cover
Contact Name
Joni Setiawan
Contact Email
setiawanjoni@gmail.com
Phone
+628151657716
Journal Mail Official
redaksi.dkb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kusumanegara No. 7 Yogyakarta, Indonesia 55166
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
ISSN : 20874294     EISSN : 25286196     DOI : https://doi.org/10.22322/dkb.v42i1
Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH is an open-access journal published by Center for Handicraft and Batik, Ministry of Industry as scientific journal to accommodate current topics related to include materials research and development, production processes, waste treatment management, designs and entrepreneur of handicrafts and batik. Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH publishes communications, articles, and reviews. The first volume of DKB has been published in 1987 and continued until today with 2 (two) issues of publication each year. The number of articles for each issue is 9 (nine) articles. The official language of the journal is Bahasa Indonesia, but manuscripts in English are also welcomed. Manuscript submission and reviewing process is fully conducted through online journal system, using a double-blind review process
Articles 308 Documents
Pengaruh Waktu Perendaman Mordan Terhadap Hasil Eco-printing Menggunakan Daun Mangga (Mangifera indica Linn) Indrianti, Pingki; Rachmawaty, Rachmawaty; Watye, Rina
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i1.7766

Abstract

Ecoprinting merupakan teknik cetak tekstil ramah lingkungan dengan memanfaatkan tanaman sebagai pewarna. Berdasarkan penelitian sebelumnya tanaman mangga (Mangifera Indica L.) memiliki potensi sebagai pewarna alami untuk celup tekstil (natural dye) dengan kualitas warna yang baik. Tujuan penelitian ini adalah (1) Melihat hasil warna daun mangga pada kain menggunakan teknik ecoprinting; (2) Menemukan durasi perendaman daun mangga dalam mordan dengan hasil warna yang paling baik untuk teknik ecoprinting. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan sampel penelitian daun mangga varietas Cengkir. Daun mangga diberikan perlakuan berdasarkan durasi waktu perendaman mordan. Bahan mordan yang digunakan adalah Tawas (Al2(SO4)3). Warna yang dihasilkan kemudian dibandingkan dan dilakukan analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Daun mangga dengan mordan tawas memiliki hasil cetakan warna yang baik untuk teknik ecoprinting. Daun mangga mengeluarkan cetakan berwarna kuning dengan siluet daun yang terlihat jelas pada kain. (2) Perendaman daun dalam mordan pada durasi waktu 5 jam menghasilkan warna kuning yang lebih pekat dan terang.
Kesenian Jaran Bodhag Probolinggo sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Motif Batik Tulis pada Outwear Semi-Formal Aziz, Akbar Naufal; Ratnawati, Ike; Sidyawati, Lisa
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i1.7906

Abstract

Kesenian Jaran Bodhag Probolinggo mengalami pasang surut dalam modernitas, masih belum cukup dikenal oleh masyarakat luar maupun dalam Probolinggo. Kesenian pertunjukkan yang berakar sejarah dari Jaran Kencak tercipta sebuah kesenian masyarakat dengan modifikasi bentuk imitasi kepala kuda dan Bodhag dalam bahasa Madura yang berarti “wadah/tudung nasi”, dihiasi sedemikian rupa dan tercipta sebuah artifisial jaranan. Penulis memiliki ketertarikan pada bentuk Jaran Bodhag untuk dituangkan pada batik tulis dalam outerwear semi-formal untuk meningkatkan daya tarik gaya berbusana batik yang cenderung monoton pada kalangan usia remaja-dewasa. Penciptaan ini bertujuan untuk menggaungkan kesenian Jaran Bodhag Probolinggo juga mendeskripsikan ide konsep, proses visualisasi, dan hasil motif batik tulis pada bentuk outerwear semi-formal. Penelitian ini menggunakan metode penciptaan yang dikemukakan oleh SP. Gustami yang terdiri dari tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Hasil penciptaan karya ini terdapat tiga jenis outer antara lain: Beden Sokmah Jaran Bodhag (Vest), Demslendeman (Jacket), Gal Megol (Crop Top Bolero). Hasil penciptaan karya tersebut menjadi salah satu upaya bentuk inventarisasi motif baru dan pelestarian kesenian lokal dalam wujud karya batik.
Pengembangan Rok Batik sebagai Transformable Fashion Rahmadani, Fadilah; Wening, Sri; Budiastuti, Emy
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 2 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i2.7953

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui masalah yang dihadapi dalam pengembangan produk batik sebagai transformable fashion yang kemudian peroses perancangan dan kelayakannya serta mengetahui tingkat kesukaan pengguna target yaitu generasi Z terhadap hasil pengembangan produk. Penelitian ini merupakan pengembangan produk dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui Expert Appraisal (penilaian ahli) dan Development Testing (Uji Coba). Desain Uji Coba pada penelitian ini menggunakan uji skala kecil 10 orang target pengguna dan skala besar 20 orang target pengguna. Menyebarkan(penyebarluasan) dilakukan dengan melakukan uji tingkat kesukaan dan menyebarkan link cara penggunaan produk melaluii angket dengan 103 responden yaitu target pengguna. Target pengguna hasil produk pengembangan ini adalah generasi Z khususnya mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif.
Color Removal Technique (CRT) sebagai Alternatif Penciptaan Karya Batik Recycle pada Masa Pandemi Covid 19 Purnomo, Muhammad Arif Jati; Marwati, Sri; Priyanto, Danang
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 41 No. 1 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v41i1.7954

Abstract

Corona Virus Desease-19 (Covid-19) atau Virus Corona adalah jenis penyakit menular yang  disebabkan oleh corona virus yang baru ditemukan dan status perkembangannya sangat cepat hingga termasuk dalam jenis virus bersifat Pandemi. Fenomena pandemi covid-19, yang mengharuskan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home menginspirasi untuk meredesain kembali produk tekstile lama termasuk batik untuk direcycle dengan tampilan motif yang baru.Color Removal Technique adalah teknik pencabutan warna atau pelunturan warna pada desain tekstil permukaan atau surface design. Penelitian artistik ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi material bahan yang bisa digunakan sebagai alternatif  dalam pemanfaatan batik recycle; (2) menciptakan desain motif batik dengan teknik color removal dari sebuah fenomena wabah covid-19. Metode yang digunakan melalui tahapan eksplorasi, eksperimentasi, perenungan, perancangan dan perwujudan. Luaran dari penelitian ini berupa 5 buah karya yang terdiri dari 2 buah karya yang berfungsi dekoratif dan 3 buah baju yang di Haki kan, serta artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal ilmiah nasional. 
Innovation and Burden Sharing Strategy to Internationalize Batik: Case Study of Laweyan Batik Susiatiningsih, Rr. Hermini; Alfian, Muhammad Faizal; Setiyaningsih, Dewi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 41 No. 1 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v41i1.7979

Abstract

Batik has added economic value as a cultural heritage, making it marketable at domestic and international levels. The most significant benefits of promoting batik products to the global market are bringing local values to global society, as well as the benefits of economic development for the domestic garment industry. Laweyan is one of the Solo districts specializing in batik cloth production. The sector in Laweyan produces painted and printed batik cloth, distributed not only in the local market but also in the global market. By using qualitative methods, this research analyses the innovation of batik products and marketing innovations of Batik Laweyan in penetrating the global market. The findings from this research conclude that producers in Laweyan Regency develop product innovations by adapting batik motifs with local nuances to international market tastes, and to encourage internationalization, producers use marketing innovations through a burden-sharing strategy. So, in terms of internationalization, local cultural values become an essential aspect of product innovation. In contrast, in terms of marketing, the burden-sharing strategy becomes an innovation to penetrate international markets. Through the burden-sharing approach, local producers build networks with foreign producers to obtain demand from foreign markets so that local producers can reach the world market by bridging the local industry and international markets.
Effects oF Chitosan as Bio-Mordant on Cotton Fabric Dyeing with Various Natural Dyes Evitasari, Rachma Tia; Mufrodi, Zahrul; Mazareta, Selva; Nirmalasari, Jiran
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i1.7991

Abstract

Natural dyes are alternatives to synthetic dyes as batik dyes. However, color results produced by natural dyes were not as good as synthetic dyes, hence mordant compounds were required. As a substitute for metal mordant, it was essential to have another alternative mordant, such as chitosan. This research was intended to analyze the color produced by various sources of natural dyes, betel nut; spurred mangrove (tingi) bark; baheda (jolawe) peel; mangrove bark; mahogany bark; and copperpod (jambal) bark, quantitatively by testing the value of color differences (ΔE) on variations of  the chitosan concentration and fabric dyeing. In conclusion, the use of chitosan could enhance the absorption of dye into the fabric. In a chitosan concentration of  10 g/L, betel nut reached an  ΔE value of 15.40; spurred mangrove 16.26; baheda peel 18.97; mangrove 10.87; mahogany 14.01; and copperpod 19.33. Furthermore, the test of fastness to sunlight with greyscale showed the value in range of 4-5 (good).
Antibacterial Activity and Color Evaluation of Natural Color Fabric from Terminalia bellerica Coated with TiO2 Amalia, Rizka; Pujiastuti, Alfyan; Paramita, Vita; Kusumayanti, Heny
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 2 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i2.8006

Abstract

As a basic human need, the development of textiles still needs to be studied. At first, the textile dyeing process used natural dyes. However, along with the development of technology with the discovery of synthetic dyes for textiles, the use of natural dyes began to be abandoned. Natural color fabrics have many advantages, while promoting disadvantages, such as the appearance of microorganisms on the fabric. To improve the function of the fabric, the addition of antibacterial agent to the fabric is important. This study aims to investigate the optimum condition for producing natural color fabric from Terminalia Belerica’s peel with the application of TiO2 as an antibacterial agent, using the pad dry cure method. The results of the TiO2 coating process on natural dye fabrics are based on its antimicrobial activity. SEM EDX, color strength, and fabric stiffness were also characterized by its physical properties. The analysis results show that the most optimum condition for the stability of color aging was in the 2nd experiment at a concentration of TiO2 at 1%, without curing and sizing of 75%. For stiffness stability analysis, the optimum result was obtained in the third experiment, namely the concentration of TiO2 at 0.5%, with curing and without sizing of 98%. The most influential effects on the antibacterial test include aging, brightness, and stiffness, namely variable sizing with a negative effect. The results of testing antibacterial activity on natural color fabrics of jolawe fruit peel extract applied with TiO2 show that the assessment process caused the fabric to be easily contaminated by bacteria, where the inhibition zone value was 0 mm. The SEM-EDX test did not show any damage to the fabric, and there were grains or lumps on the fabric fibers due to TiO2 coating.
Pengembangan Kain Tapis sebagai Produk Unggulan Daerah Lampung Hartono, Lili; Guntur, Guntur; Rustopo, Rustopo; Setiyono, Budi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 41 No. 2 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v41i2.8008

Abstract

Kain tapis merupakan salah satu seni tradisi yang diangkat menjadi produk unggulan daerah Lampung. Berbagai pengembangan telah dilakukan untuk mendorong kain tapis menjadi produk industri kreatif berbasis budaya lokal yang mampu bersaing pada pasar global. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kajian pustaka, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data penelitian menggunakan metode interaktif melalui pengumpulan, reduksi, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi serta menganalisis secara mendalam pengembangan produk kain tapis Lampung dengan metode ATUMICS. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, telah terjadi banyak perubahan dan perkembangan pada kain tapis pada aspek teknik, fungsi, material, motif, konsep penciptaan, dan produk yang dihasilkan. Melalui pengembangan yang dilakukan kain tapis mampu bersaing dalam industri kreatif yang kompetitif dan menciptakan produk sesuai kebutuhan pasar sehingga mendorong meningkatnya perekonomian daerah, sekaligus penopang keberlangsungan seni tradisi pada era globalisasi
Kajian Motif Batik dengan Aspek Nilai Estetika pada Batik Kuno Kota Probolinggo Lailatul Fitria, Nurul Jannah
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i1.8025

Abstract

Indonesia dikenal dengan identitas keragaman budaya. Salah satu bentuk budaya Indonesia yang tampak dan terkenal adalah batik. Bahkan di setiap wilayah memiliki karakteristik motif batik. Motif batik mulai dari kontemporer dan motif batik kuno. Termasuk di Kota Probolinggo, terdapat batik dengan motif kontemporer dan motif batik kuno. Motif batik kuno khas Kota Probolinggo awalnya tidak dikenal, akan tetapi sejak temuan di museum Belanda dan keberhasilan identifikasi serta dilakukan duplikasi sebanyak 28 motif batik. Riset ini bertujuan melakukan analisis aspek-aspek estetika terhadap motif-motif batik kuno khas Kota Probolinggo. Riset ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan model eksploratif. Sumber data primer adalah “Batik Kuno Kota Probolinggo”. Sumber pendukung penelitian berasal dari jurnal ilmiah, buku, dan kajian pustaka lainnya. Analisis mendalamditerapkan pada 8 motif batik kuno Kota Probolinggo dari 28 total keseluruhan motif batik yang berhasil diduplikasi. Hasil analisis menunjukkan estetika dalam motif batik kuno khas Kota Probolinggo sebanyak 8 motif batik yang sudah dipilih, meliputi Batik Kembang Sembujo, Batik Sinjang Girang, Batik Kapal Layar, Batik Nus-nusan, Batik Merah Ngigel, Batik Merak Menclok, Batik Macan-macanan, dan Batik Intipyan. Setiap desain motif pada 8 Batik Lawasan Kota Probolinggo tersebut mempunyai unsur-unsir visual yang khas sesuai dengan karakteristik masyarakat dan lingkungannya. Pada setiap jenis batik kuno Kota Probolinggo, desain motif terdapat Kesatuan (Unity), Kerumitan (Complexity), dan Kesungguhan (Internsity).
Desain Piring Saji Susun Berbasis Revitalisasi Tradisi Merti Bumi Nur, Christmastuti
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i1.8026

Abstract

Merti Bumi merupakan tradisi Jawa yang erat relasinya dengan kehidupan masyarakat agraris karena mengandung makna dan nilai-nilai luhur yang penting bagi keberlanjutan tatanan dan aktivitas sosial. Demi menjaga nilai-nilai tradisi ini tetap langgeng hingga pada masa yang akan datang, diperlukan adaptasi sesuai dengan kondisi masa kini. Maka, penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi tradisi Merti Bumi khususnya artefak gunungan melalui perancangan produk kontemporer. Metode ATUMICS (Artefact-Technique-Utility-Material-Icon-Concept-Shape) digunakan untuk mengkaji gunungan sebagai salah satu artefak dari kirab Merti Bumi serta merancang produk berdasarkan hasil kajian tersebut. Tahapan dari penelitian ini adalah analisis elemen tradisi, penyusunan konsep desain, iterasi desain, serta uji coba dan evaluasi produk. Hasil dari perancangan produk ini berupa piring saji yang disusun menyerupai gunungan dengan tetap mempertahankan elemen konsep (concept) dan bentuk (shape), serta menambahkan elemen modern yaitu teknik (technique), kegunaan (utility), material (material), dan ikon (icon). Hasil akhir dari perancangan ini berupa dua set piring saji susun berbahan batu marmer Carrara dan Black Marquina yang dikombinasikan dengan kuningan sebagai struktur penyangga. Pilihan material ini mempertimbangkan higienitas dan estetika, serta menyesuaikan target pasar ekspor kelas menengah ke atas. Piring ini juga memiliki sistem lepas pasang sehingga memudahkan dalam penyimpanan maupun distribusi produk.

Filter by Year

1987 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 42 No. 1 (2025): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 41 No. 2 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 41 No. 1 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 40 No. 2 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 39 No. 2 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 38 No. 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 38 No. 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 37 No. 2 (2020): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 37 No. 1 (2020): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 36 No. 2 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 36 No. 1 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 35 No. 2 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 35 No. 1 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 34 No. 2 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 34 No. 1 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 33 No. 2 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 33 No. 1 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 2 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 1 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 2 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 1 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 30 No. 2 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 30 No. 1 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 2 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 1 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 28 No. 1 (2011): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 27 No. 1 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 28 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 26 (2009): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 25 (2008): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 24 (2007): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 23 (2006): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 22 (2005): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 21 (2004): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 19 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 18 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 15 (1996): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 10 (1992): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 9 (1991): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 8 (1988): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 7 (1987): Dinamika Kerajinan dan Batik More Issue