cover
Contact Name
Anwar Hafidzi
Contact Email
anwar.hafidzi@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285251295964
Journal Mail Official
journalsharia@gmail.com
Editorial Address
Sharia Journal and Education Center Publishing Jalan Gotong Royong, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia Kode Pos 70711
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
ISSN : 30310458     EISSN : 30310458     DOI : https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1280
Core Subject : Religion, Social,
The Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory (IJIJEL) is a peer-reviewed academic journal that focuses on advancing research in Islamic jurisprudence, economics, and legal theory within the Indonesian context. Published quarterly (March, June, September, and December), the journal serves as a platform for scholars, researchers, and practitioners to explore theoretical and practical developments in Islamic law. IJIJEL welcomes original research articles, conceptual papers, critical reviews, and comparative studies covering topics such as Islamic legal methodology, contemporary jurisprudential issues, legal reform, and interdisciplinary perspectives. The journal aims to foster academic discourse, enhance understanding of Islamic law, and contribute to the integration of Islamic legal principles within Indonesia’s legal and socio-economic systems.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
HMPA (Hukum Materiil Peradilan Agama) Tentang Ahli Waris Pengganti : Tinjauan Ontologi, Epistimologi, Dan Aksiologi Hukum Islam Sharfina Permata Noor, Erla; Jalaluddin, Jalaluddin; Azhari, Fathurrahman; Hamdi, Fahmi
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.572

Abstract

Abtrack This paper examines the concept of substitutional heir (plaatsvervulling) in Islamic inheritance law from the perspectives of ontology, epistemology, and axiology. The concept of substitutional heir regulates the inheritance mechanism when the primary heir (biological child) has passed away before the testator (parent). Differences in interpretation among Islamic legal scholars regarding this concept can affect the final outcome of inheritance distribution, especially in cases involving complex family structures. This paper aims to unify perspectives and develop a comprehensive guideline on the application of the substitutional heir concept. From the ontological aspect, the paper explores the essence and philosophical foundation of this concept within Islamic teachings. Epistemologically, the paper examines the sources and interpretive methods used. From the axiological perspective, the paper evaluates the values and objectives to be achieved through the implementation of this concept in realizing justice, utility, and general welfare in the distribution of inheritance according to Islamic law. Keywords: Substitutional heir (plaatsvervulling), Islamic inheritance law, Ontology of Islamic law, Epistemology of Islamic law, Axiology of Islamic law. Abstrak Makalah ini mengkaji konsep ahli waris pengganti (plaatsvervulling) dalam hukum kewarisan Islam dari perspektif ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Konsep ahli waris pengganti mengatur mekanisme pewarisan ketika ahli waris utama (anak kandung) telah meninggal lebih dulu daripada pewaris (orang tua). Perbedaan interpretasi di kalangan ahli hukum Islam terkait konsep ini dapat mempengaruhi hasil akhir pembagian harta warisan, khususnya dalam kasus yang melibatkan struktur keluarga kompleks. Makalah ini bertujuan untuk menyatukan pandangan dan menyusun pedoman komprehensif mengenai penerapan konsep ahli waris pengganti. Dari sisi ontologi, dibahas hakikat dan landasan filosofis konsep ini dalam ajaran Islam. Secara epistemologi, dikaji sumber dan metode interpretasi yang digunakan. Dari sisi aksiologi, dinilai nilai-nilai dan tujuan yang ingin dicapai melalui implementasi konsep ini dalam mewujudkan keadilan, kemanfaatan, dan kemaslahatan umum dalam pembagian harta warisan. Kata Kunci : Ahli waris pengganti, Hukum kewarisan Islam, Ontologi hukum Islam, Epistemologi hukum Islam, Aksiologi hukum Islam
Akad Dan Tradisi Jual Beli Masyarakat Banjar Persfektif Hukum Ekonomi Syariah Sharfina Permata Noor, Erla; Sukarni , Sukarni; Hanafiah, H.M.; Muhajir, Ahmad
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.573

Abstract

Abstract This article discusses the contract (akad) and trading traditions of the Banjar community in South Kalimantan, Indonesia. The Banjar people have a rich history in buying and selling practices, with the contract or agreement playing a central role. The study aims to: 1) understand the concept of contract (akad) in Islamic law, 2) examine in-depth the economic interactions in the buying and selling practices of the Banjar community, and 3) analyze the perspective of sharia economics on the economic traditions of the Banjar community. The research method used is a qualitative approach with a descriptive design. The findings show that in the buying and selling practices of the Banjar community, the contract (akad) or agreement covers various aspects such as price, product quality, delivery time, and payment, which are based on the principles of honesty, fairness, and mutual respect. The trading traditions of the Banjar community also reflect local cultural values, such as polite communication, the use of the Banjar language, and the practice of bargaining. Overall, the economic traditions of the Banjar community are generally aligned with the principles of sharia economics, although some practices may require further evaluation. Keywords: Contract (Akad), Buying and Selling, Banjar Community, Sharia Economic Law Abstrak Artikel ini membahas tentang akad dan tradisi jual beli dalam masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, Indonesia. Masyarakat Banjar memiliki sejarah yang kaya dalam praktik jual beli dan perdagangan, dengan akad atau perjanjian memegang peran sentral. Artikel ini bertujuan untuk: 1) memahami konsep akad dalam hukum Islam, 2) mengkaji secara mendalam interaksi ekonomi dalam praktik jual beli di masyarakat Banjar, dan 3) menelaah perspektif ekonomi syariah terhadap tradisi ekonomi masyarakat Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktik jual beli masyarakat Banjar, akad atau perjanjian mencakup berbagai aspek seperti harga, kualitas barang, waktu penyerahan, dan pembayaran, yang didasarkan pada prinsip-prinsip kejujuran, keadilan, dan saling menghormati. Tradisi jual beli masyarakat Banjar juga mencerminkan nilai-nilai budaya lokal, seperti komunikasi yang sopan, penggunaan bahasa Banjar, dan praktik tawar-menawar. Secara umum, tradisi ekonomi masyarakat Banjar selaras dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah, meskipun terdapat beberapa praktik yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Kata Kunci: Akad, Jual Beli, Masyarakat Banjar, Hukum Ekonomi Syariah
Pendekatan Filosofis, Sosiologis, Dan Antropologis Dalam Penetapan Hukum Islam (Sebuah Pendekatan Sosial-Humanities) Syahir, Ahmad; Jalaluddin, Jalaluddin; Azhari, Fathurrahman; Hamdi, Fahmi
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.582

Abstract

Abstract A classic issue that still raises debate is the adaptability of Islamic law. Scholars of Islamic law are required to broaden the approach in responding to problems in the community. Philosophy, sociology, and anthropology are considered appropriate to be used as an approach in determining the law. This research uses a library research method that aims to describe the determination of Islamic law through philosophical, sociological, and anthropological approaches. From this research, it is found that in the context of determining the law, the disciplines of sociology, philosophy, and anthropology are a tool to approach in determining the law, not a methodology. The methodology of Islamic law istinbath is considered sufficient by using methods that have been developed by fuqaha scholars both salaf and contemporary. Keywords: Ijtihad, Taklid, Istinbath, Abstrak Persoalan klasik yang masih menimbulkan perdebatan adalah kemampuan adaptasi hukum Islam. Para sarjana hukum Islam dituntut untuk melakukan perluasan pendekatan dalam merespon permasalahan di umat. Filsafat, sosiologi, dan antropologi dipandang tepat untuk dijadikan alat pendekatan dalam menetapkan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research yang bertujuan untuk mendeskripsikan penetapan hukum Islam melalui pendekatan filosofis, sosiologis, dan antropologis. Dari penelitian ini ditemukan bahwa dalam kontkes penetapan hukum, disiplin sosiologi, filsafat, dan antropologi adalah sebuah alat untuk melakukan pendekatan dalam penetapan hukum, bukan merupakan metodologi. Metodologi istinbath hukum Islam dipandang telah mencukupi dengan menggunakan metode yang telah dikembangkan oleh para ulama fuqaha baik salaf maupun kontemporer. Kata Kunci: Ijtihad, Taklid, Istinbath
Implementasi Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 59 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penegakan Disiplin Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Pranata, Bagus Indra; Agustiwi, Asri
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.585

Abstract

Abstract The purpose of this study is to determine the implementation of Karanganyar Regent Regulation Number 59 of 2021 concerning Procedures for Enforcement of State Civil Apparatus Discipline within the Karanganyar Regency Government at the Karanganyar Regency Health Office The type of research used in this thesis is sociological juridical research, which focuses on behavior that develops in society, or the operation of law in society. The data used used primary data in the form of interviews and secondary data consisting of primary, secondary and tertiary legal materials. Data collection using interviews, observation and literature study. The results showed that: Disciplinary enforcement against the State Civil Apparatus within the Karanganyar Regency government, especially the Karangnyar Regency Health Office, is in accordance with Karanganyar Regent Regulation Number 59 of 2021 concerning Procedures for Enforcement of State Civil Apparatus Discipline within the Karanganyar Regency Government. The Head of the Karanganyar Regency Health Office conducts an examination of the State Civil Apparatus suspected of committing an offense before being sentenced to disciplinary punishment. The examination is carried out in private through direct or virtual face-to-face and is outlined in the examination news. Keywords: Discipline Enforcement, State Civil Apparatus, Health Office Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui implementasi Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 59 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penegakan Disiplin Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian yuridis sosiologis, yang berfokus pada perilaku (behavior) yang berkembang dalam masyarakat, atau bekerjanya hukum dalam masyarakat. Data yang digunakan menggunakan data primer yang berupa wawancara dan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penegakan disiplin terhadap Aparatur Sipil Negara dilingkungan pemerintahan Kabupaten Karanganyar, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Karangnyar telah sesuai dengan Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 59 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penegakan Disiplin Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar melakukan pemeriksaan kepada Aparatur Sipil Negara yang diduga melakukan pelanggaran sebelum dijatuhi hukuman disiplin. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup melalui tatap muka langsung maupun virtual dan dituangkan dalam berita pemeriksaan. Kata Kunci: Penegakan Disiplin, Aparatur Sipil Negara, Dinas Kesehatan
Kajian Mengenai Tindakan Pidana KDRT: Cara Pencegahan dan Penaggulangannya Parlinggoman, Yonathan; Heryadi, Raihan; Hosnah, SH. MH, Dr. Hj. Asmak Ul
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.586

Abstract

Abstract Domestic violence is an act committed against a person, especially a woman, that causes physical, sexual, psychological suffering and misery, or domestic neglect. These actions include threats, coercion, or restrictions on freedom that are not in accordance with the law, which occur in the context of family life. According to Law No. 23/2004 defines domestic violence as any action that causes suffering or misery in the form of physical, sexual, psychological, or neglect of a person, especially women, within the scope of the household. Domestic violence can occur due to the low ability of family members to adapt to each other, so that family members who have power and strength tend to use domination and exploitation against weaker family members. Key words: domestic violence, criminal offenses, serious abuse Abstrak KDRT atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga, merujuk pada perilaku yang menyebabkan penderitaan dan kesengsaraan pada seseorang, khususnya perempuan, baik secara fisik, seksual, psikologis, atau melalui penelantaran, dalam konteks kehidupan keluarga. Ini mencakup ancaman, penindasan, atau pembatasan kebebasan yang bertentangan dengan hukum. Menurut UU No. 23 Tahun 2004, KDRT didefinisikan sebagai segala tindakan yang menyebabkan penderitaan atau kesengsaraan, baik secara fisik, seksual, psikologis, atau melalui penelantaran, terhadap seseorang, terutama perempuan, di lingkungan rumah tangga. Faktor penyebab KDRT dapat berasal dari kurangnya kemampuan anggota keluarga untuk beradaptasi satu sama lain, yang menyebabkan anggota keluarga yang lebih kuat cenderung menggunakan dominasi dan eksploitasi terhadap yang lebih lemah. Kata kunci: KDRT, kejahatan tindak pidana , penganiyaan berat
Dinamika Hukum Islam dan Hak Asasi Manusia dalam Gender dan Hukuman Mati Sholihah, Mida Mar`atus; Sukarni, Sukarni; Hanafiah, M.; Muhajir , Ahmad
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.588

Abstract

Abstract The dynamic relationship between Islamic law and human rights (HR) has been a complex and protracted debate. These two concepts have a long history and are interrelated, although there are some differences in their interpretation and application. This paper aims to analyze this dynamic, with a focus on two main issues: gender and the death penalty. Conceptually, Islamic law has actually contained teachings on HR since its birth in the 6th century, long before the concept of HR in the West emerged in the 17th and 18th centuries. However, in its development, there has been a debate regarding the interpretation and implementation of Islamic law, particularly in the issues of gender and the death penalty. The biological anatomical differences between men and women have given birth to a set of cultural concepts called gender, which then sparked debate over their roles and status in society. In addition, the application of the death penalty in Islamic law also becomes a point of contention with the HR concept that upholds the right to life. This study is expected to provide a more comprehensive understanding of the dynamic relationship between Islamic law and HR, and to serve as a basis for efforts to harmonize and resolve conflicts between the two. Keywords: Dynamic; Islamic Law; Human Right Abstrak Dinamika hubungan antara hukum Islam dan hak asasi manusia (HAM) telah menjadi perdebatan yang kompleks dan berkepanjangan. Kedua konsep ini memiliki sejarah yang panjang dan saling terkait, meskipun terdapat beberapa perbedaan dalam interpretasi dan penerapannya. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dinamika tersebut, dengan fokus pada dua isu utama: gender dan hukuman mati. Secara konseptual, hukum Islam sejatinya telah mengandung ajaran tentang HAM sejak kelahirannya pada abad ke-6, jauh sebelum konsep HAM di Barat muncul pada abad ke-17 dan 18. Namun, dalam perkembangannya, terdapat perdebatan terkait penafsiran dan implementasi hukum Islam, khususnya dalam isu gender dan hukuman mati. Perbedaan anatomi biologis antara laki-laki dan perempuan telah melahirkan seperangkat konsep budaya yang disebut gender, yang kemudian memicu perdebatan mengenai peran dan kedudukan mereka dalam masyarakat. Selain itu, penerapan hukuman mati dalam hukum Islam juga menjadi titik perdebatan dengan konsep HAM yang menjunjung tinggi hak hidup. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika hubungan antara hukum Islam dan HAM, serta menjadi landasan bagi upaya harmonisasi dan resolusi konflik di antara keduanya. Kata Kunci: Dinamika; Hukum Islam, Hak Asasi Manusia
Dinamika Hukum Islam Dan Status Sosial (Isu Keabsahan Anak Hasil Kawin Hamil Dari Berbagai Pendekatan) Gafur, Abdul; , M.Hum, Prof. Dr. H. Jalaluddin; Azhari, M.H.I, Prof. Dr. H. Fathurahman; Hamdi, Lc, M.A, Dr. H. Fahmi
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.589

Abstract

Abstract This study aims to analyze the dynamics of Islamic law and social status concerning the legitimacy of children born from premarital pregnancies from various approaches, including the perspectives of the Shafi'i School, the Marriage Law (UUP), and the Compilation of Islamic Law (KHI). The method used is qualitative with a descriptive-analytical approach, through literature studies of classical and contemporary Islamic legal sources, as well as relevant Indonesian legislation. The analysis was conducted to identify and compare the views of various legal authorities on the legal status and rights of children born from the marriages of pregnant women.The results show that according to the Shafi'i School, a child born less than six months after a legitimate marriage or in the possibility of intercourse is considered illegitimate and not attributed to the father, thus impacting the child's rights. However, if the child is born more than six months after a legitimate marriage, the child is considered legitimate and has rights to both parents.According to UUP and KHI, a child born from the marriage of a woman pregnant due to adultery is considered legitimate as long as the child is born from a legitimate marriage, thus having rights that must be fulfilled by both parents. However, if the child is born due to adultery outside a legitimate marriage, the child only has civil relations with the mother. A judicial review of Article 43 (1) UUPA resulted in a ruling that a child born out of wedlock also has civil relations with the biological father and the father's family, besides with the mother and the mother's family. This study highlights the importance of a comprehensive understanding of various legal approaches in determining the status and rights of children born from premarital pregnancies. Keywords: Keywords: Dynamics; Islamic Law, Social Status, Pregnant Marriages Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hukum Islam dan status sosial terkait keabsahan anak hasil kawin hamil dari berbagai pendekatan, termasuk pandangan Mazhab Syafi’i, Undang-Undang Perkawinan (UUP), dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui studi literatur terhadap sumber-sumber hukum Islam klasik dan kontemporer, serta peraturan perundang-undangan Indonesia yang relevan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi dan membandingkan pandangan berbagai otoritas hukum terhadap status hukum dan hak-hak anak yang lahir dari perkawinan wanita hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Mazhab Syafi’i, anak yang lahir kurang dari enam bulan setelah perkawinan yang sah atau dimungkinkan adanya hubungan badan dianggap tidak sah dan tidak dinasabkan pada ayahnya, sehingga berdampak pada hak-hak anak. Namun, jika anak lahir lebih dari enam bulan setelah perkawinan yang sah, maka anak tersebut dianggap sah dan memiliki hak terhadap kedua orang tuanya. Menurut UUP dan KHI, anak yang lahir dari perkawinan wanita hamil akibat zina dianggap sah sepanjang lahir dari perkawinan yang sah, sehingga memiliki hak-hak yang wajib dipenuhi oleh kedua orang tuanya. Namun, jika anak lahir akibat zina di luar ikatan perkawinan yang sah, anak tersebut hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya saja. Judicial review terhadap Pasal 43 (1) UUPA menghasilkan putusan bahwa anak yang dilahirkan di luar perkawinan juga memiliki hubungan perdata dengan ayah biologisnya dan keluarga ayahnya, selain dengan ibunya dan keluarga ibunya. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap berbagai pendekatan hukum dalam menentukan status dan hak-hak anak hasil kawin hamil. Kata Kunci: Dinamika; Hukum Islam, Status Sosial, Kawin Hamil
Penganiayaan Yang Dilakukan Ayah Tiri Hingga Menyebabkan Kematian Pada Anak Berumur 4 Tahun di Bandung Dapurahayu, Sella; Jauharah, Sri Adisty; Hosnah,SH,.MH, Dr.Hj.Asmak Ul
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.594

Abstract

Abstract This research concerns the abuse perpetrated by a stepfather on a 4 year old child which resulted in death which occurred in Bandung in 2024. By using a qualitative research method which uses in-depth observation, it can produce a more comprehensive study of a phenomenon. This research describes how domestic violence can occur, the factors that influence the occurrence of domestic violence. Keywords: Persecution, Murder, Domestic Violence Abstrak Penelitian ini mengenai penganiayaan yang di lakukan oleh ayah tiri kepada anak berusi a4 tahun hingga menyebabkan kematian yang terjadi di Bandung pada tahun 2024. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang penggunaanya pada pengamatan yang mendalam, sehingga dapat menghasilkan kajian suatu fenomena yang lebih komprehensif. Penelitian ini menggambarkan bagaimana KDRT itu dapat terjadi, faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya KDRT. Kata Kunci: Penganiayaan, Pembunuhan, KDRT
Analisis Perbandingan Kinerja Investasi Pada Reksa Dana Konvensional Dan Reksa Dana Syariah Di Pasar Modal Indonesia Islami , Syafiq Ijlal; Giosefi, Muhamad; Mahipal, Mahipal
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.595

Abstract

Abstract The Indonesian capital market plays an important role in driving national economic growth, with conventional and sharia mutual funds as significant investment options. This study examines the investment performance comparison between conventional and sharia mutual funds in the Indonesian capital market using the Sharpe, Treynor, and Jensen methods. The main objective is to understand the differences in fund management efficiency as well as the returns generated by these two types of mutual funds. Using historical data, the study found that while there were variations in performance outcomes, the differences were not statistically significant. Islamic mutual funds tend to exhibit lower risk and more favorable returns than conventional mutual funds. Factors such as different investment policies and portfolio management may affect the performance outcomes of both. The findings provide an in-depth view of the investment dynamics in the Indonesian capital market, as well as provide a solid basis for investors in making more informed and measured investment decisions. As such, this study confirms the importance of using analytical methods such as Sharpe, Treynor, and Jensen in supporting effective and strategic investment decisions in the stock market. Keywords: Conventional Mutual Fund, Sharia Mutual Fund, Investment Performance. Abstrak Pasar modal Indonesia berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dengan reksa dana konvensional dan syariah sebagai pilihan investasi yang signifikan Penelitian ini mengkaji perbandingan kinerja investasi antara reksa dana berprinsip konvensional dan syariah di pasar modal Indonesia menggunakan metode Sharpe, Treynor, dan Jensen. Tujuan utamanya adalah untuk memahami perbedaan dalam efisiensi pengelolaan dana serta tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh kedua jenis reksa dana ini. Dengan menggunakan data historis, penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat variasi dalam hasil kinerja, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Reksa dana syariah cenderung menunjukkan risiko yang lebih rendah dan pengembalian yang lebih menguntungkan dibandingkan reksa dana konvensional. Faktor seperti kebijakan investasi dan pengelolaan portofolio berbeda dapat memengaruhi hasil kinerja keduanya. Temuan ini memberikan pandangan mendalam tentang dinamika investasi di pasar modal Indonesia, serta memberikan dasar yang kuat bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih terinformasi dan terukur. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode analisis seperti Sharpe, Treynor, dan Jensen dalam mendukung keputusan investasi yang efektif dan strategis di pasar saham. Kata Kunci: Reksa Dana Konvensional, Reksa Dana Syariah, Kinerja Investasi
Perlindungan Hukum terhadap Konsumen dalam Transaksi Pinjaman Online pada Aplikasi Indodana dalam Tinjauan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Hukum Ekonomi Syariah Al Hafidzah, Yumnah
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.602

Abstract

Abstract Online lending is the implementation of financial services which is a meeting place for loan givers and recipients to carry out loan and borrowing agreements using an electronic system, namely the internet network. In this research, the focus is on legal protection for consumers in the Indodana application based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection and Sharia Economic Law Perspectives. This research applies normative legal research which analyzes law as the object of research. Data was collected through library research, and the analysis was qualitative descriptive using a deductive approach based on relevant concepts or theories. The research results show that legal protection for consumers in online loan transactions on the Indodana application is guaranteed by the state based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection with OJK supervision of the Indodana application. The steps taken by the government are to ensure that the organizers are guided by Article 29 POJK Number 77/POJK.01/2016 concerning Information Technology-Based Money Lending and Borrowing Services, namely the principles of transparency, fair treatment, reliability, confidentiality and data security, as well as simple, fast dispute resolution. and affordable costs. Meanwhile, according to the perspective of Sharia Economic Law, based on DSN-MUI Fatwa Number 117/DSN-MUI/II/2018 concerning Information Technology-based Financing Services based on Sharia Principles and the Compilation of Sharia Economic Law, it has been explained that someone who gives debt must not take advantage of what is owed. and if there is a dispute, dispute resolution is carried out through a dispute resolution institution based on applicable laws and regulations. Keywords: Legal Protection, Online Loans, Indodana Abstrak Pinjaman online adalah pelaksanaan layanan jasa keuangan yang merupakan tempat bertemunya bagi pemberi dan penerima pinjaman untuk melaksanakan perjanjian pinjam meminjam dengan menggunakan sistem elektronik yaitu dengan jaringan internet. Pada penelitian ini, fokusnya adalah Perlindungan Hukum terhadap konsumen pada aplikasi Indodana berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menerapkan penelitian hukum normatif yang menganalisis hukum sebagai objek penelitiannya. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research), dan analisisnya bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan deduktif berdasarkan konsep atau teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi pinjaman online pada aplikasi Indodana dijamin oleh negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan pengawasan OJK terhadap aplikasi Indodana. Langkah yang dilakukan pemerintah adalah memastikan penyelenggaranya bepedoman pada Pasal 29 POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi yaitu dengan prinsip transparansi, perlakuan adil, keandalan, kerahasiaan dan keamanan data, serta penyelesaian sengketa secara sederhana, cepat dan biaya terjangkau. Adapun menurut perspektif Hukum Ekonomi Syariah dengan berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan berbasis Teknologi Informasi berdasarkan Prinsip Syariah dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah sudah dijelaskan bahwa seseorang yang memberikan hutang tidak boleh mengambil manfaat atas yang dihutangi dan bila ada sengketa maka penyelesaian sengketa dilakukan melalui Lembaga penyelesaian sengketa berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Pinjaman Online, Indodana