cover
Contact Name
M. Kharis
Contact Email
linguatranslation4@gmail.com
Phone
+6285643439796
Journal Mail Official
linguatranslation4@gmail.com
Editorial Address
Perum Landungsari Asri B-1, Malang 65151, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Innovative Journal of Community Engagement (IJCE)
Published by Nexus Publishing NXP
ISSN : -     EISSN : 3088957X     DOI : https://doi.org/10.63011/
The Innovative Journal of Community Engagement (IJCE) is a peer-reviewed, open-access journal dedicated to the publication of high-quality research and practical reports on community engagement initiatives. IJCE serves as a platform for academics, practitioners, and community leaders to share innovative approaches, impactful practices, and lessons learned from community-based projects and collaborations. The journal seeks to foster a deeper understanding of the dynamics of community engagement and to promote the dissemination of knowledge that can drive positive social change and development.
Articles 29 Documents
Inovasi Pengembangan Rocket Stove sebagai Alat Pembakar Sampah Rumah Tangga Minim Asap untuk Mendukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Bulang Rizky Aditya; Tikkani Chicke Varoita Sutikno; Indah Eka Febriana Putri; Dwi Sari Nur Febriyanti; Muhammad Surya Kemal Athallah; Naufal Azfa Maulidian; Sayu Elsa Mauliza
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i2.49

Abstract

Household waste management in rural areas remains a significant challenge due to limited waste management facilities, leading many residents to dispose of waste into rivers or burn it in open spaces. These practices contribute to environmental pollution and produce smoke emissions that may adversely affect public health. This study aims to analyze the differences in household waste management practices before and after the implementation of the Rocket Stove, examine its impact on household waste management, and evaluate its effectiveness in reducing smoke emissions in Bulang Village, Gending District, Probolinggo Regency. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and subsequently analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive analysis model. The findings indicate that the implementation of the Rocket Stove has contributed positively to household waste management. Community members gradually shifted from open burning and river disposal practices to using the Rocket Stove, which provides a more efficient combustion process with lower smoke emissions. In addition, community outreach and hands-on training improved public understanding and encouraged more responsible and environmentally friendly waste management practices. These findings suggest that the Rocket Stove represents an appropriate technology innovation that can support sustainable household waste management in rural communities.
Pencegahan Stunting melalui Metode Emo-Demo di Desa Glagah, Pakuniran, Probolinggo Davina Rini Felisa; Asih Muarifah; Fara Amalia; Salsabila; Nizelia Nabila Cahya Dewi; Ni Luh Sakinah Nuraini
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i2.50

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga diperlukanupaya pencegahan melalui penguatan kapasitas kader Posyandu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan danketerampilan kader Posyandu melalui pelatihan metode Emo- Demo agar kader mampu melakukan sosialisasi pencegahan stunting kepada ibu balita di Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Metode yang digunakanadalah pelatihan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi interaktif, diskusi, dan praktik langsungmenggunakan pendekatan Emo-Demo. Sasaran kegiatan adalahkader Posyandu sebagai agen edukasi kesehatan di tingkatmasyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader lebih aktif mengikuti pelatihan, memahami materi stunting denganlebih baik, dan mampu menyampaikan kembali pesan pencegahan stunting secara lebih menarik serta mudah dipahami. Pelatihan ini juga memperkuat peran kader dalam mendampingi dan mensosialisasikan perilaku pencegahan stunting kepada ibu balita. Dengan demikian, metode Emo-Demo dapat menjadi pendekatan edukatif yang efektif untuk mendukung penguatan kapasitas kader Posyandu dalam upaya pencegahan stunting ditingkat desa.
Peningkatan Produktivitas dan Mutu Kerupuk Mentah melalui Implementasi Mesin Pengering Tertutup Berbasis Forced Convection Drying dengan Thermostat Control pada UMKM Salam Aisah Dwi Nur Aviva; Dito Firmansyah; Alfin Firdaus Nugroho; Adeninda Salsabila Putri; Refasya Fadhilah Azura
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i2.53

Abstract

Proses pengeringan kerupuk bawang pada UMKM Salam masih menggunakan metode konvensional dengan memanfaatkan sinar matahari, sehingga memiliki keterbatasan berupa ketergantungan terhadap kondisi cuaca, waktu pengeringan yang tidak stabil, dan kapasitas produksi yang terbatas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan Mesin Pengering Tertutup Berbasis Forced Convection Drying dengan Thermostat Control sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi proses pengeringan dan mutu produksi kerupuk bawang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan mitra, rancang bangun alat, implementasi mesin, serta evaluasi penerapan teknologi melalui tanggapan mitra. Mesin yang dikembangkan memanfaatkan sistem sirkulasi udara panas terkontrol untuk mempercepat proses penguapan kadar air dan menjaga kestabilan suhu selama pengeringan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa mesin dapat beroperasi dengan baik serta menghasilkan kerupuk bawang yang kering merata dibandingkan metode konvensional. Berdasarkan hasil evaluasi, mitra menyatakan bahwa teknologi ini mampu meningkatkan kemudahan proses produksi, menghasilkan tingkat kekeringan kerupuk yang lebih merata, serta mendukung peningkatan produktivitas UMKM Salam.
Pelaksanaan Bimbingan Belajar Numerasi pada Masa Libur Sekolah melalui Media Roda Berhitung bagi Siswa Kelas IV SDN Bulang 1 Kabupaten Probolinggo Adji Irwansyah; Intan Dwi Laila Afkarina; Kartika Primadani; Abiyoga Bima Nugraha; Moh. Faidatul Nur Imansyah; Siti Isnaini Ilmi Nafiah; Musdalifah
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i2.62

Abstract

Numeracy skills are fundamental competencies required by ele-mentary school students to understand and apply mathematical concepts in daily life. However, initial observations at SDN Bulang 1 revealed that several fourth-grade students still experience dif-ficulties in basic counting and literacy-numeracy skills. This com-munity service program, carried out under the Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UMBBM) scheme, aimed to describe the implementation of numeracy learning assistance us-ing interactive roda berhitung (counting wheel) media. Held at the UMBBM Post in Bulang Village, the activity involved four fourth-grade students. The implementation method utilized a learning assistance approach comprising media demonstrations, hands-on practice, and differentiated problem-solving exercises tailored to individual student capabilities. The results demon-strated that the roda berhitung media successfully enhanced stu-dent engagement, fostered enthusiasm, and simplified abstract mathematical concepts through concrete physical interactions. This study suggests that simple manipulative media combined with direct learning assistance serve as an effective alternative for strengthening elementary numeracy skills.
Inovasi Lilin Aromaterapi dari Kulit Nanas untuk Mengurangi Limbah Organik di Dusun Sukoyuwono Nikmah Izzatul Mukarromah; Dhikson Dwi Christiyan; M Reynaldi Pratama; Rania Kartika; Rukshatul Amelia Hasanah; Nabillah Berlian Alhasny; Amanda Aprilia P; Nadinda Dwi Putri Aulya; Naila Iasa Rahajeng; Rheyna Diva Risnanda; Aulia Maulidina Al Zahra; Bayu Arif Muthoali; Johana Elsha Cornelia Ari Witarsa; Nabila Leila Safira; Raden Ahmad; Ana Maulidya Kusuma; R Anggi Arista
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 3 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i3.30

Abstract

Limbah kulit nanas merupakan limbah organik yang masih belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan, terutama di daerah sentra produksi nanas seperti Dusun Sukoyuwono, Desa Palaan, Kabupaten Malang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit nanas melalui pengembangan lilin aromaterapi yang memiliki nilai tambah ekonomis sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah berbasis prinsip ekonomi sirkular. Metode yang diterapkan meliputi uji coba formulasi produk, sosialisasi, demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi, serta distribusi produk kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa formulasi yang dikembangkan mampu menghasilkan lilin aromaterapi dengan aroma khas nanas, tekstur yang baik, dan tampilan yang menarik melalui pemanfaatan sari serta ampas kulit nanas secara menyeluruh sesuai dengan konsep zero waste. Kegiatan sosialisasi juga memperoleh tanggapan positif dari masyarakat yang tercermin dari meningkatnya pemahaman mengenai pengelolaan limbah organik dan munculnya minat untuk mengembangkan produk sebagai peluang usaha rumahan. Dengan memanfaatkan limbah sebagai bahan baku utama, inovasi ini memiliki potensi ekonomi yang baik karena biaya produksinya relatif rendah. Secara keseluruhan, kegiatan ini mendukung penerapan ekonomi sirkular serta memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8, SDGs 12, dan SDGs 13.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Biopori dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos di Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi Rashky Ferdiansyah; Muhammad Fajar Arip Fabriansyah; Muazzafar Nur Fahreza; Nuhad Iqbal Muhammad Faiq; Elsinora Mahananingtyas
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 3 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i3.31

Abstract

Program Belajar Bersama Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM BBM) merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat, yang bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tepat. Salah satu program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UM BBM di Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, adalah pembangunan lubang resapan biopori sebagai sarana pengelolaan sampah organik rumah tangga dan pengubahannya menjadi kompos. Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif dengan anggota organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pengelola Bank Sampah Desa (BSD) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaannya terdiri dari observasi lapangan, penyuluhan, pelatihan praktik dalam membangun lubang resapan biopori, dan bantuan berkelanjutan dalam mengisi biopori dengan sampah organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota masyarakat memperoleh pengetahuan yang lebih luas tentang manfaat biopori, mampu membangun dan mengelola sistem biopori secara mandiri, dan memahami bagaimana sampah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi kompos untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pertanian skala rumah tangga. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang berbasis pada kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga desa efektif dalam mendorong perubahan perilaku positif dalam praktik pengelolaan sampah dari sumbernya.
Digitalisasi Promosi Melalui Pendaftaran Google Maps dan Media Promosi Fisik untuk Meningkatkan Optimalisasi Visibilitas Umkm di Dusun Gondang Fathina Izzatul Millah; Aldian Rizky Prasetya; Haydar Asrofil Syarifa; Baiq Padantya Raya; Dahlia Cahya Putri Pratama; Firyal Hanan Devananda; Ivada Syafa Ananda; Lintang Zhafirah Dwi Ardifa; Luthfi Arya Satria Wibawa; Maulana Ikhsan Zuhdi; Mayyasa Andira Fatiha; Nency Dwi Valentya; Sabrina Zakiyah Widodo; Zhurotul Laila
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 3 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i3.36

Abstract

This community service activity aims to help Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Gondang Hamlet, Tulungrejo Village, Bumiaji District, Batu City improve their business visibility and accessibility through promotional digitalization. The main problem faced by these MSME actors was the limited use of digital media, particularly the absence of registered business locations on Google Maps and the lack of banners as a physical promotional medium. The implementation method consisted of observation and interviews to identify MSME needs, registration of business locations on Google Maps, design and installation of business banners, and evaluation of the program's success. This activity involved four partner MSMEs, namely Bakso Mbah Dhe, Warung Bu Narni, Njajan Kuy, and Warung Makan Bu Rum. The results showed that all four MSMEs (100%) successfully obtained active, visible business locations on Google Maps, complete with location information, operating hours, menu lists, and business photos, and collectively received 10 customer reviews with an average rating of 5.0 out of 5 through the Google Reviews feature. The combination of online promotion through Google Maps and physical banners proved complementary in expanding promotional reach, both for tourists near the location and prospective customers from outside the hamlet. This program also improved MSME actors' digital literacy and awareness of the importance of digital identity, although this improvement was not measured using a quantitative instrument (e.g., pre-test/post-test) and is therefore reported descriptively.
Pendampingan Optimalisasi Rebranding & Digitalisasi UMKM di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang Dewi Churin’in; Intan Angelina Pasti Ulia Tanjung; Joiche Aprilia Loilaly; Lila Afianza; Ludi Wijaya; Lusiana Louis; Muhammad Azri Hilmansyah; Rini Anggi Arista
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 3 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i3.39

Abstract

Transformasi digital merupakan strategi penting dalam meningkatkan kemampuan bersaing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dengan penguatan identitas usaha dan menerapkan sistem pembayaran digital. Namun, beberapa pelaku UMKM di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang masih mengalami kesulitan dalam pemanfaatan teknologi digital, baik dalam aspek rebranding maupun dalam penerapan metode pembayaran non-tunai. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM dalam mengoptimalkan rebranding usaha serta menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bentuk digitalisasi usaha. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Juli 2026 menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, identifikasi kebutuhan mitra, pendampingan rebranding, serta pendampingan pembuatan QRIS secara langsung pada dua UMKM mitra, yaitu Toko Barokah Bu Siti dan Warung Padang Sabana Murah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua UMKM berhasil mengaktifkan QRIS sebagai alternatif sistem pembayaran digital serta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya identitas usaha dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung aktivitas bisnis. Pendampingan yang berbasis kebutuhan mitra memberikan pengalaman praktik yang lebih nyata sehingga mempermudah proses penerapan teknologi. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan secara langsung mampu menjadi strategi efektif dalam mendukung transformasi digital UMKM di tingkat desa.
Efektivitas Program Edukasi Literasi Digital dan Bijak Bermedia Sosial dalam Meningkatkan Kompetensi Digital Peserta Didik SMP Unggulan Roudlotussaidin Fredy Umbu Maramba Hawu; Sunarni
Innovative Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 3 (2026): Innovative Journal of Community Engagement
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ijce.v2i3.42

Abstract

The rapid advancement of digital technology requires students to develop digital literacy competencies to navigate various challenges in the digital environment, including misinformation, cyberbullying, online scams, and unethical social media practices. This article aims to describe and evaluate the effectiveness of the Digital Literacy and Responsible Social Media Awareness Program implemented as part of the Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) community engagement program at SMP Unggulan Roudlotussaidin, Pandansari Lor Village, Jabung District, Malang Regency, Indonesia. The program employed a participatory educational approach consisting of a pre-test, interactive learning sessions, group discussions, ice-breaking activities, and a post-test. The activity involved 31 students, while data analysis was conducted on 29 participants with complete pre-test and post-test records. Descriptive statistical analysis was used to compare participants' scores before and after the intervention. The findings indicate an improvement in the average score from 43.9% in the pre-test to 56.9% in the post-test, with 21 students (72.4%) demonstrating improved performance. These results suggest that the participatory educational approach effectively enhanced students' understanding of digital literacy, responsible social media use, and digital safety. Therefore, similar programs are recommended to be implemented on a sustained basis with longer instructional duration and learning materials tailored to students' educational levels and needs.

Page 3 of 3 | Total Record : 29