cover
Contact Name
Abdul Habib Arrasyidi Desky
Contact Email
learntech785@gmail.com
Phone
+62859106945583
Journal Mail Official
mifandimandiridigital@gmail.com
Editorial Address
Komplek Senda Residence Jln Payanibung Ujung D Dalu Sepuluh-B, Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 31089666     DOI : https://doi.org/10.63401/learntech
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Pendidikan (Learntech) adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, kajian konseptual, dan pengembangan dalam bidang teknologi pendidikan. Jurnal ini hadir sebagai sarana publikasi bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pengembang media pembelajaran yang memiliki ketertarikan terhadap integrasi teknologi dalam dunia pendidikan. Fokus utama jurnal ini adalah pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan, baik formal maupun nonformal. Cakupan artikel dalam jurnal ini mencakup berbagai tema seperti desain dan pengembangan media pembelajaran digital, penerapan e-learning dan mobile learning, inovasi dalam pembelajaran berbasis TIK, evaluasi efektivitas penggunaan teknologi pendidikan, serta pengembangan sistem dan aplikasi pendukung pembelajaran. Jurnal ini juga terbuka untuk naskah yang membahas kebijakan, tantangan, dan etika dalam penerapan teknologi pendidikan. Jurnal Teknologi Pendidikan (Learntech) diterbitkan secara berkala oleh PT. Mifandi Mandiri Digital dan menerapkan proses penelaahan sejawat (peer-review) guna menjamin kualitas dan orisinalitas setiap artikel yang diterbitkan. Seluruh artikel tersedia dalam format akses terbuka (open access) untuk mendukung penyebaran ilmu pengetahuan secara luas dan inklusif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Pengaruh Layanan Konseling Individu dengan Pendekatan Humanistik terhadap Kecerdasan Emosional Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Galuh Puspa Wahyuningtyas; Endah Rahmawati; Nur Sya’ban Ratri D.M
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individu dengan pendekatan humanistik teknik Gestalt terhadap kecerdasan emosional siswa kelas X Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah 1 Muntilan tahun ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain one group pre-test–post-test. Subjek penelitian berjumlah tiga siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket kecerdasan emosional yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan konseling individu. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan antara skor pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecerdasan emosional siswa setelah mengikuti layanan konseling individu dengan pendekatan humanistik teknik Gestalt. Nilai t hitung sebesar 2,28 lebih besar dari t tabel 2,04 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu dengan pendekatan humanistik teknik Gestalt berpengaruh positif terhadap kecerdasan emosional siswa, khususnya dalam aspek kesadaran diri, pengendalian emosi, empati, motivasi diri, dan keterampilan sosial.
Pengembangan Media Komik untuk Meningkatkan Literasi Kewargaan Siswa Sekolah Dasar Laela Fauzia; Atika Dwi Evitasari; Ratri Shinta Wadhani
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa komik untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila, yang difokuskan pada peningkatan literasi budaya dan kewargaan siswa kelas V SD Negeri Keji 2 Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian mencakup lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respon guru dan siswa, serta tes literasi kewargaan melalui pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan uji inferensial. Hasil validasi menunjukkan bahwa komik tergolong sangat layak digunakan, dengan skor rata-rata 85,61% dari ahli materi dan 84,62% dari ahli media. Uji kepraktisan juga menunjukkan hasil positif, yaitu respon guru sebesar 73%, respon siswa 89,25% pada uji coba skala kecil, dan 91,56% pada uji coba skala besar. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan literasi kewargaan, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pre-test 48,9 yang meningkat menjadi 85,8 pada post-test, dengan nilai signifikansi uji paired sample t-test < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, media komik dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Media ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan minat baca, melatih kemampuan berpikir kritis, serta menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman.
Pengembangan Media Permainan Kartu Uno Burnout Study (UBS) dalam Layanan Bimbingan Kelompok Materi Burnout Study untuk Siswa Kelas XI Septiana Rahayu Ningsih; Nanik Suprihyatin; Wahyu Murti Utami
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media permainan kartu Uno Burnout Study (UBS) untuk layanan bimbingan kelompok materi Burnout Study pada siswa kelas XI MAN 1 Kulon Progo Tahun Ajaran 2025/2026. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Data diperoleh melalui angket dari ahli materi, ahli media, dan siswa untuk menilai kelayakan serta kepraktisan. Analisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan media UBS dengan skor 90% dari ahli materi dan 81% dari ahli media (kategori “sangat layak”), serta kepraktisan 86% dari siswa (kategori “sangat praktis”). Dengan demikian, media kartu UBS dinyatakan layak dan praktis sebagai inovasi media bimbingan kelompok.
Analisis Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Pola Interaksi Sosial Peserta didik SD Negeri Giripeni Shintya Maimunah; Faridl Musyadad; Siwi Utaminingtyas
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak penggunaan media sosial TikTok terhadap interaksi sosial peserta didik SD Negeri Giripeni, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta mengetahui peran guru dalam membimbing peserta didik agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijak. Meningkatnya penggunaan TikTok di kalangan peserta didik sekolah dasar menimbulkan kekhawatiran terhadap perubahan pola interaksi sosial karena peserta didik lebih tertarik pada aktivitas dunia maya dibandingkan interaksi langsung dengan teman sebaya, guru, maupun masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian peserta didik SD Negeri Giripeni yang aktif menggunakan TikTok, guru, serta warga sekitar. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok di kalangan peserta didik tergolong tinggi dan berdampak secara dualistik. Dampak positifnya meliputi peningkatan kreativitas, perluasan wawasan, serta penguatan hubungan pertemanan. Sementara itu, dampak negatifnya mencakup penurunan kualitas interaksi sosial langsung, munculnya perilaku dan bahasa yang kurang sopan, serta paparan konten yang tidak sesuai dengan usia. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru, sekolah dan orang tua dalam mengawasi penggunan Media Sosial TikTok.
Model Pembelajaran Tipe NHT Berbantu Bamboozle dalam Meningkatkan Semangat dan Pemahaman IPAS Siswa SD Anisa Hidayati; Atika Dwi Evitasari; Yulia Palupi
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 03 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi di kelas VI SD Muhammadiyah Kulur, semangat belajar siswa masih kurang dan berakibat pada pemahaman mereka. penelitian ini bertujuan meningkatkan semangat belajar dan pemahaman melalui penerapan model NHT berbantuan media digital Bamboozle. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi digunakan dengan subjek 16 peserta didik. data dikumpulkan melalui tes tertulis, kuesioner, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif baik kualitatif maupun kuantitatif. Menurut hasil penelitian penggunaan model NHT berbantuan Bamboozle dapat meningkatkan keinginan untuk belajar peserta didik yang terlihat dari antusias dalam mengikuti pembelajaran serta mampu menciptakan suasana kelas yang ramah, tenang dan kondusif. Serta meningkatkan nilai rata-rata dari 51,5 pada pre-test kemudian meningkat menjadi 70,25 di siklus I, dan nilai rata-rata 81,68 di siklus II. Penerapan NHT berbantuan Bamboozle terbukti meningkatkan antusiasme semangat belajar serta pemahaman peserta didik, dan indikator keberhasilan 75 persen dari jumlah keseluruhan peserta didik tercapai pada siklus II.
Transformasi Pendidikan IPS di Era Digital: Inovasi, Tantangan, dan Strategi Pengembangan Pembelajaran Aura Aprilianti Katili; Moh. Imron Rosidi
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan IPS di era digital, yang membawa perubahan signifikan melalui inovasi pembelajaran yang memperkaya interaktifvitas dan meningkatkan relevansi konten dengan memanfaatkan teknologi digital. Pembelajaran IPS saat ini tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan, namun juga meningkatkan kemampuan abad 21 seperti analisis kritis, inovasi, kerja sama, serta kemampuan memahami informasi digital para siswa. Namun, proses transformasi ini tidak terlepas dari berbagai tantangan yang kompleks, termasuk kesenjangan akses teknologi antar wilayah dan kalangan sosial, perbedaan tingkat literasi digital, serta isu etika dan keamanan data yang harus dihadapi secara serius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif guna mengeksplorasi interaksi inovasi, tantangan yang muncul, serta strategi pengembangan pembelajaran IPS yang adaptif dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlunya sinergi antara inovasi teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia pendidik dan peserta didik, serta dukungan kebijakan yang tepat agar pendidikan IPS dapat tetap responsif, efektif, dan relevan dalam menjawab perubahan sosial dan kemajuan teknologi yang cepat. Dengan demikian, pendidikan IPS dapat menjadi instrumen krusial internal membentuk generasi yang siap menghadapi tuntutan masa depan.
Pelatihan Permainan Wordwall Quiz untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Evaluasi Pembelajaran pada Pelajar SMA Dian Sukmawati Sudrajat; Nur Fatikhatul Jannah; Fiantika Mutia Rahma; Fatkhatun Naela; Imam Prayogo Pujiono
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan penggunaan aplikasi Wordwall sebagai media evaluasi berbasis game pada siswa SMAN 1 Kedungwuni serta mengetahui pengaruhnya terhadap pemahaman dan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 33 siswa. Data diperoleh melalui observasi, pre-test, post-test, dan dokumentasi kegiatan pelatihan. Pelatihan dimulai dari pengenalan Wordwall, demonstrasi penggunaan, pendampingan praktik, hingga siswa mencoba membuat serta memainkan kuis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebagian besar siswa belum familiar dengan Wordwall. Setelah mengikuti kegiatan, pemahaman siswa meningkat, terlihat dari hasil post-test dan kemampuan mereka menggunakan berbagai template Wordwall. Siswa juga menunjukkan keterlibatan dan antusiasme yang lebih tinggi selama evaluasi berbasis game. Dengan demikian, Wordwall terbukti efektif membantu meningkatkan pemahaman dan minat siswa dalam mengikuti evaluasi pembelajaran.
Hubungan Self-Efficacy dengan Burnout pada Dosen Perguruan Tinggi Swasta di Kota Kupang Melki Oktofianus Lalay; Maria Lodika Long
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan kerja (burnout) di kalangan dosen perguruan tinggi swasta (PTS) merupakan isu yang semakin mendapat perhatian, khususnya di daerah dengan keterbatasan sumber daya seperti Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Beban kerja multidimensi yang mencakup pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tugas administratif, ditambah dengan keterbatasan kesejahteraan finansial, berpotensi menurunkan kesehatan mental dan kinerja dosen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dan burnout pada dosen perguruan tinggi swasta di Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 233 dosen perguruan tinggi swasta di Kota Kupang yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala self-efficacy yang diadaptasi dari konsep Bandura dan skala burnout yang mengacu pada Maslach Burnout Inventory (MBI). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy dosen berada pada kategori sedang hingga tinggi (Mean = 3,65; SD = 0,52), sementara tingkat burnout berada pada kategori sedang (Mean = 3,20; SD = 0,60). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan burnout (r = −0,38; p = 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi self-efficacy dosen, semakin rendah tingkat burnout yang dialami.
Analisis Komparatif Desain Pembelajaran PPKn Pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka Intan Alfiqha; Patda Monicha; Agus Dwi Prasojo
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelaah analisis komparatif desain pembelajaran PPKn  pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka serta implikasinya terhadap proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat Sekolah Dasar. Kajian pustaka diterapkan sebagai pendekatan utama melalui eksplorasi buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan. Pemilihan teknik ini berdasarkan pada sasaran penelitian yang menekankan analisis mendalam terhadap berbagai referensi literatur yang mengulas Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Dalam penelitian ini, berbagai sumber literatur dikumpulkan dan dievaluasi dengan teliti. Sumber tersebut mencakup buku-buku akademik yang membahas kurikulum dan pendidikan kewarganegaraan, artikel jurnal domestik maupun global yang terkait, dokumen resmi kebijakan pemerintah Temuan analisis mengindikasikan bahwa Kurikulum 2013 menitikberatkan pada struktur kompetensi inti dan dasar serta pendekatan ilmiah, sedangkan Kurikulum Merdeka menyediakan fleksibilitas melalui capaian pembelajaran per fase, pembelajaran kontekstual, dan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Transformasi kurikulum tersebut juga mengubah fungsi pendidik dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran yang memotivasi partisipasi aktif peserta didik. Proses pembelajaran PPKn dalam Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan karakter melalui pengalaman empirik. Kajian ini menegaskan urgensi persiapan pendidik dan institusi pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran PPKn yang kontekstual dan signifikan.
Efektivitas Program Sekolah–Rumah Sehat terhadap Literasi Kesehatan Siswa Kelas V di SDIT Amanah Ummah Hani Wulan Ekiyanti; Ekawati Rini Wulansari
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 04 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan pada siswa sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam pembentukan perilaku hidup sehat sejak dini. Namun, praktik kesehatan siswa sering belum konsisten karena kurangnya keterhubungan antara pembiasaan di sekolah dan di rumah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Sekolah–Rumah Sehat dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa kelas V SDIT Amanah Ummah. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi kesehatan, observasi perilaku sehat, serta wawancara orang tua. Analisis data kuantitatif menggunakan perhitungan nilai rata-rata, persentase ketuntasan, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi kesehatan dari 55,38 pada tahap awal menjadi 83,42 pada akhir siklus, dengan nilai N-Gain sebesar 0,63 yang termasuk kategori peningkatan sedang. Peningkatan juga terlihat pada perilaku sehat siswa, seperti kebiasaan mencuci tangan dan membawa bekal sehat. Hasil ini menunjukkan bahwa kolaborasi sekolah dan keluarga melalui Program Sekolah–Rumah Sehat mampu meningkatkan literasi kesehatan siswa secara nyata.

Page 2 of 3 | Total Record : 24