cover
Contact Name
Ferdi Riansyah
Contact Email
phjjurnal@gmail.com
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
journalkesling@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh, Provinsi Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Public Health Journal
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : -     EISSN : 30483581     DOI : doi.org/10.62710
Core Subject : Health,
Public Health Journal (PHJ), merupakan jurnal ilmiah hasil kegiatan penelitian yang dialkukan dosen, mahasiswa dan masyarakat yang diterbitkan oleh CV Teewan Solutions. Jurnal ini membahas beberapa permasalahan umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan ke masyarakat. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang dilakukan dosen yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya kontri busi Jurnal ini bisa menjadi suatu acuan para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian nya untuk memajukan Indonesia di bidang penelitian.
Articles 173 Documents
Dampak Obesitas Pada Usia Dini diana, diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/c186pm59

Abstract

Obesitas pada usia dini telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat, dengan dampak yang luas dan serius terhadap kesejahteraan anak-anak. Artikel ini menyajikan ringkasan tentang dampak obesitas pada anak-anak, termasuk komplikasi fisik, psikologis, dan sosial yang mungkin terjadi. Dampak fisik mencakup peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, gangguan pernapasan, dan masalah tulang dan sendi. Secara psikologis, obesitas pada usia dini dapat menyebabkan rendahnya citra diri, depresi, dan kecemasan pada anak-anak. Sementara itu, dampak sosial meliputi isolasi sosial dan kesulitan dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Dampak jangka panjang dari obesitas pada anak-anak termasuk peningkatan risiko penyakit kronis di masa dewasa dan biaya perawatan kesehatan yang lebih tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang holistik diperlukan, seperti mendukung pola makan sehat, mendorong aktivitas fisik, dan memberikan edukasi kepada anak-anak dan orang tua tentang pentingnya gaya hidup sehat. Pemahaman yang lebih baik tentang dampak obesitas pada usia dini dapat membantu mengarahkan upaya pencegahan yang lebih efektif dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di masa depan.
RELEVANSI GIZI DAN KESEHATAN Syarifah, Syarifah Rozati Nomira; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mxqfwp22

Abstract

Gizi, terdiri dari makronutrien dan mikronutrien, memiliki peran penting dalam menjaga fungsi tubuh, memastikan pertumbuhan yang optimal, dan meningkatkan kualitas hidup. Pemerintah Indonesia telah meluncurkan program-program seperti Stranas Stunting dan Germas untuk mengatasi tantangan serius terkait masalah gizi. Faktor-faktor seperti ekonomi, sosial, budaya, akses terhadap makanan, dan kesehatan memengaruhi status gizi, menuntut pendekatan menyeluruh. Koordinasi antar sektor, keterbatasan sumber daya, dan perubahan perilaku masyarakat menjadi tantangan utama dalam upaya mengatasi permasalahan gizi. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan tujuan untuk menyelidiki peran penting gizi dalam kesehatan manusia, dengan fokus pada aspek-aspek kompleks seperti stunting, wasting, underweight, obesitas, dan anemia gizi besi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya keseimbangan gizi, tidak hanya dalam kuantitas makanan tetapi juga kualitasnya. Berbagai zat gizi, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral, memiliki peran unik dalam menjalankan fungsi biologis tubuh. Saran penulis mencakup pengetahuan kebutuhan tubuh, penggunaan metode perhitungan gizi, dan kesadaran terhadap pentingnya gizi dalam menjaga daya tahan tubuh, mencegah penyakit kronis, dan mendukung kesehatan mental guna menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Perspektif Antropologi Kesehatan: Pengobatan Tradisonal Cacat Air Pada Anak Di Minanga Kabupaten Tana Toraja Marida Tiana; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4e80jt48

Abstract

Masyarakat Toraja khususnya di Minanga masih sangat percaya dengan pengobatan tradisional yang diyakininya sebagai alternatif penyembuhan penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan pengobatan medis saja. Salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak di Minanga, Kecamatan Bungtu Tanti, adalah cacar air ataupuru. Cacar air adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang antibodi, terutama untuk anak-anak. Penyakit ini sangat menular, pandemik dan musiman. Cara penularannya berupa kontak langsung dengan penderita melalui droplet hidung, atau cairan dalam vesikel sehingga mudah menyerang anak-anak yang daya tahan tubuhnya masih belum kuat. Agar para orang tua memiliki pengetahuan yang ia rekontruksi menjadi sebuah tindakan untuk mencegah anaknya terkena cacar air sedini mungkin dan bahkan jika sudah terkena dapat segera mengobatinya dengan memanfaatkan bahan alam yang ada disekitarnya. Melalui penelitian ini, penulis bermaksud untuk mengkaji pengetahuan pengobatan tradisional dalam perspektif Antropologi Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, observasi dan wawancara mendalam melalui pemahaman holistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari perspektif Antropologi Kesehatan, ditemukan bagaimana masyarakat Minanga memiliki pemahaman tentang pengobatan tradisional lokal terkait dengan perilaku manusia yang memiliki pengetahuan budaya terkait penyakit, serta cara pengobatan penyakit dan cara pengobatannya. untuk melindungi kesehatan keluarga dari infeksi cacar air.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dan Perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) rahayu, dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xav4fj87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang kanker payudara dan perilaku dalam pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di wilayah Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini 100 responden. Alat pengumpul data yang digunakan kuesioner dan lembar observasi check list. Kuesioner digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan kanker payudara dan SADARI yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Lembar observasi check list untuk mengukur perilaku SADARI. Analisa yang digunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 36-45 tahun (dewasa akhir) sebanyak 59 responden (59%), pendidikan SMA sebanyak 45 responden (45%), pekerjaan Ibu rumah tangga sebanyak 82 responden (82%), status perkawinan menikah 94 responden (94%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 37 responden (37%), dan perilaku SADARI tidak melakukan sebanyak 71 responden (71%). Disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan edukasi kepada Wanita Usia Subur (WUS) dan masyarakat agar mendeteksi secara dini guna mencegah terjadinya kanker payudara.  
Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Rawat Inap Sebagai Konsumen Jasa Pelayanan Nurdin, Ambia; Khairuman, Khairuman; Rahayu, Dian; Nazillah, Ulfa
Public Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/1m5gpb30

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tugas, hak dan tanggung jawab rumah sakit terhadap pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dan mengetahui bagaimana hak pasien institusi sebagai konsumen pelayanan kesehatan dilindungi secara hukum. Kesimpulan yang diperoleh dengan metode penelitian hukum normatif adalah: 1. Hak rumah sakit adalah segala sesuatu yang demi kepentingan rumah sakit dan dilindungi undang-undang, sedangkan tugas rumah sakit adalah memberikan pelayanan yang aman, bermutu, tidak ada. -Pelayanan kesehatan yang diskriminatif dan efisien. kepentingan pasien diutamakan sesuai standar pelayanan rumah sakit, sedangkan tugas rumah sakit adalah memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan hak orang lain. 2. Setiap orang berhak menerima atau menerima sebagian atau seluruh bantuan yang diberikan kepadanya setelah mengetahui dan memahami sepenuhnya pengaturan tersebut. Hak lain pasien atau masyarakat adalah menuntut ganti rugi dari orang, tenaga kesehatan, dan/atau penyedia layanan kesehatan yang menimbulkan kerugian akibat kesalahan atau kelalaian pelayanan kesehatan yang diterimanya. Tuntutan ganti rugi merupakan jaminan perlindungan hukum bagi pasien yang merasa dirugikan karena belum terpenuhinya hak-haknya sebagai pasien rumah sakit.  
Analisis Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kekambuhan Penderita Hipertensidi Uptd Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh Listianti, Eni; Jubir, Jubir; Iskandar, Iskandar
Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wn8bax13

Abstract

Hipertensi memiliki tingkat prevalensi yang tinggi dalam populasi secara umum, meskipun terdapat ketersediaan obat yang luas, hanya sekitar 25% pasien hipertensi yang mempunyai tekanan darah terkontrol. Tingginya kasus kekambuhan hipertensi disebabkan karena berbagai faktor yaitu kepatuhan konsumsi obat hipertensi, kurangnya dukungan keluarga, stres, kualitas tidur. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui analisis faktor risiko yang berhubungan dengan kekambuhan penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh tahun 2024. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 983 orang dan jumlah sampel sebanyak 91 orang penderita hipertensi, teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 17 Februari sampai 9 Maret 2024 dengan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 91 responden sebagian besar kepatuhan konsumsi obat hipertensi pada kategori kurang patuh sebanyak 38 orang (41,8%), keluarga kurang mendukung sebanyak 49 orang (53,8%), keluarga kurang mendukung sebanyak 49 orang (53,8%), memiliki kualitas tidur kurang baik sebanyak 47 orang (51,6%) dan mengalami stres pada tingkat sedang sebanyak 37 orang (40,7%), hasil uji chi square untuk variabel kepatuhan konsumsi obat dengan p value 0,001, dukungan keluarga dengan p value 0,011, kualitas tidur dengan p value 0,029 dan stress dengan p value 0,007. Kesimpulan menunjukkan bahwa ada hubungan kepatuhan konsumsi obat, dukungan keluarga, kualitas tidur dan stress dengan kekambuhan hipertensi. Diharapkan pada tempat penelitian untuk mengadakan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dengan melakukan kerjasama dengan yaitu Dinas Kesehatan dan Puskesmas.
TANGGUNG JAWAB HUKUM PRAKTIK TANPA SURAT IZIN OLEH PENATA ANESTESI DI RUMAH SAKIT sri wahyuni; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2pmjzv59

Abstract

Yurisdiksi kesehatan kian marak. Secara yuridis rumah sakit bertanggung jawab atas semua kerugian yang diakibatkan kelalaian tenaga kesehatan di rumah sakit. Sebagai langkah preventif rumah sakit melakukan kredensial terhadap semua tenaga kesehatan yang terlibat perawatan medis langsung, salah satunya adalah kepemilikan surat izin praktik. Dalam latar belakang terdapat isu hukum, yakni praktik tanpa surat izin oleh penata anestesi di rumah sakit. Maka timbul permasalahan legalitas dan pembebanan tanggung jawab. Metode dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian didapatkan bahwa rumah sakit tidak bertanggung jawab dan turut bertanggung jawab secara hukum terhadap praktik tanpa surat izin oleh penata anestesi di rumah sakit, tergantung pada perjanjian kerja bersama. Sehingga Pasal 46 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, tidak berlaku absolut.
Perilaku Picky Eater Pada Anak Prasekolah rahayu, dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8dxt7p20

Abstract

Picky eater merupakan permasalahan perilaku makan yang umum dijumpai pada anak terutama pada anak pra sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku picky eater pada anak serta faktor yang melatarbelakanginya. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah ibu sejumlah 89 Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52.8% anak mengalami picky eater makan dalam jumlah kecil, perilaku neophobia sebanyak 55.1%, penolakan kelompok makanan tertentu sebanyak 50.6% dan kecenderungan memilih penyajian makanan sebanyak 48.3%. faktor yang melatarbelakangi picky eater didapatkan bahwa pemberian makan dini post natal tergolong dalam kategori kurang yaitu 51.7%, praktik pemberian makan oleh orang tua tergolong baik yaitu 82.0% dan lingkungan keluarga tergolong baik yaitu 78.7%. Penelitian ini merekomendasikan kepada Puskesmas setempat untuk meningkatkan edukasi pemberian ASI ekslusif dan peningkatan variasi makanan anak kepada ibu untuk menurunkan faktor terjadinya picky eater pada anak pra sekolah.  
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pola Perilaku Sehat: Analisis Kebiasaan Baru Yang Disesuaikan Di Kalangan Masyarakat Nurdin, Ambia; khairuman; diana; Rahayi, Dian
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/de3w9w34

Abstract

This article analyzes the influence of the COVID-19 pandemic on the patterns of healthy behavior among communities, focusing on the newly adapted habits to sustain amidst the pandemic. Data sources are drawn from computerized databases such as PubMed, ScienceDirect, Elsevier, Portal Garuda, and Google Scholar, with inclusion criteria for relevant research articles published between 2019-2023, available in Indonesian or English, and open access. Five articles meeting the inclusion criteria were then analyzed, and data synthesis was conducted. The research findings indicate the emergence of new habits related to healthy lifestyles adapted by communities following the onset of the COVID-19 pandemic. This demonstrates that the COVID-19 pandemic has brought about significant changes in community behavior patterns, particularly in efforts to maintain health and resilience amidst the threatening pandemic situation.
Relevansi Antropologi dalam Kajian Kesenian di Indonesia Rajudin, Rasina; Nurdin, Ambia; Lestari, Diana; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ycxmp156

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengulas bagaimana antropologi dan seni menaruh perhatian pada seni, khususnya pada penelitian serupa yang pernah dilakukan di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut juga untuk menunjukkan makna tersirat dari beberapa proposisi dan asosiasi gagasan dalam perspektif antropologi yang dapat dijadikan pertimbangan bagi kajian seni rupa. Dalam pengertian ini, hal ini bukan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan besar antropologi seni atau membatasi diri pada keutamaan-keutamaan antropologi seni, melainkan untuk memperluas cakrawala yang harus mempertimbangkan hal-hal tersebut.

Page 8 of 18 | Total Record : 173