cover
Contact Name
Masnia Ningsih
Contact Email
matsnaalmuna@gmail.com
Phone
+6282230702767
Journal Mail Official
matsnaalmuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jabon Km 0,7 Mojokerto Telp/Fax. (0321) 399474 Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Pawitra Komunika: Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora
ISSN : 27229025     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.36815/pawitrakomunika.v6i1
Jurnal Ilmiah “Pawitra Komunika” ini terbit setahun dua kali, yakni pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Ilmiah “Pawitra Komunika” ini memuat tulisan hasil penelitian, tinjauan teoritik/konseptual, serta kajian kritis menyangkut fenomena komunikasi dan sosial humaniora. Tujuan penerbitan Jurnal Ilmiah “Pawitra Komunika” ini antara lain untuk memasyarakatkan ilmu komunikasi dan bagi kepentingan pembangunan bangsa. Sasaran penyebarannya ditujukan kepada akademisi, para peneliti, litkayasa, para praktisi bidang komunikasi, bidang sosial humaniora dan masyarakat umum.
Articles 62 Documents
KOMUNIKASI ANTARPERSONAL RIAN KEPADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) TERLANTAR PADA VIDEO YOUTUBE RIANTV Sita Maylani Putri; Masnia Ningsih; Rakhmad Saiful Ramadhani
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 nomor 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In communication there is what is called interpersonal communication, namely communication carried out with two people exchanging ideas or opinions. The rapid growth of technology helps people get information, one of the media that is often used today is YouTube. Many YouTubers are competing creatively in creating interesting content to get people's attention. Like the RianTv youtube channel, which creates content about social experiments for People with Mental Disorders (ODGJ). People with Mental Disorders who have mental disorders that affect the brain. A research must have a goal, namely to find out how the process of interpersonal communication between Rian and ODGJ who are neglected on RianTV's youtube. The type of research used is descriptive qualitative with content analysis method approach. Using the theory of empathy, this research results that with a sense of empathy and positive thoughts, Rian's interpersonal communication process to People With Mental Disorders (ODGJ) can run well. This is done by means of a personal approach. So that effective communication is achieved, namely getting a positive feedback response from ODGJ towards Rian by being willing to clean up and expressing gratitude.
PENGGUNAAN PANTUN PADA ADAT PERKAWINAN DI TANJUNGPINANG KEPULAUAN RIAU SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI Zukha Mega Priyhangka; M.I. Asyarin Hayau Lailin; Rakhmad Saiful Ramadhani
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 nomor 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain how the use of rhymes in marriage customs in Tanjungpinang, Riau Islands as a medium of communication. This study uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. This research uses Laswell Communication Theory and Symbolic Interaction Theory. The results of this study indicate that the rhyme is used during the procession of asking for proposals, delivering signs, delivering shopping, rituals, marriage contracts, side by side and patting fresh flour. rhyme interpreter with reciprocated rhymes. Pantun on marriage customs in Tanjupinang Riau Islands is used to convey an intention or purpose to the bride and groom and also to convey advice or advice for the bride and groom who will live together as a married couple and as a medium of communication.
PENGARUH INTENSITAS KOMUNIKASI KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK DI SEKOLAH SUBURBAN YOGYAKARTA Afrinaldo Wimpi Saputra; Salim, Mufid
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan variabel bebas yaitu intensitas komunikasi keluarga dan variabel terikat adalah prestasi belajar di sekolah. Jenis atau tipe penelitian yang digunakan adalah eksplanatif yang berusaha untuk menjelaskan sebab akibat, mencari korelasi antara variabel (X) komunikasi komunikasi keluarga dan variabel (Y) prestasi belajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intensitas komunikasi keluarga terhadap prestasi belajar anak di sekolah suburban Yogyakarta. Adapun penelitian ini dilakukan di seluruh Sekolah Menengah Atas Negeri yang berada pada wilayah suburban di Kabupaten Bantul, yaitu SMAN 1 Kasihan, SMAN 1 Pajangan, SMAN 1 Bambanglipuro, SMAN 1 Sewon dan SMAN 1 Jetis dengan teknik simple random sampling sejumlah 180 responden. Hasil uji korelasi determinan variabel intensitas komunikasi keluarga terhadap prestasi belajar anak adalah 47,06%, sedangkan sisanya 52,94% adalah sumbangan dari variabel lain di luar variabel intensitas komunikasi keluarga. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas komunikasi keluarga dengan prestasi belajar anak di sekolah suburban Yogyakarta, yaitu sebesar 0,686 dengan taraf signifikansi sebesar 1% (0,01) yang berarti dalam area yang kuat. Artinya semakin tinggi intenstas komunikasi keluarga maka semakin tinggi pula prestasi belajar anak. Hasil uji t didapatkan nilai t hitung sebesar 11,477 dengan hasil signifikan 0,000. Hasil nilai signifikansi tersebut menunjukkan bahwasannya hasil uji parsial atau uji t lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa intensitas komunikasi keluarga berpengaruh terhadap prestasi belajar anak di sekolah suburban Yogyakarta.
ANALISIS FRAMING MEDIA PADA PROGRAM MATA NAJWA EPISODE #MATANAJWAMENANTITERAWAN Shofa Marwa; Fatihatul Lailiyah; Moch. Ichdah A.H.Lailin
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemberitaan penanggan pandemi covid-19 di Indonesia yang ditayangkan dalam program Mata Najwa episode #MataNajwaMenantiTerawan di Trans7. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis framing metode deskriptif kualitatif dengan model Zhongdan Pan dan Gerald Kosicki. Adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media televisi membingkai suatu berita atau isu, terutama pada tayangan isu penangganan covid-19 dalam program acara Mata Najwa.Adapun yang menarik dalam penelitian ini yaitu program Mata Najwa episode #MataNajwaMenantiTerawan ini tidak menghadirkan narasumber akan tetapi menggunakan kursi kosong yang seharusnya diisi oleh Menteri Kesehatan Terawan. Hasil dari analisis media ini menunjukkan bahwa program Mata Najwa telah membingkai acara tersebut dengan menggunakan konsep kursi kososng. Konsep kursi kosong yang digunakan memang terkesan baru dimata masyarakat, akan tetapi Mata Najwa mampu membawakan berita tersebut tanpa menghilangkan nilai-nilai suatu berita. Dalam tayangan tersebut Najwa Shihab cenderung menyudutkan Terawan Agus Putranto terkait kinerjanya sebagai Menteri Kesehatan terutama selama menangani kasus pandemi covid-19. Meskipun demikian, apa yang dilakukan Najwa Shihab dianggap tidak melanggar kode etik jurnalistik oleh Dewan pers, hal itu disampaikan Dewan Pers kepada para wartawan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa program Mata Najwa mampu mengemas berita tersebut meskipun menurut khalayak konsep yang dilakukan Mata Najwa tersebut sempat mengalami pro dan kontra. Framing dengan penggunaan kursi kosong yang dilakukan oleh Mata Najwa menjadi hal baru yang dapat dipahami oleh masyarakat Indonesia dan memberikan pemahaman bahwasanya penggunaan konsep wawancara tersebut dapat digunakan dan diterima masyarakat nantinya, dengan alasan yang kuat dan pertimbangan yang matang.
ANALISIS WACANA GAYA KOMUNIKASI ADE LONDOK DALAM MEMVIRALKAN ODADING MANG OLEH MELALUI MEDIA SOSIAL Wira Yudha Ardiansyah; Masnia Ningsih; Rakhmad Saiful Ramadhani
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi seperti ini, perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi telah berkembang dengan pesat. Kebutuhan akan informasi adalah kebutuhan akan pengetahuan, berita, peristiwa, dan kesenangan semata yang ada di seluruh bagian dunia. Kebutuhan tersebut akan dipenuhi melalui akses internet dan jejaring sosial, yang dikenal dengan sebutan media sosial. Virus Virtual atau Viral adalah penyebaran informasi atau komunikasi melalui dunia maya (media internet), khususnya di media sosial, tidak lama ini viral video “Odading Mang Oleh” yang dibuat oleh Ade Londok yang merupakan konsumen atau pembeli dari odading tersebut. Video ini viral karena bahasa dari Ade Londok saat melakukan review odading dengan menggunakan gaya komunikasi yang berbeda. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur wacana dan gaya komunikasi yang digunakan oleh Ade Londok dalam memviralkan odading mang oleh melalui media sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan metode analisis wacana Teun A. van Dijk yang menghasilkan, dalam memviralkan odading mang oleh di media sosial, Ade Londok menggunakan 3 gaya komunikasi yaitu 1). Dramatic Style, 2). Animated Ekspresive, dan 3). Impression Leaving.
PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF KREATOR GAMING STEVEN AGE TENTANG ITEM KARAKTER AOV TERHADAP KOMUNITAS ARENA OF VALOR REGIONAL MOJOKERTO Mochammad Iqbal Maulana; Fatihatul Lailiyah; Moch. Ichdah Asyarin Hayau Lailin
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Steven Age merupakan mantan anggota pro player Bigetron AOV. Saat ini Steven Age menjadi pelatih tim Mobile Legends Bigetron Alpha. Namun hal tersebut tidak lupa dengan latar belakang -nya sebagai pemain AOV yang sampai saat ini memainkan game tersebut. Sembari melatih tim Mobile Legends nya, Steven merupakan youtuber AOV yang top di Indonesia. Dalam menjadi seorang youtuber Arena Of Valor, Steven Age harus mampu memberikan komunikasi persuasif dengan jelas mengenai item karakter yang digunakan saat live streaming game Arena Of Valor yang ditujukan kepada anggota komunitas Arena Of Valor Regional Mojokerto. Komunitas Arena Of Valor Regional Mojokerto mempunyai 50 anggota. Fenomena yang saat ini terjadi banyak anggota komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto yang mencari youtuber pro player untuk dijadikan mentornya dalam bermain game tersebut. Salah satu youtuber pro player tersebut adalah Steven Age. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi persuasif Steven Age mengenai penggunaan item karakter terhadap Komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan penyebaran kuisioner dan teknik analisis data menggunakan Spss25. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah komunikasi persuasif Steven Age tentang item karakter berpengaruh terhadap anggota komunitas Arena of Valor Regional Mojokerto, hal tersebut dikarenakan adanya sifat kognitif saat Steven memperkenalkan item, afektif saat Steven menawarkan item yang digunakan dan afektif saat Steven memulai gameplay bermain AOV. Hal tersebut didukung dari persepsi interpersonal anggota komunitas AOV Mojokerto melalui motivasi, pengalaman, dan kepribadian. Dilihat dari analisis regresi sederhana bahwa Y = 22,247 + 0,737X1. Berdasarkan persamaan tersebut maka dapat dijelaskan hasil uji regresi linier sederhana adalah apabila anggota komunitas Arena Of Valor (Y) mengalami peningkatan sebesar satu satuan maka komunikasi persuasif tentang item karakter (X) akan mengalami peningkatan sebesar 0,737. Artinya, jika anggota komunitas mengalami peningkatan kepercayaan maka hal itu merupakan bagian dari peningkatan komunikasi persuasif tentang item karakter AOV. Komunikasi persuasif yang dilakukan oleh kreator gaming steven age kepada anggota komunitas Arena Of Valor memberikan kemudahan bagi anggota komunitas Arena Of Valor untuk mengenali dan menggunakan item karakter AOV.
PERAN DINAS PERIKANAN KABUPATEN LAMONGAN DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT NELAYAN MASA PANDEMI COVID-19 DI PESISIR PANTAI UTARA KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2020: ANALISIS DI PESISIR PANTAI UTARA KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2020 Moch Yusron Ulul Azmi
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Perikanan merupakan instansi Pemerintah Daerah bidang perikanan. Tujuan Dinas Kabupaten Lamongan yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi potensi daerah dan ekonomi kerakyatan untuk mewujudkan peningkatan pendapatan masyarakat. Potensi perikanan Kabupaten Lamongan sangat besar, tercatat pada tahun 2020 produksi perikanan tangkap tahun 2020 mencapai 79.819,32 Ton sedangkan pada produksi perikanan budidaya mencapai 59.728,00 Ton pada tahu 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Dinas Perikanan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan masa pandemi Covid 19 di pesisir pantai utara Kabupaten Lamongan. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk menganalisanya dengan menggunakan teori peran dari Biddle dan Thomas. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa peran Dinas Perikanan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi Covid 19 th 2020 dijalankan dengan baik. Berbagai upaya dalam bentuk bantuan dan program-program guna meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan telah dilaksanakan sebaik mungkin. Sehingga dalam upayanya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dapat dikatakan telah tercapai.
POLA HUBUNGAN BPCB, KEPALA DESA, DAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SITUS KUMITIR (Studi Kasus Tentang Pembagian Hak dan Wewenang): (Studi Kasus Tentang Pembagian Hak dan Wewenang) Anisa Febrianti; Ahmad Hasan Afandi; Jenny Yudha Utama
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Situs Kumitir merupakan situs cagar budaya yang baru ditemukan pada tahun 2019 yang terletak di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Situs ini ditemukan oleh salah satu perajin batu bata Desa Kumitir, berupa dinding talud sepanjang 21m. Pelaksanaan ekskavasi Situs Kumitir dilakukan dalam beberapa tahap. Dalam pelaksanaan ekskavasi tersebut perlu memperhatikan hak-hak yang dimiliki oleh BPCB, Kepala Desa dan juga masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagimana pola hubungan antara BPCB, Kepala Desa dan masyarakat, serta bagaimana pembagian hak dan wewenangnya. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teori interaksi sosial dari Georg Simmel untuk mengetahui hubungan BPCB, Kepala Desa dan masyarakat. Serta partisipasi Arnstein untuk menganalisis pemenuhan hak yang dimiliki oleh masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah hubungan yang terjadi antara BPCB, Kepala Desa, dan masyarakat merupakan interaksi sosial kerjasama. Hubungan BPCB dengan masyaakat merupakan hubungan subordinat dibawah peraturan, yang harus dipatuhi oleh kedua aktor. Hubungan BPCB dengan Kepala Desa yaitu subordinat dibawah individu. Sedangkan Kepala Desa dengan masyarakat meupakan hubungan subordinat dibawah kelompok. Pembagian hak yang dimiliki oleh BPCB dan masyarakat diatur dalam Undang-Undang Cagar Budaya No 11 Tahun 2010, sedangkan hak yang dimiliki oleh Kepala Desa tertuang pada Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Keterlibatan Pemerintah Desa Dalam Meredam Konflik Antara PT. PRIA dengan Masyarakat Lakardowo M. Faizal Mahardika; Rachman Shidarta Arisandi; Suprapto
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 nomor 1 Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik antara PT. PRIA dengan Masyarakat Lakardowo yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan dibutuhkan peranan pemerintah desa selaku pengendali kebijakan di Desa untuk meredam konflik antara PT. PRIA dengan Masyarakat Lakardowo. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode pegumpulan data yaitu wawancara, obeservasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlibatan Pemerintah desa dalam meredam konflik antara masyarakat Lakardowo dengan PT. PRIA. Bedasarkan fenomena lapangan peneliti tertarik untuk menganalis konflik dengan menggunakan teori struktural fungsoinal konflik Lewis A Caser dan teori Pilihan Rasional James S Coleman. Konflik pencemaran lingkungan yang berada di Desa Lakardowo bertentangan dengan kewajiban pemerintah desa yang tertera pada Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Konflik realistis berkenaan dengan pilihan rasional yang mengakibatkan terbaginya dua golongan masyarakat yakni: golongan wong masyarakat dan golongan wong pabrik. Pemerintah Desa selaku pengendali kebijakan bertindak untuk meredam konflik antara PT. PRIA dengan masyarakat Lakrdowo. Tindakan pemerintah desa dalam meredam konflik, berupa: 1) menyaring setiap orang atau organisasi luar Desa Lakardowo ketika akan masuk ke Desa Lakardowo agar tidak terlibat konflik antara PT. PRIA dengan masyarakat Lakardowo; 2) Jalur agamis berupa istighosah rutin setiap Sabtu untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat; dan 3) menempuh jalur hukum berupa aju banding di PTUN.
REPRESENTASI PROSES INTERAKSI SOSIAL DALAM FILM AIR MATA DI LADANG TEBU (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE) Ferry Indra; Rakhmad Saiful Ramadhani
PAWITRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora Vol 3 No 2 (2022): Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah sebuah analisis yang dilakukan pada film “Air Mata di Ladang Tebu”. Alasan peneliti menganalisis filmuAiryMatayidiuiLadang Tebu adalah karena film ini mengangkat sejarah politik,  filmuiniidibuatyiberdasarkanuiperistiwauikepulangan tahananipolitikidiiPulauiBuru. Yang dimana tidak ada satupun solusi secara hukum, dalamikonteksinegara, perihaliperistiwaiitu (tahananiPulauiBuru). Film iniimecoba untukumerekonstruksiikembaliibagaimana seharusnya menyikapiidanimelakukan rekonsiliasiiterhadapitahanan politik. Seperti merekaiyang pernahidibuangidi Pulau Buru. AdaurekomendasiidariuKomnasiHAM tentang rekonsiliasi. Tapiikitaitidak pernahimengerti bagaimanairekonsiliasiiitu harus dijalankan. Pulau Buru baru ditempati oleh tahanan politik PKI pada tahun 1969, setelah sebelumnya ditahan di Nusa Kambangan. Mereka dibuang ke Pulau Buru lantaran Nusa Kambangan tak sanggup menampung ribuan tahanan politik. Selain karena penjara yang sempit, alasan pembuangan tersebut juga didasari oleh program pemerintah, yakni keputusan Presiden Soeharto No.16 Tahun 1969. Representasi proses interaksi sosial dalam film Air Mata di Ladang Tebu menggunakanumetodeukualitatif danuanalisis semiotika CharlesiSandersiPierce sebagaiupendekatannya. Hasil penelitian representasi makna dalam film Air Mata di Ladang Tebu menghasilkan cerita yang membentuk sebuah realitas yang dikonstruksi terkait sebuah situasi yang dihadapi seorang tahanan politik sekembalinya tokoh tersebut ke kampung halamannya. Dalam situasi tersebut, juga terkandung contoh perilaku yang ditunjukkan oleh sahabat dari tokoh utama yang bersikap hangat dan menerima kepulangan tokoh utama di desanya dengan tangan terbuka. Sejarah singkat yang melatarbelakangi kisah dalam film ini dan kondisi tokoh utamanya merupakan “Framing” atau proses pembingkaian yang dibentuk oleh penulis dan sutradara, sehingga penonton dapat menyerap dan memaknai pengaruh yang muncul dari salah satu peristiwa penting dalam sejarah di Indonesia.