekosistem. Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), sebagai sebuah taman nasional yang relatif baru ditetapkan (2004) dan sangat dipengaruhi oleh aktivitas erupsi merapi, menjadi hal yang menarik mengkaji keanekaragaman makrofunginya baik di lereng selatan maupun utara untuk mengetahui keragaman jenis, distribusi, pemanfaatan dan potensi pengembangannya serta strategi konservasinya. Penelitian dilakukan mulai bulan Maret 2013 hingga Desember 2014, di dua kawasan TNGM yaitu lereng selatan (Telaga Muncar, Telaga Nirmolo dan Turgo) dan lereng utara (Selo dan Stabelan). Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan yaitu observasi awal untuk menentukan jalur observasi dan plot untuk penelitian, pengambilan sampel serta pemetaan distribusi makrofungi, dan identifikasi makrofungi. Deskripsi makromorfologi mengikuti deskripsi Bolete and Agaric annotation sheet (B.Ortiz-Santana and D.J. Lodge and Cantrell) Lodge et.al. 2004 dalam Mueller, 2004., sedangkan deskripsi mikromorfologi dilakukan dengan mengamati kharateristik spora (bentuk, warna dan ukuran) Untuk pengklasifikasian digunakan Dictyonary of the Fungi oleh : Kirk, et all. 2008 dan Buku Morphology of Plants and Fungi oleh Bold et all., 1909. Uji potensi senyawa aktif dilakukan dengan metode HTS. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menjelaskan hubungan antara keragaman, sebaran serta potensi masing-masing spesimen yang ditemukan dan keterkaitannya dengan tipe vegetasinya. Dari hasil observasi dan identifikasi, untuk lereng selatan kawasan TNGM ditemukan 129 spesies, 122 spesies diantaranya teridentifikasi dan 7 spesies sisanya belum teridentifikasi. Dari spesies yang teridentifikasi, dikelompokan kedalam 14 ordo dan 41 famili, sementara untuk lereng utara hanya ditemukan 37 spesies. Spesies yang ditemukan didominasi dari ordo Agaricales dan ordo Aphyllophorales. Keragaman makrofungi paling banyak ditemukan di kawasan Lereng Selatan dibanding dengan Lereng Utara, dan faktor yang paling berpengaruh adalah tipe vegetasi, dan ketersediaan bahan organik bagi pertumbuhan makrofungi. Beberapa spesies makrofungi dari famili Mycenaceae, Polyporaceae, Arauculariaceae dan Tremellaceae memiliki potensi sebagai antibakteri, sedangkan beberapa jenis dari ordo Polyporaceae berpotensi sebagai antioksidan. Bahkan untuk Ganoderma applanatum merupakan spesies yang paling potensial untuk digunakan sebagai biokontrol terhadap bakteri Xanthomonas oryzae pv. Oryzae ; R.s : Ralstonia solanacearum ; P.c: Pectobacterium carotovorum, dengan nilai MIC 1 mg/ml. a dan terdistribusi secara spesifik sesuai dengan karakteristik lingkungan.Keyword : HTS (High Troughput Screening).makrofungi, makromorfologi, TNGM
EVALUASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT Marlina Kurnia; Siti Noor Khikmah; - Farida
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.079 KB)

Abstract

Penggiat Paguyuban “Legok Makmur” mengaplikasikan kemampuan dan ketrampilan bercocoktanam dan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan potensi alam lingkungan sekitar. Pelaksanaansampai saat ini masih harus dilakukan peningkatan karena belum maksimal sehingga sangatdiperlukan evaluasi pengelolaannya dilihat dari berbagai aspek. Tujuan penelitian ini, melakukanevaluasi guna meningkatkan kegiatan pengelolaan sampah di Kota Magelang khususnya KelurahanWates sehingga akan meningkatkan pemenuhan tanggung jawab pada sektor publik, sektor pribadi,dan masyarakat umum. Tujuan lain penelitian ini, yaitu untuk mengevaluasi implementasi pelaksanaanpengelolaan sampah di Legok Makmur sebagai Rintisan Kampung Organik Kota Magelang seringmenjadi objek study banding di bidang lingkungan hidup. Metode penelitian dengan menggunakanmetode kualitatif yaitu metode evaluasi dengan membandingkan suatu kejadian atau kegiatan denganstandar yang telah ditetapkan. Penggunaan metode kualitatif mengkaji suatu masalah tidak hanyaberdasarkan pada laporan suatu kejadian atau fenomena saja, tetapi juga berdasarkan dengansumber- lain yang relevan. Hasil pengelolaan sampah tersebut meliputi pupuk kompos dan kerajinan.Dimana hasil pengolahan ini akan meningkatkan nilai ekonomis, yang nantinya akan meningkatkankesejahteraan masyarakat. Responden dalam mengelola sampah sudah memenuhi aspek teknis yangmeliputi pemilahan, pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, pembiayaan dan aspekperan serta masyarakat.  Kata kunci : pengelolaan sampah, organik, anorganik

Page 97 of 151 | Total Record : 1509


Filter by Year

2004 2021


Filter By Issues
All Issue 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII) 2018: PROCEEDING 1ST INSELIDEA INTERNATIONAL SEMINAR ON EDUCATION AND DEVELOPMENT OF ASIA (INseIDEA) 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 “ 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 â 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE 2015: Prosiding Student Paper Presentation The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Pendidikan,Humaniora dan Agama The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Teknik dan Rekayasa The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN 2014: PROSIDING | Seminar & Call For Paper “Tata Kelola Organisasi dan Arah Pembangunan Ekonomi Indo 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL STATISTIKA 2013 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2013: PROSIDING: SEMINAR INTERNASIONAL LINGUISTIK TRANSDISIPLINER 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012 2012: PROCEEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN : Penggunaan Herbal Dalam Kesehatan Perempuan 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia 2010: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN More Issue